Polda Jatim Terjunkan Tim Labfor Selediki Ledakan Petasan di Blitar

SURABAYA – Menindak lanjuti peristiwa ledakan hebat yang diduga dari bahan petasan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kota Blitar, Jawa Timur pada Minggu (19/2/2023) sekitar pukul 22.30 WIB, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,MH telah menerjunkan Tim Labfor Polda Jatim ke lokasi,Senin (20/2).

Irjen Pol Dr Toni Harmanto mengatakan, Tim Labfor Polda Jatim diterjunkan untuk mengungkap secara detail mulai dari jenis bahan yang menimbulkan ledakan hingga penyuplai bahan tersebut.

“Kita masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, sudah kita terjunkan Tim Labfor,”ujar Kapolda Jatim kemarin Senin (20/2) di Mapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga menegaskan, bahwa Kepolisian akan menindak tegas pembuat dan penjual petasan menjelang bulan Ramadhan.

“Iya, kita akan tindak tegas penjual dan pembuat petasan, apalagi ini menjelang Ramadhan,”tegas Irjen Toni.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan yang diduga bahan petasan mengakibatkan satu rumah roboh dan belasan rumah lainnya rusak.

Ledakan petasan tersebut juga mengakibatkan sebanyak empat orang meninggal dunia, dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Dalam sejumlah video amatir memperlihatkan rumah pemilik petasan yang telah hancur rata dengan tanah, setelah terjadi ledakan petasan yang hebat itu.
Ledakan akibat petasan tersebut diduga terjadi diakibatkan terbakarnya bahan peledak yang disimpan oleh korban di rumahnya.

Hingga saat ini petugas Kepolisian setempat dan juga Tim Labfor Polda Jatim masih berada dilokasi untuk melakukan proses evakuasi terhadap para korban dan melakukan penyelidikan. (*)

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Kawasan Medaeng, Pelaku Curanmor 7 TKP pun Terungkap

Surabaya – Bandar narkoba yang ditangkap Timsus Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, belakangan diketahui bernama FE(43) warga Jalan Raden Saleh, Sidoarjo, yang juga pelaku curanmor di 7 TKP.

Bahkan salah satu aksinya ia melakukan curanmor di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya yang sempat terekam CCTV. Parahnya, dalam rekaman tersebut FE terlihat mengajak bocah belasan tahun diduga anak kandungnya sendiri.

Kapolrestabes Surabaya Polda Jtim Kombes Pol Yosep Gunawan melalui Kasat Reskrim AKBP Mirzal Maulana, membenarkan bahwa dalam aksi curanmor, FE mengajak seorang bocah yang masih duduk di bangku SMP.

Ia mengatakan bocah SMP yang terekam CCTV terlibat aksi curanmor sudah diamankan Unit Jatanras dan penahanannya dititipkan BAPAS (Balai Pemasyarakatan) untuk anak.

“Untuk tersangka FE masih ditangani Sat Resnarkoba karena dia diduga bandar narkoba dan ditemukan barang bukti. Untuk si anak, ditangani Unit Jatanras. Kasus terus kami kembangkan,” jelasnya.

Polisi menyita sedikitnya 2 motor hasil curanmor FE, Yakni Honda Beat yang sempat digunakan istrinya dan Honda CBR yang digunakan anaknya.

Perlu diketahui, motor Honda CBR ini milik santri yang dilaporkan dicuri di parkiran Ponpes Slamet Sulaimaniyah, pada Minggu (5/12/2021) sekira pukul 17.30 WIB. Korban melapor ke Polsek Waru Sidoarjo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Timsus Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap bandar narkoba kawasan Medaeng yang terduga pelakunya adalah FE.

Polisi menyita barang bukti 1,5 butir ekstasi berlogo Gucci dan sabu sisa penjualan 0,25 gram beserta timbangan elektrik.

Kepada Polisi, FE mengaku beli sabu seharga Rp 1 juta per gram dari IS alias Semprul. Sempat beli 2 gram seharga Rp 2 juta, sisa sabu saat dirinya ditangkap hanya 0,25 gram.

