Kasat Lantas Polres Batu Intensifkan Pengaturan Arus Lalin di Pos Pantau JTP 3, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Lancar

Kota Batu – Dalam upaya memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H, Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim turun langsung ke lapangan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Pos Pantau JTP 3 Kota Batu. Selasa (23/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, guna mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan yang melintas di kawasan wisata, khususnya di sekitar JTP 3 yang menjadi salah satu titik favorit kunjungan masyarakat saat libur Lebaran.

Dengan sigap, AKP Kevin Ibrahim bersama personel Satlantas Polres Batu melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, sekaligus memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

“Pengaturan ini kami lakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik maupun berwisata di Kota Batu dapat merasa nyaman,” ujar AKP Kevin Ibrahim di sela kegiatan.

Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan situasi secara berkala dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

Dengan kehadiran langsung Kasat Lantas di lapangan, diharapkan arus mudik Lebaran 1447 H di wilayah Kota Batu, khususnya di Pos Pantau JTP 3, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Sigap dan Humanis Polisi Bantu Pemudik yang Tersesat di Ngawi

NGAWI – Wujud kepedulian dan pelayanan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Ngawi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kali ini, personel Pos Terpadu Monumen Soerjo sigap membantu seorang wanita tunarungu dan tunawicara yang dilaporkan tersesat yang mengalami kendala pada kendaraannya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, pada Minggu malam (22/3/2026).

Dengan gerak cepat, petugas dari Pos Terpadu Monumen Soerjo segera mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari call center 110.

Perwira Pengendali (Padal) Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto mengatakan pihaknya memberikan pertolongan dengan mengantarkan pemudik tersebut ke arah yang dituju.

“Sudah kami antarkan ibu yang tersesat, karena kami kesulitan komunikasi dengan beliau yang tuna wicara,” ujarnya.

Di lokasi terpisah, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan kehadiran Polisi di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik, tetapi juga memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan humanis kepada setiap warga yang membutuhkan,” ujar AKBP Prayoga.

Kapolres Ngawi juga menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah Kabupaten Ngawi diinstruksikan untuk selalu responsif, peka, dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Ngawi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya mudik aman, keluarga bahagia. (*)

Polres Lumajang Bersama Forkopimda Sidak SPPBE, Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), Senin (23/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, didampingi Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki.

Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni SPPBE di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, dan SPPBE di kawasan Jalan Lintas Timur (JLT), Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh elpiji 3 kilogram atau gas melon selama momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan elpiji 3 kg di wilayah Lumajang dalam kondisi aman, bahkan mengalami penambahan pasokan dari pemerintah pusat.

“Pasokan elpiji 3 kilogram itu sebenarnya normal, bahkan dilebihi dari pusat. Saya sudah cek langsung bersama Polres Lumajang dan Hiswana Migas, pasokan aman,” ujar Bunda Indah (sapaan akrab bupati Lumajang).

Menurutnya, kelangkaan yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh lonjakan permintaan yang signifikan menjelang Lebaran.

“Banyak warga membeli elpiji dalam jumlah lebih banyak dari biasanya karena kekhawatiran tidak mendapatkan pasokan saat hari libur,” ujarnya.

Menurut Bupati, warga yang biasanya beli satu tabung, jadi beli empat sampai lima tabung, karena takut pengecer tutup atau tidak sempat beli saat hari raya.

“Ini yang menyebabkan warga lain yang hanya punya satu tabung jadi kesulitan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi potensi penimbunan dan permainan harga di tingkat pengecer, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Lumajang Polda Jatim akan meningkatkan pengawasan hingga ke lapisan bawah.

“Pak Kapolres sudah memerintahkan seluruh jajaran Polsek untuk melakukan pengecekan ke pengecer. Tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh menaikkan harga,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Ia memastikan bahwa distribusi elpiji di Lumajang berjalan lancar setiap hari dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Hari ini saja sudah diberangkatkan sekitar 17 ribu tabung, sebelumnya 12 ribu tabung. Rata-rata distribusi harian mencapai 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Jadi kami pastikan aman,” ungkap Kompol Eko.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan distribusi elpiji guna memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan.

“Kami akan lakukan monitoring secara intensif, baik di tingkat agen maupun pengecer, agar distribusi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya. (*)

Polri: Arus Balik Mulai Meningkat, One Way Nasional Diberlakukan Pukul 14.00 WIB

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi kamtibmas dan lalu lintas pada hari ke-12 pelaksanaan operasi, Selasa (24/3/2026).

Juru Bicara Polri Ops Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menyampaikan bahwa secara umum kondisi kamtibmas terpantau aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol dalam periode Senin (23/3) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (24/3) pukul 06.00 WIB.

“Secara umum situasi kamtibmas aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol,” ujar Kombes Pol. Jansen.

“Pada periode ini terdapat 198 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian meninggal dunia 18 orang, luka berat 52 orang, dan luka ringan 468 orang. Dan atas kejadian ini menimbulkan kerugian materiil hingga Rp. 534.150.051,- Polri terus mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan dalam berkendara.” jelasnya.

Lalu tercatat sebanyak 497 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian 133 pelanggaran terekam ETLE, 47 pelanggaran non-ETLE, serta 317 teguran.

Sementara itu, arus lalu lintas menunjukkan adanya peningkatan signifikan, khususnya kendaraan yang kembali menuju Jakarta. Volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 167.939 kendaraan atau naik 28,55 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta mencapai 225.293 kendaraan atau meningkat 73,71 persen dari kondisi normal.

“Hal ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran sudah mulai meningkat, sehingga diperlukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan,” ungkapnya.

Pada sektor transportasi umum, pergerakan masyarakat juga mengalami peningkatan. Tercatat penumpang kapal penyeberangan mencapai 273 ribu orang, penumpang kereta api sekitar 1,5 juta orang, serta penumpang pesawat sebanyak 189 ribu orang.

Dalam rangka mengurai kepadatan arus balik, Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional yang dimulai pukul 14.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta.

“Kami akan memberlakukan one way nasional mulai pukul 14.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta sebagai langkah mengurai kepadatan arus balik,” tegasnya.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak prima.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih fleksibel dan tidak menumpuk pada satu waktu,” tambahnya.

Polri juga mengimbau masyarakat yang berwisata agar tetap mengutamakan keselamatan, serta selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau mengalami kondisi darurat, dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 yang aktif selama 24 jam.

“Layanan 110 siap melayani masyarakat selama 24 jam untuk membantu berbagai kebutuhan dan kondisi darurat di perjalanan,” tutupnya.

Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Komitmen Polres Mojokerto Kota Wujudkan Libur Lebaran Aman dan Nyaman bagi Masyarakat

 

KOTA MOJOKERTO – Libur lebaran 2026, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto bersama PJU Polres Mojokerto Kota melaksanakan patroli ke beberapa tempat yang dijadikan tujuan wisata Pemudik ataupun masyarakat, Senin (23/03/26).

Patroli objek wisata Bukit Kayoe Putih menjadi sasaran yang penting disaat libur lebaran guna menjaga keamanan dan keselamatan warga masyarakat, terutama yang sedang berwisata.

Selain untuk antisipasi tindak kriminal kehadiran petugas juga menghimbau kepada warga agar hati-hati dan waspada saat berkunjung ke tempat wisata.

“Kami imbau warga untuk hati hati, awasi anak anak jika mengajak bermain ataupun berenang di kolam renang, ” ujar AKBP Herdiawan.

Ia juga meminta kepada pengelola wisata agar selalu mengutamakan keselamatan para pengunjung ketika situasi rama

Saat berada di Bukit Kayoe Putih, AKBP Herdiawan berpatroli jalan kaki sembari menyapa masyarakat yang tengah berlibur.

Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Patroli ini kami gelar bukan hanya untuk memantau situasi, tetapi juga menjalin komunikasi dengan masyarakat,” kata AKBP Herdiawan.

Dengan kehadiran Polisi di tengah masyarakat yang menikmati liburan ini diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan lebaran dengan aman dan nyaman. (*)

Respons Cepat Polantas Gresik Bantu Kendaraan Pemudik Mogok di Sembayat

GRESIK – Kepadatan arus lalu lintas sempat terjadi akibat adanya kendaraan yang mogok di kawasan jembatan Sembayat Gresik.

Namun hal itu tak sampai menyebabkan arus lalu lintas menjadi berhenti lama, karena respon cepat Polantas Polres Gresik yang sigap membantu mendorong kendaraan pemudik tersebut ke pinggir jalan.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin mengatakan,peristiwa tersebut terjadi saat anggota Satlantas tengah melaksanakan pengaturan dan penguraian arus kendaraan dari arah Kota Gresik menuju Bungah.

Kepadatan yang meningkat di sepanjang Jembatan Sembayat hingga Simpang Tiga Betoyo membuat petugas memberlakukan sistem contraflow guna menjaga kelancaran lalu lintas.

“Di tengah situasi tersebut, sebuah mobil milik pemudik asal Pasuruan mendadak berhenti di jalur contraflow,”ujar AKP Nur Arifin, Senin (23/3/26).

Setelah dilakukan pengecekan, kendaraan diketahui mengalami kerusakan serius pada bagian kopling atau ceplos, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan berpotensi memicu kepadatan.

Melihat kondisi tersebut, petugas Satlantas Polres Gresik langsung bergerak cepat untuk menangani situasi agar tidak semakin mengganggu arus lalu lintas.

“Kami segera menghubungi montir dari bengkel terdekat untuk melakukan perbaikan di lokasi kejadian,” tambah AKP Nur Arifin.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan tanpa harus mengevakuasi kendaraan ke tempat lain.

Tak hanya itu, demi menjamin keselamatan penumpang, petugas juga mengevakuasi ibu dan anak dari kendaraan tersebut.

Keduanya kemudian diantar menuju wilayah Bungah sehingga tidak terlantar di tengah kepadatan arus mudik.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin juga menegaskan bahwa kehadiran Polisi di lapangan bukan semata untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan perlindungan dan bantuan langsung kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terbantu, khususnya dalam situasi darurat di jalan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Berkat penanganan cepat tersebut, arus lalu lintas di kawasan Sembayat kembali berangsur normal.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan prima dan responsif kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.

Petugas juga mengimbau para pemudik untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, guna menghindari kendala yang dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran di jalan.

Libur Lebaran Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Gunung Bromo

PROBOLINGGO – Guna memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung, Polres Probolinggo melalui Polsek Sukapura melaksanakan patroli di kawasan wisata Gunung Bromo.

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala tersebut difokuskan di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo yang menjadi salah satu pintu utama akses wisatawan menuju kawasan Bromo.

Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi ekstrem.

“Kami mengingatkan, pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan yang rawan kabut tebal dan jalan licin,”ujar Kapolsek Sukapura, Selasa (24/3/26).

AKP Ardhi Bita Kumala menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata.

Ia mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik.

“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan call center 110,” kata AKP Ardhi.

Sementara itu di lokasi terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kehadiran Polri di kawasan wisata merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga para wisatawan dapat menikmati kunjungan dengan nyaman dan selamat,” ucap AKBP Latif.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan bebas pulsa melalui call center 110 apa bila memerlukan bantuan Polisi apabila terjadi situasi darurat di kawasan wisata.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah wisatawan yang menginap di hotel wilayah Sukapura tercatat sebanyak 634 orang.

Sementara itu, kuota kunjungan wisata Gunung Bromo secara keseluruhan ditetapkan sebanyak 3.752 orang yang terbagi di tiga pintu masuk, yakni Cemoro Lawang (1.700 orang), Jemplang/Gubuk Klakah (1.000 orang), dan Wokokitri Tosari (1.052 orang).

Adapun jumlah pengunjung yang masuk melalui pintu Cemoro Lawang pada Minggu (22/3/2026) mulai pukul 00.00 hingga 18.00 WIB mencapai 1.720 orang, yang terdiri dari 1.647 wisatawan nusantara dan 73 wisatawan mancanegara.

Kendaraan yang masuk didominasi roda empat sebanyak 448 unit, roda dua 117 unit, serta satu sepeda, dengan tambahan 112 pengunjung yang masuk dengan berjalan kaki. (*)

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik

GRESIK – Deru bus mudik yang kian menjauh dari halaman Kantor Pemkab Gresik nyaris memupus harapan sepasang suami istri asal Situbondo untuk pulang kampung.

Terlambat 45 menit dari jadwal keberangkatan, keduanya hanya bisa pasrah hingga aksi cepat Satlantas Polres Gresik Polda Jatim mengubah segalanya lewat kejaran dramatis hingga Tol Tandes.

Pasangan tersebut tiba di lokasi keberangkatan pukul 08.15 WIB, sedangkan jadwal bus telah diberangkatkan tepat pukul 07.30 WIB.

Harapan pun seolah sirna, menyisakan kebingungan dan kepasrahan di tengah lokasi yang mulai lengang.

Namun situasi itu tak berlangsung lama. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik yang berjaga dengan cepat menangkap kondisi tersebut dan segera melaporkan kepada pimpinan jangan ada pemudik yang tertinggal.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima perintah.

“Instruksi pimpinan jelas, kami diminta memastikan tidak ada warga yang terlantar. Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan langkah cepat untuk mengejar bus rombongan,” ujarnya.

Tanpa membuang waktu, pasutri tersebut segera dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal).

Sirine pun meraung, membelah arus lalu lintas pagi hari, menandai dimulainya aksi kejar yang tak biasa.

Koordinasi intens dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau posisi bus yang telah lebih dulu melaju ke arah tol.

Petugas di lapangan dan kru bus terus berkomunikasi demi menentukan titik pertemuan yang aman.

Aksi dramatis itu akhirnya berbuah manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, menunggu kedatangan kendaraan Patwal yang membawa dua penumpang “tertinggal” tersebut.

Ketegangan pun mencair seketika saat pintu bus kembali terbuka. Raut cemas pasangan suami istri itu berubah menjadi senyum lega penuh syukur.

AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.

“Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana kami hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bakti, salah satu penumpang yang sempat tertinggal, mengaku tak kuasa menahan haru atas bantuan yang diberikan.

“Saya sudah pasrah tadi, bingung harus pulang naik apa. Tidak menyangka justru dikawal Polisi sampai masuk tol untuk mengejar bus. Terima kasih banyak Polres Gresik,” ucapnya.

Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik hiruk pikuk pengamanan mudik, hadir dedikasi dan kepedulian Kepolisian yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap perjalanan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan penuh harapan. (*)

Libur Lebaran Polres Magetan Maksimalkan Pengamanan Wisata Telaga Sarangan

MAGETAN – Memasuki H+1 libur Lebaran 2026, Minggu (22/3/2026), Polres Magetan Polda Jatim terus meningkatkan pengamanan dan patroli di kawasan wisata Telaga Sarangan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, di mana Polres Magetan Polda Jatim juga telah mendirikan pos pelayanan (posyan) di kawasan wisata Telaga Sarangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para wisatawan yang memadati lokasi tersebut.

Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra, menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan pengunjung.

“Pada H+1 Lebaran ini, kami meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di kawasan Telaga Sarangan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, mengingat adanya peningkatan jumlah wisatawan,” ujar Iptu Indra.

Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi di wilayah kawasan wisata terpantau ramai namun tetap lancar.

“Sampai saat ini situasi di seputaran Telaga Sarangan terpantau ramai, namun arus lalu lintas masih berjalan lancar dan terkendali,” imbuhnya.

Guna mengantisipasi potensi kepadatan, Polres Magetan Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Rekayasa tersebut akan diberlakukan mulai dari pertigaan Sidorejo hingga kawasan Telaga Sarangan apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama berwisata.

Polres Magetan Polda Jatim mengingatkan pentingnya kamseltibcarlantas dengan cara mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri saat kondisi jalan padat.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, dapat memanfaatkan layanan call center Polri di nomor 110 atau langsung mendatangi pos pengamanan maupun pos pelayanan yang telah disediakan di sekitar kawasan wisata.

Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan libur Lebaran di kawasan Telaga Sarangan tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat. (*)

Laporan Harian Juru Bicara Operasi Ketupat 2026 Hari Ke-11

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 melaporkan perkembangan situasi operasi ketupat 2026 pada hari ke-11 pelaksanaan operasi, yang terhitung sejak Minggu (22/3) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3) pukul 06.00 WIB.

Di bidang lalu lintas, Polri mencatat 251 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, 28 orang luka berat, dan 48 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp314 juta.

Selain itu, dalam aspek penegakan hukum lalu lintas, tercatat 11 pelanggaran, dengan rincian 5 pelanggaran melalui sistem ETLE dan 6 pelanggaran non-ETLE, serta 5 teguran kepada pengguna jalan.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Pol. Marupa Sagala.

Sementara itu, berdasarkan data volume lalu lintas pada Minggu (22/3) pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 168.159 kendaraan, meningkat 65,79 persen dibandingkan volume normal dan naik 2,06 persen dibandingkan Lebaran tahun 2025.

Adapun kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994 kendaraan, turun 3,66 persen dibandingkan kondisi normal, namun meningkat 3,73 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Polri juga menyampaikan bahwa arus lalu lintas saat ini terpantau mulai melandai dan telah kembali normal dua arah, seiring dengan penghentian rekayasa lalu lintas sistem one way berdasarkan evaluasi kondisi di lapangan secara real time.

Meski demikian, arus balik mulai menunjukkan peningkatan secara bertahap menuju Jakarta. Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yakni pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.

“Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” jelas Kombes Pol. Marupa Sagala.

Sebagai langkah antisipasi, Polri bersama stakeholder terkait akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk contraflow, one way lokal maupun nasional. Rencana penerapan one way nasional dijadwalkan mulai 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui ruas Tol Jakarta–Cikampek II Selatan untuk menghindari kepadatan di jalur utama, yang pada segmen tertentu dapat digunakan secara gratis selama Operasi Ketupat 2026.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga mengoptimalkan pemantauan melalui CCTV, traffic counting real time, serta koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.

Di sisi lain, Polri turut melakukan pengamanan di berbagai objek vital seperti tempat wisata, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pusat perbelanjaan, serta jalur arteri dan tol.

Berdasarkan data pergerakan transportasi umum, tercatat sebanyak 871 trip kapal dengan total 223.317 penumpang di 36 pelabuhan. Pada moda kereta api, terdapat 2.922 perjalanan dengan total 1.521.787 penumpang, sementara transportasi udara mencatat 1.565 penerbangan dengan 179.549 penumpang.

Polri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata, khususnya di lokasi wisata air, serta selalu memperhatikan kapasitas dan aspek keselamatan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” tutup Kombes Pol. Marupa Sagala.

Polri menegaskan akan terus mengoptimalkan pengamanan dan pelayanan guna memastikan pelaksanaan arus mudik dan arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar.

Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu