Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim menerima audensi dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pada Selasa siang (23/2/2021) di Selasar Gedung Tribrata Polda Jatim.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta berharap ke depan ada sebuah badan yang fokus untuk penanganan Berita Hoax. Amsi bisa menjadi bagian Kriminal Justice Sistem di dalamnya.

“Saya berkeinginan nanti AMSI menjadi bagian dari pembentukan badan yang menjadi Kriminal Justice Sistem-nya kita sehingga tidak setiap Berita Hoax itu di proses pidana,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim menjelaskan jika terkait dengan pemberitaan, ada pengkajian terlebih dahulu, ada pembelajaran, edukasi, dan regulasi yang harus disampaikan.

Kalau memang Ultimum remedium, dan benar-benar terkait dengan pemberitaan, maka pidana adalah sarana terakhir sebelum semua sistem berjalan.

“Setelah pertemuan ini saya minta ada rapat dengan temen-temen AMSI, PWI, asosiasi penyelenggara jasa telekomunikasi, untuk membuat rumusan pembentukan badan, untuk menyaring, dan meneliti, agar berita hoax itu tidak masuk ke ranah pidana terlebih dahulu,” tambah Kapolda Jatim.

Menurut Kapolda Jatim badan ini perlu di bentuk kemudian regulasinya bisa di atur pembentukannya oleh kepala daerah.

Pemerintah daerah mempunyai struktur bagian humas, jadi undang-undang Pers ada, undang-undang IT ada. Serta ada juga landasan yuridis, ada badan yang bisa di bentuk menurut Gubernur atau keputusan Forkopimda. Nanti AMSI menjadi bagian di dalamnya, baru nnati cara bekerjanya,” Imbuhnya Irjen Pol Nico Afinta.

Sementara, ketua AMSI Jatim, Arief Rahman menyambut baik atas gagasan Kapolda Jatim, pasalnya AMSI sendiri dibentuk, berangkat dari perlawanan Hoax, dan tentunya yang terpenting adalah membangun profesionalitas, serta kredibilitas media.

“Saya tentu senang sekali dan berterimakasih, ini merupakan kehotmatan bagi kami. AMSI memang berangkat dari perang melawan hoax sejak awal itu, dan tentu yang juga sangat penting adalah, membangun profesionalitas dan kredibilitas media, semangat berdirinya AMSI adalah untuk itu,” Paparnya Ketua AMSI Jatim.

“Kami kesini tujuannya salah satunya adalah untuk itu sebenarnya, dan kami ingin mengajak Forkopimda bersama-sama memerangi hoax, dan penandatangan MoU, bersinergi bersama-samabmemerangi hoax,” Imbuh Arief Rahman.

Anggota Polres Batu Laksanakan Operasi Prokes, Disiplinkan Penggunaan Masker

Anggota Polres Batu Laksanakan Operasi Prokes, Disiplinkan Penggunaan Masker

Operasi Yustisi gencar dilakukan oleh Polres Batu termasuk Polsek jajaran. Bhabinkamtibmas selaku ujung tombak Polri di tengah masyarakat juga tak lelahnya melakukan operasi yustisi penegakkan pendisiplinan penggunaan masker.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bripka Julianto Dona, Bhabinkamtibmas Bulukerto Polsek Bumiaji dengan wilayah binaan , Kecamatan Bumiaji  Kota Batu  yang melakukan operasi yustisi di wilayah binaannya,

Dalam operasi tersebut, Bripka Julianto Dona mengedukasi masyarakat terkait upaya pencegahan covid-19, diantaranya dalam menggunakan masker. “Hal ini untuk mencegah penularan covid-19 di wilayah Kec. Bumiaji,” jelas Bripka Julianto Dona.

Bripka Julianto Dona meminta seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama dan ikut serta dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.

“Kami berharap masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah dalam mengaplikasikan tatanan adaptasi kebiasaan baru, yakni memakai masker, mencuci tangan serta menghindari kerumunan massa atau menjaga jarak,” tambahnya

Anggota Polres Batu Laksanakan Operasi Prokes, Disiplinkan Penggunaan Masker

Anggota Polres Batu Laksanakan Operasi Prokes, Disiplinkan Penggunaan Masker

Batu- Operasi Yustisi gencar dilakukan oleh Polres Batu termasuk Polsek jajaran. Bhabinkamtibmas selaku ujung tombak Polri di tengah masyarakat juga tak lelahnya melakukan operasi yustisi penegakkan pendisiplinan penggunaan masker.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bripka Julianto Dona, Bhabinkamtibmas Bulukerto Polsek Bumiaji dengan wilayah binaan , Kecamatan Bumiaji  Kota Batu  yang melakukan operasi yustisi di wilayah binaannya,

Dalam operasi tersebut, Bripka Julianto Dona mengedukasi masyarakat terkait upaya pencegahan covid-19, diantaranya dalam menggunakan masker. “Hal ini untuk mencegah penularan covid-19 di wilayah Kec. Bumiaji,” jelas Bripka Julianto Dona.

Bripka Julianto Dona meminta seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama dan ikut serta dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.

“Kami berharap masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah dalam mengaplikasikan tatanan adaptasi kebiasaan baru, yakni memakai masker, mencuci tangan serta menghindari kerumunan massa atau menjaga jarak,” tambahnya

 

Aksi Berani Kanit Laka Sat Lantas Polres Batu Aiptu Trimo, SH, Selamatkan warga yang tersengat Listrik , tuai pujian warga .

Aksi Berani Kanit Laka Sat Lantas Polres Batu Aiptu Trimo, SH, Selamatkan warga yang tersengat Listrik , tuai pujian warga .

Aksi Berani Kanit Laka Sat Lantas Polres Batu Aiptu Trimo, SH, Selamatkan warga yang tersengat Listrik , tuai pujian warga .

 

Polres Batu – Bagi anda pemilik rumah yang menggunakan rangka plafon dan atap rumah dari bahan baja ringan, di minta untuk berhati-hati jika hendak naik ke plafon.

Karenanya , sorang pria paruh baya tersengat listrik ketika tengah memperbaiki atap (saluran air) yang bocor diatas plafon di Jalan Kelud, Gang Punden, RW 11, RW 2, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Selasa (12/1/2021) pukul 09.00 WIB.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Anas warga Kaliputih, korban Suradi (53) warga Jalan Wukir, Gang 06, RT04, RW.02, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu ini, awalnya di suruh pemilik ruko Usman Ali Thalib (56) warga Jalan Kelud, No.11, RT02, RW.11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu yang berjualan sepatu untuk membenahi atap saluran air yang bocor.

Namun nahas, tangan korban tersentuh pada kabel listrik bertegangan 20.000 watt. Tak pelak, karuan saja tubuh korban langsung terpelanting ke tembok atas plafon.

“Jadi korban ini, tidak sengaja tersentuh kabel listrik akhirnya kesetrum. Pemilik ruko Pak Usman, saat menolong korban juga terjatuh. Jadi keduanya ini akhirnya jatuh secara bersamaan, karena bertumpu pada asbes,” kata Anas saat diwawancarai awak media.

Beberapa diantara warga yang menyaksikan kejadian itu langsung menghubungi Satlantas Polres Batu, berharap agar petugas dapat segera menolong korban.

Tak berselang lama, petugas dari Satlantas Polres Batu pun tiba di lokasi untuk menolong korban.

Begitu mengetahui ada korban yang mengelantung di atas plafon, Aiptu Trimo, SH, Kanit Laka Satlantas Polres Batu bergerak dengan cepat langsung melakukan upaya menyelamatkan korban.

“Kebetulan kami patroli, waktu menolong korban tadi kami cukup mengalami kesulitan, karena tubuh korban sudah jatuh kebawah karena berpijak pada asbes, karena tidak kuat menahan berat tubuhnya. Tapi Alhamdulilah, dengan perjuangan yang tak kenal lelah, akhirnya kami dapat menyelamatkan korban dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata,” tukas Trimo.

Ditempat yang sama, Endik salah seorang warga Kaliputih memuji aksi nekad dan berani yang dilakukan Aiptu Trimo, SH.

“Warga disini takjub, dan memuji akan aksi yang dilakukan bapak polisi yang menolong tadi. Terus terang warga takut menolong, apalagi mendekat. Takutnya kalau aliran listrik masih menyala. Kami sangat berterimakasih sekali kepada bapak polisi yang dengan berani menyelamatkan korban tadi,” tandas bapak dua anak ini.

“ Terima kasih bapak Polisi semoga apa yang bapak lakukan tadi mendapat pahala yang setimpal Dari Allah SWT,” Pungkasnya

KETUA MUHAMADIYAH KOTA BATU : KAMI MENDUKUNG PEMBUBARAN ORMAS ISLAM YANG TIDAK TAAT KEPADA PERATURAN

KETUA MUHAMADIYAH KOTA BATU : KAMI MENDUKUNG PEMBUBARAN ORMAS ISLAM YANG TIDAK TAAT KEPADA PERATURAN

KETUA MUHAMADIYAH KOTA BATU : KAMI MENDUKUNG PEMBUBARAN ORMAS ISLAM YANG TIDAK TAAT KEPADA PERATURAN

Sikap tegas pemerintah melalui Mentri Hukum dan HAM yang membubarkan FPI dan melarang penggunaan simbol dan aktvitas FPI, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya dukungan berasal dari Ketua Muhamadiyah Kota Batu, hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Muhamadiyah Kota Batu H. Abdul Manaf melalui video pernyataanya.

Dalam video tersebut, ulama kharismatik ini mengaku mendukung ketegasan pemerintah yang telah menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang.

“Degan ketegasan pemerintah tentang pembubaran ormas yang tidak mendunkung keamanan dan ketertiban terutama FPI yang telah dilarang dan dibubarkan oleh negara, kami dari Muhamadiyah Kota Batu  sangat mendukung itu,” ujarnya.

Abdul Manaf mengatakan, tidak hanya FPI saja, pihaknya juga mendukung upaya pemerintah untuk melakukan tindakan tegas, termasuk melarang dan membubarkan organisasi lainnya yang kedapatan memiliki visi misi yang tidak sejalan dengan NKRI.

Apalagi jika sudah mengganggu ketertiban umum, tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negera dan tidak mengakui NKRI bahkan sampai akan menggantinya dengan dasar dasar lain.

“Tidak hanya FPI, jika ada ormas lain yang intoleran dan mengganggu masyarakat serta tidak mengakui Pancasila dan NKRI serta Undang Undang Dasar Negara ini, kami setuju untuk dibubarkan.”tegasnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya pembubaran ini maka ketentraman dan keamanan masyarakat Indonesia bisa kembali terwujud.

FPI DIBUBARKAN, HIMPUNAN MASYARAKAT PECINTA ROSUL KEC. NGANTANG SANGAT MENDUKUNG LANGKAH PEMERINTAH

FPI DIBUBARKAN, HIMPUNAN MASYARAKAT PECINTA ROSUL KEC. NGANTANG SANGAT MENDUKUNG LANGKAH PEMERINTAH

 

FPI DIBUBARKAN, HIMPUNAN MASYARAKAT PECINTA ROSUL KEC. NGANTANG SANGAT MENDUKUNG LANGKAH PEMERINTAH

Polres Batu – Ketua HMPR (Himpunan Masyarakat Pecinta Rosul) Kec.Ngantang  menyatakan pendapat bahwa dalam membubarkan ormas tertentu memanglah hak dan kewajiban pemerintah  termasuk Front Pembela Islam (FPI) .

Ketua HMPR (Himpunan Masyarakat Pecinta Rosul) Kec.Ngantang  menyatakan bahwa organisasi kemasyarakatan dibentuk sesungguhnya sebagai wadah berkumpul demi mencapai suatu tujuan bersama anggotanya dan sebagai pengejewantahan dari kebebasan berkumpul dan berserikat yang dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945.

“Bahwa kebebasan berkumpul tersebut tentunya tetap harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak bertujuan untuk merusak tatanan bangsa apalagi khendak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa dan tindakan terorisme,” tuturnya. Rabu (30/12/2020).

Menurut beliau Masyarakat khusunya warga Nahdiyin diharapkan mempercayakan semua semua kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikanya .

“ saya berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pihak pihak yang kontra dengan langkah pemerintah membubarkan beberapa ormas, termasuk FPI, apabila ada yang kurang puas dengan keputusan pemerintah hendaknya melakukan upaya upaya hukum secara konstitusional yang bermartabat dan tidak melakukan provokasi kepada masyarakat untuk melakukan hal-hal yang justru akan menimbulkan dampak yang lebih luas dan merugikan kepada semua pihak.

“Kami menghimbau khususnya warga nahdlliyin bahwasanya kita sebagai anak bangsa sebagai warga negara yang baik tentu harus mematuhi terhadap segala keputusan dan produk hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah, “ ungkapnya

KETUA MWC  NU KEC. NGANTANG : FPI DIBUBARKAN , MENDUKUNG SEPENUHNYA TINDAKAN PEMERINTAH DEMI MENJAMIN KESTABILAN KEAMANAN DALAM NEGERI

KETUA MWC  NU KEC. NGANTANG : FPI DIBUBARKAN , MENDUKUNG SEPENUHNYA TINDAKAN PEMERINTAH DEMI MENJAMIN KESTABILAN KEAMANAN DALAM NEGERI

KETUA MWC  NU KEC. NGANTANG : FPI DIBUBARKAN , MENDUKUNG SEPENUHNYA TINDAKAN PEMERINTAH DEMI MENJAMIN KESTABILAN KEAMANAN DALAM NEGERI

 

Polres Batu – Ketua MWC NU Kec Ngantang  menilai pemerintrah memang berwenang membubarkan ormas, termasuk Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan pemerintah. Organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan tokoh utamanya Habib Rizieq Shihab itu dilarang melakukan segala aktivitas dan kegiatan mereka. Menkopolhukam Mahfud MD bahkan meminta aparat menghentikan aktivitas FPI di seluruh penjuru Indonesia.

 

Ketua MWC NU Kec. Ngantang H. Pamuji menyatakan bahwa organisasi kemasyarakatan dibentuk sesungguhnya sebagai wadah berkumpul demi mencapai suatu tujuan bersama anggotanya dan sebagai pengejewantahan dari kebebasan berkumpul dan berserikat yang dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945.

“Bahwa kebebasan berkumpul tersebut tentunya tetap harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak bertujuan untuk merusak tatanan bangsa apalagi khendak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa dan tindakan terorisme,” tuturnya. Rabu (30/12/2020).

Menurut beliau Masyarakat khusunya warga Nahdiyin diharapkan mempercayakan semua semua kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikanya .

“ saya berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pihak pihak yang kontra dengan langkah pemerintah membubarkan beberapa ormas, termasuk FPI, apabila ada yang kurang puas dengan keputusan pemerintah hendaknya melakukan upaya upaya hukum secara konstitusional yang bermartabat dan tidak melakukan provokasi kepada masyarakat untuk melakukan hal-hal yang justru akan menimbulkan dampak yang lebih luas dan merugikan kepada semua pihak.

“Kami menghimbau khususnya warga nahdlliyin bahwasanya kita sebagai anak bangsa sebagai warga negara yang baik tentu harus mematuhi terhadap segala keputusan dan produk hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah, “ ungkapnya

SETELAH PIMPIN APEL PAM NATAL, KAPOLRES BERSAMA FORKOPIMDA CEK GEREJA UNTUK PASTIKAN SITUASI KEAMANAN TETAP KONDUSIF

SETELAH PIMPIN APEL PAM NATAL, KAPOLRES BERSAMA FORKOPIMDA CEK GEREJA UNTUK PASTIKAN SITUASI KEAMANAN TETAP KONDUSIF

SETELAH PIMPIN APEL PAM NATAL, KAPOLRES BERSAMA FORKOPIMDA CEK GEREJA UNTUK PASTIKAN SITUASI KEAMANAN TETAP KONDUSIF

Polres Batu – Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo , SIK, MH  didampingi oleh Walikota Batu Dra, Hj. Dewanti rumpoko, M.Si , Ketua DPRD Bpk. Asmadi ( Ketua DPRD Kota Batu ), Letkol Inf Yusuf Dodi Sandra ( Dandim 0818 Malang Batu ) , Mayor Arm. Chairul Effendy  ( Pabung Kodim 0818 ), Zadim Efisiensi ( Sekda Pemkot Batu ), Kompol Suharsono S.H( Wakapolres Batu ), dr. Kartika ( Kadinkes Kota Batu ), Devi Eko ( mewakili Kajari Batu ), SKPD Pemkot Batu, dan PJU Polres Batu melakukan apel persiapan pengamanan yang di ikuti oleh personil pengamanan yang tergabung dalam Operasi Lilin Semeru 2020 bertempat di Alun alun kota Batu . Kamis  (24/12/2020).

Apel tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa personil pengamanan benar benar telah siap untuk melakukan tugas , sekaligus untuk memberikan penekanan bahwa dalam melaksanakan pengamanan tetap harus memperhatikan Protokol Kesehatan.

Setelah pelaksanaan apel , kemuadian acara dilanjutkan dengan pengecekan terhadap sejumlah tempat ibadah umat Nasrani (gereja) yang sedang dan akan melaksanakan kegiatan keagamaan yaitu Misa Natal tahun 2020.

Beberapa  gereja yang disambangi Kapolres dan rombongan Forkopimda adalah Gereja Paroki Gembala Baik yang berada di Jl. ters Kasiman dan GKJW di Jl. WR Supratman Ngaglik Kota Batu .

Kapolres Batu Catur C Wibowo , SIK, MH mengatakan, ” pengecekan terhadap sejumlah gereja tersebut , dalam rangka untuk meningkatkan rasa keamanan bagi jamaat umat Nasrani yang sedang menjalani perayaan misa Natal tahun 2020 sekaligus sebagai bukti bahwa negara hadir ditengah tengah masyarakat untuk menjaga kegiatan tersebut,”

Usai melakukan pengecekan gereja, Kapolres beserta rombongan melakukan pengecekan sejumlah Pos Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2020 dan Tahun Baru 2021.

Hal ini dilakukan untuk melihat langsung aktivitas anggota kepolisian khusunya anggota Polres Batu  yang melaksanakan tugas dilapangan, sehingga dipastikan keamanan dan pelayanan selama Tahun baru berjalan lancar.

Walikota Batu turut membagikan bingkisan kepada petugas jaga Pospam dan Posyan,  pemberian bingkisan ini disaksikan dan diikuti oleh Ketua DPRD Kota Batu Asmadi  , serta perwakilan dari Forkompinda lainnya.

” Kepada semua petugas Pospam dan Posyan, Walikota berpesan untuk selalu siap siaga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan tetap memperhatikan Protokol kesehatan  dalam bertugas serta mengucapkan terima kasih atas dedikasinya .

SIAP AMANKAN NATAL  2020 DAN TAHUN BARU 2021 DITENGAH PENDEMI COVID, KAPOLRES BATU PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPS LILIN SEMERU

SIAP AMANKAN NATAL  2020 DAN TAHUN BARU 2021 DITENGAH PENDEMI COVID, KAPOLRES BATU PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPS LILIN SEMERU

SIAP AMANKAN NATAL  2020 DAN TAHUN BARU 2021 DITENGAH PENDEMI COVID, KAPOLRES BATU PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPS LILIN SEMERU

Pada hari Senin  tanggal 21 Desember 2020 pkl 07.00 s/d 08.00 WIB bertempat di Alun-alun Kota Batu telah dilaksanakan Kegiatan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2020 dalam rangka Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo , SIK, MH, Walikota Batu Dra. Hj. Dewantie Rumpoko, MSi, Sekda Kota Batu Bpk. Zadiem Efisianesi, Msi, Pabung Dandim 0818 Malang – Batu Mayor Inf Choirul Efendi, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi , Perwakilan Dari Kejaksaan Negeri Batu, para ketua SKPD, Ormas dan para undangan sekitar 50 orang.

 

Kapolres Batu menyampaikan Amanat dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang intinya sebagai berikut :

Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian dan Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi Lilin-2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 5 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.

Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Dalam kesempatan yang penuh dengan semangat dan rasa kebersamaan ini, beberapa penekanan saya untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, yaitu sebagai berikut :

Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME;

Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat;

Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2020 dan perayaan tahun baru 2021;

Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system;

Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas

Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi

Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Setelah pelaksanaan gelar pasukan dilanjutkan dengan pemusnahan ribuan botol Miras dan Knalpot Brong hasil sitaan dari operasi kepolisian yang digelar sebelumnya bertempat di Halaman Parkir Batu Plaza Kota Batu.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan dengan aman dan kondusif.

 

SILATURAHMI  DENGAN AWAK MEDIA , KAPOLRES BATU BERIKAN PENAKANAN TENTANG OPERASI YUSTISI DAN PELAKSANAAN PILKADA

SILATURAHMI  DENGAN AWAK MEDIA , KAPOLRES BATU BERIKAN PENAKANAN TENTANG OPERASI YUSTISI DAN PELAKSANAAN PILKADA

SILATURAHMI  DENGAN AWAK MEDIA , KAPOLRES BATU BERIKAN PENAKANAN TENTANG OPERASI YUSTISI DAN PELAKSANAAN PILKADA

Polres Batu – Polres Batu yang tergabung dalam Operasi Penegakan Pendisiplinan Protokol Kesehatan bersama pihak terkait seperti TNI, Satpol PP dan BPBD menggelar kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protkes secara masif dengan menyasar beberapa pusat keramaian di Kota Batu , Hal ini disampaikan Kapolres Batu yang ditemui disela – sela kegiatan ini Silaturahmi dengan awak media yang dilaksanakan di Junrejo Batu.

Menurut Kapolres, Ada dua kegiatan pokok yang dilakukan dalam Operasi tersebut, yaitu pergerakan personil secara mobile dan stasioner. Pengawasan yang ketat bisa dilakukan oleh tim di titik-titik tempat keramaian dengan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan serta pembagian masker kepada masyarakat.

“Semua harus bersinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah untuk bersama sama menjaga serta sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menjaga Protokol Kesehatan. Selain itu kesadaran masyarakat juga harus tetap dijaga dalam mematuhi Protkes,” kata AKBP Catur C Wibowo , saat memberikan keterangan pers kepada awak media. Selasa (1/12/2020) siang.

Dalam hal ini kami juga menyadari bahwa ada korelasi antara operasi tindakan disiplin dengan tingkat kepatuhan dari masyarakat. Makin tinggi operasi disiplin, semakin tinggi pula tingkat kesadaran masyarakat untuk mentaati Protokol Kesehatan.

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak di Wilayah Jatim , Polres Batu siap dalam melakukan pengamanan kegiatan tersebut yang mana 3 kecamatan wilayah Kab Malang saat ini telah bergabung masuk wilayah Kota Batu yaitu Pujon, Ngantang dan Kasembon. Untuk itu seluruh personil juga harus siap melakukan diteksi dini untuk mengantisipasi terjadinya Kantibmas saat Pilkada berlangsung.

“Kami sudah menyiagakan seluruh personil dalam melakukan pengamanan Pilkada Serentak di Jatim khususnya di wilayah Kab Malang, dan anggota sudah melakukan diteksi dini terhadap kerawanan Kantibmas saat Pilkada berlangsung, mengingat Pilkada kali ini dilaksanakan dalam situasi Pandemi Covid – 19, ” tambah Catur.

Kapolres Batu juga memberikan penekanan kepada seluruh Anggota Polres Batu , bahwa Polri wajib netral dalam Pilkada Serentak. Tetap laksanakan Sinergitas TNI/ Polri dan Pemerintah, serta penyelenggara Pilkada KPU dan Bawaslu.

Serta untuk beberapa hari ini menjelang hari pencoblosan tanggal 9 Desember 2020, Tim dari Reskrim bekerjasama dengan Humas akan lebih meningkatkan Patroli Cyber jelang Pilkada, tak lupa pula anggota Polres Batu yang akan melaksanakan PAM TPS akan dilaksanakan Rapid tes terlebih dahulu untuk memastikan kesehatan para personil Polri. (Polres Baty Cyber News )