“Beli di Semprul, orang Sampang. Sudah laku dijual sebagian,” terangnya.

Sementara itu AKBP Daniel Marunduri Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, melalui Wakasat Narkoba Kompol Fadilah menjelaskan, selain menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi, anggota Sat Resnarkoba juga menemukan dua kunci T dan tujuh mata kunci T.

“Kuat dugaan selain menjadi bandar narkoba, juga bandit curanmor. Kami sudah koordinasi dengan Sat Reskrim terkait aksi Curanmor dan diduga tersangka ini terlibat serangkaian aksi Curanmor di Surabaya dan Sidoarjo,” jelas Kompol Fadilah, pada (20/02/2023).

Sumber di Kepolisian menyebut FE ini bahkan diduga pernah berpartner dengan anak yang masih SMP saat melakukan aksi Curanmor.

“Ada TKP Dukuh Kupang. Infonya Jatanras sudah mengamankan CCTV saat curanmor terjadi. Pelaku ini ada 7 LP kasus Curanmor di antaranya dengan barang bukti Honda CBR dan Beat,” jelasnya. (*)

Sinergitas Jaga Kamtibmas, Polres Tulungagung Gelar Patroli Gabungan

TULUNGAGUNG – Merespon keluhan warga masyarakat tentang masih adanya gangguan kamtibmas, Polres Tulungagung jajaran Polda Jatim menggelar patroli gabungan.

Patroli dilaksanakan bersama TNI,Sat Pol PP dan melibatkan elemen masyarakat dari Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH melalui Kasi Humas Iptu Anshori mengatakan, tujuan patroli gabungan yakni menciptakan situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

Selain itu kata Kasi Humas Polres Tulungagung juga merespon keluhan warga masyarakat saat digelar Jumat Curhat pekan lalu tentang masih adanya gangguan kamtibmas berupa tawuran, balap liar dan mabuk – mabukan jika malam Minggu.

“Kami respon keluhan warga, mengingat saat malam akhir pekan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat sehingga perlu upaya antisipasi, untuk mencegah gangguan keamanan,” ujarnya Minggu (19/02/2023) .

Dalam patroli gabungan, lanjut Kasi Humas, terdapat beberapa sasaran, di antaranya minuman keras, senjata tajam, dan narkoba serta baju identias dari kelompok perguruan yang selama ini jadi salah satu pemicu terjadinya bentrok antar kelompok perguruan.

“Kami melakukan pemeriksaan badan dan bagasi kendaraan para warga masyarakat yang melintas dijalan maupun berkumpul di pinggir jalan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan patrol ini akan rutin diaksanakan secara kontinyu, demi terciptanya Kabupaten Tulungagung yang aman.

“Sesuai arahan bapak Kapolres Tulungagung, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan di seluruh jajaran Polres Tulungagung,”pungkas Iptu Anshori. (*)

Polisi di Gresik Perbaiki Jalan Berlubang, Demi Warga Merasa Nyaman

GRESIK – Bukan hanya dengan mengungkap kasus criminal dalam mengayomi dan melindungi masyarakat, namun dari hal kecil yang dianggapnya potensi menjadikan warganya terganggu,tidak nyaman dan bahkan celaka Polisi di Gresik ini sigap mengantisipasi.

Hal tersebut seperti telah dilakukan personel Polres Gresik yang belakangan diketahui sebagai Kanit Binmas di Polsek Benjeng yakni Bripka Kusaini.

“Kami sedang patroli rutin mas, bersama anggota dan melihat ada jalan yang memang rusak dan membahayakan terlebih ini musim penghujan jadi kami uruk bersama warga di sini,”ujar Bripka Kusaini di sela memperbaiki jalan bersama anggota dan warga, kemarin Minggu malam (19/2).

Ia menyebut bahwa yang dilakukannya adalah sebagia dari bentuk kepedulian kepada warga, agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan karena jalan yang rusak tersebut.

Kondisi jalan berlubang di jalan raya Kedungpring Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik ini menurut Bripka Kusaini diakibatkan tergerus air hujan yang akhir – akhir ini cukup deras.

“Ini dapat membahayakan pengguna sepeda motor,”ujarnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal membenarkan bahwa anggotanya melaksanakan kegiatan itu secara spontanitas.

“Benar, anggota kami malam itu sedang patroli rutin, kemudian melihat jalan rusak, langsung gerak cepat membantu memperbaiki,”kata Kapolsek Benjeng Iptu Alimin, Senin (20/2)

Ia menyebut bahwa menangani masalah yang ada di lingkungan warganya demi tercipta dan terjaganya Kamtibmas adalah sudah menjadi bagian dari tugasnya sebagai anggota Polri.

“Sebagai Polisi tugas kita tidak hanya membina warga Desa ataupun membantu menyelesaikan masalah di tengah masyarakat, tetapi juga membantu masyarakat dalam hal keselamatan ditengah masyarakat ,” terang Kapolsek Benjeng.

Dia menambahkan, Polri hadir di tengah masyarakat menjadikan hubungan Polri dengan masyarakat menjadi akan lebih erat.

“Intinya apa yang kami lakukan adalah demi masyarakat merasa aman,nyaman tanpa gangguan kamtibmas bahkan potensi akan adanya gangguan pun sebisa mungkin harus kami cegah,”p[ungkas Kapolsek Benjeng. (*_)

Laksanakan Patroli, Polres Batu Pastikan Wilayah dalam situasi Kondusif

Polres Batu – Untuk meminimalisir bentuk pelanggaran, kejahatan atau gangguan kamtibmas dan atau tindak pidana/pelanggaran hukum yang menuntut atau perlunya kehadiran anggota Polri untuk melakukan tindakan Kepolisian guna terpeliharanya ketertiban dan menjamin keamanan umum, Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan patroli secara periodik pada jam – jam rawan khususnya di waktu malam hari. Senin (20/2/2023).

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. saat apel jam pimpinan dan saat pelaksanaan anev mingguan menyampaikan bahwa ada beberapa kegiatan Kepolisian yang harus ditingkatkan, salah satunya adalah kegiatan patroli.

 

“Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Batu, saya berharap agar seluruh anggota melaksanakan kegiatan patroli, baik pada siang maupun malam hari di jam – jam rawan pada beberapa titik yang patut diduga daerah rawan terjadinya pidana,” tegas Kapolres Batu.

“Selain itu kita saat melaksanakan patroli diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat baik yang akan melaksanakan ibadah maupun ke tempat – tempat keramaian. Jalin sinergitas dengan TNI dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka menjaga Harkamtibmas yang sudah kondusif di wilayah hukum Polres Batu,” tambah AKBP Oskar.

 

Menindaklanjuti atensi Kapolres Batu seluruh anggota Polsek jajaran maupun Satuan Fungsi Samapta dan Satlantas melaksanakan kegiatan patroli dan sambang pada jam – jam tertentu secara periodik.

 

Beberapa sasaran Patroli diantaranya tempat ibadah, sekolahan, tempat pertokoan, Perbankan, tempat wisata, pemukiman penduduk dan titik – titik rawan lainnya seperti jalan arteri perbatasan desa dan Kota.

 

 

Polres Tanjung Perak Optimalkan Patroli Malam, Cegah Gangguan Kamtibmas

TANJUNGPERAK – Menindaklanjuti keluhan masyarakat pada saat Jumat Curhat pekan lalu terkait masih adanya Gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanjung Perak, ratusan personel Polres Tanjung Perak menggelar patroli skala besar, pada Sabtu malam, (18/2).

Patroli sekala besar itu dimulai dari pukul 22.00 WIB hingga Minggu pukul 03.00 WIB, dini hari dengan melibatkan ratusan personil gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polda Jatim.

Dalam patroli tersebut sasarannya untuk membubarkan balap liar dan kerumunan kawula muda yang masih nongkrong dini hari.

“Personel yang dilibatkan dalam patroli skala besar dengan sasaran tindak kejahatan, laka lantas dan gangguan Kamtibmas lainnya,” ucap Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Herlina.

Kapolres Tanjung Perak, menjelaskan patroli ini merupakan tindak lanjut keluhan warga yang disampaikan dalam program ‘Jumat curhat’ Kapolda Jawa Timur pada Jumat pekan lalu di lapangan Futsal Jalan Ikan Duyung Perak Barat Surabaya.

“Ada beberapa masyarakat mengeluhkan ada kelompok masyarakat disinyalir anak remaja melakukan bermain bola dijalan, balap liar, yang meresahkan masyarakat oleh karena itu kita langsung menindaklanjuti dengan melaksanakan patroli skala besar tersebut,” tutur AKBP Herlina.

AKBP Herlina juga mengungkapkan, pihaknya menggelar pasukan patroli blue light maupun strong point di lokasi yang rawan terjadinya aksi tawuran, maupun kejahatan dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat, kita akan terus mengintensifkan kegiatan patroli guna mencegah aksi kriminalitas seperti geng motor atau balap liar apalagi yang dilakukan anak-anak remaja,” pungkas AKBP Herlina.

Polisi Bersama TNI dan Warga Bersihkan Material Banjir Susulan di Bondowoso

Bondowoso – Ratusan aparat gabungan TNI – Polri bersama masyarakat dan membersihkan material berupa lumpur dan sampah yang terbawa banjir bandang susulan pada hari Jumat (17/2/2023) kemarin.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK mengatakan personel yang dilibatkan berasal dari personel Satbrimob dan Ditsamapta Polda Jatim bersama personel TNI dan petugas rescue serta relawan yang dibantu warga masyarakat.

“Penanganan dilakukan dengan mengeruk lumpur bekas banjir dan membersihkan sampah berupa kayu yang berada di rumah warga dan di jalan akibat terbawa arus banjir,” ungkap AKBP Wimboko, Minggu (19/2).

Lebih lanjut Kapolres Bondowoso juga menjelaskan, bencana banjir bandang susulan yang terjadi pada Jumat (17/02) sore tersebut diakibatkan luapan air sungai yang ada di Kecamatan Sempol karena curah hujan yang cukup tinggi.

“Banjir susulan tersebut terjadi karena curah hujan tinggi kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bondowoso,” kata AKBP Wimboko saat di lokasi bakti sosial.

AKBP Wimboko menyebut warga yang terdampak banjir bandang sudah diungsikan sementara ke posko yang sudah disediakan.

” Warga sudah kita ungsikan hingga nanti keadaan normal kembali,” ujar AKBP Wimboko.

Sementara itu untuk konsumsi dan kesehatan lanjut AKBP Wimboko sudah ditangani oleh pihak Pemkab Bondowoso bersama stakeholder yang ada.

Kapolres Bondowoso ini juga berharap, semoga banjir bandang ijen ini segera berakhir dan tidak ada banjir susulan lagi

“Kami harap kepada masyarakat untuk tetap sabar dan selalu waspada, kami akan semampunya terus membantu, karena ini sudah tugas kami untuk melayani masyarakat agar merasa aman, tentram dan nyaman, ” pungkas Kapolres Bondowoso. (*)

Polresta Banyuwangi Tanggap Bencana, Bantu Penanganan Dampak Banjir

BANYUWANGI : Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri area permukiman di beberapa desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Banyuwangi pada bebrapa hari terakhir.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin menyampaikan bahwa bahwa banjir melanda bagian wilayah Kelurahan Sobo.

Di jembatan Perum Lingkungan Sutri debet air naik namun masih landai aman, Lingkungan Wonosari – Gareng dampak hujan deras air masuk ke beberapa rumah warga.

Sedangkan di Kelurahan Pengantigan, yang mengalami dampak hujan deras yaitu Lingkungan Gentengan Baru RT.03 dan RT.04 RW.05 air masuk rumah warga dan menggenangi badan jalan.

“Dampak hujan deras terbilang aman pada beberapa titik, namun yang mengalami dampak cukup besar ada pada Kelurahan Tukangkayu, khusunya di RT. 01, 02, 03 dan 04 RW. 01 Lingkungan Lebak Kelurahan Tukangkayu dampak hujan deras air masuk rumah warga (setinggi dada orang dewasa), ” kata AKP Kusmin.

Sementara itu Dldi Kelurahan Mandar RT.02/02 Lingkungan Krobokan dampak hujan deras air masuk rumah warga.

“Kelurahan Kepatihan Lingkungan Kampung ujung dampak hujan deras air masuk rumah warga dan di Lingkungan Krajan dampak hujan deras air masuk rumah warga.” jelas Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.

Sedangkan banjir yang terpantau relative aman ada pada Kelurahan Panderejo, Jembatan sebelah selatan Foto Ria RT. 02/01 Debet air naik namun masih landai aman, belakang Gedung Bioskop lama RT. 03/03 Debet air naik, namun masih landai/aman.

Kelurahan Taman Baru, di sepanjang Jalan Adi Sucipto/depan Pengadilan Negeri akses jalan raya terendam air. Kelurahan Pakis, sepanjang Jalan S. Parman selatan jembatan ( Bagong ) akses jalan raya terendam air namun cepat surut.

“Dalam melakukan miytigasi dampak hujan dan banjir maka kami siagakan anggota untuk membantu warga dalam melakukan evakuasi barang-barang berharga dan anggota keluarga,” jelas Kapolsek Banyuwangi.

AKP Kusmin mengatakan bahwa banjir menimbulkan genangan di beberapa ruas jalan protokol wilayah dalam Kecamatan Banyuwangi namun genangan air cepat sekali surut. Pada pukul 21.05 Wib debet air hujan maupun air sungai mulai berangsur surut.

“Ada puluhan rumah warga dan bangunan terendam banjir, hal ini dikarena wilayah tersebut letaknya lebih rendah daripada yang lain. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kemarin,” papar AKP Kusmin.

Kapolsek mengatakan bahwa debet air Sungai Kali Lo meningkat setelah hujan lebat turun. Luapan air sungai itu menyebabkan permukiman warga di sekitarnya tergenang.

Aparat kepolisian diturunkan untuk membantu warga membersihkan drainase serta tumpukan sampah dan endapan lumpur di lingkungan pemukiman yang terdampak banjir. (**)

Kapolri Tegaskan Siap Bersinergi dengan PSSI Babat Habis Mafia Bola

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap bersinergi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang baru terpilih dalam menyelenggarakan sepak bola yang jauh lebih baik dan Fair Play. Diantaranya adalah, upaya memberantas serta memberangus Match Fixing atau pengaturan skor.

“Kami, Polri siap mendukung penuh dan telah mempersiapkan Satgas-Anti Mafia Bola untuk mengawal kebijakan itu,” kata Sigit di Media Center Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 19 Februari 2023.

Sigit berharap upaya pembentukan sepak bola yang Fair Play benar-benar terwujud. Sehingga para pemain tersebut bisa dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dan tentunya Satgas Anti-Mafia Bola ini akan terus mengawal setiap penyelenggaraan baik di Liga 1, 2, dan 3 serta seluruh event sepak bola yang akan diselenggarakan oleh PSSI,” ujar mantan Kabareskrim Pori itu.

Dengan adanya semangat dan sinergitas yang sama dari PSSI dan Polri, Sigit optimis bahwa, kedepannya tujuan untuk mewujudkan persepakbolaan Indonesia yang sesuai standar FIFA akan terlaksana dengan baik.

“Selain mendukung program pemberantasan permainan skor, kami juga mendukung agar pelaksanaan sepak bola Indonesia semakin baik dan sesuai standar FIFA,” ucap Sigit.

Sigit menegaskan pihaknya mempunyai pengalaman bagaimana mengoperasionalkan Satgas Anti-Mafia Bola pada periode 2018-2020.

Dimana saat itu, terdapat 18 tersangka yang diproses baik dari organisasinya, manajemen perangkat pertandingan termasuk pemain dan perantara. Bahkan saat ini, kata Sigit, ada 15 sub Satgas Anti-Mafia Bola yang terbentuk dan tersebar di seluruh wilayah.

“Saya kira sesuai apa yang menjadi kebijakan Ketum PSSI yang baru untuk melibatkan Satgas akan terus kita perkuat,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, dalam mewujudkan persepakbolaan Indonesia yang jauh lebih baik, Polri telah mengundang pemateri dari Conventry University Inggris, untuk memberikan pelatihan manajemen kompetisi.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, Polri juga telah menerbitkan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.

Dengan adanya hal itu, diharapkan, mampu menyelenggarakan giat pengamanan sepak bola dengan baik sesuai standar FFA. Termasuk didalamnya melakukan assesmen dan manajemen risiko termasuk keselamatan penonton dan pemain.

“Kami juga melaksanakan pelatihan dengan menghadirkan ahli dari Conventry University Inggris untuk berikan pemahaman terhadap para anggota termasuk anggota Liga Indonesia Baru (LIB). Kita harapkan ini bisa kita lakukan transfer knowledge dan betul-betul memperbaiki pola pengamanan yang lebih baik,” papar mantan Kapolda Banten itu.

Terkait masalah perizinan, menurut Sigit, pihaknya selalu berkoordinasi dengan LIB dalam hal ini operator atau pelaksana yang ditunjuk PSSI.

“Ini semua kita lakukan evaluasi apakah kemudian dilakukan assesmen risiko terkait kelayakan stadion yang digunakan dan sebagainya,” kata Sigit.

Sigit mengaku banyak pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman sebelumnya. Prinsipnya, Polri ingin melakukan perbaikan agar kompetisi berjalan baik serta keselamatan penonton dan pemain terjaga dengan baik.

“Prinsipnya, Polri siap mendukung dan babat habis pelaku mafia bola,” tutup Sigit.

Polisi Kembali Berikan Bantuan Kepada Keluarga Aremania di Jember

Jember – Polres Jember, Polda Jatim kembali memberikan bantuan kepada keluarga 2 orang Aremania asal Kabupaten Jember yang menjadi korban dalam Tragedi Kenjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 lalu.

Kedua keluarga Aremania asal Jember yang mendapatkan bantuan tersebut yakni keluarga almarhumah Faiqotul Hikmah warga Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Jember dan keluarga almarhum Noval Putra Aulia asal Kelurahan Wirolegi Sumbersari.

Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH., yang diwakili Kasatbinmas Polres Jember AKP. Yuliati, dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa bantuan sembako ini merupakan tali asih yang diberikan Kapolres Jember untuk keluarga kedua almarhum dan almarhumah.

“Tali asih ini diberikan oleh bapak Kapolres Jember untuk keluarga korban tragedi kanjuruhan Malang, dimana di Jember ada 2 warga yang menjadi korban, yakni almarhumah Faiqotul Hikmah asal Kranjingan, dan almarhum Noval asal Wirolegi,” ujar AKP Yuliati, Minggu (19/2).

Kasat Binmas juga menyampaikan pesan dari Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH., untuk keluarga kedua korban, agar mempercayakan proses hukum yang sudah berjalan, dan menghormati apapun keputusan pengadilan yang menyidangkan kasus tragedi kanjuruhan.

“Kami juga menyampaikan pesan kepada keluarga Almarhum dan Almarhumah, agar mempercayakan proses hukum yang saat ini sudah disidangkan di Pengadilan, apapun putusan hakim, bisa legowo, yang terpenting kita semua senantiasa mendoakan kepada seluruh korban, agar tenang di haribaan,” pungkas Kasatbinmas. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu