Polresta Malang Kota Kirim Personel Satlantas Terbaik ke Bali Sukseskan WWF Ke-10

KOTA MALANG – Dukung kelancaran dan kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Satlantas Polresta Malang Kota kirim 11 personel terbaiknya dan kendaraan dinas terbaik.

Untuk membantu kelancaran mobilitas dan pengamanan selama WWF ke-10 berlangsung.

Satlantas Polresta Malang Kota juga mengirimkan 1 unit mobil dan 2 unit sepeda motor dinas

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno mengatakan pengiriman personel dan kendaraan tersebut untuk pengamanan WWF ke-10 di Bali.

“Pengiriman personel terbaik dan kendaraan operasional, menindaklanjuti instruksi langsung Korlantas Polri dan Polda Jawa Timur,”ungkap Kompol Aris, Sabtu (18/05).

WWF merupakan forum air global yang diadakan tiga tahun sekali. Pada tahun 2024, Indonesia pertama kalinya menjadi tuan rumah, yang akan diadakan di Bali tanggal 18-25 Mei 2024.

Diperkirakan ada 43 duta besar dan empat organisasi internasional akan datang ke pertemuan tersebut.

WWF ke-10 ada empat pokok bahasan diantaranya konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters).

“WWF Ke-10 merupakan event internasional diikuti puluhan negara dan dihadiri oleh kepala negara dan pejabat pemerintahan, maka perlu pengamanan dan pengawalan ketat,” ujar Kompol Aris kepada.

11 personel yang diterjunkan dan kendaraan yang diberangkatkan ke Bali pada Selasa (14/05) hingga WWF Ke-10 selesai.

“Personel Satlantas Polresta Malang Kota sebelum berangkat tidak ada persiapan khusus karena personel sudah terbiasa melakukan tugas pengawalan, kecuali ada pengecekan kendaraan dinas saja,” terang Aris

Pengecekan kendaraan dinas Satlantas untuk memastikan, agar selama pemakaian pengawalan tamu negara dalam kondisi prima.

“Personel berangkat bersama rombongan Satlantas Polda Jatim, sudah tiba di Bali dan melaporkan tidak ada kendala selama perjalanan berjalan lancar tidak ada kendala,”pungkasnya. (*)

Polisi Amankan Mantan Kades di Malang, Diduga Terlibat Korupsi Alokasi Dana Desa

MALANG – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengamankan SH (67), mantan Kepala Desa (Kades) Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. SH diamankan terkait dugaan korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD).

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih mengatakan tersangka SH diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi saat ia menjabat sebagai Kades Wadung, Pakisaji, pada tahun 2019 hingga 2021.

“Atas perbuatan tersangka,diperkirakan negara mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah,”ujar Kompol Imam Mustolih dalam konferensi pers di Polres Malang, Kamis (16/5/2024).

Wakapolres Malang mengungkapkan tersangka dengan inisial SH merupakan mantan kepala Desa Wadung, Pakisaji.

Kompol Imam menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dengan cara membuat laporan belanja fiktif dana desa sehingga negara mengalami kerugian total sebesar Rp 646.224.639,62 dari anggaran tahun 2029, 2021, dan tahun 2021 yang bersumber dari dana APBN.

“Kerugian negara tersebut diketahui setelah dilakukan audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Inspektorat Kabupaten Malang,”jelas Kompol Imam.

Dalam penangkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti satu bundel Salinan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2018 hingga 2023 Desa Wadung, satu bundel Salinan dokumen laporan pertanggungjawaban Dana Desa Wadung, serta dokumen pendukung lainnya.

“Penggunaannya RAPB Desa Wadung tahun 2019-2021, diduga tidak sesuai dengan peruntukannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari adanya informasi masyarakat terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa serta Alokasi Dana Desa Wadung.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga proses penyidikan yang melibatkan pemeriksaan audit dari Inspektorat Kabupaten Malang.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka SH kerap membuat proyek-proyek fiktif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Beberapa proyek tersebut diantaranya Pembangunan gazebo, pembelian kipas angin, meja rapat, hingga perbaikan mesin molen.

“Berawal laporan dari masyarakat kemudian kami laksanakan penyelidikan, klarifikasi, lanjut kami naikkan ke tingkat penyidikan serta meminta pemeriksaan audit dari Inspektorat,” ungkap Kasatreskrim AKP Gandha.

AKP Gandha menyebut, pihaknya masih terus menelusuri kemana aliran dana yang disalahgunakan tersebut, dugaan sementara adalah untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri.

“Sampai dengan saat ini kami masih lakukan tracing penelusuran aset-aset yang kami indikasikan menggunakan uang yang dikorupsi tersebut,” kata AKP Gandha.

Atas perbuatannya tersebut tersangka SH akan dikenakan Pasal 2, 3 UU Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara,”pungkasnya.

Polri Peduli, Polres Tulungagung Beri Bantuan Keluarga Balita yang Diduga Dibunuh Ayah Kandungnya

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung, Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial berbentuk sembako kepada Keluarga Korban RAP anak usia 3 tahun yang meninggal diduga akibat dibunuh ayah kandungnya.

Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khafafi, SH, SIK, M.Si melalui Kasihumas Iptu Mujiatno mengatakan, peduli terhadap sesama, Polres Tulungagung menyalurkan bantuan kepada keluarga korban balita yang meninggal hari Minggu (12/5).

“Melalui Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto, SH bersama anggota memberikan bantuan sembako yang diterima oleh keluarga Korban”, ujarnya, Sabtu (18/5).

Kejadian meninggalnya RAP terjadi pada Hari Minggu 12 Mei 2024 malam, dimana dari keterangan saksi yang melihatnya, ayah korban yang berinisial MAK menindih korban dalam keadaan telungkup dan mencekik leher korban.

Dugaan sementara karena pelaku sedang dalam kondisi depresi semenjak pulang dari kerja di luar negeri sebagai TKI di Taiwan.

Namun saat ini Polisi masih terus melakukan pemeriksaan dan terduaga pelaku sedang diperiksa kondisi jiwanya di psikiater.

“Saat ini ayah korban sudah ditahan, dan kasus ini masih dalam penyidikan Satreskrim Polres Tulungagung. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari psikiater”, sambungnya.

Lebih lanjut Kasihumas mengatakan, pemberian bantuan tersebut, sebagai bentuk kepedulian Polres Tulungagung terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan bisa mengurangi beban keluarga yang ditinggalkanya dan selalu diberikan ketabahan dan kesabaran,” tandasnya.

Update Tragedi Balon Udara di Ponorogo Polisi Tetapkan 14 Tersangka Ada Oknum Perangkat Desa

PONOROGO – Tragedi meledaknya balon udara yang menewaskan satu orang di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo, telah mengakibatkan penahanan 14 tersangka oleh Satreskrim Polres Ponorogo.

Insiden yang terjadi pada Senin (13/5) ini melibatkan 7 dewasa dan 7 anak-anak sebagai tersangka, dengan 7 dewasa langsung ditahan oleh Polisi.

Kanit Pidum Polres Ponorogo, Iptu Guling Sunaka mengungkapkan bahwa kasus ini terbongkar setelah ditemukannya catatan pembukuan pembuatan balon udara oleh bendahara kelompok tersebut.

“Dari 20 orang yang terlibat, masing-masing memiliki peran dalam iuran, pembuatan, konsumsi, dan proses penerbangan balon udara tanpa awak,”katanya, Jum’at (17/5/2024).

Menurut Guling, iuran untuk pembuatan balon udara yang dilengkapi ribuan petasan berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 300 ribu, menghasilkan total dana sebesar Rp 1,7 juta.

“Dana tersebut digunakan untuk pembelian bahan balon, peledak, dan konsumsi selama kegiatan,”tandasnya.

Salah satu tersangka yang menarik perhatian adalah oknum perangkat desa yang berperan sebagai penyandang dana.

Penetapan tersangka terhadap oknum ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sementara itu Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya balon udara tanpa awak “Kita berharap tragedi ini tidak terulang kembali,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ilham Nugroho (14), korban jiwa dari insiden ini, meninggal akibat ledakan mercon yang diikat pada balon udara tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang risiko dan konsekuensi dari penggunaan petasan secara sembarangan.

Peduli Lingkungan Polresta Sidoarjo Bersama Warga Bersihkan Sampah di Pesisir Pantai

SIDOARJO – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan sampah di kawasan pesisir wilayah Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (17/5/2024).

Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir.

Kerja bakti ini juga merupakan program yang dicanangkan Kasatpolairud Polresta Sidoarjo Kompol Ludwi Yarsa Pramono.

“Bersih-bersih ini bertujuan untuk mengatasi masalah sampah yang sering menumpuk di sepanjang garis pantai, yang dapat mengancam ekosistem laut dan kenyamanan warga,” ujarnya, Jumat (17/5).

Satpolairud Polresta Sidoarjo bersama masyarakat bergotong-royong mengumpulkan sampah plastik, botol, dan berbagai jenis limbah lainnya yang terbawa arus laut maupun yang dibuang sembarangan.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo Kompol Ludwi Yarsa Pramono juga menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kerja bakti ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,”tambah Kompol Ludwi.

Pada kegiatan tersebut Satpolairud Polresta Sidoarjo membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada warga sebagai langkah konkret mengurangi limbah plastik.

Kasatpolairud Polresta Sidoarjo ini menyebut kerja bakti bersih-bersih ini merupakan bagian dari program rutin Satpolairud Polresta Sidoarjo.

“Selain kepedulian terhadap lingkungan, juga untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di daerah pesisir,”pungkasnya.

Masyarakat Kecamatan Jabon menyambut baik kegiatan ini dan turut berpartisipasi dengan antusias.

Beberapa warga menyampaikan apresiasinya kepada Satpolairud Polresta Sidoarjo yang telah menginisiasi kegiatan yang bermanfaat ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Satpolairud yang sangat membantu kami dalam menjaga kebersihan pantai yang menjadi tempat kami mencari nafkah,” Ahmad, kata salah seorang warga setempat. (*)

“Siberbi” Salah Satu Wujud Kepedulian Polisi di Jember kepada Masyarakat Setiap Hari Rabu

JEMBER, – Polres Jember Polda Jatim terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan mengadakan kegiatan sosial yang rutin dilakukan setiap hari Rabu.

Kegiatan yang diberi nama “Siberbi” atau “Polisi Jember Berbagi” ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang belum sempat sarapan di pagi hari.

Pada hari ini Rabu, 15 Mei 2024, anggota Polres Jember kembali melaksanakan kegiatan ini dengan membagikan sebanyak 200 nasi bungkus di sekitar Pasar Tanjung Jember.

Ps. Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Jember, Aiptu Juliyadi, memimpin kegiatan tersebut.

Aiptu Juliyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Polres Jember yang dilaksanakan setiap Rabu pagi.

“Kami menyadari bahwa banyak masyarakat yang memulai aktivitasnya tanpa sempat sarapan pagi,”kata Aiptu Juliyadi.

Melalui kegiatan Siberbi inilah ia berharap dapat memberikan sedikit bantuan dan meringankan beban warga Masyarakat khususnya yang beraktifitas di pagi hari.

Selain itu, Aiptu Juliyadi juga menambahkan bahwa kegiatan Siberbi ini didukung oleh kontribusi rutin dari anggota Polres Jember yang beramal setiap minggunya.

“Setiap minggu, anggota Polres Jember, rutin beramal dan sebagian dari hasil amal tersebut digunakan untuk kegiatan berbagi nasi bungkus ini,”jelasnya.

Aiptu Juliyadi mengatakan bahwa hal itu adalah salah satu cara anggota Polres Jember untuk menunjukkan kepedulian dan berbagi rejeki dengan Masyarakat.

Kegiatan Siberbi kali ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar Pasar Tanjung.

Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian nasi bungkus ini, terutama bagi mereka yang bekerja sejak dini hari dan belum sempat mengisi perut.

“Terima kasih kepada Polisi Jember yang sudah peduli dan memberikan sarapan gratis kepada kami. Ini sangat membantu, terutama bagi kami yang bekerja di pasar sejak pagi-pagi sekali,” kata seorang abang becak yang mangkal di Pasar Tanjung.

Sementara itu, Kasihumas Polres Jember Iptu Siswanto mengatakan dengan adanya kegiatan Siberbi ini, Polres Jember tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui tindakan nyata yang bermanfaat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut berbagi dan peduli terhadap sesame,”ujar Iptu Siswanto.

Ia mengatakan Polres Jember akan berusaha untuk terus melanjutkan kegiatan Siberbi dan menjadikannya sebagai salah satu program andalan dalam mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Melalui Siberbi, diharapkan akan tercipta rasa kebersamaan dan solidaritas yang kuat antara polisi dan masyarakat, sehingga dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jember,”pungkas Iptu Siswanto. (*)

Polres Ngawi Berhasil Amankan 3 Tersangka Sindikat Illegal Logging

NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi Polda Jawa Timur bersama Perhutani berhasil mengungkap kasus illegal logging di kawasan hutan jati RPH Ngantepan BKPH Getas petak 82b-2 .

Dari hasil ungkap kasus tersebut, Polisi berhasil mengamankan 3 orang tersangka illegal logging, berikut menyita sejumlah barang buktinya.

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono S.H., S.I.K., M. Si. dalam konferensi pers di depan kantor media center Humas Polres Ngawi mengatakan, awal ditangkapnya 3 tersangka karena ada laporan dari pihak Perhutani Ngawi.

“Setelah kita menerima laporan dari Kantor Perhutani Ngawi, terkait adanya pencurian kayu jati di RPH Ngantepan, Pitu, kami bersama dengan Perhutani langsung menyisir wilayah hutan tersebut dan menemukan 22 batang kayu jati dengan berbagai macam ukuran,” tutur Kapolres Ngawi, Kamis (16/5/2024)

Ia menjelaskan setelah melakukan pengecekan dan serangkaian penyelidikan maka berhasil mengungkap kasus, serta mengamankan 3 orang tersangka. Sementara 5 orang lainnya masih buron.

“Kami lakukan penangkapan setelah bukti di lapangan cukup, 3 orang sudah diamankan, sedang untuk 5 orang yang identitas sudah ada saat ini DPO, ” tambahnya.

Adapun 3 tersangka yang berhasil diamankan polisi yakni inisial L bin I seorang residivis (39), AS bin P (46), N als S bin P (43). Ketiganya merupakan warga Ngawi.

“Pelaku saat ini ditahan di rutan (rumah tahanan) Polres Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKBP Argo.

Adapun barang bukti yang disita berupa 1 ( satu) unit sepeda Yamaha Jupiter, 2 (dua) unit senso, 22 (dua puluh dua) batang kayu jati berbagai ukuran

Atas kasus ilegal loghing ini, para pelaku bisa di jerat pasal 82 ayat (1) huruf c dan pasal 83 (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e UURI Nomer 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, sebagaimana diubah dalam pasal 37 angka 12 dan angka 13 UURI nomor 6 tahun 2023 tebtang cipta kerja.

“Ancaman hukuman minimal satu tahun, maksimal 5 tahun penjara,” tutup AKBP Argo didampingi Wakapolres Kompol Achmad Robial, Kasat Reskrim AKP Joshua dan Kasihumas Iptu Dian. (*)

Kapolri dan Panglima TNI Melihat Langsung Kesiapan Venue GWK

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau kesiapan sejumlah veneu perhelatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Salah satu venue penyelenggaraan KTT WWF ke-10 yang akan digunakan adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). GWK nanti akan digunakan untuk acara gala dinner bagi para delegasi. Sebelumnya, Kapolri telahmelihat langsung kegiatan tactical floor game (TFG) yang menjadi strategi dalam pelaksanaan pengamanan event internasional ini.

“Tentunya kami dengan Panglima dalam hal ini melihat langsung TFG maupun pelaksanaan kegiatan pengamanan di lokasi-lokasi mulai dari kedatangan kemudian venue yang digunakan termasuk juga tempat di titik ini (GWK), untuk memastikan bahwa pengamanan di ring 1, ring 2 dan ring 3 semuanya berjalan aman dan lancar,” kata Kapolri di GWK.

Jenderal Sigit berujar, suatu kehormatan Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah acara internasional. Untuk itu dirinya ingin memastikan semua kegiatan berjalan aman dan lancar. Apalagi Indonesia, khususnya Bali sudah menjadi pusat event internasional untuk membicarakan isu-isu strategis.

“Tentunya kegiatan agenda ini kita harapkan menunjukan bahwa Indonesia memang saat ini menjadi salah satu center untuk kegiatan-kegiatan nternasional untuk bicara hal-hal strategis seperti lingkungan, air, kedepan yang tentunya menjadi kebutuhan untuk masyrakat ini,” ucapnya.

Jadi Inspektur Upacara Kesadaran Nasional, Kapolsek Bumiaji Ingatkan Bahaya Penipuan Online

Polres Batu – Kapolsek Bumiaji, AKP Guguk Windu Hadi bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) dalam Upacara Kesadaran Nasional yang diselenggarakan di halaman Kecamatan Bumiaji pada hari ini. Jumat (17/05/2024).

Upacara ini turut dihadiri Forkopimcam Bumiaji, Danramil Bumiaji yang diwakili Batuud, ⁠Kepala Puskesmas Bumiaji, Ibu-Ibu PKK, anggota linmas, anggota Polsek Bumiaji dan Koramil Bumiaji serta ⁠perwakilan siswa SMK Negeri 2 Pandanrejo .

Dalam amanatnya, AKP Guguk Windu Hadi menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan peringatan Hari Kesadaran Nasional, seperti pentingnya pengabdian kepada bangsa dan negara, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Selain itu, Kapolsek Bumiaji juga memberikan arahan khusus kepada seluruh peserta upacara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan online yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi. Beliau menghimbau agar peserta upacara tidak mudah tergoda dengan iming-iming hadiah atau keuntungan yang ditawarkan melalui media sosial ataupun platform online lainnya.

“Di era digitalisasi seperti saat ini sangat banyak tindak kejahatan yang memanfaatkan jejaring online, maka dari itu kita semua harus saling menjaga dan lebih waspada terhadap tindak kejahatan berbasis online atau Cyber Crime” ujar Kapolsek Bumiaji Polres Batu.

AKP Guguk Windu Hadi selaku Kapolsek Bumiaji juga mengingatkan agar peserta upacara lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Beliau menekankan pentingnya untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, serta menghindari menyebarkan konten yang bersifat provokatif atau SARA.

 

“Saat ini tentunya hampir dari kita semua sudah menggunakan jejaring media sosial maka dari itu kita harus lebih cerdas dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum tentu benar, dan jangan sampai terjebak dalam penipuan online,” imbuhnya.

Melalui Upacara Kesadaran Nasional ini Kapolsek Bumiaji berharap agar momen ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh personelnya untuk selalu berbakti kepada bangsa dan negara, serta menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah dan piagam penghargaan kepada KPPS yang tingkat kehadirannya tertinggi, yakni juara 1 TPS 24 Desa Giripurno dengan kehadiran 99.6%, juara 2 TPS 8 Desa Gunungsari  dengan kehadiran 99.1% dan juara 3 TPS 5 dan 9 Desa Pandanrejo dengan kehadiran 97,8%.

Serap Aspirasi Warga Mojorejo, Polres Batu Gelar Program Jumat Curhat di Desa Mojorejo Kota Batu

 Polres Batu – Polres Batu kembali menggelar program Jumat Curhat untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung. Kali ini, program ini dilaksanakan di RT 09 RW 06 Dusun Kajanglor, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Jumat, (17/05/2024).

Acara yang dipimpin oleh Kapolres Batu yang diwakili Kabag Ops Polres Batu Kompol Suyatno S.Sos, juga turut dihadiri oleh Kepala Desa Mojorejo Bapak Slamet Mulya Suharjo, S. Pd, Forkopimdes, anggota dan ASN Polres Batu.

Dalam kesempatan ini, Kabag Ops Polres Batu menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan salah satu upaya Polres Batu untuk meningkatkan sinergitas dan komunikasi dengan masyarakat. Beliau berharap melalui program ini, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran, dan masukan terkait dengan kamtibmas di lingkungan mereka.

 

 

Beberapa isu yang diangkat dalam kegiatan Jumat Curhat kali ini antara lain terkait dengan maraknya aks pencurian, peredaran narkoba, dan kenakalan remaja. Warga juga menyampaikan keluhan terkait dengan kurangnya penerangan jalan umum dan meminta kepada anggota Polres Batu agar lebih menggalakkan patroli saat dimalam hari.

Menanggapi keluhan warga, Kompol Suyatno menyampaikan bahwa Polres Batu akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Beliau juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.

 

“Kami mohon kepada masyarakat untuk selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Laporkan segera kepada kami jika melihat atau mengetahui adanya tindak kejahatan,” ujar Kompol Suyatno selaku Kabag Ops Polres Batu.

Program Jumat Curhat ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka berharap program ini dapat dilaksanakan secara rutin agar terjalin komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dengan pihak kepolisian.

Bapak Slamet Mulya Suharjo, S. Pd selaku Kepala Desa Mojorejo menyampaikan terima kasih kepada Polres Batu atas terselenggaranya program Jumat Curhat di Desa Mojorejo. Beliau berharap program ini dapat menjadi wadah untuk membangun sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu