Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal UNISA Yogyakarta

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal UNISA Yogyakarta

Yogyakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Rabu (25/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor UNISA Warsiti beserta personel TNI-Polri, yang telah mau terlibat aktif membantu akselerasi program vaksinasi Pemerintah Indonesia, demi mewujudkan Herd Immunity terhadap virus corona.

“Baru saja, kami melihat langsung kegiatan vaksinasi bersama. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Prof. Dr. Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ibu Warsiti, M.Kep, Sp. Mat selaku Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, seluruh anggota TNI-Polri dan tenaga kesehatan yang bertugas serta segenap keluarga besar civitas akademika UNISA Yogyakarta maupun kepada seluruh pihak yang telah membantu atas terselenggaranya acara ini,” kata Sigit.

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini Indonesia telah mengalami tren penurunan Covid-19 yang cukup signifikan, dimana sampai dengan tanggal 24 Agustus 2021 kasus konfirmasi harian sudah turun lebih dari 66 persen menjadi 19.106 kasus per hari dan BOR sebesar 32 persen.

Menurut Sigit, penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4.

“Yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian Pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali,” ujar Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, bagi daerah yang berhasil menurunkan level berdasarkan hasil assesmen situasi atau standar WHO), secara otomatis akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat
bisa kembali berjalan dengan baik.

Oleh sebab itu, Sigit menyebut, untuk mempertahankan hal ini diperlukan komitmen dan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat agar tetap menahan laju pertumbuhan Covid-19.

“Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah dengan masyarakat,” ucap Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan atas kerjasama Dinkes Provinsi DIY, Pemprov DIY dan UNISA dengan TNI-Polri mulai tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2021.

Adapun, target vaksinasi ini sebanyak 6.500 orang dengan sasaran yaitu pelajar, mahasiswa, dosen, keluarga besar UNISA, dan masyarakat umum. Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 6.500 dosis jenis sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan
ini sejumlah 72 orang.

Alumni Akpol 94 Gelar Baksos dan Vaksinasi di 33 Polda

Alumni Akpol 94 Gelar Baksos dan Vaksinasi di 33 Polda

Peringati HUT ke 76, alumni Akademi Kepolisian (AKPOL) Tunggal Panaluan 1994 peduli, gelar bakti sosial vaksinasi massal di Dyandra Convention Center Surabaya, pada Rabu (25/8/2021). Sebanyak 5000 vaksinasi jenis sinovac disiapkan untuk masyarakat Surabaya, baik untuk dosis 1 maupun 2.

Kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akpol 94 peduli ini, berlangsung secara serentak di 33 Polda diseluruh Indonesia. Secara langsung kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Video Conference (Vicon).

Sementara, kegiatan di Surabaya sendiri dihadiri oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dalam keterangannya Jendral bintang satu ini mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya kepolisian dalam rangka membantu pemerintah, mewujudkan herd immunity di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan ini bisa membawa Jawa Timur khususnya masyarakat bisa tervaksin. Kemudian kegiatan vaksinasi ini kurang lebih ada sekitar 5000, dengan sasaran adalah pedagang kaki lima, para pengurus masjid, karyawan pasar, dan sisanya untuk masyarakat umum,” tandasnya Wakapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi.

Wakapolda menambahkan. Dalam kegiatan vaksinasi yang di selenggarakan alumni Akpol Tunggal Panaluan ini melayani 25% masyarakat yang baru melakukan vaksin pertama, dan 75% untuk masyarakat yang melaksanakan vaksinasi kedua.

“Mudah-mudahan dengan bakti sosial yang dilaksanakan oleh rekan-rekan dari Akpol angkatan 94 ini betul-betul bisa berikhtiar membawa masyarakat Jawa Timur terjadi kekebalan komunal, dan terhindar dari covid-19,” papar Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Kapusdik Brimob, Dansat Brimob, Ditreskrimum, dan Karo SDM Polda Jatim.

Usai melakukan vaksinasi, 3000 masyarakat pendaftar mendapatkan vocer belanja sebesar 100 ribu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian kepolisian kepada masyarakat khususnya yang terdampak penerapan PPKM.

“Tentunya ini adalah rasa tanggung jawab moral dari angkatan 94 mengingatkan dampak dari covid-19 ini cukup dirasakan oleh masyarakat. Ya mudah-mudahan dengan memberikan voucher senilai 100 ribu ini bisa meringankan beban masyarakat akibat terdampak covid-19,” pungkasnya Wakapolda Jatim.

Bakti Sosial Pesat Gatra Dengan Membagikan 500 Paket Sembako dan 1000 Dosis Vaksin Covid-19

Bakti Sosial Pesat Gatra Dengan Membagikan 500 Paket Sembako dan 1000 Dosis Vaksin Covid-19

Surabaya – Ikatan Alumni Akademi Polisi (Akpol) Tahun Angkatan 1993 Batalyon Pesat Gatra menggelar kegiatan Bakti Sosial ( Baksos) berupa pembagian sembako sebanyak 500 paket kepada sejumlah anak yatim dan tukang becak secara simbolis. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Utama Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/08/2021).

Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Muhamad Aris, S.H., sebagai perwakilan dari alumni Alumni Akpol 1993 Batalyon Pesat Gatra mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu meringankan beban masyarakat terutama bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

“Tujuan kami melalukan baksos ini untuk membantu meringankan beban masyarakat, walaupun tidak sepenuhnya membantu kebutuhan hidup mereka,” ujar Kombes Pol Muhamad Aris saat memberikan sambutan di Polrestabes Surabaya.

Kemudian, ia menjelaskan bantuan ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 22 Agustus 2021 dengan jumlah 14.000 paket sembako yang di gagas oleh Akpol angkatan 93 yang tersebar di 7 Polda atau Provinsi. Dan untuk di wilayah Jawa Timur sendiri akan di sebar di 4 wilayah diantaranya di Kota Surabaya, Tuban, Ngawi dan Magetan.

“Sebagian bansos ini sudah diantar oleh Bhabinkamtibmas jajaran, terutama tempat-tempat yang sulit dijangkau,” lanjut Kombes Pol Muhamad Aris.

Setelah itu, ia mengapresiasi dan memberi semangat tugas Bhabinkamtimbas yang terus berupaya membantu menangani kasus Covid-19, yang mana dalam setiap harinya meraka keluar rumah menghadapi orang-orang yang terpapar virus berbahaya tersebut.

“Perlu diketahui bahwa tugas Bhabinkamtibmas saat ini sangat luar biasa, setiap hari mereka keluar rumah yang mereka temui adalah orang adalah orang yang terkena covid-19, apalagi yang sekarang ini tugas mereka harus melaksanakan testing (pemeriksaan dini), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan), maka dari itu mereka saat ini adalah pahlawan tanpa jasa,” tuturnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa saat ini alumni Akpol 1993 juga menyiapkan 1000 dosis vaksin untuk buruh dan masyarakat umum di Gerai Vaksin Merdeka Polrestabes Surabaya untuk mempercepat peningkatan Herd Immunity bagi warga Surabaya.

“Semoga 1000 dosis vaksin ini bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Muhamad Aris.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Berhasil Gagalkan Peredaran 13,4 Kg Sabu

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Berhasil Gagalkan Peredaran 13,4 Kg Sabu

Surabaya – Satrenarkoba Polrestabes Surabaya kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur jenis sabu-sabu seberat ± 13,4 Kg dari 3 orang tersangka.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan masyarakat pada tanggal 21 Juli 2021 yang lalu terkait adanya jaringan peredaran narkoba di daerah Jawa Timur.

Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka berinisial SR (42) seorang perempuan dirumah kostnya yang beralamat Jalan Pakis Surabaya dengan jumlah barang bukti ± 2,6 kg dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han didampingi Kasatresnarkoba, Kompol Daniel Somanonasa dan Kasihumas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchamad Fakih saat konferensi pers, menyebutkan yang bersangkutan merupakan seorang perempuan, selain menjadi kurir ia juga pengedar jaringan lintas Provinsi diantaranya Sumatera-Jawa.

“Total barang bukti yang diamankan dari yang bersangkutan sekitar 2,6 Kg sabu dan yang sudah tersebar sekitar ± 10 kg,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan, Selasa (24/08/2021).

Setelah diinterogasi petugas, tersangka SR mengaku telah melakukan pekerjaan itu sebanyak 5 kali yang diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil barang haram ini dan diantarkan kepemesannya dengan diiming-imingi imbalan yang cukup besar sekitar 10 juta rupiah.

Kemudian yang bersangkutan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut, sehingga akhirnya petugas berhasil mendapatkan data baru yang mengarah terhadap seorang pria yang beralamat Menganti Permai Gresik.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan ke lokasi yang di tunjuk tersebut. Pada hari Rabu 28 Juli 2021 mengamankan tersangka KA (38) bersama barang bukti berupa 10 (sepuluh) bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram di rumah kostnya Menganti Permai Gresik.

“Saudara tersangka KA juga berstatus bandar dan pengidar, adapun barang bukti yang diamankan 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram dan yang sudah diedarkan sebanyak ± 3 kg sabu di wilayah surabaya,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Setelah diinterogasi, tersangka KA mengaku telah beberapa kali mengambil barang yang diranjau oleh seorang bandar dengan imbalan uang sebesar Rp. 2.000.000 dan sudah bekerja dengan bandar tersebut sejak bulan April 2021 yang lalu.

Kemudian tersangka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sehingga Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman paket narkoba jenis sabu dari Jakarta ke Surabaya.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, sehingga pada hari Senin, 02 Agustus 2021 sekitar Pukul 01.00 WIB di pintu tol Warugunung Surabaya, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka atas nama berinisial SP (47) warga Rawa Kuning Jakarta Timur dengan barang bukti 1 kotak kardus berisi 10 bungkus teh cina berisi sabu seberat ± 10 kg.

Adapun tersangka SP juga berperan sebagai kurir antar Kota. Selain itu, ia mengaku diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil paket narkoba jenis sabu tersebut di Jl. Pulo Gebang Jakarta kemudian diminta untuk mengirimkannya pada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.

“Bedasarkan hasil penyidikan, tersangka menjelaskan bahwa telah mengirimkan narkotika jenis sabu ke wilayah Jawa Timur sebanyak 7x sejak bulan April 2021 yang lalu dengan jumlah total narkotika jenis sabu sebesar ± 100 kg,” tuturnya Kapolrestabes Surabaya.

Adapun jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka adalah berupa 13,4 kg sabu, serbuk ektasi ± 1,64 gram, 10 unit Hand Phone berbagai macam merk, 2 buku catatan, 4 ATM BCA, sebuah buku tabungan BCA, 3 buah timbangan dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk NMAX, 1 sepeda motor Honda merk Vario beserta puluhan poket pelastik.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika; dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun penjara dan maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara/ hukuman mati, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (f//**)

Selamatkan Uang Negara, Kapolres Malang Raih Penghargaan dari Kemensos RI

Selamatkan Uang Negara, Kapolres Malang Raih Penghargaan dari Kemensos RI

POLRES MALANG – Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menerima penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, dalam rangka Pemberian Penghargaan kepada Aparat Penegakan Hukum (APH) yang telah membantu penyelamatan keuangan negara terkait bantuan sosial, Selasa (24/8/2021) pagi.

Penghargaan itu bukan tanpa alasan,
Pasalnya Bagoes dan jajarannya telah berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dana Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan salah satu oknum pendamping desa di kabupaten Malang.

Pengungkapan kasus yang merugikan negara hingga 450 juta tersebut langsung mendapatkan apresiasi secara langsung oleh Mentri Sosial Tri Rismaharini yang langsung datang ke lokasi di desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang beberapa hari lalu.

Pada saat itu diketahui bahwa Risma mengapresiasi kerja cepat Polres Malang, dalam merespon dugaan tindak pidana korupsi dari salah satu oknum pendamping desa tersebut. Dengan segera melakukan penyeledikan, hingga akhirnya oknum pendamping desa tersebut dinyatakan bersalah dan berstatus Tersangka.

Penghargaan yang dilaksanakan di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial, Jakarta Pusat dan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat.

Penghargaan itu diterima langsung oleh AKBP Bagoes dengan didampingi oleh Kasat Reskirm Polres Malang AKP Donny Bara’langi.

Kapolri Pastikan Vaksinasi untuk Buruh Bakal Dipercepat Hingga Akhir Agustus

Kapolri Pastikan Vaksinasi untuk Buruh Bakal Dipercepat Hingga Akhir Agustus

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi masyarakat dan buruh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (22/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi ini diinisiasi oleh PT Pan Brothers yang bekerja sama dengan TNI-Polri serta Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Adapun total target vaksinasi sebanyak 1.000 orang masyarakat umum dan buruh PT. Pan Brothers.

Kapolri menyampaikan dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan mempercepat program vaksinasi nasional. Bahkan khusus untuk buruh, target vaksinasi hingga akhir Agustus sebanyak 100 ribu sudah divaksin.

“Target vaksinasi buruh di wilayah solo raya sampai agustus paling tidak 100 ribu buruh tervaksin dan akan bertahap ditambahkan terus, sehingga dari  kebutuhan vaksin untuk masyarakat industri untuk buruh yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan,” kata Kapolri.

Selain vaksinasi buruh, mantan Kabareskrim Polri ini juga akan terus mempercepat vaksinasi untuk masyarakat sekitar dan diharapkan akhir september program vaksinasi juga cukup meningkat.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, selain mempercepat vaksinasi, pelaksanaan testing dan tracing atas kasus konfirmasi COVID-19 di Boyolali juga harus dimaksimalkan.

“Bagi mereka yang terkonfirmasi dan memiliki kontak erat untuk dirawat di isoter bagi yang masuk gejala ringan termasuk sedang. Isoman terus kita lakukan pendampingan agar terpantau hingga bisa menekan bisa penularan COVID,” katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menitipkan pesan bahwa masyarakat harus menyeimbangkan antara kesehatan dan ekonomi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap hidup sehat dan disiplin prokes dengan memakai masker.

“Pesan kami karena virus ini kan akan hidup dengan kita beberala tahun ke depan supaya kita bisa menyeimbangkan hidup sehat, tapi juga bisa bekerja dan beraktivitas. Jangan lupa pakai maskernya harus disiplin dan testing dan tracingnya sampai level terbawah terus jalan. kalau itu jalan tidak usah ada buka tutup. Jadi kita bisa jalan imbang ekonomi dan kesehatan,” katanya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 1.000 dosis jenis Moderna yang berasal dari Polri. Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 25 orang yang terdiri dari TNI-Polri dan relawan. Dalam kegiatan ini juga akan disalurkan paket bansos kepada masyarakat yang membutuhkan sebanyak 435 paket bansos.

Kapolda Segera Terapkan Vaksinasi Door to door di Jatim Secara Menyeluruh

Kapolda Segera Terapkan Vaksinasi Door to door di Jatim Secara Menyeluruh

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi merdeka semeru, bagi masyarakat umum dan anak usia 12 tahun ke atas, pada Minggu (22/8/2021), di Mapolres Bojonegoro. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat program pemerintah, dalam membentuk herd immunity di Jatim.

Dalam pengecekannya Kapolda Jatim didampingi Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, menyapa masyarakat yang melakukan vaksinasi di Polres Bojonegoro.

Kegiatan vaksiansi di Polres Bojonegoro sendiri disiapkan 5000 dosis, dengan sasaran seluruh masyarakat baik dosis pertama maupun ke dua, menggunakan Sinopharm dan Sinovac, untuk kegiatan vaksinasi di Polres Bojonegoro melibatkan 19 relawan Nakes dan 14 tim Nakes gabungan dari Polda, Kodam V/Brawijaya, Dinkes Prov Jatim serta Polres dan Kodim Bojonegoro.

Pendaftaran vaksinasi ini dilakukan dengan metode online, selanjutnya petugas melakukan singkronisasi data pendaftaran online tersebut melalui barcode, sesuai dengan pendaftaran peserta vaksin. Sehingga dapat menghindari kerumunan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah datang mendaftar untuk melaksanakan vaksin ini, selain itu tak lupa Kapolda Jatim juga menyampaikan ucapan terimakasih pada panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini dan tenaga kesehatan yang sudah datang menyiapkan diri, sehingga proses semuanya berjalan dengan lancar.

“Harapan kami Polres Bojonegoro maupun Kodim serta seluruh Forkopimda, bisa terus melaksanakan kegiatan vaksinasi, dan tentunya masyarakat saya juga ucapkan terima kasih atas antusiasnya,” ucap Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Olahraga Sanika Satyawada Polres Bojonegoro.

Sementara Kapolda Jatim menyampaikan, di Polres Bojonegoro pada pagi ini yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 800 orang, dan nantinya masih akan berjalan terus.

“Kami rencananya akan mendapat tambahan vaksin sebanyak 300ribu, dan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, sehingga vaksin ini juga bisa diberikan kepada seluruh jajaran,” lanjut Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan, antusias masyarakat dengan vaksinasi door to door begitu besar, seperti yang sudah dilaksanakan oleh beberapa Polres.

“Tentunya nanti kami akan koordinasi supaya vaksinasi door to door ini bisa menyerap kepada masyarakat pinggiran,” pungkas Kapolda.

Perlu diketahui, serbuan pelaksanaan vaksinasi merdeka semeru yang dilakukan secara serentak di Bojonegoro ini dilakukan secara gabungan antara jajaran Kodam dengan Polda dan Pemprov jatim, serta Polres dengan Kodim, beserta seluruh tenaga kesehatan.

Kendarai Motor, Forkopimda Sidoarjo Pantau Vaksinasi Covid-19 di Dusun Kepetingan

Kendarai Motor, Forkopimda Sidoarjo Pantau Vaksinasi Covid-19 di Dusun Kepetingan

Forkopimda Sidoarjo mengendarai motor trail mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 on the road di wilayah terpencil. Tepatnya di Dusun Kepetingan, Kelurahan Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (21/8/2021) siang.

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama Di Dusun Kepetingan disediakan 300 dosis vaksin. Mayoritas warga Kepetingan bekerja sebagai buruh tambak dan nelayan. Untuk menuju ke lokasi, hanya dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua melalui jalur tambak Desa Sawohan yang berliku. Menempuh lama perjalanan sekitar satu jam dengan jarak 10 kilometer dari Desa Sawohan ke Dusun Kepetingan. Atau dapat juga ditempuh melalui jalur sungai menggunakan perahu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama Wakil Bupati Sidoarjo Subandi serta Dandim 0816 Sidoarjo Mohammad Iswan Nusi kompak turun langsung menyapa warga Kepetingan. Selain memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pada kesempatan ini Forkopimda Sidoarjo juga menyalurkan bantuan sosial paket sembako kepada warga Dusun Kepetingan.

Kapolresta Sidoarjo menyambut baik antusias warga Kepetingan terhadap program vaksinasi Covid-19 on the road dan distribusi bansos ini. “Melalui upaya vaksinasi ini, diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunal bagi masyarakat di tengah masa pandemi. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan diterapkannya PPKM level 4, agar mata rantai Covid-19 dapat segera terputus,” jelasnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, dihadapan warga Dusun Kepetingan memastikan percepatan vaksin serta distribusi bantuan sosial bagi warga terdampak adanya pandemi Covid-19, dapat terlaksana maksimal dan tepat sasaran. Karena Pemkab Sidoarjo bersama TNI-Polri turun langsung bersama-sama memantau pelaksanaan vaksinasi dan mendistribusikan bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi.

Terkait adanya program vaksinasi on the road dan distribusi bansos ke warga Dusun Kepetingan, Kepala Desa Sawohan Nurul Munfatiq, mengapresiasi inisiatif program ini dan sinergitas Forkopimda Sidoarjo yang rela bersusah payah datang ke Dusun Kepetingan. “Meskipun medan yang dilalui cukup susah dengan mengendarai motor, Forkopimda Sidoarjo berkenan turun langsung bagikan bansos door to door dan fasilitasi vaksin warganya,” ungkapnya.

Warga Dusun Kepetingan Mukhlis, mengaku senang dirinya sudah disuntik vaksin Covid-19 dan menerima paket sembako. “Alhamdulillah tidak sakit suntikannya. Setelah disuntik kami juga mendapatkan sembako, tentunya sangat membantu di tengah situasi serba sulit sekarang,” ujarnya.

Kapolresta malang bantu warga yang lumpuh ke RSSA

Kapolresta malang bantu warga yang lumpuh ke RSSA

Polresta Malang Kota – Jumat malam(20/8/2021), Gerak cepat Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto terlihat nyata, Pasalnya, setelah mendengar kabar yang menimpa Siswoyo (49), pria yang akrab disapa Buher tersebut langsung memindahkannya ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Pasien dievakuasi Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pak Lurah untuk di bawa ke RSSA,” ujar Buher saat dikonfirmasi, Perlu diketahui, Siswoyo sendiri telah lumpuh sejak delapan bulan lalu, Lumpuhnya Siswoyo, dikarenakan telah terjadi insiden kecelakaan di wilayah Pujon beserta istrinya.

Namun nahasnya, istri dari Siswoyo meninggal dunia di tempat bersama supir angkot yang ditumpanginya, Akan tetapi, Siswoyo sendiri selamat dan hingga saat ini mengalami kelumpuhan sejak kejadian tersebut.

Siswoyo lumpuh, ia pun harus dirawat oleh anaknya, yakni Rizky yang berusia 10 tahun dan Ilham yang masih berusia 4 tahun.

Sedihnya, selama ini anaknya yang berusia 10 tahun terpaksa putus sekolah dan harus berjualan mainan hingga nasi kuning untuk bisa menghidupi adik dan ayahnya.

Usai dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta pihak kelurahan, Buher pun segera berkomunikasi dengan pihak RSSA guna segera menangani Siswoyo.

Evakuasi sekitar pukul 20.30 WIB malam ini. Saya komunikasikan dengan dr Kohar (Direktur RSSA Malang) untuk bantu tangani (Siswoyo),” ungka Buher.

Saat dikonfirmasi Bhabinkamtibmas Tlogomas menceritakan “Jadi kemarin malam, pak Kapolresta menghubungi saya melalui video call. Dan video call itu saya kasihkan ke pak Siswoyo. Dalam video call itu, bapak Kapolresta meminta izin untuk membawa pak Siswoyo ke RSSA dan pak Siswoyo pun berkenan”.

Setelah mendapatkan persetujuan tersebut, Siswoyo dibawa ke RSSA Malang menggunakan mobil ambulans dari PMI Kota Malang.

“Jam 21.00 WIB, pak Siswoyo kami bawa ke RSSA Malang. Dan saat ini, pak Siswoyo menjalani perawatan di ruang rawat inap RSSA. Saat ini, kondisinya stabil dan makan dengan lahap. Lalu ini tadi, saya ajak bercanda dan bergurau,” terangnya.

Dirinya juga mengungkapkan, saat ini Siswoyo menjalani rawat inap dengan didampingi oleh pihak keluarga.

Sementara itu dari informasi yang didapat, kedua anak Siswoyo yang berinisial I (10) dan R (4) dititipkan dan dirawat oleh salah seorang warga sekitar.

Kedua anaknya dirawat oleh salah seorang warga kami. Dan hal itu, atas dasar keinginan kedua anak itu sendiri, Ucap Ketua RT 4 RW 7, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Sampurna Dwi Jaya.

Ketua PWNU Jatim Dukung Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat

Ketua PWNU Jatim Dukung Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat

 

SURABAYA,- Polda Jawa Timur dimassa PPKM Darurat terus membantu meringankan beban masyarakat dengan membagikan Bantuan Sosial (Bansos). Khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bantuan yang diberikan Polri (polda jatim) bersama Polres jajaran berupa sembako. Selain memberikan bansos. Polda jatim juga sudah melakukan Vaksinasi kepada seluruh masyarakat jawa timur.

Selain menggelar vaksinasi, polda jawa timur juga menghimbau kepada masyarakat jatim, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Dukungan untuk polda jatim pun terus mengalir, salah satunya dari KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim, menyebutkan, menghimbau kepada seluruh warga jawa timur. Kaum muslimin, warga Malang Raya, warga Madura, warga Jawa, ayo ikut vaksin. Karena vaksin aman dan halal.

“Ayo warga jatim ikut vaksinasi, vaksin aman, sehat dan halal. MUI menyatakan halal, ulama Mesir, Saudi, Quait, Uni Emirat Arab, menyatakan halal. Dan para masyaih terkenal dari Lirboyo, Ploso, dan yang lain juga bersedia divaksin artinya menurut bilqolak halal,” jelas KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim,” Sabtu (21/8/3021).

“Mari kita ikuti para ulama, mari kita contoh para ulama, mari kita bersedia divaksin dan tidak usah ribet tentang masalah hukumnya,” tambahnya.

Sementara itu, KH. Marzuki Mustamar, selain mengajak masyarakat jawa timur untuk divaksin. Juga mengajak masyarakat jatim dimassa pandemi Covid-19, dimassa PPKM ada virus baru yakni varian Delta. Untuk tetap patuhi prokes.

“Saya minta kepada warga jawa timur patuhi protokol kesehatan, hindari kerumunan disaat pandemi Covid-19, sehingga tidak terjadi penularan Covid-19. Karena virus ini bisa datang dari mana saja.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu