Menjaga Nadi Pelayanan Masyarakat, Polsek Bumiaji Perkuat Patroli Objek Vital Demi Rasa Aman Bersama

Batu – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Bumiaji melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan di sejumlah objek vital yang berada di wilayah hukum Polsek Bumiaji. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Patroli objek vital dilaksanakan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat, seperti perbankan, pusat pelayanan publik, pertokoan, fasilitas kesehatan, serta sarana pendukung perekonomian lainnya. Kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Polsek Bumiaji tidak hanya melakukan pemantauan situasi dan pengecekan keamanan di sekitar objek vital, namun juga melaksanakan dialogis dengan petugas keamanan, karyawan, dan masyarakat yang berada di lokasi. Melalui komunikasi yang humanis tersebut, petugas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolsek Bumiaji menegaskan bahwa pengamanan objek vital merupakan salah satu langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, pencurian, maupun gangguan lainnya yang dapat menghambat aktivitas masyarakat. Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan yang aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang.

Selain melakukan pengawasan, anggota juga memberikan imbauan kepada petugas keamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memastikan fungsi kamera pengawas (CCTV) berjalan dengan baik, serta memperketat pengawasan terhadap akses keluar masuk area objek vital. Langkah tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Polri dan pengelola objek vital dalam menjaga keamanan bersama.

Kegiatan patroli ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak pengelola objek vital yang merasa terbantu dengan kehadiran anggota Polri. Mereka mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Polsek Bumiaji sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Melalui kegiatan patroli objek vital yang konsisten dan berkesinambungan, Polsek Bumiaji berharap dapat terus menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan semangat Presisi, Polsek Bumiaji akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan, dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis bagi seluruh warga.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal Tanpa Biaya

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal Tanpa Biaya

​GRESIK – Polres Gresik Polda Jawa Timur (Jatim) mengembalikan Tiga unit motor kepada korban tindak kejahatan jalanan,setelah jajaran kepolisian berhasil menggulung komplotan pelaku curanmor dan begal yang meresahkan warga.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution menyerahkan langsung barang bukti sepeda motor tersebut kepada pemilik sah dan tanpa biaya.

​AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengembalian kendaraan ini dilakukan agar para korban bisa segera kembali beraktivitas normal tanpa terganggu urusan transportasi.

​“Motor ini kami kembalikan agar bisa kembali dipakai korban untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari,” ungkap AKBP Ramadhan, Sabtu (30/5/26).

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan serta komitmen Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat.

​Adapun motor yang telah diserahkan oleh Kapolres Gresik diantaranya Sepeda motor Suzuki Shogun (W 2593 MU) milik Mukhamad Khamim yang dilaporkan raib saat diparkir di depan rumah di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik, pada Selasa (26/5/2026) siang.

Motor kedua adalah Honda Scoopy hitam L 6838 CAF milik Andy Sebastian Zaini (28), seorang driver ojek online asal Surabaya yang dibegal penumpangnya sendiri di kawasan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Menganti pada Rabu (20/5/2026).

Sedangkan ketiga adalah motor hasil ungkap kasus curanmor di Jalan Akim Kayat, Karangturi, menimpa Muhammad Ilyas (30).

​Penyerahan kendaraan ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh para korban.

Mereka mengapresiasi respons kilat kepolisian yang tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga merawat barang bukti hingga kembali ke tangan yang berhak.

​“Terima kasih banyak Polres Gresik yang sudah dengan cepat menangkap pelakunya dan mengembalikan motor kami tanpa dipungut biaya,” ungkap salah satu korban dengan lega.

​Polres Gresik Polda Jatim mengimbau kepada warga agar menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan memastikan tidak ada kunci kontak yang tertinggal pada motor.

Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat atau ingin memberikan laporan cepat, diminta menghubungi Call Center 110 (Bebas Pulsa – 24 Jam) atau melalui hotline WhatsApp pengaduan Polres Gresik di nomor 0811-8800-2006. (*)

Sambang Poskamling, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi dan Jaga Kamtibmas Hingga Level RT

Sambang Poskamling, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi dan Jaga Kamtibmas Hingga Level RT

MALANG KOTA – Komitmen upaya Polri semakin dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat sambang Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) RT 01/RW 07 Kelurahan Cemorokandang, Kedungkandang, Sabtu malam ( 30/5/2026).

Didampingi Kabagops, Kasat Reskrim, Kapolsek Kedungkandang hingga Bhabinkamtibmas setempat, menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat dalam membahas keamanan lingkungan, pelayanan publik, hingga perkembangan wilayah pinggiran Kota Malang.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, warga menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, dan kondisi aktual lingkungan mereka secara langsung kepada Kapolresta Malang Kota.

Seluruh masukan ditanggapi secara terbuka sekaligus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kombes Pol Putu Kholis menjelaskan sambang warga tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat tetapi juga menghadirkan solusi percepatan pelayanan publik, penguatan kamtibmas, serta peningkatan kolaborasi antara Polri dan masyarakat.

“Polisi harus terus memperbaiki diri, dan salah satu caranya adalah mendengar secara langsung apa yang dirasakan warga,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

Menurutnya, keberadaan Poskamling dan budaya kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolresta Malang Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan kawasan pinggiran Kota Malang, termasuk wilayah Cemorokandang yang mengalami pertumbuhan permukiman dan aktivitas ekonomi cukup pesat.

Menurutnya, daerah pinggiran memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu diperlukan kebersamaan, kepedulian sosial, dan komunikasi yang baik agar potensi kerawanan dapat dicegah sejak dini.

Selain membahas keamanan lingkungan, ia juga menyampaikan sejumlah inovasi pelayanan publik, salah satunya kemudahan layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengedepankan prinsip pelayanan cepat, mudah, dan tidak mempersulit masyarakat.

Polresta Malang Kota juga menyiapkan program SIM BHABINKAMTIBMAS, yaitu layanan yang melibatkan Bhabinkamtibmas untuk membantu warga yang membutuhkan pendampingan dalam pengurusan SIM, khususnya kelompok prioritas seperti lanjut usia maupun masyarakat dengan keterbatasan waktu.

Selain itu, layanan SKCK Online terus didorong agar masyarakat dapat mengakses pelayanan kepolisian secara lebih praktis, cepat, dan transparan.

Kapolresta Malang Kota mengajak masyarakat mempertahankan budaya guyub, saling peduli, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi karakter khas Kota Malang.

“Kota boleh berkembang semakin modern, tetapi budaya guyub harus tetap dipertahankan. Kepedulian antar warga merupakan modal penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,”pungkasnya.

Momen yang paling membekas bagi warga terjadi saat kegiatan berakhir. Sebelum berpamitan, Kapolresta menyerahkan jam dinding sekaligus memasangnya sendiri di Poskamling RT 01/RW 07. (*)

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolda Jatim : Pancasila Kunci Persatuan Bangsa di Tengah Ancaman Global

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolda Jatim : Pancasila Kunci Persatuan Bangsa di Tengah Ancaman Global

SURABAYA – Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI pada upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Mapolda Jatim, Senin (1/6/2026).

Dalam amanat tersebut ditegaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Pancasila disebut tidak hanya menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas tantangan global dan upaya menciptakan perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Indonesia tetap kokoh menyatukan keberagaman di tengah ketidakpastian global,” kata Brigjen Pasma saat membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Amanat itu juga menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban dunia sesuai amanat UUD 1945.

Musyawarah dan mufakat dinilai menjadi instrumen penting dalam diplomasi, penyelesaian konflik, dan kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia.

Selain itu, generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup, seiring kemajuan ekonomi dan teknologi yang tetap harus disertai arah moral yang kuat.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Brigjen Pasma.

Dalam amanat tersebut, seluruh elemen bangsa juga diajak memperkuat komitmen kebangsaan, melawan intoleransi dan radikalisme, serta menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung religiusitas, persatuan, dan nilai kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku! Merdeka!” pungkas Brigjen Pasma. (*)

Menyapa dari Ladang Kliran : Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan

Menyapa dari Ladang Kliran : Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Kehadiran Polri di tengah masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, termasuk di sektor pertanian.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bulukerto Polsek Bumiaji, Aipda Vivi Sandi, melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis di Dusun Kliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (31/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut dilakukan di lahan pertanian milik Bapak Tabri yang ditanami jagung manis dengan luas sekitar 250 meter persegi.

Meski tidak terlalu luas, lahan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga sekaligus bagian dari upaya masyarakat desa dalam menjaga produktifitas pertanian dan ketersediaan pangan.

Di tengah hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur, Aipda Vivi Sandi menyempatkan diri berdialog langsung dengan Bapak Tabri mengenai kondisi tanaman, proses perawatan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan harmonis antara aparat kepolisian dengan warga binaannya.

Selain menjalin silaturahmi, Aipda Vivi Sandi juga memberikan sejumlah imbauan kepada petani agar selalu menjaga komunikasi dan koordinasi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, serta Polsek Bumiaji dalam setiap aktivitas pertanian, terutama apabila berencana menanam jagung pipil.

“Komunikasi dan koordinasi sangat penting agar petani dapat memperoleh pendampingan yang tepat serta solusi ketika menghadapi kendala di lapangan. Dengan sinergi yang baik, hasil pertanian diharapkan dapat semakin meningkat,” ujar Aipda Vivi Sandi.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Vivi Sandi juga menyampaikan bahwa Polsek Bumiaji siap membantu masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya jagung pipil melalui dukungan pengadaan bibit jagung pipil.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan dan mendorong kemandirian masyarakat di sektor pertanian.

Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh kerja keras petani, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, petugas pertanian, dan aparat kepolisian.

Dengan adanya koordinasi yang baik, petani akan lebih mudah mendapatkan informasi, pendampingan, maupun bantuan yang diperlukan.

“Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga melalui sektor pertanian. Apabila ada masyarakat yang ingin menanam jagung pipil, kami siap membantu berkoordinasi terkait pengadaan bibit agar pertanian semakin berkembang,” tambahnya.

Kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bulukerto tersebut menjadi bukti nyata bahwa peran Polri semakin dekat dengan masyarakat dan hadir di berbagai lini kehidupan.

Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut mengambil bagian dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan.

Melalui sinergi yang terbangun antara petani, PPL, pemerintah desa, dan Polsek Bumiaji, diharapkan pertanian di Desa Bulukerto terus berkembang, memberikan hasil yang optimal, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.(*)

Sinergi dari Ladang : Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan

Sinergi dari Ladang : Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di tingkat desa.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giripurno Polsek Bumiaji, Aipda Syaifuloh, yang aktif hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang dan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.

Kali ini, kegiatan sambang dilaksanakan di Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (31/05/2026) dengan mengunjungi lahan pertanian jagung manis milik Bapak Solikin seluas kurang lebih 1.200 meter persegi.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di area pertanian tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan Polri terhadap para petani yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

Di sela-sela aktifitas petani merawat tanaman, Aipda Syaifuloh berdialog secara langsung dengan Bapak Solikin mengenai kondisi pertanian, perkembangan tanaman jagung manis, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama proses budidaya.

Komunikasi yang terjalin berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat desa.

Selain menjalin silaturahmi, Aipda Syaifuloh juga menyampaikan himbauan kepada para petani agar senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, serta Polsek Bumiaji dalam setiap kegiatan pertanian, terutama apabila berencana mengembangkan penanaman jagung pipil.

“Komunikasi dan koordinasi menjadi kunci agar setiap kebutuhan maupun kendala pertanian dapat ditangani bersama. Dengan sinergi yang baik, petani tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan sektor pertanian,” ungkap Aipda.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Polsek Bumiaji siap membantu masyarakat yang ingin menanam jagung pipil melalui koordinasi terkait pengadaan bibit jagung pipil.

Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan produktifitas pertanian sekaligus penguatan program ketahanan pangan di wilayah pedesaan.

Menurut Aipda Syaifuloh, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh hasil panen semata, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian, dan aparat kepolisian.

Dengan adanya pendampingan serta keterbukaan komunikasi, berbagai persoalan di lapangan dapat lebih cepat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk petani. Tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian. Jika masyarakat ingin menanam jagung pipil, Polsek Bumiaji siap membantu pengadaan bibit melalui koordinasi yang baik,” tambahnya.

Kegiatan sambang kepada petani seperti yang dilakukan Aipda Syaifuloh menjadi gambaran nyata peran Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran polisi di tengah lahan pertanian bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun desa yang mandiri dan tangguh di bidang pangan.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara petani, PPL, pemerintah desa, dan Polsek Bumiaji, diharapkan sektor pertanian di Desa Giripurno semakin berkembang, hasil panen meningkat, dan ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga secara berkelanjutan.(*)

Polisi Turun ke Ladang, Ketahanan Pangan Menguat : Bhabinkamtibmas Sambang Petani Jagung

Polisi Turun ke Ladang, Ketahanan Pangan Menguat : Bhabinkamtibmas Sambang Petani Jagung

KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani yang menjadi ujung tombak ketersediaan pangan.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan sambang yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Giripurno Polsek Bumiaji, Aipda Syaifuloh, kepada petani jagung manis di Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (31/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Syaifuloh menyambangi lahan pertanian milik Bapak Subandi yang ditanami jagung manis dengan luas sekitar 1.000 meter persegi.

Sambang dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat.

Di tengah hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur, Aipda Syaifuloh berdialog langsung dengan petani guna mengetahui kondisi pertanian, kendala yang dihadapi, hingga perkembangan hasil tanaman.

Suasana penuh keakraban tampak dalam komunikasi tersebut, mencerminkan kedekatan antara Polri dan masyarakat desa.

Tidak hanya melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah himbauan penting kepada petani.

Salah satunya adalah mengajak masyarakat agar selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, serta Polsek Bumiaji dalam setiap aktifitas pertanian, khususnya apabila berencana menanam jagung pipil.

“Koordinasi yang baik antara petani, petugas PPL dan kepolisian sangat penting agar berbagai kebutuhan maupun kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama,” ujar Aipda Syaifuloh.

Lebih lanjut, Aipda Syaifuloh menyampaikan bahwa Polsek Bumiaji siap memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya jagung pipil, termasuk membantu pengadaan bibit jagung pipil sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kesuburan lahan dan kerja keras petani, tetapi juga membutuhkan sinergi dan perhatian dari berbagai pihak.

Dengan adanya komunikasi yang intensif, diharapkan para petani dapat memperoleh pendampingan yang tepat serta akses terhadap kebutuhan pertanian yang diperlukan.

“Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi dan pendamping masyarakat, termasuk para petani. Jika ada warga yang ingin menanam jagung pipil, kami siap membantu berkoordinasi terkait pengadaan bibit agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Kegiatan sambang ini menjadi gambaran nyata bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan desa dan penguatan ketahanan pangan.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara petani, pemerintah, dan aparat kepolisian sehingga sektor pertanian di Desa Giripurno terus berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional.(*)

Yadnya Kasada 2026, Kapolres Probolinggo Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger

PROBOLINGGO – Dalam rangkaian peringatan Hari Raya Yadnya Kasada 2026, masyarakat Suku Tengger menggelar Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Forkopimka Sukapura, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Suku Tengger.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger, di antaranya Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Kajari Kabupaten Probolinggo Mohamad Anggidigdo, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo Aprianto dan Danyon TP 836 Brahma Yodha Letkol Inf Faishal Reza.

Mewakili para pejabat yang dikukuhkan, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan oleh masyarakat Suku Tengger.

Menurut AKBP Latif, Yadnya Kasada bukan sekadar ritual adat, melainkan simbol harmonisasi kehidupan masyarakat di kawasan Bromo yang patut dijaga bersama.

“Pengukuhan warga kehormatan Sesepuh Tengger merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi kami, ” ungkap AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo menyatakan, setelah dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Tengger, ia memiliki tanggung jawab yang lebih untuk ikut menjaga, melindungi, dan mendukung masyarakat Suku Tengger agar adat dan budaya yang diwariskan para leluhur tetap lestari.

AKBP M. Wahyudin Latif juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga kelestarian budaya Tengger dan kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Mari bersama-sama menjaga kelestarian adat istiadat Suku Tengger serta kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru sebagai warisan budaya dan kebanggaan bersama,” kata AKBP Latif.

Sementara itu Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyampaikan, bahwa Yadnya Kasada merupakan tradisi sakral yang diwariskan secara turun-temurun dan harus terus dijaga sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

“Pentingnya menjaga nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama, mengingat perayaan Yadnya Kasada tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Waisak,” kata Gus Haris.(*)

Polres Tulungagung Ungkap Fakta Baru Kasus Dugaan Peredaran Pupuk Tidak Terdaftar

TULUNGAGUNG – Satreskrim Polres Tulungagung Polda Jatim terus mendalami kasus dugaan peredaran pupuk tidak terdaftar dan/atau tidak berlabel dengan tersangka PRW (51), warga Kec. Karangrejo Kab. Tulungagung

Kasat Reskrim Polres Tulungagung Iptu Andi Wiranata Tamba mengungkapkan, dari hasil pengembangan penyidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi ditemukan berbagai fakta baru terkait aktivitas tersangka dalam peredaran pupuk tersebut.

“Berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, diketahui tersangka tidak memiliki lahan pertanian maupun terdaftar dalam kelompok tani,” ujar Iptu Andi Wiranata Tamba, Senin (1/6/26).

Dari keterangan Saksi, disebutkan bahwa tersangka sama sekali tidak memiliki lahan di Desa Punjul dan tidak masuk dalam kelompok tani atau Gapoktan setempat.

Selain itu, diperoleh informasi bahwa tersangka baru menyewa lahan di Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo setelah adanya kasus penangkapan oleh Satreskrim Polres Tulungagung.

Setelah dilakukan pengecekan melalui RDKK dan tiga kelompok tani di wilayah tersebut, nama tersangka tidak terdaftar secara resmi sebagai anggota kelompok tani.

Dalam Penyidikan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah kejanggalan pada kemasan pupuk yang diduga ilegal tersebut.

“Tulisan pada karung tercetak “Phoska”, padahal seharusnya “Phonska”. Tidak terdapat logo resmi Pupuk Indonesia,” terang Iptu Andi.

Menurut Iptu Andi, Nomor Induk Berusaha (NIB) tidak terdaftar dan Alamat perusahaan PT. Bumi Subur Khatulistiwa tidak ditemukan.

Begitu pula kandungan pupuk tertulis 15-10-15, sedangkan standar pupuk non subsidi umumnya 15-15-15 (Nitrogen 15, Fosfat 15, Kalium 15).

Masih kata Iptu Andi, Nomor SNI 1803 yang tercantum diketahui merupakan nomor untuk produk pasir bangunan, bukan pupuk yang seharusnya menggunakan kode SNI 2803.

“Hasil pengecekan izin edar pada database pupuk dan pestisida Indonesia juga tidak ditemukan untuk merek tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut kata Iptu Andi, Kode kemasan pupuk diawali angka 1, sedangkan produk asli umumnya diawali kode 01.

Iptu Andi juga mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran pupuk ilegal di sebuah gudang di Jalan Jayeng Kusuma, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru.

Pada Senin 30 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, Unit Pidek Satreskrim Polres Tulungagung mengamankan kendaraan pick up L300 yang mengangkut 45 sak pupuk diduga ilegal.

Petugas kemudian melakukan Pengecekan di gudang penyimpanan pupuk dan menemukan total 81 sak pupuk, dua terpal biru serta empat palet kayu yang selanjutnya diamankan sebagai barang bukti. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Tindakan Tegas Terukur, Tangkap Jambret Wisatawan di Surabaya

TANJUNG PERAK – Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret handphone (HP) milik wisatawan asal Jerman di Jalan Karet, Surabaya, akhirnya tertangkap.

Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim memberi tindakan tegas terukur pada kedua kaki pelaku yang sempat melawan saat hendak ditangkap.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak AKP M Prasetyo mengatakan, terduga pelaku berinisial KRHS (26) warga Surabaya, berhasil diamankan di sebuah rumah.

“Pelaku sempat melawan saat dibawa petugas,maka tindakan tegas terukur kami lakukan,” kata AKP M Prasetyo, Minggu (31/5).

Kejadian perampasan HP ini bermula ketika korban yang saat itu sedang berwisata di kawasan Kota Lama, Surabaya, berjalan kaki di Jalan Karet, 3 Mei lalu.

Saat itu, ia sedang mengeluarkan HP merek iPhone 13 Pro miliknya. Ia sedang video call pacarnya sambil berjalan kaki bersama temannya dan seorang guide.

Sesampainya di lokasi, korban yang video call di lokasi Jalan Karet, Surabaya, dikejutkan kedatangan pengendara motor.

Pengendara motor ini kemudian mendekati korban dan langsung merebut HP korban yang masih dalam kondisi HP menyala dan kamera mengarah ke wajahnya.

“Pacar korban sempat merekam layar HP yang saat itu mengarah ke wajah tersangka. Unit Reaksi Cepat melakukan penyelidikan dan menggerebek rumah tersangka ini,” ujarnya.

AKP Prasetyo menegaskan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim akan menindak tegas pelaku kejahatan yang nekat beraksi di wilayah hukumnya.

“URC Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen memberi rasa aman pada warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Surabaya,” pungkasnya.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu