Kapolres Mojokerto Ungkap Kasus Penipuan Umroh-Investasi Bodong Rp 1,5 Milyar

Kapolres Mojokerto Ungkap Kasus Penipuan Umroh-Investasi Bodong Rp 1,5 Milyar

Mojokerto – Polres Mojokerto mengungkap kasus tindak pidana penipuan pemberangkatan ibadah umroh dengan biaya murah dan kegiatan usaha investasi bodong. Total kerugian dalam kasus ini mencapai Rp 1,5 Milyar.

“Dari kasus ini, kami berhasil mengamankan satu orang pelaku bernama M. Nasir,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar saat Konferensi Pers, Selasa (16/11).

Kronologis kejadian berawal sekitar akhir tahun 2018 saat pelaku menawarkan kepada masyarakat terkait usaha ibadah umroh dengan biaya murah yakni Rp 10 juta perorang dengan keberangkatan ibadah umroh dalam kurun waktu 2 tahun.

Tak hanya itu, sekitar bulan April tahun 2020, pelaku juga mulai menawarkan kepada masyarakat terkait usaha investasi dengan iming-iming keuntungan besar yakni dengan modal minimal Rp. 1 juta, pemodal akan mendapatkan keuntungan sebesar 14% x 15 bulan.

Namun kenyataannya, setelah menerima uang tersebut, pelaku tidak dapat memenuhi janjinya untuk memberangkatkan jamaah umroh maupun memberikan keuntungan pada pemodal usaha investasi. Pelaku tidak dapat mengembalikan uang jamaah umroh dan uang modal investasi karena pelaku menggunakan uang tersebut untuk kepentingan hidup sehari-hari dan habis dipakai dalam aplikasi trading (Hipo).

“Jumlah korban yang ikut dalam jamaah umroh dan usaha investasi ini mencapai 200 orang dengan nominal uang yang berbeda, diperkirakan kerugian mencapai Rp 1,5 Milyar,” ungkap Kapolres.

Selain pelaku, Polres Mojokerto juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar kwitansi pembayaran serta beberapa lembar surat pernyataan pengembalian uang tanggal 26 April 2021.

“Perbuatan pelaku telah melanggar pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun,” ujar Kapolres.

Kapolres Mojokerto memberi imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati serta tidak mudah terpengaruh akan tawaran pemberangkatan ibadah umroh dengan biaya murah maupun kegiatan usaha investasi yang memberikan iming-iming keuntungan yang besar, karena kedua hal tersebut kemungkinkan besar adalah penipuan.

Dirikan ‘Rumah Belajar’ di Alam, Bripda Anafis Ajari Anak Anak Sekolah Dasar Iptek dan Nilai-nilai Pancasila

Dirikan ‘Rumah Belajar’ di Alam, Bripda Anafis Ajari Anak Anak Sekolah Dasar Iptek dan Nilai-nilai Pancasila

 

*Polres Bangkalan -* Tak semua anak anak sekolah memiliki kemampuan untuk belajar dan menuntut ilmu dengan fasilitas yang mumpuni. Keterbatasan sosial dan minimnya akses belajar hingga ke pelosok desa, rupanya dirasakan oleh anak anak di Desa Sembilangan, Kecamatan Kota Bangkalan. Meski saat ini mereka sudah mulai melaksanakan tatap muka di sekolah, masih ada beberapa siswa yang kurang mendapatkan ilmu di sekolah diberi pengetahuan tambahan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sembilangan, Bripda Herlambang Wahyu Anafis Satriatama.

 

Seperti yang terlihat pada hari ini, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, anak anak SD antusias untuk mengikuti pelajaran tambahan yang disampaikan oleh Bripda Anafis, sapaan akrabnya. Bripda Anafis mencetuskan untuk ‘Rumah Belajar’ guna memfasilitasi anak anak sekolah dasar agar bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih.

 

‘Rumah Belajar’ yang dibuat oleh Bripda Anafis ini bertema alam karena bisa menampung anak anak sekolah lebih luas. Menggunakan mobil Bhabinkamtibmas Polres Bangkalan, Bripda Anafis memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar Iptek (Ilmu pengetahuan dan Teknologi) serta nilai nilai luhur Pancasila agar kelak mereka menjadi generasi muda yang hebat dan berbudi pekerti baik.

 

“Alhamdulillah, ‘Rumah Belajar’ ini memang dibuat dengan konsep alam karena memang dari Polres Bangkalan menyediakan layar LCD untuk anak anak bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih dan mereka bisa termotivasi untuk menuntut ilmu untuk mewujudkan semua cita cita mereka,” tutur Bripda Anafis.

 

Sementara itu, ditemui di tempat terpisah Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menuturkan jika kegiatan mengajar dan membuat ‘Rumah Belajar’ merupakan inovasi Kepolisian Resor Bangkalan untuk selalu hadir terdepan melayani dan mengayomi masyarakat. “Anggota anggota Polres Bangkalan memiliki berbagai macam kreativitas baik dari segi akademik dan non akademik. Disini, kreativitas kami persembahkan untuk memberikan edukasi, pelayanan dan juga pengayoman kepada masyarakat tentang nilai nilai luhur untuk kelak menjadi generasi yang hebat, cerdas dan tangguh untuk Indonesia maju,” ujar perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi tersebut.

Tandatangani MoU dengan Kementan, Kapolri Siap Kawal Ketahanan Pangan Rakyat Indonesia

Tandatangani MoU dengan Kementan, Kapolri Siap Kawal Ketahanan Pangan Rakyat Indonesia

 

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Polri menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pendampingan dalam pemeliharaan keamanan pada pelaksanaan program pembangunan pertanian, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/11).

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, MoU tersebut, dalam rangka mendukung dan mempercepat seluruh program Kementan untuk masyarakat Indonesia bisa berjalan dengan baik dan lancar.

 

“Baru saja kita melaksanakan kegiatan tanda tangan MoU atau nota kesepahaman dimana nanti, akan ditindaklanjuti dengan PKS (Perjanjian Kerjasama) yang akan dilaksanakan oleh rekan-rekan pejabat utama dengan dirjen terkait di Kementan. Mou ini tentunya dilakukan dalam rangka mendorong dan mempercepat agar program dari Kementan betul-betul bisa berjalan dengan hasil yang optimal,” kata Sigit.

 

Terkait sektor pertanian, Sigit menekankan hal itu menyangkut hajat hidup 273 juta masyarakat Indonesia yang setiap harinya harus terpenuhi. Oleh sebab itu, menurut Sigit, ketahanan pangan harus terpenuhi dengan meningkatkan produktivitas.

 

“Ada 273 juta masyarakat atau rakyat yang tiap hari tentunya harus dipenuhi, terkait dengan masalah kebutuhan pangan dan ini menjadi konsen kita bagaimana mendorong agar produktivitas pertanian semakin hari jadi makin meningkat,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

 

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, dalam MoU tersebut juga dibahas soal pemanfaatan pengembangan lahan pertanian yang belum tersentuh. Selain itu, Sigit juga menyatakan, diperlukan upaya strategi guna memanfaatkan lahan yang ada dengan melakukan modernisasi pertanian.

 

“Sehingga pertumbuhan ataupun kualitas produksinya meningkat. Disamping itu juga memanfaatkan lahan-lahan baru yang saat ini mungkin belum tersentuh dan ini menjadi program kita untuk kembangkan dua hal tersebut,” ucap Sigit.

 

Dengan adanya nota kesepahaman ini, Sigit menegaskan bahwa, Polri akan mendukung seluruh program Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia.

 

Terwujudnya ketahanan pangan, menurut Sigit, hal itu akan berdampak positif bagi Indonesia, diantaranya adalah bisa mengurangi ketergantungan import dan meningkatkan eksport dalam negeri.

 

“Dalam kurun waktu dua tahun ini kita tidak impor beras. Ini tentunya jadi prestasi dari Kementan dan kita akan terus dukung kedepan ketergantungan seperti ini bisa kita kurangi. Dan ekspor kita, bisa kita tingkatkan,” tutur Sigit.

 

Sigit memaparkan, dalam mewujudkan ketahanan pangan, Polri juga telah berperan aktif terkait program Food Estate. Dengan begitu, sektor pertanian dan peternakan di lingkungan masyarakat bisa semakin dimaksimalkan.

 

“Program Food Estate yang saat ini sedang dikembangkan menjadi konsen kami untuk supaya itu bisa berjalan. Sehingga bagaimana kita memiliki lahan pertanian, peternakan yang luas, yang bisa mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, kedepan betul-betul terwujud,” papar Sigit.

 

Lebih dalam, Sigit mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19, sektor pertanian saat ini mampu menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Bahkan, kata Sigit, cukup untuk melaksanakan ekspor.

 

“Ini sebetulnya bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kami dari kepolisian akan terus mendukung dan sinergi untuk dukung agar program dalam wujudkan ketahanan pangan, bagaimana kurangi impor dan perbesar ekspor ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik,” kata Sigit.

 

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa, Kementan tidak bisa bergerak dan bekerja sendiri. Sebab itu, Ia menyatakan, sangat memerlukan bantuan dari Polri guna memenuhi kebutuhan pangan dari masyarakat Indonesia terpenuhi.

 

“Tentu saja Kementan tidak bisa sendiri. Harus bersama unsur yang ada, kami berterima kasih bapak Kapolri bersedia membackup sepenuhnya,” ujar Syahrul dikesempatan yang sama

Polri Peduli Kemanusiaan, Kapolres Blitar Kota Jenguk Bayi Yang di Buang di Depan sebuah Toko

Polri Peduli Kemanusiaan, Kapolres Blitar Kota Jenguk Bayi Yang di Buang di Depan sebuah Toko

 

Blitar – Kapolres Blitar Kota AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan SIK MSi dan Ketua Bhayangkari Cabang Blitar Kota, Ny Dian Yudhi menjenguk bayi cantik yang ditemukan didepan toko besi beberapa waktu yang lalu, di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar (15/11/2021).

 

Sebelum dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, bayi mungil perempuan tersebut ditemukan oleh penjaga toko besi di Jalan Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, pada Senin (8/11/2021) pagi pukul 7.30 WIB. Ketika ditemukan, badan bayi tersebut dibalut handuk dan letakkan di dalam tas ransel.

 

Kapolres Blitar Kota menyampaikan, kedatangannya dalam rangka melihat langsung perkembangan kondisi kesehatan bayi perempuan yang belum diberi nama tersebut.

 

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Blitar Kota tidak kuasa menahan haru saat melihat secara langsung kondisi bayi yang saat ini kesehatannya susah berangsur-angsur membaik dengan berat 1,9 Kg itu.

 

“Alhamdulillah kondisi bayi sudah membaik dan berat badan sudah naik menjadi 1,9 Kg,” ucapnya.

 

Kapolres Blitar Kota dan Ketua Bhyangkari Cabang Blitar Kota juga menyerahkan paket keperluan bayi kepada Tim Dokter dari RSUD Mardi Waluyo yang menangani Bayi tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyampaikan update perkembangan penyelidikan okeh Sat Reskrim Polres Blitar Kota.

“Penyelidikan yang kami lakukan, pembuang bayi itu meletakkan tas ransel hitam berisi bayi pada pukul 23.41 WIB, tengah malam,” ujar AKBP Yudhi

 

AKBP Yudhi mengakui, pihaknya belum dapat menemukan pelaku pembuang bayi namun sudah berhasil mengumpulkan sejumlah petunjuk, terutama, melalui pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kata Kapolres, terduga pelaku pembuangan bayi adalah seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

 

AKBP Yudhi menuturkan, terduga pelaku mengendarai sepeda motor seorang diri dengan membawa tas berisi bayi perempuan itu. Dia berhenti di depan toko besi, kata dia, lantas meletakkan tas ransel di teras toko besi dan pergi begitu saja.

 

“Pelaku berhenti di depan toko, lalu menaruh bayi di depan toko, kemudian jalan,” ujar Kapolres

Apel Pam Pilkades* : *Kapolresta Banyuwangi Ikhlas dan Jaga Netralitas

*Apel Pam Pilkades* : *Kapolresta Banyuwangi Ikhlas dan Jaga Netralitas*

 

BANYUWANGI : Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasribu memimpin apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Banyuwangi yang akan berlangsung Rabu, (17/11/2021) besok.

 

Apel serpas digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi, Selasa (16/11/2021). Turut hadir dalam apel Serpas, Wakapolresta AKBP Didik Harianto serta para pejabat utama Polresta Banyuwangi.

 

Kapolres mengatakan dalam pengamanan Pilkades Serentak yang akan berlangsung di 8 (delapan) desa yang tersebar di 7 (tujuh) kecamatan, antara lain Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo,Desa/Kecamatan Gambiran, Desa Tegalarum Kecamatan Sempu, Desa Buluagung Kecamatan Siliragung, Desa Sumbersari Kecamatan Srono, Desa Sumberanyar Kecamatan Wongsorejo, dan Desa Jelun serta Desa Licin Kecamatan Licin.

 

“Apel pergeseran pasukan ini merupakan bukti kesungguhan Polresta Banyuwangi untuk mewujudkan pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Banyuwangi aman, kondusif dan sehat, sesuai harapan bersama,” ujar AKBP Nasrun.

 

Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolresta mengingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku pada saat pengamanan di TPS dan jangan berlaku arogan dan benar-benar menjaga netralitas.

 

“Perlu diingat, dalam Pilkades ini polisi tidak mempunyai hak dalam Pilkades terkecuali pengamanan. Jaga netralitas, anggota yang terkena Sprin Pengamanan Pilkades dilarang membawa Senpi. Pedomani pasal 28 UURI No. 2 tahun 2002, bahwa anggota Polri dilarang ikut berpolitik praktis baik langsung maupun tidak langsung. Dan apabila ada permasalahan di TPS, jangan ikut campur terkecuali telah diminta panitia Pilkades,” tandasnya.

 

Kapolresta menambahkan, tugas pengamanan TPS adalah tugas khusus, sehingga setiap anggota harus melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan diamankan dan lakukan mapping situasi wilayah geografis dan karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.

 

Di masa pandemi Covid-19, Kapolresta juga mengingatkan disiplin penerapan protokol kesehatan merupakan harga mati agar Pilkades serentak ini berjalan sesuai harapan dan tidak menjadi kluster baru pandemi Covid-19.

 

“Harus benar-benar memperhatikan Prokes yang ada di TPS. Agar tidak menjadi klaster baru, jika terjadi pelanggaran prokes lakukan tindakan tegas dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

 

Dalam pesta demokrasi tingkat desa ini, Kapolresta juga mengingatkan kepada seluruh calon kades, tim sukses maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, baik menjelang maupun setelah pelaksanaan Pilkades.

 

“Kepada para calon kades maupun tim sukses harus bersaing dengan sehat. Tidak bersikap berlebihan jika memenangi pemilihan dan yang belum berhasil juga harus mengambil sikap menerima,” Kapolresta mengingatkan.

 

 

Polrestabes Surabaya Siap Menjaga Keamanan Jelang Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022*

*Polrestabes Surabaya Siap Menjaga Keamanan Jelang Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022*

 

Surabaya – Untuk memastikan keamanan dan ketertiban menjelang hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, Polrestabes Surabaya menggelar Forum Discution Grup (FGD) Bersama Forum Komunikasi antara Umat Beragama (FKUB) dan Komunitas JogoBoyo serta beberap Stakholder terkait di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Senin (15/11/2021).

 

Hal ini digelar untuk membahas pengamanan selama Nataru (Natal dan Tahun Baru) dan menghindari hal-hal kejadian yang tidak diinginkan. Mengingat kota Surabaya pernah mengalami insiden bom bunuh diri di gereja beberapa tahun silam.

 

“Kedua, terkait situasi ditengah pandemi Covid-19, bahwa pola pengamanan natal dan tahun baru kami persiapkan dari awal untuk peoses pelaksanaannya supaya dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi transmisi covid-19,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

 

Kemudian, beliau menyampaikan mikanisme pengamanan untuk Nataru sama seperti tahun sebelumnya, Gereja akan dilengkapi dengan fasilitas digital bagi umat yang hendak masuk ke Gereja saat pelaksanaan Natal diantaranya menggunakan undangan dan barcode.

 

“Artinya untuk memastikan bahwa yang diundang pihak gereja adalah betul yang hadir, itu juga untuk mengantisipasi potensi-potensi yang tidak diinginkan,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

 

Kapolrestabes Surabaya mengatakan, pihaknya memastikan kegiatan Natal akan terjaga dengan baik. Dan juga akan membuat konsep pengamanan ring atau berlapis, serta melakukan upaya pembatasan tertentu.

 

“Baik pembatasan dalam upaya PPKM maupun pembatasan dalam rangka mengantisipasi potensi, yaitu dengan batas sekat kota maupun batas wilayah lingkungan Gereja itu sendiri,” tuturnya.

 

Selain itu, menurut Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya juga akan melalukan geladi kesiapan terkait pola pengamanan yang sudah direncakan Polrestabes Surabaya.

 

Sementara itu, untuk pengaman Tahun Baru 2022 sendiri, Polrestabes Surabaya akan mengupayakan pembatasan kerumunan-kerumunan khususnya aktivitas masyarakat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

 

 

“Kami akan upayakan membatasi kerumunan-kerumunan khususnya aktivitas masyarakat, karena untuk menghindari adanya transmisi terkait gelombang ketiga penyebaran Covid-19 di Surabaya dan memastikan Covid-19 terkendali, keamanan tercipta, dan pemulihan ekonomi pusat berkembang sesuai keinginan Pemkot Surabaya,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

 

Dalam pengamananya, Polrestabes Surabaya juga akan melakukan penyekatan dan pembatasan. Namun, juga akan melihat efektivitas dari pembatasan tersebut.

 

“Kita akan liat efektifnya seperti apa tanpa mengurangi fasilitas-fasilitas ruang, tetap berjalan dengan baik,” ucapnya.

Kapolda Jatim*: *Terima Kasih dan Apresiasi Pejabat Lama Atas Prestasi dan Dedikasi Selama Ini*, *dan Selamat Datang Pejabat Baru*

*Kapolda Jatim*: *Terima Kasih dan Apresiasi Pejabat Lama Atas Prestasi dan Dedikasi Selama Ini*, *dan Selamat Datang Pejabat Baru*

 

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim Melaksanakan serah terima jabatan Karumkit Bhayangkara Tk II Kediri Biddokkes Polda Jatim dan Kapolres jajaran Polda Jatim, yang dilaksanakan pada Senin (15/11/2021) siang, di Lobby Gedung Patuh, Mapolda Jawa Timur.

Kegiatan dimulai dengan upacara serah terima jabatan Karumkit Bhayangkara Tk II Kediri Biddokkes Polda Jatim dan Kapolres Jajaran Polda Jatim. Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan sebanyak 1 (satu) Karumkit Bhayangkara Tk II Polda Jatim dan 6 (enam) Kapolres jajaran.

Dalam arahannya, Kapolda Jawa Timur Irjen Po Nico Afinta, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya dari Kapolda Jatim kepada Pejabat lama atas capaian, prestasi dan dedikasi selama berdinas di Polda Jatim.

“Selamat bertugas kepada pejabat baru, manfaatkan waktu sebaik baiknya untuk berkarya dalam menorehkan prestasi serta diharapkan dapat meneruskan dan meningkatkan capaian yang sudah ditorehkan pejabat lama,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin (15/11/2021).

“Setiap kita menerima surat keputusan kita mendapatkan tugas, wewenang dan tanggungjawab oleh karena itu, pahami dan laksanakan tugas kita sebaik baiknya serta dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjutnya.

Di akhir acara, kegiatan dilanjutkan dengan pisah sambut serta penyerahan cindera mata kepada pejabat lama dan perkenalan pejabat baru.

Berikut Nama-nama Pejabat polda Jawa Timur yang serah terima:

1. Kombes Pol Dr. Aris Sudiyanto, Sp. Tht, Karumkit Bhayangkara Tk II Kediri Biddikkes Polda Jatim, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasiddokkes Polda Riau

2. Kombes Pol Dr. Hj. Sri Handayani, M.M.R.S, Kasatkes Mabes Polri Pusdokkes Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Karumkit Bhayangkara Tk II Kediri Biddokkes Polda Jatim

3. AKBP Dr. Ali Macfud, S.I.K, M.I.K, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Serdang sebagai Polda Sumut

4. AKBP Lukman Cahyono, S.I.K, M.H, Kapolres Kediri Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Kaltim

5. AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K, Kapolres Jombang Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Kediri Polda Jatim

6. AKBP Moh Nur Hidayat, S.H, S.I.K, M.M, Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Jombang Polda Jatim

7. AKBP Abdul Hafidz, S.I.K, M, Si, Kapolres Sampang Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalbar

8. AKBP Arman, S.I.K, M, Si, Kapolres Pasuruan Kota Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Sampang Polda Jatim

9. AKBP Jimmy Tana, S.I.K, Kapolres Nganjuk Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Pamen Yanma Polri

10. AKBP Boy Jeckson Situmorang, S.H, S.I.K, M.H, Tutor Madya Lemdiklat Polri, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Nganjuk Polda Jatim

11. AKBP Raden Muhammad Jauhari, S.H, S.I.K, M, Si, Kapores Probolinggo Kota Polda Jatim, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Pasuruan Kota Polda Jatim

12. AKBP Wadi Sa’bani, S.H, S.I.K, Kasatresnarkoba Polres Metro Jaksel Polda Metro Jaya, dalam jabatan baru sebagai Kapolres Probolinggo Kota Polda Jatim

Polda Jatim Luncurkan 12 Unit Mobil INCAR dan Resmikan Aplikasi SKRIP

*Polda Jatim Luncurkan 12 Unit Mobil INCAR dan Resmikan Aplikasi SKRIP*

Polda Jatim tambah dua unit Mobil operasional INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record) dan sekaligus meluncurkan Aplikasi SKRIP (Skrining Riwayat Pengendara). Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, secara langsung meresmikan aplikasi ini di Taman Bungkul Surabaya, pada Senin (15/11/2021).

 

Mobil operasional INCAR ini merupakan sarana untuk meningkatkan implementasi penindakan lalu lintas berbasis elektonik, sedangkan aplikasi SKRIP sendiri merupakan sarana untuk mengetahui riwayat pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara di wilayah Jawa Timur berbasis elektronik.

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara simbolis melepas Mobil Operasional INCAR dan sekaligus meresmikan aplikasi pertama pertama di Indonesia, yakni Aplikasi SKRIP, yang bertujuan untuk mewujudkan Jawa Timur tertib berlalu lintas, guna mengoptimalkan penegakan hukum dibidang lalu lintas dan mengurangi Case Fatality Rate di Jawa Timur.

 

“Polda Jatim membuat inovasi mendeteksi pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat berbasis digital data, dan tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga mengurangi interaksi dan terjadinya kesalahan. Karena mobil INCAR melaksanakan patroli di jalan raya, merekam secara digital dan realtime apa yang dilakukan masyarakat terkait kepatuhan, tata tertib lalu lintas,” jelasnya Kapolda Jatim.

 

Kapolda juga menjelaskan, jika ada pelanggaran maka akan terkoneksi dengan data regident, dan data aplikasi kependudukan. Data regident sendiri terdiri dari data SIM, STNK, dan BPKB.

 

“Kami bekerja sama dengan Kejaksaan dan Pengadilan, Kantor Pos, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya untuk dapat melaksanakan sistem yg diterapkan di INCAR. Sementara ini mobil operasional INCAR ada 12, dibeberapa Kabupaten dan Kota Madya, nantinya akan dikembangkan di seluruh Jatim,” paparnya.

 

Sementara, untuk aplikasi SKRIP adalah riwayat pengemudi, dapat di download pada Appstore dan iOS, itu berisikan informasi apabila kita berlalu lintas ada pelanggaran, maka petugas mengirimkan ke masyarakat yang bersangkutan (melalui) aplikasi SKRIP itu.

 

“Tujuannya, mewujudkan Kamseltibcarlantas, kemudian menjaga supaya tidak terjadi pelanggaran, yang akan berujung pada kecelakaan, yaitu penyelamatan manusia. Selain itu, juga mewujudkan program Presisi Bapak Kapolri, supaya anggota lantas tidak bersentuhan secara langsung, tapi ada pendidikan di masyarakat yang diwujudkan melalui aplikasi SKRIP dan INCAR ini,” tandasnya.

 

“Ini melengkapi, ETLE. Kalau ETLE bersifat statis, sedangkan INCAR bersifat mobile bisa mengawasi sekeliling jalan raya. Kami mohon pada masyarakat, tolong didukung dengan patuh pada tata cara lalu lintas, pada hukum, dan berkomunikasi dengan baik apabila mereka ditegur oleh anggota,” pungkasnya, Kapolda Jatim usai melepas mobil INCAR dan meresmikan Aplikasi SKRIP.

Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Semeru 2021*, *Kapolda Jatim*: *Jaga Sinergitas*, *Sabar dan Komunikasi

*Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Semeru 2021*, *Kapolda Jatim*: *Jaga Sinergitas*, *Sabar dan Komunikasi*

 

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Semeru 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (14/11/2021) pagi. Ops Zebra Semeru 2021, akan dimulai pada 15 – 28 November 2021, selama dua pekan kedepan.

Apel gelar pasukan ops zebra semeru 2021, selain diikuti oleh anggota Polri, juga diikuti oleh jajaran dari TNI, Satpol-PP, Dishub, maupun Linmas.

Sebelum memberikan amanat, Kapolda jatim menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan dari anggota Polri, TNI dan Dishub.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, menyebutkan, apel hari ini saya menyampaikan tiga hal yang pertama terkait dengan sinergitas TNI, Polri dan Stakeholder.

“Kedua, dalam pelaksanaan operasi ini maka kita harus sabar, memecahkan masalah dan komunikasi dengan baik. Terakhir apa yang kita kerjakan, kita inginkan dengan masyarakat belum tentu sama, karena itu perlu komunikasi” kata Irjen Nico Afinta, Senin (14/11/2021) pagi.

Lanjut Irjen Nico, operasi ini bertujuan mewujudkan Kamseltibcarlantas dan menjaga keselamatan nyawa masyarakat. Karena kecelakaan terjadi salah satunya karena adanya pelanggaran.

“Ini tidak akan berhasil kalau masyarakat dan stakeholder tidak bersatu,” lanjutnya.

Diharapkan dengan adanya operasi ini kami melihat kesiapan seluruh stakeholder dan harapannya operasi berjalan dengan sukses.

HUT Brimob ke-76, Kapolri: Kita Harus Ingat Pesan Bung Karno Warisi Apinya Jangan Abunya

HUT Brimob ke-76, Kapolri: Kita Harus Ingat Pesan Bung Karno Warisi Apinya Jangan Abunya

 

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Timur, Minggu (14/11/2021) siang, bertempat di Rupatama Polda Jatim. Melaksanakan upacara dan tasyakuran dalam rangka peringati HUT Brimob ke-76 Tahun 2021, yang mengambil tema ‘terlatih, tangguh dan responsif’.

 

Dalam kegiatan tasyakuran yang rekoneksi secara virtual dengan Mabes Polri dan jajaraj polda seindonesia ada beberapa amanat yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo:

 

“Kita harus ingat pesan Bung Karno “warisi apinya, jangan abunya”. Warisi semangat yang menyala-nyala, oleh karena itu marilah kita gelorakan semangat kita dalam bekerja jiwa raga untuk kemanusiaan,” kata Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, melalui video confren, Minggu (14/11/2021) siang.

 

Lanjut Listyo, cikal bakal Brimob yakni Polisi Istimewa ‘Tokubetsu Keisatsu Tai’ yang membantu dalam masa peperangan pada masa penjajahan dan paska kemerdekaan RI dengan turut serta dalam peperangan melawan penjajah.

 

“Pada masa kini Brimob berkontribusi dalam operasi menumpas tindak terorisme dan separatis di Ops Nemangkawi dan Tinombala, serta turut serta dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” sambungnya.

 

Dijelaskan lebih jauh, tantangan event kedepan baik skala Internasional maupun Nasional kita akan menghadapi WSBK di Mandalika. Event badminton Indonesia Open di Bali, serta rangkaian KTT G20 di Bali pada 2022, yang tentu akan menjadi penentu wajah Indonesia di mata dunia.

 

“Tingkatkan ketakwaan dalam menjalani tugas, niatkan tugas kita sebagai amal ibadah, tingkatkan semangat kita dalam bertugas menjaga kamtibmas serta jaga kehormatan institusi Polri kita,” lanjut dia.

 

Usai mendengarkan amanat Kapolri. Kegiatan dilanjutkan dengan tasyukuran yang diawali interaksi antara Bapak Kapolri dengan satgas Madago Raya dan Satgas FPU Brimob. Yang dilanjutkan dengan sambutan Dankor Brimob.

 

“Bahwa Korps Brimob Polri merupakan bagian dari organisasi Polri yang setia dan tegak lurus pada NKRI dan pimpinannya,” tegas Dankor Brimob.

 

Kegiatan pun berlanjut dengan pemberian penghargaan oleh Bapak Kapolri kepada anggota Korps Brimob Polri yang berprestasi.

 

Kegiatan pun ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolda Jatim dan Wakapolda Jatim yang diberikan kepada anggota Satbrimob Polda Jatim yang berprestasi.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu