Kapolda Jatim Berikan Pembekalan, Bentuk Karakter Siswa Diktuk Bintara Baru

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto bersama Pejabat Utama Polda Jatim memberikan pembekalan kepada siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri gelombang II Tahun Anggaran 2022 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Mojokerto. Senin (19/12/2022).

Sebanyak 638 siswa Diktuk Bintara secara langsung mendapat pembekalan tentang wawasan kebangsaan, serta pedoman dalam menjadi anggota Polri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto bersama Pejabat Utama Polda Jatim.

Selain itu, Kapolda Jatim Juga menekankan kepada seluruh siswa Diktuk Bintara di SPN Mojokerto ini, untuk selalu memperkuat pondasi dasar karakter, diantaranya adalah Iman, Amal dan Ilmu.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Jatim menekankan agar para siswa berpegang teguh dan amalkan, nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

“Saya selalu mengatakan sesuatu dalam penugasan apapun bahkan tidak hanya menjadi anggota Polri, ini yang menjadi pondasi dasar karakter yang harus terus terjaga, bahkan siapapun anda, orang sipil pun juga semuanya berangkat dari pondasi dasar karakter yang memang harus terbentuk, Apalagi anda nanti sebagai anggota Polri yang tugasnya nanti lambat laun itu akan juga terus beradaptasi dengan masyarakat,” tutur Kapolda Jatim.

Selain itu, Kapolda Jatim juga mengatakan perlunya suatu ketahanan iman yang memang akan terus terjaga, sehingga para bintara baru dapat terhindar dari perbuatan negatif yang dapat merugikan institusi Polri.

“Saya berulang-ulang mengatakan Iman ini, kalau sudah Iman apalagi dengan ketakwaan lagi, menjalankan ibadah kita, ini ibarat satu kendaraan yang memiliki rem, itu akan memberikan signal pada kita, memberikan alat kepada kita, kalau kita akan melakukan suatu pelanggaran dan iman ini harus di pelihara,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga meminta kepada siswa dan seluruh pendidik, agar pada saat azan berkumandang meluangkan waktu dan menghentikan aktivitas.

“Khusus yang beragama Islam anda harus beribadah melakukan sholat,” pesan Kapolda Jatim.

Ia menambahkan menjadi seorang anggota Polri nantinya itu harus ada amal, yaitu apa yang dilakukan sehari-hari menjadi suatu kebaikan, tidak harus berupa uang atau harta benda, nasihat seperti ini juga sebagai amal.

“Amal itu ada berbagai macam bentuk, dengan amal ini nanti anda kemudian diberi tugas di tengah-tengah masyarakat ya amalnya adalah berbuat satu kebaikan kemaslahatan kemanfaatan buat masyarakat, yakinkan betul tiada hari tanpa amal kebajikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kapolda juga mengatakan untuk tidak berhenti menuntut ilmu, masih banyak waktu dan kesempatan untuk menggapai impian setinggi-tingginya.

“Kalo dalam islam belajarlah sampai ke negeri cina. Kenapa Al – Quran mengatakan itu, makanya kalau dalam prakteknya juga berarti artinya setiap manusia dituntut untuk belajar sampai kapan pun untuk menuntut ilmu, dengan ilmu anda akan menjadi pandai, anda akan menjadi profesional di bidang itu,” tandasnya.

Menurut Kapolda Jatim, ilmu ini juga akan menaikkan derajat, termasuk juga dengan iman dan amal.

“Anda tidak harus berhenti menjadi anggota bintara saja, anda harus punya cita-cita yang tinggi untuk bisa menjadi perwira bahkan perwira yang tinggi,” pungkas Kapolda dalam pembekalan terhadap Diktuk Bintara Polri.

Diharapkan dengan pembekalan yang di sampaikan oleh Kapolda Jatim ini dapat dilakukan khususnya kepada para Bintara Polri yang baru, sehingga dapat mengemban amanah tugas-tugas Kepolisian. (*)

Kesiapan Polri Agar Perayaan Natal dan Tahun Baru Berjalan Aman dan Tak Ada Gangguan

Polri akan menggelar Operasi Lilin guna mengamankan perayaan natal 2022 dan tahun baru 2023. Operasi yang digelar seluruh Indonesia ini akan berlangsung mulai tanggal 22 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, kurang lebih sebanyak 102 ribu personel Polri dilibatkan dalam operasi ini. Selain itu, nantinya juga ada perbantuan dari TNI, Kementerian Kesehatan, Dishub, Jasa Marga dan Kementerian serta Lembaga terkait lainnya.

Adapun sasaran pengamanan dalam operasi ini yakni sebanyak 52.636 lokasi yang terdiri dari 41.702 gereja, 711 terminal, 653 pelabuhan, 206 bandara, 256 stasiun kereta api, 3.693 pasar dan pusat perbelanjaan, 3.709 objek wisata dan 1.706 lokasi perayaan malam pergantian tahun.

“Polri akan mendirikan pos pengamanan (pospam) sebanyak 1.868, pos pelayanan (posyan) sebanyak 776, dan pos terpadu sebanyak 70,” kata Dedi saat apel kesiapan Satgas Humas dalam rangka Operasi Lilin 2022 di Jakarta, Senin (19/12/2022).

Pada prinsipnya, kata Dedi, Polri bersama Kementerian dan Lembaga sudah siap melaksanakan Operasi Lilin. Rapat terpadu antar Kementerian dan Lembaga sudah dilakukan.

Pada hari ini juga digelar rapat teknis di Korlantas Polri untuk memadukan komunikasi, cara bertindak, dan hal lain di lapangan, sehingga pada saat pelaksanaan Operasi Lilin, arus mudik dan balik semuanya dilaksanakan dengan aman, lancar dan mengutamakan keselamatan.

Tak hanya mengamankan jalur dan objek, Dedi menambahkan Polri juga melakukan pencegahan terhadap aksi teror. Dimana Densus 88 Antiteror Polri sudah melaksanakan langkah preventif strike di beberapa wilayah.

“Densus 88 melaksanakan operasi preventif strike di Sumatera dan mengamankan 11 terduga teroris,” katanya.

Ia pun meminta masyarakat tetap tenang dan meyakinkan bahwa polri bersama unsur terkait lainnya akan berusaha semaksimal mungkin mengamankan kegiatan masyarakat dalam perayaan natal dan tahun baru.

“Kita juga mohon dukungan masyarakat bersama-sama mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi di dalam perayaan natal dan tahun baru,” katanya.

Terkait dengan penyebaran Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Indonesia, ia meminta masyarakat tetap mewaspadai dengan selalu menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan kegiatan baik di dalam maupun di luar ruangan.

Pihak Polri, TNI serta Pemda juga akan terus memaksimalkan sosisalisasi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas di luar rumah.

Dedi menuturkan, Kapolri juga sudah memerintahkan jajaran Kapolda dan Kapolres melakukan asesmen level kesehatan dan pengamanan. Hal ini menjadi penting untuk mencegah adanya kerumunan masyarakat yang bisa menyebabkan masalah kesehatan dan keamanan.

“Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang bisa menyebabkan jatuhnya korban. Standar pengamanan sudah ditentukan pak As Ops. Kapasitas ruangan yang digunakan berapa luasnya, kemudian jumlah maksimalnya berapa, harus ditentukan jalur escape-nya dan semuanya betul-betul dipersiapkan dengan matang. Setiap kegiatan pengamanan ini harus ada rencana pengamanan secara detail,” katanya.

Kalemdiklat: Polri Akan Berikan Pelayanan Terbaik dan Kepedulian untuk Disabilitas

Kalemdiklat: Polri Akan Berikan Pelayanan Terbaik dan Kepedulian untuk Disabilitas

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel menegaskan, Polri akan terus menunjukan kepeduliannya memberikan pelayanan terbaik dan perlindungan kepada kelompok-kelompok rentan, salah satunya kelompok disabilitas.

Hal ini ia ungkapkan saat menghadiri acara Police Art Festival yang digelar hari ini, Sabtu (17/12/2022) di Taman Ismail Marzuki (TIM).

“Polri kembali menggelar kegiatan yang menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok rentan, salah satunya kelompok disabilitas,” kata Rycko.

Rycko menuturkan, kegiatan Police Art Festival merupakan kelanjutan daripada kegiatan yang telah dilaksanakan tahun lalu tahun lalu. Dalam festival ini, para disabilitas juga diberikan ruang untuk berekspresi dan menunjukan kreativitas dalam bidang seni.

“Polri juga memberikan ruang memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada kelompok disabilitas untuk berekspresi dan menunjukkan kreativitas dalam bidang seni,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Police Art Festival adalah kolaborasi antara Polri dan Tempo dalam rangka memberikan ruang dan sarana bagi publik sesuai dengan perintah Kapolri.

“Perintah beliau (Kapolri), Polri harus selalu mendengar apa yang menjadi masukan saran kritik dari masyarakat. Jadi ini tindaklanjut dari lomba mural tahun lalu memberikan ekspresi ke masyarakat untuk menuangkan apa yang menjadi saran, masukan dan kritik kepada Polri,” ujarnya.

Tak hanya gelaran Police Art Festival, Dedi menyampaikan Polri juga telah menggelar beberapa acara yang dimaksudkan untuk publik bisa memberikan masukan dan kritikan terhadap Polri. Mulai dari lomba blog, vlog, festival musik hingga lomba menulis surat untuk Kapolri.

“Kita buat festival musik jalanan memberi ruang bagi pemusik jalanan memberikan masukan. Kita buat lomba blog, vlog, tulis surat ke Kapolri. Ini salah satu bentuk Kapolri memberikan ruang publik untuk memberi masukan kepada Polri,” ujarnya.

Pada tahun ini, kata Dedi, Polri menggandeng kelompok disabilitas juga agar publik mengetahui bahwa Polri ingin mewujudkan lingkungan yang ramah terhadap disabilitas dan memberi ruang bagi disabilitas juga ikut memberikan masukan untuk Polri.

Tak hanya ditunjukan dalam bentuk festival ini, Dedi menuturkan, Kapolri juga telah memerintahkan Polsek hingga Mabes Polri agar dalam setiap pelayanan kepada masyarakat harus menerapkan lingkungan ramah untuk kelompok disabilitas.

“Salah satunya dengan menyediakan kursi roda, dan jalur disabilitas. Itu menjadi SOP di dalam pelayanan di Polri,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Dedi, pelayanan terhadap disabilitas juga sudah menjadi bahan ajaran Polri yang diajarkan kepada seluruh anggota Polri baik dari level tamtama hingga perwira.

“Hal ini dilakukan agar betul-betul Polri dekat dengan masyarakat dan melayani masyarakat kita yang disabilitas,” ujarnya.

Lewat Police Art Festival, Polri Ingin Wujudkan Lingkungan Ramah Disabilitas dan Buka Ruang Kritik

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022 di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2022). Kegiatan digelar sebagai wujud kepedulian Polri terhadap para seniman dan memperingati Hari Disabilitas Internasional lantaran ada peserta dari kaum disabilitas.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, peserta Police Art Festival awalnya kurang lebih ada 100 orang dari 34 provinsi. Setelah 34 provinsi juga menyelenggarakan Police Art Festival di tiap-tiap daerah kemudian hasilnya dikirim ke Tim Tempo dan Mabes Polri untuk dikurasi dari 34 provinsi dan dipilih 10 provinsi yang mewakili untuk hadir di Police Art Festival di Jakarta.

Selain perwakilan daerah, Police Art Festival ini melibatkan anak-anak Sekolah Luar Biasa atau SLB dari mulai tingkat SD, SMP sampai dengan tingkat SMA dan juga para pelukis jalanan.

“Kami berikan anak-anak di sini untuk dapat mengekspresikan dari sisi perspektif budaya tentang Kepolisian. Ada yang berupa saran kritik dan juga bagaimana sisi humanis Polri yang ramah terhadap disabilitas di sini juga digambarkan oleh para peserta,” kata Dedi.

Ia pun berharap penyelenggaran Police Art Festival berikutnya lebih meriah dengan melibatkan banyak pihak dan komunitas. Dengan semakin banyak unsur yang terlibat, ia ingin makin banyak perspektif atau pandangan tentang Polri agar lebih baik.

“Kami membuka ruang kepada masyarakat atau publik untuk bisa mengkritisi Polri karena Polri adalah milik masyarakat dan Polri ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dari pengamatannya dalam Police Art Festival 2022, ia menyebut antusiasnya sangat luar biasa. Para peserta diberikan kebebasan dalam berekspresi melalui karya seni.

Dedi pun melanjutkan dirinya terkesan lantaran banyak peserta yang menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terbuka dan tak menutup diri dari berbagai kritik dalam karya seni yang dibuatnya.

“Beliau (Kapolri) tidak segan-segan untuk membuka ruang dialog dan beliau sangat terbuka bahwa Polri diperintahkan oleh beliau tidak boleh menutup diri. Orang harus terbuka, harus siap menerima saran masukan dan kritikan dari semua masyarakat dan itu juga diperintahkan langsung karena ini merupakan masukan dari masyarakat juga harus bisa diterapkan di kepolisian. Hampir sebagian besar semua menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit,” ucapnya.

Terkait peran Polri dalam mewujudkan lingkungan ramah untuk disabilitas, ia mengatakan, saat Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri sudah memerintahkan seluruh sentra pelayanan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri harus ramah untuk disabilitas.

“Sebagai contoh yang paling mudah yang di implementasikan oleh seluruh Polri jajaran Polda Mabes Polri harus ada kursi roda. Hal tersebut merupakan wujud Kepedulian Kapolri bahwa seluruh staf lain kepolisian harus ramah terhadap disabilitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli mengatakan, Police Ary Festival merupakan sebuah sinergi yang baik antara Polri, Tempo Media Group dan masyarakat.

Adapun inti kegiatan Police Art Festival adalah mengapresiasi karya seni para seniman dan kaum disabilitas bersama-sama.

“Jadi jika dapat dilihat gambar-gambar yang mengharukan sekali di mana mereka mengapresiasi Kepolisian dalam melindungi kelompok kelompok rentan dalam hal ini adalah difabel,” ucapnya.

Lewat Police Art Festival, Polri Ingin Wujudkan Lingkungan Ramah Disabilitas dan Buka Ruang Kritik

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022 di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2022). Kegiatan digelar sebagai wujud kepedulian Polri terhadap para seniman dan memperingati Hari Disabilitas Internasional lantaran ada peserta dari kaum disabilitas.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, peserta Police Art Festival awalnya kurang lebih ada 100 orang dari 34 provinsi. Setelah 34 provinsi juga menyelenggarakan Police Art Festival di tiap-tiap daerah kemudian hasilnya dikirim ke Tim Tempo dan Mabes Polri untuk dikurasi dari 34 provinsi dan dipilih 10 provinsi yang mewakili untuk hadir di Police Art Festival di Jakarta.

Selain perwakilan daerah, Police Art Festival ini melibatkan anak-anak Sekolah Luar Biasa atau SLB dari mulai tingkat SD, SMP sampai dengan tingkat SMA dan juga para pelukis jalanan.

“Kami berikan anak-anak di sini untuk dapat mengekspresikan dari sisi perspektif budaya tentang Kepolisian. Ada yang berupa saran kritik dan juga bagaimana sisi humanis Polri yang ramah terhadap disabilitas di sini juga digambarkan oleh para peserta,” kata Dedi.

Ia pun berharap penyelenggaran Police Art Festival berikutnya lebih meriah dengan melibatkan banyak pihak dan komunitas. Dengan semakin banyak unsur yang terlibat, ia ingin makin banyak perspektif atau pandangan tentang Polri agar lebih baik.

“Kami membuka ruang kepada masyarakat atau publik untuk bisa mengkritisi Polri karena Polri adalah milik masyarakat dan Polri ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dari pengamatannya dalam Police Art Festival 2022, ia menyebut antusiasnya sangat luar biasa. Para peserta diberikan kebebasan dalam berekspresi melalui karya seni.

Dedi pun melanjutkan dirinya terkesan lantaran banyak peserta yang menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terbuka dan tak menutup diri dari berbagai kritik dalam karya seni yang dibuatnya.

“Beliau (Kapolri) tidak segan-segan untuk membuka ruang dialog dan beliau sangat terbuka bahwa Polri diperintahkan oleh beliau tidak boleh menutup diri. Orang harus terbuka, harus siap menerima saran masukan dan kritikan dari semua masyarakat dan itu juga diperintahkan langsung karena ini merupakan masukan dari masyarakat juga harus bisa diterapkan di kepolisian. Hampir sebagian besar semua menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit,” ucapnya.

Terkait peran Polri dalam mewujudkan lingkungan ramah untuk disabilitas, ia mengatakan, saat Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri sudah memerintahkan seluruh sentra pelayanan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri harus ramah untuk disabilitas.

“Sebagai contoh yang paling mudah yang di implementasikan oleh seluruh Polri jajaran Polda Mabes Polri harus ada kursi roda. Hal tersebut merupakan wujud Kepedulian Kapolri bahwa seluruh staf lain kepolisian harus ramah terhadap disabilitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli mengatakan, Police Ary Festival merupakan sebuah sinergi yang baik antara Polri, Tempo Media Group dan masyarakat.

Adapun inti kegiatan Police Art Festival adalah mengapresiasi karya seni para seniman dan kaum disabilitas bersama-sama.

“Jadi jika dapat dilihat gambar-gambar yang mengharukan sekali di mana mereka mengapresiasi Kepolisian dalam melindungi kelompok kelompok rentan dalam hal ini adalah difabel,” ucapnya.

Kalemdiklat Polri Hadiri Penutupan Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022

SURABAYA – Pelaksanaan Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022 selama tujuh hari mulai tanggal 9-16 Desember 2022 dengan peserta Diklat sebanyak 476 orang terdiri dari Maba TNI 356 orang, Siswa Polri 100 orang Maba Kowal 20 orang resmi dinyatakan selesai.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel memimpin Pelaksanaan Upacara Penutupan Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022 tersebut pada Jumat (16/12/2022) di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal Surabaya.

Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, menjelaskan, bersama sama dengan Polri melaksanakan pendidikan integrasi pada seluruh peserta anak didik.

“Kami mohon bantuan aparatur pemerintah daerah pada para tokoh, terutama pada tokoh agama untuk sama sama memberikan dorongan, memberikan penguatan kepada peserta didik TNI dan Polri,” ungkapnya.

“Tugas yang mereka emban di samping tidak ringan juga merupakan tugas yang sangat mulia. Yaitu menjaga keutuhan negeri kita yang sangat majemuk ini,” kata Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Ia menegaskan, kemajemukan itu merupakan keniscayaan daripada negeri ini, negeri kebangsaan, negeri yang dibangun dari berbagai perbedaan.

“Dan kita pahami perbedaan itu memiliki potensi konflik,” tutur Komjen Pol Rycko.

Ia juga meminta untuk mengelola Perbedaan dengan baik. Jika diibaratkan kemajemukan itu sebagai sebuah mozaik, lanjut Komjen Pol Rycko maka mozaik ini apabila disatukan akan menjadi indah.

“Keindahan daripada berbagai perbedaan mozaik itu harus diikat dengan bingkai yang kuat dengan perekat yang kuat dan perekat itu TNI dan Polri,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan Perbedaan harus ada alat, harus ada organ yang diberi kepercayaan untuk menjaga perbedaan itu. Untuk menjadi perekatnya untuk menjadi bingkainya.

Oleh karena itu bingkainya tidak boleh pecah, tidak boleh retak apalagi mudah dipecah bela, mudah diadu domba.

“Kita pasti bisa menjaga negeri kita yang baik ini, negeri kita yang kita cintai secara bersama sama. Tolong kami diingatkan, anak anak kami diingatkan kami terus diberikan bimbingan melalui ajaran agama yang baik untuk mencintai negerinya dan rakyatnya,” tutup dia.

Usai upacara ditandai dengan penanggalan tanda peserta Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022 oleh Kalemdiklat Polri secara simbolis.

Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan yel-yel oleh peserta Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022. Yel-yel tersebut menunjukkan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara TNI Polri dalam menjaga keutuhan NKRI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo,, Dankakodiklatal, Wadankodiklatal, PJU Lemdiklat Polri, Seklem AAL, Kapoksahli Koarmada II, Aspers Kasdam V/Brawijaya, PJU Kodiklatal, PJU Polda Jatim, PB SDM Prov. Jatim, Wadanpasmar 2, Aspotmar Lantamal V, Kadisops Danlanud Muldjono, Kapolres Pelabuhan Tj. Perak, Ketua PGI Jatim, Ketua Walubi Jatim, PBNU Jatim serta PDHI Jatim. (*)

Jemput Bola, Mobil SKCK Keliling Polres Bojonegoro Layani Warga ke Pelosok Desa

Bojonegoro – Ibarat jemput bola, begitulah mobil Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Keliling Polres Bojonegoro Polda Jatim melayani masyarakat lebih dekat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, SH, SIK, M.Si melalui Kasat Intelkam, AKP Hufron Nurrochim saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan mobil SKCK keliling yang telah dilaunching ini guna melayani kebutuhan masyarakat dalam pembuatan SKCK bersistem online akan lebih mudah dan lebih cepat.

“Pengurusan SKCK bersistem online akan lebih mudah dan lebih cepat melalui pelayanan ini,” ujar AKP Hufron,Senin (12/12/22).

Ia menambahkan, Polres Bojonegoro Polda Jatim mefasilitasi mobil operasional SKCK Keliling ini agar dapat melayani masyarakat di wilayah pelosok pedesaan lebih cepat dan mudah tanpa harus datang ke kantor Polisi.

“Keberadaan mobil SKCK keliling ini mampu menjangkau pelosok-pelosok desa dan pusat keramaian, serta melayani setiap hari di titik-titik lokasi yang sudah ditentukan,” jelas
AKP Hufron.

“Ini wujud komitmen Polres Bojonegoro dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang menjangkau hingga pelosok daerah ataupun pedesaan,” ujar Hufron.

Ia juga berharap, masyarakat dapat memanfaatkan upaya pelayanan Polres Bojonegoro Polda Jatim ini khususnya dalam pengurusan SKCK.

“Harapannya masyarakat dalam pengurusan SKCK keliling ini dapat merasa terlayani dengan baik dan punya efisiensi waktu pengurusan yang lebih cepat,” pungkasnya. (Hms19)

Silaturahmi ke Kantor Jawa Pos, Kapolda Jatim Ungkap Pentingnya Kolaborasi Polri Bersama Media

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Toni Harmanto, MH didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto dan beberapa Pejabat Utama Polda Jatim yang lain bersilaturahmi di kantor Jawa Pos Group Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (12/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim Irjen Toni menyampaikan pentingnya kolaborasi antara institusi Polri dengan media.

“Polri perlu media untuk mempublikasi hal positif, yang memang diharapkan bisa menjawab isu – isu yang sedang kita hadapi,”ungkap Irjen Toni di Graha Pena Surabaya.

Pihaknya menyebutkan kolaborasi dapat berupa menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait apa yang menjadi visi misi Polri termasuk informasi pelayanan masyarakat oleh institusi Kepolisian.

“Contoh kita diskusi masalah-masalah pelanggaran lalu lintas, penyebab kecelakaan yang tentunya menjadi bahasan, yang menjadikan edukasi masyarakat,”terang Irjen Toni.

Lebih lanjut, Irjen Pol Toni Harmanto juga menjelaskan, pentingnya sosialisasi kepada masyarakat tentang keselamatan berlalulintas, agar dapat mengurangi angka kematian laka lantas di Jatim.

“Ini menjadi salah satu cara, pendidikan berlalu lintas penyebab kecelakaan, tentunya kita lihat dulu ya cluster siapa yang harus kita tuju edukasi ini, apakah nanti kepada pengendaranya, atau faktor kendaraan atau faktor alam cuaca dan sebagaianya seperti itu,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

Optimalisasi Kinerja, Kapolres Jombang Distribusikan Perlengkapan Bhabinkamtibmas

Jombang Guna meningkatkan kinerja, Kapolres Jombang Polda Jatim Ajun Komisaris Polisi Besar (AKBP) Moh. Nurhidayat mendistribusikan Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) Bhabinkamtibmas serta pengecekan sikap tampang yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres Jombang, Senin (12/12/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut yakni para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran beserta anggota Satbinmas dan para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Jombang.

Perlengkapan Perorangan Lapangan yang merupakan droping dari Mabes Polri itu terdiri dari berbagai macam perlengkapan yakni Jaket, Rompi, Jas hujan dan Ransel.

“Esensi pembagian perlengkapan ini sebagai bentuk dukungan organisasi terhadap kinerja anggota,” kata AKBP Nurhidayat.

Ia mengingatkan agar pelengkapan yang sudah diberikan tersebut digunakan dan dijaga sehingga berfungsi maksimal. Serta meminta setiap personel Bhabinkamtimbas harus menyadari betul tentang betapa pentingnya keberadaan Bhabinkamtimbas di tengah-tengah luasnya masyarakat.

“Personel Bhabinkamtibmas minimal harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang meliputi Kepolisian Tugas Umum, Intelijen Dasar dan Deteksi Dini, Negosiasi, Mediasi, Komunikasi Sosial dan Pemecahan Masalah Sosial,” terangnya.

Kapolres mengatakan Pimpinan Polri terus mengoptimalkan sumber daya untuk mendukung Personel Bhabinkamtibmas dengan meningkatkan anggaran operasional dan meningkatkan Sarpras pendukung.

Pendistribusian material perlengkapan Bhabinkamtibmas merupakan bukti nyata bahwa Pimpinan Polri sungguh-sungguh mendukung kinerja Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan tugas.

Alumni Akpol tahun 2002 ini juga berpesan kepada para Bhabinkamtibmas agar menjadi polisi yang humanis dan dapat meningkatkan nama baik Polri pada umumnya dan Polres Jombang khususnya.

“Jangan lelah untuk selalu turun ke masyarakat, untuk mengetahui apa yang menjadi masalah dan keinginan masyarakat terhadap Polri maupun ke pemerintah serta duduk bersama untuk mencarikan solusinya,” kata AKBP Nurhidayat.

Kapolresta Sidoarjo Salurkan Taliasih dan Bantuan Sepeda untuk Anak Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

TULUNGAGUNG – Kapolresta Sidoarjo Polda Jatim Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro , S.H., SIK, bersama rombongan PJU Polresta Sidoarjo mendatangi ruma duka Aipda Anumerta Andik purwanto, Sabtu (10/12/2022).

Kedatangan Kapolresta Sidoarjo kali ini guna untuk menyerahkan tali asih dan bantuan sepeda untuk kedua Putra almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto yaitu Muhammad Arkhan Adyasta (9th) dan harapan Abrisam Multazam (3th).

Kegiatan penyerahan tali asih dan bantuan sepeda ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 Desember 2022 sekitar pukul 19.00 Wib, bertempat di rumah duka Aipda Anumerta Andik purwanto.

Aipda Anumerta Andik adalah salah satu dari dua anggota Polisi yang gugur saat melaksanakan tugas pengamanan di Stadion Kanjuruhan.

Saat berkunjung ke rumah keluarga Aipda Anumerta Andik, rombongan Kapolresta sidoarjo juga didampingi oleh Kabag SDM polres Tulungagung KOMPOL Sucipto, SH yang mewakili Kapolres Tulungagung.

“Kami dari Polresta Sidoarjo ber Empati untuk menyerahkan bantuan taliasih dan bantuan sepeda kepada 2 orang anak korban insiden Kanjuruhan almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto”.

Pamen Polri yang hobi dengan motor vespa ini menambahkan, pemberian taliasih dan sepeda ini diberikan kepada kedua anak Aipda Anumerta Andik purwanto

“Dalam hal ini, Polresta Sidoarjo berempati untuk keluarga almarhum, semoga anak istri almarhum diberikan ketabahan dan kesabaran,”pungkas Kombes Kusumo Wahyu Bintoro , S.H., SIK

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu