Kapolri Beri Bantuan Kapada Tenaga Kesehatan RS Polri Soekanto

Kapolri Beri Bantuan Kapada Tenaga Kesehatan RS Polri Soekanto

Jakarta – Setibanya di Jakarta setelah melaksakan kunjungan kerja ke daerah, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,  langsung menuju RS Polri TK 1 Said Soekanto Kramat Jati Jakarta Timur, Sabtu (17/7/2021).

Kapolri beserta rombongan langsung menuju  Gedung Promoter 2 RS Polri untuk meninjau langsung fasilitas fasilitas serta ketersediaan Bor yang dimiliki oleh RS Polri dalam perawatan pasien Covid-19.

Kapolri mengecek langsung ruangan yang digunakan untuk ruang perawatan pasien Covid-19 mulai dari lantai Basement hingga lantai 4, disetiap ruangan Kapolri mengecek proses dan alur periksaan yang dilakukan oleh Dokter dan perawat, dan tak lupa Kapolri mengucapkan terima kasih banyak atas dedikasinya dalam merawat pasien serta Kapolri memberikan semangat kepada para Dokter dan Perawat yang bertugas.

“Pak Dokter, Ibu Dokter serta para perawat kalian sebagai garda terdepan dalam penyembuhan Covid 19, jangan lupa selalu jaga kesehatan, menggunakan APD yang lengkap ketika penindakan serta tetap semangat”, ucap Kapolri

Pada kesempatan itu juga, Kapolri didampingi Karumkit memberikan bantuan sembako dan vitamin kepada seluruh tenaga kesehatan yang berada di RS Polri. Hal ini tentunya sebagai wujud rasa perhatian dan kepedulian dari Pimpinan Polri.

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Kapolri: Jangan Ada Informasi Bansos Bermasalah di Wilayah

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Kapolri: Jangan Ada Informasi Bansos Bermasalah di Wilayah

JAKARTA – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada jajaran TNI-Polri untuk segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat yang terdampak di seluruh Indonesia.

Menindaklanjuti instruksi itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan penyaluran bansos ke titik-titik masyarakat yang perekonomiannya terdampak Pandemi Covid-19.

“Jadi saya tidak ingin ada informasi dilapangan yang sampaikan di satu wilayah masih terdapat masalah dengan bansos,” kata Sigit dalam di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (17/7/2021).

Dalam kesempatan ini, Sigit juga melepas personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendistribusikan paket sembako dan beras kepada masyarakat di Jawa Timur.

“Oleh karena itu hari ini menindaklanjuti perintah Presiden kami dari Polri, menurunkan bansos sebesar kurang lebih 2,500 ton beras dan 70 ribu paket sembako. Ini merupakan bagian dari program bapak Presiden untuk menurunkan bansos di seluruh wilayah yang terdampak,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Diketahui, dari total stok beras yang dimiliki oleh Polda Jatim sebanyak 1.289 ton beras, yang sudah disalurkan dari tanggal 3-16 Juli sebesar 232 ton beras.

Sigit menekankan, bantuan sosial tersebut harus segera terdistribusi dengan segera. Apabila nantinya stok sudah habis, ditegaskan Sigit, untuk segera melapor dan berkoordinasi agar mendapatkan kiriman untuk penambahan stok.

Percepatan pendistribusian bansos itu, kata Sigit, merupakan upaya Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Karena kebijakan itu bertujuan untuk menyelamatkan warga dari bahaya virus corona.

“Tolong diguyur habiskan stok kalau kurang ajukan lagi nanti akan segera dikirim. Dan Ibu Mensos akan kirimkan ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk atasi atau kurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak,” ucap Sigit.

Diketahui, sepanjang tahun 2020, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras,790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Kemudian, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

Sedangkan, periode 3 sampai dengan 16 Juli 2021, Polri telah
mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 250.797 paket
sembako dan 1.418.805 Kg atau 1.418 ton beras.

Sementara itu, stok beras yang dimiliki Mabes Polri untuk distribusi bantuan sosial di skala nasional sebanyak 50.751,3 ton. Lalu, Polri juga sudah menyiapkan bantuan tambahan yang siap dikirim berupa 150.000 paket sembako di masa PPKM Darurat.

2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia

2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia

SIDOARJO- Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran TNI-Polri untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat yang terdampak di seluruh Indonesia. Bansos yang akan disebar sebanyak 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako.

Menindaklanjuti instruksi itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan penyaluran bansos ke titik-titik masyarakat yang perekonomiannya terdampak Pandemi Covid-19.

“Jadi saya tidak ingin ada informasi dilapangan yang sampaikan di satu wilayah masih terdapat masalah dengan bansos,” kata Sigit di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (17/7/2021).

Di dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sigit melepas personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendistribusikan paket sembako dan beras tersebut kepada masyarakat di Jawa Timur.

“Oleh karena itu hari ini menindaklanjuti perintah Presiden kami dari Polri, menurunkan bansos sebesar kurang lebih 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako. Ini merupakan bagian dari program bapak Presiden untuk menurunkan bansos di seluruh wilayah yang terdampak,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Diketahui, dari total stok beras yang dimiliki oleh Polda Jatim sebanyak 1.289 ton beras yang sudah disalurkan dari tanggal 3-16 Juli sebesar 232 ton beras.

Sigit menekankan, bantuan sosial tersebut harus segera terdistribusi dengan segera. Apabila nantinya stok sudah habis, ditegaskan Sigit, untuk segera melapor dan berkoordinasi agar mendapatkan kiriman untuk penambahan stok.

Percepatan pendistribusian bansos itu, kata Sigit, merupakan upaya Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Karena kebijakan itu bertujuan untuk menyelamatkan warga dari bahaya virus corona.

“Tolong diguyur habiskan stok kalau kurang ajukan lagi nanti akan segera dikirim. Dan Ibu Mensos akan kirimkan ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk atasi atau kurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak,” ucap Sigit.

Diketahui, sepanjang tahun 2020, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras,790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Kemudian, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

Sedangkan, periode 3 sampai dengan 16 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 250.797 paket
sembako dan 1.418.805 Kg atau 1.418 ton beras.

Sementara itu, stok beras yang dimiliki Mabes Polri untuk distribusi bantuan sosial di skala nasional sebanyak 50.751,3 ton. Lalu, Polri juga sudah menyiapkan bantuan tambahan yang siap dikirim berupa 150.000 paket sembako di masa PPKM Darurat.

AKBP Abdul Hafidz Lepas Pendistribusian Bansos Darurat Polres Sampang 5 Ton Beras Dan Paket Sembako

AKBP Abdul Hafidz Lepas Pendistribusian Bansos Darurat Polres Sampang 5 Ton Beras Dan Paket Sembako

Sampang – Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si dengan didampingi Dandim 0828 Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum S.E, M.Si Sabtu (17/07/2021) pimpin apel pelepasan distribusi Bansos PPKM Darurat Polres Sampang di lapangan apel Wira Manunggal Wicaksana.

Apel yang dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib dihadiri Wakapolres Sampang dan PJU Polres Sampang serta diikuti ratusan personil dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Sampang.

Dalam arahannya Kapolres Sampang mengatakan PPKM Darurat dilaksanakan sebagai antisipasi jumlah peningkatan pasien Covid-19 yang semakin meningkat setiap harinya. PPKM Darurat juga berpengaruh dalam pekerjaan, proses belajar mengajar serta kesulitan masyarakat akan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“PPKM Darurat sangat dibutuhkan kita semua dalam mengontrol mobilitas dari pergerakan manusia, mobilitas dari keseluruhan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. PPKM Darurat juga berimbas kepada perekonomian masyarakat khususnya para pedagang, para pelaku usaha serta masyarakat yang tidak mampu” kata AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si kepada seluruh peserta apel.

Bapak Kapolri dan Bapak Panglima TNI melakukan inisiasi perbantuan-perbantuan kaitan dengan bagaimana untuk membantu masyarakat untuk meringankan beban hidup mereka ditengah Pandemi Covid-19, Hari ini Sabtu tanggal 17 Juli 2021 seluruh Indonesia serentak mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat lanjut Kapolres Sampang

“Dalam pendistribusian bantuan sosial di Kabupaten Sampang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjadi ujung tombak keberhasilan dalam penyaluran Bansos kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan dengan pendistribusian Bansos, perekonomian masyarakat Kabupaten Sampang bisa terbantu” lanjut AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Kapolres Sampang juga mengajak seluruh peserta apel untuk berdoa untuk Pandemi Covid-19 segera berakhir.

Sebelum mengakhiri sambutannya AKBP Abdul Hafidz mengharapkan seluruh peserta apel untuk tidak pernah lelah dan jangan mengenal lelah untuk berbuat baik kepada masyarakat.

Kabagops Polres Sampang Kompol Roycke Hendrik Fransisco B, S.I.P, S.IK selesai pelaksanaan apel mengatakan bahwa Polres Sampang akan mendistribusikan beras sebanyak 5 Ton @10 Kg dan paket sembako kepada masyarakat.

“Dalam penyaluran beras dan paket sembako akan dilakukan para Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan di prioritaskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, para warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah dan para pelaku usaha yang mengalami kesulitan ekonomi selama PPKM Darurat” kata Kompol Roycke Hendrik Fransisco B, S.I.P, S.IK

Kapolres Kediri Kota Bersama Dandim 0809 Kediri Berangkatkan Bansos rangka PPKM Darurat TNI – Polri

Kapolres Kediri Kota Bersama Dandim 0809 Kediri Berangkatkan Bansos rangka PPKM Darurat TNI – Polri

Polres Kediri Kota,

Guna meringankan beban masyarakat dalam massa pandemi Covid19 dan diberlakukannya PPKM Darurat oleh Pemerintah, Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H bersama Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ruly Eko Suryawan, S. Sos pada hari Sabtu tanggal 17 Juli 2021 bertempat di Mapolres Kediri Kota memberangkatkan pembagian paket sembako bantuan sosial (Bansos) kepada Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk disalurkan guna membantu warga yang terdampak Covid 19 serta meringankan perekonomian warga

Pada penyerahan bantuan tersebut yang juga dihadiri oleh para PJU dan Kapolsek Jajaran, Kapolres Kediri Kota menyampaikan agar bantuan paket sembako ini dalam rangka PPKM Darurat TNI-Polri benar benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tidak mampu, sampaikan kepada masyarakat penerima bahwa jangan dilihat besar kecilnya bantuan namun keikhlasan kami dalam memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat, agar masyarakat di wilayah jajaran Polrea Kediri Kota untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah tentang PPKM Darurat, mengurangi mobilitas di luar rumah, sampaikan untuk tetap tetap semangat meskipun saat ini dalam keterbatasan ekonomi dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, ucap Kapolres Kediri Kota .

Kita harus bersyukur dan saya berharap rekan rekan babinkamtibmas dan babinsa merupakan lini terdepan segala informasi , laporkan situasi real di lapangan, saya yakin rekan rekan babinkamtibmas dan babinsa mengetahui wilayah masing masing , hari ini merupakan pembagian secara simbolis dan nantinya saya berharap program ini harus sampai ke lapisan yang paling bawah sebagai upaya kita dalam meringankan beban saudara saudara kita yang masih kekurangan karena dampak pandemi covid 19 saat ini, imbuh AKBP Wahyudi

Adapun untuk paket sembako Bansos (Bantuan Sosial) yang dibagikan sebanyak 7,5 ton beras atau 1500 paket yang berisi beras @ 5 Kg, Kita bekerja sebagai ladang ibadah yang akan di ganti oleh Allah SWT, dan kita bekerja dengan ikhlas.pungkas Kapolres Kediri Kota (hms)

Panglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri

Panglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), karena terpapar virus corona.

Perhatian tersebut diberikan oleh Panglima dan Kapolri saat menggelar interaksi virtual dengan pasien isoman saat meninjau Posko PPKM Mikro Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021).

Dalam interaksinya, Sigit menanyakan kepada salah satu warga bernama Tri. Ia menanyakan apakah selama melakukan isolasi telah mendapatkan obat atau belum.

“Kan ada paket obat sudah dapat?,” tanya Sigit.

“Sudah pak,” ujar Tri menjawab pertanyaan Kapolri.

Sigit menambahkan, apabila pasien isoman kehabisan atau kekurangan obat untuk segera melapor ke Babinsa agar kembali dikirimkan paket obat yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.

Selain itu, Sigit juga menanyakan apakah pasien isolasi mandiri sudah mendapatkan bantuan sosial atau belum. Menurut Sigit, untuk bansos warga juga bisa menghubungi Bhabinkamtibmas atau Babinsa agar mendapatkan paket bantuan tersebut.

“Kalau abis lapor ke Babinsa lagi untuk dikirim. Nanti abis ini segera dikirim untuk kebutuhan. Kalau habis dikirim lagi,” ujar Sigit.

Selain meninjau Posko PPKM Mikro, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau vaksinasi massal di Holy Stadium, Semarang, Jawa Tengah. Ia mengingatkan bahwa hingga saat ini angka penularan Covid-19 masih tinggi.

Untuk itu, tiga langkah pengendalian pandemi Covid-19 yakni penegakan disiplin terhadap Protokol Kesehatan, akselerasi vaksin hingga penerapan PPKM Darurat harus berjalan secara beriringan.

“Tiga hal ini harus dilakukan serempak sama-sama karena kita lihat sampai saat ini angka (penularan Covid-19) terus tinggi,” ucapnya.

Terkait vaksinasi, Sigit menegaskan pihaknya bersama dengan TNI terus bergerak mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menggelar vaksinasi massal sebagai upaya mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak, kelompok sosial masyarakat, aktivis ataupun rekan-rekan mahasiswa yang memiliki sumber daya dan kemampuan dalam bidang kesehatan berkolaborasi dengan TNI-Polri menggelar vaksinasi massal.

“Ini akan menjadi lebih baik dalam rangka percepat kegiatan akselerasi vaksinasi,” ucap mantan Kapolda Banten ini.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta agar masyarakat memahami dan mematuhi PPKM Darurat sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan Covid-19. Ia memohon maaf apabila kebijakan tersebut menganggu aktivitas, namun hal tersebut harus diambil sebagai langkah menyelamatkan masyarakat dari paparan virus corona atau Covid-19.

“Tolong ini disampaikan ke keluarga kita, mungkin belum memahami pemerintah melakukan ini semua untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tutur Sigit.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 diperlukan komitmen seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Setidaknya, kata Hadi strategi dalam menghadapi musuh yang tidak terlihat wujudnya ini, yakni defensif dengan menggunakan masker, mematuhi 3M dan vaksin.

“Vaksinasi untuk memberikan kekebalan. Tapi ingat setelah vaksin kita tetap menggunakan masker dan tak boleh lengah,” tutup Hadi.

Blusukan Ke Bandung, Kapolri dan Panglima Mapping Kebutuhan Masyarakat Dampak PPKM Darurat

Blusukan Ke Bandung, Kapolri dan Panglima Mapping Kebutuhan Masyarakat Dampak PPKM Darurat

JAKARTA— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto besama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau posko PPKM Darurat di Kelurahan Turangga, Lengkong, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/7/2021).

Kapolri mengatakan, dalam blusukannya bersama Panglima, pihaknya ingin mengetahui secara langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat selama diterapkannya PPKM Darurat. “Kami cek langsung untuk mapping (petakan), dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Sudah dicek beberapa tempat dan memang ini sangat berdampak terhadap perekonomian,” kata Kapolri dalam tinjauanya.

Kapolri kemudian menginstruksikan agar jajaranya bergerak cepat mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) pemerintah kepada masyarakat.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker. Terbatasnya mobilitas dan aktivitas akibat dampak PPKM Darurat, kata Kapolri, adalah upaya pemerintah menjaga keselamatan rakyat dari paparan virus corona atau Covid-19. “Tolong jaga kesehatan, pakai masker karena itu penting, sebagai kunci pencegahan penularan,” ungkapnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga tak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk vaksin guna mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity. Untuk itu, dia menginstruksikan jajaranya dapat melakukan akselerasi proses vaksinasi massal dengan memperluas titik-titiknya. “Mari kita bekerja sama untuk bisa mencapai herd immunity sehingga tercapai pemulihan ekonomi,” pesannya.

Dikesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan paket obat dan vitamin bagi masyarakat yang melalukan isolasi mandiri tepat sasaran. “Apakah penyimpanan di gudang sesuai standar sesuai pencatatan, penyimpanan dan keluar masuk obat/vitamin terdistribusi dengan baik,” ujar Panglima.

TNI-Polri dan Pemerintah Beri Bantuan Sembako Secara Humanis Kepada Masyarakat di Jatim

TNI-Polri dan Pemerintah Beri Bantuan Sembako Secara Humanis Kepada Masyarakat di Jatim

Polda Jawa Timur tindak lanjuti instruksi dari Kapolri, dengan menurunkan Bhabinkamtibmas dibantu Babinsa, bagikan sembako kepada warga yang lebih membutuhkan, secara humanis. Sambil memberi sembako, para Bhabinkamtibmas dibantu Babinsa juga memberikan pesan edukasi, tentang protokol kesehatan dengan 5M dan penerapan PPKM darurat kepada warga yang menerima bantuan. Pada Jum’at (16/7/2021).

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, untuk segera melakukan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat, yang perekonomiannya terdampak akibat Pandemi Covid-19.

Hal tersebut direspon cepat oleh jajaran Polda Jatim, untuk melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

Pendistribusian bantuan sembako berupa beras secara humanis ini dilakukan di seluruh Jawa Timur Polres jajaran, dan dikhususkan kepada warga yang lebih membutuhkan, selama PPKM darurat diberlakukan sebagaimana perintah dari Kapolri.

Personil Bhabinkamtibmas dan Babinsa memberikan bantuan kepada masyarakat sambil memberikan pesan edukasi tentang protokol kesehatan dengan 5M yang harus selalu dilakukan oleh masyarakat, serta pemahaman tentang penerapan PPKM Darurat, karena apa yang dilakukan pemerintah untuk keselamatan masyarakat luas.

Diharapkan bantuan berupa beras ini dapat bermanfaat khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung dengan penerapan PPKM darurat.

Hal tersebut disampaikan Ibu Latifa, salah satu warga penjual kembang di kawasan Bungurasih, penerima bantuan. Ia berterimakasih kepada TNI-Polri dan pemerintah atas bantuan yang diberikan, karena beras tersebut dapat digunakan untuk satu minggu.

“Alhamdulillah terimakasih Pak Polisi, Pak TNI, dan pemerintah jawa timur, bantuan ini dapat meringankan kami, beras ini bisa kami gunakan untuk makan sampai satu minggu,” ucap ibu penjual kembang.

Bantuan ini akan terus dilakukan selama PPKM darurat diterapkan oleh pemerintah, untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya masyarakat yang lebih membutuhkan.

TAK KURANG 1.000 BANTUAN SEMBAKO DISALURKAN POLRES BATU DI MASA PPKM DARURAT

TAK KURANG 1.000 BANTUAN SEMBAKO DISALURKAN POLRES BATU DI MASA PPKM DARURAT

Polres Batu – Terbatasnya mobilitas masyarakat untuk mencari penghasilan dalam memenuhi kebutuhan sehari hari dalam masa pendemi ini menumbuhkan rasa keprihatinan yang dalam. Kesulitan ekonomi inilah yang ditangkap Polres Batu untuk sedikit berbagi di masyarakat dengan menyalurkan tidak kurang dari 1.000 paket sembako ke warga terdampak ekonomi PPKM Darurat di Kota Batu . Diharapkan bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban warga yang penghasilannya turun selama pembatasan mobilitas masyarakat.

Acara pelepasan pembagian bantuan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo . Masing-masing paket sembako berisi 5 Kg beras, mi instan, biskuit, susu, serta hand sanitizer dan masker.

Agar tak menimbulkan kerumunan, sementara pembagian dilakukan secara berkelanjutan. Hari ini dan semalam sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan dengan mendatangi langsung para penerima. Yakni kepada para tukang becak, sukarelawan pengatur lalu lintas dan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di beberapa ruas jalan,pemulung, disabilitas, penjahit dan karyawan swasta yang di PHK.

“Kegiatan bakti sosial ini wujud nyata polri untuk ikut berbagi meringankan beban ekonomi masyarakat khususnya di Kota Batu akibat dampak PPKM Darurat ini. Pembagian ini dilakukan sejak semalam dan besok rencana akan dilakukan juga pembagian total sebanyak 1.000 paket sembako,” jelasnya, Jumat (16/7).

Menurut Kapolres, mereka adalah warga yang dinilai paling terdampak PPKM darurat di wilayah Kota Batu sejak 3 Juli lalu.

“Selain menegakkan aturan PPKM darurat, kami juga melakukan kegiatan kemanusiaan berupa pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat” kata perwira dengan dua melati di pundak ini.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat tetap mematuhi ketentuan PPKM darurat dan protokol kesehatan. Kapolres Batu berharap, dengan berkurangnya mobilitas masyarakat disaat melakukan operasi yustisi selain melakukan teguran juga memberikan bantuan sembako. Jadi, penyaluran ini memberikan efek bisa menekan penyebaran COVID-19 di Kota Batu.

“Harapan kami bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan pangan masyarakat di tengan PPKM darurat,” terangnya.

Penyaluran paket sembako, kata Catur, bakal digelar rutin sampai hari terakhir PPKM darurat 20 Juli nanti. “Jadi, setiap hari akan kami laksanakan, tapi lokasinya berbeda-beda,” tandasnya.

Kolaborasi Vaksinasi Bareng HMI dan SEMMI, Kapolri Optimis Herd Immunity Terbentuk di Agustus-September

Kolaborasi Vaksinasi Bareng HMI dan SEMMI, Kapolri Optimis Herd Immunity Terbentuk di Agustus-September

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan kolaborasi vaksinasi massal antara Polri dengan PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di SMA Negeri 38 dan PB SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) di Universitas Indraprasta, Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Sigit mengungkapkan, dengan adanya peran pemuda menjadi garda terdepan dalam penanganan Pandemi Covid-19, maka optimisme terbentuknya Herd Immunity terhadap virus corona bisa terwujud di sekitar bulan Agustus hingga September.

“Sehingga target kita akhir tahun paling tidak atau menjelang bulan Agustus, September, Herd Immunity segera bisa terwujud,” kata Sigit dalam tinjauannya tersebut.

Seiring dengan tercapainya target Pemerintah mewujudkan kekebalan kelompok, mantan Kapolda Banten ini menekankan bahwa, roda perekonomian masyarakat yang sempat terhambat akibat pandemi bakal bisa segera bangkit atau pulih.

“Kemudian masyarakat diharapkan bisa kembali laksanakan aktivitasnya sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan baik,” ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.

Optimisme Herd Immunity akan segera terwujud, menurut Sigit, juga terlihat dari antusiasme yang tinggi dari para peserta vaksinasi kategori anak usia 12 tahun ke atas.

“Hari ini dilaksanakan kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 12 tahun keatas dari mulai SMP, SMU, dan juga anak-anak SD yang sudah bisa divaksin. Tentunya kami melihat anak-anak pun antusias untuk di vaksin ini merupakan kabar baik untuk kita semua,” ucap mantan Kadiv Propam Polri itu.

Sementara itu, Sigit berharap, kolaborasi vaksinasi massal ini bisa berlanjut ke seluruh wilayah di Indonesia. Mengingat, sinergitas, kerjasama dan saling bergandengan tangan antar kelompok menjadi kunci dalam penanganan Pandemi Covid-19.

“Saya harapkan kegiatan ini bisa terus berlanjut di beberapa wilayah yang akan terus kami kerjasama kan, sehingga upaya akselerasi vaksin dalam rangka membentuk Herd Immunity yang tentunya kami tunggu-tunggu sehingga kemudian kehidupan masyarakat bisa kembali pelan-pelan pulih normal. Tentunya kita harapkan ini semua bisa segera tercapai,” papar Sigit.

Tak lupa, Sigit kembali mensosialisasikan kepada seluruh peserta vaksin akan pentingnya tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksinasi.

Diketahui, dalam kegiatan vaksinasi massal di SMA Negeri 38 yang diselenggarakan PB HMI, menargetkan seribu orang per hari. Diselenggarakan selama dua hari tanggal 15-16 Juli 2021.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 13 orang vaksinator yang terdiri dari 5 vaksinator Polri dan 8 vaksinator dari HMI. Dalam kegiatan ini, panitia juga menyajikan Hastag #remajaambilperan, dengan tujuan menyukseskan vaksinasi massal remaja.

Sementara, vaksinasi massal PB SEMMI yang diselenggarakan di Universitas Indraprasta menargetkan seribu orang per hari yang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan itu sejumlah 15 orang vaksinator dari Biddokkes Polda Metro Jaya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu