Pastikan Mudik Aman, Kapolres Batu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023

      

Polres Batu – Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. pagi ini memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Semeru 2023” bertempat di Jalan Gajah mada Alun – alun Kota Wisata Batu, Senin (17/4/2023).

Operasi Ketupat Semeru ini diselenggarakan secara serentak di seluruh indonesia dengan tema “sinergi Polri, Tni dan Pemprov Jatim serta instansi terkait lainnya dalam rangka mewujudkan mudik aman dan berkesan pada perayaan Idul Fitri 1444 H”.

Dalam kesempatan tersebut PJ Walikota Batu Bapak Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. turut hadir Ketua DPRD Kota Batu, Danramil Batu Kodim 0818 Malang Batu, Kajari Kota Batu, Ka Satpol PP Kota Batu, Ka Dishub Kota Batu, Ka BPBD, Ka Dinkes, Ka PMK Kota Batu, Ka Dis Pariwisata, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kota Batu.

Adapun peserta Apel adalah 1 SST TNI POM AD, TNI AD dari Kodim 0818 Malang Batu, Anggota Satlantas Polres Batu, Anggota Sat Samapta Polres Batu, Anggota Res Intel dan Narkoba Polres Batu, Sat Pol PP, DISHUB, PMK, Dinkes, Bpbd, Tagana, Orari, Rapi, Senkom, Brantas, Pramuka, Banser, Pemuda Pancasila dan Pasukan Ranmor Dinas gabungan dari Polres Batu dan instansi terkait.

Dalam kesempayannya Kapolres Batu membacakan sambutan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.SI. bahwa Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan survei indikator periode 5 s.d. 10 mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja Pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.

Terlebih lagi Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8%.

 

Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, “hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik”.

 

Oleh sebab itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui operasi terpusat dengan sandi “ketupat 2023” selama 14 (empat belas) hari sejak 18 April s.d. 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 s.d. 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 s.d. 9 Mei 2023.

 

Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari Tni-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 pos dengan rincian 1.857 Pos pengamanan, 713 Pos pelayanan, dan 217 Pos terpadu.

 

Demi kelancaran arus mudik dan balik maka dilakukan pembatasan operasional angkutan barang, terdapat klasifikasi angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak, pupuk dan Bapokting.

 

Pastikan kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi surat muatan yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah proses pemeriksaan. Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan.

 

Usai kegiatan Apel Gelar Kapolres Batu menjelaskan untuk Polres Batu sendiri mendirikan 6 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan. Polres Batu  sendiri melibatkan 603 Personel gabungan dengan stakeholder terkait.

“Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan baik personel maupun perlengkapan yang akan diterjunkan pada pelaksanaan Operasi Ketupat, sehingga dengan adanya pelaksanaan apel gelar ini diharapkan seluruh sumber daya pendukung operasi siap dalam pelaksanaan tugas dan operasi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan optimal guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat selama Perayaan Idul Fitri 1444 H,” jelas AKBP Oskar.

 

“Kita telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023, yang mana pelaksanaanya selama 14 hari dimulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023, dalam pelaksanaannya kita akan melakukan pola – pola preemtif, preventif dan represif (penegakan hukum),” terang AKBP Oskar.

 

“Untuk Pos Pam kita ada 6 (enam) Pos pengamanan dan 1 (satu) Pos pelayanan, untuk Pos pelayanan ada di Alun – alun Kota Batu, sedangkan Pos Pengamanan kita taruh di beberapa titik rawan seperti di tempat wisata dan titik rawan kemacetan serta rawan laka lantas,” imbuhnya.

“Jumlah personel yang dilibatkan semuanya 603 Personel yang akan kita bagi di Pos Pam dan Pos Yan untuk antisipasi kerawanan laka lantas, kemacetan dan hal – hal yang berpotensi gangguan Kamtibmas pada saat pelaksanaan Ramadhan,” tutup AKBP Oskar.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil dari giat KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan).

“Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan suatu pertanggung jawaban atau akuntabilitas kinerja yang dilakukan oleh Polres Batu dan Polsek Jajaran selama kegiatan KRYD yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan Ops Ketupat Semeru 2023,” terang Kapolres Batu.

“Pemusnahan barang bukti ini meliputi sabu 2,3 gram, ganja 10,83 gram dan minuman keras sebanyak 2.383 botol. Mudah – mudahan upaya yang kita laksanakan ini bisa sebagai awal kita melakukan cipta kondisi sehingga penyakit masyarakat dan pelanggaran – pelanggaran yang berdampak pada masyarakat bisa kita minimalisir pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023,” imbuhnya.