PIMPINAN POLRI MENGINGATKAN PENYIDIK RESKRIM UNTUK MELAYANI MASYARAKAT DENGAN HATI NURANI

PIMPINAN POLRI MENGINGATKAN PENYIDIK RESKRIM UNTUK MELAYANI MASYARAKAT DENGAN HATI NURANI

 

Jakarta – Polri memberikan petunjuk dan arahan dalam rangka melaksanakan mitigasi serta pencegahan pelanggaran anggota Polri pada fungsi reserse yang dilaksanakan di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Kamis (18/11/21). Kegiatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan publik dalam penegakan hukum yang berkeadilan sesuai dengan program Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yaitu menuju Polri PRESISI (Prediktif, Resposibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

 

Pengarahan tersebut disampaikan oleh beberapa Pejabat Utama Mabes Polri antara lain Kabareskrim Polri yang diwakili Wakabareksrim Polri Irjen Pol Syahardiantono, S.I.K., M.Si., Irwasum Polri yang diwakili WaIrwasum Polri Irjen Pol Drs. Agung Wicaksono, M.Si., Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, S.H., S.I.K., M.H. dan Karo Wassidik Brigjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.S.i.

 

Di dalam kegiatan tersebut Wakabareskrim Polri Irjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., menyampaikan, “agar dalam melaksanakan tugas harus selalu berempati, jangan sampai khilaf dan tertutup hatinya, dan harus saling mengingatkan untuk menghindari terjadinya celah penyimpangan yang dilakukan oleh penyidik fungsi reskrim,” ucapnya.

 

“Niatkan diri kita dalam melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat dengan hati nurani, jangan tergoda nafsu yang sesaat, apapun yang kita kerjakan akan berimbas pada diri kita sendiri, keluarga dan institusi kita,” sambungnya.

 

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., juga menekankan kepada seluruh fungsi penyidik reserse agar betul-betul menegakan hukum yang berkeadilan “tidak ada lagi bahasa tajam kebawah namun tumpul keatas, terkait penanganan perkara. Jadilah penyidik yang problem solver dan konsultan yang solutif tidak makelar, ungkap kasus-kasus yang meresahkan, hindari upaya yang kontra produktif” ujarnya.

 

Sementara itu berdasarkan data rekapitulasi pengaduan masyarakat (Dumas) yang dilakukan oleh Rowassidik Bareskrim Polri dari tahun 2020 sampai 2001 mengalami peningkatan yang signifikan dari 1.376 pengaduan masyarakat menjadi 3.023 pengaduan masyarakat.

 

Terkait pengaduan masyarakat Wairwasum Polri Irjen Pol Drs. Agung Wicaksono, M.Si., mengatakan, “Adanya aplikasi Dumas Presisi sebagai kontrol anggota Polri. Pedomani aturan yang berlaku dan tingkatkan profesionalisme serta restorative justice harus dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

Wairwasum Polri Irjen Pol Drs. Agung Wicaksono, M.Si., juga mengatakan untuk tingkatkan profesional dan memiliki moral yang baik, “Pedomani aturan yang berlaku dan tingkatkan profesionalisme serta terapkan restorative justice harus dapat dirasakan masyarakat dan jangan memanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi. Tingkatkan profesionalisme, lakukan asas penegakan hukum dan bermoral,” ucapnya. Lanjutkan membaca →

Kapolres AKBP EG Pandia Tinjau Vaksinasi Lansia Sekaligus Salurkan Bantuan sosial

*Kapolres AKBP EG Pandia Tinjau Vaksinasi Lansia Sekaligus Salurkan Bantuan Sosial*

 

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia meninjau pelaksanaan vaksinasi warga lanjut usia (Lansia) di Gerai Vaksinasi Puskesmas Temayang di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, Kamis(18/11/2021).

Kapolres Bojonegoro mengatakan lansia saat ini menjadi prioritas utama dalam percepatan vaksinasi dan angka serapan vaksinasi bagi lansia masih minim, sehingga Polres Bojonegoro bekerjasama dengan instansi terkait terus menggenjot lansia untuk di vaksin sebagai upaya untuk mencapai target vaksinasi lansia.

“Kita genjot vaksinasi untuk lansia karena lansia merupakan kelompok rentan, karena kekebalan tubuhnya pun menurun seiring bertambahnya usia. Dengan kita percepat vaksinasi bagi lansia sehingga terbentuknya herd immunity,” kata Kapolres kepada awak media di lokasi.

Pandia menambahkan ini upaya jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah di Kabupaten Bojonegoro terus melakukan koordinasi dan kerjasama percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam mendukung capaian target vaksinasi Covid-19. Selain itu, kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tenaga Kesehatan bersama-sama dan bersinergi dengan Pemerintah Desa di desa binaannya untuk menuntaskan vaksinasi. Usia lansia ini yang menjadi tugas bersama mengingatkan dengan mengedukasi yang perlu disampaikan pentingnya vaksin.

“Kita gencarkan vaksinasi bagi lansia untuk memenuhi target serapan vaksinasi. Karena vaksinasi merupakan salah satu indikator penentuan level PPKM menurut nstruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri),” tambahnya.

Pantuan awak media di lokasi, Kapolres Bojonegoro selain melaksanakan peninjauan vaksinasi bagi lansia, Kapolres Bojonegoro juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket beras kepada warga lansia yang ikut vaksinasi di Gerai Vaksinasi.

Dalam kegiatan peninjauan vaksinasi bagi warga lansia juga diikuti Kapolres Bojonegoro, Wakapolres, para pejabat utama dan jajaran Forkopimka Temayang. (waf/humasresbojonegoro

Siaga Bencana, Petugas Polres dan Warga Nganjuk Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana*

*Siaga Bencana, Petugas Polres dan Warga Nganjuk Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana*

 

Nganjuk – Mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam akibat cuaca ekstrim, sejumlah petugas Polres Nganjuk mengikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar Biddokkes Polda Jatim dan RS Bhayangkara. Sekitar 100 orang hadir dalam pelatihan yang digelar di Balai Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Kamis (18/11/2021) pagi tersebut.

 

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, Mars., M.H.Kes menyebut pelatihan ini bertujuan meminimalisir dampak bencana terhadap warga.

 

“Maksud dan tujuan pelatihan kesiapsiagaan bencana ini ialah agar warga masyarakat tidak hanya menjadi obyek semata, namun bisa menjadi subyek dengan cara memberikan pertolongan pertama kepada korban apabila terjadi bencana,” katanya.

 

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberi pemahaman untuk bisa mengambil langkah yang tepat saat terjadi bencana. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi kesalahan prosedur dalam mengambil tindakan, seperti cara menolong korban, memberikan sinyal darurat, dan lainnya yang justru memperparah dampak bencana.

 

Adapun kegiatan ini sekaligus menjadi pilot project dari pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Pelatihan kesiapsiagaan ini diikuti oleh rak kurang 100 peserta dari TNI-Polri, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), pengurus DESTABA Desa Kepel, Linmas Desa Kepel, anggota perguruan silat, Banser, dan warga Dusun Burikan Desa Kepel.

 

“Dengan pelatihan ini kita berharap segenap unsur masyarakat, khususnya Dusun Burikan Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, bisa mengerti dan memahami harus berbuat bagaimana bila terjadi bencana alam,” tutur Erwinn.

 

Ditemui setelah acara, Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, S.H.,S.I.K.,M.H. menyebut pelatihan ini sangat penting bagi personelnya.

 

“Saya sangat mendukung kegiatan positif ini karena akan meningkatkan kemampuan anggota Polres Nganjuk dalam penanganan bencana. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Nganjuk yang berkontur datarab tinggi dan lembah, baik di wilayah utara maupun selatan, tentu harus diantisipasi dalam kondisi cuaca yang akab datang,” kata AKBP Boy Jeckson.

 

“Karenanya, saya sudah menginstruksikan kepada personel Polres Nganjuk yang ikut dalam pelatihan supaya memperhatikab betul instruksi yang diberikan oleh narasumber,” tuturnya. (teamhumas/acha)

11 Satwa Dilindungi Berhasil Diamankan Polres Lumajang

11 Satwa Dilindungi Berhasil Diamankan Polres Lumajang

Lumajang,- Setidaknya terdapat 7 burung Rangkong Julang Emas, 3 ekor Musang Binturong dan 1 ekor burung Tiong Emas atau Beo berhasil diamankan oleh aparat Polres Lumajang di salah satu rumah warga di kawasan Dusun Krajan, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. menjelaskan keberhasilan Polres Lumajang mengamankan satwa dilindungi itu bermula dari adanya aduan yang disampaikan oleh warga setempat terkait kepemilikan hewan yang masuk dalam kategori satwa dilindungi.

“Pagi tadi ke TKP, dan betul kita temukan (satwa dilindungi). Ini kami langsung berkoordinasi dengan pihak KSDA Probolinggo,” ulas Kapolres. Rabu, 17 November 2021 sore dalam jumpa pers yang berlangsung di Lobi Mapolres.

Akan tetapi, ketika proses pengamanan satwa berlangsung, pihaknya tak mendapati pemilik hewan-hewan dilindungi tersebut. Diketahui, pemilik satwa dilindungi itu ialah TN.

“Namun, di rumah itu kita tidak mendapati seseorang yang kita duga tersangkanya. Inisialnya TN. Masih kita lakukan pengejaran, sementara kita jadikan DPO,” bebernya.

Tak hanya itu, atas perbuatannya tersebut TN pun bakal dijerat dengan Undang-Undang Nomor 05 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Barang siapa yang dengan sengaja memelihara, menangkap, menyimpan, memiliki dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, akan dipenjara selama 5 tahun,” tegas Kapolres.

Diketahui, sesuai informasi yang didapat oleh pihak Polres, kepemilikan satwa dilindungi tersebut dilakukan oleh TN selama kurun waktu hampir satu tahun.

“Dan kita tidak tahu darimana barang tersebut, dibeli dari kecil atau hasil perburuan. Masih kita cari informasinya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Resor KSDA Probolinggo-Lumajang Sudartono menerangkan, bahwa satwa tersebut memang jumlahnya sedikit dan tergolong langka di Indonesia.

“Ya, saya jelaskan di sini bahwa satwa-satwa ini tergolong langka, memang sering kita jumpai di Pulau Jawa, namun keberadaannya di Indonesia telah ditentukan oleh Undang-Undang sebagai satwa dilindungi,” jelas Sudartono.

Masih diungkap oleh Sudartono, bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan pihak Taman Safari Indonesia.

“Jadi kami bertugas melindungi satwa-satwa ini, sedangkan untuk penangkaran dan perawatan selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak Taman Safari Indonesia,” pungkasnya. (Humas Polres Lumajang)

AKBP Arif Rachman Arifin,SIK. MH. Kapolres Jember Dinobatkan Sebagai Bapak Ojek Online Jember

AKBP Arif Rachman Arifin,SIK. MH. Kapolres Jember Dinobatkan Sebagai Bapak Ojek Online Jember

 

JEMBER – Polres Jember di geruduk sejumlah komunitas yang diantaranya adalah Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FK-JOB) beranggotakan 5 komunitas kendaraan roda 4, untuk roda 2 terdiri dari 42 komunitas dengan total keseluruhan 3000 orang anggota. Pasalnya, AKBP Arif Rachman Arifin,SIK. MH. Kapolres Jember telah mendukung dan berperan aktif dalam membantu kegiatan Driver Online Jember.

 

Tak hanya itu saja, Kapolres Jember sekaligus mendapatkan penghargaan atas partisipasinya dalam kegiatan Peduli Warga Isoman dengan membuat Dapur Isoman oleh Driver Jember Community (OJECO), Komunitas Grebek Sedekah dan Komunitas Jember Bergerak (17/11/2021) di Mapolres Jember.

 

Charis Sakti Fatitradi Perwakilan komunitas tersebut mengatakan, hadirnya Polres Jember di tengah-tengah masyarakat adalah bentuk sinergitas dalam upaya menstabilkan kondisi masyarakat sehingga tercipta keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jember.

 

“Beruntung, kami mempunyai Kapolres yang humanis dan aktif dalam berkomunikasi dengan masyarakat utamanya dengan para komunitas ini, makanya beliau kita nobatkan sebagai “Bapak Driver Ojek Online Jember,” kata Charis saat di wawancarai tim humas Polres Jember seusai acara tersebut.

 

Lalu Charis menambahkan, dirinya meyakini rasa empati Kapolres Jember beserta jajaran sangat tinggi tampak sangat humanis seolah tidak ada jarak dengan para driver ojek online Jember.

 

“Pengalaman kami di beberapa kegiatan, candaan dan memberikan motivasi kepada para driver ojek online untuk tetap bangkit di masa pandemic ini, Serta mengajak kami untuk berbuat kebaikan,” tambahnya.

 

Sementara itu AKBP Arif Rachman Arifin,SIK., MH. Kapolres Jember mengatakan, apa yang menjadi landasan komunitas Ojek online tersebut adalah bentuk ikhtiar mereka untuk ikut menjaga kabupaten Jember.

 

“Kerjasama kemitraan Polres Jember dan FKJOB selama ini adalah dalam rangka memperkuat tumbuh kembangnya ekonomi masyarakat Jember, mereka adalah bagian dari penggerak ekonomi masyarakat, mereka merupakan sarana professional sekarang ini di Indonesia,” terangnya.

 

Kemudian dirinya berharap agar kedepan FKJOB juga bisa menjadi pelopor tertib berlalu lintas, dirinya meyakini semua anggota FKJOB telah memenuhi syarat wajib dalam berkendara.

 

“Saya atas nama Polres Jember, mengucapkan terima kasih atas Apresiasi rekan-rekan Gojek atau FKJOB ini, penghargaan ini merupakan pembangkit semangat kami di Polres Jember dalam melindungi dan mengayomi masyarakat,” tutupnya.

 

(Sumber : Humas Polres Jember

Operasi Zebra Semeru 2021, Polresta Sidoarjo Edukasi Pengendara dan Sediakan Vaksinasi

Operasi Zebra Semeru 2021, Polresta Sidoarjo Edukasi Pengendara dan Sediakan Vaksinasi

 

Edukasi masyarakat untuk tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan, melalui Operasi Zebra Semeru 2021 yang diadakan Polresta Sidoarjo tidak hanya merazia pengendara. Di lokasi juga menyediakan vaksinasi bagi masyarakat dan bakti sosial berupa sembako kepada peserta vaksin lanjut usia (lansia).

 

Seperti berlangsung di pos polisi jalan raya Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (17/11/2021) siang. Berdiri di tepi jalan beberapa polisi wanita membawa berbagai pesan himbauan bagi pengendara, agar selalu tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dan polisi lainnya membagi-bagikan masker.

 

Tampak pula Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menghampiri pengendara, sekedar mengingatkan patuhi peraturan tertib lalu lintas dan tetap memakai masker. Sedangkan di sisi lain, berlangsung vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan pembagian baksos sembako.

 

Abdul Kodir, 50 tahun, pengendara roda dua kebetulan melintas di wilayah tersebut, mengaku kaget ada puluhan polisi menghentikan lajunya. “Setelah saya berhenti ternyata sedang ada pemeriksaan kelengkapan berkendara, dan dihimbau selalu tertib lalu lintas serta menariknya dipersilahkan ikut vaksinasi. Kebetulan belum vaksin yang kedua,” jelasnya.

 

Mengenai kegiatan yang berlangsung di pos polisi Balongbendo tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pihaknya sedang melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2021 melalui edukasi secara humanis kepada masyarakat. Khususnya bagi para pengendara.

 

“Kami himbau masyarakat untuk selalu mematuhi tertib berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dengan pendekatan humanis, kami edukasi untuk mematuhi keduanya. Serta kami juga menyediakan vaksinasi dan bakti sosial sembako bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

 

Operasi Zebra Semeru 2021 yang berlangsung mulai tanggal 15 sampai dengan 28 November 2021, bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Didukung dengan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas. Serta mewujudkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih ada.

Kunjungi TPS Dengan Bersepeda Motor, Kapolresta Banyuwangi Pastikan Pilkades Serentak Berjalan Aman

*Kunjungi TPS Dengan Bersepeda Motor, Kapolresta Banyuwangi Pastikan Pilkades Serentak Berjalan Aman*

 

BANYUWANGI – Untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan aman saat ini (17/11) Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melakukan pengecekan ke beberapa TPS yang ada di Desa Licin, Kecamatan Licin Banyuwangi.

 

Selain melihat angka partisipasi pemilih, Kapolresta juga melihat penerapan protokol kesehatan di setiap TPS.

 

Didampingi Camat Licin, Hartono, Kasatlantas, Kompol Fani Rakhim, Kapolsek Licin, Iptu Dalyono dan Danposramil Licin, Peltu Agus, Kapolresta berkeliling dengan menggunakan sepeda motor milik Bhabinkamtibmas.

 

TPS yang pertama diperiksa adalah TPS 04 Desa Licin. TPS yang ada di lingkungan sekolah itu tampak sedang melayani para pemilih yang datang.

 

“Kita pastikan kondisinya aman. Di kabupaten Banyuwangi ada 400 personel yang kita kerahkan,”ujar  Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu.

 

Kapolresta Banyuwangi juga mengatakan, petugas Kepolisian akan memantau jalanya Pilkades dari pemungutan suara hingga penghitungan.

 

“Kita berharap semua pelaksanaan pilkades sebagai pesta demokrasi bisa berjalan lancar,” pungkas AKBP Nasrun. (*)

Wujudkan Tulungagung Kondusif dan Cinta NKRI, Perguruan Silat Sekabupaten Tulungagung Gelar Apel Bersama

Wujudkan Tulungagung Kondusif dan Cinta NKRI, Perguruan Silat Sekabupaten Tulungagung Gelar Apel Bersama

 

 

TULUNGAGUNG – Dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Tulungagung Ke 816 dilaksanakan Apel Bersama Perguruan Pencak Silat Se-kabupaten Tulungagung bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Rabu (17/11/2021).

 

Kegiatan dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, S.Sos., M.Si, Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo. SE, Sekda Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M. Si., Kasdim 0807 Tulungagung Mayor Inf Muji Wahono, Perwakilan Kejaksaan Negeri Tulungagung, Perwakilan Pengadilan Negeri Tulungagung, Perwakilan OPD Terkait, Ketua KONI Tulungagung Suwarsono, Ketua IPSI Kabupaten Tulungagung Ir. SUHARTO, Ketua Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung MAHRUS ALI, S.Pd serta Ketua dan Perwakilan dari 12 Perguruan Silat seperti PSHT, PSNU PAGAR NUSA, IKSPI KERA SAKTI, PSH Winongo Tunas Muda, PS Betako Merpati Putih, Perisai Diri, Persinas ASAD, Cempaka Putih, Budi Suci Melati, Tapak Suci, Porsigal ditambah Satu Pleton dari TNI, Polri dan Satpol-PP.

 

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo mengatakan selain menyambut HUT Kabupaten Tulungagung Ke 816, Apel bersama perguruan pencak silat yang ada di kabupaten Tulungagung juga dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk mempererat persaudaraan dan mewujudkan Kabupaten Yulungagung yang kondusif.

 

“Tujuan dari apel bersama ini salah satunya untuk menjaga persaudaraan atau perseduluran, karena pada hakekatnya semua adalah saudara walaupun berbeda perguruan silat diharapkan semua dapat menjaga persaudaraan atau perseduluran dengan sebaik mungkin”, ujar Bupati Maryoto Birowo.

 

 

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Handono mengatakan, Kegiatan ini adalah awal kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa seluruh perguruan silat yang ada di Kabupaten Tulungagung bisa bersatu.

 

“Kalau kita lihat sejarahnya bahwa rumusan Binekatunggal Ika berasal dari bumi gayatri ini, maka kita gelorakan kembali”, kata Kapolres.

 

Kedepan kegitan yang digelar tidak hanya kegiatan prestasi, dari sekian ribu pesilat tidak akan menjadi atlit semua, tapi bagaimana kita menjadi pendekar dan menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari hari.

 

“Dari beberapa yang mendapat pengharagaan tidak semua atlit, ada yang berperan dalam penangnan covid, ada yang beperan dalam membantu kamtibmas, dan ada yang berperan membantu lingkungan sekitar. Semua menjadi pahlawan dilingkungan masing-masing”, lanjut AKBP Handono.

 

Kedepan agenda ini bersama pemerintah daerah dan perguruan pencak silat akan kita susun bagaimana program-programnya mulai kedepan ini seperti penanaman pohon secara bersama, penanggulangan bencana secara bersama dan lain lain.

 

“Meskipun kita berbeda tetapi tujuan kita adalah satu yaitu untuk kesejahteraan Kabupaten Tulungagung”, terang Kapolres

 

“Ksatria dan Pendekar diciptakan bermanfaat untuk lingkungannya dan bermanfaat buat orang lain”, pungkas AKBP Handono.

 

Dalam apel bersama tersebut diberikan penghargaan kepada anggota pesilat berprestasi serta ditampilkan peragaan pencak silat seni tunggal, seni ganda, seni beregu/cerita dan tampilan seni bersama. (NN95 – RESTU)

Picu Kinerja Pelayanan Publik Terbaik, 16 Personel Dapat Reward dari Kapolres Jember 

Picu Kinerja Pelayanan Publik Terbaik, 16 Personel Dapat Reward dari Kapolres Jember

 

JEMBER – Guna memacu kinerja Pelayanan Publik terbaik, baik di lingkup Polres Jember maupun Polsek jajaran, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, memberikan Reward (penghargaan) dan Punishment kepada anggota dan polsek jajarannya, bertempat di halaman Mapolres Jember. Rabu (17/11) 2021 Pkl 08.00 s/d 09.30 wib.

 

Turut hadir dalam giat tersebut Waka Polres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, Para Kabag, Kasat dan PJU Polres Jember serta Para Kapolsek Jajaran Polres Jember.

 

Waka Polres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika saat dikonfirmsasi menjelaskan, “Penerima Reward kegiatan Polsek terbanyak adalah Polsek Ambulu sedangkan Penerima Punisment kegiatan Polsek sedikit adalah Polsek Jelbuk periode oktober 2021,” ucapnya.

 

Adapun Anggota yang Menerima Reward sebanyak enam belas personil tujuh diantaranya dari polsek jajaran

 

Dalam kesempatan ini, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin mengatakan, pemberian penghargaan dan punishment bagi Polsek jajaran dan anggota merupakan wujud komitmen dan upaya Polres jember dalam mempertahankan WBK dan WBBM yang telah di raih.

 

“Melalui penghargaan dan punishment ini, diharapkan dapat lebih memacu semangat kerja kita untuk berprestasi serta dalam melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik Polres Jember,” pesan Kapolres Jember.

Sasar Suku Tengger, Polres Probolinggo Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri

*Sasar Suku Tengger, Polres Probolinggo Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri*

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo membukakan gerbang bagi pemuda pemudi khusus Suku Tengger untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui jalur Afirmatif khusus Suku Tengger.

Bertempat di Kantor Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Polres Probolinggo menggelar sosialisasi penerimaan anggota Polri bagi pemuda pemudi di suku tersebut, Selasa (16/11/2021).

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kepala Bagian SDM, Kompol Ahmad Firman. Ia mengatakan, kegiatan itu digelar atas dasar Keputusan Kapolri Nomor : Kep / 1696 /XI/2021 tanggal 08 Nopember 2021 tentang Penyelenggaraan Rekrutmen Proaktif dalam Penerimaan Bintara Polri T.a. 2022.

“Kami ingin menjaring animo sejak dini putra & putri terbaik di wilayah Kabupaten Probolinggo khususnya pemuda pemudi Suku Tengger melalui jalur “Affirmative Action” sesuai keputusan kapolri,” jelasnya.

Pihaknya menyampaikan materi terkait rekrutmen. Para pemuda pemudi yang mengikuti kegiatan itu nampak antusias dengan banyak bertanya tentang materi yang disampaikan.

Selanjutnya para peserta melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Polres juga memeriksa kelengkapan berkas-berkas para calon pendaftar.

Kasubsi Penmas Polres Probolinggo, Bripka Mukhtar Yuliharto menyebut, ada 22 peserta dalam kegiatan itu, mereka terdiri dari 12 laki-laki dan 10 perempuan.

“Selain jalur umum, Polres menyediakan empat jalur khusus bagi para calon pendaftar, yakni dengan melalui talent scouting non akademik untuk atlet berprestasi, talent scouting akademik untuk siswa berprestasi,” tuturnya.

Selanjutnya talent scouting non-akademik melalui Kemenag, yakni untuk hafidz Al-Quran, dan terakhir jalur afirmatif untuk Suku Tengger Kabupaten Probolinggo.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu