Bhabinkamtibmas Kec Batu  sosialisasikan Pilkada Kota Batu saat kunjungi masyarakat binaan

Polres Batu – Dalam rangka menjaga Harkamtibmas dan memberikan rasa aman kepada semua lapisan masyarakat menjelang dilaksanakanya Pemilihan Kepala Daerah Kota Batu dan Kab Malang, Bhabinkamtibmas merangkap Polisi RW Polsek Batu Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan sambang ke masyarakat yang menjadi tanggung jawab binaanya, Minggu (05/05/2024).

Kali ini Bripka Ari dan Bripka Anton masing masing bhabinkamtibmas Desa Ngaglik dan Temas berkunjung ke wilayah desa binaanya di Kec Batu dan melakukan sounding terkait permasalahan yang muncul di desa nya sekaligus menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kota Batu akan menggelar pemilihan Walikota.

“ Saya ajak bapak semua untuk turut membantu Pak Polisi dengan cara menjaga keamanan di lingkungan masing masing apalagi menjelang Pilkada Kota Batu  November mendatang,” Ujar Bripka Anton yang didampingi dengan Bhabinsa.

Setelah diresmikan oleh Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, Polisi RW Polres Batu langsung mengimplementasikan petunjuk dan arahan Kapolres Batu dengan lebih aktif membantu Bhabinkamtibmas dalam menjaga Harkamtibmas di tingkat Desa agar lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan sambang desa untuk bertatap muka dan dialogis dengan Ketua RW setempat serta berinteraksi dengan perangkat desa dan warga.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, menjelaskan bahwa Polisi RW merupakan sebuah program Kepolisian yang bertujuan sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas yang akan dilaksanakan di lingkup wilayah terkecil.

“Dalam bekerja nantinya Polisi RW akan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Adapun peran Polisi RW ini akan bersinergi dengan Kapolsek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa utamanya terkait informasi Kamtibmas di wilayah,” terang Kapolres Batu.

“Tugasnya adalah bagaimana dapat mewujudkan RW yang sejuk dan aman dengan security assesment, Polisi akan lakukan itu dengan ketua RW setempat dan elemen masyarakat lainnya,” tambah Kapolres Batu.

Polisi RW tersebut memang disiapkan untuk menjaga dan mengkondusifkan keamanan di lingkungan masyarakat yang terkecil dari sejumlah konflik sosial. Hal ini dilakukan demi menunjang warga dalam beraktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman tanpa merasa khawatir  sekaligus mengajak mereka turut serta  Harmatibmas pada Pilkada Kota Batu 2024 supaya tetap aman terkendali.

“Dengan dibentuknya Polisi RW ini diharapkan bisa melaksanakan penyelesaian terhadap segala permasalahan yang ada dengan cepat dan bisa mencegah terbentuknya potensi kejahatan di lingkungan masyarakat,’ tutup Kapolres Batu.

Wakapolres Batu damping Bupati Malang gelar Sholat Subuh keliling di Kasembon jelang Pilkada Kab Malang 2024

Kota Batu – Kegiatan subuh keliling kembali digelar. Jumat (24/5/24), program yang diinisiasi Pemkab Malang dan DMI Kabupaten Malang ini digelar di Masjid Miftahul Huda Ds Pondokagung Kasembon Kab Malang, Bupati Malang, HM Sanusi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar rutin sejak tahun 2022 lalu ini.

Turut hadir jajaran Forkompimda yaitu Wakil Bupati Kab Malang, Komandan Koramil Kasembon, Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza yang mewakili Kapolres Batu dan sejumlah perangkat daerah Kabupaten Malang, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Wilayah Kecamatan Pujon Kab Malang.

Diberitakan sebelumnya bahwa Pemkab Malang kini tengah giat membangun visi religi yang lebih intens dengan berbagai cara. Salah satunya melalui sholat Subuh berjamaah dan berkliling bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang (Shuling)

Bupati Malang HM Sanusi mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena telah memberikan kesehatan , keimanan sehingga bisa melaksanakan kegiatan Suling ( subuh berjamaah ) keliling di Masjid2 se- Kab. Malang  dan saat ini di Masjid Miftahul Huda Pondokagung Kec. Kasembon Kab Malang

“Kegiatan ini merupakan kebersamaan pemerintah dengan masyarakat dengan maksud untuk kemajuan negara,” kata Sanusi, Jum’at (24/5/24)

“ Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pejabat/ forkopimda  , muspika , dinas , instansi , ormas yg telah seneng hadir sholat subuh berjamaah dan ini sudah berjalan selama saya menjabat  , dan insa Allaah  ini periode terakhir jabatan Bupati dan wakil Bupati Malang,” ujarnya.

“ Saya juga sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa agar mendata masjid yg membutuhkan bantuan , termasuk masjid ini yg membuthkan pompa air untuk dinas PU agar segera secepatnya dalam Minggu ini dikerjakan rehab dari majid Miftahul Huda,” tegas Bupati Malang.

Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza yang mewakili Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan kegiatan ini sangat baik untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat dan juga untuk meningkatkan kepedulian menjaga stabilitas kamtibmas.

“Semoga kita dapat bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas,” ujarnya

“ Tak kalah penting juga pada Bulan November 2024 Kab Malang akan menggelar pemilihan Kepala daerah, jadi saya himbah melalui acara yang baik ini mari bantu Polri dan Pemerintah Daerah untuk menjaga keamanan dalam gelaran Pilkada tersebut sehingga masyarakat dengan nyaman bisa menggunakan hak pilihnya,” tutup Kompol Jeni

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes Laksanakan Program “Polisi Baik” di Lamongan

LAMONGAN – Bantuan Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan ( Bakkes) Polisi Baik oleh Polda Jatim di Wilayah Lamongan digelar tepatnya di Dusun Mlurus, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan

Dalam sambutannya, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan terima kasih kepada tim ‘Polisi Baik’ Polda Jatim sehingga Polres Lamongan dapat berpartisipasi dalam program tersebut

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimcam dan perangkat desa yang telah mendukung terlaksananya kegiatan kemanusiaan ini.

“Kegiatan dilakukan berdasarkan laporan bhabinkamtibmas yang menyebutkan kondisi ruang sekolah di Dusun Mlurus yang kurang layak, sehingga diadakanlah program Polisi Baik untuk masyarakat,” ujarnya,Kamis (23/5).

Kapolres Lamongan juga berharap kegiatan bisa mempererat hubungan antara Polisi dan masyarakat serta memberikan manfaat yang nyata.

Selanjutnya, secara simbolis dilakukan penyerahan bantuan renovasi gedung SDN Jatipandak kepada Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah SDN Jatipandak mengucapkan terima kasih atas program ‘Polisi baik’ sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih baik di ruang kelas yang telah diperbaiki.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian hadiah dari Kapolres Lamongan, serta pengecekan ruang kelas SDN Jatipandak.

Selain itu, ada juga lomba untuk anak-anak, pembagian bansos/sembako, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Jatipandak, serta memperkuat hubungan dan kerjasama antara polisi dan masyarakat.

Segenap tim Polisi Baik mengucapkan terima kasih atas terselenggara dan suksesnya program Kapolda Jatim ini.

Polres Ponorogo Berhasil Ungkap Motif Tersangka Pembunuhan yang Direkayasa Korban Kecelakaan

PONOROGO – Satreskrim Polres Ponorogo akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan, yang direkayasa seolah olah korban kecelakaan tunggal, yang dialami Jiono (37), Warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Sebelumnya, Jiono dilaporkan meninggal dunia, karena mengalami kecelakaan tunggal pada 6 April 2024 lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, Satreskrim Polres Ponorogo, menetapkan SU, yang justru tetangga Jiono sebagai tersangka pembunuhan.

“Motif pelaku merasa kesal dengan korban,” ungkap Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Guling Sunaka, Kamis (23/5/2024)

Iptu Guling menambahkan, sejak awal antara korban dan tersangka punya persoalan yang bersifat pribadi.

“Dari keterangan sejumlah saksi, antara tersangka dan korban dalam kondisi pengaruh alkohol,”lanjutnya.

Pada saat tanggal 6 April 2024 itu, ada perkataan korban yang menyinggung tersangka.

Hal itu menyebabkan perkelahian antara tersangka dan korban, apalagi dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Mereka berkelahi tangan kosong, hingga korban meninggal dunia,”kata Iptu Guling.

Sementara itu Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo menyebutkan bahwa atas berbagai keterangan dari saksi dan keluarga, pihaknya bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam.

Polres Ponorogo juga menurunkan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri,diantaranya membongkar makam korban.

“Dan akhirnya terbukti korban merupakan korban pembunuhan. Untuk selanjutnya, proses akan terus berjalan,”kata AKBP Anton Prasetyo.

Sebelumnya makam Jiono warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo dibongkar oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, pada Selasa (21/5/2024),

Makam Jiono terpaksa dibongkar, setelah ada kecurigaan dari pihak keluarga, yang awalnya dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan tunggal.

Namun keluarga curiga, Jiono tewas dianiaya hingga meninggal dunia.

Dukung WWF ke-10 di Bali Polres Probolinggo Tingkatkan Pengamanan di Dermaga Penyebrangan Penumpang

PROBOLINGGO,- Dalam rangka mendukung agenda internasional World Water Forum (WWF) ke 10 Tahun 2024 di Bali, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di Dermaga Pelabuhan Penyebrangan Probolinggo.

Dermaga penyebrangan ini dapat digunakan oleh masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

Meski biasanya dari pelabuhan tersebut untuk melakukan perjalanan menuju Pulau Gili Ketapang dan Pulau Gili Mandangan Sampang, namun bisa juga digunakan untuk tujuan lainya termasuk ke Bali.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasatpolairud AKP I Wayan Mulyana mengungkapkan peningkatan keamanan di dermaga ini dilakukan dengan melakukan patroli serta pemeriksaan kepada setiap masyarakat yang akan memasuki pelabuhan.

“Kami melaksanakan patroli KRYD untuk mengimbangi pengamanan Operasi Puri agung 2024 Polda Bali dalam rangka WWF ke-10,” kata AKP Wayan Mulyana, Kamis (23/5)

Lebih lanjut, Kasatpolairud menambahkan pihaknya juga memberikan himbauan kepada para nelayan dan pengguna jasa perairan untuk mendukung WWF ke-10 dengan turut serta menjaga kamtibmas.

“Kami himbau kepada penumpang dan penyedia jasa penyebrangan untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kamtibmas terutama selama Ops Puri agung 2024 berlangsung,” pungkas Kasat Polairud

PROBOLINGGO,- Dalam rangka mendukung agenda internasional World Water Forum (WWF) ke 10 Tahun 2024 di Bali, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di Dermaga Pelabuhan Penyebrangan Probolinggo.

Dermaga penyebrangan ini dapat digunakan oleh masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

Meski biasanya dari pelabuhan tersebut untuk melakukan perjalanan menuju Pulau Gili Ketapang dan Pulau Gili Mandangan Sampang, namun bisa juga digunakan untuk tujuan lainya termasuk ke Bali.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasatpolairud AKP I Wayan Mulyana mengungkapkan peningkatan keamanan di dermaga ini dilakukan dengan melakukan patroli serta pemeriksaan kepada setiap masyarakat yang akan memasuki pelabuhan.

“Kami melaksanakan patroli KRYD untuk mengimbangi pengamanan Operasi Puri agung 2024 Polda Bali dalam rangka WWF ke-10,” kata AKP Wayan Mulyana, Kamis (23/5)

Lebih lanjut, Kasatpolairud menambahkan pihaknya juga memberikan himbauan kepada para nelayan dan pengguna jasa perairan untuk mendukung WWF ke-10 dengan turut

serta menjaga kamtibmas.

“Kami himbau kepada penumpang dan penyedia jasa penyebrangan untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kamtibmas terutama selama Ops Puri agung 2024 berlangsung,” pungkas Kasat Polairud

SUBUH KELILING POLRES BATU BERSAMA FORKOPIMDA KABUPATEN MALANG, WAKAPOLRES BATU SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS

BATU – Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza, S.H.,M.H., melaksanakan kegiatan SULING ( Sholat Subuh Keliling) berjamaah bertempat di Masjid Miftahul Huda Kasembon Kabupaten Malang, Jumat (24/5/2024).


Dalam Kegiatan Ini dihadiri oleh Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza, S.H.,M.H., Bupati Kabupaten Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M.,Danramil Kasembon, Kapolsek Kasembon dan masyarakat sekitar Masjid Miftahul Huda Kasembon.


Kegiatan subuh keliling merupakan salah satu program Kapolres Batu setiap minggunya dimana tujuannya selain untuk meningkatkan iman dan takwa juga untuk memelihara ukhuwah islamiyah serta menjaga silaturrahmi antara Kepolisian dengan Masyarakat.


Lebih lanjut Wakapolres Batu memberikan himbauan kamtibmas mengajak peran serta masyarakat untuk selalu turut serta dalam memantau situasi kamtibmas apabila ada keluhan bisa disampaikan kepada pihak TNI-Polri terdekat khusunya Babinsa dan Babhinkamtibmas wilayah tersebut.

“Sholat Subuh Keliling bukan hanya mengenai ibadah, tapi juga mengenai bagaimana kita bisa bersatu dan berkolaborasi dalam menjaga kondusifitas di lingkungan kita,” ujar Wakapolres Batu.

Kegiatan ini membuktikan bahwa subuh keliling ini tidak hanya sebatas pendingin ruangan, melainkan juga tentang cara kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan keamanan. Dengan menggandeng Jemaah Miftahul Huda Kasembon Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi lebih berarti karena melibatkan unsur keagamaan dalam wujud nyata kebersamaan.


“Kita harus bijak dalam menerima informasi, terutama di era digital ini. Ajakan untuk tidak mudah percaya dengan berita hoaks bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk kestabilan sosial kita bersama,” Ungkap Wakapolres Batu.


Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza, S.H.,M.H., mewakili Kapolres Batu mengatakan bantuan sosial ini diberikan sebagai wujud bentuk kepedulian Polres Batu dan Forkopimda Kabupaten Malang kepada masyarakat yang membutuhkan.


“Kami setiap kegiatan subuh keliling juga menyalurkan beberapa bantuan sosial terkhusus kepada warga yang membutuhkan”, tutup Wakapolres.(*)

Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Apresiasi Polri Sukses Amankan WWF

Bali – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinisi Bali menilai Polri sukses mengamankan acara World Water Forum (WWF) ke-10. Terbukti hingga hari ini, Kamis (23/5/2024), WWF berjalan aman dan kondusif.

Ketua PHDI Bali I Nyoman Kenak, menilai kepercayaan Bali menyelenggarakan event internasional tak terlepas dari suksesnya pengamanan Polri. Hal ini juga ia rasakan saat Bali menjadi tuan rumah KTT G20 pada 2023 lalu.

“Ini tidak terlepas dari peran masyarakat Bali dan juga aparat penegak hukum Polri, pengamanannya luar biasa, sangat terstruktur dan masif sekali. Itu dilihat dari kemarin pelaksanaan G20,” ujar Nyoman, Kamis.

Selain peran Polri, kata Nyoman, pecalang ikut turut andil dalam suksesnya WWF. Menurutnya, sinergitas tersebut sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah WWF.

“Disamping peran Polri, juga peran pecalang, desa adat, hampir semua masyarakat Bali yang mendoakan dan ikut mensukseskan event internasional ini,” terangnya.

Lebih lanjut, WWF bagi Nyoman berdampak besar bagi Bali. Sepeti naiknya pariwisata hingga naiknya pererkonimian masyarakat.

Selain itu, kepercayaan Bali untuk kembali menjadi tuan rumah agenda internasional menjadi berkah tersendiri. Ini merupakan pelipur lara setelah sebelumnya Bali terkena dampak dari gelombang Covid-19.

“Saya mewakili masyarakat Bali merasa bangga, dan dampaknya luar biasa. Di samping pariwisata sudah mulai naik, perekonomian kita akan meningkat, income per kapita dari Bali dan masyarakat Bali pada khususnya,” ucapnya.

“Apalagi isi dari forum ini kan penyelamatan air, itu sesuai dengan ajaran kita bahwa air harus diselamatkan. Setitik air sangat berarti bagi kehidupan masyarakat Bali,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Nyoman mengucapkan terima kasihnya kepada Polri atas pengamanan ini. Ia mengatakan masyarakat Bali senantiasa mendukung kinerja Polri.

“Menyampaikan apresiasi yang luar biasa, terima kasih kepada aparat Polri yang sudah luar biasa dari sisi pengamanan yang sesuai jobdesc (pekerjaan) mereka masing-masing. Nggak boleh lalai intinya bahwa semangat ngayah (sukarela untuk kebaikan bersama) itu kembali ada dalam jiwa Polri,” pungkasnya.

Polres Malang Bareng JSKK dan PK3 Gelar Doa Bersama di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan

MALANG – Kepolisian Resor Malang (Polres Malang), Polda Jawa Timur, bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan menggelar doa bersama di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendoakan arwah para korban dalam peringatan 1,5 tahun tragedi tersebut.

Doa bersama ini dihadiri oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana beserta seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Malang.

Keluarga Korban Kanjuruhan yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Keadilan Korban Kanjuruhan (JSKK) dan Perkumpulan Kerukunan Keluarga Korban Kanjuruhan (PK3) juga turut hadir.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen Polres Malang untuk terus mendampingi dan mendukung keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Kami bersama Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan hadir di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, membaca Yasin, dan tahlilan untuk seluruh almarhum/almarhumah Tragedi Kanjuruhan,” ujar AKBP Putu Kholis Aryana, Rabu (22/5).

Kapolres Malang menambahkan bahwa Polres Malang terus membuka komunikasi dengan keluarga korban untuk menyampaikan perkembangan dan fasilitas yang mereka butuhkan ke depannya.

“Saya tidak pernah bosan untuk mengucapkan Kami Mohon Maaf, dan kami berkomitmen untuk terus membenahi dan akan membersamai bapak ibu semua,” imbuhnya.

AKBP Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa Polres Malang akan selalu mendukung keluarga korban, termasuk dalam permohonan bantuan pendidikan, tindakan medis, serta perbaikan rumah.

“Sampai kapanpun Polres Malang akan terus bersama Keluarga Korban Kanjuruhan, kami terus membuka diri dan mendukung program keluarga korban Kanjuruhan,” tandasnya.

Sementara itu, Vincensius Sari, salah satu keluarga korban yang hadir, menekankan pentingnya doa bersama ini untuk mengenyampingkan perbedaan di antara keluarga korban.

Melalui momen doa bersama ini ia tidak memikirkan dari kelompok mana, namun berharap seluruh pihak adalah satu keluarga.

“Meskipun ada perbedaan dalam bentuk perjuangan, saya kira wajar. Dalam bentuk doa, tetap bersatu dalam doa ini untuk 135 korban dan mudah-mudahan diterima di sisi Allah,” ungkapnya.

Doa bersama ini menjadi momen penting untuk mengenang dan mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan, sekaligus memperkuat ikatan antara pihak kepolisian dan keluarga korban.

Dengan penuh harap, acara ini menjadi salah satu langkah kecil menuju pemulihan dan keadilan bagi semua pihak yang terdampak. (*)

Polres Jember Gelar KRYD di Terminal dan Stasiun Imbangi Ops Puri Agung 2024 Pengamanan WWF di Bali

JEMBER – Dalam rangka mengimbangi Operasi Puri Agung 2024, yang bertujuan untuk pengamanan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, Polres Jember telah bersinergi dengan Kodim 0824, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Daerah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama bagi mereka yang bepergian menuju Bali menggunakan angkutan umum.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari Operasi Puri Agung 2024.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) serta kelancaran pelaksanaan kegiatan internasional World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 25 Mei 2024.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk melaksanakan KRYD di Terminal Tawang Alun dan stasiun-stasiun kereta api di Jember, ” ujar AKBP Bayu Pratama, Rabu (22/5).

Dalam KRYD ini meliputi pemeriksaan barang maupun orang yang bepergian menuju Bali dengan menggunakan angkutan umum.

“Pemeriksaan dilakukan secara humanis untuk memastikan bahwa semua penumpang dan barang bawaan mereka aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar AKBP Bayu Pratama Gubunagi.

Selain pemeriksaan di terminal dan stasiun, Polres Jember juga meningkatkan intensitas patroli oleh Polsek jajaran Polres Jember.

Patroli juga dilakukan dengan fokus pada terminal, stasiun, dan akses jalur menuju Bali.

Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bepergian serta untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu pelaksanaan WWF ke-10 di Bali.

“Kami ingin memastikan bahwa semua perjalanan menuju Bali berjalan dengan aman dan lancar, oleh karena itu kami meningkatkan frekuensi patroli dan melakukan pemeriksaan yang ketat namun tetap humanis,” terang Kapolres Jember.

Kami berkomitmen untuk mendukung suksesnya World Water Forum di Bali dengan menjaga situasi kamtibmas di wilayah kami,” jelas Kapolres Jember.

Kegiatan inipun mendapat respon positif dari masyarakat.

Banyak penumpang yang merasa lebih aman dengan adanya pemeriksaan dan patroli yang intensif.

Mereka menyadari pentingnya langkah-langkah ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan selama perjalanan dan pelaksanaan acara Internasional di Indonesia.

Kolaborasi antara Polres Jember, Kodim 0824, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Daerah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tidak hanya di Jember tetapi juga mendukung kegiatan internasional yang penting seperti WWF ke-10 di Bali.

Dengan sinergi yang baik antara semua pihak, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Melalui KRYD dan peningkatan patroli ini, Polres Jember menunjukkan kesiapan dan dedikasi dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. (*)

Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Tipu Gelap Cokat Roka, 3 Residivis Diamankan

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jatim berhasil menangkap tiga pelaku dalam kasus penipuan dan penggelapan setelah adanya laporan.

Tempat kejadian perkara berada Jl. Raya Ngawi-Solo tepatnya di area parkir Monumen Suryo masuk Dsn./Ds Planglor Kec. Kedunggalar Kab. Ngawi, yang terjadi pada Rabu (13/3/2024) sekira pukul 11.00 WIB bulan yang lalu.

Berdasarkan informasi dan keterangan korban juga para saksi, salah satunya adalah Tomy Setyawan (27) warga Gresik, Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi segera bertindak.

Setelah melakukan penyelidikan, para pelaku yang residivis berbagai kasus tersebut akhirnya berhasil diamankan Polisi.

Mereka adalah S bin S (41) warga Ngawi residivis pencurian gabah, NH als K bin W (36) warga Kec Imogiri Kab. Bantul-DIY, residivis pencurian sepeda motor, sedang HSH als J bin SR (38) warga Kec. Masaran Kab. Sragen adalah residivis kasus narkoba.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K kepada media, Rabu (22/5).

“Ya, benar, para pelaku tipu gelap coklat roka adalah residivis, yang mana sebelumnya mereka pernah dihukum atas kasus yang berbeda,” tutur Argo sapaan akrab Kapolres Ngawi, pada Rabu (22/5/2024)

Awalnya pelapor pada 8/4/2024 mendapatkan order pengangkutan barang berupa coklat dari PT. Interfood dengan tujuan Jakarta ke Gresik, dengan menggunakan 3 angkutan pengangkut.

Dua kendaraan yang mengangkut coklat roka berjalan sesuai rencana (diangkut tanggal 11 Maret 2024 dan sampai tujuan tanggal 13 Maret 2024), sedangkan satu angkutan ada hambatan.

Karena tidak ada kabar, maka pelapor mencari tahu keberadaan sopir, yang ternyata angkutan tersebut diturunkan di wilayah Kab. Ngawi tanpa seijin pelapor.

Atas kejadian tersebut, pelapor merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ngawi

Adapun modus operandinya, pelaku awalnya mendapatkan telepon dari seseorang yang memberitahu akan ada kiriman barang berupa coklat roka.

Ketiga pelaku saling berkomunikasi, kemudian mencari tempat parkir kendaraan truk.

Setelah menemukan titik berhenti truk, para pelaku menurunkan dan memindahkan barang menggunakan kendaraan L300 dan truk, kemudian barang berupa coklat roka tersebut disimpan di rumah, sambil menunggu apabila ada pembeli.

“Para pelaku melakukan penipuan dan penggelapan barang, agar bisa dijual kembali dan mendapatkan uang untuk bersenang-senang dan kebutuhan sehari-hari,” terang Kapolres Ngawi.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 lembar fotokopi faktur barang dan jumlah harga, 1 lembar fotokopi surat jalan, 4 lembar foto penurunan barang coklat roka dari truck fuso ke mobil pick up Mitsubishi L 300, 167 karton coklat roka, buku tabungan bank BRI dan kartu ATM atas nama salah satu pelaku, yakni S bin S.

Atas perbuatannya maka para tersangka diterapkan pada pasal 378 KUHPidana jo pasal 372 KUPidana jo pasal 55 KUHPidana, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 4 (empat) tahun. ()

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu