Patroli Menyapa Petani, Polsek Pujon Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

Patroli Menyapa Petani, Polsek Pujon Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

BATU, MALANG – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan terus diwujudkan melalui pendekatan humanis di tengah masyarakat.

Seperti yang dilakukan personel Polsek Pujon Polres Batu saat melaksanakan patroli dialogis bersama para petani di Dusun Maron, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Pujon untuk hadir secara langsung di tengah aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Di sela kegiatan pertanian, personel Polsek Pujon menyempatkan diri berdialog dengan para petani, mendengarkan berbagai aspirasi serta perkembangan kondisi pertanian di wilayah tersebut.

Suasana penuh keakraban tampak terjalin saat petugas berdiskusi bersama petani mengenai kondisi tanaman, tantangan yang dihadapi di lapangan, hingga pentingnya menjaga keamanan lingkungan pertanian agar aktivitas bercocok tanam dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Patroli dialogis ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, namun juga merupakan langkah preventif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Personel turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk pencurian hasil pertanian maupun peralatan tani.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Kapolsek Pujon menegaskan bahwa kehadiran anggota di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mendukung sektor-sektor produktif masyarakat, termasuk pertanian.

“Patroli dialogis yang kami lakukan merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktifitas dengan nyaman dan situasi kamtibmas di wilayah Pujon tetap terjaga aman serta kondusif,” ujar Kapolsek Pujon dalam keterangannya.

Para petani Dusun Maron menyambut positif kegiatan patroli tersebut. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan semakin termotivasi dalam menjalankan aktivitas pertanian karena adanya dukungan serta pendampingan dari aparat Kepolisian.

Melalui patroli dialogis ini, Polsek Pujon berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terbangun dengan baik.

Kehadiran polisi di area pertanian bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi wujud dukungan terhadap keberlangsungan sektor pangan yang memiliki peran strategis bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan bangsa.

Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara petugas dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, serta produktif sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal seiring terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Pujon.(*)

Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Kejahatan Jalanan, Tersangka Begal Diamankan

Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Kejahatan Jalanan, Tersangka Begal Diamankan

PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jawa Timur berhasil mengungkap tiga kasus kejahatan jalanan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil menangkap 3 tersangka dengan jenis kasus kejahatan jalanan yang berbeda.

Tersangka berinisial H (34), warga Kecamatan Pandaan diamankan atas kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Pandaan.

Pada kasus ini satu pelaku lainnya saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sedang dilakukan pengejaran oleh Polres Pasuruan Polda Jatim.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Tersangka berinisial M.A. (33), warga Kota Pasuruan diamankan Polisi atas kasus pencurian dengan kekerasan di kawasan persawahan Dusun Toyoareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Modus pelaku yakni menghentikan laju sepeda motor korban dengan alasan meminta diantarkan ke jalan raya.

Saat perjalanan, pelaku justru mengancam korban menggunakan sebilah pisau dapur agar berhenti.

Karena takut, korban turun dan melarikan diri, sedangkan pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2025 milik korban.

Petugas berhasil menangkap tersangka pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di tepi jalan wilayah Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa STNK dan BPKB sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nomor Polisi N-5447-TFD,satu unit sepeda motor Honda Vario 125 beserta kunci kontak dan barang bukti lainnya.

Tersangka dijerat Pasal 479 ayat 1 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti kekerasan maupun ancaman kekerasan terhadap orang dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Tersangka berinisial MDW. (27), warga Pasrepan, Kabupaten Pasuruan berhasil diamankan Polisi setelah ia merampas tas korban yang berisi satu unit iPhone X dan satu unit telepon genggam Vivo Y12S.

Kasus itu terjadi saat korban pulang dari Tosari melintas di Jalan Raya Cengkrong, Kecamatan Pasrepan, Minggu (10/5/26).

Empat hari kemudian, tersangka MDW ditangkap jajaran Satreskrim Polres Pasuruan berikut sejumlah barang buktinya di tepi jalan Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kamis (14/5/26).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka MDW merupakan residivis yang telah beraksi di tiga tempat kejadian perkara, yakni dua kasus curas di Keboncandi dan satu kasus pencurian kendaraan pick up di Purwosari.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, pengungkapan ini menjadi bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas aksi kriminalitas jalanan.

Ia mengatakan, setiap laporan tindak kriminal dipastikan segera tindak lanjuti secara serius.

“Polres Pasuruan berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas AKBP Harto Agung Cahyono kepada wartawan, Rabu (27/5/26).

Ia mengatakan, pengungkapan kasus kejahatan jalanan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dan dukungan masyarakat yang cepat melapor.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor baik datang ke kantor Polisi terdekat maupun melalui call center 110, apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungannya,” pungkas AKBP Harto. (*)

Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Pemalsuan STNK Lintas Wilayah 5 Tersangka Diamankan

Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Pemalsuan STNK Lintas Wilayah 5 Tersangka Diamankan

SURABAYA – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan praktik penadahan kendaraan hasil kejahatan, pemalsuan surat kendaraan, serta penipuan yang beroperasi di wilayah Surabaya dan Pasuruan.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Lima orang tersangka yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan peredaran kendaraan bermotor dengan dokumen palsu.

Kelima tersangka masing-masing berinisial W.I.S. (30) warga Banyuwangi, A.Y.H. (26) asal Pasuruan, A. (57) warga Pasuruan, A.R. (45) asal Kabupaten Pasuruan, serta M.A. (53) warga Kota Pasuruan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melalui Kasatreskrim AKBP Edy Herwiyanto menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi kendaraan bermotor menggunakan dokumen tidak sah.

“Setelah menerima laporan, anggota melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku beserta perannya masing-masing,” ujar AKBP Edy Herwiyanto, Rabu (27/5).

Dari hasil penyelidikan, tersangka W.I.S. diduga menjual satu unit mobil Honda CRV tahun 2002 yang dilengkapi STNK palsu.

Dokumen kendaraan tersebut diketahui diperoleh dari tersangka A.Y.H. yang diduga menjalankan praktik jual beli kendaraan dengan surat tidak resmi.

“Dari hasil pemeriksaan, kendaraan dipasarkan menggunakan dokumen yang diduga dipalsukan agar terlihat legal saat diperjualbelikan,” terang AKBP Edy.

Dalam menjalankan aktivitasnya, tersangka A.Y.H. disebut dibantu tersangka A. yang bertugas mengantarkan kendaraan kepada calon pembeli.

Sementara itu, proses pembuatan STNK palsu dilakukan oleh tersangka A.R. di kediamannya di wilayah Pasuruan.

Kasatreskrim menjelaskan, tersangka A.R. diduga memproduksi dokumen menyerupai STNK asli menggunakan seperangkat alat cetak dan bahan khusus.

Dokumen tersebut dikenal dengan istilah STNK “aspal” atau asli tapi palsu.

Bahan baku untuk pembuatan dokumen palsu tersebut diduga diperoleh dari tersangka M.A. yang turut diamankan dalam pengembangan perkara.

“Seluruh tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” tegas AKBP Edy.

Dalam perkara tersebut, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 318 lembar surat pajak kendaraan, 22 STNK, tujuh KTP, dua SIM, printer, stempel, alat pemotong, alat tulis, hingga bahan khusus pencetak identitas dan surat kendaraan.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang berkaitan dengan kasus tersebut, di antaranya sepeda motor PCX, Nex, Fino, CS1, mobil XL7, dan Honda CRV yang menggunakan dokumen palsu.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana persekongkolan jahat, penadahan barang hasil kejahatan, pemalsuan surat, serta penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 591 KUHP, Pasal 391 KUHP, dan Pasal 492 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasatreskrim menyatakan akan terus mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik pemalsuan dokumen kendaraan dan peredaran kendaraan bodong di wilayah Jawa Timur. (*)

Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Perkuat Kolaborasi Melalui Silaturahmi Bersama Wartawan di Timika

Timika – Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan Papua di Timika sebagai upaya memperkuat sinergitas, komunikasi, dan kolaborasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab, senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Titik Kumpul Cafe & Eatery, Timika, tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., serta dihadiri personel Satgas Humas dan sejumlah insan pers di wilayah Papua.

Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan silaturahmi antara aparat dan media guna memperkuat hubungan kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di Tanah Papua.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan profesional.

Menurutnya, sinergitas antara media dan Satgas Humas sangat penting untuk mencegah berkembangnya hoaks maupun informasi provokatif yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di Papua.

“Kami berharap hubungan baik dan komunikasi yang selama ini terjalin bersama rekan-rekan wartawan dapat terus diperkuat demi menghadirkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Papua,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keterbukaan informasi publik melalui penyampaian informasi yang terverifikasi, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Selain itu, seluruh proses penegakan hukum yang dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz ditegaskan tetap mengacu pada prinsip profesionalitas, proporsionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum di Papua.

“Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan sinergitas harus terus dijaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kolaborasi yang baik antara media dan aparat diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk rekan-rekan media, untuk bersama-sama menjaga situasi Papua tetap aman melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ungkap Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

Idul Adha Polres Batu 1447 H : Wujud Keimanan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial untuk Sesama

Idul Adha Polres Batu 1447 H : Wujud Keimanan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial untuk Sesama

KOTA BATU – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Apel Polres Batu saat pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar bersama warga sekitar Markas Komando (Mako) Polres Batu.

Kegiatan yang berlangsung pada momentum Hari Raya Idul Adha tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, namun juga mempererat silaturahmi antara personel Kepolisian dengan masyarakat.

Mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Keimanan, Taqwa, Rela Berkorban, dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan di Lapangan Apel Polres Batu, Rabu (27/05/2026).

Bertindak sebagai imam Sholat Idul Adha yakni Ust Sun’an Ismail, S.Pd, Ketua Madin Masjid Agung An-Nuur.

Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan tentang makna pengorbanan, ketulusan, serta pentingnya memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di lingkungan Polres Batu tersebut diikuti oleh jajaran personel Polres Batu, keluarga besar Bhayangkari, serta masyarakat sekitar Mako Polres.

Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran harmonisnya hubungan antara Polri dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Polres Batu.

Pada Idul Adha tahun ini, Polres Batu menyembelih sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan panitia kurban dan personel Polres Batu, berlangsung sesuai syariat serta memperhatikan aspek kebersihan dan ketertiban.

Hewan-hewan kurban tersebut merupakan amanah yang kemudian diolah dan dikemas untuk didistribusikan kepada berbagai pihak.

Daging kurban selanjutnya disalurkan kepada pondok pesantren, masyarakat yang membutuhkan, organisasi kemasyarakatan, serta masjid dan musholla di sekitar Polres Batu.

Distribusi ini menjadi bagian dari semangat berbagi yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polri untuk meningkatkan kualitas keimanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Semoga daging kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujar AKBP Dr. Aris Purwanto.

Lebih lanjut, Kapolres Batu menegaskan bahwa tema Idul Adha tahun ini selaras dengan semangat pengabdian Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir memberikan manfaat sosial di tengah masyarakat.

“Tema ‘Idul Adha Meningkatkan Keimanan, Taqwa, Rela Berkorban, dan Kepedulian Sosial Personel Polri’ menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar senantiasa mengedepankan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan semangat melayani masyarakat dengan tulus,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Batu berharap momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan, meningkatkan rasa empati, serta menumbuhkan semangat rela berkorban demi kepentingan masyarakat dan sesama.

Perayaan Idul Adha 1447 H di Polres Batu pun berlangsung penuh makna, memperlihatkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagian dari masyarakat yang terus berupaya menebarkan manfaat, kepedulian, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.(*)

Bhabinkamtibmas Sambangi Ladang Jagung, Wujud Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan Desa

Bhabinkamtibmas Sambangi Ladang Jagung, Wujud Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan Desa

BATU, MALANG – Kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di tengah masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pondokagung Polsek Kasembon yang melaksanakan kegiatan sambang dialogis di area ladang jagung milik Bapak Hariyono di Dusun Pondok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan moril kepada petani yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas berdialog secara langsung dengan pemilik lahan mengenai kondisi tanaman jagung, kendala yang dihadapi selama proses budidaya, hingga perkembangan pertanian di wilayah setempat.

Selain memantau situasi kamtibmas, petugas juga memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga dan desa.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. Melalui sambang dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, serta terus termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya demi mendukung ketahanan pangan bersama,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Pondokagung.

Ladang jagung milik Bapak Hariyono yang berada di Dusun Pondok tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan produktif yang mendukung program ketahanan pangan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman dan memperkuat sinergi antara aparat Kepolisian dengan warga.

Melalui kegiatan sambang dialogis ini, Polsek Kasembon menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petani dan aparat Kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif serta sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kasembon semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(*)

Panen Jagung, Polresta Malang Kota Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani Kedungkandang

Panen Jagung, Polresta Malang Kota Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani Kedungkandang

MALANG KOTA – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui sinergi bersama masyarakat.

Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Panen Jagung Kwartal II di lahan milik warga tani di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (25/05/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan preemtif kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Panen dilakukan bersama unsur terkait, mulai dari jajaran Polsek Kedungkandang, Dinas Pertanian Kota Malang, hingga kelompok tani setempat.

Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Ipda Agus, selaku penanggung jawab program ketahanan pangan di wilayahnya, menjelaskan bahwa lahan yang dikelola memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dengan jenis bibit unggulan Pertiwi 6.

Ipda Agus mengatakan, penanaman jagung ini berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

“Alhamdulillah, hasil panen pada kwartal kedua ini mencapai sekitar 23 kwintal,” ujarnya.

Menurut Ipda Agus, hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan kelompok tani mampu menghasilkan produktivitas yang optimal.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan kepada para petani.

Melalui komunikasi aktif dan koordinasi rutin, Polri hadir untuk memberikan motivasi, pendampingan, serta memastikan distribusi hasil pertanian berjalan lancar.

Di lokasi terpisah, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan bahwa Polresta Malang Kota konsisten mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun kedekatan bersama petani.

“Kami tetap konsisten mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun kedekatan bersama petani,” ujar Kombes Putu Kholis.

Ia menegaskan, kehadiran anggota Binmas di tengah masyarakat juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman, meningkatkan kesejahteraan warga serta menjaga kondusivitas kamtibmas.

Kegiatan panen ini turut melibatkan anggota Binmas Polsek Kedungkandang, perwakilan Dinas Pertanian Kota Malang, serta kelompok tani Kelurahan Lesanpuro yang selama ini menjadi mitra aktif dalam pengelolaan lahan pertanian.

Dengan adanya sinergi dan soliditas antarinstansi serta masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.

Selain itu, stabilitas keamanan di wilayah Kedungkandang juga tetap terjaga seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal program-program berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi menjaga kamtibmas yang berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan,” pungkas Kombes Putu Kholis. (*)

Kapolres Jombang Serahkan Sapi Kurban dari Kapolda Jatim untuk Dua Ponpes

Kapolres Jombang Serahkan Sapi Kurban dari Kapolda Jatim untuk Dua Ponpes

JOMBANG – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menyerahkan dua ekor sapi kurban bantuan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto kepada dua pondok pesantren di Kabupaten Jombang, Selasa (26/5/2026).

Dua pondok pesantren yang menerima bantuan tersebut yakni Pondok Pesantren Tebuireng di Kecamatan Diwek dan Pondok Pesantren Hafidzul Musthofah Al Hasaniyyah di Desa Mejoyo, Kecamatan Gudo.

Di Ponpes Tebuireng, sapi kurban diterima oleh Sekretaris Pondok Pesantren KH Abdul Gofar,sementara di Ponpes Hafidzul Musthofah Al Hasaniyyah, bantuan diterima Ketua Yayasan Hj Nur Zakiyah.

AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dan kalangan pesantren.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat silaturahmi dengan para ulama, santri dan masyarakat,” ujarn AKBP Ardi.

Kapolres Jombang mengatakan, lembaga pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Oleh karenanya Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dan jajarannya, terus berupaya memperkuat sinergitas demi terwujudnya harkamtibmas.

Sementara itu pihak pondok pesantren pun mengapresiasi perhatian dari jajaran kepolisian.

Bantuan hewan kurban tersebut dinilai sebagai bukti nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Seperti diketahui, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah,Polda Jawa Timur menyiapkan lebih kurang 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing diserahkan untuk pondok pesantren, yayasan yatim piatu, masjid dan musholla yang ada di Jawa Timur.

Seluruh hewan kurban tersebut telah didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat dan berbagai lembaga yang membutuhkan. (*)

Iduladha 1447 H Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Iduladha 1447 H Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat

SURABAYA,– Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan ratusan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, Rabu (27/5/2026).

Lebih kurang 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing diserahkan untuk pondok pesantren, yayasan yatim piatu, masjid dan musholla yang ada di Jawa Timur.

Hal itu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Hari Raya Idul Adha.

Ketua Panitia Hari Raya Iduladha 1447 H Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, mengatakan momentum Idul Adha menjadi sarana untuk memperkuat nilai keimanan, semangat pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Pelaksanaan Hari Raya Iduladha ini merupakan upaya pembinaan mental dan rohani dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, rela berkorban serta kepedulian sosial guna mewujudkan Polri Presisi,” kata Kombes Pol Sih Harno.

Ia menjelaskan, antusiasme keluarga besar Polda Jatim dalam pelaksanaan kurban tahun ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah hewan kurban yang diterima panitia.

“Tahun ini panitia Polda Jatim menerima hewan kurban sebanyak 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing,” ujar Kombes Harno.

Menurutnya, seluruh hewan kurban tersebut telah didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat dan berbagai lembaga yang membutuhkan.

“Pada tanggal 25 sampai 26 Mei 2026, sebanyak 92 ekor sapi dan 22 ekor kambing telah kami distribusikan ke pondok pesantren, yayasan yatim piatu, asrama Polri, mitra Polri, masjid dan musholla di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” jelasnya.

Selain pendistribusian hewan kurban, Polda Jatim juga melakukan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Mapolda Jatim untuk kemudian dibagikan dalam bentuk daging kepada masyarakat.

“Kami juga melaksanakan penyembelihan 10 ekor sapi di depan Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk daging kurban kepada keluarga besar Polri, pondok pesantren, yayasan yatim piatu, mitra Polri serta masyarakat sekitar,” ujar Kombes Pol Sih Harno.

Ia menegaskan, semangat kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami berharap nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial semakin kuat, sehingga Polri dapat terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Gerak Cepat Polsek Menganti Tangkap Tersangka Begal Driver Ojol di Gresik

Gerak Cepat Polsek Menganti Tangkap Tersangka Begal Driver Ojol di Gresik

GRESIK – Gerak cepat jajaran Unit Reskrim Polsek Menganti membuahkan hasil.

Kurang dari 24 jam setelah aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap seorang driver ojek online terjadi di Menganti Gresik, Polisi menangkap tersangka berikut barang bukti sepeda motor milik korban.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman mengungkapkan, tersangka berinisial RHN (33), warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, ditangkap pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah Semampir, Tanjungperak, Surabaya.

“Tersangka berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Selain itu, barang bukti sepeda motor korban juga berhasil kami amankan,” ujar AKP Arif Rahman, Selasa (26/5/26).

Kasus tersebut bermula saat korban bernama Andy Sebastian Zaini (28), seorang driver ojek online asal Surabaya, menerima order melalui aplikasi pada Rabu (20/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban menjemput tersangka di kawasan Teluk Bayur, Tanjung Perak, Surabaya, dengan tujuan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Namun saat tiba di lokasi yang sepi dan minim penerangan, pelaku mulai menjalankan aksinya.

Dengan alasan mencari rumah temannya, pelaku mengajak korban berkeliling di jalan kaplingan.

Saat korban berhenti, pelaku tiba-tiba turun dari motor lalu memukul bagian belakang kepala korban menggunakan pipa besi kecil sepanjang sekitar setengah meter.

Akibat serangan mendadak itu, korban terjatuh bersama sepeda motornya.

Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri ke area persawahan sambil membawa remote motor miliknya.

Pelaku sempat mengejar korban sambil meminta remote kendaraan dan kembali melakukan pemukulan. Beruntung korban berhasil lolos dan meminta pertolongan warga sekitar.

Saat kembali ke lokasi kejadian, sepeda motor Honda Scoopy tahun 2024 warna hitam bernopol L 6838 CAF milik korban sudah dibawa kabur pelaku.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Menganti langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pencarian rekaman CCTV hingga pelacakan keberadaan hingga berhasil menangkap pelaku.

Selain mengamankan sepeda motor korban, Polisi juga menyita BPKB, STNK serta remote kendaraan sebagai barang bukti.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Menganti juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat berada di lokasi sepi pada malam hari.

“Warga bisa menghubungi hotline dan layanan pengaduan Polres Gresik melalui nomor
Call Center 110 atau Lapor Kapolres (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkasnya. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu