Kapolres Probolinggo Beri Penghargaan Atlet Kabupaten Probolinggo Berprestasi

Kapolres Probolinggo Beri Penghargaan Atlet Kabupaten Probolinggo Berprestasi.

Probolinggo, Kapolres Probolinggo apresiasi atlet berprestasi dari Kabupaten Probolinggo yang mewakili Provinsi Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua. Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya diungkapkan Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi saat apel gelar pemberian reward kepada atlet berprestasi di Lapangan Mapolres Probolinggo, Senin (22/11/2021) pagi.

“Ini prestasi yang diberikan oleh atlet asal Kabupaten Probolinggo tentu sangat membanggakan bagi kami, masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ucap Kapolres Probolinggo.

Prestasi yang mereka torehkan selain membawa harum nama Provinsi Jawa Timur juga membawa harum nama Kabupaten Probolinggo.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut AKBP Teuku Asrya Khadafi, Kepolisian Resor Probolinggo memberikan penghargaan kepada mereka. “Mereka adalah pahlawan bagi Kabupaten Probolinggo dan kita wajib bangga atas prestasi yang mereka torehkan pada ajang kejuaraan PON XX di Papua,” tutur Arsya.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi memberikan apresiasi berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada atlet yang memperoleh medali dalam ajang kejuaraan PON XX di Papua. Apresiasi diberikan baik kepada atlet maupun pelatih yang berprestasi sesuai dengan porsinya.

Dengan apresiasi yang diberikan, AKBP Teuku Arsya Khadafi berharap prestasi yang diraih atlet-atlet asal Kabupaten Probolinggo dapat dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan.

Sebanyak 5 atlet asal Kabupaten Probolinggo yang memperoleh medali di ajang PON XX di Papua.
Berikut nama-nama atlet yang meraih medali PON XX dan menerima penghargaan dari Kapolres Probolinggo:
1. Sri Fatmawati dari cabor bulu tangkis menyumbangkan 1 medali emas (beregu) dan perunggu (individu)
2. Dhiemas Bayu Putera dari cabor anggar menyumbangkan 1 medali perak
3. Siti Aisyah dari cabor taekwondo menyumbangkan 1 medali perunggu
4. Moh. Ervan dari cabor catur menyumbangkan 1 medali perunggu
5. Muh. Agus Kurniawan dari cabor catur menyumbangkan 1 medali perunggu

Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Sugeng Nufindarko, mengaku sangat bersyukur karena atlet dan pelatih yang berlaga di PON XX Papua memperoleh penghargaan dan apresiasi dari Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut, KONI Kabupaten Probolinggo juga memberikan penghargaan dan menobatkan Kapolres Probolinggo sebagai Tokoh Penggerak Olahraga di Kabupaten Probolinggo

“Ini apresiasi dan kebanggan terhadap atlet kita yang meraih medali di ajang PON XX Papua. Kita juga patut bersyukur karena kita tidak sendirian, oleh karena itu kita menobatkan Kapolres Probolinggo sebagai tokoh penggerak olahraga Kabupaten Probolinggo ,” tutur Sugeng.

Ia juga berharap apresiasi yang diterima oleh para atlet dan pelatih ini dapat diterima dengan baik dan menjadi pemicu untuk berprestasi lebih baik lagi.

Salah satu atlet Kabupaten Probolinggo peraih medali emas PON XX Papua, Sri Fatmawati mengaku bangga dengan sambutan hangat dan penghargaan dari Kapolres Probolinggo. “Terima kasih Kapolres Probolinggo. Penghargaan ini adalah semangat bagi kami untuk terus berprestasi,” ujar Sri Fatmawati.

Simulasi Pam Nataru Polrestabes Surabaya untuk Memastikan Kota Surabaya Aman dan Sehat

*Simulasi Pam Nataru Polrestabes Surabaya untuk Memastikan Kota Surabaya Aman dan Sehat*

Surabaya,
Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polrestabes Surabaya mengadakan simulasi pengamanan di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen Surabaya, Minggu (21/11/2021).

Simulasi tersebut ditinjau langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan dan didampingi Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo.

Menurut Kombes Pol. Yusep simulasi ini sebagai antisipasi Polrestabes Surabaya untuk mencegah hal-hl yang tidak diinginkan dan kecolongan oleh aksi teror pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus sebagai acuan Pengamanan pada saat Nataru diseluruh wilayah Polrestabes Surabaya.

“Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan pihak Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria beserta Satgas Penanggulangan Covid-19 dan dibantu dengan Ormas yang ada , mengadakan simulasi pengamanan untuk persiapan Hari Natal dan juga Tahun baru yang tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar kita semua tidak kecolongan, karena Surabaya pernah terjadi cerita pahit terkait gangguan teroris, hal ini juga nantinya dapat digunakan sebagai acuan oleh para unsur pengamanan Nataru yang ada diwilayah Polrestabes Surabaya, dan sebagai tujuan akhirnya supaya Kota Surabaya ini aman dan kondusif ” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Tidak hanya itu, Kapolrestabes Surabaya juga menyampaikan bahwa pengamanan ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya saja kali ini diberlakukan protokol kesehatan yang ketat karena dalam masa pandemi Covid-19.

“ Kita tahu bersama bahwa saat ini Surabaya memang sudah Level 1 tetapi kita tetap harus waspada dan kita percaya bahwa Pandemi Covid 19 ini masih ada , untuk itu perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini kita tetap laksanakan prokes ketat, sehingga jangan sampai nanti terjadi penularan dan ada klaster baru setelah perayaan Nataru ini” imbuh Yusep.

Peroses simulasi meliputi apel pengamanan, tactikal floor game (TFG), sterilisasi oleh brimob, secdoor serta apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kasubag Kerma, yang berperan sebagai Perwira Pengendali Pengamanan (Padal PAM).

Sebelum memasuki gereja, para jemaat yang datang wajib untuk mengikuti protokol kesehatan yang diawasi oleh Satgas Covid-19 gereja, mulai dari wajib menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, scan barcode aplikasi peduli lindungi, cek suhu tubuh, hingga penyemprotan di bilik disinfektan.

Jemaat boleh masuk apabila scan barcode aplikasi peduli lindungi berwarna hijau. Apabila scan barcode aplikasi peduli lindungi berwarna Merah yang berarti belum vaksin, maka disediakan vaksin covid-19 ditempat.

Untuk tempat duduk diatur dan terdaftar atas nama jemaat yang mendapatkan undangan sesuai jadwal untuk memudahkan pengawasan dan tracing apabila terjadi sesuatu.

Jika ditemukan jemaat yang terbukti positif Covid-19, maka akan ditempatkan di ruang isolasi yang telah disediakan, serta langsung ditangani dan ditindak lanjuti oleh Satgas Covid-19 Kota Surabaya. (*humas)

Tanggap Bencana, Kapolsek Slahung Bersama Anggota Bantu Masyarakat Di Lokasi Tanah Longsor

Tanggap Bencana, Kapolsek Slahung Bersama Anggota Bantu Masyarakat Di Lokasi Tanah Longsor

 

PONOROGO, Polsek Slahung tanggap Bencana tanah longsor, membantu warga masyarakat Ds. Tugurejo membersihkan longsoran tanah yang menutup Jalan penghubung antar Desa Tugurejo dan Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan, Sabtu (20/11)

 

Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Slahung AKP Hariyono menjelaskan bahwa, “pada hari Jum’ at malam 19 November 2021 terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor Sabtu Pagi ( 20/11 ) di Titik koordinat -8°3’32.54″S 111°21’11.8″E. Dkh. Tugunongko Rt 03 Rw. 04 Ds. Tugurejo Kec. Slahung Kab. Ponorogo,” ujar Kapolsek Slahung AKP Hariyono

 

“longsornya tanah ini tidak ada korban jiwa akan tetapi menyebabkan Jalan penghubung antar Desa Tugurejo dan Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan tertimbun material longsor sehingga jalan tidak bisa dilewati warga,” sambungnya

 

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa dan longsor susulan kami berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Pemdes Desa Tugurejo.

 

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ada 8 (Delapan) Kepala Keluarga (KK) yang kami diungsikan karena rumahnya berada tidak jauh dari titik longsor,” ungkapnya

 

Menjelang pagi personil Polsek Slahung kami geser ke titik lokasi longsor untuk membantu warga masyarakat.

 

“kami bersama masyarakat, TNI Koramil Slahung dan Pemdes Desa Tugurejo bergotong royong membersihkan longsoran tanah yang menutup jalan antara Desa Tugurejo – Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan, sehingga jalan dapat gunakan kembali sebagaimana mestinya,” Tutup Kapolsek Slahung AKP Hariyono

 

(Humas)

Peduli Bencana Alam, Polres Jember Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Banjir Gunakan Truk Water Canon

Peduli Bencana Alam, Polres Jember Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Banjir Gunakan Truk Water Canon

 

JEMBER – Musibah adanya bencana alam banjir di Dusun Salakan, Desa Semboro Lor, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember memantik rasa kepedulian dan keprihatinan dari beberapa pihak. Seperti halnya yang dilakukan oleh Polres Jember, melalui Sat Samapta.

 

Bentuk kepedulian itu, dengan melaksanakan pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak banjir menggunakan Truk Water Canon dengan kapasitas air 7000 liter yang dimiliki oleh Sat Samapta, Jum’at (19/11/2021).

 

Kasat Samapta AKP Eko Basuki Teguh menjelaskan bahwa kebutuhan air bersih amat penting untuk kebutuhan warga masyarakat yang terdampak bencana alam banjir.

 

“Ya, terlebih pasca musibah kejadian itu, dapat membuat warga yang terdampak kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan kebutuhan pokok sehari – sehari lainnya”, terang Eko.

 

Kegiatan pendistribusian air bersih ini merupakan wujud kepedulian Polres Jember terhadap masyarakat yang terdampak.

 

Menyikapi ini, Kepala Desa Semboro, sangat megapresiasi atas sinergitas yang terjalin sangat baik antara pihak Kepolisian dan Instansi terkait.

 

“Luar biasa kepedulian Aparat Kepolisian yang begitu sangat bersinergi, dalam memperhatikan warga kami yang sedang dalam kesulitan saat ini,” katanya.

 

Menurutnya, ini akan sangat bermanfaat bagi warganya, yang sedang mengalami ujian dalam menghadapi dampak bencana banjir.

 

“Perhatian ini juga bentuk keseriusan Pihak Kepolisian , hingga jauh-jauh sampai di Desa Semboro, mewakili Masyarakat Desa Semboro, kami ucapkan terimakasih atas kepedulian yang telah diberikan”

POLRI PEDULI LINGKUNGAN, POLRES BLITAR KOTA BERSAMA SATPOL PP TERTIBKAN TAMBANG ILEGAL

*POLRI PEDULI LINGKUNGAN, POLRES BLITAR KOTA BERSAMA SATPOL PP TERTIBKAN TAMBANG ILEGAL*

Polres Blitar Kota bersama Satpol PP Kabupaten Blitar merazia lokasi tambang pasir yang diduga tak berizin di aliran lahar Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Jumat (19/11/2021).

Kapolres Blitar Kota AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, S.I.K., M.Si. mengatakan razia ini dilaksanakan berdasarkan informasi dari masyarakat dan ditindaklanjuti dengan melakukan patroli gabungan. Kini, kasus tambang ilegal tersebut masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Blitar Kota.

“Kemarin sore, kami menggelar patroli gabungan dengan Satpol PP dan mendapati aktivitas penambangan pasir diduga tanpa izin di aliran lahar Desa Sumberasri,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK., M.Si.

Saat di lokasi, petugas gabungan mendapati aktivitas penambangan pasir di aliran kali lahar yang diduga tak berizin sehingga petugas gabungan mengamankan enam pekerja, satu unit eskavator, dan satu unit dump truk di lokasi.

“Kami mengamankan enam orang diduga pelaku serta barang bukti ekskavator dan dump truk,” ujarnya.

Selanjutnya, polisi masih melakukan pemeriksaan awal terhadap enam orang yang diamankan di lokasi tambang pasir dan terus mengumpulkan alat bukti terkait kasus tambang ilegel tersebut.

“Masih pemeriksaan awal. Kami lakukan penyelidikan dan kumpulkan alat bukti. Setelah itu akan kami gelar perkara apakah memenuhi unsur tindak pidana apa tidak, kalau memenuhi kami naikan ke penyidikan,” tegas Kapolres.

Menurutnya, patroli gabungan itu bagian dari program Polri peduli lingkungan dengan mencegah praktik aktivitas penambang tanpa izin di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

“Kegiatan ini bagian upaya kami mencegah praktik aktivitas penambangan tanpa izin di wilayah hukum Polres Blitar Kota,” katanya.

Sebelumnya, polisi juga sudah memberikan imbauan dengan pemasangan spanduk terkait larangan melakukan aktivitas penambangan tanpa izin di lokasi.

Kapolri: SDM Harus Jadi ‘Koki’ Ciptakan kompetensi nilai etika Personel yang Diharapkan dan dipercaya Masyarakat

Kapolri: SDM Harus Jadi ‘Koki’ Ciptakan kompetensi nilai etika Personel yang Diharapkan dan dipercaya Masyarakat

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya di SDM Polri untuk bisa menjadi ‘koki’ yang meramu kompetensi nilai etika, kepemimpinan dan teknis untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul seperti yang diharapkan dan dipercaya oleh masyarakat.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menutup Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) SDM Polri di Yogyakarta, Jumat (19/11/2021).

 

“Hal tersebut menjadi tugas rekan-rekan sebagai koki yang mampu meramu nilai-nilai etika, nilai kepemimpinan dan nilai teknis ini ada di dalam setiap karakter individu SDM Polri,” kata Sigit.

 

Dengan dibentuknya SDM Polri yang unggul sebagaimana diharapkan masyarakat, kata Sigit, hal itu juga sesuai dengan semangat dari gagasan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Resposibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

 

“Saya ingatkan saya memiliki program bagaimana mewujudkan transformasi Polri menuju Polri yang Presisi. Dimana di dalamnya harus memiliki kemampuan prediktif, memiliki kemampuan etika untuk responsibilitas dan mampu melaksanakaan tugasnya secara transparansi berkeadilan,” ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

 

Menurut Sigit, terciptanya SDM Polri yang Presisi juga sebagaimana tindaklanjut dari harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Korps Bhayangkara dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

“Mengutip pernyataan Pak Presiden RI bagaimana pentingnya SDM unggul dalam menciptakan Polri yang Presisi. Ini pernah disampaikan beliau beberapa waktu lalu, bagaimana harapan beliau bahwa Polri harus Presisi dalam menjalankan Wewenangnya. Untuk itu pengembangan SDM Polri harus betul-betul diperhatikan secara serius. Mulai dari rekrutmen, pendidikan dan promosinya dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk membentuk karakter SDM Polri yang mampu menjalani tugas terhadap tantangan yang kita hadapi saat ini. Kemudian kita manfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang terus berkembang sampai saat ini,” ucap Sigit.

 

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, Rakorbin SDM Polri ini melahirkan formula yang inovatif sebagai Road Map demi mewujudkan personel Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman kedepannya yang semakin kompleks.

 

Dari segi internal, Sigit menyebut SDM yang unggul akan mampu membuat Polri jauh lebih baik lagi kedepannya. Sehingga, kepercayaan dari masyarakat terhadap polisi akan terus meningkat kedepannya.

 

Adanya pengembangan SDM, Sigit menyatakan bahwa, hal itu akan menghapuskan stigma di masyarakat soal penanganan kasus yang tebang pilih, etika yang kurang baik, penegakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

 

Disisi lain, Sigit juga menekankan kepada jajaran SDM Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan terhadap seluruh personel kepolisian di Indonesia. Sebagai salah satu profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi, Sigit menekankan, soal kesejahteraan harus diperhatikan dengan baik.

 

Menurut Sigit, dengan adanya peningkatan kesejahteraan, hal itu akan semakin membuat jajaran termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi lebih tenang.

 

“Kemudian selanjutnya, terkait dengan kesejahteraan ini juga ada teori yang menyatakan kalau kualitas kehidupannya jauh lebih baik, maka tingkat stres anggota tentunya akan berkurang dengan terpenuhinya kesejahteraan tersebut.” kata Sigit.

 

Salah satu kesejahteraan yang harus diperhatikan kepada seluruh jajaran kepolisian adalah menyiapkan tempat tinggal yang layak. Sehingga, lanjut Sigit, personel yang baru menjadi Polisi tidak perlu memusingkan tempat berlindung. Sigit pun telah memiliki program 100 ribu rumah untuk personel kepolisian.

 

“Bagaimana di kota-kota paling tidak kita bisa bantu buatkan rumah dinas buat mereka. Apakah bentuknya rusun, apakah rumah dinas ataupun bentuk-bentuk lain yang bisa kita kerjasamakan. Sehingga anggota kita sejak awal tidak usah pusing hal-hal seperti itu. Di satu sisi tentunya akan mudah, manakala kita butuhkan anggota dalam waktu cepat, karena memang rumah dinas disiapkan, asrama, atau rusun disiapkan. Karena pada saat ada panggilan tugas yang sifatnya mendadak bisa hadir dengan lebih cepat,” papar Sigit.

 

Selain itu, Sigit juga meminta kepada SDM Polri menyiapkan pelayanan konseling bagi jajaran kepolisian secara periodik yang memiliki risiko pekerjaan tekanan atau stres yang tinggi. Pasalnya, hal itu juga bisa mencegah potensi terjadinya pelanggaran-pelanggaran ketika menjalankan tugasnya di lapangan.

 

Disisi lain, Sigit meminta agar SDM Polri memberikan perhatian kepada anggota yang mengalami sakit. Ia menyatakan, saat ini sudah ada Aplikasi e-Yankes untuk melakukan monitoring kesehatan para personel.

 

“Harapan kita aplikasi yang ada terus dimanfaatkan dan dikembangkan untuk proses pemantauan anggota kita yang memiliki penyakit menahun tidak terpantau. Dengan aplikasi ini anggota tersebut bisa diikuti, paling tidak ini menjadi perhatian organisasi terhadap anggota kita yang sakit. Kita yakinkan bagaimana progres dari pengobatan dengan kerjasama antara SDM dengan kesehatan. Sehingga kemudian anggota kita betul-betul bisa kembali sehat,” ujar Sigit.

 

Lebih dalam, Sigit mengatakan harus ada pemberian reward kepada personel-personel yang berprestasi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Di tahun 2021 ini, Sigit menyampaikan telah memberikan reward terhadap 3.056 personel.

 

“Sistem ini tolong dibuat sehingga anggota mendapatkan pelayanan, khususnya terhadap anggota yang bertugas mungkin jauh dari pemantauan, dia tidak kalah melaksanakan tugas dan memiliki prestasi tapi tidak terlihat, ini bagaimana caranya semua harus termonitor. Sehingga saat tidak terlihat itu bisa termonitor oleh radar kita. Ini menjadi tugas kita semua saya harapkan motivasi anggota terus meningkat di tahun 2022. Kalau yang saya berikan reward meningkat artinya motivasi anggota pasti meningkat dalam laksanakan tugas,” tutur Sigit.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan kepada anak dari personel Polri yang gugur karena covid-19, saat menjalankan tugas di garis terdepan dalam penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19

Aplikasi Balanjha.com, Bangkitkan UMKM Indonesia

Aplikasi Balanjha.com, Bangkitkan UMKM Indonesia

 

 

SURABAYA,- Ketua Bhayangkari Jawa Timur, Ully Nico Afinta, menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Balanjha.com, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, pada Jumat (19/11/2021) pagi.

 

Dalam sambutannya, dijelaskan, diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini untuk pelaku UMKM Bhayangkari dan YKB se daerah jatim. Yang serentak dilaksanakan hari ini dan besok, bukan hanya di surabaya. Nantinya juga akan dilaksanakan di Jember, Malang dan Jember

 

“Ini sebagai upaya memperluas pasar bagi UMKM dengan menggunakan Digitalisasi di massa Pandemi Covid-19,” kata Ully Nico Afinta, Ketua Bhayangkari Polda Jatim, Jumat (19/11/2021).

 

“UMKM sendiri diketahui sebagai penopang ekonomi di jawa timur, diharapkan adanya aplikasi Balanjha.com dapat mendongkrak ekonomi di sektor UMKM,” lanjut dia.

 

Ully menyebutkan, dilakukan pelatihan dan sosialisasi aplikasi Balanjha.com, dimana aplikasi ini berisikan produk – produk UMKM binaan Bhayangkari dan YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) Daerah Jawa Timur. Yang dikelola oleh CV Balanja Nusantara yang bekerjasama dengan seksi ekonomi Bhayangkari daerah Jatim dan Bhayangkari cabang se-Jatim.

 

“Aplikasi tersebut juga bisa dibuka di Website dan aplikasi android. Kedepan para pelaku UMKM dapat lebih luas lagi, bukan hanya anggota bhayangkari maupun YKB dan keluarga besar polda jatim. Namun juga para pelaku UMKM secara luas,” sebutnya.

 

Dengan digitalisasi marketing, harapannya target penjualan dapat lebih luas dijangkau bukan hanya di jatim namun juga secara nasional dan tidak memungkiri bisa secara internasional.

 

“Ini upaya kami untuk melakukan pembinaan UMKM Bhayangkari dan YKB Jatim sekaligus dukungan kami untuk pemulihan ekonomi nasional dan membantu kesejahtraan keluarga besar anggota Polri,” ucapnya.

 

Sampai saat ini jumlah anggota yang ada di aplikasi sudah ada 156 lapak, harapannya secara bertahap semua bisa masuk ke aplikasi Balanjha.com.

 

“Sedangkan di aplikasi Balanjha.com produk yang dijual berbagai macam dan yang paling banyak adalah makanan. Namun ada juga yang menjual pakaian, fashion, produk rumah tangga dan lain sebagainya,” tutup dia.

Sepanjang Tahun 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dengan 61 Tersangka

Sepanjang Tahun 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dengan 61 Tersangka

 

Jakarta – Polri terus melakukan upaya pemberantasan kasus dugaan mafia tanah. Sepanjang tahun 2021 ini tercatat sudah ada 69 perkara yang ditangani oleh Satgas Anti Mafia Tanah Polri.

 

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, jumlah tersebut tercatat sepanjang tahun 2021 hingga bulan Oktober.

 

“Target penyelesaian perkara program tahun 2021 sudah ada 69 perkara mafia tanah yang ditangani,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (19/11).

 

Adapun rincian dari penanganan perkara tersebut adalah, lima diantaranya masih proses penyelidikan, 34 dalam tahap penyidikan. Lalu, 14 kasus sudah dilimpahkan tahap I.

 

Kemudian, 15 perkara mafia tanah sudah dilakukan pelimpahan tahap II. Dan satu kasus dihentikan penyelidikannya dengan pendekatan Restorative Justice (RJ).

 

Dedi menambahkan, dari kasus mafia tanah yang ditangani, pihaknya telah menetapkan 61 orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

 

“Dengan jumlah tersangka kasus mafia tanah sebanyak 61 orang,” ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah tersebut.

 

Dari 61 orang tersangka itu, tujuh diantaranya sudah dilakukan penahanan. Lalu, 23 orang belum ditahan. Kemudian, dua orang masih diburu atau masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan 29 tersangka lainnya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak ragu mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku kejahatan mafia tanah di Indonesia.

Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Belanjha.com, Ketua Bhayangkari: Dapat Mendongkrak Ekonomi di Sektor UMKM

Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Belanjha.com, Ketua Bhayangkari: Dapat Mendongkrak Ekonomi di Sektor UMKM

SURABAYA,- Setelah di Launching oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, pada (19/10/2021) lalu, Aplikasi Belanjha.com, hari ini Jumat (19/11/2021) pagi, menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Belanjha.com Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bhayangkari Daerah Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

“Hal ini sebagai upaya memperluas pasar bagi UMKM dengan menggunakan Digitalisasi di massa Pandemi Covid-19. UMKM sendiri diketahui sebagai penopang ekonomi di jawa timur, diharapkan adanya aplikasi Belanjha.com dapat mendongkrak ekonomi di sektor UMKM,” kata Ully Nico Afinta, Ketua Bhayangkari Polda Jatim, Jumat (19/11/2021) pagi.

Lanjut Ully, dilakukan pelatihan dan sosialisasi aplikasi Belanjha.com, dimana aplikasi ini berisikan produk – produk UMKM binaan Bhayangkari dan YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) Daerah Jawa Timur. Yang dikelola oleh CV Belanja Nusantara yang bekerjasama dengan seksi ekonomi Bhayangkari daerah Jatim dan Bhayangkari cabang se-Jatim.

“Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini untuk pelaku UMKM bhayangkari dan YKB se daerah jatim. Yang serentak dilaksanakan hari ini dan besok, bukan hanya di surabaya. Nantinya juga akan dilaksanakan di Jember, Malang dan Jember ” harapnya.

Aplikasi tersebut juga bisa dibuka di Website dan aplikasi android. Kedepan para pelaku UMKM dapat lebih luas lagi, bukan hanya anggota bhayangkari maupun YKB dan keluarga besar polda jatim. Namun juga para pelaku UMKM secara luas.

“Dengan digitilisasi marketing harapannya target penjualan dapat lebih luas dijangkau bukan hanya di jatim namun juga secara nasional dan tidak memungkiri bisa secara internasional,” tambahnya.

“Ini cari kami untuk melakukan pembinaan UMKM Bhayangkari dan YKB Jatim sekaligus dukungan kami untuk pemulihan ekonomi nasional dan membantu kesejahtraan keluarga besar anggota Polri,” sebutnya.

Sampai saat ini jumlah anggota yang ada di aplikasi sudah ada 156 lapak, harapannya secara bertahap semua bisa masuk ke aplikasi Belanjha.com.

“Sedangkan di aplikasi Belanjha.com produk yang dijual berbagai macam dan yang paling banyak adalah makanan. Namun ada juga yang menjual pakaian, fashion, produk rumah tangga dan lain sebagainya,” tutup dia.

Peduli Kesehatan Kapolres Pacitan Distribusikan Kursi Roda hingga Vaksinasi Puluhan Lansia

Peduli Kesehatan Kapolres Pacitan Distribusikan Kursi Roda hingga Vaksinasi Puluhan Lansia

 

 

PACITAN-Peduli kesehatan, Kapolres Pacitan, Polda Jawa Timur, AKBP Wiwit Ari Wibisono berikan kursi roda kepada penyandang disabilitas hingga vaksinasi puluhan lansia di pelosok Desa Kalikuning Kecamatan Tulakan.

 

“Ini kita genjot vaksinasi untuk lansia door to door untuk mencapai level 1 PPKM di Kabupaten Pacitan kurang sekitar 10 persen atau 7 ribu sekian lansia, karena saat ini baru capai 50 persen lansia tervaksinasi,” katanya, Kamis (18/11/2021).

 

Maka menurut pria nomor satu lingkup Polres Pacitan itu mengatakan jika nanti lansia yang menerima vaksin sudah capai 60 persen lebih. Dia optimis akhir bulan November 2021 akan tembus level 1 PPKM.

 

“Kita optimislah akhir bulan ini kita level satu, dan saya hari ini selain vaksin lansia juga melakulan vaksinasi kepada Tohari dia lumpuh dan saya juga berikan serkel, kursi roda agar dalam menjalankan aktivitas berjalan lancar,” imbuhnya.

 

Menurutnya, Tohari pria cacat lumpuh sejak 2016 lalu akibat tertimpa pohon sangat memotivasi bagi dirinya, meski kondisinya lumpuh tapi tetap berusaha bekerja membuat kandang burung.

 

“Kita tidak ada salahnya berbagi sesama. Saya ikhlas memberikan kursi roda dan serkel ini ya setidaknya kita bisa merasakan derita dia selama ini, dan dia juga sukarela menerima vaksinasi,” imbuhnya.

 

Karena menurutnya, vaksinasi door to dor sangatlah penting dilakukan tidak mungkin seperti Tohari dan para lansia bisa berjalan ketempat Puskesmas atau jauh dari rumahnya.

 

“Ya seperti Tohari ini kalau kita tidak jemput bola tidak mungkin bisa berjalan,” jelasnya.

 

Dia juga berikan pesan kepada masyarakat agar mensukuri disetiap kehidupan, jangan hanya melihat keatas karena dibawah masih ada masyarakat yang masih banyak kekurangan.

 

“Kita harus bersyukur, jangan hanya melihat keatas, boleh lah kita melihat keatas sebatas untuk memotivasi. Namun seyogianya bisa melihat kebawah karena banyak masyarakat jauh lebih menderita dari kita,” kata, Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu