Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga 

Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung salah satu lokasi yang melaksanakan kegiatan ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’ di Pusat Pengembangan (Pusbang) SDM Perhubungan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021).

Kegiatan akselerasi vaksinasi Covid-19 tersebut digelar serentak di 3.822 titik se-Indonesia, dengan target 1,1 juta masyarakat. Dengan adanya hal ini diharapkan target vaksinasi 70 persen di akhir tahun sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dapat terwujud.

“Hari ini dilaksanakan secara serentak dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Harapan kita ini bisa tercapai dan khususnya di kabupaten Bogor yang merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jabar, saya kira memang harus terus laksanakan akselerasi. Sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai,” kata Sigit kepada wartawan usai meninjau kegiatan ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’.

Menurut mantan Kapolda Banten ini, akselerasi vaksinasi ini sebagai salah satu strategi untuk antisipasi terjadinya laju pertumbuhan Covid-19 di periode Natal 2021 dan Tahun 2022 (Nataru).

Dalam masa libur Nataru, Sigit menyebut, ada potensi pergerakan masyarakat. Sehingga, kata Sigit, pengalaman pada tahun lalu harus dijadikan pembelajaran dan kesiapan yang lebih baik guna mencegah lonjakan kasus Covid-19.

“Sehingga tentunya menjadi perhatian kita semua agar di masa Nataru nanti laju pengendalian angka Covid-19 yang saat ini sudah behasil kita jaga, tidak kemudian meningkat. Karena pengalaman beberapa tahun lalu pasca-Nataru sempat terjadi kenaikan dua kali lipat. Pasca Idul Fitri mencapai kenaikan yang tertinggi. Sehingga kita ingin memastikan bahwa akselerasi vaksinasi menjelang Nataru betul-betul bisa kita tuntaskan,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri tersebut menekankan, dengan akselerasi vaksinasi, diharapkan bisa tetap mempertahankan tren positif pengendalian angka Covid-19 dewasa ini yang sudah sangat baik.

“Angka Covid-19 yang saat ini bisa kita kendalikan untuk berada di bawah 1 positivity ratenya, lalu BOR-nya juga di bawah 4 sampai 5 persen betul-betul kita jaga,” ucap Sigit.

Dengan terbentuknya kekebalan komunal dan imunitas di masyarakat, lanjut Sigit, hal itu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Serta, Indonesia akan semakin siap menggelar perhelatan event nasional dan internasional kedepannya.

Keberhasilan pengendalian Covid-19 ini tentunya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dimana pada kuartal II 2021 perekonomian Indonesia Tumbuh 7,07 persen dan 3,51 persen pada kuartal III 2021. Tentunya kita berharap Pandemi Covid-19 terus terkendali sehingga bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 3,7-4,5 persen.

“Karena memang ini semua berdampak pada aktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang saat ini mungkin sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat. Harapan kita dengan pengendalian laju Covid-19, ini maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan event nasional maupun internasional yang akan kita laksanakan kedepan semuanya bisa berjalan dengan baik. Dan ini sangat penting buat posisi Indonesia, di mata internasional,” papar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan untuk menyapa langsung secara virtual wilayah lainnya yang menggelar kegiatan ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’. Diantaranya adalah, Aceh, Maluku dan Papua.

Saat menyapa wilayah Aceh, Sigit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh agama, masyarakat dan adat yang telah ikut berperan aktif dalam percepatan akselerasi vaksinasi.

“Salam untuk seluruh tokoh adat, agama dan masyarakat yang saya yakin dengan bantuan dari seluruh tokoh yang ada maka percepatan vaksinasi untuk Aceh bisa dilaksanakan. Tentunya TNI-Polri siap untuk kerja siang malam. Kami tentunya akan pantau terus. Apabila memang stok mulai habis segera diinformasikan sehingga kita bisa distribusi,” kata Sigit.

Sementara saat menyapa Papua, Sigit menekankan untuk seluruh instansi terkait dan masyarakat terus bersinergi dalam rangka percepatan pembentukan kekebalan dan imunitas warga terhadap virus corona.

“Walaupun kita baru saja laksanakan kegiatan nasional PON. Harapan kita capaian vaksinasi bisa terlaksana dengan baik. Sehingga seluruh masyarakat Papua betul-betul memiliki kekebalan dan imunitas. Karena masih terjadi fluktuasi dan beberapa negara mengalami peningkatan. Saya harapkan Papua segera dipercepat vaksinasinya sehingga masyarakat semuanya dalam kondisi kuat, kondisi lebih imunitas dalam hadapi situasi Pandemi Covid-19,” tutur Sigit.

Sedangkan wilayah Maluku, Sigit menerima laporan adanya kendala soal distribusi dan tempat penyimpanan vaksin Covid-19. Sebab itu, Sigit akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kalau demikian nanti kita infokan terkait dengan sistem penyimpanan dan distribusinya. Sehingga vaksinnya tetap baik. Saya kira progresnya mudah-mudahan berjalan baik. Dua minggu kedepan saya akan cek pencapaiannya seperti apa. Saya kira dengan semangat yang ada pencapaiannya bisa dilaksanakan,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit menerima laporan bahwa seluruh Indonesia sudah tidak adalagi masyarakat yang tidak mau atau menolak untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.

Tak lupa, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI-Polri, tenaga kesehatan, Pemda, Forkopimda, vaksinator, relawan dan unsur masyarakat lainnya yang terus berusaha melakukan akselerasi vaksinasi meskipun di hari libur seperti saat ini.

Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi serentak se-Indonesia ini juga menyalurkan paket sembako ke warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga 

Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung salah satu lokasi yang melaksanakan kegiatan ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’ di Pusat Pengembangan (Pusbang) SDM Perhubungan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021).

 

Kegiatan akselerasi vaksinasi Covid-19 tersebut digelar serentak di 3.822 titik se-Indonesia, dengan target 1,1 juta masyarakat. Dengan adanya hal ini diharapkan target vaksinasi 70 persen di akhir tahun sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dapat terwujud.

 

“Hari ini dilaksanakan secara serentak dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Harapan kita ini bisa tercapai dan khususnya di kabupaten Bogor yang merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jabar, saya kira memang harus terus laksanakan akselerasi. Sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai,” kata Sigit kepada wartawan usai meninjau kegiatan ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’.

 

Menurut mantan Kapolda Banten ini, akselerasi vaksinasi ini sebagai salah satu strategi untuk antisipasi terjadinya laju pertumbuhan Covid-19 di periode Natal 2021 dan Tahun 2022 (Nataru).

 

Dalam masa libur Nataru, Sigit menyebut, ada potensi pergerakan masyarakat. Sehingga, kata Sigit, pengalaman pada tahun lalu harus dijadikan pembelajaran dan kesiapan yang lebih baik guna mencegah lonjakan kasus Covid-19.

 

“Sehingga tentunya menjadi perhatian kita semua agar di masa Nataru nanti laju pengendalian angka Covid-19 yang saat ini sudah behasil kita jaga, tidak kemudian meningkat. Karena pengalaman beberapa tahun lalu pasca-Nataru sempat terjadi kenaikan dua kali lipat. Pasca Idul Fitri mencapai kenaikan yang tertinggi. Sehingga kita ingin memastikan bahwa akselerasi vaksinasi menjelang Nataru betul-betul bisa kita tuntaskan,” ujar Sigit.

 

Mantan Kabareskrim Polri tersebut menekankan, dengan akselerasi vaksinasi, diharapkan bisa tetap mempertahankan tren positif pengendalian angka Covid-19 dewasa ini yang sudah sangat baik.

 

“Angka Covid-19 yang saat ini bisa kita kendalikan untuk berada di bawah 1 positivity ratenya, lalu BOR-nya juga di bawah 4 sampai 5 persen betul-betul kita jaga,” ucap Sigit.

 

Dengan terbentuknya kekebalan komunal dan imunitas di masyarakat, lanjut Sigit, hal itu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Serta, Indonesia akan semakin siap menggelar perhelatan event nasional dan internasional kedepannya.

 

Keberhasilan pengendalian Covid-19 ini tentunya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dimana pada kuartal II 2021 perekonomian Indonesia Tumbuh 7,07 persen dan 3,51 persen pada kuartal III 2021. Tentunya kita berharap Pandemi Covid-19 terus terkendali sehingga bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 3,7-4,5 persen.

 

“Karena memang ini semua berdampak pada aktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang saat ini mungkin sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat. Harapan kita dengan pengendalian laju Covid-19, ini maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan event nasional maupun internasional yang akan kita laksanakan kedepan semuanya bisa berjalan dengan baik. Dan ini sangat penting buat posisi Indonesia, di mata internasional,” papar Sigit.

 

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan untuk menyapa langsung secara virtual

Vaksinasi Covid-19 Melonjak Drastis, Plt Bupati Nganjuk Apresiasi Kinerja Kapolres Nganjuk

Vaksinasi Covid-19 Melonjak Drastis, Plt Bupati Nganjuk Apresiasi Kinerja Kapolres Nganjuk

 

Nganjuk – Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas upaya jajaran Polres Nganjuk di bawah AKBP Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K, M.H., terkait percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Hal ini disampaikan Marhaen dalam rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka mengantisipasi lonjakan penularan Covid-19 pada masa libur Natal dan Tahun Baru, Jumat (26/11/2021).

 

“Pada rapat pertama di Surabaya ditampilkan pencapaian Kabupaten Nganjuk terkait vaksinasi. Ketika itu kita menempati peringkat lima dari bawah di seluruh Jawa Timur. Pada waktu itu, bila rapat dengan Forkopimda, kita hanya bisa menunduk karena tidak percaya diri,” kata Marhaen.

 

“Alhamdulillah setelahnya kita melakukan langkah-langkah. Selama kurang dari sebulan ini, Nganjuk bisa naik tujuh peringkat. Terimakasih kepada Pak Kapolres yang meskipun baru menjabat, namun tidak pernah mengenal lelah (menggenjot vaksinasi, red.). Terimakasih atas sinerginya,” tuturnya.

 

Data jumlah vaksinasi di Kabupaten Nganjuk memang menunjukkan peningkatan signifikan dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Tak kurang dari 98 ribu dosis vaksin disuntikkan kepada warga Kabupaten Nganjuk pada 15-24 November 2021. Puncaknya terjadi pada 24 November 2021 saat tercatat 18.213 masyarakat Kabupaten Nganjuk menerima suntikan vaksin Covid-19.

 

Pada tanggal 15 November 2021, tingkat vaksinasi dosis pertama tercatat di angka 49,56 persen dan dosis kedua baru 26,04 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 57,12 persen (naik 7,56 persen) untuk dosis pertama dan 28,71 persen (naik 2,67 persen) untuk dosis kedua pada 24 November 2021.

 

Kenaikan lebih signifikan terlihat pada vaksinasi dosis pertama untuk warga lansia, yakni dari angka 27,54 persen pada 15 November 2021 menjadi 43,49 persen (naik 15,95 persen) pada 24 November 2021. Sementara vaksin dosis kedua bagi lansia pada periode yang sama naik dari 26,04 persen menjadi 28,71 persen (naik 2,67 persen).

 

Kendati terjadi peningkatan signifikan dalam hal jumlah warga yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19, Marhaen berharap kolaborasi antara stakeholder di Kabupaten Nganjuk terus terjalin dalam menggenjot vaksinasi.

 

“Insya Allah target kita paling tidak ranking 20 ke atas. Terus saja vaksin. Bila target dari pusat ke propinsi itu 70 persen, paling tidak kita 80 persen. Utamanya yang dosis pertama,” ucap Marhaen.

 

“Strateginya seperti yang disampaikan Kapolres Nganjuk, termasuk di antaranya kunjungan ke rumah, doorprize, sembako dan sebagainya. Di sinilah letak pentingnya kolaborasi dan sinergi karena tidak bisa dilakukan sendirian walaupun tanggung jawab utama vaksinasi itu adalah di pemerintah daerah,” ucapnya

Kapolres Situbondo Bantu Pengobatan Penderita Hidrocephalus

Kapolres Situbondo Bantu Pengobatan Penderita Hidrocephalus

 

Situbondo, Mendapat informasi tentang penderita hidrocephalus, Kapolres Situbondo AKBP Ach. Imam Rifa’i. S.H., S.I.K., M.PICT., M.ISS. bersama H. Taufik menjenguk untuk memberikan tali asih guna membantu meringankan biaya perobatannya, Jum’at (26/11/2021)

 

Kedua orang pasien penderita hidrocephalus yakni Shaqueen Azkadhina Gun Aisyah umur 4 tahun beralamat di Kampung Sokparse desa Wringinanom kec. Asembagus dan Sulasatri umur 31 tahun beralamat di dusun Kraja desa Tlogosari kec. Sumbermalang.

 

Dalam kunjungan kerumah pasien hidrocephalus didampingi PS Kasi Dokkes Aiptu H. M. Nurul Wahyudi bersama tim medis, Kasi Humas, Kapolsek dan Camat Sumbermalang, dan Kapolsek Asembagus.

 

Setelah berbincang dengan keluarga, Kapolres dan H. Taufik memberikan bantuan sosial dan merencanakan untuk melakukan pemeriksaan kedua pasien tersebut yakni pemeriksaan awal CT scan di rumah sakit umum Dr. H. Koesnadi Bondowoso kemudian dilanjutkan pemeriksaan Dokter spesialis bedah saraf di Rumah Sakit Lavalette Malang.

 

Setelah melihat kondisi kedua pasien tersebut, Kapolres dan H. Taufik menyampaikan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan untuk pengobatan dan meminta pihak keluarga untuk sabar serta banyak berdoa semoga usaha yang dilakukan nanti mendapatkan hasil terbaik baik adik Shaqueen Azkadhina Gun Aisyah dan Sulasatri.

 

“ tim dari Dokkes sudah melakukan pemeriksaan kedua pasien menderita hydrocephalus, kemudian sudah dibuat rencana untuk pemeriksaan awal di RS Dr. H. Koesnadi Bondowoso dan pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Lavalette Malang “ pungkasnya.

Rapat Lintas Sektoral, Kapolri Paparkan Strategi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

Rapat Lintas Sektoral, Kapolri Paparkan Strategi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

Jakarta – Pemerintah, TNI, Polri dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk membahas soal antisipasi potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan, sebagaimana instruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), koordinasi antar-lembaga sangat diperlukan untuk tetap mempertahankan tren positif laju pertumbuhan Covid-19 yang saat ini sudah dapat dikendalikan dengan baik. Sehingga, saat memasuki libur Nataru, tidak mengalami lonjakan.

“Seperti perintah Bapak Presiden pada ratas lalu, persiapan menghadapi kemungkinan laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru harus diantisipasi. Sehingga dilakukan langkah-langkah koordinasi bersama dengan semua pihak,” kata Sigit dalam Rakor lintas sektoral.

Indonesia, kata Sigit, saat ini berada di peringkat pertama dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19 di Asia Tenggara berdasarkan Indeks Nikkei. Tak hanya itu, berdasarkan pusat pencegahan penyakit (CDC) Amerika Serikat, Indonesia masuk dalam kategori zona hijau Covid-19 dengan tingkat penularan kasus berada di level 1 sehingga aman untuk dikunjungi.

Mantan Kapolda Banten ini menyebut, selain menjadi prestasi Pemerintah, hal itu juga hasil dari kerja keras seluruh pihak terkait dan elemen masyarakat. Jika tren positif ini bisa dipertahankan saat Nataru, Sigit mengatakan, hal tersebut bisa menjadi semakin membangkitkan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Mengingat, kedepannya Indonesia akan menggelar perhelatan agenda nasional maupun internasional. Yang dimana, hal itu akan membangkitkan sektor perekonomian masyarakat Indonesia. Karenanya, Sigit berharap, kesuksesan PON di Papua, Konferensi Polwan Internasional di NTT dan World Superbike di NTB, dapat terjadi di agenda kedepan lainnya.

“Ini modal dasar kita untuk tetap menjaga laju pertumbuhan Covid-19. Dengan angka tersebut, pertumbuhan ekonomi bisa bertumbuh. Oleh karena itu bagaimana kita menjaga saat kegiatan Natal dan Tahun Baru yang akan kita hadapi beberapa hari kedepan. Sehingga agenda nasional ataupun internasional di tahun mendatang tetap terkendali. Semua pengalaman yang selama ini harus dijadikan pembelajaran untuk kita semua,” ujar Sigit.

Saat memberikan pengarahan, Sigit menekankan semua pihak harus benar-benar mewaspadai dan menyiapkan antisipasi pencegahan di kabupaten yang memiliki potensi peningkatan laju pertumbuhan Covid-19 dewasa ini. Pasalnya, Sigit mendapatkan laporan dari Kemenkes soal adanya peningkatan angka virus corona di 17 kabupaten.

“Pertempuran sementara ini kita yang memenangkan, namun pertempuran itu belum usai. Saya kira dengan angka dalam waktu ini terjadi penurunan, namun tanpa kita sadari mulai ada peningkatan betul kata pak Menkes 17 kabupaten. Tentunya angka ini harus kita waspadai. Kalau kita lihat di level assesmen disatu sisi keberhasilan kita semua. Namun di satu sisi kita harus waspadai dengan adanya PPKM level akan ada penurunan mobilitas,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Demi mengantisipasi laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru, Sigit telah memberikan sejumlah strategi dan instruksi kepada seluruh jajaran agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru. Diantaranya adalah strategi penanganan dari hulu dan hilir. Kemudian, pengawasan ketat protokol kesehatan (prokes) di seluruh moda transportasi laut, udara dan darat.

Menurut Sigit, strategi antisipasi pencegahan laju pertumbuhan Covid-19 akan diterapkan dalam Operasi Lilin untuk mengawal kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru.

“Dalam upaya antisipasi Nataru kepolisian akan laksanakan Operasi Lilin. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah. Tentunya Polri akan mengawali 1 minggu sebelum dan 1 minggu setelah diberlakukan PPKM Level 3, dengan tujuan mengurangi transmisi angka Covid-19,” tutur Sigit.

Terkait strategi penanganan hulu ke hilir, Sigit memaparkan untuk memberlakukan skenario pengetatan prokes mulai dari pra-keberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang tetap mudik, melalui Posko PPKM mulai dari tingkat RT/RW. Bagi warga yang harus melaksanakan perjalanan, harus menyertakan surat keterangan mudik, sertifikat vaksin dua kali dan hasil Swab Antigen ataupun PCR.

Polri, kata Sigit juga menyiapkan pos-pos yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat. Lalu, ada juga tempat yang disiapkan untuk melakukan karantina apabila diketemukan warga yang hasil Swab-nya dinyatakan positif.

“Kami siapkan pos pelayanan untuk laksanakan vaksinasi manakala ada masyarakat yang belum vaksin. Untuk membantu masyarakat yang belum vaksin ini merupakan strategi kita. Juga disiapkan pos karantina apabila dalam pelaksanaan Swab dinyatakan reaktif dan aplikasi PeduliLindungi warna hitam agar dilaksanakan karantina sementara,” kata Sigit.

Polisi juga akan membentuk pos untuk Checkpoint guna memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Pada Bandara, polisi juga akan meningkatkan pengawasan para pelaku perjalanan dari luar negeri, guna mencegah masuknya varian baru Covid-19.

Strategi selanjutnya adalah, Sigit menegaskan, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat akan terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi untuk mencapai target Presiden Jokowi sebesar 70 persen di akhir tahun.

“Artinya perlu adanya langkah yang perlu kita lakukan untuk antisipasi capaian bulan November dan di Desember minimal 70 persen. Jadi bagi wilayah yang dibawah rata-rata nasional, sehingga perlu langka-langkah khusus dan menjadi perhatian kita semua. Akselerasi vaksinasi ini kita harapkan sebelum dilaksanakan Operasi Lilin untui menjaga agar vaksinasi berjalan dan prokes berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

Sigit juga mengimbau agar perayaan Natal dilakukan dengan memanfaatkan cara online atau virtual. Ataupun jika dilaksanakan secara Offline maka kapasitas baiknya hanya dihadiri 50 persen. Tak hanya itu, aplikasi PeduliLindungi juga harus terpasang di rumah ibadah.

Sementara itu, untuk pusat perbelanjaan atau Mall, selain dipasangi PeduliLindungi, harus disediakan pula posko vaksinasi dan karantina. Sedangkan di tempat wisata, bisa dilakukan dengan cara One Gate System dan juga tersedia pos vaksin serta karantina.

Kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berharap kepada TNI-Polri untuk terus berada di garda terdepan dalam mengantisipasi laju pertumbuhan Covid-19.

“TNI-Polri sudah sangat kompak. Kita harus menjaga pertumbuhan ekonomi. Covid-19 landai ekonomi pun harus semakin baik,” kata Muhadjir.

Kejar Herd Immunity, Jamaah Sholat Jumat Dapat Vaksin dari Polres Bojonegoro

Kejar Herd Immunity, Jamaah Sholat Jumat Dapat Vaksin dari Polres Bojonegoro

 

BOJONEGORO – Tekad Polres Bojonegoro untuk mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi dengan capaian target 70 persen warga Kabupaten Bojonegoro tak henti dilakukan.

 

Dengan jemput bola Tim Tenaga Kesehatan dari Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Ngumpak Dalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dan Seksi Kedokteran Dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Bojonegoro datang ke beberapa Masjid di wilayah hukum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro untuk membantu vaksin bagi para jamaah sholat Jumat.

 

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia kepada media Jumat (26/11/2021) mengatakan vaksin ditempat ibadah ini merupakan salah satu program percepatan vaksinasi Covid-19. Yang dibutuhkan saat ini adalah jemput bola agar hasilnya lebih maksimal.

 

“Kami mulai jemput bola ke beberapa tempat ibadah agar masyarakat tidak kesulitan harus pergi ke gerai vaksin, puskesmas maupun pusat pelayanan vaksin lainnya, ini upaya kami memberikan kemudahan kepada masyarakat,”ujar AKBP EG Pandia.

 

Pandia menambahkan terobosan dan inovasi baru yang memang dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada warga khususnya di tempat-tempat ibadah.

 

“Target untuk vaksinasi jamaah sholat Jumat adalah 500 orang,”tambahya.

 

Data yang yang diperoleh awak media ini bahwa kegiatan vaksinasi yang menyasar para jamaah sholat Jum’at dibeberapa masjid di wilayah hukum Polres Bojonegoro antara lain Masjid Jami Al Istiqomah Desa Ngumpak Dalem, Masjid Al Baqo Desa Ngulanan, Masjid Jami Al Ikhlas Desa Ngablak, Masjid At Toyibah Desa Sumberagung, Pondok Khoziniyah Al Djufri Sumbertlaseh, Masjid Al Istiqomah Dukuh Kawis, dan Masjid Al Muttaqqin Desa Sendangrejo.

 

Suhardi salah seorang jamaah Masjid Al Baqo mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro yang langsung mendatangai para jamaah masjid. “Alhamdulillah sudah di vaksin kedua mas, mau berangkat vaksin kedua belum sempat kok di Masjid ada vaksin,”ujar Suhardi.

 

Vaksin dilaksanakan sebelum sholat Jumat dan sesudah sholat Jumat di halaman masjid. (WF/***19)

Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia, Polisi Gunakan Gerobak Vaksin di Pasar

*Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia, Polisi Gunakan Gerobak Vaksin di Pasar*

 

 

Percepatan vaksin lansia terus dikebut. Salah satu strategi yang diterapkan Satgas Covid-19 Kota Probolinggo, dengan mengganti ambulan vaksin, dengan gerobak vaksin. Upaya itu agar masyarakat tidak takut, ketika harus vaksin.

 

Gerobak vaksin itu, dibawa langsung ke pasar tradisional. Sementara polisi yang bertugas, termasuk Kapolres, menjemput pedagang dan pembeli lansia di pasar, untuk ikut vaksin.

 

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K., menyebut, inovasi itu berdasar pengamatan beberapa waktu terakhir. Terhadap respon dan sikap masyarakat, terutama lansia, soal vaksin. Dapat disimpulkan, sejauh ini masyarakat trauma dan takut. Ketika melihat ambulance parkir di sekitar mereka. Atau bahkan mendatangi tempat kerja mereka.

 

“Karena itulah, kami coba cara lain. Tidak bawa ambulance, tapi gunakan gerobak vaksin ini. Dimana secara penglihatan, gerobak jauh lebih familiar di mata masyarakat,” katanya, Kamis (25/11/2021).

 

Penggunaan gerobak vaksin itu diharapkan mampu mengejar target 70 persen vaksin lansia. Per tanggal 24 November kemarin, di Kota Probolinggo, capaian vaksin lansia berada di angka 50 persen untuk tahap pertama. Sedangkan vaksin lansia tahap kedua, masih di angka 27,3 persen.

 

Kapolres menegaskan, vaksinasi ini, merupakan bentuk ikhtiar untuk bisa segera terbebas dari pandemi covid19. Membentengi kesehatan masyarakat, dari potensi fatal covid19. Selama proses vaksinasi, dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

 

Selain itu, jajaran anggota Polres Probolinggo Kota, termasuk Kapolres, blusukan langsung ke dalam pasar. Menjemput pedagang maupun pembeli lansia. Untuk ikut vaksin. Proses penyuntikan vaksin pun, dilakukan sesuai dengan protokol dan prosedur kesehatan.

 

Calon penerima vaksin tetap menjalani skrinning kesehatan. Jika memungkinkan, langsung disuntik di lokasi. Selanjutnya, penerima vaksin diberi kartu keterangan vaksin.

 

“Kami juga periksa pedagang dan pembeli lain di dalam pasar. Jika ada yang belum vaksin, meski bukan lansia tetap kami jemput. Giat pertama ini, kami target 300 dosis vaksin bisa terserap,” tandas Kapolres (***1

Wadahi Pesilat Remaja. Kapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat

Wadahi Pesilat Remaja. Kapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan turnamen Pencak Silat Remaja, Piala Kapolda Jatim, di gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jum’at (26/11/2021). Guna menampung aspirasi perguruan silat yang ada di Jawa Timur untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat yang berprestasi.

 

Polda Jatim bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, dan Ikaran Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

 

Dalam turnamen ini diharapkan dapat mencari bibit unggul yang dapat mewakili kontingen Jatim dalam pencak silat, dan diharapkan peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas, memperkuat tali silahturahmi dan menghindari konflik antar perguruan pencak silat, serta sebagai sarana olahraga untuk menjaga imunitas dimasa pandemi covid-19.

 

Sebanyak 38 kontingen terdiri dari 304 pesilat dari berbagai perguruan silat, mewakili Polres Jajaran Polda Jatim mengikuti Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 26 sampai dengan 29 November 2021. Dari masing – masing Polres jajaran menghadirkan 8 kelas yang sudah melalui pertandingan seleksi tingkat kab/kota di tiap-tiap polres, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri.

 

Semua kategori tersebut memiliki batasan berat badannya masing-masing.

 

Untuk kategori remaja putra.

Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.

Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.

Kelas F mulia dari 59kg hingga 63kg.

Kelas G mulai dsri 63kg hingga 67kg.

 

Sedangkan kategori remaja putri.

Kelas C mulai dari 47kg hingga 51kg.

Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.

Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.

Kelas F mulai dari 59kg hingga 63kg.

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini antara lain adalah untuk mewujudkan sportifitas, jiwa kesatria dan jujur.

 

“Karena kita ingin mengadakan pertandingan ini untuk sekaligus menjaga kamtibmas. Karena adik-adik mungkin berlatih perlu ada pertandingan menunjukkan prestasi,” ucapnya Kapolda Jatim.

 

“Harapannya kalau ada pertandingan-pertandingan maka akan mengurangi tawuran antar adik-adik ini, sehingga ada wadah, menjadi wadah yang baik, wadah yang positif nantinya kalau ada yang berprestasi kami bisa juga nanti menjaring mereka sebagai anggota polisi,” tandasnya.

 

Kapolda juga berpesan kepada orang tua dan ketua perguruan Pencak Silat, untuk membina adik-adiknya dengan baik, untuk mewujudkan generasi yang tangguh.

 

“Pesan saya kepada orang tua, tolong kita bina adik-adik ini dan titip juga kepada ketua perguruan pencak silat, titip adik-adiknya dibina dengan baik, sehingga nanti mewujudkan generasi yang tangguh, untuk mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik,” pesan Kapolda.

 

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan, kegiatan serupa akan diadakan setiap tahun, bekerja sama dengan IPSI dan Kadispora Jatim, untuk mewujudkan

Bhabinkamtibmas Polresta Mojokerto Bedah rumah Mbah Siti Badriah yang dari Tirai Bambu

Bhabinkamtibmas Polresta Mojokerto Bedah rumah Mbah Siti Badriah yang dari Tirai Bambu

 

Mojokerto – Hidup sebatang kara disebuah rumah yang berdinding tirai bambu, mbah siti badriah mendapat perhatian dari Bhabinkamtibmas Polsek Kemlagi, Aipda. Iswan Jhony untuk membantu bedah rumah.

 

Aipda. Iswan Jhony melakukan bedah rumah untuk rumah yang sudah lapuk milik Mbah Siti Badriah (58) warga Lingkungan Kemlagi Selatan RT.03/RW.01, Desa/Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

 

Bentuk kepedulian program dari kepolisian yang dilakukan melalui Babinkamtibmas dalam upaya membantu kesulitan warga di tengah masa pandemi adalah melakukan bedah rumah. Sepeti yang dilakukan Polresta Mojokerto melalui Babinkamtibmas Polsek Kemlagi.

 

Pekerjaan bedah rumah Siti Badriah tersebut, dilakukan oleh personel anggota Polsek Kemlagi dibantu warga, Jum’at (26/11/2021) dan dipantau langsung oleh perangkat desa setempat, juga Kapolresta Mojokerto, AKBP. Rofiq Ripto Himawan, SiK.,SH.,MH didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Kemlagi, Kasat Lantas serta Kasi Humas Polresta Mojokerto

 

Saat ditemui di lokasi bedah rumah, Aipda. Iswan Jhony mengatakan, program bedah rumah sebagai bentuk kepedulian untuk warga yang membutuhkan seperti dilakukan di rumah milik mbah Siti Badriah ini akan dilakukan secara gotong royong bersama anggota dan warga sekitar.

 

“Rumah tersebut kondisinya kita ketahui penyangga kayunya sudah lapuk dan atapnya ambrol. Selanjutnya kita akan benahi dengan kita bantu bahan dan tenaga untuk bisa menjadi rumah layak huni,” jelas Iswan.

 

Sementara itu, Kapolsek Kemlagi, AKP Supriyadi saat ditemui membenarkan adanya kegiatan bedah rumah ini. “Program bedah rumah ini tidak lepas dari program Kapolresta Mojokerto yang ikut peduli terhadap sesama dalam upaya membantu kesulitan warga di tengah masa pandemi ini,” ungkap Supriyadi.

 

Di tempat terpisah, Kapolresta Mojokerto, AKBP. Rofiq Ripto Himawan mengatakan, selain melakukan bedah rumah dan pembenahan rumah warga terdampak di masa pandemi Covid-19, pihaknya juga membagikan paket sembako, obat – obatan, Vitamin, Hand Sanitizer kepada mbah Siti Badriah

 

Kapolresta Mojokerto didampingi Pejabat Utama juga membagi masker kepada warga Lingkungan Kemlagi Selatan RT.03/RW.01, Desa/Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto agar warga tetap disiplin melakukan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

 

“Kita harus tetap bersyukur dengan apapun yang diberikan oleh Tuhan dan terus berbagi kepada sesama di saat kita dalam keadaan bahagia,” pungkas Rofiq memberi pesan.

 

Tim peliput saat menemui mbah Siti Badriah ditemui di rumahnya mengatakan, dirinya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan pihak kepolisan, khususnya kepada Bapak Kapolresta dan anggota. “Semoga bantuan yang diberikan kepada saya ini sangat bermanfaat buat saya dan semoga Bapak Kapolresta selalu diberikan barokah dan kesehatan bersama keluarganya,” ucap Siti Badriah. (MK)

9 Rumah Ambruk Akibat Hujan disertai Angin Kencang di Jabung, ini yang Dilakukan Polres Malang

9 Rumah Ambruk Akibat Hujan disertai Angin Kencang di Jabung, ini yang Dilakukan Polres Malang

 

POLRES MALANG – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung, mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan. Seperti yang terjadi di Desa Kemantren RT. 05 RW. 05, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (24/11/2021).

 

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kapolsek Jabung, AKP Koesmindar membenarkan kejadian tersebut, bahwa kemarin (24/11/2021) sekira jam 14.00 Wib. Telah terjadi hujan deras disertai angin kencang.

 

Ada sekitar sembilan rumah yang mengalami kerusakan akibat musibah tersebut. Rata – rata rumah yang terdampak, salah satu sisi tembok rumah ambruk serta genting rumah mereka berserakan terbawa angin.

 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun ada 1 rumah yang rusaknya cukup berat dan ada sekitar delapan rumah yang mengalami kerusakan ringan dalam kejadian kemarin,” ucap Koesmindar kepada media, Kamis (25/11/2021).

 

Kapolsek Jabung menyampaikan bahwa pihaknya bersama semua unsur dan para relawan hari ini, (25/11) melaksanakan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang terdampak musibah tersebut.

 

“Hari ini kita langsung turun ke lapangan bersama – sama dengan masyarakat, TNI, BPBD dan semua unsur terkait untuk meringankan beban warga yang terkena musibah,” ucap Koesmindar.

 

AKP Koesmindar berharap, kepada semua warga, agar lebih waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim tahun ini.

 

“Sudah banyak terjadi bencana alam walau tergolong kategori bencana ringan, namun kita tidak boleh underestimate karena bencana datangnya tanpa diduga-duga,” jelasnya.

 

Salah satu warga bernama Irfan, yang rumahnya terkena dampak angin kencang tersebut menyatakan, dengan adanya kerja bakti ini, ia merasa terbantu.

 

“Saya sangat berterimakasih, semoga pemerintah memperhatikan musibah yang saya alami ini,” harapnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu