GERAI VAKSINASI PRESISI POLSEK NGANTANG, SUNTIK 561 MASYARAKAT DALAM VAKSINASI TAHAP 2

GERAI VAKSINASI PRESISI POLSEK NGANTANG, SUNTIK 561 MASYARAKAT DALAM VAKSINASI TAHAP 2

Polres Batu  – Kepolisian Resor Batu melalui Gerai Vaksinasi Presisi di Kec Ngantang kembali melaksanakan vaksinasi tahap 2 kepada masyarakat guna mensukseskan 1 juta vaksin perhari bertempat Pendopo Kecamatan Ngantang telah dilaksanakan kegiatan gerai vaksin presisi dosis 2 yang dihadiri ± 500 orang. Kamis (5/8)

Adapun kegiatan Vaksinasi tersebut dihadiri oleh Kapolsek Ngantang Iptu Hanis Siswanto, Camat Ngantang  Sunardi,S.Sos ,Kanit Prov Sek Nganatang Ipda Supriyanto , Ipda Hartadi Bhetel, Seluruh Anggota Sek Ngantang, Anggota Koramil Ngantang, Dr Cintya (Ketua Vaksinasinator ) dan Ibu Rujiati  dari Puskesmas Ngantang .

Petugas yang melayani Vaksinasi masyarakat sebanyak 37 orang dengan perincian dari Dokter  sebanyak  2 orang, Perawat  13 orang , Bidan  12 orang dan dari non medis sebanyak 10 orang yang dalam pelaksanaanya setelah peserta melakukan Regristrasi diberikan penyampaian penjelasan tata cara pelaksanaan bagi penerima vaksin oleh Dokter pengawas.

Sasaran masyarakat kali ini adalah yang sudah melaksanakan Vaksinasi tahap pertama 1 bulan yang lalu dan kali ini ke dua kali dilaksanakan penyuntikan. Dari target 600 orang yang telah divaksin di tahap 1 hanya di ikuti oleh 561 orang saja yang memenuhi syarat dalam proses Screening.

Ditemui disela pengaman kegiatan  vaksinasi, Kapolsek Ngantang membenarkan bahwa telah dilaksanakan kegiatan Vaksinasi tahap 2 di Pendopo Kantor Kecamatan Ngantang setelah tahap pertama dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dengan sasaran masyarakat Ngantang.

“ Betul saat ini dilaksanakan Vaksinasi, ini menindaklanjuti setelah tahap pertama dilakukan beberapa minggu yang lalu , rencana ditargetkan ada 600 orang yang divaksin, namun hanya 561 orang saja yang  bisa dan lolos dalam vaksinasi tahap 2 ini, sekaligus saya menghimbau kepada masyarakat atau warga pujon agar tetap mematuhi prokos dalam beraktifitas sehingga bisa menekan penyebaran virus covid 19 di Wilayah Kec Ngantang ” ujarnya.

Kapolresta Sidoarjo Bagikan Bansos Sembako dan Bendera Merah Putih di Kampung Nelayan

Kapolresta Sidoarjo Bagikan Bansos Sembako dan Bendera Merah Putih di Kampung Nelayan

Melalui semangat Dirgahayu Republik Indonesia ke-76, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama dan Forkopimka Sedati mendatangi kampung nelayan di Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo, Kamis (5/8/2021) siang.

“Kami lihat langsung betapa besar animo masyarakat, seperti warga dan para nelayan di Desa Banjar Kemuning dalam menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-76. Melalui gerakan kibarkan bendera merah putih semangat nasionalisme mereka begitu tinggi meskipun di tengah situasi pandemi saat ini,” ujarnya.

Pada kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo membagikan bantuan sosial pemerintah 200 paket sembako secara door to door dan bendera merah putih bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, yang ada di kampung nelayan Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo. “Pembagian bansos paket sembako dari pemerintah dan bendera merah putih ini adalah sebagai Bhakti Bhayangkara untuk Negeri, dengan semangat kemerdekaan kami wujudkan kepedulian kepada para nelayan di Desa Banjar Kemuning, dan warga terdampak pandemi Covid-19 yang ada di desa ini,” lanjutnya.

Ia juga mengajak warga Desa Banjar Kemuning, melalui semangat kemerdekaan untuk dapat bersama-sama mentaati peraturan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah terus semangat mematuhi protokol kesehatan agar pandemi segera teratasi.

Sementara Kepala Desa Banjar Kemuning M. Zainul Abidin, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah, TNI dan Polri yang berkenan membagikan bansos dan bendera merah putih ke warganya yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan diterimanya bantuan ini, diharapkan menjadi pemompa semangat warganya yang kebanyakan sebagai nelayan di tengah menghadapi situasi pandemi sekarang.

Mengenai diterimanya bantuan paket sembako dan bendera merah putih dari Kapolresta Sidoarjo, Ahmad Rusdi, 43 tahun, Nelayan Desa Banjar Kemuning, mengatakan bantuan ini begitu bermanfaat baginya di tengah masa pandemi sekarang. “Meskipun situasi sekarang sedang susah merah putih tetap di dada kami, terima kasih senang juga mendapatkan bantuan paket sembako,” ucapnya.

Sumiati, 60 tahun, penjual kerang di Desa Banjar Kemuning, juga mengucapkan terima kasih atas diterimanya bantuan paket sembako. “Jualan agak susah semenjak adanya penyebaran Virus Corona. Alhamdulillah ini dapat bantuan sembako dan bendera merah putih, senang sekali dan sangat membantu,” katanya.

Kapolda Berikan Semangat Masyarakat Ciptakan Herd Immunity di Jatim

Kapolda Berikan Semangat Masyarakat Ciptakan Herd Immunity di Jatim

Forkopimda Jatim Timur, dalam hal ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Kamis siang (5/8/2021) melakukan pengecekan gerai vaksinasi Merdeka, yang disiapkan oleh Polda Jatim, di Taman Bungkul Surabaya.

“Hari ini kami jajaran Polda Jawa Timur beserta Forkopimda, terus melaksanakan program vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Timur. Kemarin kami melaksanakan vaksinasi di pesisir kemudian ke universitas dan sekarang kami melaksanakan pengecekan vaksinasi di Taman Bungkul,” tandasnya Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

Vaksinasi di Taman Bungkul ini dilaksanakan mulai tanggal 28 Juni 2021 dan sampai hari ini masih berlangsung, dan selama periode tersebut sudah 7.538 orang yang telah divaksin. Rata-rata semuanya sekarang menginjak ke vaksin yang kedua.

Pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Taman Bungkul dengan target capaian sebanyak 300 orang dengan petugas vaksinasi terdiri dari 12 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim.

Sementara, masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini, mereka rata-rata sudah melakukan vaksinasi tahap satu di Polrestabes Surabaya, dan Stadion 10 November, Tambak Sari Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta terus memberikan semangat kepada masyarakat untuk segera terwujudnya herd immunity di Jatim. Kapolda juga mengajak masyarakat, untuk terus tetap melakukan protokol 5M walaupun sudah divaksin, yakni dengan selalu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

“Hal ini merupakan prinsip dasar di dalam hidup di masa pandemi covid dan vaksin hanya salah satu upaya untuk pencegahan dan lebih pokok lagi yaitu tetap melaksanakan 5M,” paparnya.

Tak lupa Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja, dan kepada masyarakat yang mau datang dan vaksin disini.

“Harapan kami, kami akan melaksanakan terus vaksinasi di Taman Bungkul ini sampai dengan program vaksinasi selesai,” ucapnya Kapolda.

Ini merupakan hal yang menggembirakan, pasalnya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi diharapkan herd immunity dapat segera terwujud di Jatim.

“Kami tadi mengecek beberapa peserta yang datang, itu juga sudah memberitahukan kepada keluarganya. Tadi saya lihat ada suami istri kemudian dengan saudara juga datang ke sini,” tambahnya.

“Lalu ke depan kami terus akan melaksanakan vaksinasi, di mana nanti program pemerintah khususnya Jawa Timur juga akan ada penambahan vaksin, yang akan kami laksanakan secara serentak” pungkasnya Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan gerai vaksinasi Merdeka di Taman Bungkul Surabaya.

VAKSINASI MERDEKA SEMERU POLRES BATU LAKSANAKAN VAKSINASI TAHAP1 DAN 2

VAKSINASI MERDEKA SEMERU POLRES BATU LAKSANAKAN VAKSINASI TAHAP1 DAN 2

Polres Batu  – Kepolisian Resor Batu melalui Urkesnya kembali melaksanakan vaksinasi tahap 2 kepada masyarakat guna mensukseskan 1 juta vaksin perhari melalui gerai presisi yang dimiliki dengan mengangkat tema Vaksinasi Merdeka Semeru . Kamis 5/8/21.

Kali ini kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di beberapa titik antara lain Klinik Pratama Polres Batu dan rupatama Polres Batu, Gerai Presisi Polri Puskesmas Kasembon dan Gerasi Presisi Polri Puskesmas Ngantang.

Sasaran masyarakat kali ini adalah yang sudah melaksanakan Vaksinasi tahap pertama 1 bulan yang lalu dan kali ini ke dua kali dilaksanakan penyuntikan, dan yang khusus dilaksanakan di Rupatama Polres Batu untuk tahap 1 remaja usia 12 s/d 16 tahun.

Paurkes Polres Batu ipda Heriyanto, Amd.Kep membenarkan bahwa telah dilaksanakan vaksinasi di beberapa titik tersebut.

“ benar dari Polres Batu melalui gerai vaksinasi yang dimiliki saat ini melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang telah dilaksanakan tahap kesatu beberapa waktu yang lalu di Kasembon, Ngantang dan Tempat wisata Selecta.”

“ kami bekerjasama dengan Dinkes Kota Batu dan RS. Hasta Brata untuk petugas Vaksinatornya dan untuk petugas administrasi yang lain di Back Up oleh Polwan Polres Batu” ujarnya

Harapan pelaksanaan ini dengan semakin banyaknya masyarakat yang telah divaksin akan terbentuk herd Imunity sehingga bisa menghambat penularan penyakit akibat Virus Covid 19 ini.

Tinjau Vaksinasi Massal KSPSI di Sumedang, Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

Tinjau Vaksinasi Massal KSPSI di Sumedang, Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di PT. Kahatex, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (5/8/2021).

Di hadapan buruh, Sigit menekankan soal pentingnya kesehatan menjadi prioritas untuk bergeraknya aktivitas dan roda perekonomian masyarakat, di tengah Pandemi Covid-19 saat ini. Oleh sebab itu, Sigit menyebut, sebagai salah satu penggerak ekonomi, buruh harus tetap sehat agar dijauhi dari paparan virus corona.

“Yang jelas, saya ingin bahwa kesehatan buruh tetap terjaga ekonomi tetap bertumbuh. Oleh karena itu dua-duanya harus bisa jalan,” kata Sigit dalam sambutannya.

Apalagi, kata Sigit, buruh dapat dikategorikan sebagai salah satu kelompok yang disebut pahlawan devisa bagi Indonesia. Khususnya, mereka yang bekerja terkait dengan bidang ekspor-impor.

Oleh sebab itu, menurut Kapolda Banten, Pemerintah dan stakeholder terkait bersama dengan buruh harus bersinergi untuk melakukan percepatan vaksinasi demi mewujudkan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

“Percepatan vaksinasi khususnya bagi kawan-kawan kami buruh yang tergabung dalam KSPSI. Kami tahu buruh salah satu pahlawan devisa, karena dengan kekuatan ekspor selama ini yang dilakukan rekan-rekan. Karena itu kami memiliki kewajiban untuk menjaga agar kawan-kawan buruh semuanya selalu sehat,” ujar Sigit.

Guna melakukan akselerasi, Sigit menyebut, Pemerintah bakal mengerahkan 15.000 vaksin bagi buruh di Jawa Barat. Tujuannya agar segera terciptanya kesehatan yang kuat bagi buruh, sehingga roda perekonomian kembali berputar.

“Kegiatan vaksinasi kami turunkan 15 ribu vaksin. Dan kalau masih kurang bisa dikordinasikan kembali,” ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, karena angka harian Covid-19 masih terbilang tinggi, buruh diharapkan untuk tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun melaksanakan vaksinasi namun demikian, tetap prokes, gunakan masker, setelah kegiatan vaksinasi. Sehingga bisa prokes dilaksanakan dan vaksinasi tentu kita galakan,” kata Sigit.

Dikesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi menyebut, untuk mengendalikan Pandemi Covid-19, vaksinasi menjadi salah strategi penanganannya. Selain, protokol kesehatan 3M dan penguatan 3T.

“Tiga hal ini penting karena varian yang ada di Indonesia adalah Delta yang penularannya lebih cepat,” ujar Hadi.

Selain vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada buruh dan masyarakat untuk meringankan beban di tengah Pandemi Covid-19.

GERAI PRESISI POLRI KOP SAE PUJON LAKSANAKAN VAKSINASI TAHAP 2 DENGAN PROKES YANG KETAT

GERAI PRESISI POLRI KOP SAE PUJON LAKSANAKAN VAKSINASI TAHAP 2 DENGAN PROKES YANG KETAT

Polres Batu  – Kepolisian Resor Batu melalui Gerai Vaksinasi Presisi di Kec Pujon kembali melaksanakan vaksinasi tahap 2 kepada masyarakat guna mensukseskan 1 juta vaksin perhari bertempat kantor waserda Kop SAE desa Pujon lor Kec. Pujon  telah dilaksanakan kegiatan gerai vaksin presisi dosis 2 yang dihadiri ± 150 orang. Rabu (4/8)

Adapun kegiatan Vaksinasi tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pujon AKP SUPRIYANTO SH MH, Danramil 0818/01 Pujon Kapten Arh JUMAWI, PLH Camat Pujon SUJARWO ADI, Kepala UPT Puskesmas Pujon Drg ANITA RINI, Kasi Trantib Kec. Pujon IRSAN, Anggota Nakes UPT Puskesmas Pujon , Kanit Sabhara Polsek Pujon IPDA EDI HERDIANTO, Kades Pujon lor AHMAD SHOLIKIN beserta perangkatnya .

Petugas yang melayani Vaksinasi masyarakat sebanyak 13 orang dengan perincian dari Dokter  sebanyak  2 orang, Perawat  5 orang , Bidan  5 orang dan dari non medis sebanyak 1 orang yang dalam pelaksanaanya setelah peserta melakukan Regristrasi diberikan penyampaian penjelasan tata cara pelaksanaan bagi penerima vaksin oleh Dokter fungsional UPT Puskesmas Pujon .

Sasaran masyarakat kali ini adalah yang sudah melaksanakan Vaksinasi tahap pertama 1 bulan yang lalu dan kali ini ke dua kali dilaksanakan penyuntikan. Dari target 500 orang yang telah divaksin di tahap 1 hanya di ikuti oleh 123 orang saja yang memenuhi syarat dalam proses Screening.

Ditemui disela pengaman kegiatan  vaksinasi, Kapolsek Pujon membenarkan bahwa telah dilaksanakan kegiatan Vaksinasi tahap 2 di KOP Sae setelah tahap pertama dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dengan sasaran masyarakat Pujon.

“ Betul saat ini dilaksanakan Vaksinasi, ini menindaklanjuti setelah tahap pertama dilakukan beberapa minggu yang lalu , rencana ditargetkan ada 500 orang yang divaksin, namun hanya 123 orang saja yang  bisa dan lolos dalam vaksinasi tahap 2 ini, sekaligus saya menghimbau kepada masyarakat atau warga pujon agar tetap mematuhi prokos dalam beraktifitas sehingga bisa menekan penyebaran virus covid 19 di Wilayah Kec Pujon” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung masyarakat tetap harus melakukan Prokes yang ketat sehingga meminimalisir terjadinya penularan Covid.

Kapolres Lumajang Berikan Pelatihan Bhabinkamtibmas Penggunaan Aplikasi Silacak dan InaRISK

Kapolres Lumajang Berikan Pelatihan Bhabinkamtibmas Penggunaan Aplikasi Silacak dan InaRISK

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Silacak Kemenkes dan InaRISK kepada Tracer Digital Polres Lumajang.

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Silacak-Kemenkes Dan InaRISK Kepada Tracer Digital Polres Lumajang dilaksanakan di Ruang Eksekutif Polres Lumajang, Selasa (3/8/2021) malam.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan prokes ketat itu di ikuti oleh Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Lumajang

Kegiatan tersebut dihadiri AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, dan Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, S.H., S.I.K., M.M.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menjelaskan, bahwa Sosialiasi aplikasi Silacak bertujuan untuk mencari dan memantau kontak erat dari kasus yang konfirmasi Covid-19, sehingga memudahkan untuk menemukan data terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat segera ditangani.

“Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan Bhabinkamtibmas dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi,” ucapnya, Rabu (4/8/2021).

Shinta menjelaskan, Untuk aplikasi inaRISK, digunakan untuk mendeteksi kadar gangguan Covid-19. Dengan diterapkannya kedua aplikasi tersebut, diharapkan dapat mempermudah petugas untuk melakukan proses tracing. Sehingga dapat menekan angka konfirmasi positif Covid-19 di suatu wilayah.

“Nanti di aplikasi inaRISK akan memberikan informasi apakah di daerah tersebut adalah zona merah, zona oranye, zona kuning, atau zona hijau. Sehingga aplikasi Silacak dan inaRISK ini saling melengkapi,” jelasnya

Ia menambahkan, aplikasi Silacak adalah program penguatan tracing dalam penanganan pandemi Covid-19 dan telah dilaksanakan di 51 Kabupaten/kota di 10 provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan.

“Sedangkan aplikasi InaRISK dibuat oleh BNPB guna melakukan penilaian mandiri terkait perlu atau tidaknya melakukan tes cepat (Rapid Test) Covid-19 dengan harapan rasio perbandingan yang telah ditetapkan oleh standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat maksimal.” ujarnya

Selain itu aplikasi penggunaan InaRISK juga bertujuan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan menyusun strategi pelaksanaan program, kebijakan, serta kegiatan untuk mengurangi risiko bencana Virus Corona. InaRISK juga bisa digunakan untuk mengetahui risiko bencana alam yang akan terjadi disekitar, seperti banjir, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, letusan gunung api, tanah longsor, tsunami, dan bencana multibahaya.

“Harapannya dengan adanya pelatihan sosialisasi dua aplikasi ini Bhabinkamtibmas dapat mengaplikasikan di lapangan dan segera berkoordinasi dengan empat pilar yang menggunakan dan menerapkan aplikasi ini, yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak kelurahan, dan bidan desa atau bidan kelurahan,” pungkas Shinta

URKES POLRES BATU , RAWAT DAN BERIKAN OBAT SERTA SEMBAKO KEPADA KELUARGA DRIVER ONLINE YANG SEDANG SAKIT

URKES POLRES BATU , RAWAT DAN BERIKAN OBAT SERTA SEMBAKO KEPADA KELUARGA DRIVER ONLINE YANG SEDANG SAKIT

Polres Batu– Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo memerintahkan tim Urkes Polres Batu berangkat ke kediaman Ibu Ngatik (34), Selasa (3/8/2021). Itu karena istri dari Agus Setyo Budi, warga Kaliputih, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu sakit tak kunjung sembuh.

Sementara, Agus Setyo Budi yang kesehariannya tukang ojek online (Ojol) mengeluh. Sebab, tak mampu membeli obat dan memenuhi kebutuhan hidup Istri dan kedua anaknya selama masa pandemi Covid-19 ini.

Mensikapi berita yang muncul secara online, Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH, Selasa (3/8/2921) langsung menerjunkan beberapa anggotanya dan tim medis Polres Batu untuk berkunjung ke rumahnya.

Kedatangan tim Polres Batu tersebut, terdiri dari Paur Kesehatan Ipda Harianto, bersama dokter kesehatan Klinik Pratama Polres Batu dr.Yunita Puji Lestari bersama Babinkatibmas Bripka Laila.

Praktis, kunjungan mereka, selain mengecek kesehatannya sekaligus memberikan paket berupa sembako dan beberapa obat-obatan. Dan itu, dibenarkan oleh Paur Kes Ipda Harianto.

“Kami bersama Dinkes didampingi Babinkantibmas, diperintah langsung oleh Bapak Kapolres Batu. Itu setelah mendapat informasi dari salah satu media, kemudian kami diperintahkan untuk segera mengunjungi warga yang sedang sakit itu,” ujarnya.

Lantas, ujar dia, setelah sampai di rumahnya, menyerahkan bantuan sembako dan obat-obatan, sekaligus mengecek kesehatannya.
Untuk diketahui sebelumnya , Agus yang kesehariannya sebagai tukang ojek online (Ojol) tersebut, mengaku pendapatannya sejak diberlakukan PPKM Level 4 menurun drastis.

“Terlebih untuk merawat inap istrinya ke RS atau membeli obat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup. Terlebih lagi istri saya sakit,bahkan harus merawat kedua anak,” keluhnya

Dengan begitu, ia beberkan awal sakitnya Ngati. Saat itu, menurut dia sedang mengalami sakit anemia atau hipotensi.

“Setelah berobat ke dokter kemudian diberi obat. Usai mengkonsumsi obat hingga habis, muncul lah bercak-bercak di wajah berwarna merah hampir di sekujur tubuhnya,” jelasnya.

Setelah itu, jelas dia, karena tak punya uang untuk membeli obat, jadi harus meminjam uang kepada tetangga dan saudaranya.

Meski begitu, ia mengaku bahwa istrinya tidak terpapar covid. Alasannya, pada saat dibawa kerumah sakit (RS) saat di swab antigen hasilnya negatif. Dengan demikian istrinya dirawat sendiri di rumah.

“Karena kami tak mampu membayar ongkos biaya rawat inap. Dengan terpaksa saya rawat sendiri di rumah,” ujarnya.

Arema Police Sobo Kelurahan Polresta Malang Kota Berikan Layanan Vaksinasi dosis kedua untuk Supeltas dan masyarakat umum

Arema Police Sobo Kelurahan Polresta Malang Kota Berikan Layanan Vaksinasi dosis kedua untuk Supeltas dan masyarakat umum

Polresta Malang Kota – Puluhan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di Kota Malang, binaan Satlantas Polresta Malang Kota, Selasa (3/8), ikuti vaksinasi Covid-19 dosis dua. Vaksinasi ini diadakan oleh Polresta Malang Kota di halaman Taman Krida Budaya Jawa Timur. Yakni bersamaan dengan kegiatan layanan Arema Police Sobo Kelurahan.

Vaksinasi dosis kedua ini diikuti oleh 100 orang dari Supeltas dan masyarakat umum. Mereka tetap memperhatikan Prokes saat menunggu giliran vaksin, dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, bahwa vaksinasi ini adalah dosis kedua.

Vaksinasi ini diikuti 30 supeltas dan 70 masyarakat umum. Ini vaksinasi dosis kedua. Untuk vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada Selasa (6/7) di lokasi yang sama, usai memantau proses vaksinasi.

Supeltas menjadi salah satu prioritas karena setiap harinya di jalan sebagai relawan membantu masyarakat. “Untuk meningkatkan imun Supeltas, sebab sudah memberikan pelayanan seperti halnya relawan, Ikhlas melayani masyarakat saat di jalan dan membantu tugas kepolisian, dalam penertiban arus lalu lintas, mengingat tugasnya di jalanan maka mereka harus punya daya tahan tubuh yang kuat,” ujar Buher.

Vaksinasi ini menggunakan vaksin Sinovac. Meskipun sudah mengikuti vaksinasi, namun tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan terutama dalam 5M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

Ketua Paguyuban Supeltas Kota Malang, Zainul Arifin merasa gembira karena Supeltas di Kota Malang telah mengikuti vaksinasi dosis kedua.

“Seluruh jumlah anggota 141 orang. Anggota Supeltas yang sudah vaksin di kelurahan dan di kegiatan vaksinasi Polresta Malang Kota ini, berjumlah total 110 orang. Sisanya, sebanyak 31 Supeltas belum melaksanakan vaksinasi. Namun, akan kami dorong mereka untuk segera melaksanakan vaksin. Sebab dengan vaksin imun kita jadi lebih kuat, lebih aman saat bekerja. Terimakasih kepada Polresta Malang Kota,” ujar Zainul.

BPC PHRI Kab.Magetan Apresiasi Polres Magetan Yang Peduli Masyarakat Terdampak PPKM

BPC PHRI Kab.Magetan Apresiasi Polres Magetan Yang Peduli Masyarakat Terdampak PPKM

MAGETAN – PPKM Level IV di beberapa wilayah Kabupaten dan kota di Jawa Timur resmi diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang,termasuk diantaranya adalah Kabupaten Magetan.

Hal ini tentu sangat berdampak bagi masyarakat di wilayah tersebut terutama bagi pelaku wisata yang ada di kaki Gunung Lawu,karena memang Magetan adalah daerah wisata alam yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan.

Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana, SIK mengatakan Obyek wisata di Kabupaten Magetan ditutup total selama PPKM, sehingga dampaknya luar biasa yang dirasakan oleh pelaku wisata.

Melihat kondisi ini, Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana kembali memberikan semangat kepada warga masyarakat terutama pelaku wisata yang tidak bisa berbuat banyak dalam situasi Pandemi Covid -19 ini.

“Kita menyalurkan bantuan beras dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Markes) dan Polri,” kata AKBP Festo, Selasa (4/8/21).

Sebagai simbol tetap semangat perjuangan melawan pandemi Covid-19 yang kebetulan juga dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 76, Kapolres Magetan juga mengajak pelaku wisata telaga Sarangan mengibarkan bendera merah putih.

“Kita juga apresiasi yang tinggi kepada para pelaku wisata, dengan kondisi yang memprihatinkan ini dengan dampak PPKM yang sangat terasa, para pelaku wisata tidak menyerah dan tetap semangat dengan memperhatikan kepentingan masyarakat banyak, yaitu Kesehatan.” ucap kata AKBP Festo.

AKBP Festo menambahkan, terkait keluhan pelaku wisata di sarangan, pihaknya  akan mencoba memfasilitasi, dengan pemerintah daerah dan dinas terkait.

Kapolres Magetan yang sudah kesekian kalinya memimpin langsung kegiatan Bhakti Sosial selama Pandemi Covid -19 ini juga mengimbau masyarakat mentaati PPKM dan disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Patuhi dan disiplin protokol kesehatan, hanya dengan disiplin, penyebaran Covid-19 bisa dicegah,” pungkas AKBP Festo.

Di tempat yang sama Ketua BPC PHRI Kabupaten Magetan Sunardi, menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian dari pihak Polres Magetan yang telah memberikan bantuan untuk pelaku wisata.

“Kami berharap pemerintah segera ada solusi untuk pelaku wisata di sarangan, dan kami tetap akan patuh pada pemerintah dan berjuang bersama- sama melawan wabah ini,” ucap Sunardi mewakili para pelaku wisata di Kabupaten Magetan. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu