Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

JAKARTA- Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP Muhammadiyah. Sebaliknya FA merupakan anggota organisasi Jamaah Islamiyah (JI) Yogyakarta.

“Kami ingin meluruskan pemberitaan yang menyebutkan terduga teroris FA adalah pengurus PP Muhammadiyah itu tidak benar. Memang strategi JI adalah membenturkan pemerintah dengan organisasi agama yang ada agar terjadi konfik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Argo, hasil dari penyidikan, FA merupakan anggota kelompok teroris JI yang berperan cukup vital. Dia diketahui orang yang melakukan doktrinisasi terhadap anggota kelompoknya. “Yang bersangkutan melakukan perekrutan beberapa orang untuk masuk kedalam organisasi JI dan melakukan I’dad atau pelatihan militer dan mendaki Gunung Lawu yang merupakan salah satu tahapan persiapan dalam aktifitas terorisme kelompok ini,” beber Argo.

Sebagai catatatn, FA melakukan perjalanan ke Turki untuk membangun komunikasi dan jaringan terhadap tokoh-tokoh Al Qaeda dan terkait erat dengan strategi oraganisasi mereka yaitu mendukung gerakan terorisme global.

Sebelumnya, tim Densus 88 menangkap FA di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (8/4/2021) bersama istrinya DM seusai pulang dari Turki.

Launching Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua

Launching Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua

Launching Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua

Kapolres Kediri Kota Akbp. Eko Prasetyo, S.H, S.I.K, M.H, secara resmi melaunching Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rupatama, Jumat (9/4/2021).

Kapolres Kediri kota mengucapkan terimakasih kepada pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di wilayah kediri kota, lantaran telah membantu Polres Kediri Kota ikut berperan dalam penanganan covid-19 dan menciptakan situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif selama ini.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa akan ada kegiatan sosial yang melibatkan pelajar dan mahasiswa papua.

“Kedepan akan ada kegiatan sosial yang di lakukan Polres Kediri Kota, yang melibatkan peran serta para pelajar dan mahasiswa papua, antara lain dalam kegiatan sosial gotong royong dan kegiatan lainnya,” tandasnya.

Diharapkan dengan dilaunchingnya Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua ini, hubungan antara warga papua dan masyarakat kediri semakin harmonis.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo, S.H, S.I.K, M.H, Dandim 0809 Kediri di wakili Kasdim, Walikota Kediri di wakili Kadinsos, Verawati Ginting (orang tua asuh mahasiswa papua), Pendeta Suhariono (orang tua asuh pelajar ADEM), Sri Minarsih (koordinator pendamping pelajar ADEM), Perwakilan pelajar dan mahasiswa Papua.

Kegiatan di akhiri dengan penyematan orang tua asuh dan pemberian doorprize dari Polres Kediri Kota untuk pelajar dan mahasiswa Papua.

RINGKUS 26 TERSANGKA , SAT NARKOBA POLRES BATU SIAP PERANGI PEREDARAN NARKOBA DI WILAYAH KOTA BATU.

RINGKUS 26 TERSANGKA , SAT NARKOBA POLRES BATU SIAP PERANGI PEREDARAN NARKOBA DI WILAYAH KOTA BATU.

RINGKUS 26 TERSANGKA , SAT NARKOBA POLRES BATU SIAP PERANGI PEREDARAN NARKOBA DI WILAYAH KOTA BATU.

Ditengah Merebaknya wabah Covid 19 di Indonesia tidak meyurutkan niat para pengedar narkoba untuk melancarkan aksinya untuk mengedarkan narkoba. namun hal tersebut tidak mematahkan semangat aparat kepolisian dari Sat Narkoba POlres Batu untuk meberantas Peredaran Narkoba.
Dalam hal ini Polres Batu tidak main-main untuk memberantas Peredaran narkoba Di Kota Batu . Hal ini terbukti dengan di ungkapnya Peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 63,49 gram dan Pil Doble L 300 Butir.

Saat Digelarnya Konferensi Pers Ungkap Kasus Peredaran narkoba Jum’at , (9/4/21) di Depan Loby Polres Batu , Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, SIK, MH didampingi oleh Kasat Narkoba Iptu Yussy P mengatakan dari terungkapnya kasus Narkoba yang direlease hari ini, dengan jumlah 63,49 gram sabu dan 300 butir diperoleh dalam pengungkapan kasus selama periode bulan Februari dan Maret 2021, dari barang bukti tersebut, cukup banyak masyarakat yang terselamatkan kurang lebih 400 jiwa.
“ Kita bisa bayangkan apabila peredaran narkoba ini bisa terlewatkan, begitu dasyatnya dampak dari bahaya Narkoba, Untuk itu mari kita bersama-sama perangi narkoba,”Ujar Catur .
Ditambahkan Kapolres “ apabila ada informasi terkait peredaran narkoba di Kota Batu agar kiranya menginformasikan kepada Kepolisian, Dengan adanya informasi tersebut Polri akan memutus rantai peradaran narkoba dan menindak tegas para pengedar Narkoba di Batu ,”Himbaunya.
Sementara Itu menurut Kasat Narkoba Polres Batu Iptu Yussy dalam kesempatan tersebut merelease barang-bukti dari masing-masing tersangka. Dari 22 (dua puluh dua ) Laporan Polisi dengan jumlah tersangka 26 orang diantaranya dua orang wanita.
“ Para tersangka akan dikenakan Primer pasal 114 Ayat 2 Subsider 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika tergantung dari peran mereka masing masing ada yang pemakai dan ada yang pengedar. Ancaman hukuman penjara paling singkat 20 tahun paling lama seumur hidup ,” Ungkap Kasat Narkoba Polres Batu.
Menurutnya, Ditengah Covid 19 tidak menyurutkan para bandar dan pengedar untuk beraktivitas mengedarkan narkoba, namun hal tersebut tidak juga menyurutkan semangat aparat kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di Kota Batu di tengah situasi pademi Covid 19,” Pungkasnya.

Kapolda Jatim Resmikan Penggunaan Lapangan Tenis Presisi.

Kapolda Jatim Resmikan Penggunaan Lapangan Tenis Presisi.

Kapolda Jatim Resmikan Penggunaan Lapangan Tenis Presisi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.H., M.H. melakukan peresmian penggunaan gedung ” Lapangan Tenis Presisi ” Polda Jatim di lingkungan Mapolda Jatim ( Jum’at, 9 April 2021 )

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakapolda Polda Jatim, Irwasda Polda Jatim dan para Pejabat Utama Polda Jatim.

Gedung lapangan Tenis Presisi tersebut terdiri dari dua line; dengan luas 37,72 X 31,49 M dan dibangun dengan menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur T.A. 2020.

Peresmian penggunaan Lapangan Tenis Presisi tersebut secara simbolik ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolda Jatim dan pemotongan tumpeng diberikan Kapolda Jatim kepada Pemain Tenis Senior Polda Jatim AKBP Agus Setiawan dan Wakapolda Jatim.
Kapolda Jatim juga turun di lapangan untuk melakukan pemukulan bola tenis yang diterima oleh perwakilan pemain senior AKBP Agus Setiawan.

Dalam sambuatannya Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada kontraktor dan panitia, sehingga gedung Lapangan Tenis Presisi ini bisa terwujud seperti sekarang ini.

” Pembangunan gedung Lapangan Tenis Presisi ini telah diresmikan atau ditanda tangani oleh bapak Panglima TNI dan bapak Kapolri beberapa waktu yang lalu. Ini sebagai wujud sinergitas antara TNI – Polri, sehingga penggunaan gedung lapangan Tenis Presisi ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri saja, melainkan untuk anggota TNI juga. Lain kali kita undang anggota TNI AD, AL dan AU untuk bermain bersama sama “, ucap Kapolda Jatim.

” Kalau kita sudah merasa lelah atau jengkel dengan tugas rutin sehari hari yang kita lakukan, ambil sepatu terus datang bemain di Lapangan Tenis Presisi ini untuk menyalurkannya agar menjadi energi yang positip “, seloroh Kapolda Jatim.

Koordinasi Dan Komunikasi Merupakan Kunci Sukses Melalui Kebersamaan

Koordinasi Dan Komunikasi Merupakan Kunci Sukses Melalui Kebersamaan

Koordinasi Dan Komunikasi Merupakan Kunci Sukses Melalui Kebersamaan

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim memberikan pemaparan kepada seluruh Pejabat Utama Polres, dan para Kapolsek jajaran Polres Batu pada Kamis (8/4/2021) di gedung Rupatama Mapolres Batu.

Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim berpesan agar seluruh anggota dan jajaran di Polres Batu selalu menerapkan Pelaksanaan Program Bapak Kapolri, PRESISI merupakan respon dari tantangan tugas yang selalu berubah – ubah, dan tuntutan masyarakat terhadap Polri.

“Respon tersebut direalisasikan melalui 4 transformasi kebijakan, 16 Program Prioritas, 51 kegiatan dan 177 rencana aksi. Maka dari itu setiap anggota Polri harus melaksanakan program tersebut sesuai dengan Tugas Wewenang dan Tanggung jawab masing masing,” Pesan Irjen Pol Nico Afinta, kepada anggota jajaran Polres Batu.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan, Pemimpin disetiap lapisan harus mampu merubah anggota yang kurang baik menjadi anggota yang baik, dengan cara menerapkan pola keteladanan dalam memimpin, dengan sistem reward and punishment dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melaksanakan Strategi Preventif yaitu sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terkait penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari, dan optimalisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM Mikro).

Selain itu, melaksanakan Strategi Penegakan Disiplin, berupa Komunikasi, Koordinasi , dan Kolaborasi yang baik dengan Instansi, terkait dalam Penegakan Disiplin Operasi Yustisi dengan harapan dapat menekan angka penyebaran Covid-19.

Kapolda juga menghimbau kepada jajaran untuk turut serta membantu pelaksanaan vaksinasi, dengan strategi kuratif, yaitu dengan melaksanakan pengamanan, pengawalan, dan pengawasan proses vaksinasi yang telah berjalan, untuk meminimalisir pelanggaran maupun hal hal yang dapat menghambat percepatan pelaksanaan vaksinasi.

“Sehingga secara efektif dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Kapolda juga berpesan untuk selalu meningkat kewaspadaan dan sistem pengamanan di Mako, dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tak lupa Kapolda Jatim berpesan untuk selalu menjalin komunikasi antar anggota dengan baik, karena hal tersebut dapat menjadi kunci sukses kebersamaan.

“Selalu jalin Komunikasi, Koordinasi , dan Kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas agar dapat mencapai sukses melalui kebersamaan,” pungkasnya.

Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa, Awali Latgab Sar Di Madiun

Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa, Awali Latgab Sar Di Madiun

Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa, Awali Latgab Sar Di Madiun

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengukuti kegiatan Latihan Gabungan (LATGAB) kemampuan Search And Rescue (SAR), dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA), bersama TNI-POLRI, BPBD, dan Dinas Kehutanan, di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur. Rabu (7/6/2021).

Dengan menggunakan Seragam Brimob, dilengkapi denga Rompi anti peluru, Helm baja, dan Senjata, rombongan berjalan dari pintu gerbang Waduk Bening, dan menyusuri hutan belantara areal latihan sejauh 4 kilo meter.

Sesampainya di Bendungan Waduk Bening, Kapolda Jatim bersama rombongan membentangkan bendera Merah Putih menanjak ke arah bendungan.

LATGAB SAR ini di ikuti oleh 110 personil, yang terdiri dari 40 personel TNI, 20 personel Brimob, 30 personel dari Polres Nganjuk, Madiun dan Madiun Kota, 5 personil BPBD, 5 personil Damkar, 10 personil Perhutani, akan mendapatkan pelatihan dari para instruktur dan narasumber dari TNI maupun Polri, BPBD, dan Dinas Kehutanan, serta Pemadam Kebakaran yang selama ini telah berpengalaman dalam tugas operasional.

Dalam sambutannya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan harapannya, setelah nanti mendapatkan ilmu terkait dengan penanganan bencana alam, tolong kalau ada kejadian lebih penting adalah sinergitas kita bersama dalam menghadapi bencana tersebut.

“Saya dengan bapak Pangdam dan ibu Gubernur, sering kali mengalami bahwa komunikasi yang baik, koordinasi yang baik tentunya akan mewujudkan kolaborasi yang baik. Tidak ada permasalahan yang tidak selesai selama hal tersebut Dapat kita laksanakan,” Tandasnya.

“Saya mengajak semua pihak untuk selalu mempererat tali silaturahmi, perkuat sinergitas yang baik,” pesannya Kapolda saat membuka apel LATGAB SAR.

Lebih lanjut Irjen Pol Nico Afinta juga menjelaskan. Terkait dengan napak tilas dan pengibaran bendera itu menunjukkan semangat kita. Karena penting dari setiap kegiatan adalah, kemauan hati didalam melakukan operasi kemanusiaan.

“Kalau semua hati kita mau, untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini dengan baik. Saya kira semuanya akan menuju arah yang lebih baik. Jadi penting bagi kami mengibarkan bendera merah putih itu serta napak tilas menjadi penguatan hati kami di dalam melaksanakan kegiatan nanti ke depan,” punglasnya.

Didampingi Kapolri, Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara Ke-41

Didampingi Kapolri, Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara Ke-41

Didampingi Kapolri, Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara Ke-41

JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membuka Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) ke-41 di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/4/2021).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, jumlah peserta yang mengikuti Latsitrada sebanyak 802 taruna dari berbagai matra. Diantaranya 227 taruna Akademi Militer (Akmil), 101 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), 91 taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) dan 282 taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Sementara dari unsur mahasiswa sebanyak 100 orang yang berasal dari sejumlah Universitas di Provinsi Sumatera Utara.

“Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) akan memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat serta menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna/Taruni, Praja dan Mahasiswa, sebagai upaya membangun soliditas TNI-Polri dan rakyat,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya.

Argo menjelaskan, latihan digelar dibeberapa lokasi yakni di Satlat-1/Macan di Kabupaten Simalungun, Satlat-2/Hiu di Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Satlat-3/Elang di Kota Tebing Tinggi, Deli Serdang dan Satlat-4/Kijang di Kota Medan. Latsitarda dimulai sejak tanggal 8 April hingga 24 April 2021.

Sasaran fisik pelatihan ini ialah para taruna melakukan perbaikan rumah ibadah, perbaikan fasilitas umum atau fasum seperti pos kamling, MCK umum, perbaikan drainase, perbaikan rumah layak huni serta perbaikan dengan melakukan pengaspalan jalan dan pavingisasi.

Sementara pelatihan dengan sasaran non fisik ialah para taruna melakukan berbagai kegiatan sosial berupa Penyuluhan Covid-19, Narkoba, Kesehatan, penguatan Desa atau Kampung Tangguh, penanaman nilai juang terhadap masyarakat, pengenalan Akademi TNI dan Akpol juga pelatikan Drum Band.

“Para taruna juga melakukan anjangsana ke tokoh agama dan masyarakat setempat,” jelas Argo.

Penyerahan Bantuan Sosial Polda Jatim Kepada Korban Banjir Bandang di Propinsi Nusa Tenggara Timur

Penyerahan Bantuan Sosial Polda Jatim Kepada Korban Banjir Bandang di Propinsi Nusa Tenggara Timur

Penyerahan Bantuan Sosial Polda Jatim Kepada Korban Banjir Bandang di Propinsi Nusa Tenggara Timur

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo melakukan penyerahan secara simbolis dan melepas pedistribusian bantuan sosial untuk korban banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Rabu, 7 April 2021 ) bertempat di depan gedung Lobby Tribrata.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Jatum dan para Pejabat Utama Polda Jatim.

Adapun bantuan sosial tersebut berupa ; beras 4 ton, air mineral 100 dus, hand sanitizer 30 dus, mie instan 1.800 dus, pakaian + pembalut + pampers 331 dus, peralatan mandi + selimut 300 dus dan obat obatan + masker 98 dus.

Wakapolda Jatim mengatakan, dengan pendistribusian bantuan sosial Polda Jatim ini diharapkan bisa meringankan beban para korban banjir bandang yang dialami oleh saudara saudara kita yang berada di Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Kami sampaikan terima kasih kepada Polres atau jajaran wilayah dan Polda Jatim yang telah berupaya mengumpulkan bantuan sosial ini untuk didistribusikan kepada para korban banjir bandang yang terjadi di Propinsi Nusa Tenggara Timur.

” Dengan pendistribusian bantuan sosial Polda Jatim ini diharapkan bisa meringankan beban para korban banjir bandang yang dialami oleh saudara saudara kita yang berada di Propinsi Nusa Tenggara Timur “, papar Wakapolda Jatim.

” Telah kita ketahui bersama melalui media sosial maupun media elektronik, akibat banjir bandang di Propinsi Nusa Tenggara Timur tersebut telah mengakibatkan rusaknya berbagai infrastruktur yang cukup berat bahkan telah menelan ratusan korban meninggal dunia “, tambah Wakapolda Jatim.

Penjelasan Kapolri Soal Terbitnya Telegram Larangan Media

Penjelasan Kapolri Soal Terbitnya Telegram Larangan Media

Penjelasan Kapolri Soal Terbitnya Telegram Larangan Media

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung bergerak cepat mencabut telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4/2021) terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian. Hal itu dilakukan setelah mendengar dan menyerap aspirasi dari kelompok masyarakat.

Sigit menjelaskan, niat dan semangat awal dari dibikinnya surat telegram tersebut. Ia meminta agar jajaran kepolisian tidak bertindak arogan atau menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Oleh sebab itu, Sigit menginstruksikan agar seluruh personel kepolisian tetap bertindak tegas tapi juga mengedepankan sisi humanis dalam menegakan hukum di masyarakat.

“Arahan saya ingin Polri bisa tampil tegas namun humanis, namun kami lihat ditayangan media masih banyak terlihat tampilan anggota yang arogan, oleh karena tolong anggota untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dilapangan,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Sigit menekankan, gerak-gerik perilaku anggota kepolisian selalu disorot oleh masyarakat. Sebab itu, Sigit mengingatkan, satu perbuatan arogan oknum polisi dapat merusak citra Polri yang saat ini sedang berusaha menuju untuk lebih baik dan profesional.

“Karena semua perilaku anggota pasti akan disorot, karena sampai ada beberapa perbuatan oknum yang arogan, merusak satu institusi, karena itu saya minta agar membuat arahan agar anggota lebih hati-hati saat tampil dilapangan, jangan suka pamer tindakan yang kebablasan dan malah jadi terlihat arogan, masih sering terlihat anggota tampil arogan dalamm siaran liputan di media, hal-hal seperti itu agar diperbaiki sehingga tampilan anggota semakin terlihat baik, tegas namun humanis,” papar Sigit.

Sigit menyatakan, dalam telegram yang sempat muncul tadi ternyata menimbulkan perbedaan penafsiran dengan awak media atau insan pers. Kesalahan persepsi dalam hal ini bukanlah media melarang meliput arogansi polisi dilapangan.

Namun, menurut Sigit, semangat sebenarnya dari telegram itu adalah pribadi dari personel kepolisian itu sendiri yang tidak boleh bertindak arogan.

“Jadi dalam kesempatan ini saya luruskan, anggotanya yang saya minta untuk memperbaiki diri untuk tidak tampil arogan namun memperbaiki diri sehingga tampil tegas, namun tetap terlihat humanis. Bukan melarang media untuk tidak boleh merekam atau menhambil gambar anggota yang arogan atau melakukan pelanggaran,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan, sampai dengan saat ini, internal Korps Bhayangkara masih memerlukan kritik dan saran dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga, peran media sebagai salah satu pilar demokrasi akan tetap dihormati oleh Polri.

Dengan kerendahan hati, Sigit pun menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyatakat karena lahirnya perbedaan persepsi terkait dengan telegram tersebut.

“Karena kami Polri juga butuh masukan dan koreksi dari ekternal untuk bisa memperbaiki kekurangan kami. Oleh karena itu, saya sudah perintahkan Kadiv Humas untuk mencabut STR tersebut,” ucap Sigit.

“Dan sekali lagi mohon maaf atas terjadinya salah penafsiran yang membuat ketidaknyamanan teman-teman media, sekali lagi kami selalu butuh koreksi dari teman-teman media dan eksternal untuk perbaikan insititusi Polri agar bisa jadi lebih baik,” kata Sigit mengakhiri.

Kapolda Jatim Mengimbau Untuk Membentuk Da’i Kamtibmas Tingkat Kabupaten

Kapolda Jatim Mengimbau Untuk Membentuk Da’i Kamtibmas Tingkat Kabupaten

Kapolda Jatim Mengimbau Untuk Membentuk Da’i Kamtibmas Tingkat Kabupaten

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakikan kunjungan kerja di Polres Ponorogo, pada Selasa (6/4/2021).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dalam kunjungannya menyampaikan, kepada anggota untuk dapat mengemban tugas, wewenang dan tanggung jawabnya.

“Jika anggota bekerja dengan baik maka organisasi akan menjadi baik. Percayalah bahwa orang-orang yang ada di sekeliling kita adalah orang yang mempengaruhi masa depan kita,” ujar Kapolda Jatim.

Selain itu, Kapolda menghimbau kepada seluruh jajaran di Polres Ponorogo untuk melakukan program Presisi dari Kapolri. Pasalnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, merespon perubahan-perubahan yang terjadi dengan mengeluarkan program presisi.

“Presisi menjadi program bapak Kapolri yang harus kita laksanakan. Ada sejumlah program-program yang kemarin sudah kita anev untuk mewujudkan program Bapak Kapolri,” tegasnya

Lebih lanjut, Kapolda juga menghimbau kepada Kapolres Ponorogo, agar membentuk da’i Kamtibmas tingkat Kabupaten, dan secara struktur untuk melakukan komunikasi dengan tokoh agama di Ponorogo.

“Tujuannya da’i kamtibmas adalah untuk merawat kebhinekaan, Jawa Timur merupakan salah satu contoh daripada Indonesia. Seluruh agama, seluruh suku ada disini,” imbau orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu.

“Kita semua punya kewajiban yang sama. Untuk merawat Ponorogo, tentunya merawat Jawa Timur. Dan tentunya merawat bangsa Indonesia. Hal-hal yang menunjukkan kita semua menjadi bagian bangsa untuk merawat keberagaman ini perlu dijaga,” tambahnya.

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu