Kapolda Jatim Cek Lokasi Wisata, Pastikan Pengunjung Terjamin Keamanannya

SURABAYA – Memastikan kondisi lokasi wisata yang ada di Surabaya aman dan nyaman dikunjungi masyarakat pada libur lebaran 2023, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M H bersama Pejabat Utama Polda Jatim melakukan pengecekan di beberapa tempat wisata di Jawa Timur.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan wahana yang di sajikan kepada masyarakat dalam keadaan aman dan tidak membahayakan,” ujar Irjen Toni saat melakukan pengecekan di Kenjeran Park Surabaya, Minggu (23/4).

 

Kapolda Jatim menegaskan bahwa Polda Jatim juga fokus ke jalur – jalur menuju wisata dengan menyiapkan pola-pola pengaturan lalu lintas.

“Biasnya ke jalur mudik juga ditempat-tempat objek wisata yang dikunjungi wisatawan, jadi hal ini tak luput dari atensi kita,” kata Irjen Toni.

Kapolda Jatim juga melakukan pengecekan di wahana seluncur kolam renang yang pernah terjadi insiden, namun wahana tersebut saat ini sudah tidak di fungsikan.

“Kami tahu pernah ada insiden dan makan korban, untuk itu kami berharap itu tidak terjadi lagi, termasuk kejadian sebelumnya,” ungkap Irjen Toni.

Sementara personil yang disiagakan di tempat wisata ini ada 18 orang yang dibagi 3 shift.

Jumlah ini, menurut Kapolda Jatim sesuai dengan jumlah animo masyarakat yang datang.

“Nanti akan ada pergeseran pasukan. Jika pengunjung semakin meningkat.
Tujuannya agar semua terjaga dan nyaman, termasuk masyarakat yang sedang melakukan aktivitas wisata,” pungkasnya. (*)

Hari Kedua Lebaran, Polresta Malang Kota Siapkan Pola Pengaturan Lalin Antisipasi Peningkatan Volume Kendaraan

Kota Malang – Memasuki hari kedua Lebaran, Minggu, ( 23/4/23 ), Satlantas Polresta Malang Kota telah mempersiapkan berbagai skema dan langkah Antisipasi guna menghadapi kemungkinan Peningkatan Volume Kendaraan yang masuk wilayah Kota Malang dalam rangka libur lebaran Idul Fitri 1444 H.

Berbagai langkah Antisipasi yang telah di siapkan diantara nya penambahan jumlah Personel yang lokasi – lokasi yang di Prediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Selain itu juga menyiapkan skema rekayasa lalulintas seperti pengalihan arus lalulintas semua di lakukan guna memastikan arus dalam libur lebaran di Kota Malang dapat berjalan tertib aman dan lancar.

Hal itu seperti disampaikan Kapolresta Malang Kota melalui Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim, Minggu (23/4).

Wilayah yang di Prediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan meliputi dari arah utara, Jl. A.Yani, Blimbing, dari arah Selatan Jl. Raya Tlogo Mas, Lowokwaru, untuk wilayah Timur di Jl. Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, sedangkan arah barat yakni di Jl. Kebonsari, Sukun.

“Dari beberapa wilayah yang kami Prediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan memasuki Kota Malang pada hari kedua lebaran ini, kami telah menyiapkan personel tambahan termasuk di dalamnya adalah Tim Urai,” ujar Kompol Akhmad Fani Rakhim.

Ia menambahkan bahwa dari hasil pemantauan dilapangan ada penambahan jumlah kendaraan yang memasuki Wilayah Kota Malang dari setelah Timur ( Jl. Ki Ageng Gribig, Kedungkandang )maupun Utara ( Jl. A. Yani, Blimbing )

” Dari pantauan petugas di sekitar Jl. Ki ageng Gribig terpantau beberapa kendaraan yang berasal dari luar Kota Malang mengalami peningkatan namun masih dalam keadaan yang relatif lancar,” ujarnya.

Sedangkan di pintu masuk Kota Malang dari arah Surabaya telah ditempatkan personel untuk melakukan pengaturan di Flyover Arjosari.

“Intinya kami sudah siap dengan pola – pola pengaturan agar masyarakat merasa aman, nyaman lancar dalam libur lebaran,” pungkasnya. (*)

Mudik Aman dan Lancar, Warga Sampaikan Terima Kasih ke Polisi

SURABAYA – Sebanyak 19.154 personel gabungan TNI/Polri dan pemerintah daerah se-Jawa Timur dilibatkan untuk mengamankan libur Lebaran 2023.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr. Toni Harmanto,MH mengatakan, jumlah personel yang dikerahkan itu bertambah dari rencana sebelumnya 17.988 personel.

Irjen Toni mengatakan, penambahan personel pengamanan disesuaikan dengan prediksi peningkatan mobilitas pada momen Lebaran 2023.

Hal ini lantaran Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memperkirakan terdapat 24 juta orang yang mudik lebaran ke sejumlah daerah di Jawa Timur.

“Sebanyak 24 juta pemudik diprediksi yang sudah disampaikan Ibu Gubernur tetapi jumlah ini masih bisa berubah karena ada perputaran antara kabupaten/kota lain jadi kami mempersiapkan lebih anggota kami sebelum hingga sesudah Idulfitri nanti,” kata Irjen Toni usai Rakor Forkopimda di Mapolda Jatim, Rabu (12/4) yang lalu.

Sementara itu beberapa pemudik menyampaikan ucapan terima kasih kepada aparat yang siap siaga untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Salah satunya Nilam, warga Jember yang mudik ke Kota Surabaya. Ia mengungkapkan, selama perjalanan dari Jember ke Surabaya, hampir tidak ada kemacetan.

“Saya mudik ke rumah nenek di surabaya. Dari jember sampai surabaya semua lancar, hal itu tak lepas dari pihak kepolisian yang mengatur lalu lintas saat mudik lebaran,” ujar Nilam.

Begitu pula Hanafi (45) yang mudik ke Pasuruan dengan bermotor dan sempat istirahat di Posyan Garahan Polres Jember.

“Lumayan ada tempat istirahat dan berbuka puasa di pos Garahan,” kata Hanafi.

Selain Nilam, warga lain juga menyampaikan hal serupa. Nolik warga Nganjuk mengungkapkan, bahwa perjalanan mudik lebaran Idul Fitri 1444 H/2023 memang ada kepadatan di simpang mengkreng, namun tetap berjalan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada para petugas yang rela tidak libur lebaran untuk masyarakat warga jawa timur,” tutup dia. (*)

Menkopolhukam RI Berikan Dukungan dan Doa Untuk Petugas Ops Ketupat 2023

PROBOLINGGO – Lebaran pertama di hari Raya Idul Fitri 1444 H, Menkopolhukam RI Prof. Dr. H. Mahfud Md menunaikan sholat Idul Fitri di Masjid Jami’ Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid (PPNJ), Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Usai melaksanakan Sholat Id, Menkopolhukam RI berziarah ke makam pendiri PPNJ dan bersilaturahmi ke pengurus Pondok Pesantren ( ponpes) Nurul Jadid.

Usai melaksanakan pertemuan tertutup dengan para ulama dan umara di ruang Aula I PPNJ ( Ponpes Nurul Jadid), kemudian dilanjutkan dialog silaturahmi dengan tamu yang hadir.

Dalam sambutannya, Prof Mahfud MD juga menyinggung terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 yang dilaksanakan oleh Polri bersama stakeholder dari tanggal 18 April hingga 1 Mei 2023 nanti.

“Untuk anggota TNI-Polri dan stakeholder yang terlibat dalam pengamanan arus mudik saya ucapkan terima kasih karena telah bertugas dengan baik sehingga tidak ada kejadian laka menonjol pada mudik lebaran 2023 ini,” ungkap Mahfud MD di Probolinggo, Sabtu (22/4).

Lebih lanjut Menkopolhukam RI juga memberikan semangat kepada petugas yang berada di Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Lebaran Idul Fitri 1444 H.

“Tetap semangat kepada petugas dari TNI-Polri dan stakeholder terkait yang saat ini tidak libur. Jadikan tugas dan tanggung jawab mengamankan mudik lebaran ini bagian dari ibadah,” ucap Menkopolhukam RI.

Ia juga memberikan dukungan dan doa untuk seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2023.

“Semoga dalam menjalankan tugasnya, keluarga besar TNI – Polri dan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di Operasi Ketupat 2023 sentiasa mendapat bimbingan dan kemudahan dari Alloh Swt,” ungkap Mahfud MD.

Turut menghadiri kegiatan Menkopolhukam RI diantaranya Wakil Bupati Probolinggo Drs. H. A Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, dan sejumlah ulama di Kabupaten Probolinggo. (*)

Pastikan Lancar Pada H+1, Polres Batu Berlakukan One Way System

      

Polres Batu – Sebagai upaya Polres batu untuk mengurai dan mengantisipasi kemacetan yang akan terjadi pada H+1 sampai H+3 Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada libur lebaran 2023 ini, Satlantas Polres Batu memberlakukan sistem One Way atau satu arah dari arah Kota Malang mengarah ke Kota Batu.

Pemberlakuan sistem satu arah ini dilaksanakan, sesuai rekomendasi Direktorat Lalulintas Polda Jawa  Timur. One Way System atau sistem satu arah pada momen libur lebaran 2023 ini, kondisional  dan tidak terus menerus yakni mulai dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan selesainya Ops Ketupat Semeru 2023 pada saat situasi arus lalu lintas padat merayap.

Kasatlantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati menjelaskan, pemberlakuan satu arah tersebut di lakukan untuk antisipasi kepadatan di kawasan Kota Batu. Karena jumlah masyarakat yang akan berkunjung ke Kota Batu diprediksi  peningkatannya cukup tinggi dan signifikan.

 

Tidak hanya itu Kota Batu selain bakal di penuhi pemudik juga bakal di penuhi masyarakat bersama keluarganya berwisata ke beberapa wahana wisata yang ada di wilayah hukum Polres Batu.

“Pelaksanaan one way system atau sistem satu arah ini diberlakukan sejak tanggal 23 April 2023 sampai berakhirnya Ops Ketupat Semeru 2023 secara optional atau tidak continue hanya beberapa jam saja untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas pada saat situasi arus lalin padat merayap,” jelas AKP Lya, Minggu (23/4).

“Untuk dari Kota Batu sendiri kendaraan minibus atau roda empat dan roda dua mengarah ke luar Kota di arahkan melintasi Jalan Wukir, Desa Torongrejo menuju Desa Pendem dan yang dari arah Surabaya atau Malang mau menuju ke Kota Batu bisa melalui jalur tengah atau Jalan Ir Soekarno,” terang Kasat Lantas.

 

Lebih lanjut Kasatlantas menambahkan, pemberlakuan sistem satu arah ini telah kita laksanakan pada hari Jum’at tanggal 21 April 2023 selama kurang lebih 30 menit dengan hasil sangat membantu kelancaran dan mengurai kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu,

 

“Terkait pemberlakuan sistem satu arah jajaran Satlantas Polres Batu berharap pengendara dan masyarakat untuk mengikuti dan mentaati sementara rencana pemberlakuan sistem satu arah pada libur lebaran 2023 sekarang ini,” harapnya.

Indahnya Toleransi, Polisi dan Pemuda Gereja Amankan Salat Idul Fitri 1444 H di Malang

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, mengamankan pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri 1444 H / 2023 di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (22/4/2024).

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryanan melalui Kasi Humas IPTU Ahmad Taufik mengatakan, pengamanan ibadah Salat Ied dilakukan oleh personel siaga baik dari Polres maupun Polsek jajaran.

Pengamanan dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jamaah yang melaksanakan ibadah Salat Ied.

“Kepolisian melakukan pengamanan ibadah Salat Ied di seluruh Kabupaten Malang, selain TNI – Polri, pengamanan juga dibantu oleh dinas terkait dan OKP,” kata Taufik saat ditemui di Polres Malang, Sabtu (22/4/2023).

Selain aparat TNI dan Polri, pengamanan pelaksanaan Salat Ied juga dibantu oleh Dinas Perhubungan, Satpol PP, Banser dan pemuda Kristen.

Pemuda Kristen yang tergabung dalam organisasi Salib Kuning Kepanjen, mulai mendatangi jalan sekitar masjid Baiturrahman, Kepanjen, Kabupaten Malang untuk melakukan pengamanan ibadah Salat Ied sejak pukul 05.30 WIB.

Aparat kepolisian dibantu pemuda Kristen membantu warga untuk menyeberang jalan dan juga membantu memarkirkan kendaraan yang dibawa jemaah.

Koordinator pemuda gereja Salib Kuning, Bambang Sumedi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi umat Islam yang sedang merayakan Idul Fitri.

“Kita yang datang melakukan pengamanan ada lebih dari 10 orang, seluruhnya terpusat disini,” kata Bambang saat ditemui di depan Masjid Baiturrahman, Kepanjen.

Pengamanan shalat Ied di masjid yang dilakukan kelompok pemuda Kristen dari Salib Kuning ini tercatat sudah untuk yang kesepuluh kalinya.

Menurut Bambang, pengamanan masjid ini dilakukan sebagai wujud toleransi antar umat beragama, serta bentuk persaudaraan sejati di Kabupaten Malang.

“Kami ikut memberikan pelayanan setiap tahun, sebagai wujud toleransi. Karena pada waktu perayaan Natal, kami juga sering dibantu,” ujarnya.

Bambang menyebut, kerukunan antar umat bergama di Kabupaten Malang saat ini sangat tinggi. Itu karena masyarakat telah menyadari bahwa hidup rukun dan saling berdampingan sangat indah.

Pihaknya berharap sikap toleransi di Kabupaten Malang ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.

“Harapannya toleransi yang sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan dan juga diterapkan di seluruh wilayah maupun daerah lain,” ungkapnya.

Salat Ied di Masjid Baiturrahman dihadiri oleh Bupati Malang HM Sanusi, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Taufik Hidayat, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD Kabupaten Malang. (u-hmsresma)

Indahnya Toleransi, Polisi dan Pemuda Gereja Amankan Salat Idul Fitri 1444 H di Malang

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, mengamankan pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri 1444 H / 2023 di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (22/4/2024).

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryanan melalui Kasi Humas IPTU Ahmad Taufik mengatakan, pengamanan ibadah Salat Ied dilakukan oleh personel siaga baik dari Polres maupun Polsek jajaran.

Pengamanan dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jamaah yang melaksanakan ibadah Salat Ied.

“Kepolisian melakukan pengamanan ibadah Salat Ied di seluruh Kabupaten Malang, selain TNI – Polri, pengamanan juga dibantu oleh dinas terkait dan OKP,” kata Taufik saat ditemui di Polres Malang, Sabtu (22/4/2023).

Selain aparat TNI dan Polri, pengamanan pelaksanaan Salat Ied juga dibantu oleh Dinas Perhubungan, Satpol PP, Banser dan pemuda Kristen.

Pemuda Kristen yang tergabung dalam organisasi Salib Kuning Kepanjen, mulai mendatangi jalan sekitar masjid Baiturrahman, Kepanjen, Kabupaten Malang untuk melakukan pengamanan ibadah Salat Ied sejak pukul 05.30 WIB.

Aparat kepolisian dibantu pemuda Kristen membantu warga untuk menyeberang jalan dan juga membantu memarkirkan kendaraan yang dibawa jemaah.

Koordinator pemuda gereja Salib Kuning, Bambang Sumedi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi umat Islam yang sedang merayakan Idul Fitri.

“Kita yang datang melakukan pengamanan ada lebih dari 10 orang, seluruhnya terpusat disini,” kata Bambang saat ditemui di depan Masjid Baiturrahman, Kepanjen.

Pengamanan shalat Ied di masjid yang dilakukan kelompok pemuda Kristen dari Salib Kuning ini tercatat sudah untuk yang kesepuluh kalinya.

Menurut Bambang, pengamanan masjid ini dilakukan sebagai wujud toleransi antar umat beragama, serta bentuk persaudaraan sejati di Kabupaten Malang.

“Kami ikut memberikan pelayanan setiap tahun, sebagai wujud toleransi. Karena pada waktu perayaan Natal, kami juga sering dibantu,” ujarnya.

Bambang menyebut, kerukunan antar umat bergama di Kabupaten Malang saat ini sangat tinggi. Itu karena masyarakat telah menyadari bahwa hidup rukun dan saling berdampingan sangat indah.

Pihaknya berharap sikap toleransi di Kabupaten Malang ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.

“Harapannya toleransi yang sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan dan juga diterapkan di seluruh wilayah maupun daerah lain,” ungkapnya.

Salat Ied di Masjid Baiturrahman dihadiri oleh Bupati Malang HM Sanusi, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Taufik Hidayat, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD Kabupaten Malang. (u-hmsresma)

Komisi III Apresiasi Polda Jatim Dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2023 Aman dan Lancar

SURABAYA – Secara umum arus mudik lebaran 2023 di Jawa Timur berjalan dengan aman,lancar dan nyaman baik mulai H-7 hingga H-1 Lebaran.

Kemacetan atau laka lantas bisa diantisipasi dan diminimalisir oleh aparat penegak hukum terutama jajaran Kepolisian di Jatim.

Terciptanya situasi dan kondisi ini mendapatkan apresiasi dari Wihadi Wiyanto anggota DPR RI Komisi III ( komisi hukum).

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait dalam mengamankan mudik lebaran 2023.

“Kita sempat khawatir dengan peningkatan pemudik mencapai 30 persen,yang berpotensi bisa menyebabkan terjadinya kemacetan,tapi Alhamdulillah berdasarkan informasi berita di media dan data di Polda Jatim, mudik berjalan dengan aman, lancar dan nyaman,”ujar Wihadi Wiyanto,Sabtu(22/4).

Politisi kelahiran Bojonegoro ini menambahkan,berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi dengan pihak Polda Jatim, pada lebaran mudik sampai dengan hari ke 3 angka laka lantas dapat ditekan dari 199 menjadi 196 kejadian atau turun 3%,dengan fatalitas korban juga menurun hingga 56 persen, dari 16 orang MD menjadi 9 orang.

“Dengan mobilitas masyarakat mencapai 30 persen, potensi laka juga meningkat, tapi kali ini turun dibanding tahun sebelumnya,”katanya.

Menurut Wihadi, keberhasilan ini diakui tidak lepas dari kinerja aparat di lapangan yang tergelar hampir di semua titik rawan, juga tidak lepas dari meningkatnya kesadaran hukum masyarakat oleh sebab itu apresiasi juga diberikan kepada masyarakat.

“Tetap semangat dan tetap waspada karena setelah arus mudik ada arus balik,semoga para aparatur negara baik Polri,TNI dan instansi terkait lainnya tetap sehat dan tetap berupaya memberikan yang terbaik buat masyarakat,.Selamat lebaran Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,”katanya.

Sementara itu Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim mengucapkan syukur dan terima kasih atas situasi arus mudik yang relatif aman,lancar dan nyaman.

“Terima kasih untuk semua petugas yang sudah bekerja keras dan terima kasih buat masyarakat yang telah mentaati peraturan dan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,”ujar Dirlantas Polda Jatim (*)

Komisi III Apresiasi Polda Jatim Dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2023 Aman dan Lancar

SURABAYA – Secara umum arus mudik lebaran 2023 di Jawa Timur berjalan dengan aman,lancar dan nyaman baik mulai H-7 hingga H-1 Lebaran.

Kemacetan atau laka lantas bisa diantisipasi dan diminimalisir oleh aparat penegak hukum terutama jajaran Kepolisian di Jatim.

Terciptanya situasi dan kondisi ini mendapatkan apresiasi dari Wihadi Wiyanto anggota DPR RI Komisi III ( komisi hukum).

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait dalam mengamankan mudik lebaran 2023.

“Kita sempat khawatir dengan peningkatan pemudik mencapai 30 persen,yang berpotensi bisa menyebabkan terjadinya kemacetan,tapi Alhamdulillah berdasarkan informasi berita di media dan data di Polda Jatim, mudik berjalan dengan aman, lancar dan nyaman,”ujar Wihadi Wiyanto,Sabtu(22/4).

Politisi kelahiran Bojonegoro ini menambahkan,berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi dengan pihak Polda Jatim, pada lebaran mudik sampai dengan hari ke 3 angka laka lantas dapat ditekan dari 199 menjadi 196 kejadian atau turun 3%,dengan fatalitas korban juga menurun hingga 56 persen, dari 16 orang MD menjadi 9 orang.

“Dengan mobilitas masyarakat mencapai 30 persen, potensi laka juga meningkat, tapi kali ini turun dibanding tahun sebelumnya,”katanya.

Menurut Wihadi, keberhasilan ini diakui tidak lepas dari kinerja aparat di lapangan yang tergelar hampir di semua titik rawan, juga tidak lepas dari meningkatnya kesadaran hukum masyarakat oleh sebab itu apresiasi juga diberikan kepada masyarakat.

“Tetap semangat dan tetap waspada karena setelah arus mudik ada arus balik,semoga para aparatur negara baik Polri,TNI dan instansi terkait lainnya tetap sehat dan tetap berupaya memberikan yang terbaik buat masyarakat,.Selamat lebaran Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,”katanya.

Sementara itu Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim mengucapkan syukur dan terima kasih atas situasi arus mudik yang relatif aman,lancar dan nyaman.

“Terima kasih untuk semua petugas yang sudah bekerja keras dan terima kasih buat masyarakat yang telah mentaati peraturan dan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,”ujar Dirlantas Polda Jatim (*)

Mahfud MD Apresiasi Kebijakan Polri Dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2023

 

SITUBONDO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengapresiasi Kebijakan Polri dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2023.

Mahfud MD menyebut, kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menerapkan sejumlah kebijakan yang sangat strategis dan efektif saat arus mudik.

“Mewakili masyarakat saya mengapresiasi kepada Kapolri dan jajarannya yang telah berhasil dalam mengelola arus mudik Lebaran tahun ini,”ujar Mahfud MD saat di temui awak media di hotel Utama Raya Banyuglugur Situbondo Jawa Timur,Sabtu (22/4).

Ia mengaku dari pengamatannya melalui media masa, arus mudik lebaran 2023 kali ini tidak terjadi kemacetan yang luar biasa.

“Dari pengamatan saya melalui berbagai media massa, tidak terjadi kemacetan yang luar biasa saat arus mudik, ” terang Mahfud MD

Secara khusus Menkopolhukam itu mengatakan pengalamannya selama berada di Kabupaten Situbondo tempatnya menginap dimana dirinya didapuk untuk memberikan khutbah sholat Ied Idul Fitri di Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

“Ada yang menarik yaitu program Polres Situbondo yang memberikan pelayanan tambal ban dan BBM gratis yang saya dengar Kapolri langsung mempostingnya di Twitter, ini merupakan program luar biasa menurut saya,” puji Mahfud MD.

Mantan Hakim MK itupun mendoakan semoga dalam menjalankan tugasnya keluarga besar Polri selalu mendapat bimbingan dan kemudahan dari Allah SWT.

Namun demikian, Mahfud juga meminta kerjasama masyarakat dengan pihak Kepolisian untuk dapat terciptanya keamanan dan ketertiban yang menjadikan rasa aman dan nyaman dil lingkungan masyarakat itu sendiri.

“Polri dan TNI sudah bekerjasama, tentunya keterlibatan masyarakat juga diperlukan sehingga tercipta system keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat itu sendiri,”pungkas Mahfud MD. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu