Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

BOGOR – Keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Ketua Umum Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., beserta Bhayangkari. Hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Eddy Hartono, pejabat TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata.

Salurkan 500 Paket Sembako, Layani 200 Warga melalui Bakti Kesehatan, Santuni 110 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, serta Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Megamendung
Melalui kegiatan ini, Polri bersama Akpol ’90 Dhira Brata menyalurkan 500 paket sembako, memberikan layanan kesehatan gratis kepada 200 warga, serta menyerahkan santunan dan bantuan kebutuhan pokok kepada 110 anak yatim piatu dan dhuafa.

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, pemberian obat-obatan, pembagian kacamata baca gratis, serta paket imunitas. Kehadiran tenaga medis dan fasilitas yang memadai mendapat respons positif dari masyarakat.

Wakapolri bersama Bhayangkari juga meninjau langsung lokasi kegiatan, menyapa warga, berdialog dengan penerima manfaat, dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kehangatan interaksi tersebut mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kehadiran Polri dirasakan tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat langsung.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian, empati, dan aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Sesuai petunjuk Bapak Kapolri, saya mengajak seluruh jajaran Polri mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Wakapolri.

Kehadiran Polri juga dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakapolri dan seluruh jajaran Polri serta keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata. Kami merasakan bahwa Polri benar-benar hadir untuk masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga membantu warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini menjadi amal dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri,” ungkapnya.

Selain kegiatan sosial dan kesehatan, acara ini juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan. Wakapolri bersama alumni Akpol ’90 Dhira Brata menanam pohon alpukat, sukun, dan durian sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan yang hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Komitmen tersebut dilanjutkan dengan pelepasan 90 ekor burung kutilang dan sejumlah burung merpati putih sebagai simbol harapan, kedamaian, dan harmoni antara manusia dengan alam, sekaligus ajakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat pelayanan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Bogor – Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis Pusdokkes Polri.

Di tengah antusiasme masyarakat tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si. hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Tidak sekadar melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan, Wakapolri menyempatkan diri menyapa warga yang sedang mengantre, berbincang hangat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka satu per satu.

Senyum dan sapaan Wakapolri disambut antusias oleh masyarakat. Suasana akrab terlihat saat ia menyusuri antrean warga yang didominasi para lansia, ibu rumah tangga, dan pekerja harian yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

“Sehat-sehat terus ya Ibu dan Bapak,” sapa Wakapolri kepada warga yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.

Kehadiran Wakapolri di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan warga. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan harus menjadi perhatian bersama.

“Semoga masyarakat Bogor selalu sehat. Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun pengobatan yang tepat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang ditemukan dalam kegiatan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius agar masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan.
“Kami berharap hasil pemeriksaan kesehatan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan masyarakat secara lebih optimal. Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, kami akan mendorong Polres Bogor bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk melakukan tindak lanjut sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik dan berkesinambungan,” lanjutnya.

Selain pelayanan kesehatan, Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata juga menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako kepada masyarakat termasuk anak perhatian khusus juga diberikan kepada anak yatim dan dhuafa.

Pada sektor kesehatan, masyarakat memperoleh berbagai layanan mulai dari pemeriksaan tanda vital, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca, hingga pemberian 100 paket imunitas.
Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah, Sp.OG., Subsp.Onk., menjelaskan bahwa seluruh layanan kesehatan telah dipersiapkan secara maksimal untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mempersiapkan kapasitas pelayanan kesehatan untuk sekitar 500 masyarakat. Seluruh tenaga medis, sarana kesehatan, obat-obatan, ambulans, hingga peralatan pemeriksaan telah kami siapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan maksimal,” ujar Kombes Pol dr. Alexy.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pusdokkes Polri menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, cek kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, pembagian kacamata baca gratis, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
Pelayanan kesehatan tersebut didukung oleh tim medis berjumlah 40 personel yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 204 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan hipertensi menjadi keluhan terbanyak yang ditemukan dengan 45 kasus, disusul ISPA sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia 8 kasus, keluhan mata 7 kasus, anemia 5 kasus, serta keluhan lainnya sebanyak 27 kasus.
Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan upaya deteksi dini, terutama terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus yang memerlukan pemantauan serta pengobatan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat pelayanan kesehatan yang diberikan. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Susanti, warga Desa Sukakarya.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami jadi mengetahui kondisi kesehatan kami masing-masing. Pelayanannya sangat baik, para dokter dan anggota Polri juga ramah. Kami merasa senang karena Bapak Wakapolri datang langsung menyapa dan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Polri, Masyarakat, dan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga membangun kepedulian bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Semangat melayani yang diwujudkan melalui Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 ini sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

Polres Batu Hadirkan Layanan On the Spot di CFD Sambut Hari Bhayangkara ke – 80

*Polres Batu Hadirkan Layanan On the Spot di CFD Sambut Hari Bhayangkara ke – 80*

KOTA BATU – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Polda Jatim membuka pelayanan On The Spot pada acara Car Free Day (CFD) di Jl. Sultan Agung, Kota Batu, Minggu (14/6/26).

Kegiatan yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat” ini digelar mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Kapolres Batu AKBP Dr.Aris Purwanto melalui Kasi Humas Polres Batu, Iptu M.Huda Rohman mengatakan, pelayanan On The Spot dalam rangka Hari Bhayangkara ke 80 ini digelar untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat di Kota Wisata Batu.

“Masyarakat Kota Batu dan sekitarnya bisa memanfaatkan berbagai layanan gratis yang disediakan langsung di lokasi CFD,” ujar Iptu Huda.

Adapun jenis pelayanan yang disediakan oleh Polres Batu Polda Jatim di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis dimana warga bisa melakukan cek kesehatan dasar dan konsultasi langsung dengan tenaga medis tanpa dipungut biaya.

Selain itu juga disediakan pelayanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin memperpanjang atau mengurus SIM.

Sementara bagi masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan tahunan bisa jadi lebih mudah tanpa harus ke kantor Samsat, karena pada kegiatan tersebut Polres Batu juga menyiapkan Samsat Keliling

Disamping itu Polres Batu juga menggelar Gebyar Bazar Murah dengan mendirikan stand sembako dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

Kasi Humas Polres Batu mengajak seluruh masyarakat yang hadir dan meramaikan Car Free Day untuk memanfaatkan layanan yang ada.

“Kegiatan ini salah satu wujud nyata komitmen Polri untuk selalu dekat dan melayani masyarakat,” pungkas Iptu Huda. (*)

Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan*

*Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan*

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim membubarkan aksi balap liar di kawasan Jalan Lintas Selatan (JLS) Desa Bago Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Dalam penertiban tersebut petugas mengamankan 10 sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar. Seluruh kendaraan kini dibawa ke Satlantas Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain diduga terlibat dalam aksi balap liar sejumlah kendaraan yang diamankan juga diketahui tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah serta telah dimodifikasi tidak sesuai standar yang ditetapkan.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengatakan penertiban dilakukan setelah Polisi menerima laporan dan informasi dari masyarakat terkait aktivitas balap liar yang meresahkan pengguna jalan.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya balap liar di kawasan JLS Pasirian,” kata Ipda Suprapto , Minggu (14/6/26).

Menurutnya aksi balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Balap liar sangat berisiko. Selain membahayakan diri sendiri juga mengancam keselamatan masyarakat yang melintas. Karena itu kami akan terus melakukan patroli dan penindakan secara rutin,” ujar Ipda Suprapto.

Ia menjelaskan kendaraan yang diamankan akan menjalani proses pemeriksaan. Pemilik kendaraan diwajibkan melengkapi dokumen yang diperlukan serta mengembalikan kondisi kendaraan sesuai spesifikasi standar sebelum dapat diambil kembali.

Polres Lumajang Polda Jatim juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan balap liar maupun pelanggaran lalu lintas lainnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jika menemukan aktivitas balap liar segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Ipda Suprapto. (*)

Polres Jember Ungkap Kasus Narkoba Amankan 30 Tersangka dan Ratusan Gram Sabu*

*Polres Jember Ungkap Kasus Narkoba Amankan 30 Tersangka dan Ratusan Gram Sabu*

JEMBER – Komitmen Polres Jember Polda Jatim dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika kembali dibuktikan melalui serangkaian pengungkapan kasus yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Satresnarkoba).

Selama periode Mei 2026 hingga Minggu pertama Juni 2026, Satresnarkoba Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap 24 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 30 tersangka.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condro Putra dalam konferensi pers menyampaikan dari 30 tersangka yang diamankan, ada lima orang di antaranya merupakan residivis kasus narkotika.

“Dari 30 tersangka ini ada Lima orang berdasar hasil pemeriksaan adalah residivis kasus narkotika,” kata AKBP Bobby, Sabtu (13/6/26).

Kapolres Jember mengatakan, keberhasilan ungkap kasus Narkoba ini merupakan hasil penyelidikan dan penyidikan intensif yang dilakukan jajaran Satresnarkoba Polres Jember dalam memberantas jaringan peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Jember.

“Dari 24 kasus Narkoba yang kami ungkap terdapat barang bukti berupa 144,29 gram sabu, 61 butir pil ekstasi dengan berat total 26,59 gram serta sejumlah barang bukti lain yang kami amankan,” tambah AKBP Bobby.

Kapolres Jember menyampaikan, pengungkapan terbesar terjadi pada 29 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Patrang.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial SAJ berikut barang bukti 100,38 gram sabu dan 61 butir ekstasi seberat 26,59 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diduga memperoleh barang haram tersebut dari jaringan luar daerah dan mengedarkannya di Kabupaten Jember menggunakan sistem ranjau untuk menghindari kontak langsung dengan pembeli.

Selain kasus tersebut, Satresnarkoba Polres Jember juga berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran sabu di wilayah Kecamatan Ajung dan Kecamatan Kaliwates dengan barang bukti puluhan gram sabu yang siap diedarkan kepada masyarakat.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya Pasal 112 dan Pasal 114 dan terancam hukuman pidana berat mulai dari penjara jangka panjang hingga pidana seumur hidup, sesuai dengan peran dan jumlah barang bukti yang dikuasai.

AKBP Bobby menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya serius Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkoba.

Barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan ribuan masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar,” pungkas AKBP Bobby. (*)

Bhabinkamtibmas Desa Beji Sambang Petani Sayur Brungkul, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan P2L

Bhabinkamtibmas Desa Beji Sambang Petani Sayur Brungkul, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan P2L

KOTA BATU – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Beji Polsek Junrejo, Aipda Eko Novi, melaksanakan kegiatan patroli dan sambang kepada petani sayur brungkul di wilayah Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (14/06/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi lahan pertanian milik Bapak Wakim yang berada di Rt 03 Rw 05 Desa Beji.

Dalam kesempatan itu, Aipda Eko Novi melakukan dialog dan silaturahmi dengan petani guna mengetahui secara langsung kondisi pertanian serta perkembangan tanaman sayur brungkul yang dibudidayakan sebagai salah satu komoditas pertanian masyarakat setempat.

Sambang yang dilakukan merupakan bagian dari implementasi program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan dukungan terhadap ketahanan pangan yang terus digelorakan pemerintah.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kota Batu.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Eko Novi juga mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan dari petani terkait kondisi pertanian, mulai dari proses perawatan tanaman, ketersediaan sarana produksi pertanian, hingga tantangan yang dihadapi akibat perubahan cuaca yang dapat memengaruhi hasil panen.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan komunikasi yang baik antara petani, pemerintah, serta berbagai pihak terkait agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat.

“Petani merupakan salah satu ujung tombak ketahanan pangan. Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat kemitraan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Aipda Eko Novi.

Selain memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertaniannya, Aipda Eko Novi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan koordinasi dengan aparat desa maupun pihak terkait apabila terdapat permasalahan yang membutuhkan perhatian bersama.

Kegiatan patroli sambang ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Melalui kegiatan patroli dan sambang kepada petani sayur brungkul ini, Polsek Junrejo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung program ketahanan pangan, serta memperkuat kemitraan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu.(*)

Sambang Petani Jagung Manis, Polsek Pujon Serap Aspirasi dan Dukung Ketahanan Pangan Warga

Sambang Petani Jagung Manis, Polsek Pujon Serap Aspirasi dan Dukung Ketahanan Pangan Warga

BATU, MALANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, personel Polsek Pujon melaksanakan kegiatan sambang dan dialog bersama petani yang sedang beraktifitas di lahan pertanian jagung manis di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (14/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Pujon.

Dalam kesempatan itu, personel Polsek Pujon berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui kondisi pertanian, perkembangan tanaman jagung manis, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Lahan pertanian yang dikunjungi memiliki luas kurang lebih 1.500 meter persegi dan saat ini ditanami jagung manis yang tumbuh dengan kondisi cukup baik.

Hasil panen dari lahan tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan peternakan masyarakat setempat yang juga menjadi sektor unggulan di wilayah Pujon.

Selain melakukan pemantauan dan menyerap aspirasi petani, personel Polsek Pujon juga memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.

Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan beberapa kondisi yang perlu mendapat perhatian, mulai dari faktor cuaca yang tidak menentu hingga kebutuhan koordinasi dengan pihak terkait guna menjaga produktivitas pertanian.

Aspirasi tersebut kemudian dicatat sebagai bahan masukan untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait demi mendukung keberlangsungan usaha pertanian masyarakat.

Kapolsek Pujon, AKP Rudy Hidajanto, S.H, M.H. menegaskan bahwa kegiatan sambang pertanian merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendengarkan, mendampingi, dan memberikan dukungan kepada para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. Melalui komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama,” ujarnya.

Personel Polsek Pujon juga menghimbau para petani agar terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan petugas terkait apabila menemui kendala di lapangan.

Dengan sinergi yang baik antara petani, pemerintah, dan kepolisian, diharapkan sektor pertanian dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Pujon berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat serta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Malang.(*)

Bhabinkamtibmas Bulukerto Dampingi Petani Jagung Manis, Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Bulukerto Dampingi Petani Jagung Manis, Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Bulukerto Polsek Bumiaji, Aipda Vivi Sandi, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada petani jagung manis di wilayah binaannya.

Kegiatan sambang tersebut dilakukan bersama petani jagung manis, Bapak Mafis, yang memiliki lahan pertanian seluas kurang lebih 200 meter persegi yang berlokasi di Dusun Kliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (12/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Vivi Sandi melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berdialog dengan petani terkait perkembangan sektor pertanian di wilayah Desa Bulukerto.

Selain menjalin silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai kendala maupun kebutuhan yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertaniannya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani yang menjadi salah satu ujung tombak ketahanan pangan daerah.

Dalam dialognya, Aipda Vivi Sandi menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara petani dengan petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, maupun Polsek Bumiaji.

Sinergi tersebut diperlukan agar berbagai permasalahan yang muncul di lapangan dapat segera ditangani dan dicarikan solusi bersama.

“Kami mengimbau kepada para petani agar selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan petugas PPL, Bhabinkamtibmas, serta Polsek Bumiaji. Apabila nantinya berencana menanam jagung pipil, kami siap membantu memfasilitasi dan mengoordinasikan pengadaan bibit guna mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat,” ujar Aipda Vivi Sandi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga petani.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Polsek Bumiaji melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petani, pemerintah, dan kepolisian, diharapkan sektor pertanian di Desa Bulukerto semakin berkembang serta mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di Kota Batu.(*)

Bhabinkamtibmas Tlekung Turun ke Lahan Pertanian, Berikan Motivasi Petani Jagung Demi Perkuat Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Tlekung Turun ke Lahan Pertanian, Berikan Motivasi Petani Jagung Demi Perkuat Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Tlekung Polsek Junrejo, Aiptu Dadang Rudianto, melaksanakan kegiatan patroli dan sambang kepada petani jagung yang sedang beraktifitas di lahan pertanian wilayah binaannya, Dusun Gangsiran Puthuk Rt. 03 Rw. 05 Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jum’at (12/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Melalui patroli dialogis ini, Aiptu Dadang Rudianto berinteraksi langsung dengan petani, mendengarkan berbagai informasi terkait kondisi pertanian serta memberikan semangat agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Dadang Rudianto menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan dengan baik.

Selain memberikan dukungan dan motivasi, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk selalu menjaga komunikasi dengan berbagai pihak terkait apabila menghadapi kendala dalam kegiatan pertanian maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertaniannya. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Apabila masyarakat memerlukan kehadiran maupun bantuan Kepolisian, jangan ragu menghubungi Call Centre 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam,” ujar Aiptu Dadang Rudianto.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada hasil produksi, tetapi juga membutuhkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Oleh karena itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi sarana komunikasi antara warga dan kepolisian.

Kegiatan patroli dan sambang yang dilakukan Aiptu Dadang Rudianto ini merupakan bagian dari upaya Polsek Junrejo dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petani dan kepolisian, diharapkan produktifitas pertanian semakin meningkat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Melalui kegiatan tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polsek Junrejo.(*)

Bhabinkamtibmas Tawangsari Sambang Petani, Perkuat Program P2L dan Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Tawangsari Sambang Petani, Perkuat Program P2L dan Dukung Ketahanan Pangan

BATU, MALANG – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Bhabinkamtibmas Desa Tawangsari Polsek Pujon, Aiptu Dedy Eko, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada para petani di Dusun Manting, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jum’at (12/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan lahan yang dimiliki secara produktif guna mendukung ketersediaan pangan di tingkat keluarga maupun masyarakat.

Dalam pelaksanaan sambang, Aiptu Dedy Eko berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui perkembangan kegiatan pertanian yang sedang dijalankan.

Selain itu, ia juga menampung berbagai aspirasi, masukan, dan permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan kondisi lingkungan sekitar.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Oleh sebab itu, kegiatan sambang rutin terus dilakukan agar berbagai permasalahan yang muncul dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama dengan pihak terkait.

Aiptu Dedy Eko menyampaikan bahwa program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan pertanian secara optimal, masyarakat dapat meningkatkan hasil produksi pangan sekaligus membantu memperkuat perekonomian keluarga.

“Kami terus mendorong masyarakat, khususnya para petani, agar tetap semangat mengembangkan sektor pertanian dan mendukung program Pekarangan Pangan Lestari. Selain itu, kami juga siap menerima berbagai masukan maupun permasalahan yang dihadapi warga. Apabila membutuhkan pelayanan atau bantuan Kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 yang bebas pulsa dan siap melayani selama 24 jam,” ujar Aiptu Dedy Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait apabila menemui kendala dalam pelaksanaan kegiatan pertanian.

Kegiatan sambang ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus produktif dalam mengelola sektor pertanian.

Melalui sinergi yang baik antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian, diharapkan program P2L dapat berjalan optimal serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu