Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh pada hari ini, Kamis (29/7). Vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh PT. Ching Luh bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Polri mulai tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021.

Kapolri menyampaikan para pekerja atau buruh yang tergabung dalam perusahaan sektor esensial dan kritikal diberi kesempatan tetap melakukan produksi, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Untuk memaksimalkan kegiatan produksi tersebut, Kapolri menuturkan bahwa perlunya program vaksinasi untuk memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus COVID-19.

“Kita tahu bahwa saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya lain kegiatan agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan COVID,” kata Kapolri.

Menurut Kapolri, peran buruh sangat diperlukan untuk sama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19 di Indonesia, sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Mengingat, dalam memerangi virus corona dewasa ini diperlukan sinergitas dan saling bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder.

Disisi lain, kata Kapolri, untuk mencegah dan menekan laju pertumbuhan Covid-19, seluruh elemen termasuk buruh juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Misalnya seperti 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Dengan adanya program vaksinasi para buruh ini, mantan Kabareskrim Polri ini berharap para pekerja atau buruh dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

“Program ini kita sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kita harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik,” ujarnya.

Meskipun sudah divaksin, Kapolri tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Sementara itu Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kerja sama program vaksinasi. Ia pun menyampaikan program vaksinasi ini akan dilakukan di daerah-daerah lainnya.

“Terima kasih pak Kapolri. Program ini akan dilakukan di beberapa daerah. Vaksin presisi ini sangat membentuk herd immunity. Salut untuk Polri,” katanya.

Adapun total target vaksinasi sebanyak 14.600 orang dengan target vaksinasi harian sebanyak 1.250 orang yang berasal dari masyarakat umum, karyawan PT Victory Ching Luh Pasar Kemis, dan anggota KSPSI.

Total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.

Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 57 orang yang terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum.

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri: Sangat Membantu Percepatan Vaksinasi

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri: Sangat Membantu Percepatan Vaksinasi

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi massal Covid-19 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2021). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Polri dan Dinkes Provinsi DKI.

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan rasa optimismenya soal segera terbentuknya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. Mengingat, adanya kerjasama antara Polri dan Muhammadiyah di wilayah Indonesia, terkait dengan kegiatan percepatan vaksinasi.

“Alhamdulillah kerjasama ini sudah berlangsung beberapa lama, sudah ada 20 sampai 27 kegiatan di kurang lebih 20 wilayah. Yang tentunya ini akan sangat bantu dalam rangka percepat kegiatan vaksinasi,” kata Sigit di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan vaksinasi di PP Muhammadiyah sendiri dimulai sejak tanggal 28 dan 29 Juli
2021. Target vaksinasi adalah PP Muhammadiyah beserta majelis, lembaga, organisasi otonom, keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat umum sebanyak 1.000 orang, dengan target 500 orang per hari.

Dengan adanya semangat yang sama, Sigit nantinya bakal menginstruksikan seluruh Kapolda untuk menjalin kerjasama dengan seluruh elemen Muhammadiyah guna melakukan percepatan vaksinasi.

“Oleh karena itu, untuk kedepan kita terus lanjutkan kegiatan bersama dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi diseluruh wilayah. Dan nanti saya juga minta seluruh Kapolda untuk melakukan kerjasama seluruh rekan Muhammadiyah di seluruh wilayah. Sehingga terbentuk kekuatan dalam rangka sinergi laksanakan percepatan terhadap vaksinasi,” ujar Sigit.

Menurut mantan Kapolda Banten ini, selain tersebar di seluruh Indonesia, Muhammadiyah juga memiliki tenaga kesehatan yang memumpuni. Sehingga, bisa dikerjasamakan sebagai vaksinator. Sebab itu, perlu adanya penguatan kolaborasi dalam rangka mempercepat vaksinasi.

“Alhamdulillah kami senang karena Muhammadiyah memiliki banyak tenaga kesehatan yang tentunya bisa kami kerjasamakan dalam rangka percepatan vaksin,” ucap Sigit.

Sigit menegaskan, dalam rangka mempercepat vaksinasi demi membentuk Herd Immunity, diperlukan adanya kerjasama atau sinergi dengan seluruh organisasi masyarakat, kepemudaan dan seluruh elemen masyarakat.

Sebab itu, Sigit mengapresiasi PP Muhammadiyah yang telah mau terlibat aktif dalam rangka mewujudkan target percepatan vaksinasi di Indonesia.

“Dalam rangka wujudkan Herd Immunity ini tentunya akan bisa berjalan dengan lebih baik apabila seluruh elemen ormas, organisasi kepemudaan bisa ikut terlibat,” kata Sigit.

Disisi lain, Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun telah disuntik vaksin. Hal itu masih menjadi salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona.

“Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti aturan petunjuk terkait aturan-aturan lakukan protokol kesehatan dan yang belum vaksin segera laksanakan vaksin,” ujar Sigit.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan, bahwa kerjasama vaksinasi bersama Polri ini sudah dilaksanakan di lebih dari 20 Provinsi Indonesia.

“Kami sudah bekerjasama di beberapa tempat misal di Kalbar, NTT dan di beberapa Polsek di lingkungan Jakarta dan sekitarnya. Kami tentu sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Polri kepada Muhammadiyah khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi di PP Muhammadiyah ini,” kata Mu’ti dikesempatan yang sama.

Dalam kegiatan vaksinasi, Mu’ti menyebut telah melibatkan setidaknya 76 Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah. Tak hanya vaksin, kata Mu’ti pihaknya juga melaksanakan program lain, diantaranya penyuluhan dan pelayanan yang diberikan langsung, seperti penyuluhan kesehatan, konsultasi psikologi dan ketahanan mental dan spritiual.

“Karena pandemi bukan hanya kesehatan murni tapi banyak dampak yang ditimbulkan terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, spiritual dan ekonomi. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat kita tingkatkan. Tim bertugas ini dari aliansi RS Islam Jakarta. Kami dapat info yang vaksinasi dapat bantuan dari Pak Kapolri beras 2 ton yang nanti kami sampaikan ke peserta. Ini tim gabungan dengan RS Muhammadiyah dan Polri,” tutup Mu’ti.

TIM KESEHATAN POLRES BATU DATANGI KELUARGA SI KECIL ” AMIR ” YANG HIDUP DALAM KETERGANTUNGAN OBAT

TIM KESEHATAN POLRES BATU DATANGI KELUARGA SI KECIL ” AMIR ” YANG HIDUP DALAM KETERGANTUNGAN OBAT

Polres Batu  – Pastikan keadaan kesehatan Emir Diansyah Putra 2,5 tahun ,putra kedua pasangan Armand dan Iva yang hidupnya ketergantungan dengan obat baik baik saja , Rabu ( 28/7/2021) Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH, merintahkan Tim Urkes mendatangi kediaman keluraga Emir yang terletak di Jalan Imam Bonjol gang 1,No 42, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Hal tersebut, dibenarkan Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH, Kamis ( 29/7/2021).

” Berdasarkan laporan dari anggota hasil kegiatannya sambang warga yang sakit.Emir Diansyah Putra 2,5 tahun, kondisi saat ini masih terpasang anus buatan di perut sebelah kiri bawah,” kata Catur.

Itu, kata dia, berdasarkan laporan anggotanya lagi, kondisi anus buatan, menurutnya sudah membaik dan siap dilakukan operasi pengembalian/penyambungan kembali usus besarnya.Dengan begitu, lanjut dia.

“Kartu BPJS sudah dipindahkan ke Fasilitas Kesehatan ( Faskes)  terdekat.Selanjutnya akan dibawa kontrol ke Faskes untuk dilakukan pemeriksaan kesiapan kesehatannya sebelum menentukan operasi,” terangnya.

Sedangkan pada saat kegiatan sambang warga tersebut dilakukan, yang hadir disebutkannya, Paurkes Ipda Heriyanto, Dokter Yuni, dan KBO Binmas Ipda Prastyo , bersama Ketua RT yang didampingi keluarga besarnya.

” Semoga itu semua bermanfaat, demikian kelurga besarnya semoga tetap tabah dan sabar dalam menjalani ujian ini ,” harapnya.

Yang perlu diketahui, kedatangan anggota Polres Batu bersama tim kesehatan utusan Kapolres Batu tersebut, selain mengecek kondisi kesehatannya Emir, sekaligus menyerahkan bantuan beberapa kebutuhan dapur kepada keluarganya.

Dua paket sembako, dan melakukan pemeriksaan luka usus buatan, kemudian terkait perencanaan langkah lanjutan sebelum operasi

Polres Trenggalek Pecahkan Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA, Kapolda Jatim Berikan Apresiasi

Polres Trenggalek Pecahkan Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA, Kapolda Jatim Berikan Apresiasi

 

Kepolisian Resor Trenggalek kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tak main-main, Kepolisian Bumi Menak Sopal ini mendapatkan hattrick 3 rekor Musium Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan piagam penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Penghargaan diberikan oleh Senior Manager MURI Jusuf Ngadri dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait Kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur Ny. Ully Nico Afinta dan Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Trenggalek Ny Famella Dwiasi Secara Virtual dengan Prokes. Rabu, (28/7).

Polres Trenggalek mencatat 3 rekor MURI sekaligus yakni melukis masker kain terbanyak (3.000 masker dalam 8 hari) yang dilakukan 76 siswa siswi siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, melakukan pemidanaan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun dan melakukan pengungkapan dan penanganan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun.

Sedangkan Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga independen dibidang pemenuhan dan perlindungan hak anak memberikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus melalui pembinaan kreatifitas siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek atas prestasi yang telah diraih. Penghargaan MURI dan Komisi Nasional Perlindungan Anak ini merupakan Kado terindah dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI dan memperingati Hari Anak Nasional.

“Terima kasih. Terus berkarya, jadikan Polres Trenggalek sebagai Polres yang ramah bagi anak” Ujar Kapolda

Sementara itu, AKBP Dwiasi menuturkan penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras dari kepala sekolah, para guru, tenaga pendidik dan siswa yang telah berinisiasi dan ingin berjuang menyelamatkan masyarakat dengan melukis masker kain.

“Satu masker menyelamatkan 40.000 jiwa dari penularan Covid-19 di Jawa Timur khususnya Kabupaten Trenggalek dan menjadikan pahlawan bagi semua.” Ujar AKBP Dwiasi

Lebih lanjut perwira menengah alumni Akpol tahun 2002 ini menegaskan, sebelumnya Polres Trenggalek juga telah menerima penghargaan atas penanganan kasus anak tercepat dan terkait dengan Covid-19, Polres Trenggalek telah menggelar vaksinasi khusus bagi pelajar berkebutuhan khusus.

“Agar anak-anak kita bisa memiliki ketahanan tubuh, sehat dan tetap berprestasi.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin, Dandim 0806 Trenggalek, Dandim 0806 Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto., S.I.P., M.I.Pol., Kajari Darfiah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Deny Riswanto, S.H.,M.H. serta sejumlah kepala OPD terkait.

Polri Sambut Baik Peluang Kerjasama Dengan Negara Panama

Polri Sambut Baik Peluang Kerjasama Dengan Negara Panama

JAKARTA—Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Agus Andrianto menyampaikan, Polri menyambut baik peluang kerjasama Indonesia dengan Panama khususnya antar intitusi kepolisian kedua negara.

Agus berharap institusi kepolisian kedua negara dapat bekerja sama membahas penanggulangan kejahatan transnasional.

“Berbagai macam isu yang menjadi perhatian bersama, misalnya perdagangan obat-obat terlarang dan perdagangan manusia,” kata Komjen Agus Andrianto dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021).

Kemudian, lanjut Agus, Indonesia yang dikenal ahli dalam menangani peredaran gelap narkoba khususnya jenis sabu bisa bertukar metode penanggulanganya dengan kepolisian Panama yang lebih banyak perdagangan narkoba jenis kokain.

“Sehingga dua hal berbeda ini bisa saling dipertukarkan ilmunya,” tandas Agus.

Sebelumnya Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Panama Sukmo Harsono melakukan kunjungan resmi atau courtesy visit ke Wakil Menteri Keamanan Publik Panama HE Ivor Axel Pitti.

Dalam pertemuannya itu, Sukmo membahas beberapa hal, mulai dari kerjasama bilateral yang telah dilakukan antara Indonesia dan Panama hingga penjajakan potensi kerja sama antara Polri dengan Kepolisian Panama.

“Kami membahas upaya peningkatan lebih lanjut hubungan kedua negara, terutama isntitusi kepolisian Indonesia dengan kepolisian Panama,” ungkap Sukmo, Selasa (26/7/2021).

KABAHARKAM POLRI BERIKAN ASISTENSI PPKM LEVEL 4 DI KOTA BATU DALAM MENANGANI COVID 19

KABAHARKAM POLRI BERIKAN ASISTENSI PPKM LEVEL 4 DI KOTA BATU DALAM MENANGANI COVID 19

Kota Batu – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto melaksanakan serangkaian kunjungan kerja ke wilayah Kota malang dan Kota Batu guna meninjau tempat Isoter yang ada di dua kota tersebut dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di jawa timur,

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, kunjungannya di Kota Malang dan Batu ini dalam rangka Operasi Aman Nusa dan memberikan asistensi pelaksanaan PPKM level 4, sekaligus meninjau pelaksanaan pengelolaan dan penanggulangan pandemi covid-19.

Dalam lawatanya ke Kota Batu , Kabaharkam didampingi Kaposko Oan II Ijp Irjen Pol Drs Tomex Korniawan, Dirbinpotmas Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK MSi selaku Wakasatgas 2 Oan II, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Kolonel Inf  Irwan Subekti Danrem 083/Bdj, Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono. Selasa (27/7).

Kedatangan Kabarkam disambut oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko,serta Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Dandim 0818/Malang-Batu, Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto, SIK., MSi, Kapolres Malang AKBP Bagoes , SIK dan Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, SIK. MH dan Pendeta Roland selaku Pimpinan sekolah YPPII Kota Batu.

Selaku Kepala Operasi (Kaops) Aman Nusa II Lanjutan, Arief memberikan pujian kepada Pemerintah daerah dan TNI Polri di Kota Batu yang telah bahu membahu dalam membantu masyarakat dalam menangani masyarakat yang terpapar Virus Covid 19.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Batu yang sudah bahu membahu bergandengan tangan , satu suara dan tindakan dalam membantu masyarakat untuk melewati pandemi Covid 19 ini, langkah Forkopimda dalam membentuk tempat isolasi terpusat ini  yang didukung isolasi / shelter di tingkat kecamatan dan desa , sangat membantu masyarakat untuk berjuang sembuh melawan Virus Covid19″  papar Kabaharkam.

Kemudian, sambung Arief, selama penerapan PPKM Level 4 bagaimana Peran Polri mengurangi beban masyarakat. Dalam hal ini, penyaluran bantuan sosial, sembako yang harus dikawal sepenuhnya hingga tepat sasaran.

Secara terpisah, Walikota Batu menyampaikan bahwa tempat isoter yang ada di YPPII ini sangat layak bagi masyarakat yang sedang melakukan Isolasi.

“ Tempatnya bersih, sanitasi bagus, nyaman dan segar, tadi beberapa pasien yang sedang melaksanakan Isolasi mengatakan bahwa mereka nyaman berada di sini, merasa terlayani dengan baik dan diharapkan segera bisa sembuh biar bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan masyarakat ,” ujar Dewantie.

Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi covid-19

Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi covid-19

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mendampingi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) Komisaris Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, saat melakukan kunjungan di Malang, dalam upaya penanganan covid-19, pada Selasa (27/7/2021).

Usai melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda kota Malang, di Balai Kota Malang. Kabaharkam Polri lanjut memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Komunitas Papua di Malang, Arema, dan Dinas Perhubungan Kota Malang.

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, kunjungannya di Kota Malang ini dalam rangka Operasi Amanusa dan memberikan asistensi pelaksanaan PPKM level 4, sekaligus meninjau pelaksanaan pengelolaan dan penanggulangan pandemi covid-19.

“Tadi Pak Walikota sudah menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilakukan dan saya katakan luar biasa, Wali Kota Malang dan jajaran Forkopimda sangat kolaboratif membangun sinergitas untuk menyelamatkan warga masyarakat dari pandemi covid-19 ini,” paparnya.

Lebih lanjut Kabaharkam Polri menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan sangat komprehensif, mulai dari penanganan masalah-masalah yang bisa mempercepat proses penanggulangan covid di Kota Malang. Dan ini juga didukung oleh kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, mengikuti apa yang diarahkan oleh pemerintah untuk melakukan isolasi, kemudian diberikan bantuan obat-obatan dan bantuan sosial, sehingga tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan penanggulangan covid-19 ini.

“Diharapkan rekan-rekan media juga membantu apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, dan ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia,” Jelasnya usai memberikan Bansos kepada masyarakat Malang.

“Yang perlu saya ingatkan bahwa penanggulangan pandemi ini tanggung jawab kita bersama. Covid-19 tidak melihat status seseorang. Dia akan menyerang siapa saja. Oleh karena itu yang harus kita tekankan kepada seluruh warga masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan ini yang harus terus digelorakan di seluruh warga masyarakat,” tandasnya Komjen Pol Arief Sulistyanto.

Selain itu, Kabaharkam Polri menambahkan, penanggulangan ini harus jadi tanggung jawab kita bersama.

“Bukan tanggung jawab Walikota saja, bukan tanggung jawab Dandim dan Kapolres saja, tapi juga seluruh warga masyarakat dan seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama saling bahu-membahu, bersama-sama untuk menanggulangi covid-19 ini,” Pungkasnya.

Pimpin Vicon, Kabaharkam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4

Pimpin Vicon, Kabaharkam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4

JAKARTA–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memimpin video conference (vicon) kepada seluruh jajaran terkait penanganan pandemi Covid-19 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/7).

Selaku Kepala Operasi (Kaops) Aman Nusa II Lanjutan, Arief menekankan beberapa arahan Presiden Joko Widodo selama penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

“Intensifkan hasil Ops Aman Nusa II, laksanakan dengan konsisten, proaktif dan koordinatif,” tekan Arif dalam keterangan tertulis.

Adapun penekanan arahan Presiden Joko Widodo yang harus dengan baik diterjemahkan di lapangan antara lain, pengaturan operasional pasar tradisional, PKL dan warung makan. Terkait hal ini, Arief menekankan agar betul-betul dikontrol terkait jam buka dan penegakan protokol kesehatannya.

“Koordinasi dengan Pemda dan Dinas Pasar. Lakukan pengurangan jumlah pedagang di pasar lalu dibuatkan atau usulkan lokasi perluasan di luar pasar hingga pengaturan parkir,” ujar Arief.

Kemudian, sambung Arief, selama penerapan PPKM Level 4 bagaimana Peran Polri mengurangi beban masyarakat. Dalam hal ini, penyaluran bantuan sosial, sembako yang harus dikawal sepenuhnya hingga tepat sasaran.

Arief, sebagaimana penekanan Presiden Jokowi juga meminta memetakan wilayah dengan angka kematian tinggi, dengan memantau peningkatan kapasitas RS, isolasi terpusat hingga peningkatan ketersediaan oksigen.

Oleh karena itu, pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini Arief meminta agar jajaran berkoordinasi dengan Forkompimda, kolaborasi dan sinergitas.

“Polri agar mendinamisasi sinergitas seluruh komponen. Dan tak kalah penting kesehatan dan keselamatan personel diutamakan,” tandas Arief.

Lalu kemudian, Arief menekankan dalam rangka peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap prokes merupakan aspek penting dalam penurunan jumlah kasus positif. Dengan cara, melakukan sosialisasi dan edukasi masif baik secara langsung dengan mobil patroli maupun melalui media sosial.

“Dilakukan pada komunitas level terkecil, penegakan prokes dilakukan dengan cara humanis, hindari cara arogan,” tekan Arief.

Dalam pelaksanaan 3T, Arief mengarahkan agar mengintesifkan pada level PPKM Mikro dengan berkoordinasi kepada 4 pilar. Lalu bentuk tracer untuk laksanakan tracing sekaligus melaksanakan sosialisasi atau edukasi prokes dan memastikan ketersediaan alat testing (antigen/PCR).

Sejauh ini, kata Arief, jumlah tracer di 34 Polda berjumlah 61.217, yang terbagi 58,929 tracer di lapangan 2,288 tracer di ruang digital.

Pelaksanaan vaksinasi juga turut menjadi atensi, untuk itu agar personel memperhatikan dan memastikan jumlah warga yang telah dilakukan vaksin. Arief menekankan agar akselerasi vaksinasi di elaborasi sehingga target herd immunity segera tercapai, di komunitas.

Secara Simbolis, Kapolres Probolinggo Serahkan Bansos Beras kepada Ansor dan Banser

Secara Simbolis, Kapolres Probolinggo Serahkan Bansos Beras kepada Ansor dan Banser

PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah Ormas (Organisasi Kemasyarakatan), Senin (26/7/2021).

Bantuan tersebut berupa beras dan dibagikan saat kegiatan apel pagi pada jam 07.30 WIB di lapangan apel Mapolres Probolinggo.

Pendistribusian bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa PPKM Darurat mengingat PPKM Darurat mulai diperpanjang.

“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021, Polres Probolinggo memberikan bantuan beras untuk PPKM Darurat level 3 di Kabupaten Probolinggo,” jelas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo menyerahkan secara simbolis bantuan beras tersebut kepada 10 orang perwakilan dari GP Ansor dan Banser Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada seluruh anggota dan Ormas yang mengikuti apel untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan dan imunitas harus dijaga serta ditingkatkan agar Personil Polres Probolinggo maupun masyarakat tidak terpapar Covid-19,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh personil dan ormas untuk turut mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

Selanjutnya Kapolres memberikan arahan terkait atensi mengenai wilayah hukum Polres Probolinggo memasuki PPKM Darurat level 3 dan atensi mengenai sarana kontak dengan masyarakat yaitu dengan cara memberikan bansos dari pemerintah yang disalurkan oleh TNI – Polri.

Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan bagi Anggota dan ASN

Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan bagi Anggota dan ASN

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro salurkan paket kesehatan bagi anggota Polri dan ASN di lingkup Polresta Sidoarjo serta Polsek jajaran, dalam apel Senin (26/7/2021) pagi di Mapolresta Sidoarjo.

Paket kesehatan yang diberikan Kapolresta Sidoarjo terdiri dari vitamin C, Vitamin B, Prebiotik dan hand sanitizer. Diberikannya paket ini bertujuan untuk menunjang kesehatan bagi anggota Polri dan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tengah masa Pandemi Covid-19.

“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021. Tentunya tugas yang kita laksanakan kedepan semakin padat, karena pemberian paket kesehatan ini dapat menunjang kesehatan kita semua dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Dihadapan para personelnya, ia juga berpesan agar selalu mentaati protokol kesehatan, jaga kesehatan agar imunitas tubuh tetap terjaga, serta jangan lelah untuk mengedukasi masyarakat supaya mematuhi segala peraturan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, untuk mempercepat herd immunity, kepada para anggota Polri dan ASN supaya turut serta mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

“Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada kita, dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab,” pungkasnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu