Polda Jatim Berbagi 76.000 Bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Polda Jatim Berbagi 76.000 Bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Senin (16/8/2021) sore, di depan Gedung Tribrata, Mapolda Jatim. Melepas pembagian 76.000 Bendera Merah Putih buatan UMKM Jawa timur.

Pelepasan pembagian bendera merah putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 Tahun.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran, melaksanakan kegiatan pelepasan pembagian bendera sebanyak 76.000 kepada masyarakat. Bendera ini dibuat oleh para pengrajin UMKM di Surabaya dan seluruh Jatim.

“Sebelum kegiatan ini, polda jatim bersama polres-polres jajaran juga giat menyemangati UMKM dengan membeli bendera-bendera merah putih dari para penjual dan pengrajin kecil dan menengah” jelas Irjen Nico Afinta, Senin (16/8/2021) sore.

“Tujuannya adalah kita tetap semangat dalam rangka HUT Indonesia ke-76. Kegiatan ini tidak berhenti disini saja, salah satu sasarannya agar tetap UMKM di jatim tetap hidup berkembang disaat pandemi Covid-19 seperti saat Ini,” pungkasnya.

Usai melepas pembagian bendera merah putih, kapolda jatim juga berkesempatan menyerahkan bansos sembako kepada perwakilan pelaku UMKM yang ada di Kota Surabaya.

Gebyar Vaksinasi PMII Dan Polda Jatim Di Kabupaten Sampang Targetkan 1500 Santri Dan Masyarakat Mendapatkan Vaksin Covid-19

Gebyar Vaksinasi PMII Dan Polda Jatim Di Kabupaten Sampang Targetkan 1500 Santri Dan Masyarakat Mendapatkan Vaksin Covid-19

Gebyar Vaksinasi PMII Dan Polda Jatim Di Kabupaten Sampang Targetkan 1500 Santri Dan Masyarakat Mendapatkan Vaksin Covid-19

 

Sampang – Polda Jatim bekerja sama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur, menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 dengan tema Gebyar Vaksin PMII dan Polda Jatim di Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan Kecamatan Kedundung Kabupaten Sampang – Madura, Senin (16/08/2021) pukul 08.00 Wib.

Vaksinasi yang ditujukan kepada santri dan masyarakat di sekitar pondok pesantren dihadiri Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si beserta PJU Polres Sampang , ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur Abdul Ghoni dan ketua Pengurus Cabang PMII Sampang Abdul Aziz.

Puluhan tenaga kesehatan dari Urkes Polres Sampang dan Puskesmas Kedundung bertugas sebagai vaksinator dalam kegiatan Gebyar Vaksin PMII dan Polda Jatim di Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan Kedundung.

Sebagai bentuk apresiasi Polres Sampang menyiapkan beras @5Kg sebanyak 1500 kantong beras untuk diberikan kepada santri dan masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Selain melaksanakan vaksinasi di Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan Kecamatan Kedundung, Polda Jatim dan PMII PKC Jawa Timur juga mengadakan
Gebyar Vaksin PMII dan Polda Jatim di pondok pesantren Nazathut Thullab Prajjan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Dari dua kegiatan tersebut ditargetkan 1500 santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Pengasuh pondok pesantren Miftahut Thullab Gedangan KH. Zainal Abidin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah khususnya jajaran gugus tugas yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Ponpes yang berada di Dusun Gedangan Desa Daleman Kecamatan Kedundung Sampang.

KH. Zainal Abidin mengatakan kepada tamu undangan dan seluruh peserta vaksinasi bahwa Ponpes Miftahut Thullab sudah melaksanakan 4 kali vaksinasi dan sebanyak lebih 500 santri sudah di vaksin Covid-19.

“Dan alhamdulillah sampai saat ini santri-santri yang sudah divaksin tidak mengalami masalah. Justru vaksin yang diterima oleh santri sangat menambah kesehatan santri” ujar KH. Zainal Abidin.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si dalam sambutannya juga berterima kasih kepada ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur Abdul Ghoni dan seluruh anggotanya karena telah peduli akan kesehatan masyarakat khususnya kesehatan dilingkungan pondok pesantren.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si mengatakan bahwa dalam penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19 sekaligus percepatan herd immunity diperlukan sinergitas dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur Abdul Ghoni dalam sambutannya menuturkan alasan mengadakan melaksanakan vaksinasi Covid-19 di pondok pesantren karena rata-rata anggotanya merupakan bahwa santri-santri yang berada di kampus-kampus.

“Hari ini kami datang kesini untuk melindungi pondok-pondok pesantren dari Covid-19 dengan bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, jadi terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan PMII dalam memerangi Covid-19” terang Abdul Ghoni ketua PKC PMII Jatim.

GELORAKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, KAPOLRES BAGIKAN RATUSAN BENDERA MERAH PUTIH

GELORAKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, KAPOLRES BAGIKAN RATUSAN BENDERA MERAH PUTIH

Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Kepolisian Polres Batu melaksanakan gerakan serentak Polda Jatim berbagi 76.000 Bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh dipimpin Kapolres Batu AKBP Catur W Wibowo, S.I.K. MH.

Tema gerakan serentak Polda Jatim berbagi 76.000 buah Bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh itu mendeskripsikan nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik.

Pemberangkatan bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan 760 buah bendera merah putih ini  dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke-76, dilakukan di Mapolres Batu , Senin (16/8/2021) oleh Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, S.I.K., M.H.

Menurut Kapolres, pembagian 760 bendera merah putih serentak ini, guna menumbuhkan rasa cinta Tanah Air masyarakat, dan menggelorakan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di tengah masa pandemi. Sehingga dapat terwujudnya Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Upacara penyerahan secara simbolis Bendera Merah Putih oleh Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, SIK., MH mengambil tempat di lapangan upacara Mapolres Batu yang diikuti para perwira jajaran kepolisian Polres Batu dan anggota Bhabinkamtibmas.

“Bendera merah putih ini sebelumnya kami peroleh dengan membeli dari para pelaku UMKM, maupun pedagang penjual bendera yang ada di wilayah kami. Upaya ini untuk membantu membangkitkan perekonomian para pelaku usaha tersebut, guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional,” jelas Kapolres Batu

Menurut Kabag Sumda Polres Batu Kompol Idayu Parameswari, S.H., S.I.K., M.Si. kegiatan ini menindaklanjuti instruksi dari Polda Jatim dalam bentuk pembagian Bendera Merah Putih di segenap lapisan masyarakat, termasuk kepada pelaku UMKM yang ada diwilayah masing masing.

“Pendistribusian Bendera Merah Putih kepada masyarakat secara serentak akan dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas atau anggota Polri jajaran kepolisian Polres Batu yang hari ini secara simbolis diserahkan Kapolres Batu AKBP Catur kepada anggota Bhabinkamtibmas.”

 “ Dalam hal ini nantinya anggota Bhabinkamtibmas membagikan Bendera tersebut kepada masyarakat dan mengganti apabila bendera merah putih milik masyarakat yang sudah usang, “ ujarnya.

Gelorakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih dan Baksos

Gelorakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih dan Baksos

Gelorakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih dan Baksos

Sebanyak 5.000 bendera merah putih dari Kapolresta Sidoarjo dibagikan Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Secara serentak gerakan menggelorakan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun, dilakukan untuk mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Tidak hanya membagikan bendera merah putih, di tengah masa pandemi yang masih melanda kita, pada kesempatan ini Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro juga membagikan bakti sosial sebagai Bakti Bhayangkara untuk Negeri.

Pemberangkatan bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan 5.000 bendera merah putih dan baksos bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dalam rangka Dirgahayu Republik Indonesia ke-76, dilakukan di Mapolresta Sidoarjo, Senin (16/8/2021) oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Menurut Kapolresta Sidoarjo, pembagian 5.000 bendera merah putih dan baksos kemerdekaan serentak ini, guna menumbuhkan rasa cinta Tanah Air masyarakat, dan menggelorakan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di tengah masa pandemi. Sehingga dapat terwujudnya Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

“Bendera merah putih ini sebelumnya kami peroleh dengan membeli dari para pelaku UMKM, maupun pedagang penjual bendera yang ada di wilayah kami. Upaya ini untuk membantu membangkitkan perekonomian para pelaku usaha tersebut, guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Ia juga berpesan agar anggotanya dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, saat melakukan aktivitas di luar rumah yang memiliki resiko penyebaran Covid-19. “Dengan semangat kebangsaan, semoga kita semua dapat melalui pandemi ini dan adanya bantuan sosial dapat bermanfaat,” tambahnya.

Bersama Presiden RI, Forkopimda Jatim Melaksanakan Video Virtual Ceremonial Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian “Merdeka Ekspor” Tahun 2021

Bersama Presiden RI, Forkopimda Jatim Melaksanakan Video Virtual Ceremonial Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian “Merdeka Ekspor” Tahun 2021

SURABAYA, Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kepala Kejaksaan tinggi jawa timur, Sabtu (14/8/2021) siang, melaksanakan ceremonial pelepasan ekspor komoditas pertanian “Merdeka Ekspor” tahun 2021 oleh Presiden RI Secara Virtual, yang dilaksanakan di Terminal Peti Kemas Surabaya.

Selain forkopimda jatim hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakil Menteri Pertanian, Sekjen Kementan, Kepala BBKP Surabaya, Direktur PT. Pelindo II, PJU Polda Jatim, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan Direktur PT. TPS.

Kegiatan ceremonial pelepasan ekspor komoditas pertanian “Merdeka Ekspor” tahun 2021. Merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian negara dimasa Pandemi Covid-19.

Dalam video virtual, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Memberikan arahan diantaranya, bahwa pada hari ini dilakukan ekspor komoditas pertanian secara serentak dari 17 pintu ekpor melalui bandara udara dan pelabuhan laut di berbagai daerah di indonesia.

Sebagai momentum penguatan ekspor komuditas pertanian indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19,” jelas Presiden Joko Widodo, saat memberikan arahan melalui video virtual, Sabtu (14/8/2021) siang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memberi apresiasi setinggi tingginya kepada petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agro bisnis, pemangku kepentingan pertanian lainya yang selama pandemi bekerja keras tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tetapi juga berhasil meninggkatkan ekpor produk pertanian.

“Sektor pertanian salah satu sektor yang mampu bertahan di era pandemi. Ekpor pertanian tahun 2020 naik 15,70 persen di banding tahun 2019,” lanjutnya.

“Diharapkan kedepan, kegiatan peningkatan ekonomi nasional ini dapat menjadi pemicu diberbagai sektor ekonomi sehingga target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai dimasa pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Forkopimda Dampingi Menko Marves dan Menkes Lakukan Pengecekan Penanganan Covid di Jatim

Forkopimda Dampingi Menko Marves dan Menkes Lakukan Pengecekan Penanganan Covid di Jatim

Forkopimda Jawa Timur dampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, dan Menteri Kesehatan (Menkes) melakukan pengecekan di sejumlah tempat penanganan covid, di Malang Raya, Jum’at (13/8/2021).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico, Kabinda Jatim, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, serta Forkopimda Malang Raya mendampingi kunjungan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkes Budi Gunadi Sadikin di Malang raya.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Malang. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengecekan Isolasi Terpusat (Isoter) pasien covid, bertujuan untuk mendukung program Pemerintah dalam penanganan covid-19.

Di ruang Isoter BPSDM Kota Malang terdapat 95 Bed Isolasi, terhitung tanggal 13 Agustus 2021 sudah terisi 84 pasien sehingga saat ini masih tersisa 11 Bed.

Dalam kunjungannya, Menko Marves mengatakan untuk selalu terbuka dalam penanganan covid-19, walaupun angkanya tinggi pasti akan sembuh dan mengalami penurunan.

“Jadi jangan khawatir mengenai angka biarkan saja tinggi. Nanti kalau sudah kita obati pasti turun,” Ucap Luhut didampingi Forkopimda Jatim dan Forkopimda Malang Raya.

Lebih lanjut Luhut menjelaskan, bahwa kita tidak perlu malu mengenai hal ini, karena ini bukan aib. Penyakit ini bisa diatasi kalau kita tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi isoter ini sangat penting, begitu nanti anda di-testing atau tracing, lalu anda kena. Ikut saja ke Isoter, disini ada dokternya, ada makannya, ada obatnya, pengecekannya, ada semua dan tidak menularkan ke keluarga kita,” ujarnya saat melakukan pengecekan di BPSDM Malang.

Luhut juga mengatakan. Kalau kita tidak hati-hati varian Delta ini sangat berbahaya, bisa menyerang pernafasan, kita tidak tahu tiba saturasi oksigen kita sudah dekat 80, kalau itu terjadi sudah sulit ditolong, sehingga angka kematian tinggi.

“Kalau di rumah obatnya belum tentu ada, dokter enggak ada, Nakes tidak ada, ngurus saturasi oksigen tidak ada, oksigen sendiri kalau diperlukan tidak ada. Di sini semua ada,” kata Menko Marves.

“Jadi saya titip pada bapak ibu sekalian teman-teman media sampaikan dan juga Pemda, saya titip enggak perlu ada angka-angka yang ditutupin. Biar saja dibuka. Itu masalah kita ramai-ramai kok enggak ada yang salah. Yang salah kalau kita tutupin. Kalau kita buka kalau kita tarik patuh dengan protokol itu pasti turun,” Imbuhnya.

Menteri Kesehatan berpesan dalam hal ini masyarakat tidak perlu takut untuk diswab, karena kalo ada yang kena, itu kemungkinan keluarga terdekat kemungkinan terpapar, itu bisa diswab.

” Karena kalo kita diswab, dan kita tahu hasilnya, itu bisa melindungi keluarga kita. Yang bahaya itu kalau tidak mau diswab jadi tidak tahu. Justru kalo diswab itu kita bisa tahu hasilnya tidak apa apa, penyakit ini cepet kok disembuhkan,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Usai melakukan kunjungan di BPSDM, rombonga lanjut melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes Kemenkes, Malang. Dengan target capaian vaksinasi kepada 2.400 masyarakat Malang Raya. Total Vaksinator berjumlah 85 tenaga kesehatan dari Poltekkes Kemenkes.

Selanjutnya rombongan melaksanakan pengecekan RS. Lapangan, Idjen Boulevard Polkesma, yang meliputi sarana dan prasarana serta Jumlah Ketersediaan bed occupancy rate (BOR). Sementara ketersediaan bed sebanyak 320, dengan pembagian 303 Bed OTG, 27 Bed IGD atau pasien yang perlu penanganan intesnif. Namun, per 13 Agustus, Keterisian Bed sebanyak 271.

Usai melakukan pengecekan di RS. Lapangan, Idjen Boulevard Polkesma, rombongan lanjut melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Dosis I untuk Ibu hamil, dan Dosis II untuk masyarakat di Puskesmas Dadaprejo, Batu.

Sasaran vaksinasi Dosis I untuk Ibu hamil sebanyak 90 Dosis dan Dosis ll untuk masyarakat Dadaprejo Batu sebanyak 66 Dosis. Petugas tenaga kesehatan yang terlibat meliputi tenaga screening, registrasi dan vaksinator sebanyak 12 Tenaga Nakes dari puskesmas Dadaprejo Batu.

Pengecekan Isoter juga dilakukan di YPPI Batu, untuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung, atau tempat tidur untuk merawat pasien isolasi covid-19, baik dengan gejala ringan maupun sedang secara terpusat.

Di YPPI Batu juga disiapkan tenaga kesehatan, diantaranya, Dokter sejumlah 2 personel dan Perawat sejumlah 19 orang. Sementara untuk tempat tidur yang tersedia sebanyak 164 bed, dan terisi 59 pasien isolasi.

Kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan rapat koordinasi penanganan covid 19 di wilayah Malang Raya Bertempat di Makorem 083/Baladhika Jaya yang dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Jatim dan Forkopimda Kab/Kota Malang dan Batu

Tinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan Bersatu Lawan Covid-19

Tinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan Bersatu Lawan Covid-19

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Sentra Vaksinasi Mahasiswa Indonesia (SVMI) di Sarana Olahraga (SOR) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (12/8/2021).

SVMI ini merupakan kolaborasi antara Polri bersama dengan seluruh Civitas Akademika Universitas Indonesia, Forkopimda Kota Depok, Mahasiswa, Relawan, tenaga medis, BUMN, Swasta dan seluruh elemen masyarakat. Dengan tujuan akselerasi vaksinasi demi mempercepat Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

Sigit menekankan bahwa untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 serta percepatan Herd Immunity terhadap virus corona, diperlukan sinergitas dan kerjasama dari seluruh elemen bangsa. Karena itu, Sigit menekankan untuk menghilangkan segala perbedaan dan bergandengan tangan untuk sama-sama berjuang melawam Pandemi Covid-19.

“Karena Herd Immunity bisa tercapai kalau kita semua bergabung dan bersinergi. Karena saat ini yang kita butuhkan, adalah bagaimana seluruh elemen bangsa ini bersatu untuk melawan Covid-19. Hilangkan sementara ini perbedaan kita, bersatu kita lawan Covid-19, untuk segera maju menuju Indonesia bangkit, itu tentunya harapan kita semua,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Mantan Kapolda Banten ini menyebut, Pandemi Covid-19 merupakan tantangan bagi Indonesia dan seluruh dunia. Sehingga, sinergitas seluruh elemen bangsa, menjadi kunci untuk menciptakan kehidupan baru atau New Normal di tengah terjadinya situasi seperti saat ini.

“Karena ini tantangan kita bersama, tantangan seluruh negara. Siapa yang bisa lebih dahulu pulih dari kondisi Covid-19, sehingga kemudian kembali pada hidup New Normal yang tentunya menjadi cita-cita kita bersama,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Oleh karenanya, Sigit sangat mengapresiasi kegiatan Sentra Vaksinasi Mahasiswa Indonesia di Kampus UI. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata dari terciptanya sinergitas antar-kelompok masyarakat untuk mendukung program Pemerintah dalam melawan Pandemi virus corona.

“Sehingga tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama untuk kita berjuang melawan pandemi Covid-19. Tentunya banyak program yang sudah dilakukan oleh Pemerintah, dalam rangka menahan laju Covid-19 dan bagaimana upaya kita untuk bisa ambil langkah-langkah dalam rangka mencegah laju dan upaya untuk mengobati menyembuhkan dan juga tingkatkan kekebalan daya tahan terhadap Covid-19,” ucap Sigit.

Untuk menahan laju pertumbuhan Covid-19, Pemerintah sudah melakukan sejumlah langkah, mulai dari PSBB, PPKM, PPKM Darurat hingga PPKM berlevel seperti sekarang ini. Meski begitu, kata Sigit, Pemerintah tetap memperhatikan sektor perekonomian masyarakat untuk tetap bergerak.

“Namun di satu sisi juga terkait sektor ekonomi harus diperhatikan sehingga juga diatur adanya kelonggaran yang ada di dalam level-level,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, dalam melakukan pengendalian Covid-19 terdapat tiga kunci atau strategi. Pertama adalah pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Seperti, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Terkait kepatuhan ini tentunya juga harus selalu diingatkan, karena memang ini kunci utama penggunaan masker kemudian menjaga jarak jauhi kerumunan dan juga melakukan pembatasan. Sehingga prokes bisa berjalan ini semua kita lakukan untuk menjaga masyarakat tidak mudah tertular atau bagi positif OTG menulari yang lain,” ujar Sigit.

Kunci selanjutnya adalah penguatan 3T (testing, tracing dan treatment). Hal tersebut menjadi penting karena apabila penanganannya tepat maka pencegahan penularan dan perawatan dapat dimaksimalkan.

“Tentunya ini menjadi penting, karena jika terlambat jni akan berdampak terhadap masyarakat yang positif tidak ketahuan dan kemudian penanganannya lambat sehingga ada risiko perburukan. Jadi ini mohon juga ada kerjasama dari kita semua petugas tracing dan testing berusaha untuk optimal, melakukan tugasnya dan kita harapkan dari masyarakat juga ikut khususnya yang ada riwayat kontak erat untuk mau ditracing dan di test,” tutur Sigit.

Dan kunci yang terakhir adalah, percepatan program vaksinasi massal. Kegiatan tersebut sangat memerlukan kerjasama antar-seluruh lapisan masyarakat.

“Kemudian, salah satu strategi harus betul dilaksanakan untuk tingkatkan daya tahan serangan Covid-19, adalah kegiatan vaksinasi dan vaksinasi mau tidak mau harus dilakukan dengan libatkan seluruh stakeholder, masyarakat yang memiliki kemampuan untuk bergabung,” ucap Sigit.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiawaan Universitas Indonesia, Abdul Haris menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri, karena ikut aktif mendukung kegiatan sentra vaksinasi di Kampus UI.

“Kami bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari pak Kapolri yang hari ini berjumpa dan sekaligus berikan dukungan atas ketersediaan vaksin dan dukungan pemberian sembako kepada masyarakat,” kata Abdul Haris dikesempatan yang sama.

Abdul Haris memastikan, seluruh Civitas Akademika UI siap mendukung segala program Pemerintah dalam menangani dan mengendalikan Pandemi Covid-19.

“Kami tentu saja mendukung program Pemerintah agar mungkin upaya vaksinasi target 2 juta per hari bisa kami laksanakan. Kami sendiri punya target paling tidak bisa terpenuhi dalam sehari dua ribu vaksin ke masyarakat. Upaya pembentukan herd immunity bagi masyarakat bisa secara cepat kami penuhi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Tujuannya agar membantu warga yang paling terdampak perekonomiannya di tengah Pandemi Covid-19.

Kapolda Jatim saat cek Vaksinasi: Saya Bangga Jadi Alumni SMPN 1 Surabaya

Kapolda Jatim saat cek Vaksinasi: Saya Bangga Jadi Alumni SMPN 1 Surabaya

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka dosis kedua di SMP Negeri 1 Surabaya, Kamis (12/8/2021).

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka ini diperuntukan bagi pelajar SMPN 1 Surabaya yang melaksanakan vaksin tahap ke II, dengan capaian target vaksin sebanyak 1000 dosis vaksin. Selain itu, kegiatan vaksinasi ini didukung dengan tenaga kesehatan gabungan, terdiri dari petugas vaksinasi Polri 10 personel, Dinkes 10 personel dan Relawan 25 personel.

Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga memberikan motivasi kepada seluruh pelajar di Jawa Timur, khususnya di SMPN 1 Surabaya, untuk mensukseskan program vaksinasi ini. Diharapkan herd immunity dapat segera terbentuk sehingga pelajar sekolah dapat kembali melakukan pembelajaran secara tatap muka sesuai dengan keputusan pemerintah.

“Adik-adikku sekalian tidak terasa bahwa dulu saya pernah sekolah di sini dari tahun 1983 sampai 1986, sekolah ini banyak meloloskan orang-orang yang sekarang banyak berkecimpung baik di pemerintahan, kedokteran, maupun di hal-hal lainnya yang sangat membanggakan,” tandasnya didampingi Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jatim, Kapolresta Surabaya, dan Walikota Surabaya.

“Saya sangat bangga menjadi alumni SMPN 1, tentunya apa yang adik-adik laksanakan sekarang merupakan jenjang untuk berikutnya. Saya mengambil pepatah, apa yang kau dapat hari ini, karena kemarin, dan apa yang kau dapat nanti, itu karena hari ini,” papar Kapolda yang juga sebagai alumni SMPN 1 Surabaya.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim memberikan semangat kepada para pelajar untuk terus belajar dengan baik, menurut kapolda, ini adalah salah satu bekal untuk menapak jejak lebih tinggi lagi. Sehingga suatu proses memang membutuhkan perjuangan.

“Tetap semangat dengan tiga hal, saya singkat MANTAP. Yang artinya Iman, Kemauan, dan Pengetahuan. Seseorang bisa maju kalau bisa dilengkapi dengan MANTAP,” tuturnya.

Kapolda menjelaskan, MANTAP dalam tiga hal tersebut mempunyai makna yang berbeda. Yang pertama, jangan lupa untuk tingkatkan iman, sebagai contoh kalau beragama islam ya sholat, kalau beragama Kristen ya ke gereja. Itu lebih dikuatkan, karena hidup kita pasti tidak lepas dari kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lalu yang kedua adalah kemauan. Jadi harus punya kemauan yang kuat di dalam memajukan dirinya, karena orang yang mempunyai kemauan kuat, seperti kata pepatah gantungkanlah cita-citamu setinggi langit.

“Jadi adik-adik juga kalau berikutnya mau masuk ke SMAN 5, SMAN 2, atau, SMA mana pun yang diinginkan harus punya kemauan,” ucapnya.

Lalu yang ketiga adalah masalah pengetahuan. Pengetahuan adalah bekal. Jadi sekolah ini adalah fase berikutnya, untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Dengan banyaknya pengetahuan, maka kita bisa dengan mudah menyelesaikan persoalan.

“Persoalan tidak bisa selesai tanpa ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan yang baik, pasti nanti bisa menyelesaikan persoalan dengan baik,” jelasnya Kapolda Jatim saat memberikan motivasi kepada pelajar di SMPN 1 Surabaya.

“Saya bangga menjadi alumni SMPN 1 Surabaya, saya bangga juga bisa hadir di sini, ketemu dengan kepala sekolah, ketemu dengan pak Walikota Surabaya, pak Kabinda, dan adik-adik sekalian. Saya ucapkan terimakasih, dan kita dukung pelaksanaan vaksinasi ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Usai memberikan motivasi, tak lupa Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa alat kesehatan berupa masker, Hand sanitizer dan oxymeter kepada kepala sekolah SMPN 1 Surabaya.

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawaijaya Apresiasi Arema Pelopor Vaksinasi

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawaijaya Apresiasi Arema Pelopor Vaksinasi

MALANG,- Polres Se Malang Raya bekerjasama dengan jajaran TNI dan Pemerintah Se Malang Raya, melaksanakan kegiatan Vaksinasi Merdeka Semeru. Yang diselenggarakan di tiga lokasi Polresta Malang Kota, Malang Kab dan Batu pada Rabu (11/8/2021) sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Kapolresta Malang, Kapolres Malang Kabupaten dan Kapolres Batu serta forkopimda Malang Raya

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan, hari ini Polres Malang Kota menginisiasi Vaksinasi bagi suporter Arema serta warga Malang dan sekitarnya, vaksinasi yang diselenggarakan ini bertepatan dengan HUT RI ke-76 dan juga ulang tahun Arema Malang. Jumlah peserta vaksin 1.100 orang dengan dibantu 25 orang tenaga kesehatan gabungan terdiri dari Polresta Malang, Polres Malang, Polres Batu, Kodim 0833 Malang dan Dinas Kesehatan Malang.

“Jumlah peserta vaksinasi sebanyak 1.100 orang, dengan dibantu oleh Nakes yang berasal dari Polres Malang Raya, Kodim Malang dan Dinkes Malang. kegiatan ini sendiri dilaksanakan di tiga lokasi, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Batu,” jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Rabu (11/8/2021) sore.

Irjen Nico menambahkan, kami sangat apresiasi kepada petugas pelaksana yang terdiri dari petugas gabungan TNI, Polri dan juga jajaran pemerintah kota malang dan juga Arema yang mengikuti vaksin.

“Ini merupakan contoh yang sangat baik dalam melaksanakan program pemerintah khususnya vaksinasi “Ayo rek teko kabeh divaksin” (Ayo datang semua divaksin) supaya mendapatkan herd imunity, kami yakin Arema menjadi pelopor menyebarkan informasi kepada masyarakat supaya datang dan divaksin,” tambahnya.

Meski peringati hari ulang tahun klub sepak bola Arema Malang, namun tidak ada konvoi di kota malang. Sehingga saya dan bapak Pangdam V Brawijaya serta pak Sekda mengapresiasi hal itu. Mudah mudahan Arema menjadi pelopor dalam kampanye vaksinasi dan pelaksanakan protokol 5M kepada seluruh masyarakat Malang dan sekitarnya.

Usai melaksanakan pengecekan vaksinasi, Forkopimda jatim menyerahkan bansos kepada masyarakat Malang dan sekitarnya yang membutuhkan.

Mobil Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya Siap Mensupport Komunitas Masyarakat

Mobil Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya Siap Mensupport Komunitas Masyarakat

Surabaya – Hampir dua tahun, wabah Covid-19 hingga saat ini masih belum berakhir. Berbagai macam cara percepatan penanganan pandemi terus digenjot oleh pemerintah Kota Surabaya bersama dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya guna menghambat laju penyebaran wabah berbahaya tersebut.

Salah satunya adalah ditingkatkannya target angka vaksinasi Covid-19 dengan ditambahnya beberapa titik gerai vaksinasi merdeka yang dicanangkan oleh Kapolda Jatim, serta mengoptimalisasi program vaksinasi keliling di Kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., menyebutkan, dalam waktu dekat ini menargetkan sebanyak 218 ribu dosis vaksin bisa disalurkan ke masyarakat hingga akhir bulan Agustus 2021.

“Target bulan Agustus Surabaya bisa capai presentasi tertinggi untuk capai herd immunity. Dalam waktu dekat ini, pemenuhan vaksinasi kedua 218 ribu vaksin,” kata Yusep, Rabu (11/8/2021).

Menurutnya, Polrestabes Surabaya sendiri akan menambahkan titik gerai sebanyak tujuh titik dengan target sekitar 1600-3000 dosis perharinya di setiap gerai vaksin. Selain itu, Kepolisian juga akan menfasilitasi masyarakat yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor informal seperti halnya penjaga warkop, PKL, pedagang pasar dan lain-lainnya.

Hal itu, akan dijangkau dengan mobil vaksin keliling. Bahkan, mobil tersebut bakal menjangkau tempat yang belum tersentuh program vaksinasi di Surabaya.

Selanjutnya, Kombes Pol A.Yusep Gunawan menyebutkan, mobil vaksin keliling tersebut bakal disiapkan hingga 20 unit dengan tenaga medis yang cukup,atas berkat dukungan dari pemerintah Kota Surabaya. Dan setiap unitnya akan dibekali sebanyak 200-300 dosis vaksin yang bisa didapat oleh masyarakat secara gratis.

“Sementara ini masih ada sekitar sepuluh, Insha Allah untuk unit mobil vaksin keliling bisa sampai dua puluh agar lebih banyak masyarakat yang bisa cepat divaksinasi,” ujarnya.

Selain para pekerja sektor informal, mobil vaksin keliling itu juga bakal mensupport permintaan dari komunitas masyarakat. Salah satunya permintaan dari komunitas bonek, supporter kesebelasan Persebaya Surabaya.

“Vaksinasi komunitas, permintaan dari bonek akan kita dorong melalui vaksinasi mobil keliling disesuaikan jumlah kebutuhan. Kejar target umumnya 90 ribu seluruh Jatim, Surabaya 1500 sampai 3000 perhari per gerai. kalau 7 gerai sudah 21 ribu ditambah mobil vaksin keliling,” terangnya.

Terakhir, Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan, Percepatan vaksinasi menjadi salah satu kunci selain patuh protokol kesehatan agar masyarakat sesegera mungkin terbentuk herd immunitynya dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa dengan standar new normal.

“Ayo prokes dan ayo vaksin. Saat ini beberapa ruang pelayanan yang sudah dibuka dengan berbagai ketentuan masyarakat surabaya harus dipatuhi,” tandasnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu