Wujudkan Arus Lalu Lintas Yang Lancar, Personel Satlantas Polres Batu Giatkan Strong Point

     

Polres Batu – Kasat Lantas Polres Batu AKP Ponsen Dadang Martianto, S.H., berpesan kepada seluruh anggota Satlantas Polres Batu Polda Jatim untuk tetap melaksanakan tugas pokok fungsinya dalam melaksanakan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli serta pelayanan masyarakat agar tetap maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pengguna jalan khususnya adik – adik yang berangkat Sekolah, Kamis (16/5/2024).

Kegiatan Poros Pagi ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas bagi anggota Satlantas Polres Batu dan kurang lebih ada 31 (tiga puluh satu) titik/simpul rawan padat arus yang setiap harinya ditempati oleh Personil Satlantas Polres Batu. Meskipun saat ini awal dari puasa Ramadhan, Anggota Satlantas Polres Batu tetap semangat memberikan pelayanan yang terbaik untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas.

Adapun 31 (tiga puluh satu) titik tersebut antara lain Simp 4 Arhanud, SDN Pendem 1, SDN Pendem 2, Batas Kota Dau, Duta Cathering, Pos 12.01 Pendem, Buk Anyar, Alfamart Mojorejo, Nasi Empok, Simp 3 Rejoso Asem, Hari Apel, Depan Hotel Singhasari, Beji Sekolahan, SMPN 3 Batu, MAN Batu, SDN Temas 1, Pos 12.02, SMAN 1 Batu, SMPN 1 Batu, Simp 4 Sini Sono, Pos 12.03 (Lippo Plaza), Pos 12.0, Pos 12.04 BCA, Simp 3 Brosem, SMP Negeri 2, MTS Hasyim Asyari, Simp 3 Metro, Simp at-taqwa, Simp 4 Lesti, SDK Sang Timur dan Simp 3 TMP.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin juga berharap kepada seluruh anggota Opsnal baik dari Satlantas maupun Sat Samapta serta Polsek Jajaran dapat dengan maksimal dalam melaksanakan poros pagi.

“Pengaturan Lalu Lintas adalah salah satu tugas pokok fungsi yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri khususnya anggota dari Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran, yang mana keberadaannya di lapangan harus bisa mengemban tukas pokoknya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum dan menjaga Harkamtibmas,” terang AKBP Oskar.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Ponsen Dadang Martianto, S.H. menyampaikan bahwa Poros pagi ini kami harapkan selain dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di pagi hari, kami juga berharap dengan adanya keberadaan anggota di lapangan dapat juga menjadi efek jerah bagi pelaku street crime.

“Setiap anggota mempunyai tanggung jawab di plotingnya masing – masing untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sehingga pengguna jalan khususnya penyeberang jalan kaki, anak – anak Sekolah yang sedang berangkat ke tempat Sekolahnya, pengguna jalan yang sedang berangkat ke tempat kerjanya serta pengguna jalan lainnya dapat aman dan lancar sampai ditujuannya,” Ungkap AKP PONSEN.

 

“Poros pagi juga merupakan salah satu atensi dari Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin yang wajib dilaksanakan oleh anggota Sat lantas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat khususnya bagi pengguna jalan di pagi hari pada jam berangkat Sekolah dan pada jam berangkat kerja,” tambah AKP Ponsen.

 

Kegiatan Poros pagi ini juga mendapat respon positif dari masyarakat karena merasa terbantu dengan kehadiran anggota di lapangan. Hal ini dikarenakan anggota yang berjaga pada jam-jam sibuk dimana masyarakat hendak berangkat untuk bekerja dan anak-anak yang hendak pergi kesekolah dapat merasakan aman dan nyaman selama perjalanan.

Wujudkan Sitkamtibmas Yang Kondusif, Personel Polres Batu Giatkan Blue Light Patroll  

    

Polres Batu – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Batu Polda Jatim, Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin memberikan petunjuk dan arahan kepada seluruh anggota dan jajarannya untuk melaksanakan kegiatan Rutin yang di tingkatkan seperti patroli malam ke tempat pemukiman warga dan obyek vital lainnya, Kamis (16/5/2024).

“Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Batu, saya berharap agar seluruh anggota melaksanakan kegiatan patroli, baik pada siang maupun khususya pada malam dan dini hari di jam – jam rawan pada beberapa titik yang patut diduga merupakan daerah rawan terjadinya tindak pidana seperti pemukiman penduduk dan beberapa lokasi obyek vital di wilayah hukum Polres Batu,” tegas Kapolres Batu.

Sesuai atensi Kapolres Batu dalam meminimalisir bentuk pelanggaran, kejahatan atau gangguan Kamtibmas lainnya, Anggota Polres Batu Polda Jatim dan Polsek jajaran melaksanakan kegiatan patroli malam secara periodik ke tempat pemukiman warga maupun ke beberapa obyek vital pada jam – jam rawan khususnya di waktu malam hari.

Adapun beberapa sasaran Patroli diantaranya tempat pemukiman, tempat ibadah, sekolahan, tempat pertokoan, Perbankan, tempat wisata dan titik – titik rawan lainnya seperti jalan arteri perbatasan desa dengan kota.

Kapolres Batu juga menyampaikan pentingnya sinergitas dengan instansi terkait dalam pelaksanaannya.

 

“Jalin sinergitas dengan TNI dan seluruh lapisan masyarakat saat patroli dalam rangka menjaga Sitkamtibmas yang sudah kondusif ini di wilayah hukum Polres Batu,” tambah AKBP Oskar.

 

Kapolres Batu juga memberikan atensi kepada seluruh anggota yang melaksanakan patroli agar meninggalkan no. 110 Call Center Polres Batu kepada masyarakat khususnya kepada perangkat desa, agar mempermudah dan percepatan dalam memberikan informasi gangguan kamtibmas di wilayah.

Wujudkan Sitkamtibmas Wilayah Hukum Polres Batu Yang Aman, Personel Polisi RW Sambang Warga

 

Polres Batu – Dalam rangka menjaga Harkamtibmas dan memberikan rasa aman kepada semua lapisan masyarakat, Polisi RW Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan sambang ke Perangkat Desa, Kamis (16/5/2024).

Setelah diresmikan oleh Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., Polisi RW Polres Batu langsung mengimplementasikan petunjuk dan arahan Kapolres Batu dengan lebih aktif membantu Bhabinkamtibmas dalam menjaga Harkamtibmas di tingkat Desa agar lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan sambang desa untuk bertatap muka dan dialogis dengan Ketua RW setempat serta berinteraksi dengan perangkat desa dan warga.

 

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. menjelaskan bahwa Polisi RW merupakan sebuah program Kepolisian yang bertujuan sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas yang akan dilaksanakan di lingkup wilayah terkecil.

 

“Dalam bekerja nantinya Polisi RW akan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Adapun peran Polisi RW ini akan bersinergi dengan Kapolsek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa utamanya terkait informasi Kamtibmas di wilayah,” terang Kapolres Batu.

“Tugasnya adalah bagaimana dapat mewujudkan RW yang sejuk dan aman dengan security assesment, Polisi akan lakukan itu dengan ketua RW setempat dan elemen masyarakat lainnya,” tambah Kapolres Batu.

Polisi RW tersebut memang disiapkan untuk menjaga dan mengkondusifkan keamanan di lingkungan masyarakat yang terkecil dari sejumlah konflik sosial. Hal ini dilakukan demi menunjang warga dalam beraktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman tanpa merasa khawatir.

“Dengan dibentuknya Polisi RW ini diharapkan bisa melaksanakan penyelesaian terhadap segala permasalahan yang ada dengan cepat dan bisa mencegah terbentuknya potensi kejahatan di lingkungan masyarakat,’ tutup Kapolres Batu.

Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Palangka Raya – Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.IK., M.Si. mewakili Kapolda Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, mengikuti kegiatan diskusi panel bersama peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI Lemhannas RI, di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (15/5/2024).

Hadir dalam diskusi tersebut, Laksda TNI (Purn) Prasetya Nugraha, S.T., M.Sc. selaku tenaga ahli, Irwasda Polda Kalteng Kombes Pol Ady Soeseno, S.IK. dan ke 25 peserta SSDN PPRA LXVI Lemhannas, serta diikuti para tokoh adat, agama dan masyarakat Prov. Kalteng.

Wakapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menyampaikan, adapun pembahasan dalam diskusi kali ini, tentang strategi Polda dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Selain itu, diskusi kali ini juga berfokus dalam membahas upaya penanganan konflik sosial yang terjadi di Prov. Kalteng,” ungkap Kabidhumas

Dalam tanggapannya. Lanjut Erlan, Wakapolda menyebut bahwa Kepolisian mempunyai tiga tugas pokok utama, diantaranya Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Terkait gambaran kondisi di Kalimantan Tengah diantaranya potensi dan ambang gangguan serta gangguan nyata ini. Tentunya harus dapat dikelola dengan baik, sehingga masyarakat akan lebih aman dan nyaman.

Kemudian, terkait penanganan konflik sosial di wilayah. Saat ini Polda Kalteng bersama forkopimda sudah membentuk Satgas PKS.

“Selain itu, peran para tokoh dari masyarakat, agama dan adat juga menjadi linding sektor untuk kami dalam mewujudkan kamtibmas di Provinsi Kalteng tetap kondusif,” tandasnya

Wujudkan Kamseltibcarlantas Polres Pasuruan Kota Lakukan Rampcheck Kendaraan Bus Umum

KOTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota melakukan kegiatan rampcheck terhadap kendaraan bus sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan keselamatan berlalu lintas.

Bertempat di Perusahaan Otobus (PO) yang berada di Kelurahan Bakalan Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, kegiatan ini dilakukan secara rutin guna memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya memenuhi standar keamanan dan kelengkapan teknis sesuai dengan SOP yang berlaku.

Dalam rampcheck tersebut, Satgas Kamseltibcarlantas Sat Lantas Polres Pasuruan Kota melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek kendaraan bus, mulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan, kondisi fisik kendaraan, hingga sistem keselamatan seperti lampu, rem, dan ban.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Agus Prayitno mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian dalam pemeliharaan dan perawatan kendaraan.

Selain itu, rampcheck kendaraan bus juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pengemudi dan perusahaan angkutan umum tentang pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara.

“Kami berharap dengan pemeriksaan rutin yang dilaksanakan akan tercipta lingkungan transportasi yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.” kata Kasat Lantas,Rabu (16/5).

Kasatlantas Polres Kota mengingatkan bahwa pemeriksaan rutin terhadap kendaraan bus tidak hanya untuk kepentingan penegakan hukum, namun juga demi keselamatan bersama.

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat terwujud Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas ( Kamseltibcarlantas).

Para pengemudi dan pemilik kendaraan juga diminta untuk selalu mematuhi aturan dan merawat kendaraan dengan baik.

“Agar dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan kenyamanan bagi penumpang,”pungkasnya.

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap TPPO Dibawah Umur Modus Aplikasi 7 Tersangka Diamankan

SURABAYA – Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dibawah umur dengan menggunakan aplikasi Michat.

Para pelaku diamankan di apartemen BH jalan Merr, Surabaya dan Hotel E, Sukolilo, Surabaya, ke tujuh (7) pelaku 1 diantaranya perempuan dan 6 laki – laki, YK (Pr) (24) warga Oku, Sumsel, RS (Lk), AM (Lk), EM (Lk/anak di bawah umur), SS (Lk), RI (Lk), dan AS (Lk)

“Ketujuh pelaku mempunyai peran yang berbeda, YK sebagai mucikari dan ke enam lainnya bertugas sebagai joki yang berperan mencari tamu melalui aplikasi Michat,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sakmono, Selasa, (14/5/24).

AKBP Hendro menambahkan bahwa pelaku YK sebelum menjadi mucikari pelaku juga pernah menjadi PSK pada tahun 2021.

“Para pelaku ditangkap di salah satu hotel di Surabaya, pada hari Senin, (6/5/24), pukul 20.00 Wib,”terang AKBP Hendro.

Modus operandi YK untuk mencari korban yang akan dijadikan PSK yaitu dengan mengiming-iming korban akan dipekerjakan di toko dengan gaji yang besar.

“Namun kenyataannya para korban yang kebanyakan dibawah umur dijadikan PSK,” tambah Hendro.

Guna memperlancar aksinya para pelaku membooking 2 unit di apartemen Bale Hinggil yaitu Tower A–1029 dan Tower B–329 untuk dijadikan basecamp.

Setiap hari tepatnya pukul 12.00 Wib YK mendatangkan ahli make up untuk make up para angel atau PSK (Pekerja seks komersil).

Tepat pukul 14.00 para korban dan pelaku menuju hotel yang sudah ditentukan, kemudian pelaku YK membooking 5 kamar yang mana 3 kamar dibuat melayani tamu, sedangkan 1 kamar dibuat untuk penampungan sementara para PSK dan 1 kamar lagi untuk kantor yaitu untuk para joki mencari tamu melalui aplikasi Michat.

Dalam sehari, rata-rata 1 PSK melayani 10-20 tamu, dengan tarif setiap PSK bervariasi ada Rp 300 ribu, Rp 350 ribu, Rp 600 ribu, bahkan Rp 1 juta.

Namun semua hasil yang diperoleh para PSK dari pelanggan oleh YK tidak diberikan tetapi ia kuasai sendiri.

“Alasannya para korban berhutang padanya dan hutang itu menurut YK adalah untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari para angel/PSK,” tambah AKBP Hendro.

Para pelaku tersebut mempekerjakan anak-anak sebagai PSK sejak bulan Januari 2024, para korban yang semuanya berasal dimana YK tinggal.

Masih kata AKBP Hendro, pengungkapan tersebut berkat adanya laporan dari salah satu korban yang nekat melaporkan kasus yang menimpanya.

Dalam pengungkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 (tiga) buah bill hotel, handphone iphone 11 pro max dan uang tunai 7 (tujuh juta rupiah).

Atas perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 17 UU tindak pidana perdagangan orang (anak di bawah umur) dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Polda Jatim Libatkan Ratusan Personel Gabungan Kawal WWF ke – 10 di Bali

BANYUWANGI – Jelang Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum ke-10 Tahun 2024 (WWF) di Bali, 18-25 Mei 2024, Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Iman Sugianto, M.Si, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baaydan dan Koskoarmada II Laksma TNI Isswarto, memimpin gelar pasukan TNI, Polri, dan Pemprov Jatim di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Turut mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi.

Gelar pasukan ini untuk mematangkan pengamanan menjelang pelaksanaan World Water Forum ke-10 di Bali.

Apel gelar pasukan yang menurunkan seluruh instansi pengamanan diikuti oleh 709 personel gabungan TNI dan Polri dan dari instansi terkait, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Sentra Komunikasi (Senkom), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi.

Dalam apel gelar pasukan tersebut Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kaskoarmada mengecek langsung kesiapan personil dan alutista.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, Banyuwangi sebagai salah satu objek vital World Water Forum ke-10 perlu pengaman ketat.

“Maka pelaksanaanya harus bisa berjalan dengan lancar dan sukses sehingga dibutuhkan kolaborasi semua pihak,” kata Irjen Pol Iman Sugianto, Rabu (15/05/2024).

Kapolda Jatim juga mengatakan pertemuan WWF ke-10 yang akan digelar di Bali bukanlah pertemuan biasa.

Menurutnya forum berskala internasional itu akan dihadiri 17.000 peserta Delegasi dari 172 Negara dan dihadiri oleh 43 Pimpinan negara besar.

“Even ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki aksi-aksi konkrit dalam pengelolaan sumber dayanair yang besar” ujarnya.

Kapolda Jatim Irjen Iman Sugianto menambahkan gelar pasukan ini juga membangun soliditas dan kesiapsiagaan personel dalam menyambut WWF ke-10 di Bali, yang akan digelar sejak tanggal 17 hingga 26 Mei 2024.

Dengan kekutaan sebanyak 300 personil serta penebalan Personil tambahan sebanyak 296 Personil yang mengkedepankan kegiatan priemtif dan preventif didukung inteljen, penegakan hukum, Cyber, Interpol, Kehumahasan dan bantuan pemelihara kamtibmas lainnya.

Ia juga menyebut Satgas Pamwil Jatim akan memperketat penjagaan di objek vital nasional seperti pelabuhan penyeberangan , Bandara , serta Pembangkit Listrik.

“Keamanan Difokuskan di 2 titik yaitu Kabupaten Banyuwangi yang khususkan di Pelabuhan ASDP Ketapang dan Bandara insternasional Blimbingsari serta Kabupaten Sidoarjo yang khususkan di Bandara Juanda, serta di beberapa Pembangkit Listrik dan Pos Gardu Induk,” paparnya.

Menurut Irjen Pol. Iman Sugianto, agenda World Water Forum ke-10 di Bali diharapkan dapat menjadi momentum sinergi dan kolaborasi seluruh sektor.

“Jawa timur sebagai wilayah yang berbatasan dengan Bali dan menjadi pintu masuk ke Wilayah Bali juga mempunyai peranan Penting dalam rangka menciptakan Kondusifitas Kamtibmas guna mendukung Lancarnya penyelenggaraan WWF ke 10”

Untuk mengatasi beberapa gangguan kantibmas seperti kelompok radikal diperlukan kewaspadaan dan dilakukan upaya pencegahan dini.

“Untuk mengantisipasi segala potensi kerawanan maka diperlukan kolaborasi semua pihak baik TNI, Polri, Pemda dan Stakeholder lainnyan,”ujarnya.

“Dengan adanya sinergitas TNI, POLRI dan Pemprov serta Masyarakat diharapkan kondusifitas Jawa Timur dapat tetap terjaga sehingga memberikan kontribusi yang positif terhadap kesuksesan pelaksanaan World Water Forum ke-10 di Bali,”pungkas Kapolda Jatim Irjen Pol. Iman Sugianto.

Polres Situbondo Gelar Patroli Obvit Gardu Induk PLN Dukung Pengamanan WWF ke – 10 di Bali

SITUBONDO – Polres Situbondo Polda Jatim melaksanakan imbangan Operasi Puri Agung 2024 pengamanan event internasional World Water Forum ke 10 yang akan digelar pada 18 – 25 Mei 2024 di Bali.

Bentuk dukungan tersebut dengan melaksanakan pengamanan dan patroli di Gardu Induk Listrik Situbondo.

Dalam Patroli tersebut, Satuan Samapta Polres Situbondo bersinergi dengan PLN UP3 Situbondo guna memastikan keamanan objek vital daerah.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasatsamapta AKP Sudpendi, SH menyebutkan bahwa pengamanan objek vital daerah yakni PLN sangat penting untuk mendukung kelancaran berlangsungnya event internasional World Water Forum di Bali.

Hal ini dikarenakan Situbondo berada di jalur utama Pantura menuju Bali sehingga penerangan disepanjang jalan Pantura diperlukan untuk kelancaran arus transportasi menuju ke Bali.

“Kami pastikan objek vital daerah aman, penerangan jalan sepanjang jalur Pantura mulai Banyuglugur sampai Banyuputih dipastikan tidak terganggu sehingga arus transportasi menuju Bali bisa lancar” ungkap AKP Sudpendi, Selasa (14/5/2024).

Lebih lanjut AKP Sudpendi mengatakan selain melaksanakan patroli di gardu induk PLN, untuk menjamin tidak ada gangguan Listrik Tim Patroli Samapta Presisi juga melaksanakan imbauan kepada masyarakat agar tidak bermain layangan dilokasi arus jaringan listrik atau SUTET karena dapat membahayakan diri sendiri dan merugikan orang lain serta .

“Kami berupaya mendukung perhelatan World Water Forum dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan pelaksanaan patroli rutin di objek vital daerah salah satunya gardu induk PLN” pungkasnya. (*)

Polres Magetan dan Dishub Gelar Ramp Check, Pastikan Keselamatan Jamaah Haji

MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim bersama Dinas Perhubungan (Dishub) menunjukkan komitmennya dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah haji.

Aparat gabungan ini menggelar ramp check atau pemeriksaan kelaikan jalan bus yang akan mengangkut jamaah haji dari Magetan, Selasa (14/5).

Sebanyak 3 unit bus diuji secara menyeluruh oleh 7 personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan dan 5 personel Dishub.

Kasatlantas Polres Magetan Polda Jatim, AKP Sony Suhartanto mengatakan pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan.

“Kami ingin memastikan bahwa jamaah haji asal Magetan dapat berangkat dan kembali dengan selamat,” tegas AKP Sony Suhartanto.

Lebih lanjut, AKP Sony menjelaskan bahwa pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, lisensi pengemudi, serta kondisi fisik bus. Petugas secara teliti memeriksa rem, ban, lampu, sistem kelistrikan, dan berbagai aspek teknis lainnya.

“Kami tidak ingin ada kendala teknis yang dapat membahayakan para jamaah haji. Oleh karena itu, pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan semua bus dalam kondisi prima,” jelas AKP Sony.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji.

“Bus ini mengangkut jama’ah calon haji, jadi keselamatan dan kenyamanan jamaah adalah prioritas utama kami. Dengan pemeriksaan ini, kami berharap bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan,” tambah AKP Sony.

Bus yang lulus pemeriksaan ditempelkan stiker tanda lulus uji, sedangkan bus yang belum memenuhi standar diminta untuk segera melakukan perbaikan.

Dengan langkah proaktif ini, diharapkan para jamaah haji dari Magetan dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang dan aman hingga kembali ke tanah air. (*)

Polres Blitar Berhasil Amankan 4 Tersangka Sindikat Pembalakan Liar

BLITAR – Satreskrim Polres Blitar Polda Jawa Timur bersama Perhutani berhasil mengungkap kasus pembalakan liar Hutan Jati milik Perhutani di Desa Suruh Kecamatan Doko Kabupaten Blitar.

Dari hasil ungkap kasus tersebut, Polisi menangkap 4 orang tersangka illegal loging ini berikut menyita sejumlah barang buktinya, pada Minggu Siang (12/5).

Kapolres Blitar AKBP Dr. Wiwit Adi Satria SH. S.I.K MT dalam konferensi pers di Rupatama Wicaksana Lhagawa mengatakan, awal ditangkapnya 4 tersangka karena ada laporan dari pihak Perhutani Blitar.

“Setelah kita menerima laporan dari Kantor Perhutani Blitar, adanya pencurian kayu Jati di Desa Suruh Kec. Doko kita langsung koordinasi dengan pihak Perhutani untuk lakukan pemeriksasn lokasi,”terang AKBP Wiwit,Selasa (14/5).

Ia menjelaskan setelah melakukan pengecekan ke Lokasi Hutan Jati petugas menemukan ada bekas kayu jati yang di tebang dengan menyisakan balok kecil kecil.

Setelah dilakukan penyelidikan Polisi berhasil mengindentifikasi para pelaku illegal loging tersebut.

“Kami lakukan penangkapan setelah bukti di lapangan cukup,”tambahnya.

Adapun 4 tersangka yang berhasil diamankan Polisi yakni inisial Ai.(44), NH (33), TH (33) warga Desa Sidorejo Kecamatan Doko dan NEW (53) warga Magetan.

“4 pelaku ditahan di Mapolres Blitar untuk pemeriksaan lebih lanjut.” Kata AKBP Wiwit.

Adapun barang bukti yang disita berupa 1 Gergaji canzo mesin Maestro warna biru, 1 buah tambang plastik sepanjang 20 meter, 101 potong kayu jati dengan berbagai ukuran, 8 potong Tunggak lacak balak, dan 1 Buah HP Samsung Galaxi milik NEW.

Atas kasus ilegal loging ini, para pelaku bisa di jerat pasal 82 ayat (1) huruf c UU.RI Nomer 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Ancaman hukuman minimal satu tahun, maksimal 5 tahun penjara, atas kasus ini.pihak KPH Perhutani alami kerugian puluhan juta rupiah.”pungkas Kapolres Blitar.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu