Percepat Vaksinasi, Wapres Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi dengan Pemda

Percepat Vaksinasi, Wapres Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi dengan Pemda

Pemerintah terus berupaya mempercepat program vaksinasi nasional agar segera tercapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi COVID-19. Terkait hal itu, Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin meminta agar TNI dan Polri dapat bersinergi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat vaksinasi, terutama di daerah dengan capaian vaksinasi rendah termasuk wilayah aglomerasi.

“Saya juga meminta agar TNI dan Polri memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kecepatan vaksinasi,” ujar Wapres saat memberikan pidato kunci pada Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) Ke-30 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-61 Tahun Ajaran 2021, Rabu (06/10/2021), secara virtual.

Untuk mencapai kekebalan komunal, pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 208,5 juta penduduk Indonesia. Hingga 3 Oktober 2021, secara nasional vaksinasi dosis pertama telah mencapai 45,03 persen dan untuk dosis kedua 25,29 persen. Wapres menekankan perlunya upaya extra ordinary dan masif guna merealisasikan pencapaian target cakupan vaksinasi dalam jangka waktu yang ditetapkan pemerintah, yaitu selama satu tahun.

“Dalam rangka upaya itulah, maka Bapak Presiden menginstruksikan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasikan kekuatan, bersama-sama jajaran Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah untuk melaksanakan percepatan vaksinasi nasional,” tegasnya.

Lebih jauh Wapres mengungkapkan bahwa rata-rata vaksinasi harian per minggu di tanah air telah mencapai 1,4 juta dosis per hari. Cakupan vaksinasi harian tersebut harus ditingkatkan menjadi 2,5 juta dosis suntikan agar dapat memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.

“Langkah ini juga akan disertai insentif berupa penurunan level PPKM di wilayah yang dapat memenuhi target vaksinasi yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menekankan perlunya upaya percepatan vaksinasi bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) yang saat ini cakupan vaksinasinya juga masih rendah. Dari total sasaran sebanyak 21,5 juta orang, per 3 Oktober 2021 cakupan vaksinasi bagi kelompok masyarakat ini baru mencapai 6,6 juta orang untuk dosis pertama dan 4,4 juta orang untuk dosis kedua.

“Untuk mendukung dibukanya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) kita juga perlu memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga pendidik yang ditargetkan sebanyak 5,06 juta orang. Menurut data sampai dengan tanggal 3 Oktober, baru 2,55 juta yang tercatat telah mendapatkan vaksinasi dosis yang pertama, sedangkan yang telah mendapat dosis yang kedua adalah 2,1 juta orang,” imbuhnya

Wapres menambahkan, cakupan vaksinasi bagi peserta didik juga perlu ditingkatkan untuk menghindari adanya klaster baru di satuan pendidikan seiring dengan mulai dibukanya PTM terbatas.

“Saya meminta perhatian agar para guru, murid, dan orang tua pelajar harus sudah dipastikan mendapatkan vaksin untuk menjamin keamanan proses pembelajaran tatap muka,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, tak lupa Wapres menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang sejauh ini telah berperan secara signifikan dalam meningkatkan cakupan vaksin.

“Saya juga mengapresiasi pengabdian dan kerja keras para Bintara Pembina Desa/Samudera/Angkasa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang telah dilatih menjadi tracer. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan tracing atau pelacakan penularan virus COVID-19 di masyarakat,” pungkasnya.

POLRES BATU SALURKAN BANTUAN TUNAI UNTUK PEDAGANG KAKI LIMA DAN WARUNG (BTPKLW) KEPADA MASYARAKAT

POLRES BATU SALURKAN BANTUAN TUNAI UNTUK PEDAGANG KAKI LIMA DAN WARUNG (BTPKLW) KEPADA MASYARAKAT

Polres Batu, Jawa Timur (Jatim) mendistribusikan bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Bantuan ini merupakan subsidi tunai baru yang diluncurkan Pemerintah khusus untuk pemilik warung dan pedagang kaki lima yang tidak mendapat Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Penyaluran BTPKLW tersebut berasal dari Kementerian Keuangan. Total 3.641 pelaku usaha mikro (pedagang dan kaki lima) mendapatkan bantuan tunai senilai Rp1,2 juta di wilayah Hukum Polres Batu.

Suliana penerima bantuan langsung tunai mengaku, sangat senang mendapatkan bantuan bisa untuk berjualan kembali.

“Alhamdulillah dan bersyukur dapat bantuan ini sehingga bisa jualan kembali. Selama pandemi jualan sepi sehingga modal untuk jualan ikut juga semakin menipis”, kata Suliana.

Sebanyak 3.641 pedagang kaki lima dan warung yang menerima bantuan sudah terverifikasi dari data yang diperoleh. Namun, penerima BTPKLW tidak hanya berada di wilayah adminitrasi Kota Batu saja.

“Wilayah adminitrasi Kabupaten malang termasuk kecamatan Pujon, Ngantang dan Kecamatan Kasembon juga mendapatkan bantuan langsung tunai” jelas Kapolres Batu AKBP, I Nyoman Yogi Hermawan ,Kamis (7/10).

Kapolres Batu menambahkan, BTPKLW adalah program Kementerian Keuangan, yang penyalurannya melibatkan TNI-Polri. Ia menyebutkan, bantuan ini bentuk dukungan pemerintah kepada PKL dan warung yang terdampak tengah pandemi covid-19.

“Kami dari TNI-Polri diberikan tanggung jawab untuk menyalurkan dana program BTPKLW, khususnya untuk pedagang kaki lima dan warung yang beroperasi di wilayah hukum Polres Batu,” jelasnya.

Polda Jatim Gempur Kampung Narkoba*

Polda Jatim Gempur Kampung Narkoba

 

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim bersama Personil gabungan dibantu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Surabaya, Rabu dini hari (6/10/2021) melakukan penggrebekan di kampung Narkoba, Jalan Kunti, Kecamatan Sidotopo, Surabaya.

 

Sebanyak 450 pasukan gabungan diturunkan untuk mengamankan lokasi. Setibanya di kampung narkoba ini, petugas langsung melakukan penyisiran di tempat-tempat yang diduga kerap digunakan untuk melakukan pesta shabu.

 

Tempat tersebut merupakan bedeng-bedeng kecil yang terbuat dari kayu beratapkan terpal. Akses menuju tempat tersebut melalui di gang sempit yang beliku, di tempat tersebut juga telah terpasang alarm pemadam, yang berfungsi untuk peringatan bahwa ada petugas kepolisian datang ke lokasi. Di tempat tersebut petugas menemukan barang bukti 4 poket (sabu).

 

“Kalau ada petugas datang mau masuk pencet alarm, tujuannya apa, supaya pengedar dan bandar bisa lari kabur

Sehingga tidak sampai tertangkap.

Jadi memang sudah saling mendukung utk kejahatan narkoba,” tandasnya AKBP Syamsul Makali Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim, saat di temui di lokasi Jalan Kunti, Surabaya.

 

Selain itu, AKBP Syamsul Makali juga mengatakan, dalam operasi ini petugas memburu 3 Target Operasi (TO), namun petugas hanya menangkap 1 TO.

 

“Giat malam ini, pertama penindakan, ada 3 TO, yang kami targetkan, di wilayah Kunti, Sidotopo, namun dapat 1 TO atas nama MS. Yang 2, tidak ada ditempat,” ucapnya.

 

Disamping melakukan penindakan, petugas juga melakukan penindakan terhadap orang yang sedari malam sampai pagi di jalan ini, atau orang yang mencurigakan diduga menggunakan narkoba, untuk dilakukan tes urine.

 

Lebih lanjut, Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim menjelaskan. kenapa harus membawa pasukan banyak?

 

“Karena memang disini padat penduduk, dan banyak kos kosan kecil-kecil, dan pendatang dari mana mana, dan tempat ini merupakan daerah yang rawan,” jelasnya.

 

Sementara saat di tanya terkait upaya petugas dalam menghilangkan stigma jalan Kunti sarang narkoba, AKBP Syamsul Makali mengatakan, Pertama yang ia lakukan adalah dengan melakukan razia seperti ini, untuk menimbulkan efek deterensi.

 

“Kalau nanti disini masih ada. Ya kami lakukan operasi lagi besar-besaran di sini,” katanya.

 

“Kedepan kemungkinan kami akan dirikan posko kampung bersih narkoba, kampung tangguh bersih narkoba,” pungkasnya usai melakukan operasi gabungan di kampung narkoba.

HUT TNI ke-76, Kapolres Tulungagung Beri Kejutan Dandim 0807

HUT TNI ke-76, Kapolres Tulungagung Beri Kejutan Dandim 0807

 

Tulungagung – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke-76 Tahun 2021, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH memberikan kejutan ulang tahun kepada Dandim 0807 Tulungagung, di Markas Kodim Tulungagung, Senin (04/10/2021).

Kejutan ini merupakan inisisiasi dari Kapolres Tulungagung dengan membawa Kue ulang tahun dan Tumpeng ke Kodim 0807 Tulungagung.

Kedatangan Kapolres Tulungagung bersama rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim 0807 Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari, S.H., M.Tr (Han)., M.I.Pol bersama anggotanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tulungagung menyerahkan Kue dan Tumpeng ulang tahun sebagai kado terindah di Hari Ulang Tahun TNI Ke 76 kemudian Dandim 0807 meniup lilin dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun diikuti seluruh anggota yang hadir.

Selanjutnya Kapolres Tulungagung menerima potongan tumpeng yang diberikan Komandan Kodim 0807.

AKBP Handono mengatakan, kejutan ini merupakan sebuah wujud keakraban dan keharmonisan Polri dan TNI.

“Hari ini kita berikan kejutan kepada keluarga besar Kodim 0807. “

“Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang” Kami atas nama keluarga besar Polres Tulungagung beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat Ulang Tahun Ke-76bTentara Nasional Indonesia, semoga di usia yang ke 76 ini, TNI Bersama Pemerintah dan Rakyat semakin solid menjaga Negara kesatuan Republik Indonesia” ujarnya.

Kapolres Tulungagung berharap, dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 ini, TNI akan semakin Solid menjaga sinergitas melalui kebersamaan yang dibangun selama ini.

“Kami berharap, soliditas TNI – Polri bisa terjaga, sehingga kita bisa bersama -sama satu hati menjaga NKRI khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung,” ucapnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0807 Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari, S.H., M.Tr (Han)., M.I.Pol dalam sambutannya menyampaikan “terimakasih yang sebesar besarnya kepada Kapolres Tulungagung bersama Rombongan yang sudah hadir di Makodim 0807 dengan membawa sajian tumpeng dan kue ulang tahun peringatan Hari Ulang Tahun TNI Ke-76”.

“Surpres ini sebagi bentuk soliditas TNI – Polri”, lanjutnya

Ikut dalam rombongan yakni Wakapolres Tulungagung Kompol Christoper L, SIK, PJU Polres Tulungagung dan Anggota Polres.

Diundang Polri, 9 Mantan Pegawai KPK Apresiasi Niat Kapolri

Diundang Polri, 9 Mantan Pegawai KPK Apresiasi Niat Kapolri

JAKARTA– Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan sembilan perwakilan mantan pegawai KPK bertemu dengan Asisten Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri untuk menbicarakan lebih lanjut terkait keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menarik mereka sebagai ASN di Polri.

“Perwakilan mereka kita undang ke Mabes Polri. Pertemuan berlangsung di ruangan AS SDM. Dihadiri AS SDM Polri, kemudian Kadivkum, dan juga ada Koorsahli dan Kadiv Humas,” kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Senin malam (4/10/2021).

Sembilan orang perwakilan mantan pegawai KPK itu antara lain Farid, Chandra, Feri dan Giri Suprapdiono. Dalam pertemuan yang cair dan hangat itu, Polri dengan perwakilan mantan pegawai KPK berdiskusi panjang, salah satu yang dibahas yakni regulasi teknis perekrutan yang nantinya akan melibatkan ahli.

Argo mengatakan, pada prinsipnya pertemuan antara Polri denga mantan pegawai KPK akan terus berlanjut agar segera menghasilkan keputusan yang sama-sama diharapkan oleh kedua belah pihak. Argo menyampaikan, hasil pertemuan tersebut, perwakilan mantan pegawai KPK mengapresiasi niat baik Kapolri yang ingin menampung mereka.

“Dari 9 orang tadi mengapresiasi apa yang menjadi harapan bapak Kapolri. Nanti ada pertemuan lagi dan kita melibatkan ahli. Jadi harapan sesegra mungkin untuk bisa mencapai keputusan,” tandas Argo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap merekrut 57 eks pegawai KPK menjadi ASN di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri. Tawaran ini merupakan solusi dari Sigit atas tidak dilantiknya mereka sebagai ASN KPK.

“Kami berkirim surat kepada pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus dites dan tak dilantik ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian dan rekrut jadi ASN Polri,” kata Sigit kepada wartawan, Selasa (28/9).

Sigit menuturkan, usulan ini pun sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat balasan dikirim oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) pada 27 September 2021.

“Prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri,” imbuhnya.

Dalam surat tersebut Jokowi memberikan petunjuk untuk Polri berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saat ini proses mekanisme perekrutan masih dinahas bersama.

Polresta Malang Kota Raih Penghargaan dari Komnas TRC Perlindungan Perempuan dan Anak

Polresta Malang Kota Raih Penghargaan dari Komnas TRC Perlindungan Perempuan dan Anak

 

 

MALANG – Kepolisian Resor Kota Malang Kota berhasil meraih penghargaan dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (PPAI).

 

Penghargaan ini didapatkan atas dedikasi dan kerja keras terbaik dalam penegakan hukum dan perlindungan perempuan & anak di Indonesia.

 

Dalam surat pemberitahuan koordinator nasional tim reaksi perlindungan perempuan dan anak (TRC PPA) yang ditandatangani oleh Jeny Claudia Lumowa sebagai Ketua, ada 10 anggota Polresta Malang Kota yang memperoleh penghargaan.

 

Selain Kapolresta dan Wakapolresta Malang Kota ada lima personil anggota Satreskrim, tiga Bhabinkamtibmas dua dari Polsek Blimbing, dan Satu dari Polsek Klojen.

 

“Ini merupakan suatu motivasi bagi kami di Polresta Malang Kota untuk bisa bekerja lebih baik lagi,”ungkap Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat memimpin upacara penyerahan penghargaan,Senin (4/10/21).

 

Disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota bahwa di Polresta Malang Kota ada tim Trauma Healing yang dibentuk berdasarkan situasi saat pandemi covid -19.

 

“Kami memberikan psiko edukasi, pendekatan secara psikologi kepada masyarakat yang terpapar maupun keluarganya yang ditinggal karena covid -19,” terang AKBP Budi.

 

Menurutnya Goal tim trauma healing ini nanti nya adalah tidak hanya fokus kepada pemulihan psikis masyarakat terdampak pandemi namun goal terbesar adalah bagaimana kota Malang ini menjadi kota yang ramah terhadap perempuan dan anak.

 

AKBP Buher juga  menegaskan untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, dilihat dari kasusnya, tidak ada kenaikan yang signifikan tetapi masih ada kasus –  kasus kekerasan perempuan dan anak.

 

“Maka dari itu, yang harus dilakukan adalah konsentrasi, bergerak cepat di dalam proses mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap pelaku,” jelas AKBP Budi Hermanto.

 

Namun demikaian pihaknya tetap harus melihat bagaimana di dalam penanganan perkara yang benar- benar nyaman bagi korban.

 

“Jangan sampai saat proses penegakan hukum, yang bersangkutan diambil keterangan tapi justru psikolognya kurang baik,” tambah AKBP Budi Hermanto.

 

Sementara itu Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat (TRC Pusat) Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, Jeni Claudia Lumowa menjelaskan alasan terkait pemberian penghargaan kepada Polresta Malang Kota.

 

“Secara aktif dan cepat dalam menangani aduan dan laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak selain itu juga penghargaan ini di maksudkan juga untuk  penyemangat sahabat sahabat Polri khususnya unit PPA,” ungkap koordinator Nasional TRC Pusat yang biasa dipanggil Ibu Naomi.

 

Ditambahkan oleh Naomi, untuk visi, misi TRC, akan siap membantu jika ada kekurangan dari Unit PPA, Indikator penilaian dari penanganan kasus dengan cepat dan P21 dengan cepat.

 

“Selain Polresta Malang Kota ada juga yang mendapatkan penghargaan dari TRC diantaranya, Polres Kabupaten Kediri, Polres Malang Kabupaten dan Polres Jombang,” pungkas Naomi. (*)

Ikuti Upacara Ziarah Dalam Rangka HUT TNI Ke-76, Wakapolda Jatim Sempatkan Tinjau Vaksinasi di Kota Blitar

Ikuti Upacara Ziarah Dalam Rangka HUT TNI Ke-76, Wakapolda Jatim Sempatkan Tinjau Vaksinasi di Kota Blitar

BLITAR KOTA – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo S.H., M.H bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto S.Sos M.M, Pangkoarmada II Laksada TNI Iwan Isnurwanto S.H, Karo SDM Polda Jatim Kompespol Hari Kurniawan S.I.K, Wadan Sat Brimob Polda Jatim AKBP Kurniawan Tandi Ronge S.I.K, melakukan ziarah ke objek wisata religi Makam Bung Karno di Kota Blitar, Senin (4/10/2021).

Kunjungan ziarah rombongan dalam rangka HUT TNI Ke-76 disambut oleh Forkopimda Blitar Raya yaitu Walikota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd, Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, A.md, Kapolres Blitar Kota AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, S.I.K., M.Si, Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han, Danyon 511/DY Letkol Inf Dedy A. Wakhid S.I.P, dan Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom, S.I.K.

Makam Ir. Soekarno adalah kompleks pemakaman presiden pertama Republik Indonesia yang didesain dengan arsitektur khas Jawa, yaitu bangunan joglo. Kompleks tersebut terletak di Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, dan dibangun di akhir 1970-an.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, S.I.K., M.Si mengatakan, kegiatan ziarah rombongan ke Makam Bung Karno merupakan rangkaian kegiatan HUT TNI Ke-76 Kodam V/Brawijaya yang diikuti oleh jajaran TNI di Provinsi Jawa Timur.

Dalam kunjungan itu, rombongan tetap mematuhi dan mempedomani protokol kesehatan sebagai langkah atau upaya pencegahan penularan Covid-19. “Alhamdulillah kegiatan ziarah rombongan di Makam Bung Karno berlangsung lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” demikian ungkap Kapolres Blitar Kota.

Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada rombongan yang telah berkunjung ke Blitar Raya. Ziarah tersebut terpusat ke Makam Bung Karno yang merupakan suatu kebanggan bagi masyarakat Blitar Raya.

Usai ziarah ke Makam Bung Karno, rombongan menuju gerai vaksinasi terpusat Kota Blitar di Gedung UM PGSD Jl. Ir Soekarno Kecamatan Kepanjenkidul yang menyiapkan 1.200 dosis sinovac untuk masyarakat Blitar. Dilanjutkan Wakapolda Jawa Timur menuju Gerai Vaksin Presisi Polres Blitar Kota di Gedung Graha Patria yang menyiapkan 1.000 dosis sinovac guna meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang sedang berlangsung.

Dalam kunjungan dan pemantauan jalannya vaksinasi, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo selalu menyempatkan untuk berinteraksi dengan petugas dan peserta vaksin agar selalu menjaga kesehatan meskipun sudah disuntik vaksin. Peninjauan tersebut dilakukan mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan kondisi kesehatan (screening), penyuntikan vaksin, hingga observasi dan pemberian sertifikat vaksin.

“Bagi Masyarakat yang telah di vaksin, tetap harus menjaga kesehatannya dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pesan Wakapolda Jatim.

Ditresnarkoba Polda Jatim Tangkap 2 Pengedar Narkoba Antar Provinsi

Ditresnarkoba Polda Jatim Tangkap 2 Pengedar Narkoba Antar Provinsi

Direktorat Reserse Narkoba (DITRESNARKOBA) Polda Jatim berhasil meringkus dua pengedar Narkoba Jenis Sabu dan Ekstasi di dua tempat yang berbeda. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pelaku merupakan jaringan antar Provinsi dari Jakarta ke Surabaya.

“Hanya selisih tiga hari yaitu tanggal, 12 dan 15 September 2021, pengedar narkoba jaringan antar provinsi ini berhasil diamankan di dua tempat yang berbeda. Pelaku berinisial MMS diamankan di tempat parkir Mc Donal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan pelaku berinisial IR diamankan di salah satu hotel di daerah Rungkut, Surabaya,” paparnya saat gelar konferensi pers di Polda Jatim, pada Senin (4/10/2021).

Berbekal informasi dari masyarakat, Polisi berhasil mengamankan barang bukti jenis Sabu dengan berat kotor seluruhnya 1.577,85 gram, dan Narkotika jenis Pil Ekstasi dengan jumlah total seluruhnya 675 butir, dari tangan tersangka MMS (29) warga Surabaya.

Sedangkan dari tangan tersangka IR (31) warga Jakarta. Polisi mengamankan 1 kantong plastik, yang berisi 1 bungkus teh china berisi Sabu dengan berat kotor 1.040 gram.

Sementara, menurut Kasubdit III Kompol Toni mengatakan, Barang haram ini sengaja di datangkan dari Jakarta untuk di edarkan di Jawa Timur.

“Dari pengakuan tersangka MMS disetiap transaksinya, ia mendapatkan imbalan sebanyak 1.200 ribu rupiah, dan transaksi ini sudah 3 kali ia lakukan,” papar Kompol Toni.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka MMS, polisi melakukan pengembangan, dengan melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka, dan berhasil menemukan Inek atau Pil Ekstasi, sebanyak 675 butir dan timbangan.

Ditresnarkoba polda jatim akan terus melakukan pengembangan dan
akibat ulahnya, kedua budak Narkoba jaringan antar provinsi ini di jerat dengan pasal 112 dan 114, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Aplikasi Peduli Lindungi Mulai Diberlakukan di Polresta Banyuwangi

Aplikasi Peduli Lindungi Mulai Diberlakukan di Polresta Banyuwangi

Banyuwangi : Sejak hari ini Polresta Banyuwangi mulai berlakukan cek barcode Aplikasi Peduli Lindungi bagi anggota dan pengunjung Polresta Banyuwangiyang masuk dan keluar Mapolresta Banyuwangi. Senin (4/10)
Pemberlakuan cek barcode bagi siapa saja yang berkunjung ke Polresta Banyuwangi ini dimaksudkan untuk lebih menekan angka penularan Covid-19 di Lingkungan Polresta Banyuwangi dan pada umumnya di Kabupaten Banyuwangi.

Kebiasaan baru tersebut sengaja diluncurkan oleh Polresta Banyuwangi sebagai contoh positif bagi instansi lain maupun tempat-tempat umum yang dikunjungi masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, S.I.K, M.H., saat dikonfrimasi Tim Obor menyampaikan bahwa pemberlakuan cek barcode ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, di masa pandemi ini Polresta Banyuwangi menjamin wilayah kerjanya dapat menekan pertambahan angka penularan Covid-19.

“Ya, mulai hari ini pelayanan Polresta Banyuwangi kami tingkatkan, maka diberlakuan cek barcode, dengan maksud memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa di tempat kerja kami dapat mengendalikan penularan Covid-19,” terang AKBP Nasrun.

“Awal kami berlakukan kepada seluruh anggota Polresta Banyuwangi yang masuk dan keluar kantor, selanjutnya kepada masyarakat yang berkunjung ke Polres juga wajib memiliki aplikasi Peduli Lindungi ini, kami masih memberikan toleransi bagi masyarakat yang kebetulan datang namun belum memiliki aplikasi ini pada HPnya, sekaligus nantinya akan kami berikan sosialisasi dan langsung bisa mengakses aplikasi Peduli Lindungi, kami juga sediakan fasilitas jaringan internet gratis sehingga dapat memudahkan para pengunjung untuk mengunduh aplikasi tersebut,” tambah Kapolresta Banyuwangi.

Pemberlakuan aplikasi Peduli Lindungi di Polresta Banyuwangi ini adalah langkah awal di Kabupaten Banyuwangi yang selaras dengan anjuran Pemerintah demi menekan angka penularan covid-19.

Lantas bagaimana jika masayarakat belum mendapatkan vaksin, AKBP Nasrun menjelaskan bahwa diharapkan masyarakat segera mendatangi gerai-gerai pelayanan vaksinasi untuk mendapat vaksin dan setelah divaksin agar segera pula mengunduh aplikasi Peduli Lindungi.

“Kami tidak henti-hentinya menghimbau dan mengajak masyarakat agar segera melaksanakan vaksin, jangan ragu dan segan untuk mendatangi Gerai Vaksinasi Merdeka yang kami gelar bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten, karena nantinya kita akan dibiasakan dengan kebiasaan baru selain disiplin Prokes kita juga wajib memiliki aplikasi Peduli Lindungi untuk mendapat pelayanan baik pada instansi maupun tempat umum semisal mall, pasar, toko dan lainnya, jangan sampai nanti terkendala karena belum vaksin atau tidak dapat menunjukkan keterangan vaksinasi,” terang Kapolresta Banyuwangi.

“Kami Polresta Banyuwangi berharap seluruh masyarakat mendukung pemberlakuan cek barcode tersebut, dengan mulai mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi di HP masing-masing, caranya mudah tinggal mengunduh aplikasi di playstore kemudian login/mendaftar dengan memasukkan nama dan nomor NIK serta mengikuti setiap petunjuk pada aplikasi tersebut,” terang AKBP Nasrun.

“Manfaatnya banyak, kita akan tidak ragu jika masuk di tempat-tempat umum yang sudah memberlakukan aturan ini, kemudian kita dapat mengetahui status kita tentang vaksinasi, kapan kita harus vaksin lagi dan kita juga dapat mengetahui tipe zona suatu wilayah jika kita bepergian segingga kita lebih waspada dan disiplin menerapkan Prokes, selain itu banyak sekali informasi penting tentang covid-19 yang dapat kita akses pada aplikasi Peduli Lindungi ini,” tutup Kapolresta Banyuwangi.(Humas Polresta Banyuwangi)

Forkopimda Jatim Beri Dukungan Kepada Atlet Jatim Yang Berlaga di PON XX Papua*

*Forkopimda Jatim Beri Dukungan Kepada Atlet Jatim Yang Berlaga di PON XX Papua*

PAPUA,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, memberi semangat atlet-atlet kontingen Jawa Timur yang berlaga di PON XX Papua.

Pada kesempatan kunjungannya Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi ketua Koni Jatim mengunjungi 3 lokasi penginapan atlit jawa timur dari cabang olah raga sepatu roda di IAIN Fattahul Muluk, cabang olah raga sepak takraw di hotel Mahkota teluk bayur indah Jayapura serta cabang olah raga dayung, renang, layar dan selancar di Lantamal X Jayapura.

Pada setiap kunjungannya Forkopimda jawa timur memberikan semangat serta dukungan dan ucapan terima kasih kepada seluruh atlit kontingen jatim, pelatih serta seluruh official yang turut memberikan sumbangsih demi perjuangan kontingen jawa timur dalam laga PON XX di Papua.

“Semua sudah berikhtiar dan ini bagian yang ikut berseiring pada suksesnya seluruh pelaksanaan PON XX. Pelaksanaan PON XX, harus menjadi bagian yang bisa memberikan rasa aman, tenang dan tentram, pon sukses aman dan lancar,” jelas Gubernur Jatim, saat memberikan semangat bagi atlet Jatim, Minggu (3/9/2021).

“Kita berharap bahwa jawa timur sukses bisa mencapai prestasi setinggi tingginya,” tambahnya.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menyebutkan prestasi yang sudah bagus diraih , nantinya bisa mendapatkan medali, masih banyak pertandingan – pertandingan, kami yakin kontingen jatim bisa berprestasi.

“Dari seluruh Forkopimda indonesia yang hadir lengkap menyemangati atlit kontingennya hanya forkopimda jatim, ada gubernurnya, ada pangda, ada kapolda. mudah mudahan ini menjadi energi positif. Kami semua mendoakan, semoga atlet bisa berlaga dengan sebaik mungkin, mudah mudahan sukses,” jelasnya.

Sedangkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, kami jajaran Polda Jatim bersama forkopimda mendoakan serta mendukung atlit kontingen jatim yang berlaga di PON XX Papua.

“Kami semua berdoa dan berharap semoga semua atlit tetap sehat, berangkat sehat pulang sehat. Serta persaudaraan kepada seluruh Provinsi bisa terjaga, jaga kekompakan, kami bangga bisa hadir ditengah tengah disini untuk memberikan dukungan, bagi para atlit yang ingin membuat SIM nanti polda jatim akan menggratiskan serta untuk atlit berprestasi yang ingin menjadi anggota polri baik pria maupun wanita akan diberikan rekomendasi khusus jalur prestasi ” kata Kapolda jatim.

Saat forkopimda jatim mengunjungi atlit cabor dayung, renang, layar dan selancar di Lantamal X Jayapura disambut oleh Danlantamal X Jayapura Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung, saat pertemuan tersebut sekaligus terjadi reuni kecil dan canda tawa serta salam komando antara Danlantamal X Jayapura Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung dengan Kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta yang sama-sama merupakan alumni SMA 2 Surabaya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu