Polres Ponorogo Amankan 15 Orang Buntut Ledakan Balon Udara

PONOROGO – Sebuah tragedi mengejutkan terjadi di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo, dimana sebuah balon udara yang dilengkapi petasan meledak dan menyebabkan luka bakar pada empat remaja.

Insiden ini tengah diselidiki oleh Polres Ponorogo, yang telah mengamankan 15 orang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana ke-15 orang tersebut terdiri dari lima orang dewasa, delapan anak di bawah umur, dan dua perempuan.

“Mereka saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Ponorogo untuk mengetahui lebih jauh tentang kejadian tersebut,”kata AKP Ryo , Selasa (14/5/2024).

Salah satu korban, berinisial IH, berusia 14 tahun, bahkan mengalami luka bakar serius hingga 63 persen dari tubuhnya dan saat ini sedang dirawat intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.

Menurut AKP Ryo, Polres Ponorogo telah berulang kali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara, terutama menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran.

“Bahkan himbauan ini telah dikeluarkan sejak beberapa tahun yang lalu, namun masih ada saja yang mengabaikannya,”tambah AKP Ryo.

Sementara itu Kapolres AKBP Anton Prasetyo berharap bahwa tragedi ini akan menjadi yang terakhir dan mengajak masyarakat untuk lebih mematuhi peraturan demi keamanan bersama.

“Kita semua berharap untuk kesembuhan para korban dan mengambil pelajaran dari kejadian ini agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang,”pungkas Kapolres AKBP Anton Prasetyo.

Tekan Stunting, Polisi Dukung Program Phentul Melikan di Ngawi

NGAWI, Polres Ngawi Polda Jatim turut menyukseskan program pemerintah dalam menekan angka stunting, salah satunya dengan program “Phentul Melikan” (Penitipan Anak Asuh Stunting Melalui Anggota Polisi Turunkan Prevelensi).

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Iptu Dian mengatakan bahwa Polsek jajaran secara rutin melaksanakan kegiatan tersebut.

“Polres dan Polsek jajaran secara rutin melaksanakan program Penthul Melikan, demi menekan angka stunting dan kesehatan para balita di Ngawi,” tutur Dian, Rabu (15/5/2024)

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, kali ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang berada di Desa/Kecamatan Kwadungan.

“Kunjungan ini memantau perkembangan anak stunting sekaligus memberikan bahan makanan bergizi, diantaranya susu, vitamin dan buah-buahan untuk tumbuh kembang anak,” lanjut Dian.

Sasaran program Polres Ngawi dan Polsek jajaran ini adalah para balita stunting dan ibu-ibu hamil.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, sasarannya adalah para balita stunting dan ibu hamil,” tambah Dian

Penerima bantuan program Penthul Melikan, merasa senang telah dikunjungi dan diberikan tambahan makanan bergizi

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Polisi, telah rutin memberikan tambahan gizi untuk anak kami,” ucap Dewi (30)

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan tambahan gizi, namun juga menjalin kemitraan antara Polri, Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa dan warga masyarakat, utamanya penderita stunting di Desa Kwadungan

Sementara itu Kapolsek Kwadungan AKP Jais Bintoro, S.H berharap dari apa yang telah dilakukan adalah bisa memberikan dampak positif hingga kondisi yang lebih baik lagi.

“Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat,”ujarnya

Kunjungi Pulau Sapeken, Kapolres Sumenep Berikan Motivasi Pelajar Masuk Anggota Polri

SUMENEP – Kunjungan kerja ke Pulau Sapeken, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Santoso S.H., S.I.K., M.M menghadiri Pentas Seni Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan bazar di SMA Negeri 1 Sapeken. Selasa (14/05/2024)

Kegiatan tersebut berlangsung Selasa 14 Mei 2024 malam dengan mengangkat tema “Penguatan Kearifan Lokal Melalui Aksi Market Day”.

Kegiatan pentas seni ini ditampilkan oleh siswa-siswi yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka.

Kehadiran Kapolres Sumenep di lingkungan hukum Polres Sumenep disambut hangat oleh siswa siswi, para guru dan wali murid.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Sumenep AKBP Henri Santoso S.H., S.I.K., M.M memberikan Motivasi kepada para siswa SMA Negeri 1 Sapeken untuk masuk anggota Polri.

Beberapa arahan sekaligus nasihat Kapolres Sumenep disampaikan kepada siswa siswi yang ingin menjadi anggota Polri.

AKBP Henri Santoso mengingatkan pelajar yang ingin ikut tes seleksi calon perwira, bintara maupun tamtama untuk mempersiapkan diri baik itu akademik, fisik maupun mental.

“Tetap menjaga pola hidup sehat, berpikir positif, rajin berlatih fisik dan yang tak kalah penting adalah berdoa, meminta pada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar hajat yang diinginkan dimudahkan dan dikabulkan oleh Tuhan,” jelasnya.

Kapolres Sumenep juga menjelaskan kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Sapeken apa itu Polisi dan bagaimana tugas dan tanggungjawabnya.

Lanjut Kapolres, cita-cita menjadikan anak seorang Polisi, harus sejalan dengan perjuangan masyarakat dalam menangkal narkoba di Kampungnya. Masyarakat harus membantu tugas Polisi.

“Mari kita jaga anak-anak kita, para generasi penerus, dan Kampung yang kita cintai ini dari bahaya narkoba. Jangan biarkan, para bandar bebas memasukkan barang haramnya ke sini. Segera lapor ke kami, bilamana menjumpai hal itu,” tegasnya.

Matangkan Persiapan Pengamanan World Water Forum, Polri Gelar Tactical Floor Game

Polri menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan dan kesiapan pengamanan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. TFG dipimpin oleh Kabaharkam Polri selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 Komjen Pol Fadil Imran.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, TFG dilakukan atas perintah dan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Kepala Operasi Puri Agung untuk melihat kesiapan Satgas yang ada.

“Tactical Floor Game kesiapan ini atas arahan dan perintah pak Kapolri kepada Kaops untuk melihat satgas-satgas yang ada yaitu dari mulai satgas preemtif, preventif, walrolakir, tindak, gakkum, antiterror, humas dan banops serta kesiapan posko,” kata Trunoyudo di Bali, Selasa (14/5/2024).

Trunoyudo yang menjadi Kasatgas Humas Operasi Puri Agung 2024 ini mengatakan, kegiatan ini menggambarkan floating personel secara real yang berjumlah 5.791.

Diharapkan, setelah anggota tahu ploting posisinya maka langsung mengetahui tugas pokok, fungsi dan disimulasikan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya harus dimitigasi atau diantisipasi.

“Sehingga semuanya segala persoalan satgas satu dengan yang lainnya pak Kaops langsung memimpin dinamika operasi sehingga seluruhnya dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Dengan kesiapan dan simulasi ini, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, harapannya penyelenggaraan KTT WWF bisa berjalan aman, terkendali dan nyaman.

“Tentunya event ini juga bisa dirasakan masyarakat khususnya masyarakat Bali dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia dan positif di mata dunia internasional,” katanya.

Polres Nganjuk Berhasil Amankan Tersangka Kurir Narkoba, Ribuan Pil Koplo dan Sabu Disita

NGANJUK – Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan pihaknya telah menangkap seorang laki-laki inisial HS(37) warga Desa Cengkok, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk yang diduga menjadi kurir Narkoba.

AKBP Muhammad mengungkapkan dari hasil penangkapan tersebut (Sabtu,11/05/2024), petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kantong plastik klip berisi sabu seberat 1,13 (satu koma satu tiga) gram yang diakui HS (37) dibeli dari ID alias Penthung (DPO).

Setelah dilakukan penelusuran dan pengembangan penyelidikan , petugas berhasil menyita barang bukti 1 (satu) kardus yang berisikan 72 Lop / 72.000 (tujuh puluh dua ribu) butir Pil LL (Koplo) dan 1 poket sabu seberat 44.1 gram.

“Barang bukti yang terakhir tersebut kami amankan di rumah ID alias Penthung warga Desa Cengkok, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, namun sayang, ia lolos dari penagkapan dan saat ini telah diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) ,” ujar AKBP Muhammad.

Selanjutnya HS(37) beserta barang buktinya diserahkan ke Unit II Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kepada tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Sukseskan WWF di Bali Polres Jember Tingkatkan Pengawasan Perbatasan Jalur Darat

JEMBER – Dalam upaya mendukung kelancaran dan kesuksesan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, Polres Jember telah meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah Kabupaten Jember, terutama di perbatasan Jember – Banyuwangi.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi SH, S.I.K, M.Si, melalui Kasat Lantas AKP Achmad Fahmi mengatakan pihaknya juga melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan ( KRYD ).

“Dengan berpola tempat dan waktu kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan keluar wilayah Jember menuju Banyuwangi,”ujar AKP Achmad Fahmi, Selasa (14/5).

Ia menjelaskan, bahwa wilayah Kabupaten Jember juga merupakan pintu masuk menuju Kabupaten Banyuwangi dan menjadi jembatan menuju Pulau Bali.

Oleh karenanya, Polres Jember juga turut serta melaksanakan imbangan dalam pengamanan menjelang WWF ke – 10 di Bali.

“Kita minimalisir adanya barang atau orang yang berpotensi dapat menjadi gangguan pelaksanaan WWF di Bali,”ujarnya.

AKP Fahmi menambahkan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat lebih Kondusif.

“Peningkatan pengawasan dan patroli di perbatasan merupakan salah satu langkah kami untuk menjaga Kamtibmas yang lebih kondusif, serta memberikan kontribusi dalam kesuksesan pelaksanaan World Water Forum,” ujar AKP Fahmi.

Ia menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Polres Jember untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta mendukung terlaksananya acara internasional dengan lancar.

Melalui kerja keras dan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan World Water Forum ke-10 di Bali dapat berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi Indonesia dalam dunia internasional. (*)

Dukung UMKM, Kapolres Bondowoso Beri Motivasi Sektor Industri Kerajinan Tangan

BONDOWOSO – Bukan hanya soal Keamanan dan ketertiban Masyarakat yang menjadi atensi Polres Bondowoso Polda Jatim, namun juga bagaimana mendukung pemerintah yang ada di wilayahnya dalam mewujudkan kesejahteraan Masyarakat.

Menurut Kapolres Bondowoso AKBP. Lintar Mahardono, jika Masyarakat di wilayah tugasnya sejahtera, maka potensi gangguan kamtibmas yang disebabkan dari dalam wilayah tersebut akan lebih minim.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Polres Bondowoso yang merupakan jajaran Polda Jatim di Kota Tape ini adalah mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih maju lagi.

Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Diskoperindag, Kapolres Bondowoso kali ini berkunjung ke pelaku UMKM sektor Industri kerajinan tangan (Batik dan Pandai Besi) di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan UMKM memang menjadi salah satu penggerak roda perekonomian Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Bondowoso.

“Kunjungan kami bersama Disperindag ke para pelaku UMKM ini sebagai bentuk komitmen dan hadirnya pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan sektor UMKM melalui kebijakan dan program yang tepat, “ujar AKBP Lintar, Senin (13/5).

Ia mengungkapkan, dalam kunjungan tersebut untuk mendengarkan keluhan terkait kendala dan permasalahan dilapangan terkait distribusi pemasaran hasil kerajinan.

“Apa yang menjadi keluhan ataupun kendala dari para pelaku UMKM ini kami tamping, nantinya akan kami bahas dengan pihak pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk solusinya,”terang AKBP Lintar.

Kapolres Bondowoso juga memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk terus menjadi pejuang ekonomi yang Tangguh.

“Kami memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, “ujarnya.

Sementara itu, Kadiskoperindag Kabupaten Bondowoso Drs. Sigit Purnomo, M.M yang didampingi Kabid Usaha Makro Diskoperindag Kabupaten Bondowoso Umar Mahfudi, mengatakan bahwa pihaknya bersama stakeholder akan terus berupaya membantu pelaku UMKM melalui program yang ada.

“Kami sosialisasikan tentang program – program pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha,”kata Sigit Purnomo.

Ia mengatakan program tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk meningkatkan kwantitas maupun kwalitas produksinya.

Hal ini menurut Sigit Purnomo perlu banyak kerjasama dengan beberapa pihak diantaranya pihak Kepolisian dalam hal kamtibmas, yang diharapkan dengan kondusifitas suatu wilayah, maka para pelaku UMKM ini dapat merasa nyaman dan aman.

“Peningkatan kerjasama antara pihak Kepolisian dan masyarakat yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, ini juga menunjukkan bahwa pihak Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat, ” ungkap Sigit Purnomo.

Diharapkan seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Bondowoso bisa terus mengembangkan usaha guna meningkatkan perekonomian yang ada di Kabupaten Bondowoso.

“Dengan semangat disertai usaha, maka InsyaAllah semua bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, “pungkasnya.

Sebagai informasi, Kapolres Bondowoso AKBP Lintar Mahardono, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Waka Polres Bondowoso KOMPOL Joes Indra Lana Wira, S.H., M.H mengunjungi UMKM sektor industri kerajinan tangan Pengrajin Batik asli Bondowoso alamat Jl. Stasiun Dusun. Krajan Desa Grujugan Kidul RT/RW 17/3 Kecamatan Grujugan.

Dalam kunjungan tersebut juga dilaksanakan bersama Kadiskoperindag Kabupaten Bondowoso Drs. Sigit Purnomo, M.M., Kabid Usaha Makro Diskoperindag Kabupaten Bondowoso Umar Mahfudi, ST. M.Eng., dan para Muspimcam setempat.

Selain itu rombongan juga mengunjungi Pengrajin Batik asli Bondowoso DAWEEA BATIK di Kebun Karang Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso.

Selain itu juga ke Pengrajin / Pandai Besi MPU SUMO Dusun Pasar Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso, Pengrajin / Pandai Besi UD. Yudi Sunandar Alamat Desa Sumber Kemuning RT/RW 12/3 Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. (*)

Tempatkan Personel Tiap Simpul Jalan, Kasat Lantas Berikan Penekanan

 

Polres Batu – Kasat Lantas Polres Batu AKP Ponsen Dadang Martianto, S.H., berpesan kepada seluruh anggota Satlantas Polres Batu Polda Jatim untuk tetap melaksanakan tugas pokok fungsinya dalam melaksanakan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli serta pelayanan masyarakat agar tetap maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pengguna jalan khususnya adik – adik yang berangkat Sekolah, Selasa (14/05/2024)

 

Kegiatan Poros Pagi ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas bagi anggota Satlantas Polres Batu dan kurang lebih ada 31 (tiga puluh satu) titik/simpul rawan padat arus yang setiap harinya ditempati oleh Personil Satlantas Polres Batu.

 

Adapun 31 (tiga puluh satu) titik tersebut antara lain Simp 4 Arhanud, SDN Pendem 1, SDN Pendem 2, Batas Kota Dau, Duta Cathering, Pos 12.01 Pendem, Buk Anyar, Alfamart Mojorejo, Nasi Empok, Simp 3 Rejoso Asem, Hari Apel, Depan Hotel Singhasari, Beji Sekolahan, SMPN 3 Batu, MAN Batu, SDN Temas 1, Pos 12.02, SMAN 1 Batu, SMPN 1 Batu, Simp 4 Sini Sono, Pos 12.03 (Lippo Plaza), Pos 12.0, Pos 12.04 BCA, Simp 3 Brosem, SMP Negeri 2, MTS Hasyim Asyari, Simp 3 Metro, Simp at-taqwa, Simp 4 Lesti, SDK Sang Timur dan Simp 3 TMP.

 

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin juga berharap kepada seluruh anggota Opsnal baik dari Satlantas maupun Sat Samapta serta Polsek Jajaran dapat dengan maksimal dalam melaksanakan poros pagi.

 

“Pengaturan Lalu Lintas adalah salah satu tugas pokok fungsi yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri khususnya anggota dari Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran, yang mana keberadaannya di lapangan harus bisa mengemban tukas pokoknya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum dan menjaga Harkamtibmas,” terang AKBP Oskar.

 

Kasat Lantas Polres Batu AKP Ponsen Dadang Martianto, S.H. menyampaikan bahwa Poros pagi ini kami harapkan selain dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di pagi hari, kami juga berharap dengan adanya keberadaan anggota di lapangan dapat juga menjadi efek jerah bagi pelaku street crime.

 

“Setiap anggota mempunyai tanggung jawab di plotingnya masing – masing untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sehingga pengguna jalan khususnya penyeberang jalan kaki, anak – anak Sekolah yang sedang berangkat ke tempat Sekolahnya, pengguna jalan yang sedang berangkat ke tempat kerjanya serta pengguna jalan lainnya dapat aman dan lancar sampai ditujuannya,” Ungkap AKP PONSEN.

 

“Poros pagi juga merupakan salah satu atensi dari Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin yang wajib dilaksanakan oleh anggota Sat lantas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat khususnya bagi pengguna jalan di pagi hari pada jam berangkat Sekolah dan pada jam berangkat kerja,” tambah AKP Ponsen.

 

Kegiatan Poros pagi ini juga mendapat respon positif dari masyarakat karena merasa terbantu dengan kehadiran anggota di lapangan. Hal ini dikarenakan anggota yang berjaga pada jam-jam sibuk dimana masyarakat hendak berangkat untuk bekerja dan anak-anak yang hendak pergi kesekolah dapat merasakan aman dan nyaman selama perjalanan.

Jaga Hubungan Sinergitas Tingkat RW, Polisi RW Patroli Dialogis

 

Polres Batu – Dalam rangka menjaga Harkamtibmas dan memberikan rasa aman kepada semua lapisan masyarakat, Polisi RW Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan sambang ke Perangkat Desa, Selasa (14/05/2024).

 

Setelah diresmikan oleh Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., Polisi RW Polres Batu langsung mengimplementasikan petunjuk dan arahan Kapolres Batu dengan lebih aktif membantu Bhabinkamtibmas dalam menjaga Harkamtibmas di tingkat Desa agar lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan sambang desa untuk bertatap muka dan dialogis dengan Ketua RW setempat serta berinteraksi dengan perangkat desa dan warga.

 

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. menjelaskan bahwa Polisi RW merupakan sebuah program Kepolisian yang bertujuan sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas yang akan dilaksanakan di lingkup wilayah terkecil.

 

“Dalam bekerja nantinya Polisi RW akan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Adapun peran Polisi RW ini akan bersinergi dengan Kapolsek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa utamanya terkait informasi Kamtibmas di wilayah,” terang Kapolres Batu.

 

“Tugasnya adalah bagaimana dapat mewujudkan RW yang sejuk dan aman dengan security assesment, Polisi akan lakukan itu dengan ketua RW setempat dan elemen masyarakat lainnya,” tambah Kapolres Batu.

 

Polisi RW tersebut memang disiapkan untuk menjaga dan mengkondusifkan keamanan di lingkungan masyarakat yang terkecil dari sejumlah konflik sosial. Hal ini dilakukan demi menunjang warga dalam beraktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman tanpa merasa khawatir.

 

“Dengan dibentuknya Polisi RW ini diharapkan bisa melaksanakan penyelesaian terhadap segala permasalahan yang ada dengan cepat dan bisa mencegah terbentuknya potensi kejahatan di lingkungan masyarakat,’ tutup Kapolres Batu.

Demi Terciptanya Kamtibmas Objek Vital Kota Batu, Unit Patroli Pam Obvit Polres Batu Patroli Dialogis

 

Polres Batu – Dalam rangka menjaga stabilitas pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat Kota Batu, Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Batu Polda Jatim Iptu Edi Purnomo memimpin langsung pelaksanaan patroli di beberapa tempat Obyek Vital dan beberapa obyek wisata Wilayah Hukum Polres Batu, Selasa (14/05/2024).

 

“Untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, Unit Pam Obvit Polres Batu Polda Jatim senantiasa melaksanakan kegiatan Patroli ke beberapa Objek Vital dan obyek wisata baik di pagi, siang maupun malam hari,” terang Kanit Pam Obvit.

 

“Sesuai arahan dan petunjuk dari Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin kita lakukan patroli ini dengan menitikberatkan pada lokasi yang rawan gangguan kamtibmas, serta kegiatan masyarakat yang meningkat seperti tempat – tempat wisata, yang mana hal ini dapat berpotensi pada terjadinya kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya,” tambah Iptu Edi Purnomo.

 

Adapun sasaran objek vital pelaksanaan patroli Objek Vital tersebut yakni Tempat Wisata, Perhotelan dan Perbankan di Wilayah Hukum Polres Batu. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan pada wisatawan, nasabah Bank, pembobolan mesin ATM, antisipasi 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta untuk meminimalisir tingkat kerawanan kriminalitas lainnya di Kota Batu.

 

“Saat pelaksanaan kegiatan patroli objek vital personil berkoordinasi dengan anggota Satpam maupun pihak karyawan serta pelaku wisata dengan menyampaikan pesan pesan Kamtibmas agar tetap waspada terhadap gangguan kamtibmas, serta jika menemukan adanya tindak kejahatan agar segera menghubungi 110 Polres Batu ataupun Polsek jajaran terdekat melalui Pak Bhabin agar segera ditangani,” Imbuhnya.

 

Kasat Samapta Polres Batu AKP Sugiyanto menerangkan “kegiatan patroli tersebut rutin dilakukan baik itu waktu pagi, siang maupun malam hari, dengan harapan kehadiran Polisi dapat menjamin keamanan objek vital dan wisata dari berbagai  tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif khususnya di wilayah hukum Polres Batu.”

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu