Polda Jatim Resmikan Pembangunan Faskes di 8 Rumah Sakit Bhayangkara

SURABAYA – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jatim resmikan pembangunan Fasilitas Kesehatan (Faskes) jajaran rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim, pada Rabu (23/11/2022) di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto bersama Kapusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana,di dampingi Kabid Dokkes dan Pejabat Utama Polda Jatim secara langsung meresmikan pembangunan faskes yang akan dibangun di 8 Rumah Sakit jajaran Bhayangkara Polda Jatim Jawa Timur.

Diantaranya, Biddokkes Polda Jatim, RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Bondowoso, RS Batu, RS Bhayangkara Nganjuk, RS Bhayangkara Lumajang, RS Bhayangkara Kediri, dan RS Bhayangkara Bojonegoro.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan fasilitas kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara jajaran Biddokkes Polda Jatim ini merupakan salah satu realisasi dari program Biddokkes dalam upaya meningkatkan kesehatan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP), Keluarga, dan masyarakat.

“Kita ketahui bersama, bahwa kesehatan merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sudah sepantasnya ditunjang oleh sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ucap Kapolda Jatim dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Toni Harmanto menegaskan, tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai merupakan salah satu faktor penunjang bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kinerja yang profesional.

“Sarana pertama dan utama dalam membantu memberikan layanan kesehatan kepada PNPP, keluarga dan masyarakat yang sesuai dengan fungsinya, salah satunya adalah pembangunan Faskes Biddokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara jajaran yang memadai,” tegas Kapolda Jatim.

“Oleh karena itu, dengan adanya sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai ini diharapkan dapat memberikan quick preson, baik dalam keadaan normal maupun darurat,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba, 36Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Diamankan

Surabaya – Polda Jatim berkolaborasi dengan Polrestabes Surabaya Surabaya, berhasil menggagalkan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 36 kilogram dan 15 ribu ekstasi dengan tersangka total tujuh orang yang diperkirakan berasal dari jaringan Internasional.

Dalam operasi yang berjalan kurang lebih dua bulan itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto mengatakan, anggota membekuk jaringan sindikat internasional asal negara Laos. Jenis sabu yang akan dikirim paket melalui Jakarta dengan tujuan Surabaya.

Sementara itu, Diresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Arie menambahkan, selama bulan November, jajaran Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap dua jaringan besar Narkoba.

Pertama, jaringan Indonesia- Malaysia dan juga barang ini berasal dari Cina, dengan kemasan hijau kemasan teh cina. “Narkoba itu bisa diamankan berdasarkan dari pendalaman di Jawa Timur hingga Sumatera Selatan,” sebut Kombes Pol Arie.

Dari Pendalaman tersebut, petugas akhirnya berhasil mengamankan barang bukti dan menangkap 2 orang tersangka dengan jumlah barang bukti 26 kilogram sabu dan ekstasi sebanyak 15056 butir.

Kedua, penangkapan terhadap jaringan Laos yang berdasarkan hasil pendalaman bahwa akan ada barang yang dikirim dari laos ke Indonesia, dimana barang tersebut didistribusi melalui Surabaya dan Jakarta.

Dari pengembangan ini, anggota berhasil mengamankan 5 orang tersangka dengan barang bukti 10 kilogram sabu-sabu. Untuk total sabu-sabu yang diamankan sebanyak 36 kilo dan ekstasi sebanyak 15056 butir.

Kombes Pol Ari menambahkan, pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan internasional Laos yang masuk di Indonesia.

Dari informasi tersebut pertugas melakukan penyelidikan dan kontrol delivery langsung dari tempat ekspedisi di Jakarta sekaligus tes keakutan barang bukti yang berada dalam kemasan kaleng yang dicurigai oleh polisi di lokasi transit tersebut.

“Anggota kemudian mengikuti alur barang yang akan dikirim ke dua sasaran lokasi yang berbeda selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku kurir atas nama HK dan Mr di pintu keluar parkiran Lippo Mall Kemang Jakarta Selatan,” imbuh Ari.

Dari tersangka HK dan MR polisi mengamankan 16 kantong plastik berisi serbuk putih kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat 5,120 gram.

Tidak berhenti sampai disitu kemudian polisi melakukan pengembangan lagi dengan membekuk pelaku A alias Idung, ES alias Ogi, MRI alias Mat di area Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap pemesan sabu tersebut.

“Yang mana apabila kita mengamankan atau menyita barang bukti sebanyak ini maka kita mampu mencegah peredaran gelap atau menyelamatkan masyarakat sebanyak 300.000 jiwa,” pungkasnya.

Food Truck Brimob Polri sediakan 18.000 paket makanan bagi pengungsi gempa Cianjur

 

Personel Brimob Polri terus berupaya membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat. Salah satu yang dilakukan adalah membentuk tenda dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan salah satu yang telah berjalan untuk dapur umum di Kampung Cariuk, Desa Mangungkerta, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur. Terdapat 6 dapur umum yang telah didirikan.

“Tim dari Brimob sudah membentuk dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan pangan para pengungsi, bentuknya food truck yang dalam satu kendaraan itu 5-10 personel,” ujar Dedi dalam keterangan resminya, Rabu (23/11).

Menurut Dedi, setiap food truck dapat memproduksi minimal 3.000 paket makanan. Sehingga, dalam satu hari itu minimal ada 18.000 paket makanan yang dibagikan.

“Diupayakan, pemenuhan kebutuhan para pengungsi korban gempa akan diberikan secara maksimal,” ucap Dedi.

Untuk diketahui, akibat gempa Cianjur pada Senin (21/11), sebanyak 58.362 orang mengungsi. Dari peristiwa itu juga 570 rumah rusak berat, 2.071 rumah rusak sedang, dan 12.641 unit rumah rusak ringan.

Tidak hanya pemenuhan kebutuhan saja, Polri juga mengerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari orang hilang yang berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berjumlah 151 orang. Dari jumlah tersebut, baru tujuh orang yang hingga kini ditemukan.

Tidak hanya itu, penggunaan alat berat juga sudah dilakukan. Koordinasi lintas sektoral antara pemerinta daerah, BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan pihak terkait lainnya terus dilakukan.

Cegah penularan XBB, Polres Batu gencarkan Vaksinasi

Polres Batu – Polres Batu gencar lakukan Vaksinasi covid-19 setiap hari, baik vaksin dosis 1, 2 dan 3 (booster), agar percepatan mencapai herd Immunity. Selain itu juga mengurangi risiko penularan covid-19. Vaksinasi massal ini dilakukan di Faskes tingkat 3 sidokkes Polres Batu Jl. AP III Katjoeng Permadi, Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (23/11/2022).

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Paur Kesehatan Ipda Heri menyampaikan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan vaksin, silahkan datang ke ‘Gerai Vaksin Presisi’ Polres Batu, setiap hari melayani vaksinasi berbagai dosis, hal ini agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan vaksin.

Ipda Heri menjelaskan bahwa ‘Gerai Vaksinasi Presisi’ ini merupakan langkah Polri mendukung program vaksinasi nasional untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity masyarakat.

“Vaksinasi dilakukan juga dalam rangka mengantisipasi Virus Corona varian Baru yaitu XBB yang mana tingkat penyebarannya 2 sampai 3 kali lipat lebih cepat dari varian sebelumnya ,” ujar Ipda Heri.

Kepada Masyarakat Kota Batu khususnya diharapkan dapat tetap mematuhi protokol kesehatan karena peningkatan Kasus yang disebabkan oleh varian baru virus corona, XBB .

“Selama kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar dan kondusif, Selama stok vaksin masih tersedia, kami siap melayani,” pungkasnya.

Tim Dokkes Polri Dikerahkan Bantu Korban Gempa di Cianjur, Ada Dokter hingga Ambulans

Tim dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri ikut diturunkan dalam penanganan bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Total sebanyak 54 personel Pusdokkes Polri berangkat ke lokasi gempa di Cianjur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim Pusdokkes Polri diterjunkan untuk membantu korban gempa di Cianjur.

“Tim Kesehatan dari Pusdokkes Polri dan Rumah Sakit Bhayangkara serta Dokkes Polda Jawa Barat pada hari Selasa, 22 November 2022 pukul 07.00 WIB berangkat tempat bencana gempa bumi di Cianjur,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/11/2022).

Dedi pun merinci 54 personel Tim Pusdokkes yang diterjunkan terdiri dari 14 personel berasal dari Pusdokkes Polri. Mereka yakni 7 dokter, 5 perawat dan petugas non medis sebanyak 2 personel.

Dari Rumah Sakit Bhayangkara sebanyak 10 personel yang diturunkan terdiri dari 4 dokter spesialis, 4 perawat dan 2 orang non medis.

“Dari Biddokkes Jawa Barat ada 21 personel yang terdiri dari 3 Dokter spesialis forensik, satu Dokter spesialis radiologi kedokteran gigi, 3 dokter umum, 3 perawat, 1 apoteker dan 9 orang non medis,” katanya.

Sedangkan dari RS Bhayangkara Setukpa diterjunkan 6 dokter umum, 8 perawat dan 4 tenaga non medis.

Selain personel, ada 10 ambulans yang dikerahkan untuk membantu penanganan korban serta 2 mobil double cabin dari Biddokes Polda Jawa Barat.

“Adapun nantinya akan dibangun posko kesehatan di Pendopo Kabupaten Cianjur sebagai pusat krisis, lalu di RS Bhayangkara Cianjur, RSUD Sayang Cianjur, RSUD Cimacan Cipanas dan beberapa titik lainnya berdasar kebutuhan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dedi menuturkan, tim Dokkes juga akan mengoptimalkan kamar operasi, memperbanyak daya tampung pasien dengan menambah tenda, menambah dokter spesialis orthopedi dan anak.

“Lalu melaksanakan kegiatan ke kantong-kantong pengungsian dan kunjungan layanan kesehatan, melakukan evakuasi pasien, melakukan koordinasi lanjutan ke BPBD dan Dinkes serta instansi terkait dan menginventarisasi kebutuhan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur dalam rangka penanganan korban,” katanya.

Polres Bondowoso Gelar Doa Bersama untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

BONDOWOSO – , Dengan adanya musibah gempa yang terjadi di Jawa Barat, Polres Bondowoso yang merupakan jajaran Polda Jatim menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam Cianjur.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Forpimka Kecamatan Tenggarang, MWC NU Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso di Polsek Tenggarang, kemarin Selasa (22/11/22).

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK yang hadir beserta PJU Polres Bondowoso, menyampaikan ucapan duka cita atas bencana alam gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022.

“Duka cita yang mendalam dari keluga besar Polres Purwakarta atas bencana gempa bumi dengan kekuatan 5,6 SR yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, kota Sukabumi, Bogor dan kota Bogor Jawa Barat,”ungkap AKBP Wimboko.

Kapolres Bondowoso mengajak semua warga masyarakat untuk berdoa,agar para korban jiwa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan baik itu iman maupun kesabaran, serta terhadap para korban luka semoga cepat diberi kesembuhan.

“Semoga para korban jiwa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan baik itu iman maupun kesabaran, serta terhadap para korban luka semoga cepat diberi kesembuhan. Aamiin,” ucap AKBP Wimboko.

Kapolres Bondowoso juga menyebut, duka Cianjur adalah duka bagi semua orang Indonesia. Dia berharap ada lebih banyak doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk menguatkan dan menegarkan kondisi mereka.

“Doa masyarakat Indonesia sangat penting. Jadikan ini sebagai momentum solidaritas kita kepada sesama. Saya yakin Allah SWT akan mencatat kebaikan doa kita semuanya. Sekali lagi saya menyampaikan duka yang sangat dalam,” tandas AKBP Wimboko.

Usai menggelar doa bersama, Kapolres Bondowoso melanjutkan kegiatan dengan bersilarahmi dengan para tokoh masyarakat dan Ulama yang hadir pada kegiatan tersebut.

“Sesuai program bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto dalam pemantaban Harkamtibmas,jadi kami Polres Bondowoso yang merupakan Polres jajaran dari Polda Jatim terus menjalin tali silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat,” pungkas AKBP Wimboko.

Hadir dalam kegiatan doa bersama tersebut Camat Tenggarang Rifky Hariyadi, S.STP, Kapolsek Tenggarang Kompol Iswahyudi, SH, Danramil Tenggarang Kapten Inf M. Nurdin, Ketua Rois Suriah MWC NU Kecamatan Tenggarang KH. Abdul Qodir, Ketua Tanfidiyah MWC NU Kecamatan Tenggarang K. Zainul Haq, Lurah dan Kades se Kecamatan Tenggarang, Ketua Banom MWC NU Kecamatan Tenggarang, dan Ketua Ranting NU se Kecamatan Tenggarang. (**)

Penguatan Pengawasan Personel, Polres Blitar Test Urine Dadakan

BLITAR – Dalam rangka penguatan pengawasan di internal personel, Polres Blitar yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim ini melakukan tes urine kepada anggota seluruh anggota Operasional.

Pelaksanaan tes urine dadakan ini dilakukan setelah apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Blitar,Polda Jatim untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang terjadi di lingkungan internal Polres Blitar.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.I.K. didampingi Wakapolres Blitar Kompol Roycke H.F. Betaubun S.I.P. S.I.K., usai test urine kemarin,Senin (21/11/22).

Adapun anggota yang di cek dari Fungsi Reskrim dan Fungsi Narkoba lebih tepatnya yang ada di bagian Operasional.

“Semua anggota Operasional Reskrim dan Narkoba mengikuti tes urine yang digelar pagi ini,” kata AKBP Adhitya Panji Anom.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres Blitar, pelaksanaan tes urine adalah bagian dari upaya mencegah penyalahhgunaan narkoba di lingkungan Polres Blitar.

“Saya berjanji akan menindak tegas, anggota yang dinyatakan positif narkoba,”tegas AKBP Panji Anom.

Kapolres Blitar juga menegaska, sebagai penegak hukum dan pengayom masyarakat seluruh anggota Polri harus bisa menjadi contoh yang baik.

“Untuk itu kami akan meningkatkan pengawasan di internal baik itu dibidang pelayanan public maupun secara personal dalam menjalankan tugas sehari – hari,”tegas Kapolres Blitar.

Rencananya secara keseluruhan anggota Polres Blitar dan jajaran kan melakukan tes urine secara bertahap. Adapun hasil dari tes urin ini ditambahkan Kapolres Blitar dari 20 personel yang melakukan tes urine, keseluruhannya dinyatakan negatif mengonsumsi obat-obat terlarang.

“Alhamdulillah hasilnya semua negatif, namun kami tetap waspada dan semoga tidak ada anggota yang terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba,”pungkas Kapolres Blitar. (*)

Polres Mojokerto Tetapkan Ayah Kandung Korban Pencabulan Anak Sebagai Tersangka

Mojokerto Tukang bangunan berinisial RAS (39) tega mencabuli dan memerkosa putri kandungnya sendiri yang baru berusia 10 tahun. Warga Kecamatan Trawas, Mojokerto ini berdalih melakukan perbuatan bejat itu lantaran tak dilayani istrinya.

RAS sehari-hari tinggal serumah bersama istri dan 2 anaknya di Kecamatan Trawas. Putri sulungnya kini berusia 10 tahun dan duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD). Sedangkan anak keduanya baru berusia 5 tahun.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Polda Jatim AKP Gondam Prienggondhani mengatakan RAS sudah berulang kali mencabuli dan menyetubuhi putri kandungnya. Perbuatan asusila itu terakhir kali dilakukan pelaku di salah satu kamar rumahnya pada Minggu (13/11/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Benar terjadi pencabulan dan persetuhuhan yang dilakukan bapak terhadap anak kandungnya. Hasil pemeriksaan, perbuatan itu dilakukan pelaku sejak korban usia 5 tahun atau masih TK, yakni sejak 2017,” kata Gondam kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Selasa (22/11/2022).

Jengah dengan perbuatan ayah kandungnya, korban akhirnya mengadu kepada ibunya. Sehingga ibu korban melapor ke Polres Mojokerto pada Selasa (15/11/2022). Polisi pun meringkus RAS di rumahnya setelah mengantongi alat bukti yang cukup.

Menurut Gondam, RAS tega mencabuli dan memerkosa putri sulungnya karena sakit hati dengan istrinya yang diduga berselingkuh. Selain itu, tukang bangunan ini juga tak pernah dilayani istrinya setiap ingin berhubungan suami istri.

“Kemudian pelaku melampiaskan kepada putrinya. Pelaku mengancam akan mencubit korban jika menolak,” terangnya.

Akibat perbuatannya, kini RAS harus mendekam di Rutan Polres Mojokerto. Ia dijerat dengan pasal 81 ayat (2) dan (3), serta pasal 82 ayat (1) dan (2) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara ditambah sepertiga karena pelaku orang tua kandung korban,” tegas Gondam. (*)

Sat Lantas Polres Batu Gencarkan POLBINDES

Kota Batu – Satlantas Polres Batu Polda Jatim melaksanakan program kegiatan Polantas Bina Desa (Polbindes) kali ini dengan sasaran Peternak Sapi dan Masyarakat di Pabrik Pengolahan Susu serta Petani Sayur dan Bunga, terkait dikmas lantas dan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bertempat di Desa Gunung Sari Kec. Bumiaji Kota Batu, (23/11/2022)

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Kasat Lantas AKP Lya Ambarwati mengatakan
Polbindes merupakan inovasi Ditlantas Polda Jatim berupa kegiatan memberikan pendidikan kepada masyarakat terkait kelalulintasan serta mensosialisasikan program unggulan pelayanan publik sat lantas polres Batu seperti SIM ON di Satpas polres Batu dan aplikasi MTC di samsat Batu untuk mempermudah pembuatan / perpanjangan SIM, pembayaran pajak dan untuk mencegah terjadinya kerumunan di tempat pelayanan


Personel Polbindes mengunjungi masyarakat di Desa untuk membantu mengingatkan kewajiban masyarakat tentang perpanjang SIM dan pajak kendaraan bermotor miliknya,” Kata AKP Lya.

Serta sosialisasi tentang adanya Etle yang berada di wilayah hukum Polres Batu yang saat ini ada beberapa titik Etle statis yang terpasang selain diberlakukan tilang secara elektronik juga ada Etle mobile yang mengcapture pelanggaran lalulintas,” Ungkap AKP Lya.


“Personel akan membantu memberikan penjelasan dan solusi bila ada keluhan tentang permasalahan yang berkaitan dengan lalu lintas, dan juga memberikan edukasi tentang kamseltibcarlantas,” tutur AKP Lya

Diharapkan dengan kehadiran Polbindes ini bisa menumbuhkan kesadaran hukum masyarakat sehingga tercipta keselamatan dalam berlalu lintas di masa wabah pandemi covid-19,” tutupnya.

Polres Batu Terjunkan Pamor Keris,Tekan merebaknya Subvarian Omicron XBB

Kota Batu – Kepolisian Resor Batu Polda Jatim bergabung bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP Serta Dishub Kota Batu terkait dalam Tim ‘Pamor Keris’. memperketat pengawasan penerapan Protokol kesehatan di Masyarakat di wilayah hukum Polres Batu. Selasa  (22/11/2022) Malam.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Kasat Samapta AKP Ma’ruf mengatakan
Guna mengantisipasi lonjakan Varian baru Subvarian Omicron XBB, Tim ‘Pamor Keris’ melaksanakan patroli dan razia penegakkan Protokol kesehatan serta bagi masker dengan sasaran ke sejumlah tempat keramaian, rumah makan, area pedagang kaki lima dan pusat-pusat perbelanjaan serta tempat-tempat wisata yang berada di Kota Batu

Mengingat kasus Covid 19 di Kota Batu belakangan ini kembali meningkat, Personel Tim ‘Pamor Keris’ mendatangi, memberikan teguran dan juga bagi-bagi masker secara gratis, ujar AKP Ma’arif

“Terlebih dengan adanya varian baru dari Covid-19 yaitu Subvarian Omicron XBB, kita sampaikan imbauan Prokes kepada warga masyarakat sehingga tidak sampai terjadi peningkatan jumlah kasus yang terpapar Covid-19,” ujar Kasat Samapta Polres Batu, AKP Ma’ruf.

Patroli ini dikandung maksud untuk memantau penerapan Protokol kesehatan di tempat-tempat kerumunan warga masyarakat, baik di pusat pertokoan, fasilitas umum, Termasuk pengecekan aplikasi Peduli Lindungi.

“Iya, Kami melaksanakan patroli gabungan dalam Tim ‘Pamor Keris’ (Patroli Motor Penegakkan Protokol Kesehatan di Masyarakat) untuk memantau Prokes apakah sudah dijalankan,” ujar Ma’ruf.

Selama pemantauan, Tim ‘Pamor Keris’ melaksanakan patroli masih mendapatkan beberapa warga masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Kota Batu masih ada yang menggunakan masker tidak sesuai peruntukannya, hanya sekedar menempel di wajah. Ucapnya.

 

“Kami berikan teguran bagi mereka yang tidak menggunakan masker atau yang menggunakan masker akan tetapi tidak sesuai peruntukannya, kami kedepankan edukasi dan sosialisasi secara humanis dan profesional” lanjut Ma’ruf.

“Semua yang kami lakukan ini adalah salah satu bentuk ikhtiar, semoga dengan adanya kegiatan patroli gabungan dalam Tim’ Pamor Keris’, bisa menekan lajunya penyebaran Covid-19 Subvarian Omicron XBB,” pungkasnya. (**)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu