Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat

Kaltim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan asrama polisi (aspol) Tunggal Panaluan Presisi dan sarana prasaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Peresmian tersebut di antaranya meliputi, asrama polisi, rumah sakit Bhayangkara tingkat IV, rumah susun Sepaku Polres Penajam Paser Utara dan gedung kantor serta fasum di KM 13 Karang Joan Balikpapan.

“Pertama tentunya saya hari ini sangat senang mendapatkan kesempatan untuk meresmikan kegiatan, meresmikan beberapa fasilitas. Yang pertama adalah fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang tadi dilaporkan nanti akan ditempati oleh perwira, kemudian bintara, dan juga ada anggota yang masih
bujang,” kata Sigit, Senin (18/5/2026).

Sigit menyatakan dengan pembangunan aspol Tunggal Panaluan Presisi, diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Dan ini tentunya harapan kita, ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga menekankan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana Polda Kaltim bisa semakin menguatkan pelayanan serta tugas pokok dari jajaran kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dimana fasilitas satker yang dibangun ini berada
kurang lebih 30 menit ya dari IKN. Sehingga harapan kita, selain bisa melayani masyarakat di sekitar, di sisi lain juga apabila ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN, ini pun bisa terjangkau. Saya tentunya berterima kasih juga kepada Pak Gubernur yang sudah mendukung dengan dana hibahnya, sehingga kemudian kerja sama antara kami dan didukung oleh pembangunan yang didukung oleh dana hibah ini bisa terbangun fasilitas kepolisian,” ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk terus semangat dalam memberikan pelayanan operasional kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi sinergisitas dan kolaborasi seluruh Forkopimda.

“Dan tentunya kita juga yakin bahwa dengan kondisi stabilitas keamanan yang terus terjaga, maka harapan kita program-program yang terkait
dengan pembangunan baik oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten, di tingkat provinsi, maupun pusat yang dilaksanakan di sini juga akan berjalan dengan aman, lancar, dan baik,” papar Sigit.

Dengan adanya pembangunan aspol dan sarpras ini, Sigit menegaskan agar semua personel bisa semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

“Sekali lagi terima kasih dan saya minta untuk seluruh anggota terus tingkatkan motivasi, tingkatkan semangat rekan-rekan dalam bekerja memberikan pengabdian
yang terbaik untuk masyarakat,” tutup Sigit.

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Tuban – Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditunjukkan saat Presiden melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Usai mendampingi Kepala Negara dalam kegiatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa agenda di Tuban merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Menurutnya, pemerintah kini tidak hanya fokus mempertahankan capaian swasembada beras, tetapi juga memperkuat produksi jagung dan komoditas pangan strategis lainnya.

“Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat, pangan kita mandiri setelah kita berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu atas kerja keras Pak Mentan beserta dengan seluruh jajaran. Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya,” ujar Menteri Pras.

Lebih lanjut, Menteri Pras juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani Indonesia atas kontribusi mereka dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menteri Pras menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan para petani di seluruh daerah.

“Tentunya kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan,” imbuh Menteri Pras.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pras turut mengungkapkan capaian strategis lain di sektor pangan nasional, yakni meningkatnya cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pencapaian bersejarah yang menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ungkap Menteri Pras.

Senada dengan Menteri Pras, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah juga terus memperkuat dukungan sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani. Menurut Menteri Amran, stok pupuk nasional saat ini dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan Indonesia telah mulai melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali. Ini kehebatan Bapak Presiden Republik Indonesia gagasan besar beliau kita laksanakan dengan baik,” ujar Menteri Amran.

Selain keberhasilan swasembada beras, Menteri Amran menyebut Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan. Menteri Amran menambahkan bahwa harga pupuk dalam negeri pun mengalami penurunan hingga 20 persen, yang diharapkan semakin membantu produktivitas petani nasional.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Berikutnya industri seperti disampaikan tadi Pak Mensesneg,” pungkas Menteri Amran.

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Tuban – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah situasi krisis global. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyebut inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang merupakan terobosan besar. Menurut Presiden, lahirnya inovasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.

“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” lanjutnya.

Selain inovasi briket arang dari tongkol jagung, Presiden juga menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa produk-produk inovasi ini nantinya dapat didistribusikan secara luas kepada masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya.

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Tuban – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden menyebut bahwa tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujar Presiden.

Oleh karenanya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja menjaga sektor pangan nasional. Dari kedekatan emosional yang terbentuk saat bergabung dalam organisasi tani, Kepala Negara memahami langsung peran strategis petani dalam kehidupan bangsa.

“Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani, para nelayan. Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut membagikan pengalamannya semasa menjadi komandan pasukan tempur. Dari pengalaman tersebut, Presiden menilai pangan bukan hanya persoalan ekonomi, melainkan juga menyangkut pertahanan negara.

“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengenang bagaimana para petani di desa-desa menjadi penopang perjuangan bangsa pada masa perang kemerdekaan. Menurut Presiden, dukungan masyarakat melalui bahan makanan sederhana menjadi kekuatan utama bagi tentara dan aparat negara saat itu.

“Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah. Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih,” kenang Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi seluruh elemen bangsa. Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung penguatan pada sektor pangan.

“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini. Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” kata Presiden.

Patroli Humanis Bhabinkamtibmas Polsek Bumiaji, Wujud Nyata Cegah Kejahatan dan Jaga Keamanan ATM BNI

Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bumiaji melaksanakan patroli dialogis di area ATM Bank BNI yang berada di wilayah hukum Polsek Bumiaji. Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas, khususnya aksi pembobolan ATM dan kejahatan perbankan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Patroli dilaksanakan dengan menyasar titik-titik rawan yang berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi sekitar mesin ATM, memastikan tidak terdapat alat mencurigakan yang dipasang oleh oknum pelaku kejahatan, serta memantau aktivitas masyarakat yang sedang melakukan transaksi perbankan.

Selain melakukan pengawasan, anggota Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga dan petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan saat kondisi lokasi sepi. Petugas mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati ketika melakukan transaksi di ATM, tidak mudah percaya kepada orang asing, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi perbankan.

Kapolsek Bumiaji menyampaikan bahwa patroli rutin yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan.

“Patroli ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas, khususnya pembobolan ATM. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas perbankan,” ujarnya.

Dengan adanya patroli rutin dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh personel Polsek Bumiaji, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kota Batu tetap terjaga dengan baik. Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera menghubungi layanan Kepolisian apabila membutuhkan bantuan ataupun menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di sekitar ATM Bank BNI terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai

Tuban – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, disambut antusias oleh para petani dan kelompok tani setempat. Kehadiran Presiden dinilai membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani, termasuk petani hutan di wilayah Tuban.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur, Tasmuri, mengaku senang atas kunjungan Presiden Prabowo ke wilayahnya yang menurutnya menjadi momen bersejarah bagi masyarakat tani setempat. “Kalau Pak Presiden Prabowo ke sini, saya melihatnya sangat-sangat senang. Karena tidak pernah dikunjungi Pak Presiden di wilayah kami, baru ini, saya sangat semangat dan senang,” ujar Tasmuri.

Tasmuri menilai kebijakan pemerintah saat ini mulai dirasakan petani, terutama terkait kemudahan memperoleh pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. “Kalau sekarang banyak perubahan. Kalau dulu, masalah pupuk, tetap pupuk yang diandalkan petani. Yang dulu sangat sulit, ngantri-ngantri. Ada perubahan, (oleh) Pak Prabowo harganya diturunkan. Yang dulu lebih mahal, sekarang turun dan pelayanannya sangat sederhana, ya, mudah dicari,” tuturnya.

Poktan Ngudi Makmur sendiri mengelola lahan seluas 631,7 hektare dengan sekitar 750 petani penggarap. Meski kondisi pupuk dinilai makin membaik, Tasmuri berharap pemerintah dapat membantu kebutuhan pengeboran air untuk irigasi karena wilayah pertanian mereka masih sangat bergantung pada hujan.

“Karena di sini, wilayah saya ini kan kalau kadang tidak ada hujan, sudah gagal yang panen kedua. Itu petani rugi sangat besar, karena jagungnya tidak bisa jadi,” ungkapnya.

Selain persoalan irigasi, Tasmuri juga mengapresiasi membaiknya harga jual jagung yang kini mencapai lebih dari Rp6.000 per kilogram dan dinilai mampu membantu petani menutup biaya produksi.

“Kalau jual hasil tani, alhamdulillah sudah baik. Dulu harga jagung hanya Rp3.800-Rp4.000. Tapi sekarang sampai 6 (ribu) lebih. Sekarang sampai 6 (ribu) lebih, Rp6.200 per kilo. Berarti petani sangat gembira, karena biayanya banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Lestari, Sudarlim, berharap kehadiran Presiden dapat membawa perhatian lebih bagi petani hutan. “Kami petani hutan itu 90 persen di Tuban itu menanam jagung, harapannya ke depannya bisa mendapat perhatian yang lebih atau paling tidak sama dengan petani yang ada di luar kawasan hutan,” ujar Sudarlim.

Sudarlim juga menilai kondisi pupuk mulai membaik. Di sisi lain, ia berharap pemerintah memberikan dukungan fasilitas pascapanen seperti alat pengering agar petani dapat memenuhi standar Bulog dan memperoleh harga jual maksimal.

“Yang kita harapkan ada fasilitas untuk proses pengolahannya pascapanen, sehingga kita bisa mengakses Bulog dan mendapatkan harga maksimal,” tuturnya.

Sudarlim juga optimistis program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani.

“Dengan kehadiran Pak Presiden, saya optimis kesejahteraan petani, bukan hanya petani hutan, tapi program swasembada pangan yang dicanangkan beliau akan sukses,” tuturnya.

Selain fasilitas pascapanen, Sudarlim berharap pemerintah dapat membantu pembangunan irigasi atau sumur dalam agar petani dapat meningkatkan frekuensi tanam dan mengurangi risiko gagal panen. Menutup keterangannya, Sudarlim menyampaikan doa bagi kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Saya doakan sukses selalu Pak Prabowo dalam memimpin negara kita tercinta Indonesia, sebagai anugerah terbesar dari Yang Maha Esa, dengan adanya zamrud katulistiwa yang ada di negara kita. Itu anugerah terbesar Pak,” tandasnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Bumiaji Intensifkan Patroli SPBU Pandanrejo, Wujud Nyata Ciptakan Rasa Aman Masyarakat

Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bumiaji melaksanakan patroli dialogis di kawasan SPBU Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta berbagai bentuk kerawanan kamtibmas lainnya.

Patroli yang dilaksanakan secara humanis dan rutin ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para karyawan SPBU dan warga yang sedang melakukan aktivitas pengisian bahan bakar. Dalam kesempatan tersebut, anggota Bhabinkamtibmas juga menyampaikan himbauan serta pesan-pesan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

Petugas mengingatkan kepada karyawan SPBU untuk selalu memperhatikan situasi sekitar, memastikan sistem keamanan berfungsi dengan baik, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, patroli dialogis ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat guna menciptakan sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa nyaman sekaligus mencegah niat pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Kegiatan patroli berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Situasi di area SPBU Pandanrejo terpantau dalam keadaan aman terkendali, serta mendapat respon positif dari para karyawan dan masyarakat sekitar yang merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat kepolisian.

Melalui kegiatan preventif seperti ini, Polsek Bumiaji terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Kota Batu.

Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026

Tuban — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekosistem pangan nasional menuju Indonesia Emas.

Pada momentum kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Polri mendukung agenda peresmian operasional 166 SPPG di 24 Polda jajaran yang dilaksanakan secara serentak dan terhubung secara daring dari masing-masing wilayah.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional, dan 468 SPPG masih dalam proses pembangunan, termasuk 33 SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta masyarakat dan menyerap 68.000 tenaga kerja,” ujar Kapolri saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II di Tuban.

Kapolri menegaskan, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG pada tahun 2026 guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi dan menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, namun juga membangun ekosistem pangan berkelanjutan melalui keterlibatan petani, peternak, UMKM, koperasi lokal, hingga penguatan rantai pasok pangan nasional.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelas Irjen Pol. Nurworo Danang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas layanan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari produksi hingga distribusi. Setiap fasilitas didukung sertifikat penjamah makanan, sertifikat laik higiene sanitasi, sertifikasi halal, sertifikat uji laboratorium air, serta pemeriksaan food safety oleh tenaga kesehatan Dokkes Polri guna memastikan makanan yang didistribusikan aman, higienis, layak konsumsi, dan bebas kontaminasi zat berbahaya.

Polri juga menghadirkan inovasi operasional melalui penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bahan bakar utama yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan memasak skala besar.

Selain memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, Polri bergerak dari hulu hingga hilir dalam membangun ketahanan pangan nasional. Sebanyak 714 kelompok tani jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total penyaluran mencapai Rp30,3 miliar guna mendukung pengolahan lahan hingga pembelian pupuk.

Untuk menjaga stabilitas pasokan hasil panen, Polri bersama mitra terkait juga memperkuat infrastruktur logistik pangan. Saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada tahun 2026 akan ditambah 10 gudang baru, sehingga total mencapai 28 gudang. Gudang-gudang tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas 1.000 ton per unit, ditambah satu gudang utama berkapasitas 10.000 ton yang ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Agenda Presiden RI di Tuban juga dirangkaikan dengan Panen Raya Jagung Kuartal II dan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

Mengutip arahan Presiden RI, Kapolri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.

“Sebagaimana amanat Bapak Presiden, menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tutur Kapolri.

Seluruh langkah strategis tersebut menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI, sekaligus menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi, penguatan ketahanan pangan, dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas

Bhabinkamtibmas Bumiaji Hadir Menjaga Harmoni Wisata, Patroli Dialogis Ciptakan Rasa Aman di Taman Dolan

Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Batu, anggota Bhabinkamtibmas Desa Bumiaji terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan wisata Taman Dolan, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dengan fokus pemantauan situasi kamtibmas serta antisipasi keberadaan tamu tak dikenal yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Patroli dialogis dilakukan secara humanis dengan menyambangi pengelola wisata, petugas keamanan, serta para pengunjung yang berada di area wisata. Dalam kesempatan tersebut, anggota Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kamtibmas agar seluruh pihak selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas orang asing atau tamu tak dikenal yang keluar masuk kawasan wisata, terutama pada jam-jam rawan dan saat kunjungan wisatawan meningkat.

Selain itu, petugas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana aman dan kondusif dengan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan kepada pihak Kepolisian. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat ini mendapat sambutan positif dari pengelola maupun pengunjung karena dinilai mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan wisata Kota Batu. Dengan pendekatan preventif dan komunikasi aktif kepada masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan wisata Taman Dolan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa Kapolda di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri melantik Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri. Selain itu juga dilakukan pelantikan Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Maluku Utara.

Sementara itu, sertijab juga dilaksanakan terhadap Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. sebagai Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., kemudian Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. sebagai Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktabera, S.I.K., M.H. sebagai Kayanma Polri menggantikan Brigjen Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan.

“Mutasi jabatan pada institusi polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta Minggu (17/05/2026).

Johnny menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.

“Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tutupnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu