HUT ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota yang Tertembak saat Bertugas

HUT ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota yang Tertembak saat Bertugas

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk dan memberikan perhatian secara langsung kepada personel Korps Brimob Polri yang tertembak maupun jatuh sakit ketika menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.

 

Kunjungan Sigit tersebut merupakan bentuk perhatian kepada anggota yang telah memberikan pengabdian dan loyalitas kepada Negara, Bangsa dan masyarakat Indonesia. Hal ini juga bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Korps Brimob Polri pada 14 November.

 

Setidaknya ada tiga personel Brimob Polri yang dijenguk oleh Kapolri. Pertama adalah, Briptu Keny Carlos dari Satbrimobda Papua yang dirawat di RS Polri, karena mengalami luka tembak pada bagian perutnya, ketika bertugas mengejar KKB di Papua dalam Satgas Gakkum Ops Nemangkawi.

 

Dalam kesempatan itu, Sigit menanyakan kondisi terkini pasca-mendapatkan perawatan oleh tim dokter. Sigit pun mendapatkan laporan bahwa keadaan prajurit itu sudah jauh lebih baik.

 

“Sudah jauh lebih baik ya?,” tanya Sigit.

 

“Siap, sekarang sudah bisa jalan, Jenderal?,” jawab Keny.

 

Tak hanya itu, Sigit beserta dengan Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, juga menyempatkan bertemu langsung istri serta anak dari prajurit Brimob Polri yang berumur enam bulan tersebut.

 

Pada momentum tersebut, sang istri berterima kasih kepada Sigit karena suaminya telah diberikan perawatan yang sangat baik. Sehingga, keadaannya berangsur pulih saat ini.

 

“Pertama kali disini seperti bukan di rumah sakit, seperti di hotel. Bagus sekali,” ujar istri Keny kepada Sigit.

 

Tak lupa, Sigit juga memberikan semangat kepada Keny agar segera lekas pulih dan kembali bertugas demi menjaga keamanan di Indonesia.

 

“Yang penting cepet sembuh, dan terus semangat,” ucap eks Kapolda Banten itu.

 

Selain itu, Sigit juga akan menjenguk Briptu Lutfi Maulana dari Mako Korps Brimob Polri, yang mengalami luka tembak rekoset kaki kirinya. Ia saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

 

Kemudian, mantan Kabareskrim Polri ini bakal melakukan sambungan panggilan video call dengan istri dari Bharatu Simon Nitipia Mako Korps Brimob Polri, sekaligus personel Satgas Nemangkawi yang sedang tidak sadarkan diri karena penyakit Hepatitis yang dideritanya. Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata nanti juga ikut mendampingi guna menjelaskan kondisi dari personel Brimob yang dirawat di RSUD Timika tersebut.

Cegah Paham Radikalisme Sejak Dini,Polisi Bondowoso jadi Guru di Ponpes Bondowoso

Cegah Paham Radikalisme Sejak Dini,Polisi Bondowoso jadi Guru di Ponpes

Bondowoso

Bahaya paham radikalisme dan terorisme tidak hanya disampaikan kepada orang dewasa, tapi juga disosialisasikan pada kalangan remaja dan anak-anak.

Aiptu Supriyanto, Bhabinkamtibmas Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso getol menjalani aktifitas itu sejak 2017 silam di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, desa setempat.

Materi yang diajarkan mengenai pendidikan moral, pancasila, kebangsaan dan Nasionalisme. Tujuannya agar para pelajar bisa memahami bahwa negaranya terdiri dari bangsa yang majemuk, namun tetap harus rukun satu sama lain.

“Radikalisme itu rata-rata masuk ke anak-anak muda. Dimana pemikiran mereka masih labil. Oleh sebab itu, sejak mereka masih remaja dan anak-anak, sudah kami tanamkan tentang Nasionalisme dan materi berkebangsaan,” papar Aiptu Supriyanto, Jumat (12/10/2021).

Dalam kelas, ia tidak hanya menyampaikan materi dengan lisan kosong saja, melainkan juga terkadang menggunakan alat peraga, seperti lambang Pancasila.

“Ada sesi tanya jawab tentang apa saja makna di setiap lambang Pancasila dan lain sebagainya.

Disampaikan juga tentang jahatnya terorisme itu bagi masyarakat dan negara,” ucapnya.

Warga Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan ini mengaku miris melihat banyaknya pemuda yang direkrut sebagai ‘pengantin’ untuk melakukan bom bunuh diri.

“Padahal, dengan dasar apapun, bom bunuh diri yang menewaskan orang lain itu tidak dibenarkan, apalagi jika yang menjadi korban adalah orang yang tidak bersalah,” bebernya.

Pak Pri – sapaan akrabnya – mengajar secara sukarela di ponpes tersebut rata-rata 2 kali dalam sepekan. Menurutnya, hal ini merupakan implementasi dari Bhabinkamtibmas Peduli Pendidikan.

“Yang utama adalah tugas sebagai abdi Negara. Sedangkan mengajar di Ponpes ini sebagai upaya ikut serta di bidang pendidikan, terutama pendidikan karakter dan kebangsaan,” papar bapak 3 anak ini.

Kapolsek Tenggarang AKP Muktamar,SH mendukung penuh aktifitas Aiptu Supriyanto sebagai pengajar sukarelawan di Ponpes Nurul Hidayah.

“Sangat mendukung karena memang salah satu tugas polisi adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat, termasuk bahaya paham radikalisme dan terorisme,” tutur Kapolsek dikonfirmasi terpisah.

Di sisi lain, ditegaskan Kapolsek, rutinitas Aiptu Supriyanto juga tidak mengganggu tugas fungsionalnya sebagai abdi Negara.

“Jika tugas di Polsek sedang senggang, maka Aiptu Supriyanto mengajar.

Jika ada tugas kedinasan, maka tentu fokus menjalankan tugas di Polsek. Kami sangat fleksibel dalam hal ini,” ungkapnya.

Humas Ponpes Nurul Hidayah Mistari menyebut, ada 121 siswa MTs di Ponpes Nurul Hidayah yang rutin mendapatkan pengajaran dari Aiptu Supriyanto.

“Terkadang juga materi disampaikan pada anak-anak SMK Nurul Hidayah yang berjumlah 101 siswa,” ucapnya.

Menurutnya, pengajaran materi kebangsaan dan Nasionalisme untuk mencegah paham radikalisme selaras dengan program lembaga tersebut.

“Sebelumnya kami akan ada program Pramuka. Jadi selaras dan saling melengkapi dengan materi yang disampaikan pak Bhabin,” tegasnya. (HUMAS )

Cegah Paham Radikalisme Sejak Dini,Polisi Bondowoso jadi Guru di Ponpes Bondowoso

https://tribratanews.batu.jatim.polri.go.id/- POLRES BATU – Bahaya paham radikalisme dan terorisme tidak hanya disampaikan kepada orang dewasa, tapi juga disosialisasikan pada kalangan remaja dan anak-anak.
Aiptu Supriyanto, Bhabinkamtibmas Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso getol menjalani aktifitas itu sejak 2017 silam di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, desa setempat.

Materi yang diajarkan mengenai pendidikan moral, pancasila, kebangsaan dan Nasionalisme. Tujuannya agar para pelajar bisa memahami bahwa negaranya terdiri dari bangsa yang majemuk, namun tetap harus rukun satu sama lain.

“Radikalisme itu rata-rata masuk ke anak-anak muda. Dimana pemikiran mereka masih labil. Oleh sebab itu, sejak mereka masih remaja dan anak-anak, sudah kami tanamkan tentang Nasionalisme dan materi berkebangsaan,” papar Aiptu Supriyanto, Jumat (12/10/2021).

Dalam kelas, ia tidak hanya menyampaikan materi dengan lisan kosong saja, melainkan juga terkadang menggunakan alat peraga, seperti lambang Pancasila.
“Ada sesi tanya jawab tentang apa saja makna di setiap lambang Pancasila dan lain sebagainya.

Disampaikan juga tentang jahatnya terorisme itu bagi masyarakat dan negara,” ucapnya.
Warga Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan ini mengaku miris melihat banyaknya pemuda yang direkrut sebagai ‘pengantin’ untuk melakukan bom bunuh diri.

“Padahal, dengan dasar apapun, bom bunuh diri yang menewaskan orang lain itu tidak dibenarkan, apalagi jika yang menjadi korban adalah orang yang tidak bersalah,” bebernya.

Pak Pri – sapaan akrabnya – mengajar secara sukarela di ponpes tersebut rata-rata 2 kali dalam sepekan. Menurutnya, hal ini merupakan implementasi dari Bhabinkamtibmas Peduli Pendidikan.

“Yang utama adalah tugas sebagai abdi Negara. Sedangkan mengajar di Ponpes ini sebagai upaya ikut serta di bidang pendidikan, terutama pendidikan karakter dan kebangsaan,” papar bapak 3 anak ini.

Kapolsek Tenggarang AKP Muktamar,SH mendukung penuh aktifitas Aiptu Supriyanto sebagai pengajar sukarelawan di Ponpes Nurul Hidayah.

“Sangat mendukung karena memang salah satu tugas polisi adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat, termasuk bahaya paham radikalisme dan terorisme,” tutur Kapolsek dikonfirmasi terpisah.

Di sisi lain, ditegaskan Kapolsek, rutinitas Aiptu Supriyanto juga tidak mengganggu tugas fungsionalnya sebagai abdi Negara.
“Jika tugas di Polsek sedang senggang, maka Aiptu Supriyanto mengajar.

Jika ada tugas kedinasan, maka tentu fokus menjalankan tugas di Polsek. Kami sangat fleksibel dalam hal ini,” ungkapnya.

Humas Ponpes Nurul Hidayah Mistari menyebut, ada 121 siswa MTs di Ponpes Nurul Hidayah yang rutin mendapatkan pengajaran dari Aiptu Supriyanto.

“Terkadang juga materi disampaikan pada anak-anak SMK Nurul Hidayah yang berjumlah 101 siswa,” ucapnya.

Menurutnya, pengajaran materi kebangsaan dan Nasionalisme untuk mencegah paham radikalisme selaras dengan program lembaga tersebut.

“Sebelumnya kami akan ada program Pramuka. Jadi selaras dan saling melengkapi dengan materi yang disampaikan pak Bhabin,” tegasnya. (HUMAS )

Kapolri Wujudkan Mimpi Teuku Tegar Atlet Peraih Emas PON Jadi Polisi

Kapolri Wujudkan Mimpi Teuku Tegar Atlet Peraih Emas PON Jadi Polisi

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewujudkan mimpi dari Teuku Tegar Abadi seorang atlet lompat galah yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia baik di internasional maupun nasional. Terbaru, Tegar mendapat medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua.

 

Atlet asal Tuban, Jawa Timur itu diwujudkan mimpinya untuk menjadi polisi. Dalam hal ini, Sigit memberikan kesempatan Tegar menjadi prajurit Korps Bhayangkara melalui jalur rekrutmen proaktif.

 

 

 

 

“Ya sudah nanti mas Tegar akan didatangi anggota saya untuk bisa masuk polisi jalur rekrutmen proaktif. Karena memang Polri sangat butuh orang-orang yang punya prestasi dan tentunya kita senang kalau memang mas Tegar ikut bergabung di kita,” kata Sigit menyampaikan langsung kepada Tegar melalui sambungan video call, Sabtu (13/11/2021).

 

 

 

 

Tegar pun merasa senang karena mimpinya diwujudkan oleh Kapolri Jenderal Sigit. Dalam kesempatan itu, Ia menanyakan kepada Kapolri apakah setelah masuk ke dalam institusi Polri, masih bisa diberikan kesempatan untuk terus berlatih sebagai atlet.

 

 

Menanggapi pertanyaan itu, Sigit dengan tegas memperbolehkan Tegar untuk terus mengukir prestasi dengan terus berlatih ketika menjadi seorang polisi.

 

 

 

 

“Saya pastikan bahwa kegiatan mas Tegar akan terus bisa dilanjutkan, dikembangkan, kita pengen mas Tegar bisa jadi polisi tapi juga sekaligus bisa mewakili polisi juga untuk membawa nama institusi di kancah nasional dan internasional. Nah itu tentunya kita dukung,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

 

 

 

 

Tak berhenti disitu, Sigit juga memastikan kepada Tegar bahwa, tidak perlu khawatir akan dipungut biaya terkait dengan rekrutmen proaktif tersebut. Sigit menekankan, semua hal tidak dikenakan biaya.

 

Jika nanti dalam prosesnya Tegar dimintakan biaya oleh oknum, mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan, untuk melaporkan hal itu ke pihak Propam. Menurutnya, kemampuan dan prestasi adalah hal nomor satu untuk menjadi seorang aparat penegak hukum.

 

“Iya nih maaf ya pak. Ada biaya tambahan gitu tidak pak? soalnya kan biasanya masuk polisi bayar atau gimana gitu nanti?,” tanya Tegar.

 

“Waduh yang ngomong bohong itu. Jadi saya pastikan masuk polisi tidak ada yang bayar. Semua gratis. Nanti kalau ada informasi seperti itu bisa dilaporkan ke Propam. Nanti kita proses. Itu oknum. Yang jelas untuk masuk polisi semuanya gratis. yang penting punya kemampuan, punya prestasi,” jawab Sigit dengan tegas.

 

 

 

 

Tegar ingin menjadi polisi karena terinspirasi dari sang kakek. Dia pun ingin meneruskan perjuangan kakeknya. Akhirnya mimpi tersebut pun kini sudah tercapai berkat niat baik dari Kapolri Sigit.

 

 

 

 

Sigit pun menyempatkan untuk menyampaikan ucapan selamatnya kepada Tegar, karena telah memecahkan rekor lompat galah. Sigit juga meminta tegar untuk terus berlatih demi menyongsong persiapan bertanding di Sea Games tahun depan nanti.

Bhabinkamtibmas Peduli, Gotong Royong Bangun Rumah

Bhabinkamtibmas Peduli, Gotong Royong Bangun Rumah

Polres Batu – Bhabinkamtibmas Desa Tlekung Aipda Arif Mauludi membantu bangun rumah ibu marsinah yang roboh di jalan Gangsiran Putuk RT 5 RW 5 Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, kamis (11/11/2021).

Arif membantu ibu marsinah yang rumahnya roboh di bantu oleh Babinsa, tim BPBD dan relawan Desa Tlekung.

“Kami membantu ibu marsinah yang rumahnya roboh akibat angin dan curah hujan yang tinggi, kami di bantu oleh para relawan desa dan ada anggota babinsa dan tim dari BPBD,” ucapnya.

Sebagai bhabinkamtibmas dirinya siap membantu warganya yang merasa perlu kehadiran dirinya atau pun kehadiran anggota polri.

“Kami akan siap membantu kapan pun warga kami yang perlu bantuan kami dengan senang hati karena dengan adanya kehadiran kami warga akan merasa tenang dan nyaman merasa di perhatikan,” tambahnya. (humasresbatu-zul)

Kasi Propam Polres Batu: Hati-hati Bermedsos!

Kasi Propam Polres Batu: Hati-hati Bermedsos!

Polres Batu – Kasie Propam Polres Batu Ipda Fredy Yopie mengingatkan anggota untuk hati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos), Ini disampaikan dalam amanah apel pagi di Lapangan Mapolres Batu, sabtu (14/11/2021).

Dalam apel pagi ini Fredi menekankan, anggota harus bijak dan berhati-hati saat bermedsos karena kita sebagai anggota Polri harus sebagai contoh untuk masyarakat.

“Kita sebagai anggota Polri harus berhati-hati dalam bermain media sosial, jangan post hal2 yang bisa memecah belah persatuan bangsa atau pun merendahkan institusi, apabila ada yang membully atau menghina cukup ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Fredi juga menekankan untuk giat besok hari minggu giat pengamanan Riyadul Jannah.

“Besok hari minggu giat pengamanan Riyadul Jannah supaya anggota membawa perlengkapan pribadi. Seperti masker dan handsanitizer dan tidak lupa untuk membawa jas hujan dan light stick karena acara akan berlangsung sampai malam,” pungkasnya.

Water Canon Milik Polres Jember Diserbu Warga Terdampak Banjir Semboro

Water Canon Milik Polres Jember Diserbu Warga Terdampak Banjir Semboro

JEMBER – Warga terdampak Banjir di Desa Semboro telah 3 hari rumah mereka terendam air luapan sungai. Banyak sumur penduduk yang tak lagi dapat menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam situasi krisis air bersih ini, Polres Jember mengerahkan water canon untuk mengurangi masalah. Tak ayal kendaraan yang dapat memuat 7000 liter air diserbu warga Semboro begitu sampai di lokasi. Mereka rela antri untuk mendapatkan air bersih.

Hari Susanto salah satu warga semboro mengatakan sangat terbantu oleh kahadiran para pemangku kebijakan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Salah satu kepedulian yang nyata adalah mobil tangki polisi ini. Kami sangat terbantu dalam kebutuhan air bersih. Yang mengharukan juga, sekarang ini semua kompak. BPBD juga hadir memenuhi kebutuhan kami,” katanya ketika diwawancarai tim Humas Polres Jember, Rabu siang (12/11/2021) di Semboro.

Dirinya berharap para pemangku kebijakan dapat menyentuh seluruh warga, sekalipun medannya sulit dijangkau.

Operasi penyaluran air bersih dipimpin oleh Kanit Turjawali IPDA Sudarno. Desa Pondokjoyo Kecamatan Semboro, Dusun Songon dan Dusun Pondokrampal menjadi target hari ini.

“Sesuai intruksi Kapolres, dengan kapasitas tanki air 7000 liter ini kami laksanakan sesegera mungkin. Lumayan meski kapasitas segitu hanya cukup untuk 2 dusun di Desa Semboro. Kita akan lakukan setiap hari,” katanya.

IPDA Sudarno berharap keperdulian Polres Jember dalam hal memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir akan mengurangi kesulitan dan menjaga ketenangan masyarakat.

Berkat Rekaman CCTV, Polresta Banyuwangi Amankan Pelaku Curat Ratusan Juta Rupiah

Berkat Rekaman CCTV, Polresta Banyuwangi Amankan Pelaku Curat Ratusan Juta Rupiah

Banyuwangi,- Kepala Kepolisian Resor Kota Banyuwnagi AKBP Nasrun Pasaribu melaluibKasat Reskrim merilis hasil ungkap tindak pidana Curat (pencurian dengan pemberatan) periode Nopember 2021. Kegiatan pres rilis sendiri dilaksanakan di Mapolresta Banyuwangi, Jumat siang (10/11/2021).

Hasil pengungkapan tindak kriminalitas ini dilakukan oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Banyuwangi.

“Atas pengungkapan ini, sebanyak 2 (dua) tersangka telah diamankan dari masing-masing kasus berbeda. Dalam perkara ini kedua orang tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Jumat siang.

Dari dua orang tersangka pelaku Curat yang diamankan ini modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka pun berbeda beda. TSK AS, laki-laki, 51 tahun), alamat Jalan Undayana, Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali, tempat tinggal di Lingkungan Sukowidi, RT 005, RW 001, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Sedangakan TSK WM, laki-laki, 41 tahun, alamat sesuai KTP Dusun Pasar Alas Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember.

“Kasus Curat sasaran toko, TSK AS berangkat dari rumah dengan tujuan mencari sasaran pencurian, dan pada hari selasa tanggal 28 September 2021 sekira pukul 04.00 Wib AS menemukan sasaran pencurian toko di daerah jalan Sutawijaya, Sumberrejo, Banyuwangi. AS melihat dan mengamati situasi lingkungan dan merasa aman dia melompati pagar, berjalan ke belakang toko, mencongkel pintu yang terkunci dengan menggunakan linggis kecil, masuk mengambil rokok yang berada di etalase yang tidak terkunci,” papar AKP M. Priambodo Banyuwangi.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menyampaikan TSK AS kemudian memasukan rokok-rokok tersebut ke dalam karung/sak warna putih, keluar melewati pintu belakang kembali, melompati pagar toko. Setelah di depan toko TSK AS mengambil tempat sampah abu-abu yang berada di depan toko dan memasukkan semua rokok berbagai merk yang telah diambilnya kedalam tempat sampah tersebut. kemudian pulang ke rumahnya.

“Atas kejadian pencurian tersebut korban FN pemilik toko mengalami kerugian sebesar ± Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah),” ucap Kasat Reskrin Polresta Banyuwangi.

AKP M. Priambodo uga menyampaikan jika TSK AS melakukan aksinya di Toko Kosmetik yang berada di Jalan Agus Salim, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi sehinggga pemilik Saudara BH mengalami kerugian mencapai ± Rp. 33.770.000,- (tiga puluh tiga juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah).

“Kami bisa segera mengamankan TSK AS terbantu dengan adanya rekaman dari CCTV yang terpasang di TKP. TSK tidak menyadari jika aksinya terekam CCTV, hal ini yang membantu anggota Unit Opsnal Satreskrim dalam melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap TSK AS,” ungkap Kasat Reskrim.

Selain itu Polresta Banyuwangi juga mengamankan TSK WE pelaku pencurian sejumlah baterai tower di 9 (sembilan) tempat yang berbeda kurun waktu antara tanggal 12 sampai dengan 25 Oktober 2021. Kerugian korban dari PT Telkomsel sebesar + Rp. 178.000.000,- (seratus tujuh puluh delapan juta rupiah) dan korban dari PT Infratex XL Axiata sebesar + Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Satreskrim saat ini juga masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap jaringan sindikat pencurian baterai tower tersebut.

“Kedua orang tersangka baik AS maupun WE keduanya sama-sama residivis dalam kasus yang sama. TSK AS tercatat 4 (empat) kali masuk Lapas dan tahun 2019 pernah dihukum di Lapas Karangasem dalam perkara penadah barang hasil kejahatan dengan vonis 1 tahun. Sedangkan TSK WE pernah dihukum di Lapas Banyuwangi dalam perkara senjata tajam dengan vonis 5 bulan 10 hari,” tutup AKP Priambodo.

Polres Batu Terjunkan Tim Trauma Healing

Polres Batu Terjunkan Tim Trauma Healing

Polres Batu – Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menerjunkan Tim Trauma Healing kepada anak korban banjir bandang di TK Bhina Putra II Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji, jum’at (12/11/2021).

Dihubungi secara terpisah, Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani membenarkan bahwa Polres Batu menerjunkan tim trauma healing untuk membantu memulihkan trauma pada korban banjir bandang, Khususnya bagi anak-anak.

“Kami memberikan trauma healing kepada anak-anak korban bencana banjir bandang agar tidak terlarut dalam kesedihan dan segera pulih dan dapat bermain seperti sedia kala,” ungkapnya.

Menurutnya dengan kita peduli terhadap keadaan psiklogis anak diharapkan agar anak-anak tidak terlarut dalam kesedihan pasca bencana.

“Kami tidak hanya mengajak bermain anak-anak tapi kami juga memberikan beberapa hadiah kepada anak agar segera melupakan musibah yang menimpa mereka,” imbuhnya.
(humasresbatu-N1)

Apel Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan, Dipimpin Langsung Oleh Dirbinmas Polda Jatim

*Apel Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan, Dipimpin Langsung Oleh Dirbinmas Polda Jatim*

 

Direktur pembinaan masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Timur Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, S.I.K., M.PA., melaksanakan tatap muka dengan Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota. Tatap muka dilaksanakan dalam bentuk apel gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Jum’at (12/11/2021).

 

Kedatangan Dirbinmas Polda Jatim ke Polres Pasuruan ini adalah untuk melaksanakan Apel Bhabinkamtibmas dalam rangka evaluasi kinerja dan peningkatan kapasitas Bhabinkamtibmas guna mengawal masyarakat Jawa timur dari masa pandemi menuju endemi Covid-19.

 

Dalam sambutannya Kombespol Asep mengatakan, bahwa sebagai Bhabinkamtibmas harus ada dan selalu hadir dalam setiap kegiatan warga di desa binaanya. Sering berinteraksi, dengan menanyakan apa yang menjadi permasalahan warga binaannya, selanjutnya sebagai Bhabinkamtibmas haruspu membantu untuk mencarikan solusinya.

 

“Saya ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan jajaran pengemban fungsi Binmas khususnya Bhabinkamtibmas atas kerja dan dedikasinya yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas preemtif kepolisian demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif. Selain itu juga tetap jaga kesehatan tetaplah jadi pelopor dalam protokol kesehatan dan jadilah saksi sejarah kemenangan kita perang melawan pandemi”, ungkapnya.

 

“Mantabkapkan penerapan prokes 6M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan Mengingatkan Orang Lain) dan tahapan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) dengan menjunjung asas “Salus Populi Suprema Lex Esto” bahwa keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi”, jelasnya.

 

Kegiatan dilanjutkan tatap muka Dirbinmas dengan, Kanit binmas, Bhabinkamtibmas serta Kapolsek jajaran guna memberikan asistensi dalam rangka mengawal masyarakat dari pandemi menuju endemi bertempat di Rupatama Polres Pasuruan.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu