Peringati HKN ke 57, Kabid Dokkes Polda Jatim Dapat Penghargaan

Peringati HKN ke 57, Kabid Dokkes Polda Jatim Dapat Penghargaan

Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 Tahun 2021, yang berlangsung di Ballroom Ayola Hotel, Mojokerto pada Senin (13/12/2021). Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim bersama pemerintah daerah lain, mendapat penghargaan dari pemerintah provinsi Jawa Timur, atas upayanya dalam menangani Pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, seluruh penghargaan tersebut, merupakan sebuah bentuk reminder. Bahwa dalam upaya penanganan covid-19 di Jatim adalah sebuah kerjasama yang kuat.

“Kita bisa sampai diposisi sekarang adalah hasil dari strong partnership kita semua,” tandaanya.

Adapun Penanganan Covid-19 terbaik di Provinsi Jatim kategori Pemerintah daerah diberikan kepada Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Mojokerto dan Kabupaten Lamongan.

Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik di Jatim terdiri dari beberapa kategori. Untuk kategori Tim Penanganan Covid-19 bidang kesehatan diberikan kepada Ketua Gugus Kuratif Satgas Penanganan covid-19 Jatim Dr. Joni Wahyuadi, Ketua Gugus Tugas Tracing Satgas Penanganan covid-19 Jatim dr. Kohar Hari Santoso, Ketua Gugus Tugas Vaksinasi Satgas Penangan Covid-19 Jatim Dr. Herlin Ferliana, Ketua Gugus Tugas Logistik Satgas Penangan Covid-19 Jatim Suban Wahyudiono, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim dr. Erwinn Zainul Hakim.

Sedangkan untuk kategori TNI diberikan penghargaan kepada Kodim Banyuwangi, Kodim Lamongan, Kodim Situbondo.

Untuk Kategori Polri diberikan penghargaan kepada Polrestabes Surabaya, Polres Tuban, Polres Situbondo.

Selanjutnya, untuk kategori RS Rujukan Kelas A diberikan kepada RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Saiful Anwar Kota Malang, RSPAL Dr Ramelan Kota Surabaya. Untuk RS Rujukan Kelas B diberikan kepada RS Universitas Airlangga, RSUD Sidoarjo, RS TK.II dr. Soepraoen Kota Malang.

Untuk RS Rujukan Kelas C penghargan diberikan kepada RSUD Simpang Lima Gumul  Kabupaten Kediri, RSU Universitas Muhammadiyah Malang, RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.

Untuk RS Rujukan Tipe D penghargaan diberikan kepada RSUD Mohammad Noer Kabupaten Pamekasan, RSUD Pasirian Kabupaten Lumajang, RSUD  Dungus Kabupaten Madiun.

Selanjutnya untuk Kategori RS Darurat/Lapangan milik Provinsi diberikan kepada Kepala Rumah Sakit Lapangan  Kogabwilhan II Surabaya, Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard Malang, Rumah Sakit Lapangan Joglo Dungus Madiun, Rumah Sakit Lapangan Bangkalan.

Untuk Kategori RS Darurat/Lapangan milik Pemerintah Kota/Kabupaten penghargaan diberikan kepada Kepala Pondok Observasi dan Rehabilitasi Pasien Covid-19 Kabupaten Gresik, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Rusumawa & Mahad IAIN Kabupaten Tulungagung, Rumah Sakit  Darurat Panggul Kabupaten Trenggalek, Rumah Sakit  Darurat Agro Techno Park (ATP) Ngrambe Kabupaten Ngawi.

Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada tenaga teladan berprestasi Tingkat Nasional dalam penanganan covid-19 di Jatim diberikan dalam dua kategori. Untuk kategori pertama yakni Kategori Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) Puskesmas yang diberikan kepada Badriatus Solichatin asal Puskesmas Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Untuk kategori Sopir Ambulance RS diberikan kepada Sigit Bantomo Putro asal RSUD Dr. Soetomo Kota Surabaya.

Juga diberikan kepada Ka Dinas Prov Jatim atas Penanganan Covid-19 terbaik di Jatim sekaligus menerima penghargaan RS Darurat/Lapangan Bangkalan.

Kapolda Jatim Dampingi Kunjungan KSAD ke Lokasi Bencana Erupsi Semeru

Kapolda Jatim Dampingi Kunjungan KSAD ke Lokasi Bencana Erupsi Semeru

Lumajang,- Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta mendampingi peninjauan yang dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman di posko pengungsi yang berada di Lapangan Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Senin, 13 Desember 2021 pagi.

Dalam kunjungan itu, KSAD meninjau beberapa posko pengungsian, serta pengecekan terhadap kesiapan anggotanya dalam penanganan bencana, termasuk adanya upaya penanggulangan terhadap para pengungsi yang sebelumnya sudah dilakukan oleh pihak Polda Jatim, dan Polres Lumajang.

Bukan hanya itu saja, di lokasi tersebut KSAD dan Kapolda menerima usulan dari Bupati Lumajang, Thoriqul Haq terkait adanya rencana relokasi yang nantinya akan dilakukan oleh pihak Pemkab Lumajang.

Relokasi itu, nantinya akan dilakukan di 3 Desa yang menjadi dampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu. Lokasi relokasi pun, sudah disediakan oleh pihak Pemkab. Bahkan, relokasi itu nantinya melibatkan aparat TNI-Polri.

Diketahui, beberapa upaya sebelumnya telah dilakukan oleh pihak Polda Jatim dalam penanggulangan erupsi Gunung Semeru tersebut.

Beberapa upaya itu, diantaranya pengerahan ratusan personel Kepolisian, hingga pendirian beberapa fasilitas umum di lokasi pengungsian.

Selain merusak pemukiman dan beberapa fasilitas umum yang ada di beberapa Kecamatan yang ada di Lumajang, erupsi itu juga menelan korban jiwa sebanyak 46 warga, 18 mengalami luka berat dan 12 warga mengalami luka ringan.

Bahkan, hingga saat ini aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan para relawan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang ketika erupsi terjadi.

Selain itu, pihak DVI dari Mabes Polri pun masih terus melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah korban erupsi Semeru.(Oborjtm)

Forkopimda Jatim Peringati Hakordia 2021

Forkopimda Jatim Peringati Hakordia 2021

Forkompimda Jawa Timur, peringati hari anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021, dengan mengusung tema “Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi”. Peringatan yang berlangsung di pondok pesantren Bumi Sholawat, Lebo, Sidoarjo ini, juga diikuti oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri, secara virtual, pada Senin (13/12/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Pangdam V Brawijaya di wakili oleh Kolonel Infanteri Parawita, dan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, serta KH. Agoes Ali Mashuri atau yang akrab disapa Gus Ali, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, peringati Hakordia 2021 untuk Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi.

Dalam sambutannya, Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri menyampaikan, apresiasi untuk pemerintah provinsi Jawa Timur, yang memiliki semangat untuk menjadikan korupsi sebagai musih bersama.

“Kami menyampaikan apresiasi, Jawa Timur adalah yang memiliki semangat yang sama dengan KPK. Dan segenap pemerintah provinsi, kementrian lembaga yang sama-sama kita punya tekad sama. Menjadikan korupsi sebagai musuh bersama kita. Jadi korupsi adalah musuh kita bersama,” ucap Firli.

Firli juga mengatakan. Kita tentu sama-sama memiliki kepedulian tujuan utama, tentulah ini didasari karena semangat kebangsaan selaku sesama anak bangsa yang punya tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan negara.

“Alhamdulillah di dalam Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Tahun 1945, di dalamnya disebutkan bahwa kemerdekaan atas rahmat tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kita segenap anak bangsa memiliki kewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.

“Tetapi punya tujuan yang sama, memajukan kesejahteraan umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut aktif memelihara ketertiban dunia. Berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Itulah tujuan cita-cita semangat kita bersama untuk mewujudkan hal tersebut,” lanjut Ketua KPK.

Selain itu, Ketua KPK Juga mengatakan kenapa temanya satu padu bangun budaya anti korupsi? Karena undang-undang korupsi sudah ada, penegak hukum sudah ada, regulasinya sudah sangat cukup, lembaga-lembaga juga sudah disiapkan. Tetapi kenapa tindak pidana korupsi masih saja ada.

“Salah satunya adalah karena budaya antikorupsi belum hidup dan bersembunyi serta berkembang, nopang di dalam setiap jiwa dan semangat seluruh anak bangsa,” tandasnya.

Lanjut Firli mengatakan, melalui kesempatan ini, dirinya bersama segenap insan KPK menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan segenap para pejabat struktural, rekan-rekan Forkopimda Jawa Timur, dan segenap rakyat Jawa Timur, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas upaya-upaya untuk tidak melakukan korupsi.

“Pada kesempatan ini pun kami sungguh merasa prihatin karena Jawa Timur saat ini sedang menghadapi suatu bencana, yang salah satu juga dari sekian banyak persoalan kebangsaan. Kita sungguh memahami, setidaknya ada empat persoalan kebangsaan yang kita hadapi. Yang pertama adalah bencana alam dan non alam, Korupsi, narkotika, dan terorisme, serta radikalisme,” ujarnya.

“Setidaknya saya dan kawan-kawan semua, kita sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Jawa Timur kami memohon mudah-mudahan Gubernur dan segenap pimpinan yang ada di Jawa Timur diiberikan kekuatan bersama-sama dengan elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, mampu terhadapi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebutkan termasuk menghadapi bencana alam Semeru,” paparnya

Tetap semangat seluruh anak-anak bangsa yang ada di Jawa Timur. Katakan untuk saat ini bahwa kita mampu menyelesaikan persoalan-persoalan kebangsaan, kita pun mampu akan menyelesaikan bencana alam yang saat ini sedang kita hadapi. Kita pun mampu mengatakan dan bertindak untuk

Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021

Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021

 

MOJOKERTO,- Sekolah Polisi Negara (SPN). Senin (13/12/2021) pagi, menggelar upacara Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021. Yang dilaksanakan di SPN Polda Jatim. Dalam upacara tersebut, dibuka secara langsung oleh Brigjen TNI R. Edi Setiawan S.H, selaku Dirren Kodiklat AD, dan didampingi Brigjen Pol Drs. Mujiono S.H, M.Hum, selaku Katim Integrasi Lemdiklat Polri.

Upacara ini merupakan awal dimulainya rangkaian kegiatan Diklat Integrasi TNI-POLRI dalam bentuk latihan kolaborasi untuk peserta didik Dikmaba TNI AD dan peserta didik Diktukba POLRI. Yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari di seluruh Satdik Polri dan di 14 lembaga pendidikan TNI AD.

“Kegiatan diklat integrasi TNI-POLRI merupakan implementasi tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara TNI AD dan POLRI. Nomor: PKS/29/2021 DAN NOMOR: PKS/39/IX/2021 tanggal 15 September 2021. Tentang penyelenggaraan kegiatan terintegrasi pada pendidikan pembentukan atau pendidikan pertama,” jelas Brigjen TNI R. Edi Setiawan, saat membacakan amanat, Senin (13/12/2021) pagi.

Pendidikan pengembangan atau pendidikan pembentukan perwira dan pendidikan pengembangan umum. Sebagai tindak lanjut upaya peningkatan kerjasama dan kolaborasi yang baik dapat diwujudkan dengan melaksanakan integrasi pendidikan di semua tingkat pendidikan TNI-POLRI.

“Pelatihan sinergitas yang dilaksanakan menitik beratkan pada ketrampilan perorangan dalam berkomunikasi, memotivasi diri, kemampuan memecahkan permasalahan, kerjasama tim dan kepemimpinan yang memiliki jiwa samapta,” lanjutnya.

Untuk mendapatkan ketrampilan perorangan perlu dilaksanakan pelatihan sinergitas sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan terbangunnya rasa kebersamaan dan Esprit De Corps. Antara peserta didik Dikmaba TNI AD dan Diktuk Bintara Polri yang meliputi penanaman dan sikap tata nilai jiwa sinergitas, pengetahuan pendukung dan implementasi nilai nilai sinergitas yang meliputi:

Ketrampilan komunikasi efektif, kemampuan membangun sinergitas dan membentuk fisik yang samapta, kemampuan membangun rasa kesetiakawanan dan menumbuhkan rasa kepedulian serta solidaritas antar sesama, kemampuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kerjasama dalam tim peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, ketrampilan mengasah kemampuan diri dalam bidang seni, kemampuan memahami sejarah TNI-POLRI dan kemampuan memahami tugas pokok TNI-POLRI.

“Kegiatan tersebut diharapkan mampu menguatkan sinergitas antara TNI-POLRI. Sebagai komponen yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan Nasional,” lanjut dia.

Pelaksanaan kegiatan latihan kolaborasi antara peserta didik Dikmaba TNI AD dan Diktukba POLRI. Yang sedang berlangsung di Satdik Polri dan Rindam TNI AD. Diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta didik Dikmaba TNI AD maupun peserta didik Dittukba POLRI.

“Sehingga terjalin Silaturahmi dan sinergitas antara TNI AD dan POLRI. Yang dimulai dari lembaga pendidikan sampai nantinya bertugas di satuan masing masing,” harapnya.

Kegiatan diklat integritas TNI-POLRI. Pada level pendidikan pembentukan Bintara, merupakan kali pertama dilaksanakan secara serentak di seluruh Satdik Polri dan lembaga pendidikan TNI AD. Kedepan, dapat menjadi agenda rutin untuk pelaksanaan bidang pendidikan dan pelatihan.

Kepada peserta didik, laksanakan dan ikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keikhlasan, jalin persahabatan dengan rekan rekan TNI dan POLRI. Sehingga mampu meningkatkan peran yang nyata dalam kerjasama dan kolaborasi antara TNI dan POLRI.

Kegiatan kolaborasi ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas melalui kegiatan kegiatan yang membangun rasa kebersamaan, kekompakan dan kesetiakawanan.

Pimpin Upacara Pembukaan Turnamen Bulu Tangkis Dan Bola Voli, Kapolres Lamongan : Junjung Tinggi Sportivitas

Pimpin Upacara Pembukaan Turnamen Bulu Tangkis Dan Bola Voli, Kapolres Lamongan : Junjung Tinggi Sportivitas

Lamongan, 13/12/2021 Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K., memimpin upacara pembukaan turnamen bulu tangkis dan bola voli dalam rangka Kapolres Cup Tahun 2021 bertempat di Sport Center Lamongan (SCL), Senin (13/12) pagi. Dalam kegiatan upacara tersebut diikuti oleh personel Polres Lamongan dan seluruh peserta maupun perangkat pertandingan (wasit) dalam turnamen.

Pelaksanaan upacara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya kemudian dilanjutkan pembacaan janji atlet dan pelatih. Kapolres Lamongan dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kapolres Cup dan tujuan diselenggarakannya turnamen tersebut adalah untuk mempererat hubungan tali silaturahmi. Kapolres mengajak seluruh peserta agar bersemangat pada saat bertanding dan mampu menunjukkan rasa persatuan.

“Hampir selama 2 tahun kita tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan kegiatan seluruh anggota Polres, mari kita junjung tinggi sportivitas dan pertahankan loyalitas. Pertandingan akan digelar selama 3 hari (Senin-Rabu), apabila lancar maka akan dilaksanakan selama 2 hari karena masih banyak kegiatan menjelang Nataru” jelas AKBP MIKO.

“Dalam turnamen ini aturan yang dipakai adalah PBSI dan PBVSI serta aturan dari Kapolres. Saya mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari rekan-rekan, semoga dengan olahraga di turnamen ini dapat meningkatkan imun dan membuat kita semakin sehat” harapnya.

Kapolres Blitar Kota Beri Penghargaan Delapan Atlet Pencak Silat “Piala Kapolda Jatim”

Kapolres Blitar Kota Beri Penghargaan Delapan Atlet Pencak Silat “Piala Kapolda Jatim”

Blitar –Delapan atlet berprestasi yang mewakili Kota Blitar dalam kejuaraan Turnamen Pencak Silat Remaja Kapolda Jatim 2021 mendapat penghargaan dari Polres Blitar Kota.

Bertempat di halaman Mapolres Blitar Kota, penghargaan (reward) diserahkan langsung oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan SIK MSi yang didampingi oleh PJU Polres dan disaksikan pengurus IPSI, dan KONI Kota Blitar, Senin (13/12/2021) pagi.

Demi mencari pesilat-pesilat muda yang berprestasi, Polresta Blitar Kota mengirimkan atlit Pencak Silat dalam Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kadispora Kota Blitar, Ketua IPSI Kota Blitar dan KONI Kota Blitar serta Panitia Seleksi Serta Seluruh Atlet yang telah berpartisipasi dalam mengikuti seleksi dan juga pertandingan Turnamen Piala Kapolda Jatim Tahun 2021,” Ucap AKBP Yudhi

Peserta Putra yang berangkat Turnament Kapolda Jatim Cup atas nama Satria Bima Januardy ( Kelas G ), M Pulung Sudrajat ( Kelas D), Delezia Lumen Cristy ( Kelas E), Dimas Zainul Arifin ( Kelas F),  dan peserta Valentina Salabessy ( Kelas C ), Melani Nimatul ( Kelas D ), Tutut Hidayani ( Kelas E ), Hera Eka Sari ( Kelas E )

Mewakili Polres Blitar Kota mengikuti Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim bersama 291 atlit dari 39 Polres Jajaran, yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 26 sampai dengan 29 November 2021. Dari masing – masing Polres jajaran menghadirkan 8 kelas yang sudah melalui pertandingan seleksi tingkat kab/kota di tiap-tiap polres, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah Polri untuk selalu sinergi dan bersama-sama dalam menjaga kerukunan dan silaturahmi antar perguruan silat  baik yang berada di Wilayah Jawa Timur umumnya dan Kota Blitar pada khususnya,” terang Kapolres Blitar Kota

“Saya berharap agar perselisihan antar perguruan silat bisa diminimalisir sehingga dapat mencegah timbulnya korban jiwa maupun harta benda,” ujar AKBP Yudhi

Dari delapan atlet Pencak Silat yang dikirim sebagai perwakilan dalam Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, Kota Blitar meraih juara 2 kelas G – putra piala Kapolda Jatim tahun 2021 atas nama Satria Bima Januardy.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Kadispora, Ketua Koni, Ketua IPSI Kota Blitar, atas prestasi yang diraih oleh seluruh atlet pencak silat tingkat Polres Blitar Kota yang telah mengikuti seleksi piala Kapolda Jatim, khususnya kepada saudara Satria Bima yang sudah meraih juara 2 Kelas G – putra piala Kapolda Jatim tahun 2021,” Sebut AKBP Yudhi

“Saya berharap dengan prestasi yang baru diraih walaupun masih satu, semoga dapat menjadi semangat atlet – atlet pencak silat di wilayah hukum Polres Blitar Kita dan mampu meningkatkan prestasi serta siap bertanding di turnamen / event yang akan datang, baik ditingkat daerah, provinsi, nasional bahkan manca negara, selanjutnya nanti kita akan wujudkan Piala Kapolres Blitar Kota untuk mencetak atlit atlit di Kota Blitar” Pungkas AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan SIK MSi

Jadi Ketum PB ISSI, Jenderal Sigit Janji Tingkatkan Prestasi Atlet Sepeda untuk Harumkan Indonesia

Jadi Ketum PB ISSI, Jenderal Sigit Janji Tingkatkan Prestasi Atlet Sepeda untuk Harumkan Indonesia

JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) masa bakti 2021-2025. Usai resmi menjabat Ketua Umum, Sigit berjanji bakal meningkatkan prestasi atlet-atlet sepeda sehingga bisa mengharumkan nama bangsa.

Hal tersebut disampaikan Sigit usai Rakernas PB ISSI yang beragendakan pelantikan Ketua Umum sekaligus menyusun dan mengevaluasi kebijakan program kerja pengurus PB ISSI di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Sabtu (11/12).

“Bagaimana ke depan sport sepeda ini menjadi salah satu, sumbangan kontribusi dalam rangka mengharumkan nama bangsa di event Internasional apakah itu di Asean Games, Sea Games, Olimpiade ataupun kejuaran-kejuaran Internasional yang lain,” kata Sigit.

Sigit yang juga menjabat Kapolri itu mengatakan, jajaran kepengurusanya telah membuat rencana kerja dengan menselaraskan desain besar olahraga nasional yang dibuat oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sigit memahami, bahwa saat ini olahraga sepeda sangat digemari oleh masyarakat diseluruh wilayah Indonesia, dari pelosok hingga kota besar.

“Dan ini tentunya kita berusaha mewujudkan, membuat track-track atau jalur. Apakah itu diperkotaan ataukah track-track baru maupun seperti yang dikatakan oleh Ketum Koni, menyediakan track yang bisa digunakan untuk event Internasional,” ujar Sigit.

“Untuk menambah Tour De Singkarak, Tour De Bali dan sebagainya, akan kita tambah sehingga Indonesia menjadi tujuan wisata sport. Sport tourism ,” tambah Sigit menekankan.

Hal-hal tersebut, kata Sigit merupakan program yang telah dipersiapkan oleh jajaran kepengurusannya ke depan. Disamping itu, pihaknya juga akan membuat jalur sepeda baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi sehingga masyarakat memiliki jalur sepeda sendiri.

“Ini bisa jadi budaya. Mungkin satu minggu, sehari, dua hari seluruh aktivitas kegiatan masyarakat dilakukan dengan bersepeda, ini juga untuk mengurangi efek polusi energi fosil dari kendaraan. Ini juga tentunya sumbangan dari ISSI untuk membantu mengurangi efek rumah kaca. Ini juga bagian dari komitmen untuk mengelola perubahan iklim akibat efek rumah kaca. Ini adalah bagian dari rangkaian kita ke depan,” papar Sigit.

Dengan ISSI, Sigit menambahkan bisa menjadi kawah candradimuka untuk menjaring talenta-talenta bibit pesepeda yang bisa diorbitkan menjadi atlet berprestasi, yakni dengan melakukan perlombaan atau turnamen di tingkat daerah.

“Untuk kemudian kita kembangkan. Sehingga ke depan dari kita, bisa mengharumkan nama bangsa,” ucap Sigit.

Lebih jauh Sigit mengungkapkan bahwa, bagaimana PB ISSI dapat berkontribusi dalam industri maupun investasi yang berkaitan dengan sepeda dalam rangka memicu pertumbuhan ekonomi nasional. Sigit yakin, berkembangnya dunia sepeda bisa menciptakan multiplier efek bagi daerah-daerah di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman sangat yakin, PB ISSI di bawah komando Listyo Sigit Prabowo akan menelurkan atlet-atlet pesepeda berkualitas yang ditargetkan meraih emas dalam berbagai event khususnya yang telah di depan mata yakni Sea Games Vietnam sehingga mengharumkan nama bangsa.

“Selamat bertugas bapak Listyo Sigit Prabowo beserta pengurusnya. Ketua Umum KONI pusat dan seluruh keluarga besarnya optimis sport sepeda akan maju ke depan,” tutup Marciano.

Kalemdiklat Polri Berikan Pengarahan Sesuai SOP Penanganan Bencana di Lumajang

*Kalemdiklat Polri Berikan Pengarahan Sesuai SOP Penanganan Bencana di Lumajang*

 

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto dan Forkopimda Lumajang, melakukan pengecekan di Posko Terpadu, dan lokasi pengungsian, serta pemberian bantuan sosial kepada korban terdampak bencana alam awan panas dan guguran (APG) Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Dalam rangka mendampingi kunjungan kerja, Kampus Peduli Semeru oleh Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, beserta rombongan, pada Sabtu (11/12/2021).

 

Sesampainya di Posko Kendali Penanganan Bencana Alam di Kecamatan Pasirian, rombongan dari Lemdiklat Polri langsung menggelar rapat koordinasi dengan Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan Forkopimda Kabupaten Lumajang, terkait proses evakuasi dan penyerahan bantuan kepada korban bencana alam APG Gunung Semeru.

 

Usai melakukan rapat koordinasi, rombongan lanjut melakukan pengecekan Posko Terpadu, Penanganan bencana alam APG Gunung Semeru, di Lapangan Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, oleh Kalemdiklat Polri beserta rombongan.

 

Tak hanya itu, Kalemdiklat Polri dan Kapolda Jatim juga memberikan pengarahan kepada Mahasiswa PTIK, Taruna Akpol dan siswa SPN serta siswa Sepolwan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanggulangan bencana alam, serta mekanisme dan pengelolaan bencana alam.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan berupa uang tunai sebesar 650 Juta Rupiah dan 390 Juta Rupiah berupa sembako, serta peralatan lainnya kepada korban terdampak bencana.

 

Perlu diketahui, Posko Terpadu Penanganan bencana alam APG Gunung Semeru di Lapangan Kecamatan Candipuro ini terdiri dari gabungan beberapa Posko dari berbagai instansi, diantaranya.

 

– Dapur Lapangan Sat Brimob Polda Jatim.

– Dapur Lapangan Kodam V/Brawijaya.

– Dapur Lapangan Dinsos Kabupaten Lumajang.

– Posko Kesehatan Kodam V/Brawijaya.

– Posko Kesehatan Lantaman V.

– Posko Kesehatan Dinkes Kabupaten Lumajang.

– Posko Pendistribusian Bantuan BNPB.

– Posko Pendistribusian Bantuan Polres Lumajang.

– Posko SAR Gabungan BNPB.

– Tim Trauma Healing.

– Alat Berat Zipur Kodam V/Brawijaya.

– Mobil Water Treatment Sat Brimob Polda Jatim.

 

Dalam kunjungannya Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, bersama rombongan juga melakukan pengecekan dalam melaksanakan proses trauma healing kepada anak-anak korban bencana alam APG Gunung Semeru, di Pengungsian yang terletak di SMP Negeri 1 Candipuro.

 

Jumlah pengungsi total di kantor kecamatan candipuro dan SMPN 1 candipuro sebanyak 301 orang, terdiri dari 150 orang laki-laki dan 151 orang perempuan. Dengan rincian lansia 28 orang, dewasa 204 orang, anak – anak 36 orang, balita 29 orang, bayi 4 orang.

 

Usai melakukan kunjungan dan memberikan bantuan kepada Korban bencana alam APG Gunung Semeru, Kalemdiklat Polri bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja di tempat lain dengan menggunakan helikoper didampingi Kapolda Jatim.

Gelar Lomba Orasi, Kapolri: Mari Ciptakan Alam Demokrasi yang Lebih Baik 

Gelar Lomba Orasi, Kapolri: Mari Ciptakan Alam Demokrasi yang Lebih Baik

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh pihak untuk menciptakan alam demokrasi di Indonesia kedepannya untuk semakin jauh lebih baik lagi. Diantaranya adalah menghargai kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi dan perundang-undangan.

 

Hal itu disampaikan Sigit saat menutup lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 dalam rangka memperingati momentum Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).

 

“Jadi mari kedepan kita ciptakan alam demokrasi yang lebih baik, kebebasan berekspresi, kebebasan mengkritik, kebebasan berpendapat. Yang memang itu dilindungi oleh Konstitusi dan UU. Dan ini harus kita jaga,” kata Sigit.

 

Kesuksesan lomba orasi hari ini, kata Sigit, membuktikan bahwa Indonesia yang menganut sistem demokrasi, sangat menghargai kebebasan menyampaikan pendapat dan ekspresi dari masyarakat luas.

 

Mantan Kapolda Banten ini juga berharap, lomba orasi ini dapat direfleksikan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polri, dengan menyerap seluruh aspirasi dari masyarakat.

 

“Sebagaimana kita sampaikan di awal, Indonesia secara konstitusi sangat menghargai kebebasan demokrasi. Ini tentunya harus dipahami seluruh masyarakat Bangsa Indonesia. Tentunya juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk didalamnya adalah Polri yang selalu berhadapan setiap hari dengan kegiatan aksi unjuk rasa,” ujar Sigit.

 

Eks Kabareskrim Polri ini memastikan, selama penyampaian aspirasi berjalan sesuai aturan dan perundang-undangan, maka personel kepolisian harus memastikan kegiatan itu berjalan dengan baik.

 

“Tentunya bahwa apabila kegiatan unjuk rasa ini berlangsung sesuai aturan perundang-undangan maka kewajiban bagi seluruh anggota Polri untuk amankan agar pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat dimuka umum betul-betul bisa terselenggara dengan baik,” ucap Sigit.

 

Iklim demokrasi di Indonesia, kata Sigit, semakin hari makin baik. Oleh karena itu, menurut Sigit, tren positif tersebut harus tetap dipertahankan dengan memberikan wadah atau ruang dalam penyampaian pendapat dan aspirasi.

 

“Saya pesankan disini adalah, bagaimana kemudian di alam demokrasi makin hari makin baik ini, maka kebebasan menyampaikan ekspresi, kritik, dan aspirasi betul-betul bisa berjalan dengan baik,” tutur Sigit.

 

Lebih dalam, Sigit menekankan, penyampaian aspirasi yang baik adalah terlepas dari segala bentuk kepentingan segelintir kelompok yang kerap memanfaatkan situasi dan kondisi. Dengan begitu, kata Sigit, penyampaian aspirasi tidak akan terganggu dengan Noise yang dapat menghambat pesan dari masyarakat itu sendiri.

 

“Yang akhirnya kemudian pesan yang ingin disampaikan dari aspirasi teman-teman justru tidak sampai. Kedepan bagaimana kita buat suasana iklim yang baik di alam demokrasi yang semakin maju ini. Sehingga penyampaian pesan ini betul-betul tersampaikan dengan jernih tidak ada noise. Dengan begitu, para pengambil keputusan, pemangku kebijakan, mendengarkan dengan jelas, kemudian segera bisa ditindaklanjuti pesan tersebut tanpa terganggu oleh noise-noise tersebut. Ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” papar Sigit.

 

Disisi lain, dengan disaksikan oleh patung dua Pahlawan Bangsa Indonesia Soekarno dan Mohammad Hatta, Sigit meyakini, para peserta lomba orasi yang didominasi generasi muda, dapat menjadi pemimpin kedepannya.

 

“Ditengah-tengah Tugu Proklamasi, disaksikan dua pahlawan kita Bung Karno dan Bung Hatta. Saya meyakini diantara adik-adik semua akan ada calon pemimpin di masa datang. Dan kita yakin, karena saya melihat adik-adik memiliki kemampuan untuk itu,” ujar Sigit.

 

Tak lupa, Sigit memuji ide kreatifitas dari para peserta lomba orasi yang telah menuangkan aspirasi dan ekspresinya dalam kegiatan ini. Hal itu membuat

Perwakilan Jawa Timur, Unesa Juara 1 Lomba Orasi Piala Kapolri

Perwakilan Jawa Timur, Unesa Juara 1 Lomba Orasi Piala Kapolri

 

 

Tim Aliansi Masyarakat Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual (Aman Kesal) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), raih juara 1 lomba orasi unjuk rasa di tingkat nasional Piala Kapolri 2021, mewakili Provinsi Jawa Timur.

 

Untuk mengkritik Polisi. Lomba tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-75, yang diselenggarakan di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).

 

Tim Aman Kesal asal Jatim ini telah mengalahkan 5 tim dari provinsi lain. Tema orasi yang di usung adalah ‘Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual’. Dalam penampilan orasinya, tim Aman kesal ini juga mempertunjukkan teatrikal tentang kekerasan seksual yang terjadi saat ini.

 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengaku bangga dengan adik-adik mahasiswa yang berprestasi dan berhasil meraih juara 1 mengalahkan provinsi lain. Nantinya Kapolda akan memberi bonus untuk mereka.

 

“Saya bangga tim dari Jawa Timur meraih juara 1 di tingkat nasional, mengalahkan provinsi lain. Saya berikan apresiasi yang setingi tingginya, dan saya akan berikan bonus untuk mereka,” ujarnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu