Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari

Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke – 75. Polres Kediri Kota, gelar kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari, yang bertempat di halaman rumah sakit Bhayangkara, Kediri, pada Rabu (23/6/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari yang bertempat di halaman RS Bhayangkara Kediri ini, berlangsung tertib dan lancar.

Grebeg vaksin ini di ikuti oleh 1.056 orang peserta vaksinasi, terdiri dari masyarakat umum dari wilayah Kediri dan sekitarnya, yang diprioritaskan kepada lansia dan tenaga pendidik.

40 Petugas vaksinator, dibantu 10 orang operator P-Care, dan 20 petugas pengamanan, gabungan personil Urusan Kesehatan (Urkes) dari RS Bhayangkara Kediri, dan Dinkes Pemkot Kediri, serta Polres Kediri Kota.

Kegiatan ini sekaligus memperingati hari Bhayangkara Ke – 75, Polres Kediri Kota grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari. Ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Jokowi, terkait pelaksanaan vaksinasi dalam penanganan covid-19 di Wilayah Hukum Polres Kediri Kota.

Kegiatan vaksinasi ini masih berlangsung sampai hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021, dengan target 3.000 vaksin, termasuk untuk kalangan pesantren di wilayah Kediri Kota.

KOLABORASI POLRES BATU, PEMKOT BATU DAN JATIM PARK GRUP, SUKSESKAN VAKSINASI 1 JUTA PER HARI

KOLABORASI POLRES BATU, PEMKOT BATU DAN JATIM PARK GRUP, SUKSESKAN VAKSINASI 1 JUTA PER HARI

POLRES BATU– Kemenkes serta TNI dan Polri berkolaborasi mengencarkan target satu juta vaksin per hari. Hal ini untuk menambah cakupan vaksin, dimana sebelumnya pada skala nasional vaksinasi telah didistribusikan sebanyak 700 ribu dosis.

Program nasional satu juta vaksin per hari juga turut diikuti Kota Batu. Antivirus itu diberikan kepada kelompok prioritas, utamanya pekerja sektor pariwisata. Pelaksanaan vaksinasi masal itu dibagi, 40 persen akan dilaksanakan oleh TNI POLRI yang dalam hal ini bekerjasama dengan RS Hasta Brata dan 60 persen akan dilakukan oleh Kemenkes melalui pemerintah daerah setempat.

Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo menuturkan, vaksinasi massal itu untuk mengejar ketertinggalan. Dimana cakupan vaksinasi masih terbilang rendah. Dengan adanya vaksinasi masal ini diharapkan bisa segera mewujudkan kekebalan kelompok dari paparan Covid-19.

“Kami berharap vaksinasi ini bisa berjalan secara maksimal. Sehingga kekebalan dalam masyarakat bisa meningkat dan menjadi sehat. Terkhusus bagi pekerja wisata di Kota Batu yang bersentuhan langsung dengan banyak orang,” terangnya

Ia mengatakan, Kota Batu mendapatkan alokasi vaksin 1520 dosis atau 152 vial vaksin multidose buatan sinovac. Alokasi vaksin ke Kota Batu akan dilakukan dua tahap pada Rabu ini (22/6) dan Jum’at besok (25/6).

Begitupula pada minggu-minggu setelahnya, akan terus dilakukan vaksinasi secara massal dengan catatan Polres Batu kembali menerima alokasi vaksin dari Pemerintah Pusat. Selain itu, kekebalan kelompok samgat diperlukan agar mengantipasi munculnya klaster baru. Pihak kepolisian juga turut berjaga saat pelaksanaan vaksinasi massal. Hal ini untuk mengurai peserta agar tak menimbulkan kerumunan yang menjadi salah satu faktor resiko penularan.

“Untuk sasaran vaksinasi ini kami tujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Namun karena Kota Batu sebagai Kota Wisata, kami utamakan para pelaku wisata terlebih dahulu,” lanjut Catur.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan, untuk vaksinasi hari ini pihaknya menargetkan ada 750 orang yang ikut vaksin. Begitu juga dengan hari Jumat mendatang.

“Untuk target vaksinasi pada hari ini, semuanya berasal dari pelaku wisata. Dilaksanakan di Jatim Park dua. Sedangkan pada hari Jumat mendatang akan dilakukan vaksinasi kepada pedagang, pemilik warung dan pegawai Pemkot,” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk vaksinasi kepada orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, pihaknya masih menunggu alokasi vaksin ke Kota Batu. “Di Kota Batu ada sekitar 200 orang yang mengalami gangguan bakal divaksinasi. Nantinya vaksinasi akan dilakukan pada setiap puskesmas-puskesmas di Kota Batu. Orang gangguan jiwa yang akan divaksinasi itu meliputi stres, psikotik dan lainnya,” tandasnya

Peringati Hari Bhayangkara ke 75, Polda Jatim Gelar Upacara Pencucian Pataka

Peringati Hari Bhayangkara ke 75, Polda Jatim Gelar Upacara Pencucian Pataka

Dalam rangka tradisi peringatan hari Bhayangkara ke 75 Polda Jawa Timur gelar upacara pemuliaan nilai – nilai luhur Tribrata Pataka Polda Jatim,
bertempat di Lobby Gedung Patuh, Polda Jatim, pada Rabu (23/6/2021).

Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan, dalam rangka memperingati hari Bhayangkara, yang bertujuan untuk mensucikan nilai luhur Tribrata, sebagai pedoman hidup Polri.

Peringatan hari Bhayangkara yang ke 75 di Polda Jatim ini dilakukan dengan tradisi pencucian pataka Tribrata, sementara Tribrata sendiri memiliki makna mengajak kembali anggota Polri kepada jati diri Polri yang suci dan murni, sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat.

Setelah pelaksanaan kegiatan upacara, dilanjutkan dengan pengarahan dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta kepada seluruh peserta upacara terkait nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman hidup Polri.

Kapolda juga mengimbau dan mengingatkan kembali agar selalu menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan di tengah masa pandemi covid-19 saat ini.

“Para kasatker supaya melaksanakan testing secara rutin dengan antigen, untuk mencegah penularan Covid-19 bagi personil Polri, bila ada anggota yang merasa kurang enak badan segera memeriksakan diri ke dokter,” himbau Kapolda Jatim dalam pengarahannya, usai upacara pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata Pataka Polda Jawa Timur.

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Surabaya

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Surabaya

Surabaya – Antusias keluarga besar Anggota Polrestabes Surabaya mensukseskan proses vaksinasi covid-19 hari ke-3 di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (23/06/2021).

Dari penjelasan Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan, pemberian vaksin jenis sinovac terhadap keluarga besar anggota Polri dan masyarakat ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75.

“Keluarga besar Polri yang akan divaksin ini meliputi para Istri/Suami, Putra-Putri yang sudah berumur 18 tahun keatas dan juga masyarakarat umum lainnya,” ucap Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, seseorang yang sudah mendapatkan vaksin belum sepenuhnya kebal dari ancaman virus. Kemungkinan masih memiliki resiko tertular atau terinfeksi Covid-19.

“Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi, namun demikian, bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Maka dari itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” lanjut Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Kemudian Kabag Sumda Polrestabes Suraabya, AKBP Sri Andriyani, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, bahwa pelaksanaan yang digelar sejak tanggal 19 Juni 2021 hingga saat ini telah mencapai tiga ribu lebih yang terdiri dari Anggota Polri, keluarga besar anggota Polri dan masyarakat.

“Kita telah melakukan vaksinasi kepada anggota Polri, keluarga besar Polri dan masyarakat sebanyak sekitar 3800 orang untuk vaksin tahap I kemudian untuk vaksinasi tahap II sudah mencapai 2600 orang,” ujar AKBP Sri Andriyani.

Perwira Polwan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu berharap kedepan seluruh masyarakat Kota Surabaya dapat menerima vaksin, guna mempercepat penanggulangan covid-19.

Para peserta yang ikut vaksin di Polrestabes Surabaya sangat berantusias dan merasa senang serta diuntungkan dengan adanya vaksinasi masal, menurut salah satu dari mereka mengatakan bahwa dimasa pandemi covid-19 sangat penting menjaga imun tubuh agar selalu vit dengan salah satunya adalah divaksin.

“Kepada Bapak Kapolrestabes Surabaya saya ucapkan terimakasih atas adanya vaksinasi masal. Dan semoga Polrestabes Surabaya kedepannya semakin jaya dan bermasyarakat,” ucap Dimas simpatisan vaksinasi hari ini.

POLSEK PUJON TEKAN PENYEBARAN COVID , BAGIKAN MASKER DI WILAYAH DESA PUJON LOR

POLSEK PUJON TEKAN PENYEBARAN COVID , BAGIKAN MASKER DI WILAYAH DESA PUJON LOR

Polres Batu – Dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan,Polsek Pujon bagikan masker gratis dan menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, Rabu  (23/6/2021).

Kita datangi beberapa tempat pusat keramaian dan ruas jalan desa untuk memastikan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan covid 19″,terang Kapolsek Pujon AKP Supriyanto, SH

Nampak terlihat masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker yang masih kurang disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan harus kita tingkatkan,karena pandemi covid 19 yang belum berakhir”.

Selain itu petugas juga membagikan masker gratis dan menyampaikan himbauan kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kami berikan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker,saya berharap kedepannya lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan”,ucap Kapolsek

Meski demikian, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat agar berperan dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran covid 19 ini.

“Disiplin protokol kesehatan dengan cara 5 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,mengurangi mobilitas,menghindari kerumunan dan mematuhi prokes)”, imbuhnya

Kegiatan Operasi Yustisi Pembagian masker merupakan salah satu kegiatan atensi Kapolres Batu Akbp Catur C Wibowo, SIK, MH yang harus dilaksanakan oleh masing – masing anggota Anggota Bhabinkamtibmas dalam rangka menekan penyebaran Virus Covid 19 di Masyarakat sehingga tidak terjadi lonjakan Penambahan kasus.

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 75, Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju. Sumenep, 23/06/2021

Vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada pemohon pembayaran perpanjangan pajak kendaraan atau pergantian plat 5 tahunan. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, cukup menunjukkan surat keterangan.

“Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung program Pemerintah dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar AKBP Rahman.

Kapolres asal Banyuwangi tersebut mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di KB Samsat tidak hanya untuk pemohon perpanjangan pajak kendaraan tapi bagi masyarakat umum yang mau divaksin juga bisa mendaftar secara gratis. Kebijakan ini juga diterapkan di Satpas Sim Polres Sumenep bagi masyarakat yang ingin mengurus surat izin mengemudi (SIM),” imbuh Rahman Wijaya.

Tujuan vaksinasi massal yang digelar Polres Sumenep adalah sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju

“Meski menggelar vaksinasi massal tetap mengikuti protokol kesehatan. Seluruh peserta vaksinasi wajib memakai masker karena kita semua harus selalu waspada,” tandas AKBP Rahman.

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Jakarta— Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI).

Dalam seminar tersebut, Kepal Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menjadi salah satu pembicara atau keynote speakers. Adapun seminar diikuti 100 mahasiswa dari berbagai macam universitas di DKI Jakarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pokok-pokok pemikiran mengenai Papua dan segala macan dinamikanya dipaparkan.

“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakterisnik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Disisi lain, kata Argo, sejak Papua kembali kepada pangkuan ibu pertiwi tahun 1963, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntnas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan.

Dalam seminar itu, kata Argo, Baintelkam Polri juga memaprkan bahwa terdapat empat aspek krusial sebagai akar dari berbagai permasalahan penegakan hukum di Papua, yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural dan aspek idiologis serta nasionalisme.

Kemudian, Argo menekankan bahwa salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara provinsi Papua dengan provinsi lainnya di Indonesia, adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya dibeberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ungkap Argo.

Untuk itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioner of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permalsahan di lingkungan sekitar juga pioner of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioner kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua.

Berlakukan SIKM Bagi Warga Yang Melintasi Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Berlakukan SIKM Bagi Warga Yang Melintasi Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Pemberlakukan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga Bangkalan yang hendak bepergian keluar atau masuk di Kota Surabaya. Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, saat di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) Bangkalan, bersama Forkopimda Jatim, pada Senin (21/6/2021).

Terhitung Mulai Hari SENIN, Tanggal 21 Juni 2021, seluruh warga yang akan melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang-pergi Bangkalan – Surabaya, seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah.

SIKM dikeluarkan oleh kantor kecamatan sesuai wilayah tempat tinggal pemohon, dan berlaku selama 7 hari sejak tanggal dikeluarkan SIKM.

Syarat mendapatkan SIKM adalah, dengan melampirkan hasil negative tes rapid antigen, dan melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja, atau surat keterangan lain yang sesuai dengan aktifitasnya dari pihak terkait.

“SIKM ini tentunya untuk menghindari kerumunan yang ada di Surabaya. Adapun bagi warga yang akan masuk dari Surabaya ke Bangkalan, tetap mengikuti penyekatan di wilayah Surabaya,” kata Bupati Bangkalan.

Dengan adanya SIKM ini diharapkan dapat mendorong warga untuk proaktif menjalani tracing, tracking, karena mereka akan datang sendiri ke rumah sakit atau Puskesmas untuk melakukan Swab antigen yang berada di masing-masing kecamatan, gratis.

“Jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong datang ke Pemkab Bangkalan, cukup di rumah sakit atau puskesmas masing-masing, dan surat SIKM akan dikeluarkan kecamatan masing-masing,” tambahnya.

Abdul Latif mengatakan. Sementara ini data yang terima Pemerintah Kabupaten Bangkalan ada 702 lembar SIKM, dan hari ini pula Pemkab Bangkalan bersama Forkopimda Jawa Timur menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami disini ingin menyelamatkan warga dengan adanya pandemi covid-19. Untuk itu harapannya kepada masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menyikapi hal ini, dan tentunya ini butuh kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat,” kata R. Abdul Latif, didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Sekdaprov Jatim.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Himbau Masyarakat Untuk Stay At Home, Stay Clean, Stay Safe Dan Stay Healthy

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Himbau Masyarakat Untuk Stay At Home, Stay Clean, Stay Safe Dan Stay Healthy

Polres Sampang – Dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang dan mengantisipasi masuknya varian baru virus corona yang lagi melanda Kabupaten Bangkalan, Polres Sampang dengan dukungan penuh dari Kodim 0828 Sampang, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Sampang masih bersemangat melindungi masyarakat Kabupaten Sampang dari bahayanya virus tersebut.

Sinergitas 4 Pilar (Polres Sampang, Kodim 0828 Sampang, Pemkab Sampang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang) terjalin dengan harmonis dalam kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan secara rutin setiap harinya.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, MSi mengatakan bahwa TNI, POLRI, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Sampang dan anggota BKO personil Brimob dari Mabes Polri masih bekerja maksimal melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang sekaligus menekan penyebaran varian baru Covid-19 dari Kabupaten Bangkalan.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga menjelaskan bahwa setiap hari dilaksanakan kegiatan KRYD dan penyekatan mobilitas masyarakat sekaligus melakukan tes swab antigen secara acak terhadap masyarakat yang akan memasuki wilayah Kabupaten Sampang.

“Setiap hari kami laksanakan kegiatan KRYD dalam rangka penyekatan mobilitas masyarakat yang akan melintas di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan yang berada di jalan raya Desa Trapang Kecamatan Banyuates dan jalan raya Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Sampang Madura” tutur Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Lebih lanjut lagi Kapolres Sampang juga mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut selalu dilaksanakan tes swab antigen secara acak kepada masyarakat yang melintas sekaligus melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan bahwa masyarakat aman dari virus corona.

Selain melaksanakan kegiatan di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan, TNI, POLRI, Pemkab Sampang dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 juga melaksanakan KRYD dalam rangka penyekatan imbangan di wilayah Kabupaten Sampang pasca ditemukan pasien Covid-19 varian baru di wilayah Kabupaten Bangkalan dan pelaksanaan tes swab antigen serta vaksinasi Covid-19 di kecamatan-kecamatan secara bergantian.

Kapolres Sampang menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Sampang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan melalui 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan / keramaian dan Mengurangi mobilitas diluar rumah) dan selalu meningkatkan imun dengan rutin berolahraga serta ikut serta menyukseskan program vaksinasi secara nasional.

“Selain itu juga kami mengharapkan masyarakat di Kabupaten Sampang untuk menunda dulu bepergian untuk mencegah penyebaran Covid-19, apabila ada keperluan mendesak dan sangat penting masyarakat kami himbau untuk melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19 dan yang terpenting adalah stay at home, stay clean, stay safe dan stay healthy kepada seluruh masyarakat” pungkas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Forkopimda Lumajang Salurkan 35 Ton Beras dan 70 Ribu Masker untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Forkopimda Lumajang Salurkan 35 Ton Beras dan 70 Ribu Masker untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

 

Forkopimda Kabupaten Lumajang gelar apel pendistribusian bantuan beras dan masker dari yayasan Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI, untuk masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, Senin (21/6/2021), di lapangan GOR Wira Bhakti.

Apel pendistribusian bantuan ini dipimpin oleh Bupati Lumajang H Thoriqul Haq, didampingi Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Danyon inf 527 Lumajang, Letkol Inf Alexander Teranta.

Selain itu juga hadir PJU Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang dan OPD Pemkab Lumajang, dengan pasukan apel Babinkamtibmas jajaran Polres Lumajang, Babinsa jajaran Kodim 0821 Lumajang dan Satpol PP Kabupaten Lumajang, serta perwakilan dari Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI.

Dalam sambutannya Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, yang telah memberikan bantua berupa beras sebanyak 35 Ton, yang dikemas menjadi 3.500 paket 10 Kg, dan 70.000 masker, untuk masyarakat Lumajang ditengah pandemi Covid-19.

“Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Lumajang di masa-masa pandemi Covid 19 seperti ini.” Kata Kapolres Lumajang

Ia menambahkan bahwa di seluruh Jawa Timur terjadi peningkatan Covid-19 termasuk di Kabupaten Lumajang, meskipun masih terkendali dan berada di zona kuning, sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Lumajang akan terus ditingkatkan untuk penanganan permasalahan terkait Covid-19 yang terjadi di tengah masyarakat.

“Upaya-upaya pencegahan terkait penyebaran Covid-19 terus kita galakkan, program Presiden 1 juta vaksinasi 1 hari, edukasi 5M dan Operasi Yustisi terus kita lakukan bersama tiga pilar, dan saat pendistribusian bantuan dapat melakukan patroli sembari memberikan pesan kamtibmas dan pencegahan Covid-19,” tambahnya.

Sementara, Dandim 0821 Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari saudara kita Yayasan Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI untuk masyarakat Lumajang yang terdampak Covid 19.

“Dalam kegiatan pendistribusian yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa kepada masyarakat nanti juga sambil memberikan pemahaman terkait pencegahan penyebaran Covid 19, tegas namun humanis,” kata Letkol Inf Andi A. Wibowo.

“Tiga Pilar agar terus bersinergi dalam kegiatan Operasi Yustisi dan edukasi penerapan protokol kesehatan jangan hanya formalitas, namun kita harus serius, kita harus bertahan hidup berdampingan dengan Covid-19 dengan penerapan Protokol Kesehatan 5M kita utamakan.” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, bantuan yang diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Lumajang.

“Saat ini di wilayah Kabupaten Lumajang terjadi peningkatan angka Covid-19 secara signifikan. Bantuan berupa beras dan masker ini sebagai stimulan untuk kita terus melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19.” kata Bupati Lumajang

Sementara, Valentino perwakilan dari Yayasan Budha Tzu Chi menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Jawa Timur untuk masyarakat terdampak Covid-19.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, setidaknya masyarakat dapat bertahan dengan kondisi ekonomi yang seperti ini.” ujar Valentino.

Usai apel, Forkopimda Kabupaten Lumajang dan perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, secara simbolis melepas pendistribusian bantuan tersebut, dilanjut menuju ke Kampung Karyawisma RT 02 & 03 RW 20, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang. Untuk menyerahkan secara langsung bantuan beras dan masker kepada masyarakat sebanyak 25 orang.