Dorong percepatan Vaksinasi, Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak dan Dialog Virtual dengan Kapolri

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Kasiter Korem 084/BJ Kolonel Kav Jaelani yang berkesampatan mewakili Danrem 084/BJ dan Kadinkes Kota Surabaya ibu Nanik serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Ahmad Yusep dan pejabat utama Polda Jatim Rabu (16/2/2022) siang, mengecek pelaksanaan Vaksinasi dosis ketiga atau Booster di Grand City Mall, Surabaya.

Selain mengecek pelaksanaan vaksinasi, Kapolda jatim juga mengikuti zoom metting dan berdialog interaktif secara virtual dengan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam rangka Vaksinasi Covid-19 Serentak di Indonesia.

Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan penanganan Covid-19 di Jawa Timur saat ini posisi aktif bertambah 7.528 kasus , sehingga total ada 22.927 kasus positif aktif. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.813 Pasien dirawat di RS Rujukan dengan porsi penggunaan 24% di ruang isolasi dan 20% di ruang ICU.

“Kebanyakan pasien masuk di Isoman dan Isoter. Ada tiga strategi dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Pertama meningkatkan Vaksinasi, kedua mempersiapakan pelayanan kesehatan kepada isoman dan isoter dan pelaksanaan operasi yustisi,” kata Irjen Pol Nico Afinta, usai mengikuti zoom meeting bersama Kapolri, Rabu (16/2/2022) siang.

Sementara itu pasien terkonfirmasi Omicron, terkonfirmasi 108 pasien, dan sudah dinyatakan sembuh semua. Untuk yang terkonfirmasi varian Omicron, 63% sudah menerima vaksinasi dosis 1 dan 2 serta 70% tanpa gejala.

Pencapaian vaksinasi di Jawa Timur menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 89,15%, sedangkan dosis 2 mencapai 68,09%. Upaya vaksinasi ini juga menyasar pada kelompok rentan yaitu Lansia yang saat ini sudah mencapai 70,82% dosis 1 dan 48% dosis 2. Sedangkan untuk vaksin anak Jawa Timur sudah menyentuh angka 71,17% untuk dosis 1 dan 36,53% untuk dosis 2.

“Saat ini juga sedang dilaksanakan vaksinasi serentak di seluruh Jawa Timur dengan total 66 titik dengan sasaran sebanyal 21.125 orang. Sedangkan di Kota Surabaya vaksinasi sendiri dilaksanakan di Grand City Mal dengan sasaran sebanyak 2000 orang,” lanjut Nico.

Kami juga menyiapkan tempat untuk pasien isoter di beberapa wilayah, orang yang terkena dan tidak ada gejala dan ringan melaksanakan isoman maupun isoter.

Kami juga menyiapkan Telemedice dimana ini berisi nomor telfon dan petugas yang disebar oleh Babinkantibmas kepada masyarakat agar masyarakat terlayani dari sisi Kesehatan sehingga tidak perlu ke Rumah Sakit.

“Sekarang banyak masyarakat yang melaksanakan isoman dan isoter untuk yang tanpa gejala dan gejala ringan sehingga tidak perlu ke RS,” ucap dia.

Saat ini juga telah dilaksanakan operasi yustisi, untuk operasi yustisi melaksanakan Pamor Keris (patroli motor penegak protokol kesehatan) di masyarakat. Ini menjadi sarana efektif supaya masyarakat patuh prokes.

“Ada dua metode, yang pertama penyampaian informasi kepada masyarakat melalui selebaran dan kedua jika di satu tempat bandel maka dua kali diperingatkan akan dilakukan denda. Sampai saat ini penjatuhan denda bagi pelanggar sudah sebanyak 124 juta rupiah,” ujar dia.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri sudah sinergi dengan sangat baik. Namun akan lebih bagus jika didukung oleh kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Kapolres Magetan Gelar Dialog Bersama Mahasiswa “DIAGRAM” Dalam Rangka Harkamtibmas di Wilayah Magetan

Kapolres Magetan Gelar Dialog Bersama Mahasiswa “DIAGRAM” Dalam Rangka Harkamtibmas di Wilayah Magetan

 

Magetan; – Kepala Kepolisian Resor Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi memimpin kegiatan Dialog Bersama Mahasiswa (DIAGRAM) di ruang eksekutif Polres Magetan, Rabu (16/2).

Kegiatan Dialog bersama mahasiswa tersebut diikuti oleh PJU Polres Magetan dan dihadiri para mahasiswa Magetan dari AMM (Aliansi Mahasiswa Magetan), PMII Magetan, BEM STAIM , BEM UNIV Nugroho, HIMA AKBID dan HIMA AKL Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi saat sambutan mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran para perwakilan mahasiswa Magetan dari berbagai kampus dan jurusan dalam kegiatan Diagram dengan tema “Peranan Aktif Mahasiswa Dalam Membantu Penanganan Covid19, Intoleransi Dan Bahaya Radikalisme”

“,Terima kasih atas kehadiran adik adik Mahasiswa Magetan, kegiatan diagram dialog dengan mahasiswa merupakan program dari Bapak Kapolda Jawa Timur yang bertujuan untuk menyerap aspirasi dari mahasiswa dalam mendukung program program pemerintah,” Ungkap AKBP Yakhob.

Kapolres Magetan mengungkapkan jika saat ini kita masih disibukkan dengan kegiatan penanganan pandemi covid19. Peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk para Mahasiswa sangat penting  dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) masyarakat serta turut membantu Pemerintah dalam Penanganan covid-19.

“Perlu adanyan peran serta seluruh elemen masyarakat berkolaborasi untuk Penanganan covid-19 dan menjaga Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Magetan” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Magetan berharap agar kedepannya setiap permasalahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan agar dikomunikasikan, koordinasikan dan kolaborasi secara bersama sama untuk menemukan penyelesaiannya.

“Kedepannya, program Diagram ini akan terus kami laksanakan untuk saling berbagi dan mencari solusi yang terbaik pada setiap permasalahan yang ada di wilayah Kabupaten Magetan,” terang AKBP Yakhob.

Sementara itu dari perwakilan Mahasiswa menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Magetan atas diadakannya kegiatan dialog bersama mahasiswa ini sehingga kami bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pak Kapolres. Mereka berharap agar aparat kepolisian dalam menangani permasalahan khususnya pada saat ada aksi Unjuk Rasa agar menerapkan SOP penanganan yang ada, Peredaran dan penyalah gunaan narkoba, Kasus kekerasan seksual serta Program Kapolri dengan Presisi dan transparansi Polri agar ditingkatkan komunikasi antara Mahasiswa dan Kepolisian secara intensif.

“Kami berharap kegiatan diagram ini akan terus berlanjut sehingga bisa menjadi saluran penyampaian aspirasi kami sebagai mahasiswa untuk kemajuan dan keamanan di Kab Magetan,” Jelas perwakilan Mahasiswa.

Diakhir sambutan, Kapolres Magetan menghimbau kepada Mahasiswa agar ikut membantu pemerintah dalam penanganan Covid19 dan percepatan vaksinasi dengan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Magetan yang belum vaksin agar segera mengikuti vaksin dan mendorong anak anaknya umur 6-11 tahun untuk ikut vaksin guna menghadapi varian baru covid19 Omicron dan membentuk kekebalan komunal (herd immunity) di wilayah Kabupaten Magetan.
(Sihumas)

Polresta Banyuwangi Melaksanakan Arahan Kapolri Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi

Polresta Banyuwangi Melaksanakan Arahan Kapolri Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi

 

 

BANYUWANGI : Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi sesuai peeintah Kapolri bergerak cepat dengan dukungan Polsek jajarannya melakukan evaluasi penyebab meningkatnya angka harian Covid-19 di Banyuwangi, belakangan ini.

 

Jajaran Forkopimda Banyuwangi, Bupati Ifuk Fiestiendani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Yuli, Danlanal Letkol (P) Ansori dan pejabat terkait lainnya hadir dalam pelaksanaan vaksinasi booster di Gedung Graha Pena Banyuwangi.

 

Kombes Pol Nasrun Pasaribu Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa, hal itu perlu dijadikan perhatian untuk menyiapkan antisipasi dan strategi dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

 

“Ini menjadi perhatian kita semua walaupun di satu sisi, hal yang membedakan adalah keterisian tempat tidur, angka kematian, yang apabila dibandingkan varian Delta, maka angkanya saat ini masih berada jauh,” kata Kombes Pol Nasrun saat berada di Graha Pena Banyuwangi pada hari Rabu, (16/02/2022).

 

Kapolresta menuturkan, peningkatan angka Covid-19 harus dijadikan evaluasi dan pemetaan apa yang menjadi penyebabnya. Apakah karena kedisiplinan warga pakai masker berkurang atau interaksi sosial masyarakat yang tinggi tanpa menerapkan aturan protokol kesehatan (Prokes).

 

“Tentunya harus dikelola disesuaikan dengan SE Mendagri kemudian semua harus dilakukan untuk menekan agar laju pertumbuhan Omicron bisa kita kendalikan,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

 

“Kami bersama jajaran dan instansi terkait melakukan evaluasi PPKM. Pak Kapolri memberikan perhatian khusus. Beliau ingin ada peningkatan terkait akselerasi vaksinasi yang sudah kita laksanakan dalam waktu 1-2 minggu ke depan,” ujar Kapolresta.

 

Akselerasi vaksinasi, menurut Kapolresta Banyuwangi, penting dilakukan untuk menghadapi berbagai event Banyuwangi Festival yang akan digelar. Beberapa agenda diantaranya adalah, Banyuwangi Coffe Week, Banyuwangi Batik Festival, DLL.

 

“Ini pertaruhan kita apakah hal ini bisa berjalan dengan baik atau justru dikurangi atau ditunda kegiatannya karena laju pertumbuhan Covid-19 yang tak bisa kita kendalikan,” tutur Kapolresta.

 

Saat ditemui wartawan disela-sela video conference vaksinasi serentak Indonesia Kapolresta Banyuwangi juga menyampaikan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan akselerasi vaksinasi booster dan vaksinasi anak. Kapolresta juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan Pemkab terkait ketersediaan tempat isolasi terpusat, seperti wisma.atlet dan balai diklat di Tamansari telah diaktifkan termasuk di masing-masing kecamatan.

 

Beliau meminta jajaran untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian angka vaksinasi dalam waktu beberapa minggu ke depan.

 

“Kami juga setiap hari secara serentak dengan dukungan Polsek jajaran, TNI dan instansi terkait melaksanakan pendisiplinan warga dalam penggunaan

Arahan Kapolri ke Jajaran: Lakukan Evaluasi dan Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi

Arahan Kapolri ke Jajaran: Lakukan Evaluasi dan Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk terus melakukan evaluasi penyebab meningkatnya angka harian Covid-19 di Indonesia, belakangan ini. Menurutnya, hal itu perlu dijadikan perhatian untuk menyiapkan antisipasi dan strategi dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

 

“Ini menjadi perhatian kita semua walaupun di satu sisi, hal yang membedakan adalah keterisian tempat tidur, angka kematian, yang apabila dibandingkan varian Delta, maka angkanya saat ini masih berada jauh,” kata Sigit saat memimpin rapat Vicon ke seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2022).

 

Meskipun ada perbedaan angka BOR Rumah Sakit dan angka kematian, Sigit menegaskan saat ini Indonesia belum dalam kondisi aman dari ancaman penyebaran Covid-19. Fakta di lapangan, kata Sigit, tetap ada peningkatan terhadap angka kematian, walaupun tingkat peningkatannya tidak seperti pada saat varian Delta.

 

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, peningkatan angka Covid-19 harus dijadikan evaluasi dan pemetaan apa yang menjadi penyebabnya. Apakah karena kedisiplinan warga pakai masker berkurang atau interaksi sosial masyarakat yang tinggi tanpa aturan protokol kesehatan (prokes).

 

“Tentunya harus dikelola disesuaikan dengan SE Mendagri kemudian semua harus dilakukan untuk menekan agar laju pertumbuhan Omicron bisa kita kendalikan,” ujar Sigit.

 

Mantan Kapolda Banten ini pun membeberkan angka-angka Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Secara umum angka kesembuhan Indonesia saat ini sebesar 92 persen atau di atas WHO yaitu 75 persen. Kemudian angka kematian di bawah standar WHO.

 

Untuk positivity rate, Indonesia berada di angka 16,5 persen atau di atas standar WHO yaitu 5 persen. Tingkat keterisian rumah sakit sebesar 31 persen atau di bawah standar WHO yaitu 60 persen. Keterisian isoter di wilayah DKI Jakarta secara umum berada di rata-rata 28,93 persen.

 

“Rekan-rekan terkait angka tersebut kita lakukan rapat terbatas evaluasi PPKM. Pak Presiden memberikan perhatian khusus. Beliau ingin ada peningkatan terkait akselerasi vaksinasi yang sudah kita laksanakan dalam waktu 1-2 minggu ke depan,” jelas Sigit.

 

Akselerasi vaksinasi, kata Sigit, penting dilakukan untuk menghadapi berbagai event baik nasional maupun internasional yang akan digelar. Beberapa agenda diantaranya adalah, perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB hingga rangkaian acara Presidensi G20 di Bali.

 

“Ini pertaruhan kita apakah ini bisa berjalan dengan baik atau justru dikurangi atau ditunda kegiatannya karena laju pertumbuhan Covid-19 yang tak bisa kita kendalikan,” tutur Sigit.

 

Dalam kesempatan ini, mantan Kadiv Propam Polri ini menyampaikan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan akselerasi vaksinasi. Tercatat dalam waktu satu minggu kemarin, angka vaksinasi nasional rata-rata berada di angka 1.177.497.

 

Inovasi Polres Pacitan, Ciptakan Alat Penakluk Orang Berbahaya

Inovasi Polres Pacitan, Ciptakan Alat Penakluk Orang Berbahaya

 

 

Polres Pacitan ciptakan alat untuk menaklukkan orang yang membahayakan dengan membawa Senjata Tajam (Sajam). Alat ini diyakini mampu menghalau orang berbahaya, tanpa melukai dan aman bagi personel pada saat melakukan penangkapan.

 

Inovasi ini terinspirasi dari rentetan peristiwa yang kerap terjadi, terkait orang gila atau orang yang membahayakan, dengan membawa Sajam menyatroni Markas Kepolisian atau tempat umum lainnya.

 

Alat tersebut merupakan Tongkat dan Jaring berukuran besar yang kuat. Tongkat panjang dengan ujung berbentuk huruf U, di bantu dengan Jaring besar ini telah di uji coba untuk menaklukkan orang berbahaya di Polres Pacitan.

 

Alhasil alat tersebut mampu mengamankan pelaku, atau orang berbahaya dengan membawa Sajam, tanpa melukai pelaku dan aman bagi personel yang melakukan pengamanan.

 

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, yang juga sebagai penggagas alat penakluk orang berbahaya ini mengatakan. Ide tersebut muncul setelah beberapa waktu lalu wilayahnya mendapat teror dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di kecamatan Arjosari, Pacitan. ODGJ itu membawa sajam dan mengancam jiwa pengendara.

 

Terlintas dalam benaknya alat penangkap ikan atau biasa di sebut jaring di padukan dengan tongkat besi panjang, untuk mengamankan orang tersebut tanpa melukai, namun juga aman bagi anggota yang melakukan pengamanan.

 

“Setelah beberapa waktu lalu wilayah kami ada ODGJ bawa sajam, mengancam jiwa pengendara di Kecamatan Arjosari, Pacitan. Selain itu, juga pernah ada kejadian di wilayah lain, ada orang tak dikenal bawa sajam menyatroni Polres Lumajang. Ide tersebut muncul setelah saya melihat postingan di sejumlah media sosial, dan saya padukan dengan kebiasaan masyarakat Pacitan sini yang mayoritas sebagai nelayan. Terciptalah alat itu,” bebernya AKBP Wibisono.

 

“Alat itu sudah pernah kita gunakan untuk mengamankan ODGJ yang membahayakan di Polsek, dan kita berhasil mengamankan orang tersebut tanpa melukai. Saat ini alat tersebut juga sudah tersebar di seluruh Polsek di wilayah hukum Pacitan,” akunya.

 

Menurut Kapolres Pacitan, alat itu sangat aman untuk di gunakan. Jaring yang di gunakan juga dari bahan khusus, sehingga tidak mudah tersobek jika terkena sabetan benda tajam, Panjang tongkat berukuran 2,5 meter, dengan diameter lingkaran 80 cm, dan panjang jaring 180 cm, dan ringan untuk di bawa.

 

Untuk tongkat panjang berbentuk huruf U itu, AKBP Wibisono menjelaskan jika alat tersebut sudah pernah di gunakan oleh Polres lain di luar Polda Jatim, dalam mengamankan orang berbahaya. Namun ia sempurnakan dengan menggunakan bahan besi yang kuat dengan panjang tongkat 2,5 meter, dengan ujung leter U, Lebar 75 cm dan Tinggi35 cm, yang berfungsi untuk melumpuhkan target.

 

“Tongkat yang pernah digunakan diluar Polda Jatim itu menurut saya tidak maksimal, karena bahannya dari kayu dan membentuk huruf Y atau huruf V sehingga tidak maksimal, sedangkan punya Polres Pacitan terbuat dari besi dan ujungnya berbentuk U kotak maksimal,” akunya.

Polres Ponorogo Bantu Evakuasi Korban Bencana Banjir Di Ngasinan Jetis

Polres Ponorogo Bantu Evakuasi Korban Bencana Banjir Di Ngasinan Jetis

PONOROGO, Meningkatnya curah hujan diwilayah Kabupaten Ponorogo menyebabkan Jebolnya tanggul sungai selopayung di Dukuh Mantup Desa Ngasinan Jetis Kabupaten Ponorogo pada Senin pagi (14/02/2022). Kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah area persawahan dan pemukiman penduduk tergenang air. Beberapa warga termasuk anak-anak ada yang terisolasi didalam rumah yang tergenang air.

Petugas dari Polres Ponorogo, TNI, BPBD dan instansi terkait lainnya bersama warga setempat bergotong royong membantu proses evakuasi anak anak korban banjir.

Seperti terlihat hasil pantauan di lapangan 2 personil dari satuan Samapta Polres Ponorogo menggendong anak anak korban banjir untuk dibawa ketempat yang lebih aman.

Dengan memakai perahu karet, Personil Gabungan juga membantu proses penyaluaran bantuan makanan dan minuman kepada warga terdampak banjir yang masih bertahan dirumahnya.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo membenarkan adanya kejadian tanggul sungai yang jebol akibat curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Jetis.

“Benar, bahwa tanggul sungai selopayung di dkh. Dukuh Mantup Desa Ngasinan Jetis Kabupaten Ponorogo jebol akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan areal persawahan kurang lebih 3 Ha dan kurang lebih 11 rumah tergenang air dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm , “kata AKBP Catur C. Wibowo saat meninjau lokasi banjir

“Alhamdulillah, Saat ini debit air sungai Selopayung Ngasinan sudah mulai turun dan untuk korban jiwa dilaporkan nihil. Situasi kamtibmas sampai dengan saat ini di lokasi banjir Duluth Mantup Desa Ngasinan Kecamatan Jetis dalam keadaan kondusif,” imbuhnya

Polres Ponorogo menerjunkan Puluhan personil yang bergabung dengan inkait lainnya untuk membantu korban banjir dalam proses evakuasi dan penyaluaran bantuan makanan dan air minum.

(Humas)

 

Polisi Peduli, Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Kursi Roda dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk

NGANJUK – Banyak hal yang dapat dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama terlebih kepada mereka yang membutuhkan.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H.,S.I.K.,M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Dina Boy saat menyerahkan bantuan kursi roda kepada 2 orang penyandang disabilitas di Desa Ngadiboyo, Rejoso, Senin (14/2/2022).

AKBP Boy Jeckson berharap kegiatan pemberian bantuan yang dilakukan tersebut dapat memancing pihak lain melakukan hal serupa serta menguatkan solidaritas di antara masyarakat Kabupaten Nganjuk.

“Tepat di Hari Kasih Sayang ini kami bersama Bhayangkari Cabang Nganjuk dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli ingin berbagi kasih kepada warga yang membutuhkan. Semoga sedikit yang kami berikan ini bisa membantu meringankan beban keluarga adik Rafa dan Awang,” kata AKBP Boy Jeckson.

Kapolres Nganjuk ini juga berharap agar kegiatan ini menjadi momentum yang mendorong semua pihak untuk menguatkan solidaritas di antara masyarakat dan bergandengan tangan saling membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan.

“Kami harapkan kegiatan Peduli Kasih semacam ini bisa terus dilakukan demi meringankan beban warga yang kesulitan,”tambah AKBP Boy.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Boy Jeckson dan Ny. Dina Boy memberikan kursi roda bagi Muhammad Rafa Azka (18 tahun) dan Awang Prasetyo Utomo (13 tahun), yang mengalami kelumpuhan sejak sejak lahir. Tidak hanya kursi roda, mereka juga mendapat bantuan berupa paket sembako.

AKBP Boy Jeckson menyebut pemberian bantuan itu dilakukan setelah menerima laporan mengenai kondisi Rafa dan Awang. Pendataan juga telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

“Intinya, mari kita berbuat apapun yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban sesama, terutama mereka yang tengah kesusahan,tidak perlu jauh-jauh, lihat tetangga di kiri-kanan kita saja. Bila ada yang kesulitan, ringankan langkah untuk membantu mereka dengan ikhlas,” tutur AKBP Boy Jeckson.

Putriana Setiorini, ibunda dari Awang, menyampaikan rasa syukurnya atas pemberian kursi roda oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk tersebut.

“Terimakasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari Nganjuk yang telah memberikan bantuan kepada saya serta anak saya,” tuturnya

Pengamanan Pilkades Serentak 2022, Polres Probolinggo Gelar Serpas

PROBOLINGGO, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo gelar apel pergeseran pasukan (serpas) dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Kabupaten Probolinggo, di lapangan Mapolres Probolinggo, Selasa (15/02/2022) pagi.

Apel Pergeseran pasukan ini diikuti kurang lebih 300 personil dari Polres Probolinggo, sebagaimana diketahui sebanyak kurang lebih 1500 personil gabungan dari TNI-Polri akan diturunkan dalam melaksanakan tugas pengamanan Pilkades di 219 desa di wilayah Hukum Polres Probolinggo yang akan digelar besok lusa tanggal 17 Februari 2022.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi bertindak sebagai inspektur upacara, pada kesemapatan tersebut hadir Wakapolres Probolinggo, pejabat utama Polres Probolinggo, Kapolsek Jajaran dan personil yang dilibatkan dalam pengamanan TPS Pilkades serentak 2022.

Dalam sambutannya Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan apel serpas ini dilaksanakan guna persiapan pengamanan dan pengecekan personil dan sarana untuk pengamanan pilkades serentak 2022, diharapkan personil yang diturunkan dalam pengamanan dapat melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh, profesional dan maksimal.

“Apel serpas ini digelar dalam rangka kesiapan pengamanan dan pengecekan personil dan sarana untuk pengamanan Pilkades serentak 2022, kami (Polres Probolinggo) berharap personil yang diturunkan dalam pengangaman melaksanakan dengan sungguh-sungguh, profesional dan maksimal”, ucap Kapolres Probolinggo.

Kapolres Probolinggo juga berharap pilkades serentak ini adalah pagelaran akbar di masa pandemi saat ini, sehingga diharapkan petugas dan masyarakat senantiasa selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan.

Kapolres Lamongan Dampingi Kepala BNPT Resmikan RUSUN Yayasan Lingkar Perdamian

Kapolres Lamongan Dampingi Kepala BNPT Resmikan RUSUN Yayasan Lingkar Perdamian

Lamongan, 14/02/2022 Lembaga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengapresiasi keseriusan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) dalam Penanggulangan Terorisme. Yayasan tersebut merangkul dan mengajak para mantan narapidana terorisme (Napiter) untuk kembali ke pangkuan NKRI.

Yayasan Lingkar Perdamaian ini merupakan contoh baik bagi seluruh dunia dalam penanggulangan terorisme. Ketua YLP Ali Fauzi Manzi mengatakan pihaknya masih memiliki sejumlah kekurangan dalam melakukan pembinaan para mantan napiter salah satunya terkait sarana dan prasarana.

Setelah mantan kombatan Ali Fauzi Manzi mendirikan sebuah Yayasan di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Lamongan dimana Yayasan tersebut mendidik anak-anak, janda, serta para istri yang suaminya masih di penjara karena kasus terorisme.

Kini, bertempat di Yayasan lingkar perdamaian Desa tanggulun kecamatan solokuro kabupaten Lamongan telah dilaksanakan peresmian Rumah Susun Yayasan Lingkar Perdamaian di wilayah provinsi Jawa Timur Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang cukup menguras perhatian banyak kalangan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNPT Komjen.Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H, Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP, beserta Rombongan.

Rombongan BNPT pun disambut dengan hangat oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Bupati Lamongan beserta Dandim 0812 Lamongan dan juga beberapa Pejabat Utama Polres serta Kapolsek Jajaran.

Ketua YLP Ali Fauzi menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah proses kebaikan negara untuk memberikan perlindungan kepada para Ikhwan atau Eks Napiter, ” dengan adanya fasilitas di YLP akan hadir generasi penghafal Alquran dan gratis bagi masyarakat yang hadir di Yayasan YLP.” jelasnya.

Wujudnya Rumah Susun ini adalah bentuk sinergitas BNPT, Polres, Pemerintah Daerah dan Yayasan Lingkar Perdamaian untuk mencegah arus terorisme.

Dalam kesempatan yang bersamaan, kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar sangat bangga bisa bersilaturahmi kembali di Desa Tenggulun, ” Alhamdulillah rumah susun di LP sudah selesai dibangun dan semoga bangunan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kami ikut bahagia semoga bangunan ini bisa dipergunakan dengan baik dan mudah-mudahan bisa berkembang dalam pendidikan agama.” sambut Ketua BNPT.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata atau foto bersama dan penandatanganan prasasti peresmian rumah susun Yayasan lingkar perdamaian oleh Kepala BNPT lalu pengguntingan pita secara bersama oleh Kepala BNPT, Bupati Lamongan dan Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian.

Sebelum meninggalkan tempat dan melanjutkan perjalanan ke Malang, Rombongan BNPT bersama dengan Forkopimda melakukan peninjauan bangunan fisik Rumah Susun YLP.

Tim ‘Pamor Keris’ Polres Batu Sasar Tempat Wisata

Polres Batu – Covid-19 varian baru Omicron ada di depan mata, seiring menggeliatnya roda pariwisata di kota Batu, guna antisipasi penyebaran Covid-19 varian omicron tersebut, Tim ‘Pamor Keris’ (Patroli Motor Penegakan protokol kesehatan di Masyarakat) Polres Batu yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP serta instansi terkait melaksanakan patroli dengan menyasar ke tempat-tempat wisata yang ada di Kota Batu. Kamis (10/2/2022)

Kabag Ops Polres Batu, Kompol Novian Widyantoro selaku Perwira pengendali kegiatan ‘Pamor Keris’ mengatakan bahwa Kegiatan Patroli gabungan antar instansi yang tergabung dalam tim ‘Pamor Keris’ tersebut kali ini menyasar tempat-tempat wisata yang ada di Kota Batu.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Kota Batu merupakan destinasi tempat wisata favorit yang ada di Jawa timur, banyak pengunjung dari berbagai daerah yang datang untuk menikmati keindahan kota Batu,” tutur Novian.

“Kami berikan pemahaman kepada para pengunjung tempat wisata dan juga kepada masyarakat yang abai tidak mentaati peraturan protokol kesehatan,” lanjut Kabag Ops Polres Batu itu.

Novian juga mengatakan bahwa sasaran Tim ‘Pamor Keris’ ini tidak hanya kepada masyarakat maupun kepada pengunjung tempat-tempat wisata, akan tetapi tim ‘Pamor Keris’ Polres Batu juga menyasar kepada pengelola tempat-tempat wisata apakah protokol kesehatan juga sudah diterapkan.

“Selain pengawasan tentang berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, Tim ‘Pamor Keris’ Polres Batu juga mensosialisasikan tentang aplikasi peduli lindungi,” ujar Novian.

“Selain patroli penegakan protokol kesehatan, ini adalah bagian dari Patroli cipta kondisi serta bagi-bagi masker untuk para pengunjung ditempat wisata,” pungkasnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu