Polres Jombang Terima Kunjungan Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri Terkait Program ETLE

Polres Jombang Terima Kunjungan Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri Terkait Program ETLE

JOMBANG – Kepolisian Resor (Polres) Jombang menerima kunjungan tim peneliti STIK Lemdiklat Polri terkait efektifitas elektronic traffic law enforcement (ETLE) dalam mencegah pungli pada penegakan hukum di lingkungan fungsi lalu lintas.

Tim supervisi dan peneliti STIK Lemdikat Polri dipimpin Kombespol Solihin dengan anggota tim terdiri dari Kombespol Prasetyo Rachmat Purboyo; AKBP H. Samsuri; Pembina TK II Dr. Vita Mayastisari dan Pentu Dr. Benyamin Lufpi.

Kunjungan itu disambut Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho beserta Kabag, Kasat dan Kasi Polres Jombang di ruang Jombang Comand Center (JCC), Senin (13/9/2021).

“Selamat datang kepada Kombespol Solihin beserta anggota tim di Polres Jombang,” kata Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho.

Kapolres mengungkapkan, kegiatan tim peneliti STIK Lemdiklat Polri itu untuk melakukan pengumpulan data dengan cara penelitian terhadap efektifitas elektronic traffic law enforcement (ETLE) dalam mencegah pungli pada penegakan hukum di lingkungan fungsi lalu lintas di Kabupaten Jombang.

“Penerapan ETLE merupakan suatu terobosan yang dilakukan oleh kepolisian sebagai tindak lanjut program Kapolri yakni, Polri yang presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan,” katanya.

Selain itu, kata Kapolres, bertujuan meminimalisir interaksi antara pelanggar lalu lintas dengan Polri pada saat melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

“Penerapan program ETLE ini juga sekaligus untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara,” kata Kapolres Jombang.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penelitian STIK Lemdikat Polri, Kombespol Solihin mengatakan kunjungannya ke Polres Jombang bertujuan untuk mengumpulkan data dan tanggapan terkait dengan kelebihan maupun kekurangan serta kendala dari program ETLE.

Kombes Pol Solihin juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho yang membantunya untuk mempersiapkan kegiatan penelitian tersebut.

“Tujuan kami adalah untuk mengumpulkan data dan tanggapan bapak ibu sekalian terkait dengan kelebihan maupun kekurangan progran ETLE serta kendalanya sebagai bahan penelitian kami,” ujarnya

Kegiatan itu dibagi menjadi dua sesi yakni sesi pengisian kuisioner dan penyampaian pendapat atau presepsi peserta yang hadir terkait kelebihan maupun kekurangan progran ETLE serta kendalanya di Kabupaten Jombang.

Akhir Desember Ditargetkan 70% Masyarakat Jatim Telah di Vaksin

Akhir Desember Ditargetkan 70% Masyarakat Jatim Telah di Vaksin

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu (28/8/2021) melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka, yang berlangsung di Wage Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten. Masing-masing menyiapkan sebanyak 1000 dosis baik tahap satu maupun tahap dua.

Serbuan vaksinasi yang berlangsung di desa Wage Kabupaten Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten ini berlangsung secara kondusif. Masyarakat sangat antusias mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang telah disediakan.

Sementara, dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi, Polri bekerja sama dengan Artha Graha Peduli dan Puti Guntur Sukarno (Anggota Komisi X DPR RI) melaksanakan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat umum, khususnya kecamatan Taman Desa Wage Kabupaten Sidoarjo.

Sedangkan, dalam selenggaraan vaksinasi di Mapolres Mojokerto Kabupaten sendiri dilakukan setiap hari Sabtu, selama persediaan vaksinasi masih ada, dengan sasaran pelajar maupun dewasa. Program vaksinasi ini juga dilaksanakan secara serentak, pada hari ini. Dengan sasaran sebanyak 5000 orang.

Dalam kunjungannya di tempat vaksinasi, baik di Kabupaten Sidoarjo maupun di Mapolres Mojokerto Kabupaten. Kapolda Jatim tak lupa menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi, Kapolda juga membagikan bendera merah putih kepada masyarakat yang sedang mengantri vaksin di Mapolres Mojokerto Kabupaten.

“Kami telah melaksanakan pengecekan vaksinasi di sejumlah daerah, tadi di Sidoarjo, dan sekarang di Mojokerto. Kemarin kami juga telah melaksanakan 18.000 vaksinasi kepada masyarakat. lalu rencana untuk hari Minggu kami juga melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain ada di Kabupaten Malang, dan beberapa Polres lainnya,” paparnya Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun sudah melakukan vaksinasi, dan mengingatkan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diharapkan dapat mendatangi gerai vaksin tang telah di sediakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah bekerja dan terlebih khusus lagi kepada masyarakat yang mau datang dan sadar untuk ikut vaksinasi,” ucap Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

“Ayo vaksinasi dan mudah-mudahan nanti target di awal September akan banyak datang vaksin, 970 Puskesmas yang tersebar, akan kami dukung baik dari TNI maupun Polri, untuk mendukung Puskesmas sebagai penjuru dalam pelaksanaan vaksinasi,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, bahwa Gubernur Jatim juga akan mendorong dua tenaga kesehatan yang berasal dari sekolah kesehatan disetiap puskesmas.

“Kami minta nanti Kapolres berkoordinasi dengan Bupati supaya menambah, setidaknya dua atau lebih, sehingga setiap puskesmas tenaga kesehatannya siap datang. Dimohon masyarakat secara rutin datang ke puskesmas untuk melaksanakan vaksinasi,” tambahnya.

“Harapannya di akhir Desember target 70 persen dari Provinsi Jawa Timur semuanya sudah terpenuhi. Makin cepat makin baik,” pungkas Kapolda Jatim.

Kapolres Sampang Tinjau Vaksinasi 1500 Pelajar SMA Dan SMK Di Kabupaten Sampang

Kapolres Sampang Tinjau Vaksinasi 1500 Pelajar SMA Dan SMK Di Kabupaten Sampang

Sampang – Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tingkat pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Sampang, Sabtu (28/08/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini hampir seluruh sekolah menengah tingkat atas maupun sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Sampang melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk herd immunity di lingkungan pendidikan.

Selain instruksi dari dinas pendidikan provinsi Jawa timur, kegiatan vaksinasi hari ini merupakan tindak lanjut rapat terbatas Forkopimda bersama para kepala sekolah SMA PK-LB, SMK, MAN dan SMP, MTS dalam rangka pengendalian Covid-19 di lingkungan sekolah Kabupaten Sampang pada hari Kamis (26/08/2021) di Mapolres Sampang

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si pada hari ini meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMK Negeri 1 Sampang dan SMK Negeri 2 Sampang dengan di dampingi Kasat Intel Polres Sampang AKP Khoirul Anwar SH dan Kapolsek Sampang Iptu Tomo S.Pd.

Sedangkan pelaksanaan vaksinasi di SMA dan SMK lainnya, AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si memerintahkan Wakapolres Sampang Kompol Rizky Tri Putra E.A.W S.IK, MH dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Sampang.

Kapolres Sampang saat meninjau vaksinasi di SMK Negeri 1 Sampang berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Satgas percepatan dan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sampang.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si yang mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang mengatakan kepada awak media bahwa target vaksinasi pada hari ini berjumlah 1500 pelajar tingkat SMA dan SMK di seluruh Kabupaten Sampang.

“Dalam percepatan dan penanggulangan Pandemi Covid-19 dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat” terang Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Saat ditanya wartawan terkait antusiasme pelajar dan masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang, AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si mengatakan bahwa sekarang ini para pelajar dan masyarakat sudah mulai sadar dan paham manfaat dari vaksinasi serta mulai mendatangi tempat vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Sampang salah satunya di Gerai Vaksin Presisi Polres Sampang yang berada di depan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

Sebelum meninggalkan SMK Negeri 1 Sampang, Kapolres Sampang berpesan kepada seluruh guru dan siswa-siswi untuk selalu mentaati protokol kesehatan dilingkungan sekolah.

“Walaupun sudah mendapatkan vaksin Covid-19 saya harapkan seluruh guru dan siswa tetap mematuhi protokol kesehatan khususnya pemakaian masker selama proses belajar mengajar” pungkas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Rapat Kesiapan PON XX Bareng Forkopimda Mimika, Kapolri: Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19

Rapat Kesiapan PON XX Bareng Forkopimda Mimika, Kapolri: Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menpora Zainudin Amali, kembali melakukan pengarahan di Provinsi Papua terkait dengan persiapan jelang PON ke-XX. Kali ini, mereka memberikan pengarahan kepada Forkopimda Kabupaten Mimika.

Dalam pengarahannya, Sigit mengimbau kepada Forkopimda Mimika, untuk menyiapkan langkah Extraordinary agar laju pertumbuhan Covid-19 tidak mengalami peningkatan ketika berlangsungnya perhelatan pekan olahraga nasional tersebut.

“Kondisi kasus Covid-19 di Papua yang sudah melandai pasca-lonjakan kasus pada tanggal 8 Agustus 2021 harus kita pertahankan dengan langkah-langkah extraordinary, jangan sampai terjadi lonjakan kasus kembali ketika PON XX Papua dilaksanakan,” kata Sigit saat memimpin rapat bersama Forkopimda Mimika, Papua, Sabtu (28/8/2021).

Persiapan dengan langkah luar biasa itu, kata Sigit bisa dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat bagi atlet, pelatih, official, tamu undangan, dan panitia PON ke-XX.

Terkait hal itu, mantan Kapolda Banten itu menyebut strategi penanganan dan pengendalian virus corona untuk seluruh pihak terkait, harus dilakukan sejak keberangkatan, ketika tiba, dan saat menetap ketika menjalani pertandingan.

Untuk peserta yang hendak berangkat mengikuti PON, Sigit menekankan harus melakukan test Covid-19 dalam waktu dua atau tiga hari sebelum perjalanan.

“Kurangi kontak fisik dengan orang lain selama 14 hari sebelum keberangkatan. Siapkan daftar nama orang yang kontak erat untuk di validasi oleh petugas Covid-19 PB PON XX. Laksanakan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemenkes, termasuk mengganti masker setiap hari atau masker kain dilapis 2 atau 3,” ujar Sigit.

Kemudian ketika tiba di Papua, Sigit mendorong Forkopimda untuk aktif memastikan penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Menyerahkan hasil test Covid-19.

Selanjutnya ketika menetap untuk mengikuti pertandingan, Sigit meminta agar melakukan pengawasan ekstra ketat. Diantaranya, membatasi aktivitasi atau hanya sebatas menjalani tugas dan peran. Mematuhi protokol kesehatan yang diatur. Lalu, wajib lapor kondisi kesehatan melalui aplikasi pelaporan kesehatan PB PON XX atau ke dokter kontingen masing-masing.

“Bila dianggap perlu maka akan dilaksanakan tes Covid-19. Akan dilakukan tes Covid-19 secara reguler selama PON berlangsung, sesuai tugas dan peran masing-masing. Jika hasil tes positif maka akan dilakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke RS sesuai pedoman Kemenkes. Akan dilaksanakan tracing terhadap kontak erat,” tutur Sigit.

Selain itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga tetap mendorong Forkopimda Mimika untuk tetap melakukan strategi pengadilan Covid-19, yakni prokes ketat 3M, penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta akselerasi program vaksinasi massal.

Sigit menginstruksikan kepada personel TNI-Polri untuk membantu atau bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk melakukan akselerasi vaksinasi massal. Tujuannya, agar mempercepat target dari Pemerintah untuk mewujudkan Herd Immunity terhadap virus corona.

Strategi dan mempercepat vaksinasi di Papua, Sigit menyebut, bakal menyiapkan tempat vaksin di sekolah-sekolah untuk menyasar target siswa dan orang tua murid. Serta, di tempat-tempat ibadah untuk para masyarakat. Bahkan, nantinya, percepatan vaksinasi juga akan door to door sampai ke distrik atau kampung.

“Untuk mengurangi risiko penularan dan kematian akibat Covid-19, TNI-Polri bersama Pemda terus melakukan akselerasi vaksinasi. Untuk mencapai target tersebut diperlukan sinergisitas TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen masyarakat. Dalam menyiapkan strategi vaksinasi diantaranya, serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, vaksinasi mobile, dan door to door, ketika stok vaksin datang dalam jumlah besar,” papar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga mendorong Forkopimda untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mau menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan. Menurutnya, hal itu akan lebih baik untuk kesembuhan masyarakat yang terpapar virus corona, lantaran ditunjang dengan fasilitas memadai dan diawasi penuh oleh tenaga kesehatan (nakes).

“Tetap lebih diutamakan isolasi atau karantina di Isoter karena di bawah pengawasan tenaga medis,” kata Sigit.

Sigit menegaskan bahwa, pelaksanaan PON ke-XX juga bisa membangkitkan roda perekonomian masyarakat setempat. Oleh sebab itu, faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 harus diperkuat.

“PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat sejahtera,” tutur Sigit.

Polrestabes Surabaya Salurkan Ribuan Paket Bansos Dalam Rangka Jum’at Berkah

Polrestabes Surabaya Salurkan Ribuan Paket Bansos Dalam Rangka Jum’at Berkah

Surabaya – Polrestabes Surabaya salurkan ribuan bantuan sosial berupa paket sembako melalui 22 Mobil Gerai Vaksin Merdeka untuk masyarakat yang membutuhkan akibat terdampak pandemi covid-19 dalam rangka program Jum’at berkah.

Kapolrestabes Surabaya, kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han menyebutkan, bahwa mobil Vaksin Merdeka ini adalah mobil multifungsi, terutama dalam melaksanakan bantuan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat. Menurutnya, program vaksinasi ini akan terus berjalan serta bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya untuk mewujudkan Herd Immunity.

“Jadi dalam program Jum’at berkah ini, sekaligus menyalurkan bantuan gotong royong masyarakat dan pemerintah. Dan juga kebetulan pelaksanaannya yang dikedepankan fungsi-fungsi Polwan yang baru saja melakasanakan Hari Jadi Polwan ke-73,” ucap Kapolrestabes Surabaya, Kompol A. Yusep Gunawan, Jum’at (27/08/2021).

Kemudian, orang nomor satu di Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya ini, mengatakan sangat bangga adanya gerakan gotong royong dari masyarakat untuk saling bahu-membahu membantu warga yang membutuhkan. Dan ia juga berharap dengan gerakan ini Surabaya segera menjadi zona hijau dari kasus pandemi covid-19.

Selain itu ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mentaati prokes serta mensukseskan program vaksinasi dengan semboyan “Ayo Prokes, Ayo Vaksin”

“Khususnya dalam pelaksanaan PPKM Level 3, tentunya akan banyak kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik proses belajar-mengajar, tempat-tempat peribadatan maupun pusat perbelanjaan dan tranportasi ini harus ditaati,” tutur Kombes Pol A.Yusep Gunawan.

Kapolri Serahkan Oksigen Generator Bantu Penanganan Covid-19 di Papua

Kapolri Serahkan Oksigen Generator Bantu Penanganan Covid-19 di Papua

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan satu unit Oksigen Generator untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 di Papua. Sigit berharap dengan adanya pemberian alat itu dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat bumi Cenderawasih itu.

Penyerahan itu dalam rangka kunjungan Kapolri bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke kegiatan vaksinasi massal di SDN Inpres Harapan atau Sekolah Lentera Harapan, Kabupdate Jayapura, Papua, Jumat (27/8/2021).

“Alat itu memiliki kemampuan pengisian per hari sebanyak 12 tabung oksigen ukuran 6m3 atau 72 tabung oksigen untuk ukuran 1m3,” kata Sigit saat menyerahkan secara simbolis bantuan Oksigen Generator tersebut.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Banten ini juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Ini ada bantuan dari Pak Presiden. Semoga bermanfaat ya,” ujar Sigit.

Panglima dan Kapolri melanjutkan tinjauannya pada kegiatan vaksinasi massal di GOR Waringin Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Pada kesempatan itu, Sigit menyebut masyarakat Papua sangat antusias untuk mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu terbukti dari capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua yang dipaparkan oleh Dinkes setempat.

“Kami dapatkan laporan daru bu Dinkes bahwa target capaian vaksinasi dosis pertama sudah 47 persen dan kedua 29 persen. Kami sangat senang dengar, itu artinya antusiasme masyarakat untuk dapatkan vaksinasi makin hari makin bertambah,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit berharap, peserta vaksinasi mau mengajak masyarakat Papua lainnya untuk mau disuntik vaksin. Mengingat, hal itu dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Apalagi, kata Sigit, Papua akan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX. Sebab itu, percepatan vaksinasi harus segera dikejar, agar laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan.

“Apalagi sebentar lagi Papua akan laksanakan PON. Sehingga dengan vaksin maka potensi bisa terkena penularan Covid-19 bisa dicegah dan bisa ditangkal. Karena kita sudah memiliki imunitas. Jadi sampaikan ke saudara, mama, pace dan semuanya untuk berbondong-bondong laksanakan vaksin. Sehingga PON lancar,” tutup Sigit.

Forkopimda Jatim Kebut Vaksinasi Di lingkungan Pesantren

Forkopimda Jatim Kebut Vaksinasi Di lingkungan Pesantren

Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri, pada Kamis (26/8/2021). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity di Jatim, khususnya di lingkungan pesantren.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kota Kediri, mengecek pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Lirboyo Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, sasaran vaksinasi sebanyak 5.000 dosis selama dua hari, jenis Sinovac, diperuntukkan bagi santri dan pengasuh Ponpes Lirbiyo Kediri, yang melaksanakan vaksinasi tahap 1. Selenggaraan vaksinasi ini dibantu tenaga kesehatan yang sebanyak 204 nakes yang terdiri dari Nakes Polri 30 personil, Nakes TNI 40 personil, Nakes dari Dinkes 12 personil serta dibantu 122 orang relawan dari universitas islam malang, Apoteker dan ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) yang meliputi tenaga registrasi, screening, dan vaksinator.

Sedangkan 5000 vaksin didatangkan dari Polri sebanyak 1000 dosis, dari TNI 1500 dosis, dari Dinkes 1000 Dosis serta bantuan dari ISNU sejumlah 1500 dosis.

Sesampainya di Ponpes Lirboyo, Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, yaitu Kiai Anwar Mansyur dan Kiai Abdullah Kafabih beserta ibu nyai.

Sementara santri di Ponpes Lirboyo ini total ada sebanyak 36 ribu santri, sedangkan yang sudah divaksin ada sebanyak 12 ribu. Saat ini sebanyak 3 ribu santri yang masuk usia pelajar dan kini secara bertahap dilakukan vaksinasi.

Berlangsungnya vaksinasi untuk para santri, pengasuh, ustadz dan ustadzah Pesantren Lirboyo ini rencananya akan berlangsung hingga tanggal 7 September 2021 mendatang.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan. Vaksinasi untuk santri pondok pesantren di Jatim dilakukan secara serentak. Saat ini total ada sebanyak 110 pesantren yang tengah dilakukan vaksinasi.

“Vaksinasi berbasis pesantren ini dilakukan serentak sesuai dengan stok vaksin yang ada. Oleh sebab itu kalau kebutuhannya sekarang 36 ribu untuk Lirboyo, dua hari ini kan baru 5 ribu dosis yang disuntikkan, TNI dan Polri akan mengawal ini sampai 7 September maka kita ingin ada vaksinasi yang lebih masif sehingga proses pengendalian sampai menghentikan penyebaran virus bisa kita maksimalkan,” kata Gubernur Jatim.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, bahwa penyebaran covid-19 ini memang belum berhenti, sehingga harus dilakukan upaya yang strategis, dan intensif, guna menghentikan penyebaran dan menguatkan kekebalan. Oleh sebab itu, vaksinasi ini trus digencarkan, termasuk di antaranya untuk para santri.

“Ini adalah ikhtiar kita semua, bagaimana agar anak-anak santri kita selalu sehat, dan jangan lengah untuk menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sembari melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah juga mengajak para santri untuk berdialog. Ia menanyai para santri agar tidak takut jelang disuntikkan vaksin. Selain itu ia juga meminta para santri untuk turut mengajak para orang tua santri ikut divaksin.

“Monggo jika ada yang kurang, monggo disampaikan kepada kami Kiai,” ucap Khofifah.

Sementara itu, per hari ini capaian vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 28,4% untuk dosis pertama, dan 15,9% untuk dosis kedua. Sedangkan untuk santri sendiri yang telah divaksin ada sebanyak 7,38%, dan dosis kedua baru 3,4% dari total target sasaran usia 12-17 tahun adalah 3,5 juta orang.

Pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Abdullah Kafabih juga menyampaikan terimakasih atas perhatian vaksinasi yang diberikan oleh Forkopimda Jawa Timur.

“Sebab kami Pondok Pesantren Lirboyo terang-terangan membutuhkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah,” ucap Kiai Abdullah Kafabih, perwakilan dari Ponpes Lirboyo Kediri.

Polres Mojokerto Hibahkan 150 Peti Jenazah Untuk RS Rujukan Covid-19

Polres Mojokerto Hibahkan 150 Peti Jenazah Untuk RS Rujukan Covid-19

Mojokerto – Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. secara simbolis menyerahkan bantuan peti jenazah dari Polres Mojokerto kepada Rumah Sakit yang melayani Pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini bertempat di RSI Sakinah Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/08).

Sebanyak 150 peti jenazah diberikan, dengan rincian 40 peti jenazah untuk RSI Sakinah Kecamatan Sooko, 25 peti jenazah untuk RSUD Prof. Dr. Soekandar Kecamatan Mojosari, 25 peti jenazah untuk RSUD R.A. Basoeni Kecamatan Gedeg, 20 peti jenazah untuk RS Sidowaras Kecamatan Bangsal, 15 peti jenazah untuk RS Mawaddah Medika Kecamatan Ngoro, 15 peti jenazah untuk RS Sumberglagah Kecamatan Pacet, dan 10 peti jenazah untuk RS Dian Husada Kecamatan Sooko.

“Kami berharap, bantuan ini bisa membantu peran dari para tenaga kesehatan untuk bisa membantu melayani masyarakat dalam rangka penanganan Covid-19,” ujar Kapolres.

Bupati Mojokerto dr. Ikfina Rahmawati, M.Si. mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Mojokerto atas bantuan peti jenazah yang telah diberikan.
“InsyaAllah peti jenazah ini nantinya akan dipergunakan dengan baik dalam proses pemulasaraan pasien Covid-19 yang meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19,” ungkap Bupati.

POLRES BATU BERSINERGI DENGAN KPU BATU, BENTUK BAKOHUMAS SEPAKAT TANGKAL HOAX

POLRES BATU BERSINERGI DENGAN KPU BATU, BENTUK BAKOHUMAS SEPAKAT TANGKAL HOAX

Polres Batu – KPU Batu mulai bergerak cepat dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan 2024 mendatang dengan mengandeng beberapa Instansi samping untuk ikut menciptakan situasi kondusif di Kota Batu salah satunya adalah Polres Batu.

Seperti hari ini Kamis 26 agustus 2021, Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo , SIK., MH memenuhi undangan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) kota batu untuk menanda tangani perjanjian kerjasama pembentukan Badan Koordinasi dan Kehumasan ( Bakohumas ) di Kota Batu.

Pembentukan Bakohumas sendiri sebelumnya telah dilaksanakan melalui rapat koordinasi awal di KPU Batu pada 20 Mei 2021 silam dan akhirnya dibentuk WAG sebagai wadah untuk saling bertukar Informasi yang diikuti beberapa organisasi kemasyarakatan, antara lain organisasi radio amatir Rapi Brantas, organisasi wartawan PWI dan Aji, Humas Polres Batu dan Bawaslu.

Dalam Sambutanya Kali ini Ketua KPU Kota Batu Bpk. Mardiono, S.H.I menyampaikan bahwa pada dasarnya pembentukan Bakohumas ini adalah untuk meningkatkan peranan dan fungsi koordinasi kehumasan lembaga yang salah satu kegiatanya adalah saling bertukar informasi yang penting dan juga salah satu forum untuk menangkal berita Hoax.

“Kita berkumpul satu wadah, tujuannya tidak lain agar pemilu yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia bisa terlaksana dengan sukses,kami menyadari bahwa ke depan akan banyak kegiatan KPU yang harus  berdampingan dengan Kepolisian , karena Polri diberikan tugas dan kewenangan dalam mengamankan semua tahap dalam pelaksanaan Pilkada, ” ujar Mardiono

“Kita juga akan sama sama menciptakan suasana sejuk dengan memerangi munculnya berita Hoax maka dari itu kerjasama ini menjadi sangat penting untuk segera dilaksanakan , dan kami sangat berterima kasih kepada AKBP Catur yang sudah mau datang dan Atas nama KPU Kota Batu dan Pribadi , saya mengucapkan selamat atas kepindahanya  menjadi Kapolres Ponorogo sebentar lagi ,” ujarnya.

Dalam sambutanya Kapolres Batu menyampaikan , sudah merupakan kewajiban Polri dalam hal ini Polres Batu untuk semaksaimal mungkin mengawal semua tahap nantnya dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2024.

“Kewajiban saya sebagai Anggota Polri bersama semua anggota untuk mengamankan dan menciptakan situasi menjadi aman dan nyaman , dan saya juga mengucapkan maaf apabila ada salah selama dinas menjadi kapolres Batu serta terima kasih atas doanya. Siapapun nantinya yg menjabat sebagai Kapolres batu tentunya akan mempunyai berkomitmen yang sama membuat Kota Batu ini menjadi aman dan nyaman bagi semua warga masyarakat”, ujar Catur, sapaan akrabnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berkas perjanjian kerjasama ( MOu) pembentukan Badan Koordinasi dan Kehumasan ( Bakohumas ) di Kota Batu.

Lebih dari 30 Ribu Buruh se-Jawa Barat, Banten, dan DKI Mendapatkan Vaksin serta sembako Gratis atas Kerjasama Mabes Polri dan KSPI.

Lebih dari 30 Ribu Buruh se-Jawa Barat, Banten, dan DKI Mendapatkan Vaksin serta sembako Gratis atas Kerjasama Mabes Polri dan KSPI.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indoenesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan; atas nama buruh Indonesia, KSPI mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah melalui Mabes Polri yang telah memberikan vaksin presisi secara tidak berbayar (gratis) kepada lebih dari 30 ribu buruh di Jawa Barat, Banten, dan DKI.

“Bahkan puluhan ribu buruh dan keluarganya yang mengikuti vaksin presisi tidak berbayar atau gratis tersebut juga diberikan bantuan sembako gratis dari Mabes Polri,” kata Said Iqbal.

Program vaksin tidak berbayar kerjasama Mabes Polri dan KSPI ini merupakan suatu bentuk nyata, bahwa tuntutan buruh agar Pemerintah melakukan vaksinisasi bagi kalangan buruh di pabrik-pabrik secara gratis telah diwujudkan.

Tuntutan vaksin gratis ini, lanjut Said Iqbal, didasarkan pada data dan fakta yang didapat oleh KSPI. Di mana sejak mulai diberlakukannya PPKM Darurat hingga 2 minggu setelahnya, tingkat angka penularan Covid 19 di lingkungan pabrik mencapai rata-rata 10% buruh. Bahkan secara total sudah ada ratusan buruh yang meninggal dunia.

Terkait dengan tuntutan buruh tersebut, Mabes Polri mewakili Pemerintah memberikan respon yang cepat terhadap tuntutan buruh ini. Salah satunya dengan melakukan pemberian vaksin tidak berbayar (gratis) kepada buruh di beberapa pabrik. Pabrik yang telah diberikan vaksin gratis tersebut antara lain, PT EPSON di Bekasi, PT Honoris di Bogor, PT Nitto di Bogor, PT Aisin di Bekasi, PT Xacti di Depok, serta beberapa perusahaan di Jakarta, Tangerang, Karawang, dan Purwakarta.

Dalam acara pemberian vaksin presisi (gratis) kepada buruh tersebut juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Seperti di PT Epson Bekasi, PT Chih Lung Tangerang (KSPSI), dan PT Kahatex Bandung (KSPSI). Bahkan vaksin gratis untuk buruh di PT Kahatex Bandung, selain dihadiri oleh Kapolri juga dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Dalam kesempatan itu, Kapolri langsung memberikan sembako gratis dari Mabes Polri kepada para buruh yang mengikui program vaksin presisi,” ujar Said Iqbal.

Sementara itu, program vaksin di PT Aisin dihadiri oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono . Sedangkan di perusahaan yang lain, dihadiri oleh Irjen Suntana, Wakaba Intelkam.

Disampaikan Said Iqbal, program vaksin tidak berbayar (gratis) ini, selain bekerjasama dengan KSPI, Mabes Polri juga bekerjasama dengan KSPSI Andi Gani. Dengan demikian, jumlah buruh yang tervaksin lebih dari 30 ribu buruh.

KSPI mengharapkan seluruh program vaksin untuk buruh dan keluarganya digratiskan (tidak berbayar), sebagaimana program vaksin presisi dari Mabes Polri. Hal ini, karena, dengan program vaksin gratis akan lebih cepat tercapai herd immunity.

“Dengan tercapainya herd immnunity, yaitu 50% orang dalam satu komunitas sudah tervaksin, maka diharapkan para buruh bisa bekerja secara optimal. Sehingga dapat dihindari terjadinya ledakan PHK, dan perusahaan dapat beroperasi 100%, khususnya yang berorienstasi ekspor,” tegas Said Iqbal.

Namun demikian, protokol kesehatan tetap wajib dijalankan perusahaan. Meliputi pemberian masker gratis, melakukan tes antigen gratis secara berkala untuk buruh, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, melakukan kerja bergilir bilamana ditemui angka penularan Covbd-19 meningkat kembali, dan memberikan vitamin serta obat-obatan Covid-19 kepada buruh yang melakukan isoman.

“Oleh karenanya, KSPI menegaskan kembali bahwa program vaksin untuk buruh yang dilakukan oleh Mabes Polri bekerjasama dengan KSPI dan KSPSI AGN adalah program vaksin tidak berbayar (gratis). Selain itu, juga disertai pemberian sembako gratis dari Mabes Polri kepada para pekerja/buruh yang mengikuti program vaksin gratis tersebut. Sekali lagi, buruh mengapresiasi program ini,” pungkasnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu