Polres Pelabuhan Tanjungperak Berhasil Mengamankan Seorang Sopir Diduga Edarkan Sabu

TANJUNGPERAK – Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menangkap seorang sopir pengedar narkoba jenis sabu yang selama ini menjadi target kepolisian.

Kasat Narkoba Polres Tanjungperak, AKP Khusen melalui Kasihumas Iptu Suroto mengatakan, tersangka EW (43) ditangkap didalam warung pinggir Jalan Raya Krikilan Dusun Krikilan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

“Dia kedapatan memiliki atau menyimpan narkoba jenis sabu seberat 144,17 gram dalam tujuh paket kecil siap diedarkan,” kata Iptu Suroto, pada Rabu (15/5/2024).

Kasus ini terungkap kata Iptu Suroto, setelah anggota Satresnarkoba Polres Tanjungperak menerima informasi bahwa selama ini tersangka sebagai sopir juga mengedarkan sabu-sabu di kalangan masyarakat setempat.

“Pada Selasa 07 Mei 2024 sekira pukul 17.35 Wib, anggota berhasil mengungkap keberadaan tersangka dan berhasil dibekuk didalam warung pinggir Jalan Raya Krikilan Dusun Krikilan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik,” jelas Iptu Suroto.

Tersangka saat ditangkap berusaha mengelak namun akhirnya Polisi menemukan barang bukti sabu.

Pada saat digeledah ditemukan tujuh paket sabu-sabu di dalam tas slempang yang mereka pakai.

“Kemudian tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial JML (DPO) masih dalam pengejaran petugas,” ungkap Iptu Suroto.

Ia menambahkan, barang bukti yang diamankan kepolisian tujuh paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 144,17 gram, satu tas selempang, satu tas kantong berwarna hitam, satu kotak kardus pembungkus, satu timbangan elektrik, satu sekrop dari sendok plastic dan handphone.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (*)

Polres Pamekasan Berhasil Amankan Seorang Kakek Sempat Buron 2 Tahun Kasus Pencabulan

PAMEKASAN – Polres Pamekasan Polda Jatim menangkap M (74) warga Dusun Orai, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (13/5/2024) yang lalu.

Kakek M ditangkap di rumah anaknya di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura.

Ia ditangkap atas dasar laporan Polisi nomor: LP/B/531/XI/2021/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 25 November 2021 karena menyetubuhi anak di bawah umur.

Korban berinisial S (14) yang disetubuhi pelaku sampai melahirkan seorang anak.

Sebelumnya Kakek M ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Polres Pamekasan sejak tahun 2021 silam.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, Iptu Doni Setiawan mengatakan, pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur ini terjadi sekitar Februari 2021 sekira pukul 11.30 WIB.

Sepulang dari pasar, tersangka bertamu ke rumah nenek korban di Dusun Orai, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Kemudian tersangka masuk ke dalam kamar korban dan langsung membekap mulut serta mencekik leher korban.

“Sambil mengancam korban akan membunuhnya jika tidak menuruti kemauan tersangka,” kata Iptu Doni Setiawan, Rabu (15/5).

Menurut Iptu Doni Setiawan, tersangka menyetubuhi dan mencabuli korban sebanyak 6 kali selama Februari 2021 hingga Maret 2021.

Korban disetubuhi di waktu berbeda dan di tempat yang sama yakni di kamar neneknya.

Akibat persetubuhan dan pencabulan tersebut, korban hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki.

“Tersangka mengiming-imingi uang Rp 100 ribu – 200 ribu kepada korban setiap melakukan persetubuhan dan pencabulan. Pelaku dengan nenek korban tetangga,” ujarnya.

Penuturan Iptu Doni Setiawan, selama DPO dua tahun, keberadaan tersangka berpindah tempat tinggal dan sulit terdeteksi.

Beberapa kali saat anggotanya melakukan upaya penangkapan baik di rumah tersangka dan rumah anaknya, pelaku terlebih dahulu kabur.

Selama dua tahun pelaku mengaku melarikan diri di sekitaran Bandara Juanda Sidoarjo.

Ironisnya, pelaku yang tega menyetubuhi anak di bawah umur ini masih memiliki istri dan anak. Bahkan mengaku pernah menikah berkali-kali.

“Kondisi korban normal tidak mengalami gangguan jiwa, korban tertekan karena ancaman yang dilakukan pelaku,” ungkapnya.

Dari kasus ini, Satreskrim Polres Pamekasan mengamankan barang bukti sehelai sarung batik warna hitam bercorak warna-warni dan sepotong baju lengan pendek warna abu-abu terdapat motif gambar batman.

Akibat perbuatannya, Kakek M terancam hukuman 5 tahun dan maksimal 15 tahun atas pasal berlapis yang disangkakan. (*)

Polisi Bersama Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Hanyut di Sungai Brantas Tulungagung

TULUNGAGUNG – Seorang pemuda bernama Andika Dwi Saputra, (14), Pelajar, alamat Dusun Karangtengah, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya korban dikabarkan hanyut saat berenang di sungai Brantas wilayah Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi, SH, SIK, M.Si melalui Kasihumas Polres Iptu Mujiatno mengatakan, atas laporan tersebut Polisi segera menindaklanjuti berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian.

“Korban sudah berhasil kami temukan namun dalam kondisi meninggal dunia,”ujar Iptu Mujiatno, Kamis (16/5).

Kronologis kejadiannya,kata Iptu Mujiatno bahwa pada hari Senin, tanggal 13 Mei 2024, sekira pukul 14.30 WIB, korban berangkat dari rumah bersama 3 (tiga) temanya.

Mereka bermaksud untuk bermain sepeda di wilayah Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Kemudian setelah berkeliling selanjutnya korban mengajak ke tiga temanya tersebut bermain di pinggir sungai Brantas tepatnya di Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut.

Sesampai di pinggir sungai Brantas sekira pukul 15.15 Wib korban bersama tiga temannya tersebut bermandi di kubangan air yang berada di pinggir sungai brantas.

Lalu korban mengajak salah satu temannya untuk berjalan di pinggir sungai ke arah barat menuju sungai yang arusnya lebih deras.

Selanjutnya korban mandi di sungai brantas sambil berenang dan bermain kayu sedangkan tiga temannya mengetahui korban terseret arus deras hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai Brantas.

“Salah satu teman korban sempat ingin menolong korban, namun arus air sungai cukup deras sehingga mengurungkan niatnya karena takut,” terang Mujiatno.

Akhirnya teman korban berlari ke atas sungai untuk meminta tolong kepada orang di sekitar sawah.

Namun sesampainya di sungai Brantas korban sudah tidak ada atau sudah hilang terbawa arus air brantas.

Mendapatkan laporan, petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polairud, Polsek Ngunut dan Instansi terkait segera meluncur ke lokasi selanjutnya dilakukan penyisiran Sungai.

“Hingga hari Rabu, (15/5) sekira pukul 10.00 WIB Jenazah Andika Dwi Saputra telah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia,” pungkasnya. (*)

Datasemen K9 Polri Turut Amankan World Water Forum Ke-10 di Bali

Jakarta – Pengamanan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali melibatkan 34 anjing K-9.

Puluhan anjing K-9 tersebut didatangkan dari Mabes Polri, Polda Bali, Polda NTB dan Polda Jawa Timur. Kasubsatgas Sterilisasi dari Satgas Preventif Operasi Puri Agung 2024, “Spesifik yang digunakan anjing yang memiliki kemampuan lacak bahan peledak sesuai rencana operasi yakni melakukan sterilisasi,” kata Kasubsatgas Sterilisasi dari Satgas Preventif Operasi Puri Agung 2024, Kombes Hari Muharram di Bali, Rabu (15/5/2024).

Dikatakannya, puluhan anjing tersebut akan melakukan sterilisasi di tempat-tempat kegiatan para delegai peserta KTT World Water Forum. Yang paling utama, kata perwira melati tiga ini, yakni tempat para tamu VVIP dan VIP. “Kegiatan utamanya bekerjasama berbagai pihak terutama paspampres selama WWF utamanya sterilisasi di VVIP dan VIP,” terangnya.

Hari mengatakan, para anjing K-9 dan juga 92 personil yang melakukan sterilisasi juga telah ditempatkan di perbatasan yakni Pelabuhan Ketapang, Gilimanuk dan Pelabuhan Lembar, Lombok. “Penempatan satwa anjing K-9 dan personil sudah berada di perbatasan untuk melakukan sterilisasi. Ini untuk membatasi gerak para pelaku yang bisa menggangu kegiatan World Water Forum,” imbuhnya.

Kendati bisa melacak bahan peledak, namun Hari berharap tidak terjadi gangguan apa pun selama kegiatan WWF berlangsung. “Harapannya adalah kondisi di lapangan nanti bisa terlacak oleh K-99. Tentunya harapan keselurhan aman, tidak Harapannya adalah kondisi di lapangan nanti bisa terlacak oleh k-9. Tentunya harapan keselurhan aman, tidak terjadi gangguan apa pun,” pungkasnya. gangguan apa pun,” pungkasnya.

TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

TNI dan Polri menggelar apel gelar pasukan terkait pengamanan event Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Niti Mandala Renon hari ini, Rabu (15/5/2024).

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 mengatakan, apel gelar pasukan kali ini untuk memastikan kesiapan personel TNI Polri dalam mengamankan WWF.

“Sebelum apel gelar pasukan ini kita rapat personel yang sifatnya detail, lalu ada Tactical Floor Game (TFG) dan Latihan Pra Operasi. Hari ini gelar pasukan mengecek kesiapan personel dan peralatan mengamankan acara,” kata Fadil.

Fadil mengatakan, sistem pengamanan yang dilakukan terpadu dengan semangat sinergis. Pada ring 1 akan dilakukan Paspampres, ring 2 TNI dan ring 3 akan dilakukan Polri dimana akan mengamankan tamu VIP beserta kegiatan lainnya di luar main event.

“Konsep ini biasa dilakukan dengan teman-teman TNI. TNI membentuk satgas dan kami menggelar Operasi Puri Agung,” katanya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, event WWF ini sangat penting karena membicarakan isu air. Menurutnya, isu air, pangan dan energi merupakan isu krusial untuk saat ini dimana dunia harus satu suara.

Nantinya ada 43 kepala negara yang direncanakan hadir. Kemudian 4 organisasi internasional dan 194 Menteri negara dan tentu dari menteri kabinet Indonesia maju.

“Polri melibatkan 5.791 personel dengan dilengkapi command center diharapkan lebih optimal pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fadil mengatakan, untuk jadwal kedatangan peserta dan tamu negara sudah ada. Nantinya sudah ada tim Walrolakir mengantar dari bandara menuju tempat registrasi dan akomodasi.

“Kepala negara tiba tanggal 18 ada tim yang menerima dan Polri dilibatkan sebagai petugas pengawal tamu VVIP. ring 3 melakukan pengamanan sterilisasi dimana nanti ada unit k9, polisi pariwisata, polisi obvit, sabhara yang bertugas memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Fadil mengatakan atas nama Kapolri dan Polri mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan dan pengertiannya selama penyelenggaraan WWF berjalan lancar dan aman.

Ia pun mengimbau agar tetap menjaga kondusivitas situasi selama penyelenggaraan WWF dan meminta maaf jika nanti adanya pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang sifatnya situasional.

“Kegiatan ini (WWF) kita tak mau mengganggu aktivitas wisata yang menjadi urat nadi ekonomi Bali. Kami ingin jadikan contoh ada event tak ada gangguan tapi ada dampak buat masyarakat,” katanya.

Ia pun menjelaskan, nantinya akan ada 17 ribu peserta yang akan hadir dalam WWF. Hal ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Bali.

“Mudah-mudahan balancing keduanya antara perekonomian menggeliar dan isu air bisa membawa kesejahteraan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muhammad Khairil Lubis mengatakan, kegiatan KTT WWF ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya yang mana tahun ini Indonesia jadi tuan rumah.

Permasalahan air, katanya, tak terlepas dari isu global warming yang memang dari 15 tahun lalu dari zaman SBY presiden sudah mengingatkan dan memang sudah kita rasakan bahwasanya global warming itu nyata.

“Air kita sudah berkurang karena hutan kita sudah gundul, banjir akhirnya sering terjadi dengan longsor dan sebagainya,” ujarnya.

Dengan kehadiran beberapa kepala negara, ia berharap pembicaraan masalah air untuk kesejahteraan bagi masyarakat bisa terselesaikan.

Khairil menuturkan, kegiatan KTT ini sudah berkali-kali dilakukan di Bali. Ia pun bersyukur kepada masyarakat Bali yang memang sangat welcome untuk kegiatan ini.

“Dengan sistem keamanan yang TNI Polri lakukan yang udah ada pembagiannya dengan kekuatan alusista yang dikerahkan, kita berharap ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan kita tetap mengantisipasi adanya gangguan sekecil apapun,” ujarnya.

Optimalkan Pengamanan WWF di Bali, Polda Jatim Pantau Sejumlah Pelabuhan dan Puluhan CCTV

BANYUWANGI – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Puri Agung 2024 oleh Polda Bali untuk gelaran World Water Forum (WWF ) ke -10, Polda Jawa Timur melakukan penebalan pengamanan di sejumlah pintu masuk ke Bali melalui beberapa pelabuhan yang ada di tapal kuda.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, mengatakan selain di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Tanjungperak dan beberapa Pelabuhan lainya, Polda Jatim akan melakukan pengetatan pengamanan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Langkah ini dilakukan lanjut Kapolda Jatim lantaran Banyuwangi salah satu pintu masuk menuju Bali.

“Kita pastikan seluruh jajaran dan kesiapan personel dalam rangka pengaman imbangan WWF ke 10. InsyaAllah kurang lebih 10 hari untuk melakukan tugas-tugas pencegahan, preentif khususnya pendatang yang akan ke Bali melalui Jawa Timur yang kita amankan di sini,” ungkap Irjen Pol Imam Sugianto, di Pelabuhan Tanjungwangi, Rabu (15/5/2024).

Kapolda Jatim juga mengatakan selain penambahan personel, ada penguatan keamanan di sejumlah titik pelabuhan.

“Pantauan pengamanan tidak hanya untuk pelabuhan besar, tapi juga pelabuhan rakyat,”ujar Irjen Imam.

Masih kata Kapolda Jatim, keterlibatan personel gabungan yang dikerahkan oleh Polda Jatim sekitar 500 personel.

“Penambahan pengamanan kita tambah CCTV. Yang perlu kita perkuat pemantauan dan pengawasan di 14 titik pelabuhan rakyat, pelabuhan kecil,” terang Irjen Imam.

Kapolda Jatim juga menyebut, petugas akan melakukan pemeriksaan bagi calon penumpang yang akan menyeberang ke Bali.

“Yang terpenting sepanjang jalur menuju Banyuwangi, bagi siapapun masyarakat yang akan menyebrang ke Bali mungkin waktunya agak tersita dikit karena kita akan lakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa,”ungkap Irjen Imam.

Dalam gelaran WWF ke 10 di Bali, setidaknya terdapat 170 negara hadir. Dari jumlah itu kurang lebih 17.000 yang hadir dan direncanakan terdapat 69 kepala negara akan turut di puncak High Level meeting pada 20 Mei 2024 mendatang. (*)

Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Pamekasan

PAMEKASAN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs Imam Sugianto,M.Si didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV di Pamekasan, Rabu (15/5/2024).

Rumah Sakit Bhayangkara yang sudah menyiapkan 15 orang Dokter yang berkompeten dan akan menjadi rujukan se Madura raya tersebut terletak di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan,

Kapolda Jatim mengatakan pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan ini dibangun secara bertahap.

Untuk tahap pertama diharapkan bisa selesai pada bulan Desember 2024 dan tahun 2025 diharapkan RS Bhayangkara Pamekasan bisa di operasionalkan.

“Rumah Sakit ini dibangun di tanah seluas 33 ribu meter dan luas bangunan 2830 meter persegi,” kata Kapolda Jatim di Pamekasan.

Kapolda menambahkan, nantinya di RS Bhayangkara di Pamekasan ada beberapa jenis layanan kesehatan yang belum ada di RS Umum Daerah di Madura, seperti penyakit dalam, bedah maupun yang lain.

“Ini untuk mendukung warga masyarakat Madura dan anggota Polri di Polres jajaran yang ada di Madura agar tidak berobat jauh jauh ke Surabaya,”ungkap Irjen Imam.

Kapolda Jatim juga menyebut, nantinya Bupati Pamekasan serta jajaran Forkopimda akan mendukung penuh sehingga peningkatan kualitas kesehatan warga Madura bisa ditingkatkan.

Masih kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, untuk tenaga medis ada 15 dokter, 44 para medis bidan dan apoteker.

Saat ini Polda Jatim memiliki 9 RS di Jawa Timur yang untuk sementara nanti tenaga ahli akan dikirim ke RS Bhayangkara Pamekasan setiap 3 bulan secara bergantian dari RS Bhayangkara yang lain.

“Ini untuk melakukan pelayanan sekaligus adanya dokter spesialis,”ujar Irjen Imam.

Kapolda Jatim mengungkapkan dengan dukungan alat medis yang memadai bisa mengangkat status RS Bahyangkara Pamekasan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga masyarakat di Madura.

“Nantinya pembangunan RS Bhayangkara di Pamekasan ini diharapkan bisa menjadi role model RS yang ada di Madura dan dapat untuk menjadi RS rujukan di wilayah Madura, ” tutup Irjen Pol Imam Sugianto.

Sebagai informasi, pada prosesi peletakan batu pertama Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan ini, Kapolda Jatim beserta rombongan disambut Bupati Pamekasan serta Forkopimda Kabupaten Pamekasan. (*)

Gerak Cepat Polres Pasuruan Berhasil Amankan Gangster Yang Viral di Medsos

PASURUAN – Polres Pasuruan akhirnya berhasil mengamankan 4(empat) anak laki-laki masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar yang sempat viral terkait dugaan adanya Gangster yang berkeliaran di jalan Perempatan Kancilmas Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Satreskrim Polres Pasuruan bersama Satintelkam, anggota Polsek Bangil, dan warga sekitar berhasil menangkap para pelaku di depan Alun-alun Bangil, Senin (13/05/2024) pukul 21.00 WIB.

Para pelaku yakni MT(16) warga Desa Manaruwi – Bangil, MR(15) warga Desa Gempeng – Bangil, MH(16) warga Desa Beji, Kec.Beji, dan MA(17) warga Kelurahan Glanggang – Bangil.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto, dalam Press Release menjelaskan ke empat remaja ini ditangkap karena adanya laporan Masyarakat yang merasa resah atas kelakuan para remaja tersebut.

Informasi awalnya ada di Media Sosial Instagram yang viral dari akun “bangilterkini” berupa rekaman CCTV pada hari Sabtu (11/05/2024) pukul 02.54 di jalan Perempatan Kancilmas, Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil para pelaku tersebut mengendarai sepeda motor kemudian turun dengan mengacungkan senjata tajam berupa sebilah sabit panjang.

“Ada juga pelaku yang mengacungkan sebilah pedang,”ujar AKP Doni, Rabu (15/05/2024).

Dari hasil penangkapan, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 1 (satu) bilah Pedang dengan panjang 70 cm, 2 (dua) unit Sepeda Motor merk Honda Nopol N 3034 TAL dan Nopol N 3744 TEO.

“Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” pungkas Kasatreskrim Polres Pasuruan. (*)

Bentuk karakter Anggota Yang humanis, Polres Batu Rutin Adakan Binrohtal

Polres Batu – Kepolisian Resor Batu pagi ini (16/5) menggelar kegiatan Binrohtal (pembinaan rohani dan mental) yang diikuti oleh seluruh Anggota Polres Batu baik Perwira, Bintara maupun ASN Polri Polres Batu, yang dilaksanakan di Masjid Raudlatul Amni Polres Batu, Kamis (16/5/2024).

Kegiatan Binrohtal yang dilaksanakan oleh Polres Batu secara rutin dalam setiap Minggunya ini, mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kualitas karakter dan keimanan anggota Polres Batu baik dari Polri maupun ASN Polri Polres Batu.

Adapun Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., bersama Wakapolres, Pejabat Utama, Perwira, Bintara, dan ASN Polri Polres Batu turut hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan khidmat.

Kapolres Batu berharap dengan rutin melaksanakan Binrohtal bisa menjadi sarana penting untuk membentuk karakter anggota Polri agar lebih humanis dan presisi.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel Polres Batu. Selain itu, saya berharap kegiatan ini bisa membentuk karakter Anggota Polres Batu yang lebih baik dan humanis dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” terangnya.

Kapolres juga menekankan bahwa kegiatan Binrohtal ini bukan hanya sebagai bentuk penguatan rohani, tetapi juga sebagai sarana untuk memberikan siraman rohani dan moral kepada setiap personel. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan personel yang lebih baik dalam segala aspek, termasuk dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai.

Dengan demikian, kegiatan Binrohtal menjadi bagian dari strategi pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di Kepolisian Resor Batu, dengan fokus pada aspek rohani dan mental guna memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif dan Nyaman, Personel Pam Obvit Sat Samapta Polres Batu Giatkan Patroli Wisata

 

Polres Batu – Dalam rangka menjaga stabilitas pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat Kota Batu, Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Batu Polda Jatim Ipda Suryanto memimpin langsung pelaksanaan patroli di beberapa tempat Obyek Vital dan beberapa obyek wisata Wilayah Hukum Polres Batu, Kamis (16/5/2024).

“Untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, Unit Pam Obvit Polres Batu Polda Jatim senantiasa melaksanakan kegiatan Patroli ke beberapa Objek Vital dan obyek wisata baik di pagi, siang maupun malam hari,” terang Kanit Pam Obvit.

 

“Sesuai arahan dan petunjuk dari Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin kita lakukan patroli ini dengan menitikberatkan pada lokasi yang rawan gangguan kamtibmas, serta kegiatan masyarakat yang meningkat seperti tempat – tempat wisata, yang mana hal ini dapat berpotensi pada terjadinya kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya,” tambah Ipda Suryanto.

Adapun sasaran objek vital pelaksanaan patroli Objek Vital tersebut yakni Tempat Wisata, Perhotelan dan Perbankan di Wilayah Hukum Polres Batu. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan pada wisatawan, nasabah Bank, pembobolan mesin ATM, antisipasi 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta untuk meminimalisir tingkat kerawanan kriminalitas lainnya di Kota Batu.

“Saat pelaksanaan kegiatan patroli objek vital personil berkoordinasi dengan anggota Satpam maupun pihak karyawan serta pelaku wisata dengan menyampaikan pesan pesan Kamtibmas agar tetap waspada terhadap gangguan kamtibmas, serta jika menemukan adanya tindak kejahatan agar segera menghubungi 110 Polres Batu ataupun Polsek jajaran terdekat melalui Pak Bhabin agar segera ditangani,” Imbuhnya.

 

Kasat Samapta Polres Batu AKP Sugiyanto menerangkan “kegiatan patroli tersebut rutin dilakukan baik itu waktu pagi, siang maupun malam hari, dengan harapan kehadiran Polisi dapat menjamin keamanan objek vital dan wisata dari berbagai tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif khususnya di wilayah hukum Polres Batu.”

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu