Sinergi Forkompimda Batu Kembali Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang

Sinergi Forkompimda Batu Kembali Temukan Jenazah Korban Bajir Bandang

Polres Batu – Forkopimda Kota Batu bersama Tim Tanggap Bencana melaksanakan evakuasi Banjir Bandang di Desa Bulukerjo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (6/11/2021).

Tiga hari pasca banjir bandang di Bulukerto, Forkompimda Kota Batu tidak henti-hentinya bersinergi melakukan evakuasi. Baik pembersihan sisa-sisa banjir di jalan arteri, evakuasi puing rumah juga upaya penelusuran detail lokasi banjir untuk mencari korban.

Alhasil, tim berhasil menemukan 1 korban yang dinyatakan hilang pasca banjir bandang. Korban yang ditemukan atas nama Tokip usia 58 tahun RT 6 RW 4, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto. Korban ditemukan tepat pukul 09.40 WIB.

“Korban yang ditemukan tadi pagi, atas nama Tokip warga Dusun Sambong,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu Onny Ardianto.

Ia menjelaskan, korban ditemukan di belakang rumah warga bernama Ferry yang juga termasuk dalam daftar korban jiwa.

“Korban saat ini dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu dan belum diserahkan ke keluarga,” ungkapnya.

Terusnya, setelah ditemukan Tokip total korban jiwa yang ditemukan menjadi 7 orang.

“Total korban dunia sebelumnya berjumlah sepuluh orang. Namun dari hasil penelusuran Tim BPBD Kota Batu ternyata korban atas nama Fery dan Arif adalah orang yang sama dengan korban meninggal yang sudah ditemukan atas nama Adi Wibowo,” terangnya.

Ia memaparkan, dampak kerusakan / kerugian sementara yang terdata sampai saat ini adalah sebanyak 89 KK terdampak. 35 rumah rusak, 33 rumah terendam lumpur, 7 unit mobil, 73 unit sepeda motor, 107 ekor hewan ternak dan 10 kandang rusak.

“Selanjutnya kami akan melakukan pemberangkatan Tim Opsar oleh Basarnas untuk pencarian korban yang belum ditemukan,pembersihan material lumpur dan sampah yang masih menumpuk di jalan maupun sungai. Untuk jumlah korban akan terus kami update dan saat ini masih dalam proses pencarian,” tutupnya.

Berikut Daftar Korban Jiwa Banjir Bandang Bumiaji Kota Batu :

1. Bu Wiji, usia belum diketahui, warga RT 6 RW 4, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, lokasi diketemukan di Kali Sambong

2. Pak Sarip RT 6 RW 4, warga Dusun Sambong Desa Bulukerto, usia sekitar 60 tahun, lokasi diketemukan di Dusun Beru.

3. Adi Wibowo, warga Jl. Kartini, Kel Ngaglik lokasi hilang di Dusun Cangar, Desa Bulukerto ditemukan di Dam Durek.

4. Pak Wakri, Dusun Sabrang Bendo RT 51 RW 8 Desa Giripurno ditemukan di Desa Tawangargo

5. Mahendra Feri, Dukuh Sambong, Dusun Gintung ditemukan di Dusun Beru

6. Alverta shenazia arvisa vindra. Dukuh Sambong, Dusun Gintung ditemukan di Dusun Beru

7. Pak Tokip RT 6 RW 4, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto.

Kapolri Sebut Peran Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi di Labuan Bajo

Kapolri Sebut Peran Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi di Labuan Bajo

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal yang dilakukan di Gereja Paroki Roh Kudus, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021).

Dalam vaksinasi ini, Panglima dan Kapolri juga melakukan dialog dengan para tokoh lintas agama wilayah Manggarai Barat, NTT membahas beberapa hal untuk mendukung wilayah NTT, khususnya Labuan Bajo lebih baik ke depannya.

“Hari ini saya bersama Panglima TNI dan pejabat utama Mabes TNI-Polri berkesempatan mendengar langsung terkait hal-hal dan harapan tokoh lintas agama untuk mendukung dan mewujudkan NTT siap menjadi wilayah destinasi super prioritas dan mengangkat pertumbuhan ekonomi di NTT, khususnya di Manggarai Barat,” kata Sigit.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan tokoh lintas agama yang ikut mendukung akselerasi vaksinasi di wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat. Dari data yang didapat, Kapolri menuturkan vaksinasi di wilayah Manggarai Barat sudah mencapai 70 persen.

“Ini penting karena kami sudah berkeliling ada di beberapa tempat yang sampai saat ini sangat sulit dilaksanakan vaksinasi karena muncul hoaks, muncul isu vaksin itu bertentangan dengan kaidah agama, sehingga perlu ada penjelasan cukup panjang dan sampai sekarang hal tersebut masih kita hadapi,” ucap Sigit.

Namun, ia melihat di wilayah Manggarai Barat, NTT, hampir semua masyarakat sangat antusias mengikuti kegiata vaksinasi. Hal ini tentunya bisa terjadi dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, relawan dan tentunya peran serta tokoh lintas agama yang ikut mendukung dan menyosialisasikan vaksinasi ke masyarakat.

“Vaksin ini penting untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh dari serangan Covid-19,” ucap Sigit.

Dengan sudah 70 persen masyarakat tervaksin di wilayah Manggarai Barat, Sigit menuturkan menjadi modal penting buat wilayah Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo. Sebab, pemerintah sudah menentukan bahwa Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi super prioritas.

“Tentunya kita memiliki kepentingan bersama bagaimana Labuan Bajo kita siapkan betul-betul menjadi destinasi super prioritas yang bisa menerima kehadiran turis domestik dan luar negeri,” kata Sigit.

Dalam satu setengah tahun pandemi Covid-19, Sigit menyebut wilayah Labuan Bajo yang sudah dipersiapkan menjadi destinasi super prioritas terkena dampak Pandemi Covid-19. Untuk itu, penting membuktikan kepada dunia bahwa Labuan Bajo sudah siap menerima kedatangan turis baik dari mancanegara maupun domestik.

Adapun kesiapan menerima kedatangan para turis, lanjut Sigit, dengan tetap menjaga akselerasi vaksinasi dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Hal itu semua bisa dilakukan dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, para tokoh lintas agama dan masyarakat.

“Kalau kita menjaga pengendalian angka Covid dan ada kegiatan event internasional maka kita yakin selanjutnya ini berdampak pertumbuhan ekonomi bisa kita pulihkan,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Mantan Kapolda Banten ini juga melanjutkan bahwa kunci lain agar dunia luar percaya bahwa Indonesia tempat aman untuk berkegiatan dan berwisata adalah dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ramah menyambut para wisatawan baik luar maupun dalam negeri.

“Walaupun negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa tapi kita bisa menunjukan Indonesia aman. Masyarakat ramah dan itu semua bisa kita lakukan kalau kita menjaga persatuan dan kesatuan. Dari sisi fasilitas, masyarakat, kesiapan dan keramahan kita tunjukan kita mampu. Ini terjadi apabila penanganan Covid baik, kamtibmas kondusif, masyarakat yang baik menerima, sehingga kita bisa menjadikan NTT khususnya Labuan Bajo siap menyambut wisatawan internasional dan domestik,” papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan diri untuk menyapa secara virtual guna melihat langsung prosew vaksinasi massal.

Bripka Sugeng Pendiri Taman bacaan bagi anak anak di Kelurahan Binaannya

Bripka Sugeng Pendiri Taman bacaan bagi anak anak di Kelurahan Binaannya

 

Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat merupakan tugas utama korps Polri.

 

Hal itulah yang juga ingin diwujudkan oleh Bripka Sugeng Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya.

 

Berbagai cara ditempuh Bripka Sugeng seperti melalui sosialisasi, Bansos, pembinaan, hingga pemanfaatkan lahan kosong bekas pengolahan kayu di ujung Gang 3 Tembok Lor, Surabaya yang menjadi wilayah binaanya.

 

Dengan niat yang baik, Bripka Sugeng membangun Taman Baca yang sebelumnya telah dirapatkan bersama pengurus kampung setempat.

 

Taman baca tersebut diisi dengan rak etalase dan 250 buku dengan beraneka buku seperti buku cerita, pengetahuan alam, ensiklopedia, sejarah dan sains.

 

Taman baca ini juga disambut baik oleh anak-anak setempat yang nampak begitu gembira bak tengah berada di wahana bermain dengan membaca buku mereka yang merupakan jendela dunia.

 

Kemauan dan usaha tulus yang ditunjukan oleh Sugeng untuk mencerdaskan anak-anak yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa di masa depan bahkan dilakukan dengan merogoh kocek pribadinya. Namun demikian Sugeng tetap ikhlas.

 

“Jangan berhitung materi dengan ilmu pengetahuan, jika generasi penerus kita adalah orang-orang yang hebat dan pintar, kita juga yang bangga karena awalnya berkat niat keinginan diri kita,” ucap Bripka Sugeng.

 

Sugeng sendiri menjadi sosok abdi negara yang dikagumi dan dicintai anak-anak yang sampai menarik dirinya yang baru turun dari motor dan berjalan beberapa langkah sembari menanyakan apakah dirinya membawa buku bacaan baru.

 

Buku buku tersebut ia dapatkan sebagian dari rekan rekannya dan sebagian lagi dia beli dengan sebagian uang gaji yang disisihkannya.

 

Tindakan Bripka Sugeng ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Bahkan hal ini diakui oleh Penggerak Literasi Digital Nasional, DR. Nasrul Syarif, M.si.

 

“Yang dilakukan oleh Bripka Sugeng merupakan inspirasi yang luar biasa yang bisa kita tiru bisa kita ambil dan ini adalah upaya membangun literiasi digital juga,” ujarnya.

 

Perpustakaan keliling dan taman bacaan yang dibangun oleh Bripka Sugeng ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bukti polisi merupakan sahabat masyarakat.

 

“Ini adalah salah satu bukti bahwa polisi adalah sahabat masyarakat, polisi bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat, inilah teman-teman sekalian apa yang kita tabur maka itu yang akan kita hasilkan, kalau kebaikan yang kita tabur maka akan menghasilkan kebaikan pula,” ungkap Nasrul.

 

Hal serupa juga disampaikan Mashoet, tokoh masyarakat Bubutan yang menyebut tindakan mulia Bripka Sugeng ini sangat bermanfaat bagi generasi yang akan menjadi masa depan dari Indonesia.

 

“Bantuan dari Bripka Sugeng Babinkamtibmas Bubutan sangat amat berguna sekali bagi adik-adik diwarga kami sehingga adik-adik bisa melancarakan niat untuk sehingga menambah wawasan mereka,” pungkasnya.

Gerak Cepat Bripka Khoirul Anam SH, Warga Tidak Mampu Di Desa Rong Dalam Omben Mendapatkan Perawatan Medis

tribratanews.batu.jatim.polri.go.id –  Sampang – Mendengar laporan ada warga binaannya mengalami sakit parah, Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH langsung melakukan pengecekan dan mendatangi rumah warganya.
Sadiman (65 thn) warga Dusun Morong Desa Rong Dalam Kecamatan Omben sudah 5 bulan ini mengalami sakit pada kakinya setelah menginjak tulang ular saat melakukan aktifitas berkebun sekitar bulan puasa kemarin.

Latar belakang Sadiman yang berasal dari keluarga tidak mampu, selama sakit Sadiman hanya dirawat istrinya dengan perawatan seadanya dirumahnya karena tidak mempunyai biaya untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya.
Melihat kejadian tersebut Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam langsung memberi bantuan kepada Sadiman dengan menguruskan kartu BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) agar dapat digunakan Sadiman untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya sekaligus sejumlah uang untuk meringankan beban hidup keluarga Sadiman.

Mendengar laporan dari anggotanya bahwa ada warga tidak mampu yang mengalami sakit parah, Kapolsek Omben kesatuan Polres Sampang Ipda Andrik Soejarwanto SH pada hari ini, Jum,at (05/11) pukul 07.30 Wib mengajak Forkopimcam Kecamatan Omben untuk mengunjungi kediaman Sadiman di Desa Rong Dalam Kecamatan Omben.
Forkopimcam Kecamatan Omben sangat prihatin melihat kondisi Sadiman yang mengaku terkena bisa ular sampai kakinya mengalami luka yang parah karena tidak mampu berobat ke rumah sakit.

Ipda Andrik Soejarwanto SH dengan didampingi Forkopimcam Omben mengatakan kepada media yang ikut dalam kegiatan tersebut akan secepatnya melakukan koordinasi dengan seluruh pihak agar Sadiman segera mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Omben juga mengatakan bahwa dalam kegiatan pagi ini juga membawa bantuan sosial berupa sembako dan bantuan uang untuk membantu kehidupan Sadiman yang belatar belakang keluarga tidak mampu.
Kapolsek Omben juga mengapresiasi kesigapan dan kecepatan Bhabinkamtibmas Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH dalam penanganan warga di desa binaannya yang tidak mampu untuk perawatan medis.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas harus bisa melayani masyarakat di tempat mereka ditugaskan agar masyarakat bisa merasakan pelayanan Polri secara langsung”
Selain itu juga Kapolsek Omben juga sering kali memerintahkan anggotanya untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai salah satu upaya Polri khususnya Polsek Omben membangun sinergitas kemitraan dengan masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Omben.
“Alhamdulillah kegiatan kami pada hari ini sudah mendapatkan perhatian dari pihak-pihak terkait.

Sekarang mobil ambulan dari rumah sakit Dr. Mohammad Zyn Sampang sudah meluncur ke kediaman Pak Sadiman untuk membawa Pak Sadiman ke sampang untuk segera di obati” pungkas Ipda Andrik Soejarwanto SH.

Forkopimda Batu Tinjau Lokasi Banjir Bandang

Forkopimda Batu Tinjau Lokasi Banjir Bandang

 

Polres Batu – Forkopimda Kota Batu termasuk Kapolres AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, meninjau langsung lokasi kejadian bencana alam banjir Bandang yang meluluh lantakkan rumah dan sawah milik masyarakat di Kecamatan Bumiaji, Kamis (4/11/2021).

 

Di lokasi tersebut, Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan AKBP I Nyoman Yogi Hermawan hadir. Mengecek sejauh mana bencana alam tersebut melanda sekaligus memastikan proses evakuasi terhadap masyarakat berjalan dengan baik.

 

Pasca kejadian kejadian ini, imbauan siaga kejadian bencana juga sudah dikeluarkan oleh BPBD Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan informasi Peringatan Dini potensi hujan tersebut kepada BPBD Kabupaten, Kota dan masyarakat agar waspada ancaman bahaya banjir.

 

“Saat ini Polres Batu beesama dengan Unsur TNI, relawan , masyarakat dan Pemerintah Kota Batu sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan keji cepat , pendataan dan membersihkan lumpur serta melakukan pencarian korban yang dimungkinkan ada,” kata Yogi.

 

Ia juga mengatakan, pihak terkait seperti BPBD, TNI-Polri sedang meninjau lokasi lainnya yang di perkirakan terdampak banjir tersebut.

 

“Saya bersama Ibu Walikota di temani BPBD Kota Batu dan stake holder lainya sedang menuju lokasi kejadian untuk menyiapkan langkah langkah strategis yang diperlukan seperti Lokasi pengungsian bagi warga,” ujarnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya,terjadi bencana alam banjir bandang di Desa Sumberbrantas, Bulukerto,Tulungrejo, Pandanrejo dan Sidomulyo dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi serta adanya sumbatan batang-batang kayu di hulu sungai.(IY)

Satgas Trauma Healing Polresta Malang Kota Berikan Pendampingan Psikologi Bagi Korban Terdampak Bencana Banjir

*Satgas Trauma Healing Polresta Malang Kota Berikan Pendampingan Psikologi Bagi Korban Terdampak Bencana Banjir*

 

Polresta Malang Kota – Hujan deras yang mengguyur Kota Malang Kamis( 4/11/2021 )sore menimbulkan bencana banjir di beberapa wilayah Kota Malang. Dampak air bah ini menyebabkan kerugian secara materi, fisik, maupun secara psikologis bagi korban masyarakat kota Malang yang mengalami nya.

 

Rumah-rumah warga yang hanyut terbawa banjir memaksa mereka yang tinggal di pinggiran sungai untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman dari banjir, Tak kurang 400 warga yang tinggal di RW 6 Senaputra Kec. Klojen mengungsi di tempat rekreasi Senaputra dan warga RW 09 Kel. Jatimulyo Kec. Lowokwaru Kota Malang.

 

Tim Trauma Healing Polresta Malang Kota diterjunkan di tempat pengungsian untuk membantu para korban pengungsi. Tim yang bertajuk Sama Ramah (Satgas Malang Raya Trauma Healing) memberikan layanan pendampingan psikologi berupa PFA (Psychological First Aid) kepada korban bencana banjir dan juga mempersiapkan bantuan fisik sementara berupa makanan dan minuman. Pendampingan Trauma Healing ini dilakukan dengan cara pendekatan yang humanis dan persuasif

 

Banyak diantara korban pengungsi orang dewasa, anak-anak balita, dan usia sekolah yang ikut mengungsi dengan perbekalan seadanya yang mereka bawa dari tempat tinggal mereka. Sehingga Trauma Healing ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para korban pengungsi agar terhindar dari trauma psikis yang berkepanjangan.

 

Tim yang beranggotakan 4 personel Polresta Malang Kota ini di bawah pimpinan Aipda Muis S.psi, M.M dan Aipa Indah Soviyana,S.psi mendatangi para pengungsi satu per satu memberikan edukasi, analisa tingkat stress dan juga solusi penanganannya.

Mengajak anak-anak untuk bermain dan bercerita dimaksud mengembalikan tawa ceria mereka. Mendengar keluh kesah para korban sedikit mengurangi beban psikis yang mereka rasakan akibat bencana banjir ini. Anak-anak dan balita kesulitan beradaptasi dengan lingkungan pengungsian saat ini akibat masih terbatasnya sarana fasilitas yang tersedia.

 

Banyak diantara kesulitan tidur di malam hari dan ada beberapa yang menderita demam dan masuk angin. Perlengkapan pakaian, diapers dan susu sangat membantu mereka bertahan di pengungsian. Makanan siap saji juga terus berdatangan dari para relawan dan BPBD yang mendirikan tenda darurat dan dapur umum untuk korban pengungsi.

Bripka Purwanto, Sosok Polri Penggerak Cinta Sholawat Kalangan Pelajar dan Remaja 

Bripka Purwanto, Sosok Polri Penggerak Cinta Sholawat Kalangan Pelajar dan Remaja

 

Polresta Pasuruan – Banyak cerita anggota polisi yang memiliki kepribadian baik dan patut dicontoh. Salah satunya anggota Satuan Binmas Polres Pasuruan Kota Bripka Purwanto. Di sela-sela tugasnya melayani dan melindungi masyarakat sebagai polisi, ternyata Purwanto setiap harinya menyempatkan diri untuk melatih Sholawat Al Banjari sehingga mendirikan perkumpulan Al Banjari di sekitar tempat tinggalnya. Tepatnya Di Desa Warungdowo RT. 01 RW. 06 Kecamatan Pohjentrek Pasuruan.

 

Menjalani tugas sebagai seorang Polisi di Sat Binmas Polres Pasuruan Kota tidak lantas membuat Purwanto menjadi sombong. Di tengah kesibukanya dia menyisihkan waktu melatih Sholawat Al Banjari bagi anak- anak remaja hingga orang dewasa di sekitar tempat tinggalnya.

 

Anak- anak sampai orang dewasa tampak bersemangat belajar sholawat Al Banjari di bawah bimbingan Bripka Purwanto, banyak anak- anak senang bisa belajar sholawat dengan seorang polisi yang biasanya hanya mereka lihat di jalan saja.

 

Bripka Purwanto anggota Sat Binmas Polres Pasuruan Kota mendirikan perkumpulan Al Banjari di lingkungan tempat tinggalnya sehingga warga Warungdowo tidak lagi merasa asing dengan polisi, bahkan mereka senang dan antusias untuk belajar bersholawat Al Banjari.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI, membenarkan jika ada anggotanya menjadi penggerak cinta Sholawat dan mendirikan perkumpulan Al Banjari di tempat tinggalnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

 

“Setelah berdinas, sepanjang pemantauan kami Purwanto kerap mengajak warga disekitar tempat tinggalnya untuk mengikuti sholawat Al Banjari dan memberikan pesan-pesan kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya yang ada di wilayah Kecamatan Pohjentrek,” kata Kapolres

 

“Ini merupakan bentuk dan tanggung jawab sebagai personel Bhayangkara. Mereka tidak hanya dituntut profesional menjalankan tugas sehari-hari, tapi harus mampu menjadi tauladan bagi masyarakat. Termasuk untuk melatih sholawat Al Banjari kepada warga yang ada disekitar tempat tinggalnya ,” imbuhnya

 

“Kami senang bisa belajar bersholawat Al Banjari dengan bapak polisi, jadi kami tidak merasa asing kalau melihat bapak polisi dan ternyata Polisi itu multitalenta. Apalagi bapak polisinya baik dan ramah,” ungkap salah satu warga warungdowo.

Demi Bantu Penyandang Disabilitas Bripka Latip Utomo Rela Sisihkan Sebagian Gajinya

Demi Bantu Penyandang Disabilitas Bripka Latip Utomo Rela Sisihkan Sebagian Gajinya

 

PACITAN-Rela menyisihkan uang gaji tiap bulan demi kemanusiaan, Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan, Polres Pacitan, Polda Jawa Timur Bripka Latip Utomo terus bantu warga penyandang disabilitas.

 

Bripka Latip Utomo menceritakan ditempat dia bertugas banyak masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas. Membuat dirinya merasa tak tega melihat puluhan masyarakat jauh dari kata sempurna.

 

Berawal dari itu, niat tulus Bripka Latip Utomo muncul lalu memulai mengumpulkan sedikit demi sedikit rejekinya dari tunjangan Bhabinkamtibmas, ditopang sang istri mendukung niat baik Bripka Latip Utomo.

 

Setelah terkumpul meski belum banyak, Latip Utomo beberapa minggu ini kembali menegok warga perlu perhatian kusus, rata-rata mengalami kelumpuhan.

 

Saat mengunjungi raut wajah Bripka Latip Utomo tampak sedih dan kedua matanya berlinang air menagis sembari memberikan paket sembako, uang dan kursi roda serta beberapa jenis lainnya.

 

“Rata-rata kondisi lumpuh dan ada anak kecil, remaja dan dewasa.

Tujuan saya memberikan semangat kepada penyandang disabilitas dan agar keluarga tidak merasa dikucilkan atau malu,” katanya,Kamis (4/11/2021).

 

Menurutnya niat tersebut murni dari dirinya sendiri, selain bertugas memastikan kondisi masyarakat aman, juga sebagai bentuk pengabdian dirinya kepada intitusi Polri, NKRI dan masyarakat.

 

“Karena memang yang harus menjadi modal utama untuk menopang dan menjadi pengasuh penderita disabilitas.

Alhamdulillah dapat menyisihkan rejeki dari giat Bhabinkamtibmas setiap bulannya sedikit demi sedikit sehingga saya buat membantu masyarakat,” terangnya.

 

Tak kenal lelah, tak kenal waktu, hujan mapun terik matahari, Bripka Latip Utomo dikenal dengan sosok yang ramah dan selalu sigap dalam bertugas di wilayah Kerjanya Desa Kalikuning dan Gasang.

 

“Motivasi saya jadi prinsip saya dalam hal ini melihat mereka yang kekurangan. Saya sangat bersyukur saya masih diberikan kesehatan bisa bekerja dan saya bisa berbagi dengan mereka,” imbuhnya.

 

Dia berharap kepada Bhabinkamtibmas lainnya dapat juga menyisihkan rejekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama penyandang disabilitas.

 

“Mereka butuh uluran tangan dari kita-kita ini yang masih diberikan sempurna kesehatan,” harapnya.(*)

Cara humanis Polsek Ngantang Ajak Warga vaksin

Cara humanis Polsek Ngantang Ajak Warga vaksin

Polres Batu – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Ngantang masih belum tersentuh oleh vaksin, dikarena beberapa warga masyarakat takut akan vaksin termakan isu-isu atau berita hoax, Kamis(4/11/2021).

Tak ingin warga termakan berita hoaks, Polsek Ngantang melaksanakan door to door atau vaksin dari rumah kerumah dengan cara yang humanis sekaligus memberikan pengertian bahwa vaksin tidak berbahaya, aman dan tidak ada efek sampingnya.

Bersama dengan petugas dari Puskesmas, anggota Polsek Ngantang mendatangi satu persatu rumah warga lanjut usia yang belum tervaksin.

“Kami berikan edukasi secara humanis, sehingga warga paham bahwa vaksin Covid -19 itu aman,” kata Kapolsek Ngantang, Iptu Hanis S, Kamis (4/11/2021). Ia menyampaikan, setiap hari memberikan arahan kepada anggotanya agar terus memberikan pemahaman kepada masyarakat ke desa-desa bahwa vaksin itu aman.

“Saya selalu memberikan arahan kepada seluruh anggota agar pada saat melaksanakan patroli ke desa-desa selain memantau situasi kamtibmas, agar memberikan pemahan ke warga tentang vaksin itu aman,”ujarnya.

Sementara itu, Bripka Haqul membenarkan banyak warga yang takut untuk vaksin covid-19 karena mendengar berita-berita di media sosial.

“Bersama tim Nakes, kita sabar mengedukasi warga. Membujuk warga serta memberikan pemahaman bahwa semua berita itu tidak benar, vaksin Covid-19 itu aman,” ujar Haqul.

Berkat kerja keras dan dedikasi yang tinggi, warga mulai menerima dan mengerti informasi yang sebenarnya.

“Kita lakukan dengan sabar dan pendekatan secara humanis. Alhamdulilah, salah satu warga, Saidi yang tadinya takut akhirnya mau menerima suntikan vaksin Covid-19, Alhamdulillah,” ungkap Haqul dengan wajah lega.

PoldaJatim

PolresBatu

KapolresBatu

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu