Polres Lumajang Amankan Tersangka Penadah Sapi Curian dan Senpi Rakitan

Polres Lumajang Amankan Tersangka Penadah Sapi Curian dan Senpi Rakitan

LUMAJANG – Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengamankan seorang penadah sapi hasil pencurian berinisial AG (34), warga Sumberbaru, Kabupaten Jember.

Dari pengungkapan kasus tersebut, Polisi juga menemukan senjata api rakitan saat memburu Dua pelaku utama pencurian sapi yang hingga kini masih buron.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, AG diamankan setelah Polisi menerima informasi dari masyarakat terkait sebuah kendaraan pikap Mitsubishi L-300 yang mengangkut seekor sapi yang diduga hasil tindak pidana pencurian.

“Setelah dilakukan pengejaran hingga wilayah Kecamatan Jatiroto, kendaraan tersebut berhasil dihentikan dan diamankan,” kata Ipda Suprapto,Kamis (4/6/26).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan diketahui AG berperan sebagai penadah sapi hasil kejahatan yang diperoleh dari salah satu pelaku utama berinisial BK.

“Saat diinterogasi, AG mengaku mendapatkan sapi tersebut dari BK dengan harga Rp 10 juta,” ujar Ipda Suprapto.

Dari tangan AG, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu ekor sapi induk blasteran warna hitam dan satu unit mobil pikap L-300 yang digunakan untuk mengangkut sapi curian tersebut.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada dua pelaku utama, yakni BK dan MHF (23), warga Sumberwringin, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Saat Tim Resmob Polres Lumajang Polda Jatim mendatangi rumah BK di Desa Papringan, Kecamatan Klakah untuk melakukan penangkapan, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Petugas hanya ditemui oleh nenek BK sebelum melakukan penggeledahan di kamar terduga pelaku.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan lengkap dengan Tiga butir amunisi beserta proyektil yang masih berada di dalam lubang silinder, serta sebilah celurit.

“Barang bukti senjata api rakitan dan sejumlah amunisi ditemukan di kamar terduga pelaku BK. Saat ini keberadaan BK dan MHF masih dalam pengejaran anggota,”terang Ipda Suprapto.

Lebih lanjut, Ipda Suprapto menerangkan, kasus ini merupakan pengembangan dari pencurian seekor sapi milik warga Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, yang terjadi pada Selasa (26/5/2026) bulan lalu.

Korban baru mengetahui sapinya hilang sekitar pukul 06.00 WIB setelah diberitahu oleh tetangganya. Saat dilakukan pengecekan ke kandang, satu ekor sapi blasteran miliknya sudah tidak berada di tempat.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku yang masuk ke area kandang melalui pintu belakang diduga lebih dari satu orang.

Pelaku kemudian melepaskan tali tambang yang mengikat sapi pada palungan sebelum membawa ternak tersebut keluar dan melarikan diri melalui area perkebunan tebu di belakang kandang.

Atas perbuatannya, AG dijerat Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penadahan.

Sementara itu, Satreskrim Polres Lumajang masih terus melakukan pengejaran terhadap BK dan MHF yang diduga sebagai pelaku utama pencurian sapi sekaligus mendalami kepemilikan senjata api rakitan yang ditemukan saat penggeledahan. (*)

Polres Magetan Raih Penghargaan IKPA Sempurna dari Kapolri dan Dirjen Perbendaharaan Prov Jatim

Polres Magetan Raih Penghargaan IKPA Sempurna dari Kapolri dan Dirjen Perbendaharaan Prov Jatim

MAGETAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polres Magetan Polda Jawa Timur dalam bidang pengelolaan keuangan negara.

Atas prestasi tersebut, Polres Magetan Polda Jatim meraih dua penghargaan sekaligus atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran yang memperoleh nilai sempurna (100) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan pertama diberikan oleh Kapolri kepada Polres Magetan sebagai satuan kerja yang memperoleh nilai capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yakni 100 pada Tahun Anggaran 2025.

Sementara penghargaan kedua diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur atas capaian nilai sempurna (100) dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur.

Kedua penghargaan tersebut diterima oleh Kapolres Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan yang digelar di Surabaya, Selasa (2/6/2026).

IKPA merupakan indikator yang digunakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran pada kementerian dan lembaga negara.

Penilaian tersebut meliputi berbagai aspek, antara lain efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran, ketertiban administrasi, akuntabilitas, serta kesesuaian realisasi anggaran dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Kapolres Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh institusi yang dipimpinnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur atas penghargaan yang telah diberikan kepada Polres Magetan,” ungkapnya.

Ia mengatakan penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Polres Magetan Polda Jatim untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel Polres Magetan Polda Jatim dalam menjalankan tata kelola keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran Polres Magetan Polda Jatim dalam mengelola anggaran secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkas AKBP Erik Bangun Prakasa. (*)

Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Diamankan

Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Diamankan

SIDOARJO – Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional melalui Bandara Juanda berhasil digagalkan.

Satresnarkoba Polresta Sidoarjo Polda Jatim berhasil menangka Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, berinisial M.H.H. dan M.R,

Kedua WNA tersebut diamankan setelah kedapatan membawa cairan Etomidate yang tergolong narkotika golongan II.

Hal itu seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo, Kombes. Pol. Christian Tobing dalam konferensi pers, Rabu (3/6/2026).

Kombes Pol Christian Tobing mengatakan , pengungkapan kasus peredaran narkotika jaringan internasional ini berawal dari penangkapan tersangka M.H.H. di Bandara Juanda pada 4 Mei 2026 yang lalu.

“Hasil pengembangan kemudian mengarah pada penangkapan tersangka MR di Jakarta,”kata Kombes Christian Tobing.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik, cairan dengan total volume 1.290 mili liter yang dikemas dalam tiga botol itu terbukti mengandung obat anestesi golongan II yang memiliki efek menghilangkan kesadaran.

“Dari tiga botol seberat 1.290 ml itu bisa menjadi 6.500 dosis dengan nilai jual Rp. 45 miliar,” ungkap Kombes. Pol. Christian Tobing.

Selain itu, petugas turut mengamankan satu koper warna hijau, dua paspor warga negara asing, dua telepon seluler, satu tas cokelat, dompet, serta sejumlah identitas milik tersangka.

Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan pengungkapan kasus tersebut bukan hanya menghentikan peredaran narkoba lintas negara, tetapi juga mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pengungkapan ini berhasil menyelamatkan 32 ribu jiwa dari bahaya narkoba,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing.

Hingga kini, penyidik masih memburu sosok berinisial R yang diduga menjadi pengendali jaringan dan diketahui berada di Thailand.

Selain pengungkapan sejumlah kasus menonjol tersebut. Pada Mei 2026, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 33 kasus tindak pidana narkoba dan telah mengamankan 44 tersangka laki-laki.

Sedangkan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1.223,29 gram sabu-sabu, 24,53 gram ganja, lima butir ekstasi, 34 unit telepon genggam, empat unit sepeda motor, dan satu unit mobil.

Polresta Sidoarjo Polda Jatim akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba, guna melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba, terutama di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (*)

PERSONEL POLSEK BUMIAJI POLRES BATU LAKSANAKAN PENGATURAN LALU LINTAS DAN BANTU PENYEBERANGAN ANAK SEKOLAH

Batu – Sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, personel Polsek Bumiaji Polres Batu melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari sekaligus membantu penyeberangan anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada jam keberangkatan sekolah di sejumlah titik yang memiliki arus lalu lintas cukup padat. Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para pelajar, orang tua, serta pengguna jalan lainnya saat beraktivitas di pagi hari.

Dalam pelaksanaannya, anggota Polsek Bumiaji melakukan pengaturan arus kendaraan serta membantu para siswa menyeberang jalan dengan aman menuju lingkungan sekolah. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan sekolah dan selalu mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Bumiaji menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas dan penyeberangan anak sekolah merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada jam-jam sibuk masyarakat.

Dengan adanya kehadiran anggota Polri di sekitar sekolah, diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelajar dalam menuntut ilmu.

Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di wilayah Kecamatan Bumiaji terpantau lancar, aman, dan kondusif serta aktivitas keberangkatan siswa menuju sekolah berjalan dengan tertib.

ANGGOTA SAT SAMAPTA UNIT PAM OBVIT POLRES BATU LAKSANAKAN PENGAMANAN PERBANKAN DI WILAYAH KOTA BATU

Batu – Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan pada objek vital nasional, anggota Satuan Samapta Unit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Batu melaksanakan kegiatan pengamanan di sejumlah kantor perbankan yang berada di wilayah Kota Batu.

Kegiatan pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisasi potensi gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun kejahatan yang menyasar sektor perbankan. Dalam pelaksanaannya, personel Unit Pam Obvit melakukan pemantauan situasi di sekitar area bank, pemeriksaan lingkungan sekitar, serta berkoordinasi dengan petugas keamanan (security) guna memastikan sistem keamanan berjalan dengan baik.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada nasabah agar selalu berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan, tidak menunjukkan uang tunai secara berlebihan di tempat umum, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Batu mengatakan bahwa kegiatan pengamanan objek vital perbankan merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada sektor pelayanan publik dan perekonomian. Kehadiran anggota kepolisian di lokasi diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan serta memberikan rasa aman bagi nasabah maupun karyawan bank.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan perbankan wilayah Kota Batu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Batu akan terus melaksanakan patroli dan pengamanan secara rutin sebagai upaya menjaga keamanan objek vital serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Batu.

ANGGOTA SAT SAMAPTA POLRES BATU LAKSANAKAN PENGATURAN LALU LINTAS DI SIMPANG TIGA TMP KOTA BATU

Batu – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), anggota Satuan Samapta Polres Batu melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Tiga Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Batu, pada jam-jam padat aktivitas masyarakat.

Kegiatan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan sekaligus membantu para pengguna jalan yang melintas di persimpangan tersebut. Personel Sat Samapta tampak aktif mengatur arus kendaraan dari berbagai arah guna memastikan lalu lintas tetap lancar dan aman.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Kehadiran anggota Polri di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan karena mampu membantu mengurai kepadatan kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas.

Kasat Samapta Polres Batu menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk pelayanan prima kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas di Simpang Tiga TMP Kota Batu terpantau lancar, tertib, dan kondusif.

SAT SAMAPTA POLRES BATU LAKSANAKAN PATROLI BLUE LIGHT ANTISIPASI KEJAHATAN 3C

Batu – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, anggota Satuan Samapta Polres Batu melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light pada malam hari dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Patroli dipimpin oleh personel Sat Samapta Polres Batu dengan menggunakan kendaraan dinas patroli yang dilengkapi lampu rotator biru. Kegiatan difokuskan pada kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, objek vital, jalur sepi, serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog dengan warga dan petugas keamanan setempat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Kasat Samapta Polres Batu menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Blue Light merupakan upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mengurungkan niat pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Batu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Batu akan terus mengintensifkan patroli rutin, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Hasil Panen, Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Jagung Manis

Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Hasil Panen, Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Jagung Manis

KOTA BATU – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.

Hal tersebut diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir yang melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada petani jagung manis di wilayah binaannya.

Kegiatan sambang dilakukan di lahan pertanian milik Bapak M. Ikhsan yang memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi.

Tanaman jagung manis yang dibudidayakan saat ini telah memasuki usia sekitar 45 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik menjelang masa panen.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai perkembangan tanaman, kondisi pertanian, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Selain menjalin komunikasi yang baik dengan petani, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap informasi dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan pertanian.

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, masih ditemukan adanya aksi pencurian hasil pertanian di beberapa wilayah yang berpotensi merugikan petani.

Menyikapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas menghimbau agar para petani meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang masa panen ketika hasil pertanian memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Selain mendukung produktifitas pertanian, kami juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga keamanan lahan dan hasil panen. Apabila menemukan aktifitas mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pesan Bhabinkamtibmas.

Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan pengawasan lingkungan melalui komunikasi yang baik antarpetani maupun warga sekitar.

Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah terjadinya tindak pidana yang dapat mengganggu hasil kerja keras para petani.

“Menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan dengan menanam dan merawat tanaman, tetapi juga dengan menjaga keamanan hasil panen agar kerja keras para petani dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan Masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang rutin dilaksanakan, Polri berharap dapat terus mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat, aman, dan berkelanjutan di wilayah Kota Batu.(*)

Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Dukung Pengolahan Tanah untuk Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Dukung Pengolahan Tanah untuk Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh jajaran Polri melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaan.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Songgokerto Polsek Batu yang melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis di lahan milik Bapak Anto, yang tengah melakukan proses pengolahan tanah untuk penanaman tanaman sayur.

Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap sektor pertanian masyarakat yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di daerah.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas hadir langsung di lahan untuk melihat proses pengolahan tanah sekaligus berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi dan kesiapan pertanian yang akan dikembangkan.

Lahan yang sedang dipersiapkan tersebut nantinya akan ditanami berbagai jenis tanaman sayur sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif guna mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktifitas pertanian diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktifitas pertanian mereka.

Selain menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan petani, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan kerukunan lingkungan.

Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung keberhasilan program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk mendukung para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan. Melalui sambang ini, kami berharap dapat memberikan semangat dan membangun komunikasi yang baik dengan warga,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Songgokerto.

Program ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu fokus bersama yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.

Dengan pemanfaatan lahan secara optimal dan pengelolaan pertanian yang baik, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian warga.

Kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini juga menjadi wujud nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan di sektor pertanian.

“Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama agar masyarakat semakin mandiri dan produktif,” tambahnya.

Melalui kedekatan dan komunikasi yang terjalin dengan baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat desa dan kelurahan.(*)

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Temas, Aipda Anton Isfianto, yang melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan petani jagung di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Anton Isfianto mengunjungi lahan milik Bapak Yasin yang berada di lingkungan persawahan Jalan Patimura RT 06 RW 07, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (03/06/2026).

Lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi tersebut saat ini masih dalam tahap pengelolaan dan persiapan sebelum ditanami jagung manis.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Aipda Anton tidak hanya menjalin silaturahmi dengan petani, tetapi juga berdialog secara langsung guna mengetahui kondisi pertanian yang ada di wilayah binaannya.

Ia mendengarkan berbagai aspirasi dan harapan petani terkait proses pengolahan lahan hingga rencana penanaman yang akan dilakukan setelah seluruh tahapan persiapan selesai.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktifitas pertanian merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada masyarakat, khususnya para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Dengan komunikasi yang baik antara petani dan aparat kepolisian, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diketahui lebih dini sehingga dapat dicarikan solusi bersama dengan pihak terkait.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung setiap upaya masyarakat dalam meningkatkan produktifitas pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Aipda Anton.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Anton juga menghimbau agar para petani terus menjalin koordinasi dengan penyuluh pertanian maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh informasi dan pendampingan yang dibutuhkan selama proses budidaya jagung manis berlangsung.

Lahan yang tengah dipersiapkan tersebut diharapkan dapat segera memasuki tahap penanaman setelah proses pengelolaan selesai.

Dengan luas mencapai 2.000 meter persegi, lahan tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung produksi jagung manis di wilayah Kelurahan Temas.

Kegiatan sambang ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.

Selain mempererat hubungan kemitraan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani juga diharapkan mampu memberikan rasa aman, semangat, dan motivasi bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian yang produktif dan berkelanjutan.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu