Panglima TNI dan Kapolri Berikan Apresiasi Forkompimda dalam Penanganan Covid di Jatim

*Panglima TNI dan Kapolri Berikan Apresiasi Forkompimda dalam Penanganan Covid di Jatim*

 

 

Forkompimda Jawa Timur dampingi Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan Serbuan vaksinasi, khusus untuk pelajar di Surabaya. Selain itu, dua jenderal ini juga berkesempatan menyapa 39 polres dan Kodim wilayah Jatim yang juga menggelar serbuan vaksinasi merdeka serentak, pada Jum’at (15/10/2021).

 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda kota Surabaya, mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan Serbuan Vaksinasi di Surabaya, dan daerah lain yang melaksanakan vaksinasi di Jawa Timur.

 

Setibanya di lapangan THOR Surabaya, Forkopimda Jatim dan Forkopimda kota surabaya langsung menyambut. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan situasi perkembangan covid-19 di Surabaya, sembari berjalan melakukan pengecekan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga menyapa dan berkesempatan berdialog dengan pelajar yang sedang melakukan vaksinasi.

 

Tak hanya itu, Panglima TNI dan Kapolri juga berkesempatan menyapa daerah lain di wilayah Jawa Timur, yang juga melakukan serbuan vaksinasi, secara virtual.

 

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Serbuan Vaksinasi yang berlangsung di Lapangan THOR ini diikuti kurang lebih 40.000 untuk hari ini dan besok serta Diikuti jajaran di 39 Polres dan Kodim jajaran jatum yang juga melaksanakan hal yang sama dengan target total keseluruhan 111.848 dosis untuk memvaksinasi masyarakat rentan, lansia, anak-anak di atas usia 12 tahun dan difabel dengan dibantu tenaga kesehatan gabungan Dinkes, TNI, Polri dan Relawan sejumlah 2191 nakes.

“Vaksina terbukti mampu melindungi masyarakat dari perburukan akibat terpapar covid-19 oleh sebab itu akselerasi terus kita lakukan baik di wilayah-wilayah yang capaiannya sudah tinggi, termasuk wilayah-wilayah aglomerasi, sehingga lalu lintas masyarakat, aktivitas masyarakat, di wilayah tersebut bisa berjalan dengan lancar, dengan perlindungan vaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2,” jelasnya.

 

“Oleh sebab itu pada siang hari ini kita melaksanakan vaksinasi dan terus kita laksanakan untuk mencapai target 70% dari setiap daerah. Semoga pelaksanaan vaksinasi ini juga berjalan lancar dan kegiatan perekonomian juga akan ikut berjalan dengan lancar dan baik,” tambah Panglima TNI.

 

Lebih lanjut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menambahkan, keberhasilan penanganan covid-19 di Jawa Timur tidak luput dari kerja keras bersama dan kekompakan pemerintah daerah dalam hal ini Forkopimda, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten /Kota, yang solid dan kompak dalam melakukan langkah-langkah menghadapi dan mengendalikan laju bertumbuhan covid, dari progres vaksinasi yang dilaksanakan, Kapolri mendapatkan laporan bahwa dari rata-rata 2 juta sehari yang di harapkan bapak Presiden.

 

“Kemudian di wilayah Jawa Timur sendiri yang berada di angka kurang lebih 300.000 kalau tidak salah. Itu sudah beberapa kali targetnya bisa tercapai, bahkan di dalam beberapa kali kunjungan angka-angkanya terus mengalami peningkatan,” ucap Kapolri dihadapan awak media.

 

Selain itu, Kapolri mengatakan. Diharapkan sore nanti atau besok pagi, kita mendapatkan laporan bahwa target capaian harian untuk vaksinasi bisa over prestasi.

 

“Tentunya ini menjadi prestasi bagi seluruh rekan-rekan. Ini tentunya harus terus ditingkatkan untuk mencapai vaksinasi 70% dalam rangka membentuk kekebalan komunitas yang diharapkan,” harapannya.

 

“Seiring dengan hal tersebut, kita juga melihat bahwa PPKM di wilayah Jawa Timur terus mengalami penurunan, bahkan di Blitar saat ini sedang menjadi role model untuk PPKM level 1, dan sebagian besar juga PPKM level 2. Ini tentunya harus terus-menerus diikuti karena memang aktivitas meningkat seiring dengan diturunkannya PPKM yang ada di wilayah Jawa Timur,” paparnya.

 

Ini tentunya menjadi perhatian kita semua agar pada saat aktivitas masyarakat mulai meningkat laju pertumbuhan covid tetap bisa kita kendalikan, strateginya adalah bagaimana menegakkan prokes secara ketat, di sisi lain kegiatan vaksinasi juga harus ditingkatkan sehingga pencapaian 70% itu betul-betul bisa terlaksana.

 

“Kemudian saya selalu mengingatkan bahwa di wilayah-wilayah yang terjadi kegiatan, terjadi kerumunan masyarakat, tolong dipasang aplikasi peduli lindungi, sehingga kemudian seluruh aktivitas masyarakat yang masuk di tempat tersebut bisa termonitor. Mana yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin dan mana yang ada riwayat kontak erat, atau positif, sehingga kemudian bisa dilakukan langkah karantina sementara sebelum dilaksanakan treatment lanjutan, apakah dimasukkan ke isolasi terpusat ataukah dirawat di rumah sakit,” pesan Kapolri.

 

“Ini tentunya kita imbau untuk terus dilakukan, sehingga kegiatan vaksinasi berjalan dengan baik, prokesnya berjalan dengan baik, kegiatan 3T-nya juga terus-menerus ditingkatkan. Sehingga laju pengendalian covid, pertumbuhan covid yang semakin terus turun bisa dikendalikan,” imbaunya.

 

Apresiasi juga disampaikan Kapolri untuk keberhasilan Forkopimda Jatim, atas kekompakkannya, tentunya hal ini dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

 

“Sekali lagi, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Forkopimda, baik provinsi, Bu gubernur, Pak pangdam, Pak Kapolda yang selalu solid dan kompak, ini tentunya menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain untuk bisa melakukan hal yang sama. Sekali lagi, selamat terus pertahankan dan mudah-mudahan targetting yang diharapkan bisa segera tercapai,” pungkas Kapolri.

Reward dan Punisment, warnai Zoom Kapolri

Reward dan Punisment, warnai Zoom Kapolri

 

Polres Batu –  Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Probowo bersama  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Forpimda Jatim memantau langsung program Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Lapangan THOR Surabaya (Gelora Pancasila) Surabaya.

Mengawali peninjauan vaksinasi di Lapangan Thor , Panglima TNI Marsekal Hadi menyapa dan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2 tersebut.

Selain Panglima TNI dan Kapolri terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan jajaran Forpimda yang lain.

Dalam kesempatan tersebut Forpimda menyempatkan Zoom dengan para pejabat di daerah untuk mengatahui sejauh mana pencapaian vaksinasi di tiap tiap wilayah.

Sementara itu , Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan didampingi Pabung Kapten Czi Widagdo beserta Pejabat Utama dan para Bhabinsa mengikuti Zoom di Loby Mapolres Batu.Jum’at (15/9/2021).

Dalam sesi percakapan oleh Kapolri dengan Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Vaksinasi di Situbondo berjalan lancar namun ada beberapa kendala .

“ Kami berusaha mengejar pecapaian target Vaksinasi daripada inputnya tapi kami juga berusaha sekuat tenaga untuk mengejar input dengan baik di balik keterbatasan tenaga kesehatan yang kami punyai , sekaligus kami juga akan mengejar ketertinggalan dalam pelaporan “ tegasnya.

“ Warga kami sangat antusias dengan vaksinasi namun yang diminati adalah vaksin Sinovac, sedangkan stock kami tidak kurang dari 1000 adalah Astra Zeneca sehingga kami membutuhkan kekurangan di Sinovac” harap Suswandi.

Kapolri juga mengapresiasi program Vaksinasi yang ada di Kota Situbondo dalam menciptakan Herd Imunity .

“Saya sangat mendukung upaya dari Pak Bupati yang memerikan Reward berupa bendera emas kepada kecamatan yang tingkat pencapaian Vaksinasinya tinggi serta memberikan Punisment berupa Bendera hitam kepada Kecamatan yang pencapaianya rendah” tegas Kapolri.

Harapan Panglima TNI dengan dilaksanakan vaksinasi massal bagi masyarakat Surabaya  nantinya benar-benar terhindar dari bahaya Covid-19 dan sehingga ekonomi akan terus meningkat.

“Sekali lagi bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin pertama dan kedua hendaknya tetap selalu menerapkan budaya sehat dengan 6 M supaya tren penurunan kasus positif yang saat ini sedang membaik bisa kita tekan sampai angka angka paling bawah” kata Panglima.

“Terima kasih atas kerjasamanya TNI, Polri, pemerintah daerah, Dinkes dan relawan. Saya dapat laporan dari Gubernur Jatim  juga bahwa banyak relawan yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi di Surabaya saat ini , terima kasih atas kerjasamanya,” tutup Panglima TNI.

Gandeng PCNU Banyuwangi, Kapolri Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Presiden Jokowi

Gandeng PCNU Banyuwangi, Kapolri Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Presiden Jokowi

 

Jawa Timur – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi yang diselenggaran oleh TNI-Polri bersama dengan PCNU, Banyuwangi, di RSNU Mangir, Kamis (14/10/2021).

 

Sigit mengungkapkan, sinergitas dengan PCNU Banyuwangi dan stakeholder lainnya ini untuk mengejar target vaksinasi sebesar 70 persen yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

 

“Dan kemudian terkait vaksinasi harus kami tingkatkan dan percepat. Sehingga kemudian seluruh masyarakat Indonesia yang diharapkan Bapak Presiden minimal 70 persen bisa tercapai,” kata Sigit dalam jumpa pers usai meninjau serbuan vaksinasi.

 

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, guna mencapai target tersebut harus dilakukan suntikan vaksin sehari dua juta dosis. Untuk mencapai angka itu, Sigit menyebut, perlu adanya sinergitas dengan seluruh pihak untuk bersatu padu menciptakan kekebalan komunal.

 

“Jadi target kami bagaimana dalam satu hari bisa dilaksanakan dua juta untuk seluruh rakyat Indonesia. Dan ini perlu kerja keras kita semua, gabungan dari seluruh tenaga vaksinator untuk bersama-sama bersinergi, bersatu padu, sehingga target pencapaian ini bisa tercapai dan ini tentunya harapan kita semua,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Akselerasi vaksinasi, lanjut Sigit, perlu dilakukan lantaran saat ini, Pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Tentunya, kata Sigit, pelonggaran yang ada harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta akselerasi vaksinasi.

 

Dengan begitu, menurut Sigit, potensi laju pertumbuhan Covid-19 tidak terjadi di tengah kelonggaran yang ada. Indonesia sempat mengalami lonjakan kasus harian virus corona yang cukup tinggi, namun saat ini telah mengalami penurunan drastis. Sehingga, diperlukan upaya yang maksimal untuk menghindari adanya lonjakan kembali terjadi.

 

Sigit menyebut, penanganan dan pengendalian Covid-19 Indonesia berada di peringkat pertama untuk kawasan Asia Tenggara. Sebab itu, tren positif tersebut harus dipertahankan dengan kerjasama dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat bersama dengan Pemerintah.

 

“Alhamdulilah Indonesia yang sempat berada di bawah saat ini ada di angka tertinggi. Tentunya ini harus dipertahankan. Beberala penurunan level tentunya ada pelonggaran. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas. Ketika aktivitas masyarakat mulai kembali normal, tentunya kita harus menjaga angka Covid-19 jangan naik kembali. Bagaimana caranya, mau tak mau kita harus melaksanakan prokes yang ketat,” ucap Sigit.

 

Disisi lain, Sigit juga menyinggung soal penanganan terhadap kontingen yang selesai bertanding di PON ke-XX Papua. Pasalnya, Pemda harus menyiapkan karantina yang tepat, guna menghindari terjadinya klaster baru dari hal tersebut.

 

“Oleh karena itu saya titip juga Pemda, official dan atlet yang kembali paska-PON laksanakan prokes bagaimana dilaksanakan karantina, di tes di PCR lagi. Sehingga dipastikan masyarakat dan official serta atlet dipastikan negatif. Sehingga kemudian bisa berinteraksi lagi dengan masyarakat,” papar Sigit.

 

Lebih dalam, Sigit memaparkan juga untuk melakukan kesiapan ataupun upaya untuk menghadapi beberapa event-event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia.

 

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa langsung Puskesmas di Banyuwangi, secara virtual. Dalam interaksinya itu, Sigit berharap sinergitas TNI, Polri dan seluruh pihak untuk terus dipertahankan kedepannya.

 

“Pesan kami walaupun kegiatan vaksinasi rata-rata diatas 58 persen namun prokes tetap dilaksanakan. Sehingga pencapaian tetap 100 persen dan angka Covid-19 bisa dikendalikan. Karena apa sebentar lagi kita menghadapi hari-hari besar, libur panjang. Sehingga tentunya ini resisten akan ada peningkatan kalau kita tidak jaga. Tapi sekali lagi terima kasih atas seluruh kerja keras dari rekan-rekan TNI, Polri Dinkes kecamatan dan relawan yang terus berjuang. Sehingga sampai saat ini laju Covid-19, khususnya di Banyuwangi bisa tertangani dengan baik,” kata Sigit.

 

Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan inisiasi TNI-Polri dan PCNU Banyuwangi yang dilaksanakan secara serentak di 45 titik yaitu RSNU Mangir Banyuwangi dan 25 Kecamatan di Kabupaten, Banyuwangi.

Lokasi utama pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi ini adalah RSNU Mangir Banyuwangi, sedangkan 25 Kecamatan melaksanakan di masing-masing Puskesmas.

 

Total target vaksinasi sebanyak 16.000 dosis suntikan. Dengan rincian, 1.500 dosis untuk RSNU Mangir dan 14.500 dosis untuk 25 Kecamatan.

 

Pertama di Indonesia, Polresta Malang Kota Luncurkan Dispenser Masker 

Pertama di Indonesia, Polresta Malang Kota Luncurkan Dispenser Masker

 

MALANG – Di era digital dan tekhnologi yang terus berkembang mengikuti zaman saat ini semua bisa dipermudah baik dalam komunikasi, pengurusan surat menyurat, layanan, hingga kebutuhan sehari-hari.

 

Seperti halnya dengan pelayanan public, Inovasi demi inovasi terus dimunculkan oleh berbagai pihak termasuk Polresta Malang Kota yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim ini.

 

Sudah banyak Inovasi Polresta Malang Kota dalam membangun dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat khususnya di Kota Malang saat masa pandemi Covid -19,mulai dari membuka gerai vaksinasi massal, Satgas Trauma Healing Polresta Malang Kota, vaksinasi drive thru dan door to door dan masih banyak lagi.

 

Kali ini, terobosan terbaru yang digagas oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto yakni inovasi dispenser masker dan hand sanitizer, dalam rangka kepedulian Polresta Malang Kota untuk menegakkan prokes  sekaligus memerangi virus covid-19 khususnya di wilayah Kota Malang.

 

“Ini salah satu implementasi perintah bapak Kapolda Jatim yang kami laksanakan yaitu Polri secara konsisten akan terus mendukung pemerintah dalam upaya penanganan Covid -19,”terang AKBP Budi Hermanto, Kamis (14/10/21) di Malang.

 

Kapolresta Malang Kota juga mengungkapkan bahwa inovasi kali ini pihaknya telah bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) yang sekaligus memperkenalkan dispenser masker kepada masyarakat.

 

“ Tujuan kami agar bisa mengoptimalkan protokol kesehatan (prokes) di masa Pandemi Covid -19 ini,”jelas AKBP Buher ( sapaan akrab Kapolresta Malang Kota…red).

 

Dispenser masker ini kata AKBP Buher adalah box yang berisikan masker dan Hand Sanitizer. Dispenser  ini mengusung teknologi “No touch”,  tanpa sentuhan tangan, hanya dihadapkan telapak tangan ke tombol dispenser masker keluar dengan sendirinya.

 

“Begitu juga dengan hand sanitizer, masyarakat bisa menggunakan hand sanitizer tanpa memencet tombol dispensernya,”tambah AKBP Buher.

 

Menurut AKBP Buher ide berawal dari saat Pamen Polri ini melihat Vending Machine, yang kemudian muncul kreasi ingin membuat dispenser masker dan hand sanitizer.

 

Dengan menggandeng  Universitas  Brawijaya, ide tersebut dikembangkan oleh para mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang bersama tim .

 

” Ini memiliki nilai ganda bermanfaat bagi masyarakat Kota Malang dan juga memiliki  nilai tambah bagi rekan Mahasiswa dalam berkreasi mengeluarkan ide-ide hasil kreasinya di musim pandemi ini,”terang AKBP Buher.

 

Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Hadi Suyono menyambut baik atas ide Kapolresta Malang Kota yang telah berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus peduli dalam meningkatkan kreatifitas Mahasiswa di kampusnya.

 

”Pada prinsipnya kami sangat welcome sekali dengan inovasi berbasis teknologi kompetensi yang berkaitan dengan engineering. Apalagi ide ini matching antara keperluan masyarakat dengan ilmu teknologi di perguruan tinggi,” kata Hadi Suyono.

 

Dijelaskan oleh Hadi bahwa cara kerja dispenser ini ada dua sensor input yaitu satu sensor masker untuk mengeluarkan, dan sensor kedua Hcsr. Jika terdeteksi jarak 5 cm, maka akan mengeluarkan masker dan cairan handsanitizer. Sementara sisa masker dan handsanitizer bisa ditampilkan di layar counter dispenser.

 

Untuk diketahui,dispenser masker memiliki kapasitas 70 masker dan 50 ml hand sanitizer, akan ditempatkan di 3 titik Kota Malang yakni di depan Taman Krida Budaya Jl. Suhat, depan Pos Polisi Samapta Alun-Alun, dan di pelayanan publik Mako Polresta Malang kota. (*)

Kejar Target 60 Persen Vaksinasi Lansia di Sidoarjo dalam Seminggu

Kejar Target 60 Persen Vaksinasi Lansia di Sidoarjo dalam Seminggu

Warga lanjut usia (lansia) yang tergolong rentan menurun imunitasnya di tengah masa pandemi, terus menjadi perhatian khusus untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Karena itu pemerintah bersama TNI-Polri terus memasifkan vaksinasi bagi lansia.

Di Kabupaten Sidoarjo akselerasi vaksinasi kini terus menyasar lansia. Mengingat data capaian vaksinasi lansia dosis pertama di Kabupaten Sidoarjo 47 persen. Masih kurang 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi bagi lansia.

Untuk mempercepat terbentuknya herd immunity bagi warga lansia tersebut, Kamis (14/10/2021) bertempat di Rumah Joglo, Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo, sebanyak 500 lansia disuntik vaksin Covid-19, bersamaan dengan 500 orang disabilitas, pelajar dan masyarakat umum.

Hadir memantau jalannya vaksinasi bagi lansia, disabilitas, pelajar dan masyarakat umum di Prambon, Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dan Forkopimka Prambon. Pada kesempatan ini pula, juga dilakukan pembagian bansos, serta vaksinasi door to door ke rumah warga lansia yang tidak mampu dibawa ke lokasi vaksinasi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengapresiasi semangat para lansia untuk berkenan disuntik vaksin. Ini merupakan ikhtiar bersama, dari Pemkab Sidoarjo, TNI-Polri, dan para stake holder dalam penanganan Covid-19. Termasuk upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

“Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama wilayah kita sudah mencapai 70,33 persen. Sementara vaksinasi bagi lansia masih kurang sekitar 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi dosis pertama bagi lansia,” jelas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Ia optimis dalam seminggu ini, target vaksinasi bagi lansia dapat tercapai. Melalui langkah akselerasi vaksinasi menyasar ke pelosok desa. “Seperti hari ini kita lakukan vaksinasi bagi lansia dan disabilitas di Desa Jedongcangkring, Prambon,” imbuhnya.

Sementara itu keterlibatan TNI, Polri bersama bidan desa juga akan lebih dimasifkan guna menggerakan vaksinasi bagi lansia di desa-desa. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kendaraan vaksinasi keliling yang akan dimotori Bhabinkamtibmas, Babinsa dan bidan desa untuk melakukan vaksinasi ke desa-desa.

“Kita masifkan sinergitas bhabinkamtibmas, babinsa dan bidan desa untuk mendukung percepatan vaksinasi di desa, khususnya bagi para lansia. Termasuk nanti akan disedikan kendaraan vaksinasi keliling, sehingga masyarakat di desa akan mudah terlayani mendapatkan vaksinasi,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Adanya vaksinasi door to door bagi lansia ini, dirasakan manfaatnya para lansia. Seperti diutarakan Mujiah, 70 tahun, warga Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo. Ia yang tinggal sendirian di rumahnya merasa kaget kedatangan Bupati Sidoarjo dan Kapolresta Sidoarjo, lalu mengajaknya untuk disuntik vaksin Covid-19 oleh tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, meskipun sempat kaget didatangi Pak Bupati dan Pak Kapolres, saya akhirnya mendapatkan suntikan vaksin dan dapat bantuan sosial. Semoga sehat diri saya dan semuanya,” ungkapnya.

Gelar Candimas Dalam Merajut Sinergi Kamtibmas Bareng Toga, Tomas di Masa Pandemi

Gelar Candimas Dalam Merajut Sinergi Kamtibmas Bareng Toga, Tomas di Masa Pandemi

Mojokerto – Guna memantapkan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19 dan penguatan penanganan konflik sosial, Kapolresta Mojokerto menginisiasi kegiatan rakyat dengan nama CANDIMAS atau Cangkruan Diskusi Kamtibmas bareng Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Kades Se Kecamatan, Ketua perguruan Silat dan Forkopimka Gedeg di Balai Kecamatan Gedeg Mojokerto. Rabu (13/10/21) Malam Kamis.

Giat masyarakat yang dilaksanakan secara santai dan menerapkan prokes ini, Camat Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M. menyampaikan suatu kehormatan bagi masyarakat Gedeg, yang mana bapak Kapolres, para tokoh lintas agama, kepala desa dan masyarakat gedeg sudah berkenan hadir dalam rangka cangkrukan diskusi kamtibmas guna memberikan kesempatan masyarakat untuk berdiskusi

“Terkait upaya penanganan kasus Covid-19 di wilayah gedeg, kami akan berupaya se maksimal mungkin sesuai dengan kebijakan Pemerintah pusat, yang sudah mendukung dalam penanganan Covid-19, dan memaksimalkan percepatan vaksinansi. semoga kedepan tujuan kita bersama dapat tercapai dengan lebih baik lagi,” Amsar Azhari Siregar

Sebagai bentuk penghormatan Kapolresta Mojokerto menyapa menyebut Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Kades Se Kecamatan, Ketua perguruan Silat dan Forkopimka Gedeg dalam acara cangkruan se santai mungkin untuk berdiskusi terkait permasalahan Penanganan Vaksinasi yang ada di wilayah gedeg

Kades Kemantren Zaidi mengatakan dalam diskusi Terkait pencapaian Vaksin dosis 1 dan 2 adanya perbedaan data dengan data desa, kami yakin data desa kami sangat valid karena desa kami menggunakan kader PKK atau secara manual

Dalam kesempatan yang sama Kapolresta menjelaskan “Terkait perbedaan data agar kepala desa, bhabinsa, dan bhabinkamtibmas untuk memperbaiki data tersebut dengan berkoordinasi dengan pihak puskesamas atau petugas gugus tugas setempat, karena data yang ada di polres itu juga valid”,Jawab AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Menyambung pertanyaan dari Ketua DMI Gedeg Ust. Muji’ “terkait Adanya berita Hoax bahayanya vaksinasi”, Kapolresta Mojokerto menghimbau, “Terkait berita Hoax bapak ibu sekalian harus pintar – pintar memilah dengan cara melihat berita harus jelas sumbernya dan kebenarannya, yang terpenting cari kebenarannya terhadap sumber terpercaya dan ahlinya” tutup AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H.,

Dalam kegiatan ini pemberian sarana kontak oleh Kapolresta Mojokerto kepada warga Kec Gedeg berupa Senter sorot, Senter Lantas, Rompi pengaturan lalu lintas, dan Borgol yang di terima oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa secara simbolis.

Sebelum menutup kegiatan candimas ini, Kapolresta Mojokerto mengingatkan kepada warga Kecamatan Gedeg, “Mari kita melayani masyarakat dengan Iklhas dan benar di masa pandemi Covid-19, Jangan ada tindakan penyimpangan pada pejabat Publik, Saya berharap di saat situasi pandemi ini, kita semua bersama sama berbuat kebaikan dan dapat memberikan manfaat sesama umat.untuk menuju New Normal” Pungkas AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Polres Jember dan URC Gojek Jember Gelar Aksi Pembagian Masker, Vitamin dan Penyemprotan Desinfecktan Kepada Driver Gojek Jember

Polres Jember dan URC Gojek Jember Gelar Aksi Pembagian Masker, Vitamin dan Penyemprotan Desinfecktan Kepada Driver Gojek Jember

JEMBER – Kabupaten Jember baru-baru ini naik pada level 3, Polres Jember dan URC Gojek Jember menggelar Aksi Penyemprotan Desinfecktan Kepada Driver Gejek Jember, hal tersebut untuk mengkampanyekan bahwa masyarakat Jember harus tetap tangguh dalam keadaan apapun. Kegiatan tersebut di kemas dalam acara“Sosialisasi Masyarakat Tangguh Bencana dan Aksi Pencegahan Penularan Covid-19” yang dilaksanakan pada Rabu siang (06/10/2021) di halaman Pujasera BP. Soedirman, Sumbersari, Jember.

Hadir pada kegiatan tersebut AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. Kapolres Jember, Perwakilan BPJS Tenaga Kerja Jember, Andi Sakti Jaya Ketua URC Gojek Jember, Charis Sakti Fatitradi Pembina URC Gojek Jember dan Mohamad Isriadi Sekretaris Jember SAE.

Perwakilan BPJS Tenaga Kerja Kabupaten Jember mengatakan, sebanyak 600 orang ojek online yang telah terdaftar, para ojek online akan mendapatkan hak-hak mereka ketika terjadi sesuatu pada saat beroprasi.

“Sudah merupakan tanggung jawab kami, dalam memberikan pelayanan maksimal pada seluruh anggota BPJS, khususnya kepada para anggota URC Gojek Jember ini berupa Jaminan Keselematan Kerja dan Jaminan Kematian,” katanya. Dirinya berharap pada kegiatan kali ini adalah bentuk keperdulian mereka dalam menjalankan tugasnya.

Andi Risqian Jaya, Ketua URC Gojek Jember dalam laporannya mengatakan, untuk kegiatan hari ini ada sebanyak 400 orang yang secara bergiliran dilakukan penyemprotan saat akan melaksanakan pekerjaannya yang sekaligus membagikan paket vitamin dan masker yang di support oleh Polres Jember.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar, dari kemarin kita telah melaksanakan penyemprotan kepada para anggota URC Gojek Jember sebanyak 350 orang diver Gojek roda dua, agar supaya masyarakat merasa aman jika menggunakan ojek online,” ungkapnya.

Sementara itu, AKBP Arif Rachman Arifin SIK., MH. Kapolres Jember sangat mengapresiasi kegiatan URC Gojek Jember sebab dengan apa yang dilakukan oleh mereka membuktikan bahwa para pengemudi Gojek sangat perduli akan keselamatan penumpangnya bukan hanya dari kecelakaan melainkan dari penularan covid-19.

“Aksi semacam ini perlu dukungan dari semua pihak, keterlibatan mereka dalam rangka menekan laju penyebaran covid-19, saya rasa juga sebagai penggerak perekonomian di Kabupaten Jember dan Teman-teman gojek lebih dekat dengan masyarakat secara langsung. Minimal ikut serta mensosialisasikan informasi positif kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa patuh akan protokol kesehatan dan tidak terpengarun informasi yang tidak benar,” katanya.

Lalu dirinya berharap apa yang dilakukan URC gojek Jember ini adalah Tauladan bagi masyarakat Jember, Sebab tauladan baik adalah jalan menuju membangun masyarakat dalam berinteraksi sosial dengan nilai-nilai luhur di dalamnya, sekaligus hal ini merupakan syarat untuk membangun “trust” pada masyarakat secara keseluruhan untuk berbuat kebaikan

Kapolda Jatim dapat Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

*Kapolda Jatim dapat Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya*

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim, mengikuti upacara dan tasyukuran peringatan Hari Jadi ke-76 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (13/10/2021). Peringatan hari jadi tahun ini bertemakan ‘Jatim Bangkit’, diharapkan tahun ini Provinsi Jawa Timur dapat segera bangkit dari pandemi virus Covid-19.

 

Kegiatan diawali dengan prosesi upacara hari jadi Ke-76 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan dengan penghormatan kepada Lambang Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Lambang Penghargaan RI Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha.

 

Dalam rangkaian kegiatan upacara ini, sejumlah Tokoh mendapatkan penghargaan berupa lencana Jer Basuki Mawa Beya, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang dinilai telah berjasa membantu dalam penanganan pandemi Covid-19, maupun mengharumkan nama Jatim di kancah internasional.

 

Penganugerahan Tanda Kehormatan lencana Jer Basuki Mawa Beya tersebut, diantaranya diberikan kepada tiga Forkopimda Jatim, yakni Pangdam V Brawijaya – Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim – Irjen Pol Nico Afinta, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim – M. Dhofir.

Penghargaan lainnya diberikan kepada empat Kepala Daerah, yakni tiga Bupati dan 1 Walikota. Masing masing Walikota Surabaya – Eri Cahyadi, Bupati Tuban – Aditya Halindra Faridzky, Bupati Magetan – Suprawoto, dan Bupati Sumenep – Achmad Fauzi.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, peran TNI Polri, dalam membantu penanganan Covid-19, telah mampu menjadikan Jatim selama sebulan ini berstatus Level 1 asessmen Kementerian Kesehatan. Bahkan, 32 Kabupaten Kota juga berhasil Level 1.

 

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Pangdam izin, kepada Pak Kapolda izin, Terima kasih kami kepada Babinsa, Terima kasih kami kepada Bhabinkamtibmas, Terima kasih kami kepada Biddan desa, Terima kasih kami kepada Lurah dan Kepala Desa. Merekalah yang secara kontinyu, luar biasa melakukan tresing dan testing,” ujarnya.

 

Selain itu, Khofifah juga mengatakan. Petugas yang bekerja dilini paling bawah inilah yang menjadi penguat Level 1, dan yang bisa dipertahankan, baik di berbagai kabupaten kota maupun di tingkat provinsi Jawa Timur.

 

“Perkembangan yang baik ini tentu tidak dapat dilepaskan dari rahmat Allah subhanahu wa ta’ala dan kerja keras yang kita lakukan bersama-sama. Bersama-sama di mana sampai saat ini kita telah berhasil melakukan vaksinasi 13 juta dosis, dosis pertama, dan 8,7 juta dosis kedua,” ucapnya.

 

Selain penghargaan bagi Forkopimda dan sejumlah Kepala Daerah, Pemprov Jatim juga memberikan penghargaan kepada yang berjasa di bidang olahraga, yakni Khalimatus Sadiyah, atlet bulutangkis yang berhasil meraih medali emas pada paralympic games Tokyo 2021.

 

Lalu satu lencana lainnya, dianugerahkan kepada Titik Winarti. Pelaku usaha dibidang kerajinan tangan dari kain, namun seluruh pekerjanya adalah difabel. Bahkan sebagian pegawainya, mampu mandiri dan memiliki penghasilan sendiri.

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Sinergitas Forkopimda Jatim sangat baik. Dalam kesempatan ini Kapolda juga menyampaikan sebuah pepatah, apa yang kau dapat hari ini karena kemarin, dan apa yang kau dapat nanti, karena hari ini.

 

“Sehingga apa yang kau dapat hari ini, itu adalah buah kerja sama yang sangat erat, itu adalah wujud lukisan dari perasaan kita, rasa persatuan, wujud dari pemikiran kita bersama – sama untuk mewujudkan Jawa Timur Bangkit, dan kita melaksanakan dengan bekerja seiring, seiya, sekata,” ujaranya Jenderal asli Suroboyo itu.

 

Usai upacara, kegiatan dilanjut dengan acara tasyakuran dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke–76 Provinsi Jawa Timur tahun 2021, yang diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kapolri Tekankan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi Presiden Jokowi

Kapolri Tekankan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi Presiden Jokowi

Jakarta – Ketua MPR Bambang Soesatyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akabri 89 di Gedung Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021).

Dalam kegiatan yang masih dalam rangka HUT TNI ke-76 dengan tema ‘Pengabdian 33 Tahun TNI-Polri AKABRI 89’ itu, mereka juga menyempatkan secara langsung untuk menyapa Kodam V/Brawijaya dan Kodam VI/Mulawarman secara virtual.

Sigit menekankan, Indonesia sempat mengalami laju pertumbuhan Covid-19 yang cukup tinggi. Namun, kata Sigit, saat ini kasus aktif harian telah mengalami penurunan drastis berkat kerja keras dan soliditas penanganan Pandemi virus corona dari TNI, Polri, Pemda, Dinas kesehatan dan seluruh stakeholder.

“Alhamdulilah berkat kerja keras seluruh rekan-rekan semua khususnya TNI-Polri hari ini kasus harian kita sudah dibawah seribu dan ini berkat kerja keras dan soliditas TNI-Polri dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam hal ini Dinkes, relawan dan seluruh rekan-rekan yang tergabung dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Disisi lain, mantan Kapolda Banten ini juga memaparkan bahwa Indonesia telah melampaui 150 juta suntikan vaksinasi. Hal itu berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, Ia berharap, akhir tahun nanti suntikan vaksin di Indonesia bisa mencapai angka 200-250 juta.

Sigit juga menyebut, berkat kerja keras dari seluruh pihak yang mendukung kebijakan Pemerintah, Indonesia menjadi peringkat pertama di Asia Tenggara dalam penanganan Covid-19. Namun, Sigit meminta, seluruh pihak terus melakukan upaya-upaya terkait akselerasi vaksinasi guna target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera terwujud.

“Ada PR yang harus kami selesaikan bahwa memang untuk bisa mempertahankan dan mencapai terbentuknya kekebalan komunal sampai 70 persen mau tak mau kami harus melanjutkan akselerasi vaksinasi sebagaimana yang diharapkan Bapak Presiden untuk mencapai laju suntikan 2 juta dalam satu hari,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk menyiapkan penanganan yang tepat bagi kontingen-kontingen perwakilan daerahnya setelah bertanding di PON ke-XX di Papua.

“Kita tahu beberapa hari lalu ada 86 orang terkonfirmasi positif. Dan ini tentunya mereka akan kembali ke wilayah masing-masing. Dalam kesempatan ini tolong terkait dengan SOP prokes yang saat ini telah kami laksanakan, tolong betul-betul dilakukan sehingga tidak terjadi munculnya klaster baru paska-PON di wilayah rekan-rekan semua,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, setiap wilayah harus menyiapkan tahapan protokol kesehatan karantina dengan matang. Tujuannya, agar tidak terjadinya penyebaran virus corona yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus harian bertambah. Hal itu juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat.

“Ini menjadi tantangan dan tugas bersama karena ada penurunan level yang disertai kelonggaran aktivitas masyarakat. Selalu diingatkan agar masyarakat menegakan aturan prokes secara kuat. Karena kalau tidak akan ada situasi dimana kalau kita abai angka Covid-19 naik. Oleh karena itu kita lanjutkan apa yang disampaikan Pak Presiden mengejar 2 juta vaksinasi dalam satu hari,” papar Sigit.

Oleh karena itu, Sigit tak lelah menyampaikan kepada jajarannya untuk tetap melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes guna mencegah pertumbuhan virus corona.

“Tetap ingatkan masyarakat prokes yang baik. Terima kasih telah memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak karena memang aturan penurunan level harus kita laksanakan secara bertahap. Terima kasih rekan dan senior yang tergabung dalam Altar 89 terus solid, terus sinergi, kita bersatu, kita berjuang, kita pasti menang,” tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang telah bekerja keras membantu Pemerintah dalam mengawal penanganan Pandemi Covid-19.

“Bagaimana kita lihat dan saksikan bersama-sama, kita lihat sinergitas TNI-Polri yang makin solid. Dimotori oleh Altar 89, Akabri angkatan 89, kami liat sama-sama kerjasama yang sangat baik selama ini terbangun TNI-Polri. Itu berikan pesan ke kita semua bahwa kita tidak boleh biarkan kita sendirian hadapi masalah berat selama Pandemi. Kita bersyukur Covid-19 makin lama makin mereda, sekarang ini sudah landai,” kata Bamsoet.

Karenanya, Bamsoet berharap, soliditas dan sinergitas TNI-Polri bisa menjadi cerminan bagi masyarakat untuk terus mau membantu Pemerintah menghadapi Pandemi virus corona.

“Semoga soliditas TNI-Polri mendorong dan membuat kita semua terinspirasi tidak boleh berdiam diri bila melihat tetangga kita, saudara-saudara kita menghadapi masalah kesulitan akibat pandemi inilah nilai gotong royong yang diajarkan,” ujar Bamsoet.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Hadiri Bansos Dan Vaksinasi Akabri 89 Di Kabupaten Sampang

*AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Hadiri Bansos Dan Vaksinasi Akabri 89 Di Kabupaten Sampang*

 

 

Sampang – Alumni Akabri 89 yang terdiri dari matra darat, laut, udara dan Kepolisian pada hari ini Rabu (13/10) melaksanakan bakti sosial dan vaksinasi serentak diseluruh Indonesia.

 

Kolonel Arm Herry Purwanto mengatakan hal ini kepada awak media yang meliput kegiatan bakti sosial dan vaksinasi lulusan Akabri 89 di Kabupaten Sampang.

 

Staf ahli Pangdam V Brawijaya tersebut juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Bansos dan vaksinasi di Provinsi Jawa Timur dipusatkan di Kabupaten Bangkalan.

 

“Di kabupaten Sampang kita melaksanakan vaksinasi kepada 1000 masyarakat kemudian pembagian 1000 paket sembako dan pembagian beras sebanyak 1.320 Kg” terang Kolonel Herry Purwanto.

 

Perwakilan Alumni Akabri tahun 1989 tersebut juga menuturkan bahwa akan memberikan 500 meter kepada pondok pesantren Al-Haramain Duwe’ Pote Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si saat ditemui di lokasi bansos dan vaksinasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni Akabri tahun 1989 yang telah peduli akan kesehatan masyarakat Kabupaten Sampang dalam Pandemi Covid-19.

 

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga menjelaskan bahwa kegiatan bansos dan vaksinasi yang dilakukan Akabri 89 bisa membantu masyarakat yang terdampak baik langsung maupun tidak langsung dalam segi ekonomi karena Pandemi Covid-19 sekaligus.

 

Kapolres Sampang juga menuturkan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan alumni Akabri 89 bisa membantu pemerintah Kabupaten Sampang dalam percepatan pencapaian herd immunity.

 

Dalam kesempatan acara pengabdian 33 tahun TNI-POLRI Akabri ’89, Kapolres Sampang dan Dandim 0828 Sampang juga memberikan edukasi kepatuhan protokol kesehatan kepada masyarakat dan pelajar sekaligus pentingnya vaksinasi Covid-19 dalam mengatasi Pandemi Covid-19.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu