BATU, MALANG – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk bidang pertanian yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional.
Komitmen tersebut tampak dalam kegiatan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Bendosari, Aipda Ainul Heri, saat melaksanakan sambang bersama petani yang sedang beraktifitas di lahan pertanian Dusun Dadapan Kulon, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (31/05/2026).
Di tengah hamparan lahan pertanian dan aktifitas warga yang tengah merawat tanaman, Aipda Ainul Heri hadir untuk membangun komunikasi secara langsung dengan para petani.
Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri sekaligus sarana mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat desa binaan.
Dalam suasana penuh keakraban, dialog hangat terjalin antara Bhabinkamtibmas dan para petani.
Berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan menjadi perhatian bersama, mulai dari kondisi pertanian, kendala selama proses budidaya, hingga berbagai harapan masyarakat terhadap keberlangsungan sektor pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.
Kegiatan menampung aspirasi dan permasalahan petani tersebut menjadi langkah penting dalam membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
Dengan hadir langsung di lahan pertanian, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal sehingga membuka ruang untuk mencari solusi bersama sesuai kebutuhan masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga mendengar dan memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Petani memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga komunikasi dan kebersamaan seperti ini sangat penting agar berbagai permasalahan di lapangan dapat kita pahami dan carikan solusi bersama,” ungkap Aipda Ainul Heri.
Menurutnya, ladang pertanian bukan sekadar tempat bercocok tanam dan menghasilkan panen, tetapi juga ruang tumbuhnya harapan, kerja keras, dan ketahanan masyarakat desa.
Oleh karena itu, keberadaan petani perlu mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian yang bertugas di wilayah.
Pendekatan yang dilakukan melalui kegiatan sambang seperti ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan pedesaan.
Dengan komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis, potensi permasalahan sosial dapat diminimalkan sekaligus memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.(*)


