Terima Audiensi KPU, Kapolri Komitmen Amankan Seluruh Tahapan Pemilu 2024

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2022). Perwakilan kedua instansi negara itu membahas kesiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Baru saja kami mendapatkan kehormatan, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi awal antara Komisioner KPU dengan jajaran kepolisian,” kata Sigit usai audiensi kepada wartawan.

Menurut Sigit, pesta demokrasi 2024 nantinya akan lebih kompleks dibandingkan sebelum-sebelumnya. Alasannya, kata Sigit, dalam Pemilu tersebut akan dilaksanakan pemilihan yang serentak, baik tingkat eksekutif maupun legislatif.

Oleh sebab itu, Sigit menyebut, dalam kesempatan audiensi ini, KPU memaparkan kepada pihak kepolisian mengenai seluruh tahapan dan proses pelaksanaan Pemilu 2024.

“Sehingga perlu persiapan yang lebih awal, dan tentunya terkait dengan proses pengamanan baik hal-hal yang bersifat administrasi sampai dengan hal-hal yang sifatnya pengamanan fisik di lapangan, mulai tahapan awal, pelaksanaan rangkaian kampanye, sampai dengan proses rekapitulasi. Dan tentunya proses tahapan pengamanan pada saat rekapitulasi di pusat dan tahapan yang lain, seperti adanya gugatan,” ujar Sigit.

Dengan adanya koordinasi sejak dini dari pihak KPU, Sigit memastikan, pihak kepolisian di seluruh Indonesia siap melakukan pengamanan dan pengawalan di seluruh rangkaian tahapan Pemilu serentak tahun 2024.

Sigit menekankan, dengan adanya komitmen dari pihak kepolisian, lembaga penyelenggara Pemilu dan instansi terkait lainnya, diharapkan proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan sebagaimana asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Tentunya kami dalam posisi yang siap mengamankan, sehingga semua tahapan Pemilu dapat berjalan dengan baik dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Karena semuanya bisa terselenggara dengan aman dan lancar,” ucap Sigit.

Kesempatan yang sama, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengungkapkan bahwa tahapan awal Pemilu 2024 rencana akan dimulai pada 14 Juni 2022 mendatang. Ia pun menyebut, dalam pengalamannya, Pemilu selalu meningkatkan tensi perpolitikan di Indonesia. Sebab itu, Hasyim melakukan koordinasi sejak awal bersama dengan Polri.

“Sehingga dengan begitu, kita tahu semua yang namanya Pemilu dan Pilkada adalah area kontestasi politik yang dianggap sah dan legal untuk meraih kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaan. Tentu saja tensi politik akan makin tinggi, oleh sebab itu kami menginformasikan lebih awal dalam audiensi ini,” kata Hasyim.

Lalu dalam hal ini, Hasyim berharap peran dari aparat kepolisian dalam memastikan pengamanan dari seluruh rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024. Mulai dari awal sampai dengan akhir ditingkat nasional.

“Tentu semua kegiatan tahapan, kepolisian terlibat aktif dalam pengamanan kegiatan Pemilu dan Pilkada 2024. Banyak hal dalam ruang lingkup dan kewenangan yang menjadi tugas kepolisian. Dan perlu kami komunikasikan, seperti untuk pencalonan diperlukan surat keterangan catatan kepolisian untuk semua calon misalkan itu, bagaimana mekanisme prosedurnya. Kemudian, yang lain-lain juga terutama yang berkaitan pengamanan kegiatan Pemilu dan Pilkada 2024,” papar Hasyim.

Hasyim pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah berkomitmen untuk mendukung memastikan seluruh rangkaian Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri beserta jajaran kami diterima dengan baik dalam pertemuan tadi. Melalui pak Kapolri disampaikan Polri siap dan) berkomitmen untuk mendukung pengamanan pemilu. Karena kami meyakini KPU dalam menyelenggarakan Pemilu tentu tidak bisa berjalan sendiri harus mendapatkan dukungan, kerja sama dengan berbagai pihak dalam hal ini termasuk Polri. Terima kasih pak kapolri atas dukungan dan komitmen kerja sama dan bantuan kepada KPU,” tutup Hasyim.

Pelihara Kamtibmas, Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk

Pelihara Kamtibmas, Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk

LAMONGAN – Rasa kepedulian Polisi di Lamongan ini patut diacungi jempol.

Polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) ini tertangkap kamera saat berbincang akrab dengan anak – anak “punk” ber vespa tua kumuh.

Tampak wajah mereka (anak punk) kusut, pakaian dekil dan seluruh badan mereka penuh tato.

Keberadaan anak punk Vespa seringkali dianggap meresahkan. Belum lagi suara kendaraan yang membuat bising warga.

Sementara vespa yang mereka tunggangi di bagian belakang serta samping bergelantungan botol kosong dan peralatan dapur.

Mereka dituduh kerap mengkonsumsi minuman beralkohol yang dikawatirkan akan mengganggu ketertiban.

Namun demikian Polisi di Lamongan ini nampak akrab dan humanis berbincang santai dan sesekali menepuk pundak anak jalanan tersebut sambil tersenyum.

Diketahui awak media setelah mewancarainya, ternyata Polisi tersebut adalah anggota Satbinmas Polres Lamongan bernama Aipda Purnomo.

Ketika dikomfirmasi di jalan Raya Babat-Lamongan, Aipda Purnomo mengaku bahwa ia sedang melakukan pembinaan dan penertiban anak punk vespa yang sedang berhenti.

“Saya ajak mereka ini untuk menjalani hidup normal sebagaimana mestinya,” kata Aipda Purnomo kemarin,Minggu (22/5/)

Kepedulian Aipda Purnomo ini nyata setelah anak punk vespa sebanyak 4 orang yang berumur 17 tahunan tersebut diminta untuk mandi dan diberikan baju yang layak pakai.

“Kita belikan baju sebagai ganti dan kita ajak ke Masjid untuk selanjutnya menjalankan ibadah Sholat, serta kita berikan uang saku untuk perjalanan pulang ke rumah masing masing,” kata Aipda Purnomo.

Menurut Aipda Purnomo, 4 orang anak punk ini berasal dari Kabupaten Wonosari (DIY) dan baru saja melakukan perjalanan atau touring dari Jepara menuju Surabaya.

“Mereka sudah lama meninggalkan rumah dan keluarganya,” terang anggota Sat Binmas Polres Lamongan ini.

Sementara itu di tempat terpisah,Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana SIK menjelaskan kegiatan pembinaan tersebut dilakukan secara rutin untuk mencegah gangguan kamtibmas yang timbul terutama kejahatan jalanan.

“Sudah tugas Polri menciptakan dan memelihara Kamtibmas,” ungkap Kapolres Lamongan.

Dalam pembinaan dan penertiban itu lanjut AKBP Miko, anggota berhasil membina anak – anak punk.

“Ini contoh pengguna jalan yang nggak benar, motornya tidak layak jalan, tidak ada lampu, spion, apalagi surat-suratnya pun tidak ada. Selain membahayakan nyawanya sendiri juga bisa membahayakan orang lain,” pungkas AKBP Miko. (**19/hms)

Pelihara Kamtibmas, Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk

Pelihara Kamtibmas, Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk

 

LAMONGAN – Rasa kepedulian Polisi di Lamongan ini patut diacungi jempol.

 

Polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) ini tertangkap kamera saat berbincang akrab dengan anak – anak “punk” ber vespa tua kumuh.

 

Tampak wajah mereka (anak punk) kusut, pakaian dekil dan seluruh badan mereka penuh tato.

 

Keberadaan anak punk Vespa seringkali dianggap meresahkan. Belum lagi suara kendaraan yang membuat bising warga.

 

Sementara vespa yang mereka tunggangi di bagian belakang serta samping bergelantungan botol kosong dan peralatan dapur.

 

Mereka dituduh kerap mengkonsumsi minuman beralkohol yang dikawatirkan akan mengganggu ketertiban.

 

Namun demikian Polisi di Lamongan ini nampak akrab dan humanis berbincang santai dan sesekali menepuk pundak anak jalanan tersebut sambil tersenyum.

 

Diketahui awak media setelah mewancarainya, ternyata Polisi tersebut adalah anggota Satbinmas Polres Lamongan bernama Aipda Purnomo.

 

Ketika dikomfirmasi di jalan Raya Babat-Lamongan, Aipda Purnomo mengaku bahwa ia sedang melakukan pembinaan dan penertiban anak punk vespa yang sedang berhenti.

 

“Saya ajak mereka ini untuk menjalani hidup normal sebagaimana mestinya,” kata Aipda Purnomo kemarin,Minggu (22/5/)

 

Kepedulian Aipda Purnomo ini nyata setelah anak punk vespa sebanyak 4 orang yang berumur 17 tahunan tersebut diminta untuk mandi dan diberikan baju yang layak pakai.

 

“Kita belikan baju sebagai ganti dan kita ajak ke Masjid untuk selanjutnya menjalankan ibadah Sholat, serta kita berikan uang saku untuk perjalanan pulang ke rumah masing masing,” kata Aipda Purnomo.

 

Menurut Aipda Purnomo, 4 orang anak punk ini berasal dari Kabupaten Wonosari (DIY) dan baru saja melakukan perjalanan atau touring dari Jepara menuju Surabaya.

 

“Mereka sudah lama meninggalkan rumah dan keluarganya,” terang anggota Sat Binmas Polres Lamongan ini.

 

Sementara itu di tempat terpisah,Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana SIK menjelaskan kegiatan pembinaan tersebut dilakukan secara rutin untuk mencegah gangguan kamtibmas yang timbul terutama kejahatan jalanan.

 

“Sudah tugas Polri menciptakan dan memelihara Kamtibmas,” ungkap Kapolres Lamongan.

 

Dalam pembinaan dan penertiban itu lanjut AKBP Miko, anggota berhasil membina anak – anak punk.

 

“Ini contoh pengguna jalan yang nggak benar, motornya tidak layak jalan, tidak ada lampu, spion, apalagi surat-suratnya pun tidak ada. Selain membahayakan nyawanya sendiri juga bisa membahayakan orang lain,” pungkas AKBP Miko

Puluhan Sapi Mati, Polsek Junrejo Himbau Peternak Bersihkan Kandang Dengan Penyemprotan Disinfektan

Puluhan Sapi Mati, Polsek Junrejo Himbau Peternak Bersihkan Kandang Dengan Penyemprotan Disinfektan

Polres Batu – Jajaran Polsek Junrejo Polres Batu langsung gerak cepat dalam penanganan informasi matinya puluhan ternak hewan sapi di Dusun Jeding RW 7 dan 8, Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Kapolres Batu melalui Kapolsek Junrejo Junrejo AKP Anton Hendry Subagijo mengatakan sudah mendapatkan informasi tersebut, dan jajarannya langsung bertindak langsung dengan mengkoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu.

“Pihak kepolisian langsung menyampaikan ke dinas terkait, termasuk koordinasi dengan dokter hewan untuk mengetahui penyebab matinya puluhan sapi milik warga” ucap AKP Anton.

Menurut Anton, Dari data informasi yang di terima, ada 10 sapi yang mati dan 8 sapi terpaksa di potong. Ini terjadi dalam waktu simnggu.

Hingga saat ini puluhan sapi yang mati tersebut belum diketahui penyebabnya. Namun banyak kemungkinan bisa terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) karena diketahui penularan PMK sangat cepat.

Anton juga menyatakan, pihaknya langsung memberikan himbauan kepada peternak, untuk langsung membersihkan kandang dengan menyemprot Disinfektan, serta tidak melakukan mobilitas keluar dan masuknya sapi.

“Dan diharapkan kepada peternak, sesegera melaporkan kepada pihak kepolisan atau petugas PPL dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu apabila kedapatan ternak sapi yang terindaksi terjangkit PMK” terangnya.

Sementara Suwadi, salah satu warga peternak sapi berharap Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu bisa bekerja cepat untuk mengatasi dan mengetahui penyebab kematian hewan ternaknya

Puluhan Sapi Mati, Polsek Junrejo Himbau Peternak Bersihkan Kandang Dengan Penyemprotan Disinfektan

Puluhan Sapi Mati, Polsek Junrejo Himbau Peternak Bersihkan Kandang Dengan Penyemprotan Disinfektan

Polres Batu – Jajaran Polsek Junrejo Polres Batu langsung gerak cepat dalam penanganan informasi matinya puluhan ternak hewan sapi di Dusun Jeding RW 7 dan 8, Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Kapolres Batu melalui Kapolsek Junrejo Junrejo AKP Anton Hendry Subagijo mengatakan sudah mendapatkan informasi tersebut, dan jajarannya langsung bertindak langsung dengan mengkoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu.

“Pihak kepolisian langsung menyampaikan ke dinas terkait, termasuk koordinasi dengan dokter hewan untuk mengetahui penyebab matinya puluhan sapi milik warga” ucap AKP Anton.

Menurut Anton, Dari data informasi yang di terima, ada 10 sapi yang mati dan 8 sapi terpaksa di potong. Ini terjadi dalam waktu simnggu.

Hingga saat ini puluhan sapi yang mati tersebut belum diketahui penyebabnya. Namun banyak kemungkinan bisa terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) karena diketahui penularan PMK sangat cepat.

Anton juga menyatakan, pihaknya langsung memberikan himbauan kepada peternak, untuk langsung membersihkan kandang dengan menyemprot Disinfektan, serta tidak melakukan mobilitas keluar dan masuknya sapi.

“Dan diharapkan kepada peternak, sesegera melaporkan kepada pihak kepolisan atau petugas PPL dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu apabila kedapatan ternak sapi yang terindaksi terjangkit PMK” terangnya.

Sementara Suwadi, salah satu warga peternak sapi berharap Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batu bisa bekerja cepat untuk mengatasi dan mengetahui penyebab kematian hewan ternaknya

Polda Jatim Olah TKP Gudang Repacking Pupuk Subsidi Menjadi Non Subsidi

Polda Jatim Olah TKP Gudang Repacking Pupuk Subsidi Menjadi Non Subsidi

Tim Unit 4 Subdit 4 Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim terus melakukan pendalaman terhadap kasus pupuk bersubsidi yang di sulap menjadi Non Subsidi, dengan mendatangi tempat yang belokasi di Jalan Raya Dagan, Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Ditempat ini terlihat sejumlah pegawai telah melakukan aktivitas menyulap pupuk bersubsidi menjadi Non subsidi, dengan melakukan proses mixing.

AKBP Windy Syafutra Kasubdit 4 Tipidter Polda Jatim menjelaskan. Proses mereka mengolah atau merubah kemasan pupuk bersubsidi dari pemerintah ke kemasan pupuk Non subsidi.

“Yang pertama mereka lakukan adalah mereka mencari dulu bahan pupuk bersubsidi. Setelah mereka dapat dan informasi memang pupuk itu diperoleh dari luar wilayah Jawa Timur, setelah mereka dapat mereka kumpulkan dalam sekian waktu. Kemudian mereka melakukan re-packing,” jelas Kasubdit 4 Tipidter Polda Jatim pada Jum’at (20/5/2022).

Lebih lanjut AKBP Windy Syafutra menjelaskan, proses re-packing mereka adalah yang pertama, pupuk subsidi yang memiliki warna orange itu dimasukkan kedalam mesin mixing yang sudah disiapkan,selanjutnya dicampur dengan pewarna lain, nanti hasilnya menyerupai pupuk Non subsidi.

“Setelah merubah warna pupuk bersubsidi menjadi warna merah hampir menyerupai pupuk Non subsidi baru dikemas ke dalam kemasan karung Non subsidi. Setelah itu mereka langsung packing lagi di tempat. Kemudian mereka kumpulkan, namun belum berhasil diedarkan,” jelasnya.

“Namun dari hasil penyelidik dan penyidikan kami, rencananya mereka akan mengirim ke luar pulau, yaitu kalau tidak salah itu di Kalimantan Timur, Samarinda,” tambahnya Kasubdit 4 Tipidter Polda Jatim.

AKBP Windy Syafutra juga menjelaskan, proses re-packing pupuk bersubsidi menjadi Non subsidi ini berhasil digagalkan, sehingga dilokasi masih banyak timbunan barang bukti, baik barang bukti yang masih asli belum di sulap maupun barang bukti yang sudah di sulap dengan kemasan pupuk Non subsidi dan sudah di Police line.

“Untuk TKP yang di Desa Paciran ini totalnya pupuk subsidi yang masih berbentuk kemasan asli sebanyak 90ton, atau 1800 kantong kemasan 50kg. Sedangkan kemasan yang sudah berubah atau sudah di re-packing sebanyak 50ton, total yang sudah diamankan sebanyak 140ton atau 2800 kantong,” tandasnya.

“Kalau kita menghitung kerugian negara, kami total dari barang bukti yang berhasil kami amankan sekitar 600 juta rupiah. Itu hanya untuk yang ada di Desa Paciran tersebut. Karena ini memang giat secara keseluruhan ada juga masih di beberapa yang proses penyidikannya ditangani oleh penyidik di masing-masing Polres,” pungkasnya.

Perlu di ketahui, pelaku menggunakan pupuk bersubsidi dengan merek Phonska, dan disulap menjadi pupuk Non subsidi dengan merek Kebomas.

Saat ini petugas kepolisian terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap saksi saksi yang terlibat atau penanggung jawab dalam sulap menyulap pupuk bersubsidi menjadi Non subsidi ini.

Menurut Charli salah satu pegawai asal Majalengka saat ditanya perihal

Event Sepeda Tahunan Bromo KOM Challenge 2022 Start dari Mapolda Jatim Event sepeda Bromo KOM Challenge 2022 dilaksanakan hari ini, sabtu (21/5/2022) dengan titik Start dari Mapolda Jawa Timur, yang dilepas oleh walikota Surabaya Ery Cahyadi tepat pukul 06.00 wib. Kegiatan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini diikuti oleh 1000 cyclist dari 135 Kota di seluruh Indonesia dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Peserta datang dari berbagai kalangan penggemar olah raga sepeda, turut menjadi peserta adalah Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo serta beberapa pejabat utama polda jawa timur. Setelah Start di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya tepat pukul 06.00 WIB, menuju Sidoarjo, setelah melalui Jembatan Porong yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, peserta belok kiri ke arah Gempol. Kemudian, melalui Beji, Bangil, dan Kraton. Selanjutnya, belok kanan ke Jalan Pahlawan di Kota Pasuruan. Peserta akan beristirahat di pit stop yang bersejarah, Gedung Harmonie sebelum pukul 08.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak, para peserta bergerak kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan peserta diperkirakan melalui titik start KOM sekitar pukul 09.15 WIB. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, pengamanan event ini sudah dirapatkan dan dikordinasikan secara matang antara panitia penyelenggara dengan pihak polda jatim. Personel pengamanan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini terdiri dari personel gabungan Polresta/polres yang dilintasi, serta dibantu dari personil TNI, Satpol PP, Dishub dan stake holder terkait dengan fokus pengamanan jalur maupun orang dan barang untuk menjaga stabilitas keamanan dan kamseltibcar lantas. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta, seluruh panitia atas partisipasinya yang luar biasa dalam membangun dan mewujudkan olahraga sepeda di Jawa Timur,” ucapnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan peserta. Salah satu dampak langsung digelarnya ajang ini adalah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya dan Pasuruan baik dari segi okupansi hunian hotel, restoran, UMKM, dan lainnya. Ajang kejuaraan sepeda jalur menanjak di Indonesia Bromo KOM Challenge 2022 digelar pada Sabtu (21/5/2022). Setelah absen dua tahun akibat pandemi event ini dirindukan para cyclist. Peserta yang ikut sebanyak 1.000 orang dari 135 kota di 30 provinsi Indonesia, dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Event yang kerap dijuluki ‘naik hajinya pesepeda’ ini sudah berlangsung sejak 2014. Founder mainsepeda.com sekaligus pencetus Bromo KOM mas Azrul Ananda mengatakan ajang bersepeda di jalur tanjakan ini mewakili 342 komunitas di tanah air. Namun, kali ini belum membuka pendaftaran untuk peserta dari luar negeri.

*Event Sepeda Tahunan Bromo KOM Challenge 2022 Start dari Mapolda Jatim*

Event sepeda Bromo KOM Challenge 2022 dilaksanakan hari ini, sabtu (21/5/2022) dengan titik Start dari Mapolda Jawa Timur, yang dilepas oleh walikota Surabaya Ery Cahyadi tepat pukul 06.00 wib.

Kegiatan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini diikuti oleh 1000 cyclist dari 135 Kota di seluruh Indonesia dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Peserta datang dari berbagai kalangan penggemar olah raga sepeda, turut menjadi peserta adalah Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo serta beberapa pejabat utama polda jawa timur.

Setelah Start di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya tepat pukul 06.00 WIB, menuju Sidoarjo, setelah melalui Jembatan Porong yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, peserta belok kiri ke arah Gempol. Kemudian, melalui Beji, Bangil, dan Kraton. Selanjutnya, belok kanan ke Jalan Pahlawan di Kota Pasuruan. Peserta akan beristirahat di pit stop yang bersejarah, Gedung Harmonie sebelum pukul 08.00 WIB.

Setelah beristirahat sejenak, para peserta bergerak kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan peserta diperkirakan melalui titik start KOM sekitar pukul 09.15 WIB.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, pengamanan event ini sudah dirapatkan dan dikordinasikan secara matang antara panitia penyelenggara dengan pihak polda jatim. Personel pengamanan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini terdiri dari personel gabungan Polresta/polres yang dilintasi, serta dibantu dari personil TNI, Satpol PP, Dishub dan stake holder terkait dengan fokus pengamanan jalur maupun orang dan barang untuk menjaga stabilitas keamanan dan kamseltibcar lantas.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta, seluruh panitia atas partisipasinya yang luar biasa dalam membangun dan mewujudkan olahraga sepeda di Jawa Timur,” ucapnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan peserta.

Salah satu dampak langsung digelarnya ajang ini adalah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya dan Pasuruan baik dari segi okupansi hunian hotel, restoran, UMKM, dan lainnya.

Ajang kejuaraan sepeda jalur menanjak di Indonesia Bromo KOM Challenge 2022 digelar pada Sabtu (21/5/2022). Setelah absen dua tahun akibat pandemi event ini dirindukan para cyclist.

Peserta yang ikut sebanyak 1.000 orang dari 135 kota di 30 provinsi Indonesia, dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Event yang kerap dijuluki ‘naik hajinya pesepeda’ ini sudah berlangsung sejak 2014. Founder mainsepeda.com sekaligus pencetus Bromo KOM mas Azrul Ananda mengatakan ajang bersepeda di jalur tanjakan ini mewakili 342 komunitas di tanah air. Namun, kali ini belum membuka pendaftaran untuk peserta dari luar negeri.

Event Sepeda Tahunan Bromo KOM Challenge 2022 Start dari Mapolda Jatim Event sepeda Bromo KOM Challenge 2022 dilaksanakan hari ini, sabtu (21/5/2022) dengan titik Start dari Mapolda Jawa Timur, yang dilepas oleh walikota Surabaya Ery Cahyadi tepat pukul 06.00 wib. Kegiatan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini diikuti oleh 1000 cyclist dari 135 Kota di seluruh Indonesia dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Peserta datang dari berbagai kalangan penggemar olah raga sepeda, turut menjadi peserta adalah Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo serta beberapa pejabat utama polda jawa timur. Setelah Start di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya tepat pukul 06.00 WIB, menuju Sidoarjo, setelah melalui Jembatan Porong yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, peserta belok kiri ke arah Gempol. Kemudian, melalui Beji, Bangil, dan Kraton. Selanjutnya, belok kanan ke Jalan Pahlawan di Kota Pasuruan. Peserta akan beristirahat di pit stop yang bersejarah, Gedung Harmonie sebelum pukul 08.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak, para peserta bergerak kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan peserta diperkirakan melalui titik start KOM sekitar pukul 09.15 WIB. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, pengamanan event ini sudah dirapatkan dan dikordinasikan secara matang antara panitia penyelenggara dengan pihak polda jatim. Personel pengamanan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini terdiri dari personel gabungan Polresta/polres yang dilintasi, serta dibantu dari personil TNI, Satpol PP, Dishub dan stake holder terkait dengan fokus pengamanan jalur maupun orang dan barang untuk menjaga stabilitas keamanan dan kamseltibcar lantas. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta, seluruh panitia atas partisipasinya yang luar biasa dalam membangun dan mewujudkan olahraga sepeda di Jawa Timur,” ucapnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan peserta. Salah satu dampak langsung digelarnya ajang ini adalah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya dan Pasuruan baik dari segi okupansi hunian hotel, restoran, UMKM, dan lainnya. Ajang kejuaraan sepeda jalur menanjak di Indonesia Bromo KOM Challenge 2022 digelar pada Sabtu (21/5/2022). Setelah absen dua tahun akibat pandemi event ini dirindukan para cyclist. Peserta yang ikut sebanyak 1.000 orang dari 135 kota di 30 provinsi Indonesia, dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Event yang kerap dijuluki ‘naik hajinya pesepeda’ ini sudah berlangsung sejak 2014. Founder mainsepeda.com sekaligus pencetus Bromo KOM mas Azrul Ananda mengatakan ajang bersepeda di jalur tanjakan ini mewakili 342 komunitas di tanah air. Namun, kali ini belum membuka pendaftaran untuk peserta dari luar negeri.

Event Sepeda Tahunan Bromo KOM Challenge 2022 Start dari Mapolda Jatim

Event sepeda Bromo KOM Challenge 2022 dilaksanakan hari ini, sabtu (21/5/2022) dengan titik Start dari Mapolda Jawa Timur, yang dilepas oleh walikota Surabaya Ery Cahyadi tepat pukul 06.00 wib.

Kegiatan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini diikuti oleh 1000 cyclist dari 135 Kota di seluruh Indonesia dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Peserta datang dari berbagai kalangan penggemar olah raga sepeda, turut menjadi peserta adalah Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo serta beberapa pejabat utama polda jawa timur.

Setelah Start di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya tepat pukul 06.00 WIB, menuju Sidoarjo, setelah melalui Jembatan Porong yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, peserta belok kiri ke arah Gempol. Kemudian, melalui Beji, Bangil, dan Kraton. Selanjutnya, belok kanan ke Jalan Pahlawan di Kota Pasuruan. Peserta akan beristirahat di pit stop yang bersejarah, Gedung Harmonie sebelum pukul 08.00 WIB.

Setelah beristirahat sejenak, para peserta bergerak kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan peserta diperkirakan melalui titik start KOM sekitar pukul 09.15 WIB.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, pengamanan event ini sudah dirapatkan dan dikordinasikan secara matang antara panitia penyelenggara dengan pihak polda jatim. Personel pengamanan Event Sepeda Bromo KOM Challenge 2022 ini terdiri dari personel gabungan Polresta/polres yang dilintasi, serta dibantu dari personil TNI, Satpol PP, Dishub dan stake holder terkait dengan fokus pengamanan jalur maupun orang dan barang untuk menjaga stabilitas keamanan dan kamseltibcar lantas.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta, seluruh panitia atas partisipasinya yang luar biasa dalam membangun dan mewujudkan olahraga sepeda di Jawa Timur,” ucapnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan peserta.

Salah satu dampak langsung digelarnya ajang ini adalah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya dan Pasuruan baik dari segi okupansi hunian hotel, restoran, UMKM, dan lainnya.

Ajang kejuaraan sepeda jalur menanjak di Indonesia Bromo KOM Challenge 2022 digelar pada Sabtu (21/5/2022). Setelah absen dua tahun akibat pandemi event ini dirindukan para cyclist.

Peserta yang ikut sebanyak 1.000 orang dari 135 kota di 30 provinsi Indonesia, dengan jarak tempuh 95 Km yang melintasi Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Event yang kerap dijuluki ‘naik hajinya pesepeda’ ini sudah berlangsung sejak 2014. Founder mainsepeda.com sekaligus pencetus Bromo KOM mas Azrul Ananda mengatakan ajang bersepeda di jalur tanjakan ini mewakili 342 komunitas di tanah air. Namun, kali ini belum membuka pendaftaran untuk peserta dari luar negeri.

Forkopimda Jatim Peringati Harkitnas ke 114

Forkopimda Jatim Peringati Harkitnas ke 114

Forkopimda Jawa Timur peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 114 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Jum’at (20/5/2022). Di kesempatan ini Gubernur Khofifah Ajak Arek-Arek Jawa Timur Gotong Royong Wujudkan ‘Optimis Jatim Bangkit’.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Tjatur Putra Gunadi, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kaskoarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi dan Wakajati Jatim Firdaus.,SH,MH melaksanakan upacara Harkitnas ke 114 di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Upacara Harkitnas ini dipimpin oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dalam amanatnya Gubernur mengajak masyarakat untuk mengenang sejarah dari Dokter Soetomo yang pada tahun 1908 membangun komitmen memajukan pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.

“Harapannya, kita membangun kemajuan dari sisa-sisa kemanusiaan. Harapannya juga adalah dapat memajukan nusa dan bangsa, harkat dan martabat bangsa. Endingnya adalah untuk mewujudkan kemerdekaan. Maka pada saat-saat seperti sekarang ini, mari kita mengingat kembali bagaimana seorang Dr Soetomo melakukan inisiasi dengan berbagai kerangka intelektualitas dan kerangka kultural yang luar biasa,” harapnya Khofifah.

“Maka, gelora kebangkitan itu harus kuat disuarakan oleh arek-arek Suroboyo dan arek-arek Jawa Timur,” tandasnya Gubernur Jatim.

Hari Kebangkitan Nasional ke-114 tahun 2022 ini mengusung tema “Ayo Bangkit Bersama” sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja, tetapi juga hendaknya kita memahami dan menelaah dari esensi sejarah kebangkitan Nasional,” jelas Khofifah.

“Marilah kita memaknai semangat Hari Kebangkitan Nasional untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta dalam mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional,” tambahnya.

Selain melaksanakan Upacara Harkitnas di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Forkopimda Jatim juga pelaksanaan ziarah serta tabur bunga di Makam Pahlawan Dr. Soetomo di Jl. Bubutan Surabaya.

Forkopimda Jatim Bersama Elemen Masyarakat Madura Sepakat Brantas Narkoba

Forkopimda Jatim Bersama Elemen Masyarakat Madura Sepakat Brantas Narkoba

 

 

Forkopimda Jawa Timur bersama elemen masyarakat Madura, Kamis (19/5/2022) telah melaksanakan Deklarasi secara serempak di empat Kabupaten wilayah Madura, dengan tema “Madura Produktif Tanpa Narkoba”.

 

Beranjak dari keprihatinan tingginya angka penyalahgunaan Narkoba di wilayah Madura, serta rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menanggulangi narkoba, Pemerintah dalam hal ini Menkopolhukam RI, Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, dan Kepala BNNP Jawa Timur telah melahirkan pemikiran bersama untuk meningkatkan pola penanggulangan Narkoba khususnya di wilayah Madura.

 

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan guna membangun kesadaran dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba, dihadapkan dengan angka penyalahgunaan yang relatif tinggi.

 

Selain bertujuan agar masyarakat Madura terhindar dari penyalahgunaan peredaran gelap narkoba, juga diharapkan tercipta masyarakat Madura yang lebih produktif bebas dari narkoba, serta kebersamaan antara aparatur pemerintah, penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

 

Kegiatan deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba dilaksanakan di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Bangkalan diikut oleh sekitar 600 orang peserta yang dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Tjatur Putra Gunadi, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar dan Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Moh Aris Purnomo bersama seluruh Forkopimda Madura Raya serta para kepala desa atau Klebun.

 

Selain dilaksanakan di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo, kegiatan deklarasi ini juga dilaksanakan dan diikuti secara virtual dari beberapa lokasi di wilayah madura diantaranya di Islamic Centre kabupaten Pamekasan diikuti sebanyak 300 orang, di Pendopo Kabupaten Sampang diikuti oleh sebanyak 150 orang, di Islamic Centre Kabupaten Sumenep diikuti sebanyak 500 orang, di Pondok pesantren Al Asror Bangkalan diikuti sebanyak 100 orang, di Pesantren Syekh Abdurahman Rabah Pamekasan diikuti sebanyak 175 Santri dan di Pesantren Nasyurul Ulum Sumenep yang diikuti 280 orang peserta.

 

Selain diikuti secara langsung, kegiatan ini juga diikuti dan disaksikan secara online di laman Youtube Bid Humas jatim https://youtu.be/eAbnSa2p91A serta didukung oleh berbagai elemen masyarakat Madura, Pimpinan Ponpes, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda, Aliansi Ulama Madura (Auma), Mahasiswa, Pelajar SMA, Santri, LSM penggiat anti narkoba dan mantan pengguna Narkoba yang sudah sembuh dari ketergantungan Narkoba.

 

Dalam kesempatan ini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan.

Tugas kita melindungi Generasi Muda dari penyalahgunaan Narkoba yang berdampak pada proses pembangunan Nasional.

 

“Mari kita wujudkan Madura tanpa Narkoba melalui langkah preventif dan mitigatif yang lebih komprehensif,” tandasnya.

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan, deklarasi yang dilaksanakan sekarang merupakan momentum awal dalam rangkaian program Pemerintah dan Stakeholder terkait.

 

” Perlu upaya secara berkesinambungan dan komprehensif dalam memberantas Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda sebagai tumpuan Negara,” tambahnya.

 

Kedepan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan terutama di polres – polres jajaran untuk melakukan Deklarasi, dalam membangun komitmen bersama untuk memerangi narkoba.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu