POLSEK NGANTANG POLRES BATU BERIKAN PELAYANAN PRIMA DENGAN MEMBANTU MASYARAKAT MENYEBERANG JALAN

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, anggota Polsek Ngantang Polres Batu melaksanakan kegiatan pelayanan masyarakat dengan membantu warga yang hendak menyeberang jalan di wilayah hukum Polsek Ngantang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Anggota Polsek Ngantang dengan sigap membantu para pejalan kaki, khususnya lansia, anak-anak, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan saat menyeberang jalan di lokasi yang ramai kendaraan.

Selain membantu penyeberangan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Melalui kegiatan pelayanan ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga. Kehadiran anggota Polsek Ngantang di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Polri Untuk Masyarakat : Polres Lumajang Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polri Untuk Masyarakat : Polres Lumajang Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara ke-80

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran kepolisian menggelar bakti kesehatan berupa donor darah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (5/6/2026).

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan kegiatan bakti kesehatan yang digelar Polres Lumajang Polda Jatim itu bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Ia menyebut, bakti kesehatan berupa donor darah juga menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Ini bagian dari wujud Polri Untuk Masyarakat, dimana Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan,” kata AKBP Alex.

Sejak pagi, personel Polres Lumajang bersama instansi lintas sektor, Bhayangkari, Pramuka, dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti kegiatan donor darah.

Sebelum mengikuti donor darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi fisik secara umum

Melalui kegiatan ini, Polres Lumajang Polda Jatim menargetkan terkumpulnya puluhan kantong darah yang nantinya disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Hasil donor kita salurkan ke PMI untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya,” kata AKBP Alex.

Ia mengungkapkan, kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan masih cukup tinggi.

Karena itu, keterlibatan anggota Polri bersama masyarakat dalam kegiatan donor darah diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Kapolres Lumajang menambahkan, donor darah juga menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, setetes darah yang didonorkan dapat memberikan harapan hidup bagi mereka yang sedang membutuhkan.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkas AKBP Alex. (*)

Polresta Sidoarjo Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B

Polresta Sidoarjo Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Polresta Sidoarjo dan jajarannya melakukan pendampingan dan pemantauan lahan pertanian.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan program P2B berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, jajaran Polresta Sidoarjo masif turun lapangan selain untuk memastikan kondusifitas kamtibmas juga melakukan pendampingan warga tani,” kata Kombes Tobing, Jumat (5/6/26).

Kapolresta Sidoarjo menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat dan kelompok tani.

Menurut Kombes Tobing, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan semua pihak.

Melalui peran Bhabinkamtibmas dan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan produktif agar mampu menghasilkan komoditas pangan yang bernilai ekonomi.

Sementara itu saat ditemui di lapangan, Kapolsek Krembung AKP I Wayan Wiratmaja Swetha menjelaskan bahwa pendampingan kepada warga dilakukan secara berkelanjutan.

Hal itu lanjut AKP Wayan, agar masyarakat semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Kapolresta Sidoarjo, kami bersama anggota rutin melakukan pemantauan dan perawatan tanaman di lahan pekarangan warga,” ujarnya.

Melalui program P2B, Polresta Sidoarjo Polda Jatim berharap lahan-lahan produktif di wilayah Sidoarjo dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan hasil pertanian, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. (*)

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Jember Gelar Bakti Religi

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Jember Gelar Bakti Religi

JEMBER – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Jember Polda Jatim menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah tempat ibadah dan lokasi bersejarah, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja GKJW Jalan Karimata, Masjid Baitus Salam Jalan Letjen Panjaitan, serta kawasan Tugu Perjuangan Polri Palagan Jomerto.

Personel Polres Jember Polda Jatim bergotong royong membersihkan area tempat ibadah, halaman, saluran air hingga lingkungan sekitar.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condro Putra melalui Kasi Humas, Ipda Firmansyah mengatakan kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke – 80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Ipda Firmansyah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antarumat beragama di Kabupaten Jember.

“Melalui kegiatan ini kami ingin dan memperkuat semangat kebersamaan,”kata Ipda Firmansyah.

Ia menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan, toleransi serta semangat gotong royong.

Sementara itu warga dan pengurus tempat ibadah menyambut baik kegiatan tersebut.

Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Jember yang turut membantu menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah sehingga terasa lebih nyaman dan asri.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember terus berkomitmen hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. (#)

Perkuat Mitigasi Bencana, Ditpolsatwa Polri Luluskan 72 Pawang K-9 Pelacak dan Aswasada Baru

Perkuat Mitigasi Bencana, Ditpolsatwa Polri Luluskan 72 Pawang K-9 Pelacak dan Aswasada Baru

JAKARTA – Subdirektorat Pelatihan Satwa (Subditlatsatwa) Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri resmi menutup Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Pawang Satwa Anjing/K-9 Pelacak Korban Bencana dan Bintara Aswasada (Pawang Kuda) Tahun Anggaran 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasubditlatsatwa Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Dadiyo, S.I.K., selaku Inspektur Upacara di Lapangan Upacara Subditlatsatwa, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras Ditpolsatwa, perwakilan Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri, satu pleton aswasada beserta turangga (kuda), serta satu pleton pawang satwa K-9.

Sebanyak 72 personel bintara dinyatakan lulus dan hadir lengkap dalam penutupan diklat ini. Angka tersebut terbagi atas 36 personel Dikbangspes Bintara Pawang Satwa K-9 Pelacak Korban Bencana dan 36 personel Dikbangspes Bintara Aswasada.

Kombes Pol Dadiyo, S.I.K., menyatakan bahwa seluruh rangkaian pendidikan berjalan dengan baik, aman, dan lancar sesuai dengan rencana. Pelatihan intensif ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Polri dalam menunjang operasi kemanusiaan, khususnya mitigasi bencana alam dan pengamanan wilayah.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan sesi peragaan ketangkasan operasional satwa yang dipersembahkan langsung oleh para peserta didik di hadapan para undangan. (*)

Polisi Sahabat Petani, Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan Jagung dan Ingatkan Bahaya Aktifitas Layang-Layang

Polisi Sahabat Petani, Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan Jagung dan Ingatkan Bahaya Aktifitas Layang-Layang

KOTA BATU – Kepedulian terhadap keamanan dan keberlangsungan sektor pertanian terus ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir, Polsek Batu.

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang rutin dilaksanakan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir Aiptu Gatot Jarwanto hadir langsung di tengah para petani untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan himbauan terkait keamanan lingkungan pertanian.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan jagung manis milik Bapak Tri Agus yang berlokasi di Jl. Terusan Wilis No. 03 Rt 06 Rw 08, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jum’at (05/06/2026).

Lahan pertanian seluas kurang lebih 1.400 meter persegi tersebut saat ini ditanami jagung manis yang telah memasuki usia tanam sekitar dua bulan dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

Dalam suasana penuh keakraban, Aiptu Gatot Jarwanto berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai kondisi pertanian yang ada di wilayah tersebut.

Selain memantau perkembangan tanaman jagung, dirinya juga menyerap berbagai informasi dan keluhan yang dirasakan para petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah adanya aktifitas bermain layang-layang di sekitar area pertanian yang dinilai cukup mengganggu.

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, masih banyak anak-anak maupun warga yang bermain layang-layang di sekitar lahan pertanian.

Ketika layangan putus, tidak jarang mereka berlari masuk ke area tanaman untuk mengejar layangan yang jatuh tanpa memperhatikan tanaman yang sedang tumbuh.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian bagi para petani, terutama pada tanaman sayuran maupun jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan dan menjelang panen.

Tanaman yang terinjak atau rusak akibat aktifitas tersebut berpotensi mengurangi hasil panen dan berdampak pada pendapatan petani.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga area pertanian yang menjadi sumber penghidupan para petani. Bermain layang-layang merupakan aktifitas yang positif, namun hendaknya dilakukan di lokasi yang aman dan tidak berdekatan dengan lahan pertanian agar tidak merusak tanaman serta merugikan petani,” ujar Aiptu Gatot.

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga menjaga fasilitas dan aset masyarakat, termasuk lahan pertanian yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.

Aiptu Gatot juga mengingatkan agar masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan lahan pertanian di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Dengan meningkatnya kesadaran bersama, berbagai potensi gangguan yang dapat merugikan petani diharapkan dapat diminimalisir.

“Ketahanan pangan dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut menjaga dan mendukung para petani. Hal-hal kecil yang berpotensi merusak tanaman harus menjadi perhatian bersama agar hasil panen dapat maksimal dan kesejahteraan petani tetap terjaga,” tambahnya.

Kegiatan sambang yang dilakukan oleh Aiptu Gatot Jarwanto merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Melalui komunikasi yang baik antara petani dan aparat kepolisian, diharapkan berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan pertanian dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di Kota Batu.(*)

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Jagung

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Jagung

KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Punten Polsek Bumiaji, Aipda Puguh, yang melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis di Dusun Gempol, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jum’at (05/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Puguh mengunjungi lahan pertanian milik Bapak Rifai yang ditanami jagung manis dengan luas kurang lebih 400 meter persegi.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian warga menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap para petani yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Selain melakukan silaturahmi dan memantau perkembangan tanaman jagung, Aipda Puguh juga berdialog langsung dengan pemilik lahan guna mengetahui kondisi pertanian serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Suasana penuh keakraban terlihat saat petani dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi mengenai pola tanam, kebutuhan sarana pertanian, hingga peluang pengembangan komoditas jagung di wilayah Desa Punten.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Puguh memberikan himbauan kepada petani agar selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, maupun Polsek Bumiaji.

Menurutnya, sinergi yang baik antara petani dan instansi terkait sangat penting untuk mendukung keberhasilan sektor pertanian sekaligus mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin muncul di lapangan.

“Kami mengajak para petani untuk terus berkoordinasi dengan petugas PPL, Bhabinkamtibmas, maupun Polsek Bumiaji. Dengan komunikasi yang baik, setiap kendala yang dihadapi dapat segera dicari solusi bersama sehingga hasil pertanian dapat lebih maksimal,” ujar Aipda Puguh.

Lebih lanjut, Aipda Puguh juga menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan petani yang berminat mengembangkan budidaya jagung pipil.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi dalam pengadaan bibit jagung pipil guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Menurutnya, pengembangan komoditas jagung pipil memiliki prospek yang baik dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, Polri bersama pihak terkait berupaya hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar semakin tertarik memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.

“Apabila petani berencana menanam jagung pipil, kami siap membantu menjembatani kebutuhan bibit melalui koordinasi dengan pihak terkait. Harapannya, semakin banyak lahan produktif yang dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan sambang ini menjadi bukti bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra warga dalam mendukung pembangunan desa, termasuk di bidang pertanian.

Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian, Polsek Bumiaji terus mendorong terciptanya hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

Dengan komunikasi yang baik, dukungan sarana pertanian, serta pendampingan yang berkelanjutan, sektor pertanian di wilayah Desa Punten diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional.(*)

Sambang Petani, Bhabinkamtibmas Bendosari Serap Aspirasi Petani

Sambang Petani, Bhabinkamtibmas Bendosari Serap Aspirasi Petani

BATU, MALANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat desa, Bhabinkamtibmas Desa Bendosari, Aipda Ainul Heri, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada para petani yang sedang beraktifitas di lahan pertanian wilayah Dusun Cukal, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jum’at (05/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan humanis dan dialog langsung dengan para petani.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian disambut hangat oleh para petani yang sedang melakukan perawatan tanaman di lahan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Ainul Heri tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas di lingkungan pertanian, namun juga berdialog secara langsung dengan para petani untuk mengetahui berbagai kendala yang mereka hadapi selama proses bercocok tanam.

Mulai dari persoalan cuaca yang tidak menentu, serangan hama tanaman, hingga kebutuhan sarana pendukung pertanian menjadi topik pembahasan dalam kegiatan sambang tersebut.

Menurut Aipda Ainul Heri, komunikasi yang baik antara petani dan aparat kepolisian menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan rasa aman serta mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

“Kami hadir untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan para petani. Dengan komunikasi yang baik, berbagai permasalahan yang muncul di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama melalui koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Aipda Ainul Heri.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, Aipda Ainul Heri juga memberikan himbauan kepada para petani agar selalu menjaga keamanan lingkungan sekitar lahan pertanian serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu aktivitas pertanian.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan permasalahan yang memerlukan penanganan bersama.

Kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Melalui kunjungan ke lahan pertanian, diharapkan berbagai informasi dan permasalahan yang berkembang di tingkat bawah dapat segera diketahui sehingga langkah-langkah penyelesaian dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat agar setiap permasalahan yang dihadapi petani dapat tersampaikan dan mendapatkan perhatian bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan sambang ini, Polri terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pertanian.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petani dan aparat kepolisian, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, produktif, serta mampu mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pujon dan sekitarnya.(*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pencuri Komponen Panel TL di Surabaya

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pencuri Komponen Panel TL di Surabaya

SURABAYA – Kasus pencurian komponen traffic light (TL) yang menyebabkan lampu lalu lintas di Simpang Empat Jalan Karang Tembok, Surabaya, padam pada 10 Mei 2026 lalu akhirnya berhasil diungkap.

Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Semampir menangkap seorang pemuda berinisial DAF (23), warga Surabaya, yang diduga sebagai pelaku pencurian.

Kapolsek Semampir,Kompol Herry Iswanto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah petugas Sentral Informasi dan Traffic System (SITS) Dinas Perhubungan Kota Surabaya menerima sinyal alarm dari perangkat traffic light saat bertugas.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati boks panel traffic light dalam kondisi terbuka.

Setelah diperiksa, salah satu komponen penting di dalam panel diketahui hilang.

“Kami menerima laporan terkait hilangnya komponen traffic light tersebut dan langsung melakukan penyelidikan,” ujar Kompol Herry Iswanto, Jumat (5/6).

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi, Polisi mengidentifikasi seorang pria yang terekam berada di dekat boks panel traffic light mengenakan kaos hijau dan sarung.

Berbekal identitas yang berhasil dikantongi, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya di kawasan Wonokusumo Jaya, Surabaya.

“Tersangka berhasil kami amankan di rumahnya. Saat ini yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan padamnya traffic light di Simpang Empat Jalan Karang Tembok sempat viral di media sosial.

Gangguan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat terganggu sebelum akhirnya dilakukan perbaikan oleh petugas terkait. (*)

Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

KEDIRI KOTA – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Kediri Kota Polda Jatim menggelar kegiatan Wayang Karton Sarana Edukasi (Waton Sae) di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Kamis (4/6/26).

Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang dikemas secara menarik untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak melalui media seni pertunjukan.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa program Waton Sae merupakan inovasi edukasi yang memanfaatkan seni wayang karton sebagai media penyampaian pesan-pesan positif kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Menurut AKBP Anggi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kedekatan Polri dan Bhayangkari dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan bernilai edukatif.

“Wayang Karton Sarana Edukasi atau Waton Sae ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menyampaikan berbagai pesan positif yang penting bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Kapolres Kediri Kota menjelaskan, pertunjukan Waton Sae dibawakan langsung oleh Kapolsek Kota Polres Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, yang memiliki kemampuan khusus sebagai dalang.

Dengan kreativitas dan kemampuannya dalam memainkan berbagai karakter wayang karton, Kompol Bowo mampu menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai edukatif yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Melalui pertunjukan tersebut, berbagai materi edukasi disampaikan secara humanis dan interaktif.

Anak-anak diajak memahami bahaya penggunaan gawai atau gadget secara berlebihan, pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, cara memilih makanan yang baik untuk kesehatan, hingga berbagai nilai karakter positif seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Dengan konsep yang menghibur sekaligus mendidik, anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan tokoh-tokoh wayang karton yang dimainkan oleh Kompol Bowo Wicaksono.

Interaksi tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga pesan-pesan edukatif dapat tersampaikan secara efektif dan membekas dalam ingatan anak-anak.

Kapolres Kediri Kota berharap kegiatan Waton Sae dapat terus dikembangkan sebagai media edukasi kreatif yang mampu membangun karakter anak sejak dini sekaligus menjadi sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui momentum HKGB ke-74 ini, kami berharap kegiatan seperti Waton Sae dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, serta berkarakter,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengunjung.

Anak-anak tampak menikmati pertunjukan sambil menyerap berbagai pesan edukatif yang disampaikan dalam setiap adegan wayang karton.

Kehadiran Waton Sae menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026, sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kediri Kota dalam menghadirkan inovasi pelayanan dan edukasi yang dekat dengan masyarakat.

Melalui pendekatan yang kreatif, humanis, dan menghibur, Polres Kediri Kota berharap Wayang Karton Sarana Edukasi dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu