KOTA BATU – Kepedulian terhadap keamanan dan keberlangsungan sektor pertanian terus ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir, Polsek Batu.
Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang rutin dilaksanakan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir Aiptu Gatot Jarwanto hadir langsung di tengah para petani untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan himbauan terkait keamanan lingkungan pertanian.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan jagung manis milik Bapak Tri Agus yang berlokasi di Jl. Terusan Wilis No. 03 Rt 06 Rw 08, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jum’at (05/06/2026).
Lahan pertanian seluas kurang lebih 1.400 meter persegi tersebut saat ini ditanami jagung manis yang telah memasuki usia tanam sekitar dua bulan dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.
Dalam suasana penuh keakraban, Aiptu Gatot Jarwanto berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai kondisi pertanian yang ada di wilayah tersebut.
Selain memantau perkembangan tanaman jagung, dirinya juga menyerap berbagai informasi dan keluhan yang dirasakan para petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah adanya aktifitas bermain layang-layang di sekitar area pertanian yang dinilai cukup mengganggu.
Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, masih banyak anak-anak maupun warga yang bermain layang-layang di sekitar lahan pertanian.
Ketika layangan putus, tidak jarang mereka berlari masuk ke area tanaman untuk mengejar layangan yang jatuh tanpa memperhatikan tanaman yang sedang tumbuh.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian bagi para petani, terutama pada tanaman sayuran maupun jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan dan menjelang panen.
Tanaman yang terinjak atau rusak akibat aktifitas tersebut berpotensi mengurangi hasil panen dan berdampak pada pendapatan petani.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga area pertanian yang menjadi sumber penghidupan para petani. Bermain layang-layang merupakan aktifitas yang positif, namun hendaknya dilakukan di lokasi yang aman dan tidak berdekatan dengan lahan pertanian agar tidak merusak tanaman serta merugikan petani,” ujar Aiptu Gatot.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga menjaga fasilitas dan aset masyarakat, termasuk lahan pertanian yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.
Aiptu Gatot juga mengingatkan agar masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan lahan pertanian di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Dengan meningkatnya kesadaran bersama, berbagai potensi gangguan yang dapat merugikan petani diharapkan dapat diminimalisir.
“Ketahanan pangan dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut menjaga dan mendukung para petani. Hal-hal kecil yang berpotensi merusak tanaman harus menjadi perhatian bersama agar hasil panen dapat maksimal dan kesejahteraan petani tetap terjaga,” tambahnya.
Kegiatan sambang yang dilakukan oleh Aiptu Gatot Jarwanto merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui komunikasi yang baik antara petani dan aparat kepolisian, diharapkan berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan pertanian dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di Kota Batu.(*)


