Kapolda Jatim Cek Lokasi Kapal Sungai Tenggelam dan turunkan Tim Pencarian di Rengel Tuban

*Kapolda Jatim Cek Lokasi Kapal Sungai Tenggelam dan turunkan Tim Pencarian di Rengel Tuban*

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mengecek tempat terjadinya kecelakaan perahu penumpang yang tenggelam di sungai Bengawan Solo, penghubung antara dusun Gemblo desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan desa Semambung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (4/11/2021).

Diduga akibat arus sungai yang deras, kapal penyeberangan berpenumpang Rabu, 3 November 2021 sekitar pukul 09.30 Wib, tenggelam. Menurut keterangan di lokasi kejadian, kapal tersebut berpenumpang 17 orang sudah termasuk awak kapal, dan 7 unit kendaraan bermotor, namun 10 orang berhasil selamat dan dirawat di Rumah Sakit, sedangkan 7 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan didampingi bupati Tuban melakukan pengecekan di posko Ante Mortem yang telah disiagakan tidak jauh dari lokasi kejadian, selain itu Kapolda juga meninjau dan melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta menurunkan tim dari Polda untuk membantu proses pencarian korban.

Pencarian korban kapal penyebrangan ini nantinya akan melibatkan semua unsur, baik TNI – Polri, Basarnas daerah, Tagana, dan gabungan dari ormas, atau ormas keagamaan serta pemuda – pemudi atau masyarakat yang berada di sekitar sungai.

“Tujuannya satu yaitu membantu mencari korban daripada kecelakaan kapal kemarin. Informasi yang kami dapatkan, ada 17 korban, sementara sudah ditemukan 10 orang selamat dan 7 orang pencarian, sedangkan 1 baru saja tadi diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga masih ada 6 orang yang kami cari,” katanya Kapolda Jatim saat meninjau di lokasi kejadian.

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah, membentuk 6 satgas, masing-masing ada 5 satgas, ada yang melakukan penyusuran di air, kemudian 1 satgas melakukan pencarian di darat.

“Kami tadi sudah sepakat dengan Pak Bupati, dengan Pak Kapolres dan unsur di sini jajaran Dandim yang diwakili Koramil, beserta unsur lainnya. Akan melanjutkan pencarian dengan mengedepankan masyarakat yang ada di sepanjang sungai. Sampai nanti ke bendungan untuk melakukan penyisiran, dan mudah-mudahan 6 orang yang masih dalam proses pencarian ini bisa segera ditemukan,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, selanjutnya akan melakukan SOP dalam penyeberangan, untuk pengaturan terhadap masyarakat yang melakukan penyeberangan. Selain itu, kedepan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat, untuk bisa memantau waktu-waktu tertentu, di mana arus air sudah sangat deras.

“Jadi keselamatan itu paling diutamakan, lalu kegiatan sosial masyarakat juga bisa berjalan. Kami bersama tim gabungan tetap akan melakukan pencarian,” papar Kapolda.

“Mudah-mudahan kita semua bersinergi dan menghadapi masalah ini dengan baik. Saya yakin dan mohon doa, mudah-mudahan nanti yang masih belum ditemukan, bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Berikut data perkiraan 10 korban jiwa Kapal tenggelam di sungai Bengawan Solo yang selamat.

1). Nama : Mujianto /L
TTl : Rembang, 06-07- 991
Alamat : Wonokerto RT.02/ 05 Kc. Sale kab. Rembang.

2). Nama : Arif Dwi Stiawan /L
TTL : Tuban, 39 th.
Alamat. : Ds.Rengel RT.05/06 Kec. Rengel kab. Tuban.

3). Nama : Nofi Andi Susanto /L
TTL : Tuban, 01-03- 1992
Alamat. : Jln. Majapahit Tuban no 32 Sidorejo RT.04 Rw Kec. Tuban kab. Tuban.

4). Nama : Tasmiatun Nikmah/ L
TTL : 33 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 RW.03 Kec. Rengel kab. Tuban.

5). Nama : Abdul Hadi/ L
TTL : Tuban, 9 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 Rw. 03 kec. Rengel kab Tuban.

6). Nama : Abdulloh Dimyati ( adim ) /L
TTL : Tuban, 3 th.
Alamat. : Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 kec. Rengel kab. Tuban.

7). Nama : Mas Tarmuji/L
TTL : Bojonegoro Umur 56 th al Ds Rengel Rt 02/04 kec Rengel.

8). Nama : BUDI /L
TTL : 24 th.
Alamat : Ngadirejo RT.03 RW.01 kec. Rengel.

9). Hafis , (L/4 th) alamat Rt 04/02 ds semambung kec Kanor bojonegoro

10). Madiyani (L/62 Th) alamat Rt 02/02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro

Sementara perkiraan data 7 orang yang masih belum ditemukan adalah.

1). TORO, (L/41 Tahun), alamat Wonokerto Rt. 02 Rw. 05 Kec. Sale Kab. Rembang.

2). BASORI, (L/37 Tahun), alamat Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 Kec. Rengel

3). *KASIAN (L/60 th) sebagai NAHKODA,* alamat Rt 02/ 07 Ds Semambung kec Kanor kab Bojonegoro.

4). ERMA FITRIANTI (P/27 th) alamat Rt 04/02 Ds Semambung Kec Kanor Kab Bojonegoro.

5). MASDIAN PURNAMA (L/27 th) suami dari IRMA FITRIANTI, Alamat Rt 04 / 02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro.

6). SUTRI (P/60 th), alamat Rengel maibit Tuban

7). Dedy setyo nugroho , 30 th al Rt 2/1 Dsn Secang Desa Ngandong kec Grabakan Kab Tuban.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Polres Bangkalan Vaksin Keliling Pakai Baju ‘Sakera Marlena

*Percepat Vaksinasi Covid-19, Polres Bangkalan Vaksin Keliling Pakai Baju ‘Sakera Marlena’*

 

*Polres Bangkalan -* Kepolisian Resor Bangkalan terus bergerak memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di kabupaten Bangkalan. Termasuk juga dengan percepatan vaksinasi covid-19 di kabupaten Bangkalan. Agar terus meningkat, Polres Bangkalan menggelar vaksin covid-19 pagi ini di Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan menggunakan vaksinasi keliling pada Kamis pagi hari tadi, (04/11/2021).

 

Yang unik kali ini, mobil vaksinasi keliling digunakan untuk menyasar desa-desa yang tidak bias terjangkau dengan vaksin. Selain itu, petugas puskesmas dan perangkat desa Kramat menggunakan pakaian adat Madura yakni Sakera-Marlena. Menggunakan pakaian adat ini pun rupanya menarik minat banyak warga untuk divaksin.

 

Tak hanya menyelenggarakan vaksinasi keliling, petugas yang berada di kantor Desa Kramat pun juga melaksanakan vaksinasi dan menggunakan pakaian adat khas Bangkalan tersebut. Para petugas ini pun merasa sangat bangga bisa melakukan vaksinasi kepada masyarakat dengan tetap menjunjung adat istiadat yang ada.

 

Menanggapi vaksinasi menggunakan pakaian adat Bangkalan, Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Sucipto, S.H. menjabarkan jika kegiatan ini pun menjadi salah satu bentuk kepedulian para nakes untuk tetap menjaga kelestarian budaya di sela sela menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan penanganan covid-19. “Para nakes yang diterjunkan hari ini di Desa Kramat menggunakan baju ‘Sakera-Marlena’ yang merupakan baju adat khas Bangkalan merupakan bukti kecintaan mereka terhadap produk local dan berusaha menjaga serta melestarikannya. Disamping itu, guna menyukseskan vaksinasi kami memang harus berkeliling ke berbagai penjuru di Bangkalan dan untuk mencapai itu semua kami memakai baju adat Bangkalan untuk menarik minat masyarakat agar segera divaksin,” ujar Iptu Sucipto.

 

Terkait jumlah vaksinasi yang dilakukan di Desa Kramat Kamis pagi ini, Iptu Sucipto menjelaskan jika vaksin mencapai angka 200 orang. “Alhamdulillah untuk hari ini, 200 orang yang belum divaksin sudah tervaksin. Dan kedepan, kami akan terus menggunakan kearifan lokal untuk mensukseskan vaksinasi covid-19,” tutup perwira berpangkat Iptu tersebut ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan

Bantu Biaya Sekolah Para Murid TK, Anggota Polsek Donomulyo Dapat Penghargaan dari Kapolres Malang

POLRES MALANG – Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono memimpin upacara pemberian penghargaan kepada Ipda Arif Karnawan, yang telah membantu biaya sekolah bagi para murid TK Bhayangkari Donomulyo, Kabupaten Malang. Kamis (4/11/2021).

Diketahui bahwa Ipda Arif Karnawan yang sehari-hari menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Donomulyo ini, telah membantu biaya sekolah untuk 39 murid TK Bhayangkari Donomulyo.

“Hari ini selain kita adakan kegiatan upacara kenaikan pangkat pengabdian, kita juga memberikan penghargaan kepada Ipda Arif, Kanit Reskrim Polsek Donomulyo yang telah membantu biaya sekolah murid TK Bhayangkari Donomulyo,” terang AKBP R. Bagoes Wibisono.

Menurut Kapolres Malang, bahwa apa yang dilakukan oleh Ipda Arif ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Karena semua dilakukan atas dasar niat pribadi tanpa tendensi apapun.

“Saya berterimakasih kepada Ipda Arif, karena apa yang dilakukannya ini sangat mulia. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak dengan sesuatu yang indah,” ungkapnya.

Sebagai informasi bahwa Ipda Arif melakukan niat baiknya ini murni menggunakan biaya pribadi.

“Saya niat dari nurani saya, untuk membantu membayarkan biaya pendaftaran dan biaya SPP Bulanan bagi para murid TK Bhayangkari Donomulyo,” terang Arif.

Ipda Arif enggan membeberkan biaya yang telah dikeluarkan, namun ia hanya menjelaskan bahwa niatnya ini sudah dimulai sejak tahun ajaran 2020/2021 ini.

Lebih lanjut, Ia memiliki harapan agar dirinya dapat meneruskan niatnya ini hingga akhir masa dinasnya.

“Sejak masa pandemi ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan ekonomi masyarakat menurun, termasuk para wali murid di TK Bhayangkari Donomulyo. Demi keberlangsungan pendidikan di TK Bhayangkari ini, maka niat saya timbul untuk membantu biaya sekolah bagi para murid-murid disini,” ucapnya.

“Semoga saya bisa meneruskan ini hingga akhir masa dinas saya, syukur-syukur jika setelah pensiun saya masih bisa melanjutkan ini,” pungkasnya.

Arahan Kapolri ke Forkopimda Sumbar: Jaga Prokes Hingga Akselerasi Vaksinasi ke Lansia 

Arahan Kapolri ke Forkopimda Sumbar: Jaga Prokes Hingga Akselerasi Vaksinasi ke Lansia

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kedisplinan penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilaksanakan atau tidak boleh kendor. Meskipun, angka harian Covid-19 saat ini sudah mengalami penurunan drastis.

 

Hal itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sumatera Barat (Sumbar), di Rumah Dinas Gubernur, Padang, Rabu (3/11/2021).

 

“Saat ini di wilayah Sumbar banyak penurunan level. Artinya penurunan level ada kelonggaran, maka prokes mulai diabaikan. Ini harus diingatkan,” kata Sigit dalam arahannya.

 

Menurut mantan Kapolda Banten ini, perkembangan kasus aktif harian virus corona di Sumbar memang mengalami penurunan. Namun, di beberapa daerah masih ada yang cukup tinggi.

 

Terkait kasus kematian Covid-19, Sigit menuturkan bahwa, harus ada strategi vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia (lansia). Mengingat, masyarakat yang menjadi korban akibat virus corona, banyak dari kalangan usia lanjut. Karena itu, Sigit menekankan, untuk melakukan percepatan vaksinasi terhadap kelompok lansia.

 

“Tentunya perlu dilakukan langkah khusus, yang meninggal biasanya usia rentan atau lansia, ini harus dipikirkan strategi vaksinasi terhadap masyarakat yang memiliki kerentanan Covid-19. Dari 131 kabupaten/kota yang naik, tren kenaikan ada 8 kab/kota di Sumbar yang ikut naik. Jadi mohon diperhatikan jangan sampai meningkat dan terjadi klaster,” ujar Sigit.

 

Dengan tidak abai terhadap prokes dan melakukan akselerasi vaksinasi, kata Sigit, hal itu juga sebagainya upaya antisipasi untuk mencegah laju pertumbuhan Covid-19 ketika libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

 

“Akan ada risiko apalagi menghadapi Nataru yang biasanya menghadapi masyarakat melakukan aktivitasnya. Dari perjalanan setiap libur ada peningkatan,” ucap eks Kabareskrim Polri ini.

 

Disisi lain, Sigit mengimbau kepada Forkopimda Sumbar untuk tidak menyelenggarakan acara apapun yang berpotensi memicu terjadinya kerumunan massa. Sigit menyarankan, kegiatan lebih baik digelar secara virtual atau daring.

 

“Sehingga kegiatan secara hybrid atau virtual itu lebih baik. Tempat wisata tolong dipasang aplikasi PeduliLindungi,” tutur Sigit.

 

Sigit menyebut, sinergitas dan soliditas, TNI, Polri, Pemprov, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus terus diperkuat. Menurutnya, faktor itu salah satu kunci dalam strategi pengendalian Covid-19 saat ini. Apalagi, Indonesia menempati peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan dan pengendalian virus corona.

 

Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, tren positif tersebut harus dipertahankan. Karena, kata Sigit, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu menekankan untuk tidak abai ataupun lalai mencegah lonjakan Covid-19 dengan kedisiplinan prokes dan akselerasi vaksinasi.

 

Disisi lain, Panglima dan Kapolri juga menyampaikan apresiasi terhadap Forkopimda Sumbar terkait dengan percepatan vaksinasi karena telah menggagas Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) di Tanah Minang. Meskipun, kedepannya harus terus lebih ditingkatkan lagi.

 

“Terkait progres vaksinasi yang dilaksanakan, Alhamdulilah progres tersebut terlihat dari minggu lalu di posisi 32 saat ini di posisi 24-26. Jadi saya kira ini hasil kerja keras rekan-rekan Forkompimda dan tim vaksinasi. Dalam hal ini saya mngapresiasi bersama Panglima,” tutur Sigit.

 

Tak hanya memimpin rapat Forkopimda, Panglima dan Kapolri meninjau langsung kegiatan vaksinasi serentak Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) di GOR H. Agus Salim, Padang, Sumbar. Acara itu dilakukan bersamaan di 221 titik

lokasi.

 

Pada kesempatan tersebut, mereka berdua juga menyempatkan menyapa wilayah lain di Sumbar secara virtual, untuk mendengarkan langsung penanganan dan pengendalian Covid-19.

Silaturahmi Tanpa Batas Bersama Asparagus dan Kapolrestabes Surabaya

*Silaturahmi Tanpa Batas Bersama Asparagus dan Kapolrestabes Surabaya*

 

Surabaya – ASPARAGUS (Aspirasi Lora dan Gus) silaturahmi dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han dalam rangka menjaga tradisi dan menjalin silaturahmi antar putra putri kyai.

 

Silaturahmi dihadiri 33 Kyai dan Gus serta PJU (Pejabat Utama) Polrestabes Surabaya bertempat di Lobby Museum Hidup Polrestabes Surabaya, Selasa (02/11/2021).

 

Adapun hadir diantaranya KH. Abdul Wahab dari Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, KH. Mas Achmad Nasrochuddin dari Pondok Pesantren Islam At-Tauhid Ndresmo Ndalem Surabaya serta kyai dan Gus se-Surabaya.

 

KH. Abdul Wahab mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya silaturahmi bersama Kapolrestabes Surabaya. “Alhamdulillah, Kapolrestabes Surabaya dan Asparagus di Kota Surabaya ini bisa saling mengenal, bisa saling tukar pikiran. Acara ini sangat bagus sekali karna di hari ini pula mereka yang belum kenal bisa saling kenal akrab dan bisa terus menerua menjalin silaturahmi dan saling membantu ini yang paling penting.”

 

KH. Mas Achmad Nasrochuddin juga turut memberi komentar dalam kegiatan silaturahmi ini. “mudah-mudahan ini bukan yang terakhir, sinergi antara tokoh agama tokoh masyarakat dengan pihak aparat terus dijalin dan silaturahmi ini terus diagendakan, kita saling membantu dan bersama kita bisa.”

 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan bersyukur atas terselenggaranya acara Silaturahmi Ngopi (Ngobrol dan Tukar Pikiran) bersama Asparagus kota Surabaya dan sekitarnya.

 

“Syukur alhamdulillah atas kehadiran Asparagus dalam Silaturahmi Tanpa Batas ini, InsyaAllah menjadi berkah bagi Kami (Polrestabes Surabaya). Kami minta dukungan dan doa serta diingatkan bila kami melaksanakan hal-hal yang kurang tepat dalam dalam pelaksanaan tugas,” Pungkas Kapolrestabes Surabaya. (CH*)

Aiptu Guritno, Ki Dalang dari Polsek Pakel Tulungagung Jual Sebagian Wayang dan Gamelan Untuk Pembangunan Masjid

Aiptu Guritno, Ki Dalang dari Polsek Pakel Tulungagung Jual Sebagian Wayang dan Gamelan Untuk Pembangunan Masjid

 

TULUNGAGUNG – Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SIK, SH, MH bersama Pejabat Utama bersilaturrahmi ke salah satu anggotanya yakni Aiptu Guritno yang bertugas di Polsek Pakel, Selasa (2/11/2021).

 

Ketertarikan Kapolres Tulungagung ingin mengunjungi anggotanya, lantaran, Aiptu Guritno memiliki bakat/kelebihan di bidang seni yaitu sebagai Dalang wayang kulit.

 

Dan luar biasanya, Aiptu Guritno juga menghibahkan sebidang tanah seluas 18 Rhu untuk dibangun Masjid, dan tanah yang berada di dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Bangun Mulyo tersebut dibelinya dari hasil wayang kulit.

 

Kapolres Tulungagung telah mengapresiasi atas bakat seni yang dimiliki Aiptu Guritno serta ketulusan hatinya yang telah menghibahkan sebidang tanah untuk dibangun Masjid.

 

“Kebetulan beliau ini anggota Polri sekaligus Dalang (Wayang kulit) atau yang mempunyai kelebihan di bidang seni,” ujar Kapolres.

 

Situasi pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM sangat berdampak pada pementasan seni. Sehingga mengakibatkan seperangkat wayang kulit yang dimiliki Guritno terjual.

 

Namun, dari penjualan seperangkat wayang kulit tersebut dibelikan sebidang tanah seluas 18 ru yang kemudian dihibahkan untuk dibangun Masjid.

 

“Karena situasi pandemi ini memang tidak bisa pentas, akhirnya berdampak pada kegiatannya termasuk juga grupnya,” imbuh Kapolres.

 

“Tapi yang luar biasa dari beliau ini adalah kemudian dia menjual beberapa asetnya (seperangkat alat wayang kulit) untuk dibelikan tanah kemudian dihibahkan. Ini yang perlu kita contoh,” timpal Kapolres melengkapi.

 

Selanjutnya, Kapolres Tulungagung mengapresiasi langkah mulia Aiptu Guritno tersebut.

 

“Kita juga mengapresiasi Pak Guritno, dengan berbagai keterbatasan kemudian menghibahkan tanahnya untuk dibuat Masjid,” tutur AKBP Handono.

 

Kapolres Tulungagung mendukung dan siap membantu kelancaran pembangunan Masjid di dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Bangun Mulyo yang saat ini dalam proses pembangunan.

 

“Nanti tentu kita akan bantu supaya yang menjadi cita-cita Pak Gurit dan warga Desa Bangun Mulyo segera memiliki tempat ibadah,” tutupnya.

 

Sementara itu, Aiptu Guritno juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan silaturahmi Kapolres Tulungagung beserta PJU Polres Tulungagung di tempat sanggar seni dan lokasi pembangunan masjid yang rencananya atas permintaan warga akan diberi nama Masjid Al – Amin.

 

“Terima kasih Komandan mohon doa restunya, mudah – mudahan kemitraan kami dengan masyarakat dalam membangun masjid ini bisa terlaksana,” tutur Aiptu Guridno dihadapan Kapolres Tulungagung. (

Kapolri Minta Forkopimda Sumut Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

Kapolri Minta Forkopimda Sumut Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

 

Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat pengarahan kesiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sumatera Utara (Sumut), Rabu (3/11/2021).

 

Pada kesempatan itu, Sigit menyampaikan pesan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk tetap tidak lengah dan abai, dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, yang saat ini terus semakin membaik. Akselerasi vaksinasi, penerapan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin dan perawatan yang baik pasien Covid-19 harus terus dilakukan.

 

Capain yang sudah baik saat ini, kata Sigit harus dipertahankan. Diantaranya adalah menyiapkan antisipasi untuk mencegah lonjakan virus corona ketika saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang.

 

“Pesan Presiden, kondisi angka harian yang saat ini sudah bagus bisa berubah, kalau kita lengah. Setiap libur maka ada peningkatan. Pada bulan Juli kasus harian mencapai 56 ribu, tapi hari ini diangka 612. Ini harus dipertahankan. Terlihat dari kasus positif menurun demikian juga kasus aktifnya. Ini adalah angka hasil kerja keras rekan-rekan semua,” kata Sigit.

 

Menurut Sigit, Forkopimda Sumut harus melakukan antisipasi di jalur lintasan Bandara, Pelabuhan, Stasiun, terminal dan lainnya. Upaya tersebut untuk mencegah adanya lonjakan masyarakat yang hendak kembali ke kampung halamannya saat perayaan Natal.

 

Sedangkan di perayaan Tahun Baru, Sigit menekankan kepada Forkopimda untuk tidak menyelenggarakan kegiatan yang dapat memicu terjadinya kerumunan massa seperti konser ataupun perayaan musik lainnya.

 

“Kegiatan pesta akhir tahun terkait dengan konser dan perayaan mohon dihindari ini mengantisipasi lonjakan. Mohon disesuaikan dengan SOP yang sudah diatur di posko bandara, jalan raya dan pelabuhan. Lalu, masifkan aplikasi PeduliLindungi. Kegiatan ibadah harus dibicarakan tempat mana yang dilaksanakan secara virtual dan langsung. Mohon dibicarakan, di wilayah Sumut ada sekitar 6.623 gereja, ini harus dipersiapkan dengan baik. Ibadah bisa berjalan namun laju Covid-19 bisa dijaga,” papar Sigit.

 

Sigit meyakini bahwa, Forkopimda Sumut bisa mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus harian virus corona. Kuncinya, adalah sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri, Pemda, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

 

Apalagi, menurut Sigit, persiapan antisipasi yang dilakukan sejak dini efektif bisa mencegah lonjakan Covid-19. Sebagaimana dilakukan ketika pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, beberapa waktu lalu.

 

“Beberapa waktu lalu kita melaksanakan PON dan sempat terjadi lonjakan klaster walau tak signifikan. Kontingen berasal dari seluruh provinsi dan Alhamdulilah tidak terjadi peningkatan klaster, terjadi kesembuhan, ini optimisme kita semua harapan kita menyelenggarakan event selanjutnya,” ujar eks Kapolda Banten tersebut.

 

Oleh sebab itu, Sigit minta Forkopimda Sumut untuk mempertahankan tren positif penanganan dan pengendalian Covid-19 saat ini. Mengingat, Indonesia menempati peringkat pertama dalam melakukan hal itu se-Asia Tenggara.

 

“Sejalan dengan pemerintah dan rekan-rekan semua kita berada rangking satu di Asia Tenggara untuk penanganan Covid-18 terbaik. Angka ini menjadi sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan kita. Namun tak boleh lengah, kalau kita abai, risiko terjadi gelombang tiga bisa terjadi,” ucap mantan Kabareskrim Polri tersebut.

 

Dengan adanya fakta itu, Sigit optimis bahwa, beberapa event internasional yang rencananya diselenggarakan di wilayah Indonesia akan berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap memperhatikan sisi kesehatan.

 

Lebih dalam, Sigit meminta kepada Forkopimda Sumut untuk terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Hal itu untuk mencapai target 70 persen sebagaimana harapan dari Presiden Jokowi.

 

“Catatan saya tolong ditingkatkan Lansia vaksinasinya. Sehingga kita bisa menurunkan angka kematian. Strategi diubah lebih meningkatkan door to doornya, kematian tertinggi di usia tersebut,” ucap Sigit.

 

Disisi lain, Sigit juga meminta Forkopimda untuk memperhatikan soal dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para pelajar. Sigit berharap, percepatan vaksinasi terhadap generasi penerus bangsa itu harus terus dilakukan.

 

“Angka yang belum maksimal tolong ditingkatkan, tenaga didik dan siswanya. Sehingga PTM berjalan dan laju Covid-19, bisa dikendalikan. Lakukan pengawasan soal SOP, apakah di sekolah dilaksanakan atau tidak. Dalam hal ini, setiap tiga hari ada random sampling 10 persen dari siswa yang ada. Sehingga diketahui apakah PTM memunculkan klaster atau tidak,” tutur Sigit.

 

Selain memimpin rapat bersama Forkopimda Sumut, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau vaksinasi massal di Lapangan Benteng Kota Medan, yang diikuti pada 33 kab/kota di Sumut.

 

Sigit juga menyempatkan waktu untuk menyapa beberapa perwakilan secara virtual. Dalam kesempatan itu yang menjadi perhatian Sigit salah satunya adalah soal jumlah dan stok vaksin, serta pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Kapolsek dan Kasat se-Jatim

*Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Kapolsek dan Kasat se-Jatim*

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Pejabat Utama Polda Jatim, gelar pelatihan peningkatan kemampuan kepada seluruh Kapolsek dan Kasat se-Jatim, pada Rabu (3/11/2021).

 

Pelatihan peningkatan kemampuan yang digelar oleh Polda Jatim ini, bertujuan untuk menjaga Kamtibmas di tengah pandemi covid-19, sesuai dengan Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab (TWT), dalam rangka mewujudkan polri yang Presisi di era Police 4.0.

 

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim didampingi Wakapolda Jatim dan Karo SDM Polda Jatim menyampaikan, agar seluruh jajaran mengetahui tugas wewenang dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas pokok, harkamtibmas, melindungi mengayomi masyarakat, dan penegakan hukum.

 

“Harapannya dengan pelatihan dan peningkatan kemampuan ini seluruh Kapolsek dan Kepala satuan di jawa timur lebih adaptif terkait dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” harapan Kapolda Jatim.

 

Kapolda juga berpesan kepada Kapolsek dan Kasat dalam penanganan covid-19 yang masih terus ada di sekeliling kita, ini terus menerus harus diketahui dan dilaksanakan oleh seluruh kapolsek dan Kasat, tentunya dengan adanya pelatihan peningkatan kemampuan ini yang diikuti seluruh Kapolsek dan Kasat, berikutnya untuk bisa bekerja yang lebih baik, bisa merespon perubahan-perubahan yang terjadi, bisa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder terkait.

 

“Tidak lupa kita semua terus berdoa mudah-mudahan semuanya bisa diberi kesehatan, kekuatan sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan baik. Saya kira penting ini semua untuk dilakukan, saya harap para Kapolsek dan Kasat juga memberi pelatihan kepada para anggota di bawahnya, karena kalau anggota bisa bekerja dengan baik, tentunya organisasi akan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.” tandasnya.

Kapolres Lamongan Apresisiasi Polisi Sejuta Julukan Kebaikannya, Aipda Purnumo

*Kapolres Lamongan Apresisiasi Polisi Sejuta Julukan Kebaikannya, Aipda Purnumo*

Lamongan, 03/11/2021
Polisi dengan sejuta julukan kebaikannya, hari ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K.

Adalah Aipda Purnomo Kanitbinpolmas Satbinmas Polres Lamongan berkesempatan diundang secara langsung oleh salah satu TV Nasional untuk berbagi cerita dan pengalaman dalam kegiatan Live di Stasiun TV Nasional yang mengangkat berita Polisi Peduli Sesama dan lingkungan.

Purnomo kesehariannya tidak pernah berhenti untuk membantu dan membuat orang lain tersenyum terutama warga masyarakat disekitar tempat tinggalnya, belakangan Polisi yang berpangkat Aipda ini memberikan perawatan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara gratis, memiliki ojek gratis buat anak yatim dan penyandang disabilitas saat berangkat dan pulang sekolah.

Kapolres Lamongan dalam hal tersebut sangat mengapresiasi kegiatan positif anggotanya apalagi sampai viral dan menjadi tauladan serta inspirasi oleh berbagai pihak. “ Terima kasih saya ucapkan untuk kegiatan terpuji Aipda Purnomo, kisahnya memang sangat menginspirasi semua kalangan. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai disni akan tetapi bisa berkelanjutan secara berkala.” Ucap Kapolres Lamongan.

Aipda Purnomo juga membagikan kebahagiaan atas apresiasi yang telah di dapat dari Pimpinan Terbaiknya, “ Saya pribadi dan atas nama seluruh anak anak kesayangan saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang telah diberikan kepada saya.” Ungkap Polisi yang pernah menjual telur dan burung hanya untuk membantu Mbok Untung warga masyarakat yang hidup sebatang kara.

Doakan saya agar selalu ikhtiar dan tetap istiqomah dalam menjalankan amanah dari beliau beliau dermawan baik hati.” Tutupnya.

INOVASI CEMERLANG ANTARKAN BHABINKAMTIBMAS BRIPTU DIDIN RAIH PENGHARGAAN KAPOLRES PACITAN*

*INOVASI CEMERLANG ANTARKAN BHABINKAMTIBMAS BRIPTU DIDIN RAIH PENGHARGAAN KAPOLRES PACITAN*

 

 

PACITAN-Siapa tak kenal dengan  Briptu Didin Girang Pramuda Anggota Bhabinkamtibmas  Polsek Arjosari Polres Pacitan, Polda Jawa Timur yang kerab memberikan kejutan pemikiran cemerlangnya lakukan berbagai inovasi nyentrik.

 

Hingga dirinya mendapatkan berbagai pujian dari semua kalangan, hingga berkat inovasinya ajak masyarakat taat prokes, terbaru dirinya kembali raih penghargaan dari Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

 

“Iya Didin merupakan salah satu Bhabinkamtibmas Polres Pacitan yang

Selalu brinovasi. Dia bagus masih muda harus memang begitu,” katanya, Rabu (3/11/2021).

 

Dirinya memang selama ini terus memberikan semangat kepada bawahannya agar terus lakukan inovasi dalam menjaga Kamtibmas dimana dia bertugas.

 

Briptu Didin Yang biasa disapa, adalah pria kelahiran Madiun yang sudah menyabet 2 kali piagam Kapolda Jatim dan 5 Kali penghargaan dari Kapolres Pacitan.

 

“Ya terus saya dorong semua anggota, agar dia bebas berinovasi yang penting bermanfaat untuk masyarakat, intitusi Polri terutama NKRI,” Imbuhnya.

 

Pada kesempatan yang sama Briptu Didin Girang menyampaikan rasa hormatnya kepada Kapolres Pacitan atas penghargaan yang telah diberikan.

 

“Terimakasih, tentunya saya akan terus berupaya tidak mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan serta amanah selama ini sebagai anggota Polri,” ucapnya.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu