Kapolsek di Nganjuk Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Painem yang Roboh Akibat Hujan Angin

Nganjuk-Hujan deras disertai angin yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk pada Rabu (9/2/2022) sore hingga malam tak ayal mengakibatkan beberapa rumah warga luluh lantak rata dengan tanah. Salah satunya rumah Mbah Painem, perempuan 72 tahun yang merupakan warga Desa Bagorwetan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.

Prihatin dengan musibah yang menimpa perempuan sebatang kara tersebut, Kapolsek Sukomoro AKP Jumari, S.H. berinisiatif membantu. Ia mengajak masyarakat serta Forkopimcam, Koramil, serta petugas kepolisian dari Polsek Sukomoro membangun kembali rumah Mbah Painem.

“Saya mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Bagorwetan kalau ada beberapa rumah warga yang rusak. Rumah yang kerusakannya paling parah adalah milik Mbah Painem. Saya langsung menghubungi pak Camat Sukomoro dan berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” ucap AKP Jumari.

“Pagi ini saya dan Forkopimcam Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk melihat dengan mata kepala sendiri kondisi rumah Mbah Painem. Sangat memprihatinkan dan hampir rata dengan tanah. Untungnya tidak ada korban jiwa,” katanya.

AKP Jumari menyebut Mbah Painem selama ini bergantung pada kebaikan sanak saudara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, terutama dari keponakan yang bertempat tinggal agak jauh dari rumahnya.

Mbah Painem pernah ditawari untuk tinggal bersama keponakannya tersebut. Namun, Mbah Painem menolak dan ingin tetap tinggal di rumahnya sendiri.

Untuk itu Forkopimcam, Koramil yang bersinergi dengan Polsek Sukomoro bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing serta memisahkan bahan rumah yang masih bisa digunakan kemudian membangunnya kembali supaya bisa dihuni oleh mbah Painem.

“Sudah menjadi tugas TNI-Polri dan masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong agar rumah Mbah Painem segera bisa ditempati, mengingat mbah Painem yang sudah tua,” tuturnya. (teamhumas/slm)

Meminimalisir Covid-19, Petugas Gabungan “Pamor Keris” Gelar Patroli Prokes

Bojonegoro – Mensikapi situasi dan kondisi di wilayah Jawa Timur adanya peningkatan terkonfirmasi positif Covid-19, Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad menerjunkan tim Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) untuk pengawasan protokol kesehatan ketat.

Kapolres Bojonegoro saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Bojonegoro mengatakan petugas gabungan yang tergabung Pamor Keris terus melaksanakan patroli protokol kesehatan (prokes) di tempat fasilitas umum, pusat perbelanjaan dan warung makan/minum.

“Standar kesehatan dan ekonomi harus berjalan. Tidak bisa kemudian dipisahkan saat pandemi ini. Maka tugas kami adalah memberikan kontrol, mengawasi, mengedukasi dan menguatkan kembali apa yang sudah berjalan selama ini terkait protokol kesehatan,” tutur AKBP Muhammad, Kamis(10/2/2022) tadi malam.

Aktifitas ruang publik, pusat perbelanjaan lanjut Muhammad, telah diatur dalam Imendagri mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kegiatan Pamor Keris terus dilaksanakan dari tingkat Polres dan Polsek.

“Tim Pamor Keris setiap hari secara berkala selama 24 jam untuk patroli rutin di titik keramaian atau ruang publik. Kami juga sediakan masker, yang pasti mengingatkan kembali kesadaran masyarakat terkait prokes. Cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun dan pakai masker,” kata Muhammad.

Pihaknya terus bersinergi dengan jajaran Forkopimda untuk berupaya melalui patroli Pamor Keris, percepatan vaksinasi sehingga tidak ada peningkatan terkonformasi positif Covid-19 di Kapubaten Bojonegoro.

“Preemtif dan preventif. Imbauan humanis yang kami lakukan dengan menerjunkan tim Pamor Keris sebagi upaya mengurangi penyebaran Covid-19 atau varian baru jenis Omicron di Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya. (waf/humasresbjn).

Genjot Vaksinasi Di Jatim, Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di Pasuruan

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim. Kamis siang (10/2/2022), melakukan pengecekan vaksinasi di Taman Dayu, Kabupaten Pasuruan. Sekaligus mengikuti jalannya vaksinasi massal lanjutan booster serentak, yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Forkopimda Kabupaten Pasuruan, menggelar vaksinasi baik tahap 2 dan 3, jenis Sinovac dan Astrazaneca sebanyak 200 dosis.

Kapolda menyampaikan, setelah mengikuti vaksinasi massal lanjutan booster serentak, dengan Kapolri. Ada 3 hal penting yang disampaikan.
Yang pertama terkait dengan pemeriksaan protokol kesehatan, baik di tempat-tempat keramaian, seperti hotel, restoran, pasar dan tempat-tempat wisata.

“Ada dua aspek yaitu penegakan protokol kesehatan itu sendiri dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan juga aplikasi peduli lingkungani,” jelasnya.

“Untuk itu dari jajaran Polda Jatim dan Polres kemarin mungkin Pak Bupati, Pak Dandim, juga mengikuti bahwa kita membentuk Pamor Keris. Pamor Keris adalah Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat. Nanti tolong sinergi terus dilaksanakan, sehingga masyarakat betul-betul tetap melaksanakan kegiatan, tapi protokol kesehatan dilaksanakan, itu strategi pertama,” paparnya.

Selanjutnya yang kedua Kapolda menyampaikan, terkait dengan peningkatan vaksinasi yang berlangsung di Taman Dayu ini, menurutnya vaksinasi di Kabupaten Pasuruan sudah bagus, hanya vaksinasi lansia yang perlu ditingkatkan.

“Memang arahan dari Bapak Kapolri tadi juga Pak Bupati mengikuti, Pak Presiden menyampaikan, kalau lansia itu sangat rentan terkena, tapi kalau divaksin mungkin dia akan lebih kuat, bisa kembali sehat,” ucapnya.

“Nah untuk vaksin ini jumlah vaksin yang dimiliki dengan data masyarakat yang sudah divaksin dan belum, tadi ada saran untuk Disdukcapil dengan Dinkes Bersinergi, untuk mengetahui masyarakat mana yang sudah divaksin dan mana yang belum. Sehingga kita tidak mencari-cari. Jadi langsung mengetahui, karena data dari aplikasi PCer yang ada nyambung ke dinas kesehatan itu bisa mengetahui usia masyarakat, misalkan lansia atau anak-anak yang belum divaksin. Itu strategi kedua,” ucapnya.

Untuk strategi ketiga adalah, menyiapkan tempat Isolasi Terpusat (Isoter). Sementara, Bupati Pasuruan telah menyiapkan dua tempat, di BLK dan SKP.

“Saya lihat totalnya ada 403 yang sudah disiapkan. Di luar 24 kecamatan, ada 279 tempat disotek. Jadi masing-masing kecamatan sudah menyiapkan isoter. Jadi total 279 dan yang terbaru kami menyiapkan Rusunawa milik Polres Pasuruan, dan sudah dilengkapi sarananya,” ujar Kapolda.

“Kalau dari secara keseluruhan, Jawa Timur ini isoternya 6400 hasil rapat kemarin. Nanti bisa bertambah dengan kelurahan yang sudah disiapkan. Jadi kalau orang yang terkena covid, tidak ada gejala dan gejala ringan, jangan dimasukkan di rumah sakit, karena Isoter telah menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan,” tandasnya.

Lanjut Kapolda, terkait dengan Isoter ini kalau melihat data dan angkanya maka akan ada pelonjakan di awal atau pertengahan Maret, angkanya bisa 100% perkiraan, sehingga betul-betul kesiapan isoter menjadi bagian penting dari strategi penanganan covid.

“Jadi kalau sekarang sudah ada 279. Kemudian ada 124 milik Kabupaten di BLK dan SKB totalnya 403. Jadi kalau rata-rata di Pasuruan angkanya mungkin positifnya 5 atau 10, dengan jumlah 403 ini, insyaallah bisa tertangani, tinggal nanti disiapkan yang kelurahan. Sehingga masyarakat tidak langsung ke Isoter tapi kelurahan,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan pengecekan vaksinasi lansia.

Perlu diketahui, saat ini Polda Jatim juga menggelar vaksinasi di 71 titik dengan menyiapkan 22.199 dosis vaksinasi dengan dibantu tenaga kesehatan gabungan dari TNI Polri Dinkes dan juga Relawan, yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam membentuk herd immunity di Jawa Timur.

Hadapi Lonjakan Covid-19, Kapolri: Harus Dilakukan Dengan Upaya Maksimal

 

Kalsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung akselerasi vaksinasi serentak di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (10/2/2022). Dalam kesempatan ini, ia juga memantau pelaksanaan vaksinasi secara virtual pada 4.988 tempat vaksinasi di 34 provinsi di Indonesia.

Sigit mengingatkan, target vaksinasi pada hari ini untuk di Kalsel, sebanyak 21 ribu dosis. Ia pun mengapresiasi jajaran Forkopimda yang telah bersinergi dan berusaha keras melakukan akselerasi percepatan vaksinasi untuk masyarakat.

“Tentunya dalam kesempatan ini saya ucapkan terima kasih, apresiasi atas kerja keras kerja sama dari TNI-Polri dan seluruh Pemda baik Provinsi, kotamadya maupun kabupaten yang terus bekerja sama membantu percepatan program akselerasi vaksinasi nasional,” kata Sigit.

Sigit menuturkan, angka harian Covid-19 mengalami kenaikan. Tercatat pada hari kemarin angka positif Covid-19 sebanyak 46 ribuan atau meningkat 10 ribu dibanding hari sebelumnya. Bahkan, kata Sigit, angka tersebut hampir mendekati puncak angka positif harian Covid-19 di Indonesia pada bulan Juli 2021.

Namun, Sigit menegaskan, terjadinya lonjakan kasus Covid-19 harus dihadapi dengan upaya yang maksimal dari seluruh pihak dalam melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Segala strategi harus dilakukan untuk menekan angka harian. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah, masyarakat harus tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

“Tentunya ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua untuk kemudian bersiap-siap, walaupun dalam kesempatan ini kita ingatkan masyarakat tak perlu panik. Namun upaya menghadapi lonjakan ini kita harus lakukan dengan maksimal,” ujar Sigit.

Adapun untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan salah satunya adalah strategi untuk mempercepat akselerasi vaksinasi yang wilayahnya belum 100 persen.

Dari data yang ia terima, untuk vaksinasi dosis pertama secara nasional sudah mencapai 89 persen. Sehingga, diharapkan secepatnya mencapai 100 persen.

Sigit juga meminta bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak dua kali dan sudah memasuki masa enam bulan, agar melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster.

“Karena ini sangat penting sebab kecenderungan setelah enam bulan tingkat imunitas menurun. Jadi mau tak mau harus dilaksanakan vaksin untuk kemudian meningkatkan imunitas,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini menuturkan vaksinasi sangat penting untuk menghindari fatalitas jika terpapar Covid-19. Dari data, lanjut Sigit, rata-rata memang yang sudah divaksin dua kali atau booster bisa terkena omicron namun kecenderungannya tanpa gejala atau gejala ringan.

“Utamanya yang belum vaksin atau belum lengkap khususnya lansia atau komorbid memang ada beberapa yang mengalami fatalitas atau meninggal. Tolong ingatkan keluarga, tetangga atau masyarakat yang memiliki usia lansia segera vaksinasi,” tutur Sigit.

Selain vaksinasi, Sigit juga tak henti-hentinya mengingatkan agar masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan. Ia ingin pemakaian masker kembali menjadi kebiasaan rutin di masa pandemi Covid-19 yang kembali melonjak.

“Salah satu penularan yang bisa terjadi manakala masyarakat di tempat kerumunan membuka masker,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, ia menyebut bahwa, Forkopimda untuk menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter), manakala ada masyarakat yang terpapar Covid-19, namun tak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Menurutnya, dengan berada di tempat isoter maka petugas medis akan lebih mudah mengawasi dan memberi pelayanan kesehatan ke masyarakat.

“Disana (isoter) disiapkan dokter, disiapkan obatnya setiap hari dicek. Ini akan bisa menjadi jauh lebih baik dibanding melaksanakan secara mandiri karena kita agak susah mengontrolnya dan risiko tak terjadi penularan tentunya akan sangat sulit diawasi,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyatakan, jajarannya di seluruh Indonesia untuk kembali mengaktifkan pelaksanaan PPKM mikro untuk mengawasi masyarakat di wilayahnya yang sedang melaksanaan isolasi mandiri.

“PPKM mikro memiliki tugas tambahan mengecek wilayahnya khususnya di wilayah yang diperlukan ada yang isoman diawasi secara ketat. Cek apakah sudah dapat obat atau belum. Kemudian dikontrol agar kita menjaga laju varian omicron ini kita kendalikan,” ungkap Sigit.

Selain itu, Sigit juga memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran yang menggelar kegiatan vaksinasi serentak di Indonesia melalui sambungan virtual. Ia menekankan kesiapan dan pencegahan terkait lonjakan kasus pertumbuhan Covid-19.

Antisipasi Gelombang 3 Covid-19, Personil Gabungan Pamor Keris Polres Bangkalan Sasar Obvit Segitiga Emas

Polres Bangkalan – Bahaya virus corona masih ada dimana-mana. Mewaspadai virus yang kini bermutasi itupun, tak hanya bisa ditangkal dengan cara biasa. Penggunaan protokol kesehatan yang ketat terus dilakukan untuk meminimalisir bahaya covid-19. Hal itulah yang hari ini, Kamis (10/02/2022) dilakukan oleh Kepolisian Resor Bangkalan.

Tim gabungan Polres Bangkalan bersama Kodim 0829 dan Satpol PP melakukan pamor keris (patroli bermotor penegakan protokol kesehatan masyarakat) pagi hari ini menyasar obejk vital yang berada di wilayah segitiga emas Kabupaten Bangkalan.

Dipimpin oleh Kasihumas Iptu Sucipto, S.H., Tiga lokasi yang disisir tersebut yakni Indah Swalayan, Pasar Bancaran dan Rumah Makan Bebek Sinjay. Dinamai segitiga emas karena ketiga objek vital ini berada di wilayah padat dan selalu mengundang keramaian masyarakat banyak. Setidaknya 20 personil gabungan yang turun pagi ini menghimbau masyarakat yang berada di lokasi tersebut untuk menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan 5M.

Tak jarang, tim pamor keris Polres Bangkalan ini pun membagikan masker kepada warga yang tidak memakai masker atau maskernya sudah kusut. Tentu, keberadaan pamor keris di wilayah segitiga emas ini pun mendapat respon positif dari masyarakat. “Alhamdulillah, dengan adanya personil gabungan yang menertibkan penggunaan masker di wilayah keramaian seperti sangat bermanfaat. Kita jadi tetap ingat dan harus waspada dengan bahaya covid-19,”terang salah satu pengunjung RM Bebek Sinjay yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. di tempat terpisah menjelaskan jika Pamor Keris yang kali ini menyasar wilayah segitiga emas sebagai bentuk himbauan akan pentingnya penggunaan masker dan protokol kesehatan di tempat keramaian terutama lokasi objek vital yang mengundang banyak orang berkumpul.

“Kami menggelar pamor keris pagi ini di wilayah segitiga emas yakni Pasar, Pusat Perbelanjaan dan Rumah Makan sebagai bentuk patroli rutin kami di berbagai objek vital dan yang kami lakukan adalah selain memberikan pengamanan, tentu kami mengingatkan untuk tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah gelombang 3 covid-19 masuk di kabupaten Bangkalan. Dan semoga, kedepan kepatuhan masyarakat tidak kendor sehingga kita bisa aman dari wabah pandemi covid-19,” terang orang nomor satu di Mapolres Bangkalan ini ketika dihubungi melalui sambungan seluler siang tadi. (Duwi)

Tangkal Omicron, Patroli Pamor Keris Polres Kediri Kota Sasar Wilayah Pelosok Pedesaan

Humas Batu – Polres Kediri Kota, Dengan adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 Polres Kediri Kota,  telah Melakukan berbagai upaya dengan melakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) dan imbuan Prokes dengan mengedepankan Patroli Bermotor Penegakan Protokol Kesehatan Masyarakat (Pamor Keris). Personel gabungan TNI dari Kodim 0809 dan Personil Polres Kediri Kota yang tergabung dalam Tim Patroli Motor Penegakkan Protokol Kesehatan Di Masyarakat (Pamor Keris) kembali meningkatkan kegiatan penegakkan Protokol Kesehatan di ruang publik dan lingkungan masyarakat.

Tim Pamor Keris melaksanakan penegakkan Protokol Kesehatan dan Edukasi Prokes serta pembagian masker di beberapa tempat terutama daerah pedesaan, perkampungan serta pasar tradisionali yang menjadi tempat berkerumun warga masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Rabu (9/2)

Tak sekedar berkeliling, petugas yang tergabung dalam Patroli Pamor Keris ini juga memantau langsung penerapan Protokol Kesehatan, baik kepada masyarakat secara individu maupun pedagang, dan pengelola usaha. Bahkan, petugas tak segan-segan memberikan teguran jika mengetahui pelanggaran Protokol Kesehatan.

Kapolres Kediri Kota AKBP. Wahyudi, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Iptu Iptu Henry Mudi Y. SH menjelaskan Pengawasan penerapan Protokol Kesehatan meliputi seluruh aktifitas masyarakat bukan hanya di wilayah perkotaan saja namun menyeluruh sampai pelosok Pedesaan

Dalam patroli penegakan Protokol Kesehatan ini petugas juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sebagai bagian dari upaya pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19 terutama varian Omicron. Disamping itu, petugas juga membagikan masker gratis kepada sejumlah masyarakat yang ditemui

“Kita selalu menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu mematuhi disiplin Protokol Kesehatan,” dengan pendekatan edukatif humanis dalam pelaksanaan kegiatan Tim Pamor Keris.

Patroli Motor Penegakkan Protokol Kesehatan Di Masyarakat (Pamor Keris) merupakan innovasi Pemerintah Prof. Jawa Timur, Polda Jawa Timur bersama Kodam V Brawijaya sebagai wujud dukungan kepada program pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Selain penegakkan Protokol Kesehatan, Tim Patroli Pamor Keris berfungsi untuk Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Kediri Kota”

“Diharapkan kegiatan tersebut bisa mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di masyarakat, sehingga Tim Pamor Keris yang dibentuk saat ini tidak hanya untuk melaksanakan kegiatan Patroli bersama tetapi juga untuk menegakkan Protokol Kesehatan dan Cipta Kondisi Harkamtibmas di seluruh Wilayah Kota Kediri khususnya dan wilayah Jawa Timur pada umumnya,” Pungkas Iptu Iptu Henry Mudi Y, S.H.

Pamor Keris Polsek Kedungwaru Bubarkan Pertunjukan Live Musik di Warung Kebunsari

Pamor Keris Polsek Kedungwaru Bubarkan Pertunjukan Live Musik di Warung Kebunsari

TULUNGAGUNG – Polsek Kedungwaru Polres Tulungagung melaksanakan patroli bermotor protokol kesehatan masyarakat (Pamor Keris) pada masyarakat.

Dipimpin Waka Polsek Kedungwaru Iptu Guruh bersama personil Polsek dan Koramil, menyasar ditempat – tempat keramaian seperti warung tempat nongkrong anak muda yang ada diwilayah Kecamatan kedungwaru Kabupaten Tulungagung.

Patroli Pamor Keris Polsek Kedungwaru membubarkan acara live music di Warung Kebunsari Desa Mangunsari Kecamatan Kedungwaru. Tindakan ini sebagai antisipasi penyebaran varian Omicron saat jumlah kasus aktif kembali merangkak naik.

Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto, SH mengatakan, berawal dari laporan masyarakat tentang adanya pertunjukan live music disalah satu warung.

“Seusai mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya kerumunan di Warung Kebunsari, Kemudian tim Pamor Keris Polsek Kedungwaru mendatangi dan benar adanya kerumunan kemudian menghentikan pertunjukan live music”, terang Kapolsek, Rabu (09/02/2022).

“Ini kami lakukan untuk mengoptimalkan penerapan prokes di masyarakat. Antisipasi penularan Covid-19 varian Omicron,” sambung AKP Siswanto.

Tim Pamor Keris juga melakukan tindakan pendisiplinan kepada pengunjung sekaligus memberikan himbauan tentang Protokol Kesehatan.

“Kami menemukan 13 pengunjung warung yang lagi nongkrong tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak, langsung kami beri sanksi teguran”, ujar Kapolsek.

Pamor Keris dilakukan untuk kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi prokes.

Patroli yang sama sudah dilakukan dan akan rutin dilaksanakan setiap hari baik siang maupun malam di tengah pandemi. “Selalu Patuhi Prokes dengan Tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, dan disiplin masker,” pungkas AKP Siswanto. (NN95 – Polres Tulungagung )

Kapolda Jatim Tutup Gelaran Turnamen Bulu Tangkis Antar Media Piala Kapolda Jatim Cup 2022 di Polda Jatim

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo serta Pejabat Utama Polda Jatim secara langsung menutup gelaran turnamen bulu tangkis antar insan Media piala Kapolda Jatim Cup 2022 di Lapangan Bulu Tangkis Polda Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim memberikan penghormatan kepada para juara, dengan sebuah tropi dan hadiah, Tim bulu tangkis dari media Memorandum raih juara satu setelah berhasil menaklukkan lawannya dari Tim TVRI, dalam final turnamen bulu tangkis piala Kapolda Jatim 2022.

Gelaran Turnamen Bulu tangkis antar insan Media piala Kapolda Jatim Cup 2022 ini diikut oleh 70 peserta dari 14 Media baik cetak maupun elektronik yang ada di jawa timur.

Untuk tim bulu tangkis Memorandum berhasil meraih juara 1, sedangkan untuk juara 2 diraih oleh tim TVRI, Juara 3 diraih tim Jawa Pos, dan juara 4 diraih tim Lensaindonesia.com, sedangkan tim dari tvOne juga mendapat penghargaan sebagai tim Atraktif.

Turnamen ini sebagai wujud kebersamaan antara insan Media dengan Polda Jatim yang sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini pula mengatakan, turnamen bulu tangkis ini dapat menjadi contoh Polres jajaran dalam wadah Ngopi Bersama Media (Piramida).

“Kami dari Jajaran Polda dan Polres akan selalu sinergi dalam bekerja sama untuk memberitakan pelaksanaan kinerja jajaran Polda maupun Polres. Dalam wadah Piramida, kami melaksanakan pertandingan olahraga bulu tangkis ini diikuti oleh seluruh media yang ada di Jatim. Bukan masalah menang dan kalahnya, tetapi masalah keakraban dan sinergitas,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda juga mengatakan, selain keakraban dan sinergitas, tentunya kita harus menjaga kesehatan serta kita dapat saling berinteraksi.

“Kemudian kami juga menyampaikan kepada seluruh jajaran Polres agar di jajaran Polres juga melaksanakan kegiatan yang sama. Karena saya yakin apa yang sudah dikerjakan oleh kepolisian ya didukung dan dibantu oleh rekan-rekan media maka hal-hal positif bisa terbangun dan bisa berguna untuk masyarakat, serta membantu dalam mengkampanyekan protokol kesehatan di jawa timur” pungkasnya.

Menko PMK bersama Forkopimda Jatim Hadiri Pencanangan Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih di RSUD Dr Soetomo Surabaya

 

SURABAYA,- Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (PMK) Muhadjir Effendy bersama sama Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Ketua DPRD Jatim Kusnadi serta Wakajati Jatim, Rabu (9/2/2022) di RSUD dr. Soetomo Surabaya menghadiri Pencanangan Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih.

Selain itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim, Pejabat utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Rektor Universitas Airlangga, Dirut RSUD Dr. Soetomo, Chairman PT. Biotis serta Forkopimda Kota Surabaya.

Kegiatan diawali dengan laporan Dirut RSUD dr. Soetomo Surabaya terkait pelaksanaan uji klinis fase 1 Vaksin Merah Putih yang akan dilaksanakan kepada 90 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, bahwa forkopimda Jatim akan terus memberikan suport kepada Universitas Airlangga, RSUD dr. Soetomo dan PT. Biotis demi kemajuan dan perkembangan vaksin merah putih.

Sementara itu Menteri Kesehatan yang hadir secara virtual menjelaskan, vaksin merah putih tidak hanya akan digunakan secara Nasional melainkan juga secara Internasional.

Sedangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyampaikan, bahwa diharapkan vaksin merah putih dapat lebih cepat dalam proses uji klinisnya sehingga dapat segera digunakan secara Nasional atau didonasikan kepada dunia internasional.

Tingkatkan Penanganan Covid-19, Forkopimda Jatim Cek lokasi Isoter dan RS lapangan di Malang Raya

Polres Batu – Forkopimda Jawa Timur kembali melakukan pengecekan sejumlah tempat Isolasi Terpusat (Isoter), rumah sakit lapangan dan pos PPKM di Malang pada Selasa (8/2/2022). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi tempat-tempat tersebut, sebagai antisipasi dalam penanganan covid-19 yang semakin melonjak di Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar serta Forkopimda Malang Raya melakukan reaktivasi sejumlah tempat yang pernah dijadikan tempat Isoter, rumah sakit lapangan dan Pos PPKM di Malang Raya.

Dalam kesempatan ini Forkopimda Jatim bersama Forkopimda Malang Raya melakukan kunjungan di 3 lokasi, diantaranya di Poltekkes Malang, di tempat ini Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi booster yang berlangsung.

Khofifah mengatakan, lonjakan kasus covid-19 terutama karena varian ini di Jawa Bali sudah mendapat perhatian sangat serius dari Presiden RI, dan salah satunya diharapkan kita bisa melakukan percepatan vaksin booster.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Khofifah menjelaskan, bahwa dua hal itu yang menjadi arahan Presiden.

“Kira-kira dua hal ini sebetulnya pesannya sederhana, tetapi disiplin penegakan memang harus diikuti oleh kebersamaan dan komitmen kita, bahwa memang apa yang menjadi pemicu transmisi dari covid-19 antara lain adalah droplet,” kata Gubernur.

“Ketika kita kemungkinan terjadinya transmisi terutama melalui droplet. Insyaallah kita sudah menjadi bagian yang ikut mencegah dari penyebaran covid-19,” paparnya di Poltekkes Malang.

Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes, Forkopimda Jatim di dampingi Forkopimda Malang Raya lanjut meresmikan reaktivasi RS. Lapangan Ijen Boulevard.

Rumah Sakit Darurat Lapangan Ijen Boulevard, menjadi salah satu tempat Isolasi Terpusat (Isoter), bagi warga Malang Raya, yakni Kota dan Kabupaten Malang, serta Kota Batu.

Gubernur Khofifah menuturkan, Isoter ini diharapkan menjadi tempat rujukan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan, sedang, hingga tanpa gejala. Khofifah meminta agar masyarakat memanfaatkan fasilitas isoter ini, kecuali mereka yang bergejala berat.

“Seluruh warga Malang Raya, tolong kalau terkonfirmasi positif Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala, tolong jangan ke rumah sakit. Artinya di tempat Isoter, dan itu juga sudah dengan standar pelayanan rumah sakit yang sangat bagus di rumah sakit Ijen Boulevard,” imbuhnya.

Diaktifkan kembali sejumlah RS Darurat Lapangan di Jatim, sebagai salah satu bentuk antisipasi terhadap naiknya jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 per harinya sejak 1 Februari 2022 ini.

“Memang tertinggi pertama Surabaya, kedua Sidoarjo, dan ketiga Kota Malang. Kita membutuhkan tempat Isolasi terpusat yang sudah standart rumah sakit,” tuturnya.

Tempat terakhir yang di kunjungi adalah Posko PPKM Mikro, di oro-oro dowo Klojen Malang Kota. Di Posko PPKM Mikro tersebut dilaksanaan kegiatan tracing kontak erat swab antigen kepada masyarakat, baik Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dengan Gejala (ODG) ringan, sedang dan berat.

Kunjungan Forkopimda di Kelurahan Oro oro dowo ini antara lain ingin memastikan, bahwa proses untuk bisa memberikan filterisasi dari kasus-kasus yang terkonfirmasi positif. Khofifah mengatakan petugas untuk bisa memastikan, bahwa proses tracing jangan kurang 1 berbanding 15 kontak erat. Gubernur mengimbau, jika ada yang positif, salah satu opsinya adalah rumah sakit lapangan Ijen Boulevard.

“Pastikan yang kemungkinan mereka tinggal di rumah, yang tidak satu kamar sendirian. Mereka yang tinggal di rumah yang tidak satu kamar mandi sendirian. Sebaiknya isoter.” imbaunya

Bagi mereka yang punya rumah yang memungkinkan kamar sendiri, kamar mandi sendiri, dan dipastikan tidak akan memberikan transmisi atau penularan kepada anggota keluarga. Bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Nah tetapi kalau dalam keadaan rumah yang belum memungkinkan untuk melakukan isoman, maka tolong mengikuti format isolasi terpusat yang berbasis rumah sakit lapangan, tadi kami baru meresmikan reaktivasinya rumah sakit lapangan Ijen Boulevard,” ujarnya.

Menurut Khofifah, salah satu titik dari filterisasi isoter adalah di Balai Kelurahan ini. Meskipun demikian, Gubernur tetap mengajak kepada seluruh warga, bahwa sekarang antisipasi terhadap gejala-gejala yang mereka rasakan itu menjadi penting, untuk dilakukan percepatan swab antigen.

“Kalau sudah ada gejala batuk, sudah ada gejala pilek, segera lakukan swab antigen, lalu swab PCR. Karena kecenderungan di varian Omicron ini memang tanpa gejala. Maka yang gejala ringan dan tanpa gejala, tolong jangan ke rumah sakit. Supaya ada proses relaksasi di rumah sakit,” tambahnya

“Lakukan diisolasi terpusat. Terdekat dari sini adalah Rumah Sakit Lapangan Dirjen Boulevard. Secara langsung melakukan swab, antisipasi untuk perlindungan diri kita dan perlindungan masyarakat dan lingkungan kita,” pungkasnya Khofifah Gubernur Jatim.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu