Kurikulum PRESISI Mulai Diterapkan di SPN Polda Jatim

Kurikulum PRESISI Mulai Diterapkan di SPN Polda Jatim

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan pendidikan dan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, pada Senin (26/7/2021).

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Jatim membacakan amanat dari Kalemdiklat Polri, dengan sejumlah penekanan, untuk dapat diterapkan dalam tahun ajaran baru ini, diantaranya. Pendidikan pembentukan Bintara Polri merupakan langkah awal para siswa dalam mewujudkan cita-cita para siswa Bintara Polri menjadi anggota Polri yang sejati, yang unggul, kreatif dan inovatif.

Kehidupan adalah pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir untuk belajar.

“Oleh karena itu, para siswa Bintara belajar dan berlatihlah, dengan penuh semangat, tekun dan riang gembira,” amanatnya.

Lebih lanjut Kapolda membacakan amanat. Pendidikan Bintara tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, terus gelorakan disiplin protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendor, dan tuntaskan vaksinasi, baik untuk Peserta Didik maupun para Tenaga Pendidik dan pengasuh,” disampaikan dihadapan calon Bintara Baru.

Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara tahun ini diikuti sebanyak 727 siswa, untuk menjadi anggota Polri di level Bintara di SPN Polda Jatim, dan sekaligus merupakan pertama kalinya akan diterapkan penguatan kurikulum baru, yang telah diresmikan oleh bapak Kapolri pada peringatan hari Bhayangkara ke-75, yang diberi nama kurikulum PRESISI.

Kegiatan ini juga diikuti oleh pejabat utama Polda Jatim dan diakhiri dengan pemberian bantuan sosial Kampus Polri Peduli, kepada warga sekitar SPN Polda Jatim, yang terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 100 paket sembako.

Forkopimda Jatim Cek Langsung Serbuan Vaksinasi Berbasis Pekerja di Sidoarjo

Forkopimda Jatim Cek Langsung Serbuan Vaksinasi Berbasis Pekerja di Sidoarjo

Forkopimda Jawa Timur, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi berbasis pekerja atau buruh, di PT. Integra Indocabinet Tbk, Jalan Raya Betro Sedati, Sidoarjo, pada Sabtu (24/7/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, turun mengecek langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada para pekerja atau buruh di kawasan Sedati, Sidoarjo.

“Jadi teman-teman hari ini kita mengecek vaksinasi berbasis karyawan atau buruh di PT Integra yang kita harapkan bahwa kita bisa menyisir semaksimal mungkin segmen-segmen yang kita harapkan bisa menjadi penguatan terwujudnya Herd immunity,” tandasnya Gubernur Jatim usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Pangdam dan Kapolda Jatim.

Jadi basis sekolah kita maksimalkan, basis perusahaan kita maksimalkan, dan basis perguruan tinggi. Harapannya adalah seluruh segmen ini akan saling menjadi penguatan bagaimana bisa segera kita wujudkan.

Khofifah juga mengatakan, peran serta Jurnalis menjadi sangat penting untuk terus menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat.

“Ayo segera akses tempat vaksin terdekat. Meskipun sudah divaksin tetap jaga protokol kesehatan,” ajak Gubernur Jatim kepada masyarakat untuk bervaksin.

Sementara untuk ketersediaan vaksin, Gubernur Jatim mengatakan tidak pernah menyimpan lama, pasalnya vaksin yang dikirim dari pusat langsung dihabiskan.

“Jadi seminggu rata-rata dua kali. Ini kan baru tadi malam, dini hari sampai. Yang penting begitu sampai habiskan, sampai habiskan. Pesan arahan pak Presiden demikian, jadi kapan vaksin datang habiskan, maksimalkan untuk bisa melakukan perluasan dan percepatan vaksinasi,” tambahnya.

“Dengan kebersamaan, sinergitas yang luar biasa, maka alhamdulillah dari mulai 14 Januari yang lalu, vaksinasi pertama sampai dengan hari ini, penggunaan dosis vaksin tertinggi di Indonesia, selalu Jawa Timur. Itu artinya sinergitas yang terbangun luar biasa,” Pungkasnya Gubernur Jatim dihadapan awak media.

Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos), nanti malam, ke masyarakat.

Sigit mengungkapkan, patroli skala besar pembagian bansos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

“Kepada jajaran Polda dan Polres, pada pukul 21.00 WIB nanti agar melaksanakan kegiatan apel dan dilanjutkan patroli skala besar penyaluran bantuan sosial,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, jajaran Polda dan Polres nantinya akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya.

Menurut Sigit, penyerahan bansos yang disalurkan Pemerintah melalui TNI-Polri bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini.

“Semua upaya yang kami lakukan ini demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. Semoga semua yang kami lakukan ini menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua,” ucap Sigit.

Dalam melakukan patroli skala besar yang disertai pembagian bansos, Sigit menekankan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Sebelumnya, Sigit telah menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk, melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. Menurutnya, hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

“TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19,” ucap Sigit.

Sigit juga mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial.

“Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran,” tutup mantan Kabareskrim Polri ini.

Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19

Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA – Korbinmas Baharkam Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Model Pemolisian di Era Pandemik Guna Penanggulangan Persebaran Covid-19 Dalam Rangka Mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional’.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, soal prinsip pemolisian di era pandemi Covid-19. Diantaranya adalah, hubungan dengan masyrakat yang lebih personal, proaktif memantau dan melayani masyarakat dengan stakeholder terkait.

“Menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, kesetaraan antara pengembang Polri dan masyarakat, akuntabilitas, menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan stakholder dan masyarakat, transparansi informasi yang akurat sebagai hoax-buster, partisipasi Polri dan nasyarakat dalam penanggulangan Covid-19,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Tak hanya itu, Argo menyebut dalam penerapan PPKM Level 4 dewasa ini polisi harus memastikan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Tugas polisi memastikan bahwa segala ketentuan selama PPKM 4 ini dipatuhi sesuai regulasi, tetapi tidak selalu bersikap koersif. Tidak boleh mematikan ekonomi tetapi memastikan transaksi antar masyarakat dipastikan sudah sesuai prosedur kesehatan,” ujar Argo.

Argo menekankan, polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon secara pertama keadaan darurat dan secara sadar perlu mengadopsi manajemen bencana-termasuk pengurangan risiko bencana-sebagai salah satu solusi. Selain itu, kata Argo, kondisi pertumbuhan ekonomi sampai saat ini cenderung flutuatif namun masih menunjukkan trend naik.

“PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Dengan ditunjang oleh vaksinasi untuk menambah sistem immune. Data vaksinasi menunjukkan bahwa mesikpun belum maksimal tapi mengalami trend kenaikan jumlah vaksinasi,” ucap Argo.

Adapun peran Polri dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi Covid-19, menurut Argo, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi prokes 5M, dstribusi bantuan sosial dan pembagian masker, operasi yustisi disiplin prokes.

Lalu, pelaksanaan 3T, penyekatan PPKM, penegakan hukum, mendukung vaksinasi Covid-19, pendampingan.

Dikesempatan yang sama, Guru Besar Psikologi Sosial FPSI UI Hamdi Muluk menyebut, peran Polri dengan paradigma baru di masa Pandemi ini adalah pemolisian komunitas yang faktor keberhasilannya antara lain, dukungan dan komitmen Polri, mengurangi budaya power oriented, adanya servant leadership, tasa percaya masyarakat, community Skill, assessment, communication, networking dan omitmen afektif dari anggota Babinkamtibmas.

“Edukasi Masyarakat di level Mikro
Karena fokus penanganan covid berada unit mikro, desa/kel, RT/RW maka Bhabinkamtibmas harus punya jejaring komunikasi di komunitas. Membuat pola jejaring komunikasi san kolaborasi dengan stakeholder lain sampai ke tingkat RT,” ujarnya.

Sedangkan, Dosen Sosiologi UNJ Robertus Robert mengatakan, pandemi ini dapat dilewati dengan 4 hal, yaitu leadership berperan penting dalam ambil kebijakan penanggulangan Pandemi, otoritas medis yang kuat memprioritas pendekatan saintifik.

Lalu, partisipasi masyarakat menjadi penting untuk menjaga efektivitas kebijakan Pemerintah. Partisipasi masyarakat terbangun berdasarkan Trust, kemampuan membangun kerjasama internasional, karena pandemi ini bersifat global, maka kerjasama internasional harus dibangun.

“Polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon pertama keadaan darurat. Polisi perlu mengadopsi manajemen bencana, termasuk pengurangan risiko bencana sebagai salah satu solusi. Di era pandemi Polisi perlu menerapkan soft skill melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif,” ucapnya.

Ekonom Direktur SKSG UI, Athor Subroto menjelaskan, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pandemi maka yang harus diupayakan adalah suku bunga acuan dijaga agar tetap rendah, diharapkan bisa lebih ditekan turun untuk menjaga investasi.

“Pengendalian Pandemi, berdamai dengan situasi, peningkatan kapasitas RS, hal ini paling urgent untuk peningkatan Bed dan Oxygen, percepatan vaksinasi atau Herd Immunity,” tuturnya.

PPKM bisa dilonggarkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi diantaranya, Stimulus Fiskal (Insentif Pajak), Cast Transfer (Bantuan Tunai), In Kind Transfer (Bansos) dan Pembangunan Infrastrukutur

Disisi lain, Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat Universitas of Derby, Inggris Dono Widiatmoko menyatakan, virus Covid-19 ini tidak akan hilang tapi belajar dari sejarah pandemi, Evolusi tetap akan terjadi. Namun sampai saat ini memang belum tahu kemana covid-19 akan bermutasi.

“Vaksinasi penting untuk melatih tubuh kita terhadap virus yang akan masuk ke tubuh kita. Ini mencegah kondisi dampak yang lebih buruk dan mengurangi resiko kematian setelah terpapar Virus Covid-19. PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah pencegahan yg merupakan tugas penting Polri,” tutupnya.

POLRES BATU DISTRIBUSIKAN BANSOS SECARA SERENTAK DI 6 WILAYAH KECAMATAN

POLRES BATU DISTRIBUSIKAN BANSOS SECARA SERENTAK DI 6 WILAYAH KECAMATAN

POLRES BATU DISTRIBUSIKAN BANSOS SECARA SERENTAK DI 6 WILAYAH KECAMATAN

Polres Batu – Kepolisian Polres Batu secara serentak bersama tiga pilar melaksanakan pendistribusian Bansos di tengah penerapan PPKM Level 4 Kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polres Batu, Jumat (23/07/2021).

Kegiatan penyaluran bantuan paket sembako berupa beras 5 kg yang dilakukan pihak kepolisian Polres Batu melalui anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 0818 Kab Malang-Batu dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat di tengah penerapan PPKM Level 4 yang akan berakhir pada tanggal 25 Juli 2021.

Kegiatan sosial yang dipimpin langsung Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo,S.I.K.M.H dalam pendistribusian dilaksanakan secara door to door guna menghindari terjadinya kerumunan masyarakat terutama saat menerima bantuan.

Adapun sasaran dalam kegiatan kemanusiaan ini masyarakat yang tinggal di pelosok pedesaan mulai dari wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, Batu, Bumiaji dan Junrejo serta para pekerja hotel, sopir angkot dan pemilik warung makan.

“Dikala pandemi seperti ini, semua orang pasti terdampak. Pemerintah mengerti dan langsung tanggap dengan memberikan bantuan. Ini bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” kata Catur

Catur berharap, bantuan paket Sembako tersebut dapat membantu meringankan masyarakat.

“Semoga ini dapat membantu,” ujarnya.

Paket Sembako yang dibagikan itu berisi beras, minyak goreng, gula, telur, kopi, mie instan dan teh.

Kapolres Malang Salurkan Sembako ke Aremania di Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang Salurkan Sembako ke Aremania di Stadion Kanjuruhan

MALANG – Kepala Polres Malang AKBP Bagoes Wibisono menyalurkan bantuan sosial berupa paket Sembako dari pemerintah kepada suporter klub sepakbola Arema FC, Aremania, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (23/7/2021).

Saat tiba di Stadiun Kanjuruhan, Kapolres Malang disambut perwakilan Aremania dengan yel-yel Satu Jiwa. Aremania pun memberikan souvenir berupa shall Aremania bersama Jersey Arema bertuliskan nama ‘Bagoes’ di punggung Jersey.

“Komandan sudah kami anggap sebagai warga Kehormatan Malang dan juga warga kehormatan Arema. Mohon diterima pemberian kami ini,” kata perwakilan Aremania disambut pekikan ‘Salam Satu Jiwa’ dari Aremania yang ikut menyambut.

Dalam sambutannya Bagoes mengatakan, paket Sembako tersebut dibagikan bagi warga Aremania yang terkena dampak Covid-19 saat diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Malang.

“Dikala pandemi seperti ini, semua orang pasti terdampak. Pemerintah mengerti dan langsung tanggap dengan memberikan bantuan. Ini bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” kata Bagoes.

Bagoes berharap, bantuan paket Sembako tersebut dapat membantu meringankan masyarakat.

“Semoga ini dapat membantu,” ujar Bagoes.

Paket Sembako yang dibagikan itu berisi beras, minyak goreng, gula, telur, kopi, mie instan dan teh.

Kombes Farman; Tidak Ada Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung

Kombes Farman; Tidak Ada Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung

 

SURABAYA,- Beredarnya berita soal dugaan oksigen palsu di Tulungagung, Jawa Timur. Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman, bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, pada Jumat (23/7/2021) padi, merilis dan mengklarifikasi adanya berita tersebut.

“Hari ini dilakukan pres rilis terkait adanya dugaan tabung oksigen palsu yang terjadi di Tulungagung, Jawa Timur. Barang bukti yang diamankan ada tabung gas ukuran enam meter kubik dan tabung gas satu meter kubik,” kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (23/7/2021) pagi.

Sementara itu, Kombes Pol Farman, Dirreskrimsus polda jatim menjelaskan, bahwa kemarin ada berita viral adanya dugaan oksigen palsu. Tim dari satreskrim Polres Tulungagung, satreskrim Polres Pacitan dan di back up Ditreskrimsus Polda Jatim sudah melakukan penyelidikan.

Diawali dari kejadian tanggal 17 Juli, dimana saat itu di Pacitan terjadi kelangkaan tabung oksigen. Sehingga untuk mengatasi kelangkaan tabung oksigen di pacitan. Maka kompresor yang ada di BPBD yang selama ini digunakan untuk mengisi tangki selam dapat digunakan untuk penanganan pertama pasien.

Dari kesepakatan pada tanggal 17 Juli, BPBD mengisi enam dan 32 tangki ukuran satu meter kubik. Kemudian dari tangki ukuran enam meter kubik, salah satunya dibawa ke tulungagung yang selanjutnya digunakan oleh Rifai penjual ikan untuk diisi ke splastik yang menyebabkan ikan koi mati.

“Setelah dilakukan pengecekan, bahwa dalam tangki tersebut ada kandungan oksigen dengan kadar 21,13 dan yang satu lagi 22,68. Artinya bahwa tabung oksigen atau oksigen dalam tabung oksigen tersebut bukan oksigen palsu,” jelas Farman.

“Namun kadar oksigen yang ada didalam tabung ukuran enam meter kubik tersebut yang digunakan untuk ikan koi tidak memenuhi standard 99,5 persen yang digunakan untuk medis,” tambahnya.

Biasanya para petani ikan koi biasanya dalam mengirim ikan itu menggunakan oksigen yang digunakan untuk medis dengan kadar 99,5. Sehingga menyebabkan ikan tersebut mati lemas. Karena harusnya kadar oksigen yang digunakan 99,5, namun faktanya yang dimasukkan dalam splastik itu oksigen dengan kadar 22,68.

“Hasil dari penyelidikan di BPBD Pacitan, dari 32 plus lima tabung besar yang sudah diisi di BPBD. Sudah digunakan di RSUD maupun di Puskesmas,” urainya.

Apakah ada dampak? Setelah dilakukan pemeriksaan baik dari RSUD dan Puskesmas terhadap pasien yang menggunakan 32 plus lima tabung oksigen berisi 21 sampai 22 persen tidak ada yang berdampak. Karena tabung tersebut masih berisi oksigen meski kadarnya tidak sesuai dengan ketentuan medis yakni 99,5.

Faktanya dalam kegiatan defing dalam tangki masih ada kandungan oksigen 21 sampai 25 dimana kandungan Nitrogen nya lebih banyak.

“Sekali lagi kami jelaskan, bahwa tidak ada oksigen palsu yang beredar di Tulungagung. Namun yang digunakan di tulungagung untuk ikan yakni dengan kadar 21 dan 22 persen sehingga membuat ikan koi mati,” pungkasnya.

Sementara itu dari penyelidikan yang sudah dilakukan, bahwa belum ditemukan adanya niat jahat dari BPBD yang mengisi oksigen.

POLRES BATU BEKERJASAMA DENGAN KOP SAE PUJON, SALURKAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK 19

POLRES BATU BEKERJASAMA DENGAN KOP SAE PUJON, SALURKAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK 19

POLRES BATU BEKERJASAMA DENGAN KOP SAE PUJON, SALURKAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK 19

Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, S.I.K. M.H bagikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Pandemi Covid-19 di tengah masa PPKM Level 4. Kerjasama Polres Batu dengan Koperasi Sae Pujon bertempat di Polsek Pujon Polres Batu, Kamis (22/07/2021).

Kedatangan Kapolres Batu AKBP Catur bersama beberapa perwira jajaran kepolisian Polres Batu disambut Ketua Koperasi Sae Pujon H. Abdi Suwarsono bersama Muspika Kecamatan Pujon.

Dalam keterangan Kapolres Batu AKBP Catur mengatakan, sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial dampak PPKM Darurat ini. Dalam giat ini Polres Batu bekerjasama dengan Koperasi Sae Pujon.

“Sebagai Kapolres Batu saya berharap semua dapat bersinergi dengan stakeholder yang ada serta dukungan semua warga masyarakat di Pujon sehingga di wilayah kita tetap senantiasa aman dan kondusif, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Koperasi Sae Pujon H. Abdi Suwarsono. Ia berterima kasih kepada Bapak Kapolres Batu AKBP Catur beserta pejabat dan anggota Polres Batu atas kerjasamanya hadir dalam rangka penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Meskipun penyaluran ini tidak banyak semoga dengan bantuan ini sedikit banyak bisa membantu dan meringankan saudara-saudara kita yang mengalami penurunan perekonomian khususnya warga yang berada di wilayah Kecamatan Pujon,” terangnya.

Kapolres Jombang Salurkan Bansos Kepada Komunitas Ojek Online

Kapolres Jombang Salurkan Bansos Kepada Komunitas Ojek Online

Polres Jombang menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako yang berisi Beras, Vitamin, Masker dan Hand sanitizer kepada Pengemudi ojek online (Ojol) yang mangkal di kawasan Jalan Protokol Kabupaten Jombang.

Kapolres Jombang mengatakan, sebanyak 100 paket sembako ini langsung dibagikan kepada para pengemudi Ojol baik Gojek maupun Grab yang terdampak pandemi Covid-19 serta penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para pengemudi Ojek online (Ojol) yang terdampak pandemi Covid-19,” kata AKBP Agung Setyo Nugroho kepada wartawan usai membagikan Bansos kepada komutitas Ojol di kantor Sat Lantas Polres Jombang , Kamis (22/7/2021).

Masih kata Kapolres Jombang, Penyaluran bantuan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak penerapan PPKM Darurut. Sebab, tidak dipungkiri sejauh ini banyak warga yang penghasilannya menurun akibat adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Semoga bantuan sosial berupa paket sembako ini, bisa sedikit membantu meringankan beban teman-teman pengemudi Ojek Online (Ojol) yang terdampak pandemi Covid-19 serta adanya aturan PPKM Darurat,” ucapnya.

Kapolres Jombang menghimbau, agar Komunitas Ojek online dapat bekerja sama menjadi pelopor dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Diharapkan seluruh masyarakat harus tetap mematuhi anjuran pemerintah salah satunya dengan mematuhi 5 M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” Pungkasnya.

Gratis! Polres Bojonegoro Sediakan Tabung Oksigen Yang Bisa Dipinjam Saat Isoman Covid-19

Gratis! Polres Bojonegoro Sediakan Tabung Oksigen Yang Bisa Dipinjam Saat Isoman Covid-19

 

Bojonegoro – Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro membuat kebutuhan masyarakat akan oksigen meningkat. Polres Bojonegoro menginisiasi program peminjaman tabung oksigen gratis bagi pasien Covid-19 saat isolasi mandiri (Isoman) di Kabupaten Bojonegoro.

Program tersebut diinisiasi oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH yang dilandasi Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) kepada masyarakat yang saat ini mengalami terkonfirmasi positif yang membutuhkan tabung oksigen.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia menjelaskan program peminjaman tabung oksigen gratis ini diperuntukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Dengan Agunge Sikap Tulung Tinulung kepada sesama yang saat ini dalam kondisi sakit dan membutuhkan tabung oksigen untuk penyembuhan.

“Peminjaman tabung oksigen ini tidak dipungut biaya, melainkan gratis. Bagi masyarakat yang saat ini isoman apabila membutuhkan tabung oksigen silahkan datang ke Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Bojonegoro, kami siap melayani,” tandas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia kepada awak media di Urkes Polres Bojonegoro, Kamis(22/7/2021).

AKBP EG Pandia menambahkan dengan bawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan swab atau PCR positif.

Sementara itu, salah satu warga yang sangat membutuhkan tabung oksigen, Muhammad Zuhri, 34, Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro mengatakan merasa bersyukur ada layanan peminjaman tabung oksigen gratis ini. Ia mengaku kesulitan dalam mengisi tabung oksigen, untuk perawatan kerabatanya yang sangat ini sedang isoman.

“Saya sudah cari ke mana-mana tetapi tidak ada. Saya di whatsapp sama teman katanya di Polres ada tabung oksigen gratis, makanya saya langsung ke sini ternyata ada layanan peminjaman tabung oksigen gratis. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih,” pungkas Zuhri. (hmas/wf)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu