Kapolda Jatim Membuka Secara Resmi Gerai Layanan SIM dan SKCK

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr.Toni Harmanto didampingi Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol M Taslim Chairuddin, membuka secara langsung Launching gerai SIM Pasar, yang dilaksanakan di Kaza mal Surabaya, Selasa (18/4/2023).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, dalam sambutannya menyampaikan, dibukanya gerai SIM Pasar diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan Kepolisian dalam hal ini mengurus SIM.

Hal tersebut lanjut Kapolda Jatim merupakan bagian wujud upaya jajaran Polda Jatim sesuai dengan kebijakan Presiden dan Kapolri yang terus memberikan ruang bagi pelayanan publik agar lebih murah, cepat dan sederhana.

“Aktualisasi yang dilakukan oleh jajaran Polrestabes yang didukung Dirlantas semoga menjadi embrio bagi tempat tempat lain. Karena sentuhan di dua Kecamatan Surabaya Timur dan Utara, menjadi potensi apalagi disini menjadi sentral salah satu pusat pasar tradisional,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Menurut Kapolda Jatim, sentuhan ini yang memang perlu dibangun untuk layanan public dan tidak hanya layanan SIM namun juga layanan SKCK.

“Tentunya kita berharap ini menjadi langkah bagi menimbulkan kepercayaan di publik memastikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Gerai pelayanan publik perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK ini jika terus dirasakan manfaat masyarakat nanti perbaikan tempat ini terus dilakukan agar memberikan rasa aman dan nyaman.

“Saya beri apresiasi dan ini menjadi trobosan jajaran kepolisian di jawa timur,” pungkasnya. (*)

Jelang Lebaran, Tim Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Bapokting Aman

SURABAYA – Hingga menjelang lebaran Idul Fitri 1444 H/2023, Satgas Pangan Polda Jatim bersama dinas terkait terus melakukan pemantauan stok bahan pokok penting ( bapokting) di sejumlah pasar yang ada di Surabaya.Selain memantau persediaan bapokting, Tim Satgas Pangan juga memantau harga yang ada di pasaran.

Kasatgasda Pangan Polda Jatim, Kombes Pol Farman mengatakan dalam pemantauannya selama ini, kondisi bapok di pasar-pasar yang ada di Kota Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya dalam kondisi aman.Menurutnya ada pergerakan harga pada komoditi daging ayam dan daging sapi,tetapi secara umum harga tersebut masih dalam batas normal atau terkendali.

“Alhamdulilah stok dalam kondisi aman dan stabil serta pada dasarnya memang secara keseluruhan harganya masih normal,” ujar Kombes Farman, Senin (17/4)

Kasatgasda yang juga Direskrimsus Polda Jatim itu menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan bapokting hingga Idul Fitri nanti.”Kita akan terus memantau sampai dengan pelaksanaan Hari Besar Keagamaan Idul Fitri 1444 H,” ungkap Kombes Farman.

Kombes Farman juga menegaskan, pihaknya bersama tim Satgas Pangan Jatim yang berada di pusat maupun daerah akan terus mengantisipasi adanya spekulan-spekulan, sehingga lonjakan harga yang terjadi masih dalam kendali. Kombes Farman menjelaskan bahwa tren pergerakan harga menjelang perayaan lebaran kali ini cenderung berangsur turun, seperti yang terjadi pada komoditi cabe rawit yang saat ini dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogramnya.

“Alhamdulilah konsumen yang datang ke pasar tidak ada yang mengeluh tentang harga dan saat ini harga-harga masih dalam kondisi normal dan dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Kombes Farman.

Kemudian untuk beras, lanjut Kombes Farman menerangkan bahwa Bulog juga melakukan pendistribusian ke seluruh wilayah sehingga diharapkan masyarakat bisa memperoleh bapok dengan harga yang terjangkau. Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) telah mengambil langkah untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil jelang lebaran.

“Hampir setiap hari di bulan Ramadhan ini Pemkot Surabaya melalui Dinkopdag rutin menggelar Operasi Pasar bahan pokok di 31 Kecamatan untuk menjaga harga tetap stabil serta pasokan terjaga,” katanya

Gratis, Polres Malang Perbolehkan Masyarakat Titip Kendaraan di Kantor Polisi Saat Ditinggal Mudik

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, memberikan fasilitas bagi warga Kabupaten Malang yang akan mudik ke kampung halaman untuk menitipkan kendaraannya di Polres maupun Polsek terdekat. Penitipan kendaraan tidak dipungut biaya alias gratis.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi aksi kejahatan terutama pencurian selama masa libur Lebaran dan Idul Fitri 1444 H.

“Mulai hari ini kami membuka dan menerima kendaraan, bagi pemudik yang ingin menitipkan kendaraannya pada saat ditinggal mudik,” kata AKBP Putu saat ditemui di Polres Malang, Senin (17/4/2023).

Kapolres menambahkan, ada 32 lokasi yang dapat dipilih oleh masyarakat untuk menitipkan kendaraan miliknya. Lokasi tersebut berada di dalam mako Polres Malang, Pos Pantau karanglo Singosari, dan seluruh Polsek di wilayah Kabupaten Malang.

Kepolisian berupaya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan atau aktivitas ke daerah asalnya tanpa harus khawatir terjadi sesuatu terhadap kendaran miliknya.

“Pemudik bisa menitipkan kendaraan tanpa khawatir, mudah-mudahan bisa menambah kenikmatan mudik bagi masyarakat,” ujarnya.

Tidak ada syarat khusus bagi warga yang hendak menitipkan kendaraan. Kepolisian hanya meminta penitip kendaraan menunjukkan bukti kepemilikan dan kartu identitas saat menitipkan kendaraan. Selanjutnya, petugas akan mencatat identitas serta dokumentasi penyerahan kendaraan.

AKBP Putu menyebut, tidak ada batasan jenis kendaraan R2 maupun R4 pada masing-masing lokasi penitipan. Selama ketersediaan tempat mencukupi, pihaknya akan menjaga dan mempersilahkan warga untuk menitip kendaraan hingga selesai libur lebaran nanti.

“Tempat parkir kendaraan untuk motor dan mobil insyaallah terlindung dari terik matahari dan hujan,
tidak terbatas, seluruh Polsek juga menerima penitipan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan pengamanan melalui patroli selama masa libur Lebaran. Pelaksanaan patroli akan menyasar permukiman warga guna mengurangi potensi pelaku pencurian yang sering menyasar rumah kosong.

“Peningkatan patroli dilakukan guna mencegah aksi kejahatan dengan sasaran rumah-rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya untuk mudik,” ujarnya.

Selama arus mudik Lebaran ini, kata Taufik, pihaknya juga mengantisipasi aksi pencopetan di terminal, stasiun, maupun pusat perbelanjaan melalui pemasangan spanduk dan imbauan melalui media sosial.

Selain aksi pencopetan, lanjut dia, personel intelijen bakal membuat perkiraan keadaan (kirka) untuk melihat ancaman apa saja yang perlu diantisipasi selama arus mudik.

“Seluruh upaya preventif dan preemtif termasuk dalam perencanaan Operasi Ketupat Semeru 2023, harapannya situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang aman, lancar dan kondusif,” pungkasnya.

Jelang Mudik, Polda Jatim Petakan Titik Rawan di Ruas Tol Jawa Timur

SURABAYA – Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim mencatat tujuh titik rawan kecelakaan di jalan tol Jatim yang perlu diperhatikan saat arus mudik dan balik Lebaran atau Idul Fitri 1444 Hijriah.

Titik rawan tersebut berhasil dipetakan berdasarkan evaluasi kecelakaan periode tahun 2021/ 2022.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Lalu lintas (Dirlantas ) pada Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin, usai gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023 di Surabaya, Senin (17/4/2023).

“Ada tujuh titik rawan kecelakaan di jalan tol di wilayah Jawa Timur,” kata Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin.

Tujuh titik rawan kecelakaan tersebut berada di Tol Ngawi-Madiun KM 586, Tol Madiun-Kertosono KM 637-638, Tol Kertosono-Mojokerto KM 683-698, Tol Mojokerto-Warugunung KM 714-720.

Kemudian, di Tol Gempol-Pasuruan KM 820-825, Tol Waru-Manyar KM 7200, dan Tol Waru-Pandaan KM 12/A sampai 15/A dan KM 15/B.

“Memang itu ada beberapa penggal jalan memang kita tetapkan sebagai titik rawan kecelakaan selama ini. Dari total 72 titik rawan kecelakaan, tujuh di antaranya berada di jalan tol,” kata KombesTaslim.

Berdasarkan hasil evaluasi kecelakaan 2021, ada 503 kecelakaan. Kemudian pada 2022 sudah mencapai 836 kejadian atau meningkat 64 persen lebih.

Kombes Taslim menyebut, potensi kerawanan ini akan semakin tinggi dengan adanya peningkatan jumlah pemudik tahun 2023 saat ini.

“Kementerian Perhubungan memprediksi ada peningkatan 44,8 persen dari 88,5 juta jumlah pemudik pada 2022 menjadi 123,8 juta pada 2023,” kata Kombes Taslim.

Sedangkan, di Jatim lanjut Kombes Taslim diperkirakan ada 23 juta pemudik yang akan bergerak.

“Di tahun 2023 ada peningkatan arus sampai 30 persen, maka kalau semakin tinggi mobilitas di lapangan maka kecelakaan masih tinggi,” ujar Kombes Taslim.

Sebagai antisipasi kecelakaan, Polda Jatim telah berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk menambah speed trap di tujuh titik rawan tersebut.

“Hal tersebut penting karena Jatim berada di ujung perjalanan sehingga pengendara biasanya berada di titik lelah apalagi jalanan minim penerangan, ” jelas Kombes Taslim.

Selain itu pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim dan Jasa Marga bakal menambahan rambu-rambu lalu lintas dan 25 rest area yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat guna menghilangkan lelah.

Dirlantas Polda Jatim mengimbau masyarakat yang akan mudik dengan kendaraan pribadi agar memperhatikan kelaikan kendaraan dan kesehatan agar perjalanan aman dan lancar.

Operasi Ketupat 2023 Resmi Digelar, Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik ke Pemudik

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, pihaknya bersama dengan stakeholder terkait akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Hal ini ditegaskan Kapolri saat memimpin apel gelar pasukan sekaligus menandai Operasi Ketupat 2023 berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, bertempat di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin, 17 April 2023.

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, Sigit menuturkan bahwa, sebanyak 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya disiagakan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik.

“Baru saja kita melaksanakan apel bersama gelar Operasi Ketupat 2023. Artinya dengan pelaksanaan apel ini maka secara serentak di seluruh wilayah melaksanakan kegiatan yang sama yaitu Operasi Ketupat dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik nantinya,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, kesiapan yang dilakukan untuk mewujudkan pelayanan dan pengamanan arus mudik jauh lebih baik lagi dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi pada tahun ini, diprediksi masyarakat yang melakukan mudik meningkat sekitar 45 persen dibanding tahun lalu. Sebab itu, Sigit memedomani instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memaksimalkan pengaturan serta pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Lebih dalam, mantan Kapolda Banten ini menyampaikan, beberapa strategi yang dilakukan guna membuat mudik berjalan aman dan lancar, diantaranya penerapan rekayasa lalu lintas, mulai dari Contra Flow, One Way dan yang lainnya.

“Ada beberapa tempat yang kemudian kita atur mulai dari pelaksanaan Contra Flow. Di situasi tertentu kita laksanakan One Way, yang akan kita laksanakan mulai dari Cikampek sampai Kalikangkung. Dan ini juga nanti akan diatur secara sinergi. Sehingga kemudian pengalaman-pengalaman tahun kemarin dapat diantisipasi. Kemudian wilayah-wilayah jalur non-tol yang juga tentu jadi perhatian kita semua bisa terlayani dengan baik,” ujar Sigit.

Kemudian terkait dengan arus mudik di jalur penyeberangan pun tak luput menjadi perhatiannya. Sigit mengimbau agar masyarakat bisa menyeberang pada siang hari. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan warga yang mudik via jalur laut pada waktu malam hari.

Dalam kesempatan ini, Sigit menegaskan, seluruh lintas sektoral akan menjamin keamanan para pemudik untuk bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman di kampung halamannya masing-masing.

“TNI-Polri siap untuk memberikan pengamanan terhadap masyarakat yang akan melintas, yang mungkin takut dan khawatir karena ada potensi tindak pidana,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, Sigit pun berpesan kepada masyarakat yang ingin mudik bisa menginformasikan kepada tiga pilar yakni RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan agar aparat bisa berpatroli menjaga rumah yang ditinggalkan saat mudik.

“Saya pesankan terhadap masyarakat yang mudik, silahkan laporkan ke tiga pilar yaitu RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas sehingga kemudian bisa diberikan pelayanan untuk anggota melakukan patroli rumah-rumah yang kosong, sehingga betul-betul bisa aman dari risiko-risiko baik bencana maupun pidana,” papar Sigit.

Selain itu, Sigit pun meminta masyarakat yang mudik agar berhati-hati dalam perjalanan. Jika dirasa sudah mulai lelah maka beristirahatlah di rest area atau tempat yang sudah disediakan. Hal ini guna mengurangi risiko kecelakaan pada saat mudik ke kampung halaman.

“Patuhi ketentuan yang telah diatur oleh para petugas sehinggga semua bisa terlayani dengan baik. Dan kita harapkan potensi risiko kemacetan maupun kecelakaan yang terjadi, bisa kita eliminir sekecil mungkin,” tutup Sigit.

Polres Sumenep Berhasil Amankan 4 Tersangka Terkait Kasus Bahan Peledak

SUMENEP – Selama bulan Ramadhan 1444 H, Polres Sumenep menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD ) untuk memelihara kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut itu pula, Polres Sumenep berhasil mengungkap adanya peredaran bahan peledak dan berhasil mengamankan 4 orang tersangka.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko.,S.H.,S.I.K.,M.H kepada wartawan di Sumenep, Sabtu (15/4).

Empat tersangka yang berhasil diamankan diantaranya masing-masing berinisial S warga Larangan Kerta, T warga Surgeng dan tersangka H warga Desa Sergeng, serta tersangka K warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

“Barang bukti yang ditemukan yakni berupa sreng dor sebanyak 143 butir, sumbu hitam 150 butor, obat serbuk petasan 7 Ons, Serbuk Arang 5 Ons,”terang AKBP Edo.

Lanjut Kapolres Sumenep, tersangka ditangkap pada Rabu tanggal 12 April 2023 sekitar pukul 14.00 wib di dalam rumah milik tersangka T Dusun Gunung Timur Desa Sergang Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep.

“Berawal petugas melakukan penangakapn terhadap S. Namun setelah dilakukan interogasi ternyata S membeli dari tersangka T,”jelas AKBP Edo.

Akibat perbuatannya keempat tersangka dijerat pasal pasal 1 Ayat (1) UU. Darurat No. 12 Tahun 1951. (*)

Ops Ketupat Semeru 2023, Kapolda Jatim Cek Pospam dan Posyan di Surabaya Raya

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Senin (17/4/2023) siang, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2023 di Makodam V Brawijaya, langsung melaksanakan pengecekan Pospam dan Posyan.

Irjen Pol Toni Harmanto, menjelaskan, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat atau pemudik harus aman dan berkesan.

“Tadi melihat kesiapan di bandara udara dan pelabuhan laut, sekarang di terminal memastikan lagi ruang ruang pelayanan publik yang memastikan para pemudik merasa aman dan terkesan,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Untuk kesiapan Pos Pam dan Posyan yang ada, Kapolda Jatim meminta agar petugas gabungan mengoptimalkan fungsinya.

“Masyarakat harus terlayani dengan baik, Kamtibmas harus tetap menjadi atensi,”tegas Kapolda jatim.

Kapolda Jatim menyebut, mudik awal dua hari lalu sudah belasan ribu pemudik di Jawa Timur.

Sementara untuk pengamanan bagi rumah – rumah yang kosong ditinggal pemudik, nantinya petugas akan melakukan patroli guna memberikan rasa aman dan nyaman saat ditinggal mudik lebaran.

“Polda Jawa Timur dalam mengamankan mudik lebaran mensiagakan 19.593 personil,”pungkas Irjen Toni. (*)

Polda Jatim Siapkan 19.593 Personil Gabungan Untuk Operasi Ketupat Semeru 2023

SURABAYA – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Jawa Timur menggelar apel gabungan dalam rangka Operasi Ketupat 2023, di lapangan Makodam V/Brawijaya, pada Senin (17/4/23).

Operasi Ketupat ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan selama hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, mulai dari tanggal 17 april samapai dengan 1 Mei 2023.

Dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol DrToni Harmanto dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf, apel gelar Operasi Ketupat Semeru 2023 ini melibatkan 19.593 personil, baik dari TNI – Polri dan Pemda.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto M.H menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023 ini hingga tanggal 1 Mei 2023 nanti.

“Untuk informasi yang dapat kami sampaikan bahwa pelibatan seluruh kekuatan kita semua sebanyak 19.593 personil, baik dari TNI – Polri dan Pemda. Untuk jumlah Pos yang terbagi di Pos Pam itu sebanyak 216 Pos Pam, kemudian Pos Pelayanan sebanyak 44 dan Pos Terpadu sebanyak 16,” papar Kapolda Jatim.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim juga menyampaikan beberapa lokasi yang menjadi prioritas di kegiatan aktivitas pengamanan ini, adalah lokasi sholat Ied, terminal sebanyak 75 lokasi, pelabuhan sebanyak 102 lokasi, bandara 6 lokasi, kemudian stasiun sebanyak 87 lokasi, tempat wisata ada 507 lokasi dan tempat perbelanjaan 718.

“Pada intinya kami sudah siap untuk melaksanakan kegiatan pengamanan ini, tentunya berhatap akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemudik, baik yang akan keluar maupun yang masuk di Jawa Timur,” tandasnya

Perkiraan untuk lonjakan arus mudik, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, perkirakan keberangkatan pertama di tanggal 18, karena di tanggal 19 sudah dinyatakan libur bersama, sedangkan beberapa titik macet nanti secara teknis akan disampaikan oleh Dirlantas atau Karo Ops.

“Kami mengimbau kepada para pemudik ya untuk mempersiapkan, yang pertama kesehatan mereka, kesiapan kendaraan untuk layak dan tidaknya, mulai ban dan sebagainya,”pungkas Kapolda Jatim. (*)

Pastikan Mudik Aman, Kapolres Batu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023

      

Polres Batu – Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. pagi ini memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Semeru 2023” bertempat di Jalan Gajah mada Alun – alun Kota Wisata Batu, Senin (17/4/2023).

Operasi Ketupat Semeru ini diselenggarakan secara serentak di seluruh indonesia dengan tema “sinergi Polri, Tni dan Pemprov Jatim serta instansi terkait lainnya dalam rangka mewujudkan mudik aman dan berkesan pada perayaan Idul Fitri 1444 H”.

Dalam kesempatan tersebut PJ Walikota Batu Bapak Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. turut hadir Ketua DPRD Kota Batu, Danramil Batu Kodim 0818 Malang Batu, Kajari Kota Batu, Ka Satpol PP Kota Batu, Ka Dishub Kota Batu, Ka BPBD, Ka Dinkes, Ka PMK Kota Batu, Ka Dis Pariwisata, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kota Batu.

Adapun peserta Apel adalah 1 SST TNI POM AD, TNI AD dari Kodim 0818 Malang Batu, Anggota Satlantas Polres Batu, Anggota Sat Samapta Polres Batu, Anggota Res Intel dan Narkoba Polres Batu, Sat Pol PP, DISHUB, PMK, Dinkes, Bpbd, Tagana, Orari, Rapi, Senkom, Brantas, Pramuka, Banser, Pemuda Pancasila dan Pasukan Ranmor Dinas gabungan dari Polres Batu dan instansi terkait.

Dalam kesempayannya Kapolres Batu membacakan sambutan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.SI. bahwa Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan survei indikator periode 5 s.d. 10 mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja Pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.

Terlebih lagi Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8%.

 

Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, “hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik”.

 

Oleh sebab itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui operasi terpusat dengan sandi “ketupat 2023” selama 14 (empat belas) hari sejak 18 April s.d. 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 s.d. 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 s.d. 9 Mei 2023.

 

Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari Tni-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 pos dengan rincian 1.857 Pos pengamanan, 713 Pos pelayanan, dan 217 Pos terpadu.

 

Demi kelancaran arus mudik dan balik maka dilakukan pembatasan operasional angkutan barang, terdapat klasifikasi angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak, pupuk dan Bapokting.

 

Pastikan kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi surat muatan yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah proses pemeriksaan. Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan.

 

Usai kegiatan Apel Gelar Kapolres Batu menjelaskan untuk Polres Batu sendiri mendirikan 6 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan. Polres Batu  sendiri melibatkan 603 Personel gabungan dengan stakeholder terkait.

“Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan baik personel maupun perlengkapan yang akan diterjunkan pada pelaksanaan Operasi Ketupat, sehingga dengan adanya pelaksanaan apel gelar ini diharapkan seluruh sumber daya pendukung operasi siap dalam pelaksanaan tugas dan operasi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan optimal guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat selama Perayaan Idul Fitri 1444 H,” jelas AKBP Oskar.

 

“Kita telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023, yang mana pelaksanaanya selama 14 hari dimulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023, dalam pelaksanaannya kita akan melakukan pola – pola preemtif, preventif dan represif (penegakan hukum),” terang AKBP Oskar.

 

“Untuk Pos Pam kita ada 6 (enam) Pos pengamanan dan 1 (satu) Pos pelayanan, untuk Pos pelayanan ada di Alun – alun Kota Batu, sedangkan Pos Pengamanan kita taruh di beberapa titik rawan seperti di tempat wisata dan titik rawan kemacetan serta rawan laka lantas,” imbuhnya.

“Jumlah personel yang dilibatkan semuanya 603 Personel yang akan kita bagi di Pos Pam dan Pos Yan untuk antisipasi kerawanan laka lantas, kemacetan dan hal – hal yang berpotensi gangguan Kamtibmas pada saat pelaksanaan Ramadhan,” tutup AKBP Oskar.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil dari giat KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan).

“Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan suatu pertanggung jawaban atau akuntabilitas kinerja yang dilakukan oleh Polres Batu dan Polsek Jajaran selama kegiatan KRYD yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan Ops Ketupat Semeru 2023,” terang Kapolres Batu.

“Pemusnahan barang bukti ini meliputi sabu 2,3 gram, ganja 10,83 gram dan minuman keras sebanyak 2.383 botol. Mudah – mudahan upaya yang kita laksanakan ini bisa sebagai awal kita melakukan cipta kondisi sehingga penyakit masyarakat dan pelanggaran – pelanggaran yang berdampak pada masyarakat bisa kita minimalisir pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023,” imbuhnya.

Personel Satlantas Polres Batu Poros Pagi Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan

Polres Batu – Telah kita ketahui bersama sejak tanggal 23 Maret 2023 umat muslim melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1444 H, tentunya Polres Batu tetap berkomitmen untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat seperti hari biasanya, Senin (17/4/2023)

 

Ibadah Puasa merupakan ladang pahala bagi seluruh umat muslim yang melaksanakan, demikianpun anggota Satlantas Polres Batu tetap melaksanakan kegiatan poros pagi di pagi hari selain untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan saat beraktivitas di pagi hari, juga berharap mendapatkan berkah di Bulan Suci Ramadhan ini.

 

Hal tersebut tentunya dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati, bahwa beliau memerintahkan kepada seluruh anggota Satlantas Polres Batu untuk tetap melaksanakan tugas pokok fungsinya dalam melaksanakan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli serta pelayanan masyarakat agar tetap maksimal.

 

Kegiatan Poros Pagi ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas bagi anggota Satlantas Polres Batu. Dan kurang lebih ada 12 (Dua Belas) titik/simpul rawan padat arus yang setiap harinya ditempati oleh Personil Satlantas Polres Batu.

 

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin berharap kepada seluruh anggota Opsnal baik dari Satlantas maupun Sat Samapta serta Polsek Jajaran dapat dengan maksimal dalam melaksanakan poros pagi.

 

“Pengaturan Lalu Lintas adalah salah satu tugas pokok fungsi yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri khususnya anggota dari Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran, yang mana keberadaannya di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan secara langsung,” terang AKBP Oskar.

 

Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati menyampaikan bahwa Poros pagi ini kami harapkan selain dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di pagi hari, kami juga berharap dengan adanya keberadaan anggota di lapangan dapat juga menjadi efek jerah bagi pelaku pidana yang akan melancarkan aksinya apalagi pada musim mudik lebaran tahun 2023 ini.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu