Kapolres Jombang bersama Buruh Kibarkan Bendera Merah Putih Sebagai Simbol Lawan Corona

Kapolres Jombang bersama Buruh Kibarkan Bendera Merah Putih Sebagai Simbol Lawan Corona

Jombang – Polres Jombang bersama Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) KSU Perdula Ngoro melakukan pengibaran bendera merah putih serentak mulai 1 sampai 31 Agustus 2021. Tujuannya untuk menggelorakan semangat gotong-royong bersama masyarakat dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Pengibaran merah putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021 itu terlaksana atas ajakan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat berkunjung ke KSU Perdula di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang pada Rabu (4/8/2021) siang.

Kapolres AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, pengibaran bendera merah putih sebagai simbol penyemangat kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 sekaligus penggerak masyarakat dalam mendukung program pemerintah penerapan PPKM Level 4.

“Kami mengajak semua pihak, khususnya Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSU Perdula Ngoro Jombang untuk mengibarkan bendera merah putih guna menggelorakan semangat pantang menyerah, semangat kebersamaan, gotong royong, saling membantu dalam melewati pendemi Covid-19,“ katanya.

Menurut Kapolres, Kegiatan itu bisa menjadi motivasi bagi buruh ataupun masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah dalam rangka menanggulangi pandemi. Dengan bekerja sama dan gotong-royong, maka pandemi ini bisa terlewati dengan baik.

“Semangat untuk melawan Covid-19 harus terus digelorakan bersama. Jadi masyarakat bisa bertahan hidup dengan bekerja sekaligus kesehatannya tetap terjaga. Dengan prokes, taat aturan pemerintah melalui kebijakan baik pusat maupun daerah,” ujarnya.

Kapolres berpesan kepada Ketua SPSI Subagiyo agar dapat mengayomi karyawannya. Apabila terdapat masalah harap segera diselesaikan. Dan apabila membutuhkan bantuan, Polres Jombang juga siap untuk membantu.

“Kami berharap bantuan dan dukungannya dalam turut sertanya membantu kamtibmas di Kabupaten Jombang ini,” kata Kapolres berpesan.

Selain kegiatan pengibaran bendera merah putih, Kapolres beserta rombongan juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras kepada perwakilan buruh KSU Perdula Ngoro Jombang. Bansos itu diharapkan dapat meringankan beban mereka yang terdampak Covid-19.

Kapolda Jatim Cek langsung Vaksinasi Merdeka Di atas Kapal

Kapolda Jatim Cek langsung Vaksinasi Merdeka Di atas Kapal

Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi yang belangsung di atas kapal dan di Dermaga. Hal ini dilakukan Direktorat Polisi Air Udara (Polairud) Polda Jatim, dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat nelayan dan pesisir di dermaga Kroman Gresik, pada Selasa (3/8/2021).

“Hari ini kami bersama jajaran Dit Polairud Polda Jatim bersama Polres Gresik, didukung oleh Biddokkes dan jajarannya, melakukan kegiatan vaksinasi Merdeka, dengan sasaran nelayan dan masyarakat pesisir, dengan jumlah 900 orang,” jelasnya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di Satpolairud Polres Gresik.

Kapolda Jatim juga mengatakan, telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi untuk datang dalam rangka hari kemerdekaan ini.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan terus sampai tanggal 17 Agustus, bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin, silahkan mendaftar ke Kesatuan Kepolisian terdekat, bisa di Polair, bisa di Polres Gresik, Polsek maupun Babinsa, dan Babinkamtibmas,” papar Kapolda Jatim didampingi, Dir Polairud, Kabid Humas, Karoops, dan Karumkit Bhayangkara tingkat II, serta Kapolres Gresik.

Dalam kunjungannya, Kapolda juga membagikan paket bansos kepada warga nelayan dan pesisir serta menyempatkan untuk menyapa warga yang sedang menunggu antrian, dan mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, walaupun sudah dilakukan vaksinasi.

“Ayo kita semuanya melaksanakan vaksin, Ini merupakan bagian dari pencegahan penyebaran covid. Di luar itu, ayo kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan selalu menjaga protokol 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan mengurangi kegiatan,” ajak Kapolda.

Tak lupa Kapolda juga meminta dukungan kepada seluruh pihak, untuk bersama sama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi ini dengan lancar.

” Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah datang. Terima kasih juga seluruh jajaran yang terus bekerja dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, Kapolda Jatim juga menyampaikan, sebelum meninjau pelaksanaan vaksinasi di dermaga, mereka telah melakukan pengecekan vaksinasi di atas kapal nelayan.

“Tadi kita lihat, kita menyusuri bahwa sebagian besar nelayan yang juga melaksanakan pekerjaannya merasa gembira, karena bisa mendapatkan vaksin dengan didatangi langsung oleh Nakes ke dermaga ataupun ke kapal-kapal yang sedang sandar. Saya kira ini penting bagi kita semua untuk selalu sinergi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Kenaikan Pangkat Pengabdian, kasium Polsek Batu raih pangkat Ipda

Kenaikan Pangkat Pengabdian, kasium Polsek Batu raih pangkat Ipda

Bertepatan dengan turunnya Surat dari Polda Jatim terkait Kenaikan Pangkat TMT  1 Agustus 2021,  maka pada pagi ini (02/8/21) Kapolres Batu Catur C Wibowo, SIK., MH memimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat di Lapangan Apel Mapolres Batu.

Upacara kali ini diikuti oleh Para Pejabat Utama Polres Batu, Anggota dan PNS Polres Batu serta dipimpin langsung oleh Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, SIK., MH . Sedangkan untuk anggota yang mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat adalah Ipda Sutrisna yang menjabat sebagai P.S Kasium Polsek Batu  Polres Batu.

Dalam amanatnya Kapolres Batu menyampaikan selamat kepada Ipda Sutrisna  yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi IPDA  , kenaikan pangkat pengabdian adalah suatu wujud penghargaan dari Negara yang diberikan kepada setiap anggota Polri atas pengabdian secara terus menerus tanpa cacat.

Tidak semua anggota personil bisa diberikan kenaikan pangkat pengabdian ini, disamping harus memenuhi syarat administrasi juga selama menjalankan tugasnya harus menunjukan dedikasi, prestasi dan  loyalitas  yang  sangat baik dan yang bersangkutan tidak pernah melakukan pelangaran .

“Pangkat pengabdian ini diberikan bagi setiap anggota yang telah memenuhi kriteria sebagaimana diatas dan akan dipakai selama tiga bulan menjelang purna tugas dari kepolisian,“ pungkasnya

Kapolres menambahkan karena sulitnya persyaratan yang harus dipenuhi maka sudah sepantasnya dari Institusi memberikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi.

Semoga apa yang telah diterima dapat berguna bagi saudara dan keluarga dan menjadi inspirasi, penyemangat bagi setiap anggota lainnya untuk selalu bisa meningkatkan kinerja, hindari pelanggaran disiplin/ pidana dan sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme kinerja Polri, ubahlah pola pikir dan budaya lama serta berikan pelayanan yang prima sebagai upaya memupuk dan mewujudkan kepercayaan masyarakat yang ada.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Batu berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga kesehatan dalam pelaksanaan tugasnya.

 “ Silahkan lakukan prokes yang benar dan tetap jaga kesehatan karena tugas kita ke depan semakin berat yang mana saat ini TNI – Polri menjadi garda terdepan selain Nakes dalam melaksanakan tugas penanganan Virus Covid 19. ” ujar Kapolres

POLRESTA BANYUWANGI DAN 25 POLSEK JAJARAN MELAKSANAKAN PEMASANGAN STICKER CONTACT PERSON TRACER COVID 19

POLRESTA BANYUWANGI DAN 25 POLSEK JAJARAN MELAKSANAKAN PEMASANGAN STICKER CONTACT PERSON TRACER COVID 19

Banyuwangi : Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi dan Polsek jajaran melaksanakan pemasangan sticker contact person tracer Covid-19 secara serentak pada hari Senin, (2/8/2021) dalam rangka PPKM Level-4 di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Personil yang terlibat adalah Gabungan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kades dan Nakes diwilayah masing masing desa binaanya. AKBP Nasrun Pasaribu Kapolresta Banyuwangi saat dihubungi wartawan pada hari Senin (2/8) menyampaikan jika pemasangan sticker contact person tracer dilakukan secara serentak di 25 Polsek jajaran guna memberikan akses kemudahan bagi masyarakat sekaligus sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 lebih lanjut.

“Tugas dari tracer adalah untuk melakukan penelusuran kontak, merupakan proses identifikasi, evaluasi serta manajemen sekelompok orang yang telah terpapar oleh virus. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Sekelompok orang ini yang kemudian dinamakan contact. Proses ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi sekelompok orang yang telah terpapar virus selama 14 hari ke belakang.” terang Kapolresta Banyuwangi.

AKBP Nasrun Pasaribu Kapolresta Banyuwangi berharap dengan dipasangnya sticker yang memuat nomor contact person tracer covid-19 tersebut masyarakat diharapkan secara aktif bisa menghubungi petugas apabila mengalami gejala yang mengarah kepada Covid-19 baik untuk diri sendiri, anggota keluarga, tetangga dan atau orang yang dikenalnya untuk bisa segera dilakukan tracing dan penanganan (therapy).

“Para Bhabinkamtibmas bersama dengan Babinsa, Perangkat Desa dan Nakes setempat akan melakukan tracing dengan tujuan membatasi penyebaran penyakit COVID-19. Data yang diperoleh bisa digunakan sebagai bahan analisis bagi pemerintah untuk mengelola risiko Covid-19, hingga memungkinkan kegiatan ekonomi dan sosial dilanjutkan senormal mungkin,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Lebih lanjut Kapolresta Banyuwangi mengatakan bahwa tujuan umum dari tracing adalah untuk memutus rantai penularan melalui kegiatan surveilans epidemiologi komprehensif sesuai pedoman yang berlaku. Sedangkan tujuan khusus antara lain pertama peningkatan jumlah testing di Puskesmas minimal 1/1000 jumlah penduduk di puskesmas per minggu; Kedua melakukan 100% contact tracing pada kasus konfirmasi ketiga 90% kasus yang ada di isolasi dan seluruh kontak di karantina < 24 jam sejak teridentifikasi dan di follow up selama 14 hari.

Kibarkan Bendera Merah Putih Sebagai Simbol Optimisme Lawan Covid-19

Kibarkan Bendera Merah Putih Sebagai Simbol Optimisme Lawan Covid-19

JOMBANG, Personil gabungan terdiri Polres Jombang, Kodim 0814 dan Satpol PP Pemkab Jombang melaksanakan operasi yustisi sekaligus membagikan bendera merah putih kepada pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang dengan kompak mengibarkan bendera merah putih tersebut.

Aksi pemasangan bendera di lapak oleh PKL ini sebagai simbol melawan pandemi covid-19. Pemasangan bendera merah putih di masing-masing lapak jualannya dilakukan oleh para PKL yang berada di Jalan Dokter Sutomo dan Jalan Kusuma Bangsa Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, pemasangan bendera merah putih mulai dilakukan tadi malam saat operasi yustisi PPKM level 4. Bendera merah putih yang dipasang ke lapak para PKL ini sebagai simbol optimisme melawan pandemi covid-19 di kota Jombang.

“Dalam rangka hari kemerdekaan ini, kita kan masih terdampak pandemi covid-19. Kita bersama masyarakat kompak mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol melawan pandemi,” ujarnya kepada wartawan, Senin (02/08).

Ia menambahkan, Petugas juga mengedukasi para PKL supaya terus mengingatkan para pembelinya menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kapolres Jombang menyemangati, Kita tidak boleh kalah oleh virus dan keadaan saat ini, seluruh elemen bangsa harus bahu membantu untuk membumi hanguskan virus ini dari Indonesia, dan membawa negara kita menang melawan Pandemi ini secepatnya.

“Semangat itu harus digelorakan bersama. Jadi masyarakat tetap bisa bertahan hidup dengan bekerja sekaligus kesehatannya tetap terjaga. Dengan prokes, taat aturan pemerintah melalui kebijakan baik pusat maupun daerah, Semoga pandemi ini segera berakhir,” Pungkasnya

GERAI MASKER GRATIS POLRES BATU, SASAR MASYARAKAT DI PASAR BESAR

GERAI MASKER GRATIS POLRES BATU, SASAR MASYARAKAT DI PASAR BESAR

Polres Batu – Kepala kepolisian Resort Kota Batu AKBP Catur C Wibowo, SIK., MH bersama Didampingi Kasat Lantas AKP Indah Citra, SIK  membagikan  2000 masker gratis ke Pasar Besar Kota Batu. Hal tersebut dilakukan, dalam rangka memutus mata rantai dari wabah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Batu.

Kapolres Batu memimpin langsung pembagian masker ke kawasan Pasar Besar Kota Batu, dengan melakukan blusukan ke pedagang dan pengunjung pasar.

“Hari ini kami membagikan ribuan masker dengan total 5000 masker kepada masyarakat ke Pasar Besar Kota Batu. Kegiatan pembagian masker ini, dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Batu,” kata Catur sapaan akrabnya, saat diwawancarai awak media, Sabtu (31/7/2021).

Mantan Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim ini menambahkan, pembagian ribuan masker gratis itu ke para pengunjung, tukang ojek pengkalan hingga pedagang, serta tak lupa untuk selalu memberikan imbauan agar masyarakat mentaati protokol kesehatan.

“Target sasaran kami dalam kegiatan hari ini ialah pedagang, pembeli dan juga masyarakat yang ada didalam dan disekitar pasar,” ungkapnya.

Menurutnya, giat pembagian masker tersebut sehubungan dengan arahan Kapolri di 16 Program Prioritas Kapolri point ke – 7, yakni tentang penanganan dukungan Polri dalam menangani wabah Covid -19 dan untuk mendisiplikan masyarakat dalam kepatuhan menegakkan Prokes terutama memakai masker.

Selain itu, pada giat pembagian masker gratis itu dengan mengusung tema “Gerai Masker Gratis Polres Batu”, yang sebelumnya hasil tindaklanjut sebelumnya pada saat video conference, yang dilaksanakan setiap hari dengan sasaran atau target ke tempat-tempat keramaian, seperti pasar dan terminal.

“Maka dari itu kami serentak untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat. Terhitung mulai Februari kemarin kita sudah melaksanakan pembagian masker secara serentak ke lokasi-lokasi aktivitas masyarakat, yang dilakukan juga oleh jajaran ke berbagai titik lokasi diantaranya, pasar, dan tempat transportasi umum,” tukas dia.

Perwira Polisi dengan pangkat dua bunga melati dipundaknya ini juga berpesan kepada masyarakat Kota Batu, untuk selalu menerapkan 6M, terkait protokol kesehatan dimana salah satunya dengan tetap selalu disiplin memakai masker.

“Karena itu salah satu vaksin untuk mencegah penyebaran virus Corona. Kami juga mengimbau dalam melakukan aktivitas, masyarakat untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan juga menjaga jarak serta tidak berkerumun,” paparnya.

Orang nomor satu di jajaran Polres Batu ini juga berpesan kepada para awak media, jika mengetahui warga masyarakat Kota Batu yang belum atau membutuhkan bantuan sembako harap menghubunginya.

“Tolong kepada rekan-rekan media, jika mengetahui ada masyarakat yang membutuhkan bantuan sembako harap menghubungi kami (Polres Batu-red), agar kami segera mengakomodir untuk segera menindaklanjuti dengan memberikan bantuan,” pungkasnya.

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam melakukan percepatan Herd Immunity dan pengendalian terhadap Covid-19 yang salah satunya melalui vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau vaksinasi massal yang dilaksanakan atas kolaborasi Polri dalam rangka bakti 30 tahun pengabdian alumni Akpol 1991 atau Batalion Bhara Daksa, bersama BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, BEM PTMI, DEMA PTAI, Permikomnas, serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional Indonesia di Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Sabtu (31/7/2021).

“Tentunya sangat mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan yang tergabung dalam aliansi BEM, dan khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Batalion Bhara Daksa yang hari ini telah membantu melaksanakan dan prakarsai akselerasi terkait kegiatan vaksinasi massal yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan Herd Immunity,” kata Sigit dalam sambutannya.

Selain itu, Sigit juga meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
(GMNI) Jakarta Timur berkolaborasi dengan alumni Akpol 1991, di GOR Pulogadung.

Mantan Kapolda Banten ini berharap, sinergitas Polri dengan elemen pemuda ataupun mahasiswa dalam penanganan Pandemi Covid-19, kedepannya harus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Sigit, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang kuat antara Pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat.

“Oleh karena itu tentunya kami, tentunya sangat senang bahwa kolaborasi bisa dilaksanakan dan ini tidak berhenti sampai disini, akan dilaksanakan terus di wilayah. Kami tentunya sangat senang melihat adik-adik mahasiswa siap dan mau jadi relawan dengan kemampuan yang dimiliki. Semuanya ternyata ikut didalam kegiatan tersebut,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Disisi lain, Sigit juga mengapresiasi Batalion Bhara Daksa yang mau menggelar vaksinasi massal bersama dengan mahasiswa. Menurutnya, bentuk pengabdian saat ini adalah dengan melakukan akselerasi target kekebalan kelompok.

“Seluruh rekan-rekan Batalon Bhara Daksa terima kasih di hari ulang tahun ke-30 ini rekan-rekan mengisi dengan kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh seluruh masyarakat. Dimana kita bisa menghadapi Pandemi Covid-19 ini dengan baik,” ucap Sigit.

Sementara itu, Sigit tetap mengingatkan kepada seluruh mahasiswa maupun peserta vaksinasi, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah disuntik vaksin.

“Rekan-rekan mahasiswa yang telah vaksinasi, saya selalu ingatkan tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga baik diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Walaupun kita semua sudah vaksinasi,” tutur Sigit.

Untuk diketahui, vaksinasi massal yang digelar bersama aliansi BEM di Universitas Bhayangkara, Bekasi, menargetkan 1.100 orang disuntik vaksin jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 81 orang, yang terdiri dari 60 orang vaksinator Dinkes, 10 orang relawan, dan 11 vaksinator Polri.

Sementara, vaksinasi massal yang diselenggarakan GMNI bersama Polri di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 39 orang, yang terdiri dari 14 orang vaksinator Polri dan 25 orang relawan.

Selain vaksinasi massal, dalam dua kegiatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak perekonomiannya di saat Pandemi Covid-19.

Wujudkan Polri Peduli, Satlantas Polres Bojonegoro Berikan Paket Sembako dan Bendera Merah Putih untuk Warga Terdampak Covid -19

Wujudkan Polri Peduli, Satlantas Polres Bojonegoro Berikan Paket Sembako dan Bendera Merah Putih untuk Warga Terdampak Covid -19

Bojonegoro – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro menggelar Bantuan Sosial (Bansos) berupa pemberian paket  sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro dalam rangka membantu masyarakat Kota Bojonegoro yang terkena dampak PPKM Darurat Level 4 di sekitaran  wilayah Hukum Polres Bojonegoro, Sabtu (31/7/2021) pagi tadi.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia melalui Kasat lantas AKP Rizal Nugra Wijaya menyampaikan, bahwa pemberian bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian bersama ditengah pandemi Covid-19.

Kapolres Bojonegoro  berharap bisa meringankan beban masyarakat selama Pelaksanaan PPKM Darurat Level 4 dengan tetap melaksanakan aktivitas di rumah saja.

“Hari ini kita salurkan bansos sejumlah  100 paket sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro yang terdampak PPKM Darurat Level 4 diantaranya tukang becak dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Rajekwesi,” jelas Kasat Lantas, AKP Rizal Nugra Wijaya kepada wartawan dilokasi.

Masih menurut AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan saat menyalurkan bansos juga diberikan bendera merah putih kecil kepada warga yang menerima bansos menjelang momentum memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-76 dan bendera  merah putih merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme serta kecintaan terhadap NKRI.

“Masih dalam situasi pandemi  ini , mari bersama-sama menanggani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bojonegoro ini. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” kata AKP Rizal Nugra Wijaya.

Di tempat terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan bansos ini dilakukan untuk mereka yang perlu dibantu, khususnya masyarakat yang terdampak dari Wabah Corona yang mengakibatkan pendapatan ekonomi menurun,” pungkas AKBP EG Pandia.

Akpol 91 Bhara Daksa Gelar Baksos pada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Akpol 91 Bhara Daksa Gelar Baksos pada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan dalam rangka peringatan 30 tahun pengabdian Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 Bhara Daksa khususnya di Polda Jawa Timur, dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian sembako, Masker, dan Alat Pelindung Diri (APD) serta Vaksinasi pada Jumat (30/7/2021).

Hal ini dilakukan sebagai wujud pengabdian Alumni Akpol 91 Bhara Daksa kepada Bangsa dan Negara, untuk membantu masyarakat, terlebih di masa-masa pandemi seperti sekarang ini.

Kepala Biro Logistik Polda Jatim, Kombes Pol Pranyoto mengatakan, Sebanyak 3000 paket sembako dan Masker yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan ke warga Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang, serta berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), diantaranya Ponpes Mukmin Mandiri Sidoarjo, dan Ponpes Ahlus Safa Wal Wafa Sidoarjo.

“Selain sembako kami juga membagikan Masker sebanyak 30 ribu, kepada masyarakat dan di Ponpes, serta 3000 Alat Pelindung Diri (APD) di RS Bhayangkara Surabaya, H.S Samsoeri Mertojoso,” paparnya Kombes Pranyoto.

Lebih lanjut Kombes Pranyoto menambahkan, kegiatan Baksos ini juga di lakukan oleh Alumni Akpol 91 diseluruh Nusantara.

“Baksos ini juga dilakukan oleh Alumni Akpol 91 Bhara Daksa di seluruh Nusantara, dengan membagikan ratusan ribu bantuan sosial, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita, dengan cara membantu kepada warga yang terdampak oleh pandemi ini,” Pungkas Pranyoto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, kegiatan Baksos ini juga dilakukan di Malang dengan menggelar Vaksinasi untuk masyarakat umum dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, diantaranya tukang becak dan Aremania.

“Bansos untuk warga Papua kita berikan kepada Pendeta Ruben, mewakili warga papua di Surabaya, selain itu kita juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di Malang, dan pembagian sembako kepada tukang becak, ojek online dan Aremania,” tambah Kombes Gatot Repli Handoko di dampingi Ka SPN Mojokerto Kombes Pol Thomas Widodo Rahino.

Diharapkan dengan bantuan Alumni Akpol 91 Bhara Daksa ini, sedikit bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung pandemi Covid-19.

Upaya Pengendalian dan Pencegahan Covid-19, Polresta Banyuwangi Bentuk Tim Tracer

Upaya Pengendalian dan Pencegahan Covid-19, Polresta Banyuwangi Bentuk Tim Tracer

Banyuwangi : Pemerintah melakukan perpanjangan peberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Banyuwangi sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri, Polresta Banyuwangi membentuk Team Tracer yang didalamnya ada anggota Babhinkamtibmas untuk mentracer (melacak Covid 19 di tiap wilayah).

Pembentukan team tracer tersebut diawali apel pelepasan petugas tracer yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu bersama Forkopimda, pejabat utama Polresta Banyuwangi, tim dinas kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan dari GP Ansor, Pemuda Muhammadyah dan Senkom di lapangan apel Mapolresta Banyuwangi, Jumat pagi (30/7).

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan dengan dibentuknya Team Tracer sesuai intruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah Jawa dan Bali.

“Aturan pemerintah mengenai PPKM darurat ini adalah 100% work from home (WFH) untuk sektor non-esensial, untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat. Dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup, penjual makanan/minuman hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in),” ujar AKBP Nasrun.

Kemudian, kegiatan konstruksi 100% dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah ditutup sementara, fasilitas umum ditutup: area publik, taman, tempat wisata, kegiatan seni/budaya, olahraga, sosial yang menimbulkan kerumunan ditutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70%, resepsi pernikahan maksimal 30 orang tanpa makan di tempat.

AKBP Nasrun mengingatkan kepada para Babhinkamtibmas mengenai Tugas Tracer (pelacak Covid 19) agar dalam melaksanakan tugasnya tahu betul apa yang harus dilaksanakan.

“Yaitu tugasnya antara lain mencari dan memantau kontak erat selama karantina dan isolasi, memberikan informasi yang benar terkait covid 19 termasuk isolasi dan karantina yang benar. Memantau kondisi kesehatan orang yang melakukan karantina dan isolasi, Melaporkan hasil pemantauan kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator traccer. Apabila ada yang bergejala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari dan apabila ada gejala ringan seperti pilek dan batuk di tambah 3 hari,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

AKBP Nasrun menegaskan, yang paling penting adalah tempat dan karantina bagi yang terpapar atau kontak erat. Tempatnya yang menentukan adalah Satgas Covid Kecamatan seperti tempat isolasi mandiri atau terpusat agar tidak tercampur dengan yang lain.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu