Menjaga Tumbuh Jagung, Menjaga Harapan Negeri : Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan dari Lahan Petani

Menjaga Tumbuh Jagung, Menjaga Harapan Negeri : Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan dari Lahan Petani

BATU, MALANG – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kehadiran langsung aparat kepolisian di tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Purworejo, Aipda Siswo, yang melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam kunjungannya, Aipda Siswo meninjau lahan jagung manis milik warga seluas kurang lebih 600 meter persegi yang saat ini masih berada pada tahap perawatan.

Kondisi tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan menjadi perhatian bersama, mengingat keberhasilan masa perawatan akan sangat menentukan kualitas dan hasil panen di masa mendatang.

Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai tumbuh subur, Aipda Siswo berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses perawatan.

Mulai dari kebutuhan pemupukan, pengairan, hingga tantangan cuaca menjadi bagian dari pembahasan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan sambang ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk monitoring dan silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat para petani agar tetap optimis dalam mengelola lahan pertaniannya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para petani, merasa didampingi dan diperhatikan. Pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga perlu dukungan dan semangat bersama agar hasilnya tetap optimal,” ujar Aipda Siswo.

Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk aparat keamanan yang hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung aktivitas produktif masyarakat.

Selain memperkuat komunikasi, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan desa.

Dengan terjalinnya kedekatan dan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan diselesaikan secara bersama-sama.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga, termasuk di sektor pertanian,” tambah Aipda Siswo.

Melalui kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Dari lahan-lahan pertanian desa seperti di Purworejo, harapan untuk mewujudkan pangan yang kuat dan berkelanjutan terus tumbuh bersama semangat gotong royong dan kepedulian.(*)

Dari Ladang untuk Negeri, Bhabinkamtibmas Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan

Dari Ladang untuk Negeri, Bhabinkamtibmas Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giripurno, Aipda Syaifuloh, yang melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis dan jagung pipil di Dusun Sumbersari, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di tengah aktifitas petani yang tengah mengelola hasil panen jagung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi sarana menjaga komunikasi dan situasi kamtibmas, namun juga menunjukkan dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Syaifuloh berdialog dengan petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi, kondisi pertanian, hingga tantangan yang dihadapi dalam proses budidaya maupun pascapanen jagung.

Dialog terbuka tersebut menjadi wadah penting untuk membangun kedekatan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tidak berhenti pada komunikasi dan pemberian motivasi, Aipda Syaifuloh juga turut membantu proses penjemuran jagung.

Kegiatan sederhana namun penuh makna itu menjadi simbol kepedulian serta semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat desa.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap aktifitas warga, termasuk petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Aipda Syaifuloh.

Kegiatan sambang ini sekaligus menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Menurut Aipda Syaifuloh, sektor pertanian memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan warga.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik dan kebersamaan seperti ini, kami berharap para petani semakin semangat dalam mengelola pertanian sehingga hasilnya dapat mendukung kesejahteraan keluarga maupun kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan sambang juga memiliki nilai strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedekatan yang terjalin antara Bhabinkamtibmas dan warga diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui langkah-langkah humanis yang dilakukan secara konsisten, Polri terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di Dusun Sumbersari menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi nyata yang mendukung kehidupan sosial dan ekonomi warga.

Sinergi yang terbangun antara Polri dan petani diharapkan terus tumbuh, sehingga semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan dapat menjadi kekuatan bersama demi mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.(*)

Sinergi TNI–Polri Sambangi Petani, Perkuat Kamtibmas dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sinergi TNI–Polri Sambangi Petani, Perkuat Kamtibmas dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

KOTA BATU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui sektor pertanian semata, namun juga melalui sinergi dan pendampingan langsung kepada masyarakat.

Hal inilah yang tampak dalam kegiatan sambang dialogis yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Torongrejo Aipda Dul Didit bersama Babinsa Desa Torongrejo kepada para petani di Dusun Krajan, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga keberlangsungan sektor pangan.

Dalam sambang tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa berinteraksi langsung dengan para petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi, kendala, serta harapan yang mereka hadapi dalam mengelola lahan pertanian.

Mulai dari kondisi tanaman, tantangan cuaca, hingga kebutuhan pendampingan dan keamanan lingkungan menjadi bagian dari dialog yang dibangun secara terbuka.

Kehadiran aparat di tengah aktifitas pertanian tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para petani agar tetap bersemangat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Melalui komunikasi dan kedekatan yang terjalin, kami ingin memastikan para petani merasa diperhatikan dan didukung. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat,” ungkap Bhabinkamtibmas Desa Torongrejo.

Dialog yang berlangsung di area pertanian Dusun Krajan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergitas TNI–Polri dengan masyarakat desa.

Dengan pendekatan humanis dan komunikasi yang terbuka, aparat berharap berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan sambang dialogis ini sekaligus menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pedesaan.

Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas pertanian serta meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Karena itu, kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan semangat dan membangun kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui kegiatan sambang dialogis yang rutin dilaksanakan, diharapkan terbangun hubungan yang semakin harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Sinergi yang kuat antara TNI–Polri dan para petani menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta mendukung terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional secara berkelanjutan.(*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Penipuan QRIS Palsu Tersangka Asal Kaltim Diamankan

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Penipuan QRIS Palsu Tersangka Asal Kaltim Diamankan

SURABAYA – Respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Kenjeran akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku penipuan QRIS palsu.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Kamis (28/5/26).

“Tersangka berinisial AY (25) tercatat warga Kutai Kalimantan Timur yang tinggal di Surabaya,” ujar Iptu Suroto.

Menurut Iptu Suroto, terungkapnya kasus ini setelah Polsek Kenjeran menerima laporan dari seorang korban pemilik toko di Bulak Banteng Wetan, Surabaya.

Perkembangan teknologi bisa berdampak positif, namun juga bisa dijadikan alat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan tersangka AY, 25, warga Kutai, Kalimantan Timur.

“Tersangka AY menipu karyawan toko dengan menggunakan bukti QRIS yang sudah diedit menggunakan aplikasi AI bernama Dola saat transaksi tarik tunai di toko,” kata Iptu Suroto.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali dengan total kerugian yang diderita korban selaku karyawan toko sebesar Rp. 3,390 juta.

Awalnya, tersangka datang pada 11 Februari 2026, berbekal bukti pembayaran QRIS yang sudah diedit tersebut ia berhasil menggondol uang Rp 370 ribu.

Aksi pertamanya berhasil, ia kembali mempersiapkan bukti pembayaran QRIS palsu dan mengganti tanggal transaksi hingga nominal dan melakukan tarik tunai di toko yang sama pada Mei 2026 lalu.

Tersangka melakukan penarikan uang dua kali pada 22 Mei dengan nominal Rp 550 ribu dan Rp 600 ribu. Terakhir kali ini aksinya sudah ditunggu pemilik toko yang kemudian dilaporkan Polisi.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Iptu Suroto.

Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan tersangka melakukan di toko lain.

“Pengakuanya Lima kali di toko yang sama, namun kami masih kembangkan kemungkinan TKP lain,”pungkas Iptu Suroto. (*)

Libur Panjang Iduladha Polres Probolinggo Maksimalkan Pengamanan di Kawasan Wisata

Libur Panjang Iduladha Polres Probolinggo Maksimalkan Pengamanan di Kawasan Wisata

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur panjang hari raya Iduladha 1447 H/2026.

“Pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur di sejumlah lokasi wisata Kabupaten Probolinggo,” ujar AKBP Latif, Kamis (28/5/26).

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi peraturan yang ada.

“Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” kata AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo Petugas juga mengingatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 bebas pulsa yang aktif selama 24 jam.

“Kami akan segera tindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegasnya.

Adapun lokasi wisata yang menjadi atensi pengamanan diantaranya wisata Pantai Bentar, Pantai Bohai, Gunung Bromo dan sejumlah lokasi lainnya. (*)

Polres Batu Rampungkan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

Polres Batu Rampungkan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

KOTA BATU – Kepolisian Resor (Polres) Batu Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji merampungkan program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.

Diketahui jembatan sebelumnya mengalami kerusakan dan tampak rapuh karena faktor usia sehingga dikeluhkan warga karena takut bila sewaktu waktu roboh ketika digunakan.

Selain itu, cat jembatan telah usang, sehingga diperlukan renovasi menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, Polres Batu Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Tulungrejo dan warga setempat bergotong-royong merenovasi jembatan tersebut.

Kini jembatan telah berdiri lebih kokoh, aman dan nyaman digunakan.

Kapolres Batu , AKBP Dr Aris Purwanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Batu bersama pemerintah terhadap kebutuhan akses infrastruktur dan transportasi masyarakat.

“Alhamdulillah, renovasi jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah,” kata AKBP Aris, Jumat (29/5/2026).

Ia mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi dengan panjang 15 meter dan lebar 2 meter yang menjadi jalur penghubung strategis warga Dusun Gerdu Desa Tulungrejo Bumiaji telah diresmikan sejak Sabtu (23/5/26) pekan lalu

“Kami berharap mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil bumi menjadi lebih mudah. Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga penghubung ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar AKBP Aris.

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo Suliono  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Batu atas bantuan renovasi jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Batu yang telah bergotong-royong bersama masyarakat sehingga jembatan yang sebelumnya rusak kini kembali baik dan layak digunakan,” kata Suliono.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Polri tersebut, diharapkan konektivitas antar-wilayah semakin lancar, perekonomian masyarakat meningkat, serta mempererat sinergisitas Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)

Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi

Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi

TUBAN – Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak sapi yang meresahkan warga.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan Tiga orang tersangka, yakni ED (46), SE (38) dan NG (25), ketiganya warga Kabupaten Probolinggo.

Sementara empat diduga pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Aksi pencurian diketahui terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, tanggal 28 dan 29 April 2026, di tiga lokasi kandang sapi berbeda.

Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dalam menjalankan aksinya para pelaku menyasar kandang sapi yang sepi dan jauh dari pemukiman.

“Kasus terungkap setelah tersangka beraksi di wilayah Kecamatan Merakurak dan di wilayah Kecamatan Jenu,” ungkap AKBP Alaiddin.

Dalam aksinya tersebut, para pelaku berhasil mencuri tujuh ekor sapi yakni tiga ekor sapi milik korban MTR di Desa Temandang Kecamatan Merakurak, dua ekor sapi milik korban KS di Desa Beji Kecamatan Jenu, serta dua ekor sapi milik korban AS.

Menurutnya, sebagian besar kandang sapi milik warga berada di lokasi yang minim pengawasan dan jarang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV sehingga menyulitkan proses penyelidikan.

Meski menghadapi berbagai kendala, pihak kepolisian menegaskan tetap berkomitmen membantu masyarakat dalam mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang meresahkan warga.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, diketahui bahwa para pelaku membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk melakukan pemetaan lokasi sebelum beraksi,” tambah AKBP Alaiddin.

Para tersangka terlebih dahulu melakukan survei terhadap kandang-kandang sapi yang dinilai sepi, minim penerangan, jauh dari permukiman warga, dan mudah dijadikan target pencurian.

Polisi juga mengungkap bahwa ED otak pelaku dalam aksi tersebut merupakan seorang residivis spesialis pencurian hewan ternak yang telah beberapa kali keluar masuk penjara dalam kasus serupa.

“Dari pengakuannya sudah empat kali melakukan aksinya di wilayah Probolinggo dan satu kali di Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

Kurang Dari 24 jam, Polsek Gresik Ungkap Curanmor Amankan Dua Tersangka

Kurang Dari 24 jam, Polsek Gresik Ungkap Curanmor Amankan Dua Tersangka

GRESIK – Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Unit Reskrim Polsek Gresik Kota berhasil menangkap Dua orang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dua tersangka yang kini diamankan masing-masing berinisial AEN (24) dan AS (17) keduanya warga Kebomas, Gresik.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AS diketahui merupakan residivis kasus serupa.

Keduanya berhasil ditangkap usai Polisi menelusuri jejak melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi tersangka melakukan pencurian.

Kapolsek Gresik Kota Iptu M. Kevin Ramadhan menjelaskan, aksi pencurian tersebut menimpa seorang karyawan yang tinggal di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.

“Kendaraan saat itu diparkir dalam posisi setir tidak terkunci. Istri korban kemudian masuk ke dalam rumah,” ujar AKP Kevin, Kamis (28/5/26).

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang hendak menggunakan sepeda motor tersebut mendapati kendaraannya telah hilang.

Menyadari menjadi korban segera melapor ke Polsek Gresik Kota dan saat itu juga Polisi melakukan penyelidikan.

“Alhamdulillah, hasil penyelidikan mengarah kepada Dua tersangka dan berhasil kami amankan tidak lebih dari 24 jam setelah kami terima laporan,” terang AKP Kevin.

Tersangka ditangkap di kawasan Jalan Panglima Sudirman Gresik saat mengendarai motor hasil curian.

Dalam upaya mengelabui petugas, pelaku diketahui sempat mengubah warna bodi motor yang semula biru menjadi hitam.

Namun, upaya tersebut gagal setelah Polisi mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang identik dengan milik korban.

Kini kedua tersangka diamankan di rumah tahanan Mapolsek Gresik Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Gresik Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci stang saat diparkir, dan sangat disarankan menambahkan kunci ganda sebagai pengaman tambahan,” pungkas Iptu Kevin.

Masyarakat juga bisa melaporkan tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Cak Rama WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Kepolisian 110 bebas pulsa.(*)

Libur Panjang, Polres Blitar Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata

Libur Panjang, Polres Blitar Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata

BLITAR – Polres Blitar Polda Jatim intensif melakukan patroli saat libur panjang Hari Raya Iduladha sebagai upaya meningkatkan keamanan terlebih di area wisata.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K, melalui Kapolsek Lobar AKP Suhariyanto menyampaikan, patroli dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati liburan.

“Polres Blitar dan Polsek yang ada dijajaran terus meningkatkan kehadiran personel di sejumlah objek wisata,” ungkapnya di lokasi Wisata Kampung Coklat, Kamis (28/5/2026).

Ia menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Selain patroli, anggota juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati serta menjaga barang bawaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan dalam patroli tersebut petugas juga mengimbau kepada para pengelola wisata untuk bersama-sama menjaga keselamatan pengunjung.

“Kami imbau kepada pengelola wisata untuk memastikan fasilitas yang ada tetap dalam kondisi aman dan layak digunakan,” ujar Aiptu Muheni.

Dengan adanya kehadiran Polisi di tengah masyarakat, diharapkan aktivitas wisata di wilayah Blitar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)

Respon Cepat Satlantas Polres Batu Tangani Laka Lantas di Jalan Moch. Hatta Desa Pendem

KOTA BATU – Gerak cepat kembali ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Batu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mendapat laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), personel Satlantas Polres Batu segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Drs. Moch. Hatta, Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/05/2026).

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan langkah-langkah penanganan awal guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Selain mengamankan area kecelakaan, personel Satlantas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka dan membutuhkan penanganan medis.

Dengan sigap dan penuh kepedulian, personel Satlantas Polres Batu segera melakukan evakuasi serta membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Penanganan cepat tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada situasi darurat di jalan raya.

Langkah responsif petugas juga bertujuan meminimalkan dampak kecelakaan serta memastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya selalu menyiagakan personel untuk merespons cepat setiap laporan kejadian lalu lintas di wilayah hukum Polres Batu.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Setiap laporan kecelakaan lalu lintas akan kami tindak lanjuti secara cepat agar korban segera mendapat pertolongan medis dan situasi lalu lintas tetap terkendali,” ujar AKP Kevin Ibrahim.

Lebih lanjut, AKP Kevin Ibrahim juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat penting. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, menjaga konsentrasi, serta saling menghormati sesama pengguna jalan,” tambahnya.

Kehadiran personel Satlantas Polres Batu di lokasi kejadian menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan dan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu