Pastikan Aman, Personel Polsek Jajaran Polres Batu Jaga Masjid Saat Tarawih

Polres Batu – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Muslim yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa dan tarawih di Bulan Suci Ramadhan 1444 H, Kasat Samapta Polres Batu AKP Ma’ruf memerintahkan anggotanya yang sedang dinas untuk membantu pengamanan di area Masjid terdekat termasuk kepada anggota Polsek Jajaran Polres Batu untuk melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Shalat Tarawih.

 

“Anggota Sat Samapta Polres Batu dan Polsek Jajaran sudah kami perintahkan untuk membantu pengamanan di beberapa Masjid terdekat saat pelaksanaan Shalat Tarawih sesuai petunjuk Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T.,” jelas Kasat Samapta.

 

Malam ini Rabu (19/4) anggota Samapta Polsek Jajaran Polres Batu Polda Jatim melaksanakan pengamanan di beberapa Masjid wilayah hukum Polsek Jajaran.

 

Hal ini tentunya sangat diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar yang sedang melaksanakan Shalat Tarawih. Warga merasakan aman ketika kendaraannya diparkir dihalaman luar Masjid saat Tarawih.

 

“Kami berharap kegiatan ini selain dapat memberikan rasa aman, juga diharapkan masyarakat dapat melaksanakan ibadah Shalat Tarawih dengan khusyu’ karena merasa nyaman dengan adanya Personel Polres Batu yang berjaga di depan Masjid,” tambah AKP Ma’ruf.

Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Jarum Jaka Jaminan Pemudik Aman dan Nyaman

Kediri Kota –  Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. sudah mengantisipasi potensi kerawanan terhadap rumah kosong yang ditinggal mudik warga masyarakat.

Selain itu Polres Kediri Kota jajaran Polda Jatim ini juga bekerja sama dengan Babinsa dan masyarakat, serta meningkatkan patroli yang dinamai Patroli Jarum Jaka ( Jaga Rumah dan Jaga Kendaraan).

 

“Ya jadi antara kata prediksi harus ada antisipasi, kita sudah siapkan antisipasi tersebut, ketika masyarakat mudik kita sudah memetakan, serta warga bisa menitipkan kendaraanya di Polsek terdekat” kata AKBP Teddy  (19/4/2023).

Ia mencontohkan, di suatu kompleks perumahan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Babinsa, aparat RT/RW untuk pemetaan perumahaan yang ditinggal penghuninya dengan melibatkan masyarakat untuk ikut menjaga rumah tetangga terdekatnya.

Polres Kediri Kota Polda Jatim dalam hal ini menerjukan tim Sekartaji terdiri dari unit Reskrim, Satreskoba dan Unit Intelkam untuk mobile patroli ke rumah rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

“Perumahan yang ditinggal penghuninya mana, kita tandai, kita lakukan pengawasan khusus, kita imbau kepada tetangganya, misalnya si A diminta tetangga yang mudik bantu lihat-lihat, kita libatkan masyarakat membantu pengamanan di wilayah masing-masing,” terangnya.

AKBP Tedy juga mengimbau agar masyarakat ikut peduli memantau rumah tetangganya yang ditinggal mudik, dan wajib curiga jika ada rumah kosong tetapi terdengar suara mencurigakan. (**)

Polisi Gunakan Drone, Pantau Arus Mudik Lebaran 2023 di Exit Tol Singosari Malang

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berinovasi dalam mendukung akses informasi kepada masyarakat dalam Operasi Ketupat Semeru 2023.

Satuan Lalu lintas (Satlantas) menerapkan teknologi pesawat tanpa awak (drone) untuk memantau arus mudik Lebaran dan Idul Fitri 1444 H / 2023 dan mengurai kemacetan lalu lintas di jalan raya.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui Kasatlantas AKP Agnis J. Manurung mengatakan, teknologi drone ini diharapkan bisa membantu polisi mengawasi arus lalu lintas.

Pemantauan dilakukan di Pos Pantau Karanglo, Singosari, sekaligus sebagai pengendali utama dari 12 pos layanan dan pengamanan yang telah didirikan.

Seperti diketahui, Pos Karanglo Singosari diproyeksikan sebagai command center yang merupakan bagian posko Operasi Ketupat 2023 dalam rangka kesiapan mengamankan mudik Lebaran tahun ini.

Melalui Pos Pantau, polisi juga dapat mengakses kamera CCTV di seluruh Kabupaten Malang secara terkini sehingga memudahkan dalam mengambil langkah-langkah taktis jika terjadi kepadatan lalu lintas.

“Di pos pantau ini kita bisa memantau seluruh jalur-jalur yang ada di seluruh Kabupaten Malang,” kata AKP Agnis saat ditemui di Pos Karanglo, Singosari, Rabu (19/4).

Agnis menjelaskan, pihaknya tidak bisa memprediksi arus lalu lintas hanya dengan pandangan mata yang terbatas.

Penggunaan drone diperlukan untuk meninjau titik permasalahan kepadatan arus lalin.

Hasil pantauan lalu lintas juga akan dibagikan kepada masyarakat melalui sosial media untuk kecepatan penyampaian informasi, sehingga pemudik dapat mencari jalan alternatif terbaik untuk menghindari penumpukan kendaran.

“Kita tidak bisa serta merta menyampaikan bahwa lalu lintas sekarang sudah landai, namun ternyata kita pantau masih terjadi kepadatan, ujarnya.

Selain penggunaan drone, Polres Malang juga telah menyebarkan barcode panduan Mudik Lebaran 2023 yang bisa diakses melalui smartphone. Selebaran juga dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas melalui exit tol Singosari.

Melalui pamflet ini, masyarakat dapat mengetahui nomor telepon sejumlah instansi di Kabupaten Malang yang bisa dihubungi jika membutuhkan bantuan saat perjalanan mudik.

“Barcode ini sebagai panduan untuk pemudik yang akan memasuki wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, hingga H-3 lebaran situasi arus lalin di Kabupaten Malang terpantau relatif lancar dan belum ada peningkatan jumlah kendaraan secara signifikan.

Berdasarkan pantauan lewat Command Center, situasi arus lalu lintas (lalin) jelang Idul Fitri 1443 hijiriah saat ini, khususnya arus yang keluar dari exit tol Karanglo, Singosari, menuju wilayah Kabupaten Malang masih dalam keadaan lancar.

“Situasi exit tol di Karanglo Singosari, saat ini Rabu 19 April 2023 pukul 16.00 WIB dalam keadaan lancar,” kata Taufik.

Pantauan terkini, terdapat sedikit kepadatan kendaraan yang terjadi disekitar traffic light menjadi lokasi masuknya kendaraan menuju Tol Singosari maupun ke arah Kota Batu. Namun demikian tidak berpengaruh terhadap situasi lalu lintas dan masih terpantau lancar.

Taufik memastikan, pihak kepolisian akan dikerahkan secara langsung ke lapangan dan segera melakukan pengaturan lalu lintas jika terjadi kemacetan ataupun kepadatan.

“Jika terjadi kepadatan, anggota pos pengamanan yang telah terploting akan turun mengatur kelancaran arus. Kepolisian berusaha untuk wujudkan mudik yang aman dan sehat pada tahun ini bagi masyarakat,” ujarnya. (u-hmsresma)

Polres Situbondo Layani Tambal Ban dan BBM Gratis Khusus Pemudik

SITUBONDO – Polres Situbondo Polda Jatim menyediakan layanan tambal ban gratis dan juga BBM gratis yang dikhususkan bagi pemudik.

Layanan ini berlokasi 2 KM setelah Pos Pelayanan Lebaran Banyuglugur dari arah Surabaya atau sebelum Rest Area Utama Raya tepatnya di Pos Lantas Banyuglugur.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan layanan tambal ban dan BBM gratis ini diperuntukkan bagi Pemudik yang urgen tiba-tiba kehabisan BBM atau mengalami ban bocor sebelum sampai di lokasi Rest Area, SPBU.

Untuk BBM disiapkan jenis Pertalite 1 liter untuk sepeda motor dan 2 liter untuk kendaraan R4, dimana diperhitungkan BBM tersebut sudah mencukupi untuk sampai di SPBU terdekat yakni SPBU Utama Raya dan SPBU Besuki.

AKBP Dwi Sumrahadi mengatakan,Ban bocor atau kehabisan BBM mungkin sepele, tapi sangat vital. Jika hal itu terjadi malam hari pasti pemudik akan kebingungan.

“Untuk itu kami sediakan layanan Tambal Ban dan BBM gratis khusus untuk para pemudik. Tidak hanya di Banyuglugur, layanan tambal ban gratis juga disiapkan di jalur Pantura Hutan Baluran Banyuputih,“ terang AKBP Dwi Sumrahadi,Rabu (19/4).

Lebih lanjut, mantan Kasat PJR Polda Jatim itu mengatakan bahwa untuk mewujudkan Mudik Aman dan Berkesan sesuai arahan Presiden dan Pimpinan Polri, Polres Situbondo sudah menyiapkan fasilitas secara maksimal untuk para pemudik di Pos Lebaran termasuk layanan tambal ban dan BBM gratis di lokasi yang jauh dari Rest Area atau Pos Lebaran.

“Kami sudah siapkan sarana dan prasarana kondisi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran 2023. Diantaranya, petugas medis lengkap dengan mobil ambulance, dan mobil damkar yang siaga 24 jam,”jelas AKBP Dwi Sumrahadi.

Dengan layanan prima yang dimaksimalkan untuk pemudik, ia berharap perjalanan pemudik akan merasa aman dan berkesan.

“Tentunya harapan Kami selama perjalanan, para pemudik merasa aman, nyaman dan berkesan,“ pungkas AKBP Dwi Sumrahadi. (*)

Polda Jatim Berhasil Ungkap Kasus UU ITE Dengan Korban PMI Hong Kong

Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim bersama Hubungan Internasional (Hubinter) Mabes Polri, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Modus Tersangka dengan Mentransmisikan Informasi Elektronik yang memiliki muatan melanggar asusila, pemerasan, pengancaman, pornografi dan penipuan.

Adapun yang menjadi korbanya adalah pekerja migran Indonesia (PMI).

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H yang didampingi oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, dan Kabag Jatinter Divhubinter Polri Kombes Pol Audie Latuhere, serta Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, di Gedung Konferensi Pers Bidhumas Polda Jatim, Rabu (19/4/2023).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, hal ini menjadi perhatian Polda Jatim, karena jajaran kepolisian terus mengikuti dan memantau kasus-kasus yang berkaitan dengan pekerja imigran.

Polda Jatim telah berhasil menangkap warga Tandes Surabaya, berinisial MFF (43). Pria ini terbukti melakukan penipuan, pemerasan dan kekerasan seksual terhadap 16 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong.

“Karena kita tahu, pekerja imigran ini, penyumbang terbesar devisa negara,” tandasnya.

Kapolda Jatim menyebut pekerja imigran ini dieksploitasi, dijanjikan dengan diiming-iming dinikahi oleh pelaku yang mengaku sebagai pengacara, kemudian mendekati para korbannya kemudian melakukan persetubuhan sambil di rekam.

Selanjutnya, korban ini ditakut-takuti, diperas minta uang bahkan sampai ratusan juta untuk satu orang.

“Sementara korban yang terdata ada 16 korban,”terang Irjen Pol Toni Harmanto.

Lebih lanjut Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman menambahkan, tersangka ditangkap setelah mendapat informasi dari divisi Hubinter, di mana dari laporan yang didapat ini, diduga sudah dilakukan suatu tindak pidana, dimana terduga pelaku berada di Jatim.

“Informasi tersebut kemudian kita kembangkan, kemudian kami ketahui salah satu korban berada di Jatim. Kami interogasi dan buatkan laporan polisi, selanjutnya kami proses untuk dilakukan penangkapan,” paparnya Kombes Pol Farman.

Waktu kejadian menurut Kombes Farman, antara November 2022 sampai Maret 2023, locus delicti (tempat kejadian) sebagian ada di Hongkong, Taiwan dan sebagian di wilayah Jatim.

Lebih lanjut Kombes Pol Farman mengatakan,modus yang digunakan itu berkenalan melalui aplikasi Tan-Tan, kemudian pacaran.

Dalam pacaran itu diming-imingi akan di nikahi oleh pelaku ini yang mengaku sebagai pengacara dan juga sebagai pengusaha.

“Selanjutnya, pelaku ini datang ke Hong Kong, kemudian melakukan perbuatan persetubuhan di mana dalam melakukan aksi tersebut direkam dengan alasan untuk kepentingan pribadi,” bebernya.

Namun ternyata, masih Kombes Pol farman menjelaskan, pelaku ini meminta uang dengan alasan untuk modal, penyembuhan sakit dan sebagainya. Kalau korban tidak mau memberi uang, maka pelaku mengancam menyebarkan video dan foto hubungan yang persetubuhan tersebut.

“Kerugian, dari pelapor sebanyak 64.960 Hong Kong Dollar atau senilai Rp 120 juta. Uang tersebut di dapat melalui pinjaman di beberapa jasa keuangan yang ada di Hongkong atas paksaan dari pelaku,” jelasnya.

Barang bukti yang kini diamankan ada paspor, handphone, sejumlah uang kurang lebih Rp 20 juta di rekening dan print tiket saat pelaku berangkat ke Hongkong.

“Untuk mempermudah pelaporan, kami membuka hotline pengaduan korban yaitu dengan nomor 08119971996,” pungkas Kombes Farman. (*)

Kapolri Tinjau Bandara Juanda, Minta Pemudik Lapor ke Posko Jika Ada Keluhan

SIDOARJO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan stakeholder terkait terus melanjutkan tinjauan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran tahun 2023. Kali ini, di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Dari tinjauan dan laporan yang diterima, Kapolri mengungkapkan jumlah volume pemudik yang bergerak melalui Bandara Juanda mengalami peningkatan.

“Tadi kami sama-sama melakukan pengecekan dan hari ini sudah memasuki Peak Season. Karena dari biasanya 30.000 saat ini sudah masuk di atas 45.000,” kata Sigit di Bandara Juanda, Rabu (19/4/2023).

Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, untuk bisa memanfaatkan secara maksimal posko mudik yang telah disiapkan.

Sigit menegaskan, masyarakat dipersilahkan menyampaikan keluhannya di posko tersebut guna mendapatkan rasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik.

“Dan kita imbau terhadap masyarakat, apabila ada keluhan segera lapor ke petugas terdekat. Mulai dari masalah kesehatan sampai dengan hal-hal yang tentunya terkait kamtibmas atau hal lain. Tentunya pos terpadu siap untuk memberikan pelayanan,” ujar Sigit.

Kembali ke hasil tinjauannya di Bandara Juanda, Sigit menyatakan bahwa, dari hasil dialognya, sampai dengan saat ini, pemudik dalam kondisi baik dan tidak terdapat keluhan.

“Mudah-mudahan selama beberapa hari mendatang semua proses kegiatan di Bandara Juanda betul-betul bisa berjalan optimal. Walaupun jumlah penumpang sedang dipuncak-puncaknya,” tutup Sigit. (*)

Kapolri Tinjau Pelabuhan Tanjungperak, Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

SURABAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta stakeholder terkait meninjau kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

“Baru saja kita melaksanakan peninjauan sekaligus dialog interaktif dengan rekan-rekan kita yang melaksanakan tugas di Tanjung Perak kemudian di Ketapang, Gilimanuk dan Padang Bai,” kata Jenderal Sigit, Rabu (19/4).

Berdasarkan data yang diterima, Jenderal Sigit mengatakan saat ini terjadi peningkatan penumpang sebesar 10 sampai dengan 15 persen.

Meski begitu, ia menyatakan bahwa semua masyarakat yang mudik melalui jalur laut, sudah mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas.

“Jadi secara umum dilaporkan oleh seluruh rekan-rekan yang bertugas di pelabuhan tersebut ada peningkatan terkait dengan jumlah pemudik sampai dengan saat ini antara 10-15 persen. Secara umum semua terlayani dengan baik,” ujar Jenderal Sigit.

Kapolri juga mendapatkan informasi dari pemudik yang sempat diajak dialog di pelabuhan, bahwa untuk gelombang di laut masih normal.

“Cuaca juga mendukung, kondisi bagus. Kita sempat dialog dengan penumpang rata-rata menyampaikan perjalanannya baik tidak ada masalah dan pelayanannya juga baik,” tutur Sigit.

Ia pun memastikan, meskipun ada lonjakan penumpang seluruh petugas akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.

Lebih dalam, Kapolri mengungkapkan, jumlah pemudik di beberapa pelabuhan pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan arus mudik pada tahun 2022 lalu.

“Oleh karena itu, saya pesan kepada anggota yang bertugas untuk terus bersinergi memberikan pelayanan. Karena jumlah pemudik meningkat jika dibandingkan 2022. Sehingga walaupun meningkat tapi bagaimana pelayanan terhadap perjalanan mudik khususnya yang menggunakan kapal, tetap bisa dilaksanakan secara optimal,” ucap Jenderal Sigit.

Di sisi lain, Kapolri beserta rombongan juga menyempatkan untuk berdialog secara langsung dengan penumpang kapal. Ia ingin memastikan, semua masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas.

Pada kesempatan itu, Sigit menanyakan kepada pemudik, bagaimana soal pelayanan yang didapatkan mulai dari sebelum berangkat hingga perjalanan di atas kapal.

Bagaimana perjalanannya, bapak, ibu sekalian,” tanya Kapolri.

“Alhamdulillah, perjalanannya aman dan nyaman pak. Pelayanannya bagus dan Alhamdulillah, ombaknya juga tidak besar,” jawab pemudik.

“Semangat terus untuk melayani Pak,” sahut penumpang kapal lainnya kepada Kapolri. (*)

Urai Kepadatan Arus, Tim Urai Sat Lantas Terjun Langsung Di Lapangan

Kota Batu – Usai apel serah terima tugas di Pos Pelayanan , anggota Satuan Lalu Lintas Polres Batu Polda Jatim langsung menempati simpul-simpul jalan yang ada di Kota Batu. Kegiatan ini selain bertujuan untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Rabu (19/4/23)

Pengaturan arus lalin tersebut merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas dan semakin ditingkatkan  selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023 dengan tujuan  mengurai kepadatan arus di beberapa simpul simpul yang memang berpotensi munculnya kemacetan.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin berharap kepada seluruh anggota Opsnal baik dari Sat lantas maupun Sat Samapta serta Polsek Jajaran dapat dengan maksimal dalam melaksanakan pelayanan masyarakat terutama pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023 .

“Pengaturan Lalu Lintas adalah salah satu tugas pokok fungsi yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri khususnya anggota dari Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran, yang mana keberadaannya di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan secara langsung apalagi sekarang sedang berjalan Operasi Ketupat Semeru 2023” terang Oskar.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan ini kami harapkan selain dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, kami juga berharap dengan adanya keberadaan anggota di lapangan dapat juga menjadi efek jera bagi pelaku pidana yang akan melancarkan aksinya.

“Setiap anggota mempunyai tanggung jawab di plotingnya masing – masing untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sehingga pengguna jalan dapat merasakan kehadiran anggota polri dalam melayaninya, ” tegas Lya.

Posyan Polres Bondowoso Unik Bergaya Klasik Sedia Kopi dan Takjil Gratis Bagi Pemudik

Bondowoso – Ada pos pelayanan arus mudik unik di Kabupaten Bondowoso tepatnya didirikan di sekitar alun-alun Raden Bagus Asra.Jika biasanya pos pelayanan mudik identik dengan nuansa formal, di Bondowoso tahun 2023 berbeda.

Pos pelayanan arus mudik dibentuk bernuansa klasik selayaknya Rumah Joglo khas Jawa.Di bagian depan, ada ragam tanaman bunga yang ditempatkan di dalam pot berjajar mengelilingi pos.

Meja dan kursi dari kayu dipasang di bagian beranda.Interiornya juga tak kalah menarik selayaknya interior rumah kayu sederhana di wilayah pedesaan.

Tidak hanya desain, fasilitas di pos pelayanan arus mudik itu juga istimewa.

“Kami ada 1 pos pelayanan dan 3 pos pengamanan selama arus mudik lebaran,” ungkap Kapolres AKBP Wimboko, Rabu, 19 April 2023.

Pos pengamanan ditempatkan di wilayah perbatasan Bondowoso dengan Jember, Situbondo bagian timur dan Situbondo bagian utara.”Sementara pos pelayanan hanya ada satu yaitu di alun-alun,” sebut Kapolres Wimboko.

Di pos pelayanan tidak hanya menyediakan fasilitas P3K untuk pemudik, tetapi juga takjil untuk berbuka puasa.

“Di pos pelayanan ada takjil dan kopi gratis. Di sana pengemudi juga bisa beristirahat jika lelah dalam perjalanan,”pungkas AKBP Wimboko. (

Polres Madiun Kota Pasang Separator, Cegah Kemacetan Arus Mudik Lebaran

KOTA MADIUN |Mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan, Satuan Lalu lintas Polres Madiun Kota bersama Polsek Manguharjo melaksanakan pemasangan sparator dibeberapa titik rawan macet.

Pemasangan sparator tersebut guna antisipasi kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 yang memasuki kota Madiun.

Lokasi pemasangan sparator ada di Simpang 3 Jalan Yos Sudarso – Jalan Prambanan, Simpang 3 Jalan Gajahmada – Jalan Urip Sumoharjo dan Perlintasan Rel Kereta api Sukosari serta titik titik kemacetan lainnya.

Kasat Lantas AKP Vista Dwi Pujiningsih melalui Kanit Lantas Polsek Manguharjo IPTU Sarwitoto mengatakan, pemasangan sparator ini sebagai pemisah jalan sisi kanan dan kiri dan arah dari Jalan Prambanan agar langsung belok kiri Jalan Yos Sudarso.

“Ini sangat efektif memangkas waktu antrian saat melintasi traffic light setelah pemasangan ini fungsi traffic ligt hanya menyala lampu kuning saja, “kata Iptu Sarwitoto, Rabu (19/4).

Dengan pemasangan blok pembatas ini kepadatan akibat putar arah kendaraan sangat berkurang.

“Jika di batasi seperti ini pengemudi sebelah kanan dan kiri tidak lagi putar arah atau menyeberang sembarangan,” pungkasnya

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu