Pesan Kapolri Kepada 1.028 Taruna: Sinergisitas TNI-Polri Akan Menjamin Stabilitas Keamanan dan Politik

MAGELANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri upacara Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2022 di Magelang, Jawa Tengah, Senin (31/11/2022).

Wisuda kali ini diikuti 1.028 Taruna terdiri dari 379 Pratar Akmil, 250 Pratar AAL, 149 Pratar AAU dan 250 Bhatar Akpol. Mereka telah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dengan baik.

“Saya ucapkan selamat kepada 1.028 Taruna yang merupakan pemuda-pemudi calon pimpinan bangsa masa depan,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh Taruna, karena perjalanan kedepan masih panjang. Dimana setiap orang masih berpeluang untuk menjadi juara.

Oleh sebab itu, Sigit meminta mereka untuk terus berlatih dan jangan menyerah sebagaimana perkataan dari petinju legendaris Muhammad Ali bahwa, “I hated every minute of training, but I said don’t quit, suffer now and live the rest of your life as a champion” (Saya benci setiap menit dalam berlatih, tapi saya berkata jangan menyerah, menderitalah sekarang dan nikmati sisa hidupmu sebagai juara).

“Hal tersebut sangat penting agar kelak nantinya para Taruna dapat menjadi perwira-perwira muda
yang mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa di masa depan,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit mengungkapkan, para Taruna perlu mengetahui bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks baik dalam pada tataran global, regional, maupun nasional.

Penyelesaian berbagai tantangan tersebut kata dia merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, terutama TNI-Polri sebagai garda terdepan penjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Melihat hal tersebut, maka tentunya sinergisitas dan soliditas TNI-Polri harus terus diperkokoh. Apabila
sinergisitas dan soliditas TNI-Polri kokoh, maka tentunya juga dapat menjamin stabilitas
keamanan dan politik.

“Hal tersebut sejalan dengan penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa, “Kalau dilihat Polri solid, kemudian bergandengan dengan TNI solid, saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan kita, stabilitas politik kita pasti akan baik,” tegasnya.

Dikatakan Sigit, sebagai langkah untuk memupuk soliditas dan sinergisitas TNI-Polri sejak dini, maka TNI dan Polri telah membuat nota kesepahaman untuk menyelenggarakan Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian.

Oleh sebab itu, mantan Kadiv Propam Polri itu berpesan kepada para Taruna agar terus meningkatkan soliditas dan sinergisitas yang telah terjalin selama menempuh pendidikan dasar integrasi.

Sehingga diharapkan pada tahun 2026 ketika rekan-rekan menyelesaikan pendidikan maka akan lahir sosok-sosok perwira TNI-Polri yang mampu berjuang bersama dalam rangka mempererat kebhinekaan guna mewujudkan Indonesia Maju.

Lebih jauh Sigit mengungkapkan bahwa para Taruna memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan bersama. Pada tahun 2030 sampai 2035 ketika bangsa kita akan memetik manfaat dari momen bonus demografi, rekan-rekan sudah menyandang pangkat Kapten atau AKP sebagai motor organisasi yang memimpin langsung personel di lapangan.

“Bukan hanya itu, pada tahun 2045 ketika kita berhasil mewujudkan Visi Indonesia Emas, rekan-rekan sudah berpangkat Letkol atau AKBP dan akan menduduki jabatan strategis seperti Kapolres, Dandim serta Danyon yang memimpin personel dalam jumlah besar,” tandasnya.

Melihat berbagai hal tersebut, Sigit berpesan para Taruna tentunya harus terus menempa diri, karena salah satu kunci utama guna memetik manfaat dari bonus demografi dan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Sigit memahami menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjalanan yang mudah. Dibutuhkan semangat dan pengorbanan dalam menempuh pendidikan sehingga dapat menjadi perwira tangguh dan memiliki resiliensi yang tinggi untuk bertahan menghadapi segala tantangan.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para Taruna sekalian agar terus mengasah 3 kompetensi, meliputi kompetensi teknis, leadership dan etika, serta latihlah diri untuk menerapkan Servant Leadership yaitu pemimpin teladan yang menempatkan anggota maupun masyarakat sebagai prioritas utama. Selain itu,
jangan lupa juga untuk terus membiasakan berbuat baik dalam keseharian, sehingga nantinya para Taruna memiliki sifat pribadi yang unggul,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sigit meminta para Taruna terus mengasah berbagai hal tersebut. Dia yakin para Taruna kelak akan menjadi perwira yang berkarakter karena memiliki kompetensi, kepemimpinan dan sifat pribadi yang unggul. Ibarat sebuah patung yang melalui proses pemahatan yang panjang agar menjadi mahakarya yang indah. Para Taruna juga harus melalui proses pendidikan yang berat agar menjadi sosok perwira yang kehadirannya selalu diharapkan, karena dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Diakhir sambutannya, mantan Kapolda Banten itu menitipkan masa depan bangsa Indonesia dipundak para Taruna. Manfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar sebagaimana perkataan dari Mahatma Gandi bahwa, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” (Hiduplah seolah-olah anda akan mati besok dan belajarlah seolah-olah anda akan hidup selamanya).

Pesan Kapolri Kepada 1.028 Taruna: Sinergisitas TNI-Polri Akan Menjamin Stabilitas Keamanan dan Politik

MAGELANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri upacara Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2022 di Magelang, Jawa Tengah, Senin (31/11/2022).

Wisuda kali ini diikuti 1.028 Taruna terdiri dari 379 Pratar Akmil, 250 Pratar AAL, 149 Pratar AAU dan 250 Bhatar Akpol. Mereka telah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dengan baik.

“Saya ucapkan selamat kepada 1.028 Taruna yang merupakan pemuda-pemudi calon pimpinan bangsa masa depan,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh Taruna, karena perjalanan kedepan masih panjang. Dimana setiap orang masih berpeluang untuk menjadi juara.

Oleh sebab itu, Sigit meminta mereka untuk terus berlatih dan jangan menyerah sebagaimana perkataan dari petinju legendaris Muhammad Ali bahwa, “I hated every minute of training, but I said don’t quit, suffer now and live the rest of your life as a champion” (Saya benci setiap menit dalam berlatih, tapi saya berkata jangan menyerah, menderitalah sekarang dan nikmati sisa hidupmu sebagai juara).

“Hal tersebut sangat penting agar kelak nantinya para Taruna dapat menjadi perwira-perwira muda
yang mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa di masa depan,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit mengungkapkan, para Taruna perlu mengetahui bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks baik dalam pada tataran global, regional, maupun nasional.

Penyelesaian berbagai tantangan tersebut kata dia merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, terutama TNI-Polri sebagai garda terdepan penjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Melihat hal tersebut, maka tentunya sinergisitas dan soliditas TNI-Polri harus terus diperkokoh. Apabila
sinergisitas dan soliditas TNI-Polri kokoh, maka tentunya juga dapat menjamin stabilitas
keamanan dan politik.

“Hal tersebut sejalan dengan penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa, “Kalau dilihat Polri solid, kemudian bergandengan dengan TNI solid, saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan kita, stabilitas politik kita pasti akan baik,” tegasnya.

Dikatakan Sigit, sebagai langkah untuk memupuk soliditas dan sinergisitas TNI-Polri sejak dini, maka TNI dan Polri telah membuat nota kesepahaman untuk menyelenggarakan Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian.

Oleh sebab itu, mantan Kadiv Propam Polri itu berpesan kepada para Taruna agar terus meningkatkan soliditas dan sinergisitas yang telah terjalin selama menempuh pendidikan dasar integrasi.

Sehingga diharapkan pada tahun 2026 ketika rekan-rekan menyelesaikan pendidikan maka akan lahir sosok-sosok perwira TNI-Polri yang mampu berjuang bersama dalam rangka mempererat kebhinekaan guna mewujudkan Indonesia Maju.

Lebih jauh Sigit mengungkapkan bahwa para Taruna memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan bersama. Pada tahun 2030 sampai 2035 ketika bangsa kita akan memetik manfaat dari momen bonus demografi, rekan-rekan sudah menyandang pangkat Kapten atau AKP sebagai motor organisasi yang memimpin langsung personel di lapangan.

“Bukan hanya itu, pada tahun 2045 ketika kita berhasil mewujudkan Visi Indonesia Emas, rekan-rekan sudah berpangkat Letkol atau AKBP dan akan menduduki jabatan strategis seperti Kapolres, Dandim serta Danyon yang memimpin personel dalam jumlah besar,” tandasnya.

Melihat berbagai hal tersebut, Sigit berpesan para Taruna tentunya harus terus menempa diri, karena salah satu kunci utama guna memetik manfaat dari bonus demografi dan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Sigit memahami menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjalanan yang mudah. Dibutuhkan semangat dan pengorbanan dalam menempuh pendidikan sehingga dapat menjadi perwira tangguh dan memiliki resiliensi yang tinggi untuk bertahan menghadapi segala tantangan.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para Taruna sekalian agar terus mengasah 3 kompetensi, meliputi kompetensi teknis, leadership dan etika, serta latihlah diri untuk menerapkan Servant Leadership yaitu pemimpin teladan yang menempatkan anggota maupun masyarakat sebagai prioritas utama. Selain itu,
jangan lupa juga untuk terus membiasakan berbuat baik dalam keseharian, sehingga nantinya para Taruna memiliki sifat pribadi yang unggul,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sigit meminta para Taruna terus mengasah berbagai hal tersebut. Dia yakin para Taruna kelak akan menjadi perwira yang berkarakter karena memiliki kompetensi, kepemimpinan dan sifat pribadi yang unggul. Ibarat sebuah patung yang melalui proses pemahatan yang panjang agar menjadi mahakarya yang indah. Para Taruna juga harus melalui proses pendidikan yang berat agar menjadi sosok perwira yang kehadirannya selalu diharapkan, karena dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Diakhir sambutannya, mantan Kapolda Banten itu menitipkan masa depan bangsa Indonesia dipundak para Taruna. Manfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar sebagaimana perkataan dari Mahatma Gandi bahwa, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” (Hiduplah seolah-olah anda akan mati besok dan belajarlah seolah-olah anda akan hidup selamanya).

Antisipasi Tindak Kriminal dan Cegah Balap Liar Puluhan Personel Polres Gresik Patroli Skala Besar

GRESIK – Puluhan Personel Polres Gresik turun lapangan menggelar patroli di beberapa titik rawan gangguan kamtibmas kemarin malam, Minggu (30/10). Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi terjadi aksi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya saat akhir pekan.

“Patroli kali ini anggota kami kerahkan di titik Simpang 4 Sentolang dan Stadion Gelora Samudro. Dua tempat tersebut kerap menjadi titik kumpul,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis usai apel pagi,Senin (31/10/22).

Petugas patroli menyalakan blue light sebagai peringatan agar tidak ada aksi balap liar. Sebab bisa membahayakan para joki sendiri sekaligus meresahkan masyarakat sekitar.

“Antisipasi balap liar terus kita lakukan. Selain patroli saat malam hari, kami juga menggencarkan sosialisasi,”jelas Kapolres Gresik.

Selama ini, aksi kebut -kebutan balap liar di Kabupaten Gresik kerap dilakukan kalangan pemuda dan remaja. Beberapa waktu lalu bahkan sempat menelan korban jiwa.

Polisi sudah berulang kali melakukan penindakan. Namun aksi terdebut kerap kambuh. Utamanya saat akhir pekan.

“Kami akan rutin laksanakan patroli demi terpeliharanya kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik,”pungkas Mochamad Nur Azis.

Polres Gresik pun mengimbau masyarakat dan orang tua agar mengawasi pergaulan anaknya. Jangan sampai ikut – ikutan aksi balap liar yang membahayakan keselamatannya. (**)

Antisipasi Tindak Kriminal dan Cegah Balap Liar Puluhan Personel Polres Gresik Patroli Skala Besar

GRESIK – Puluhan Personel Polres Gresik turun lapangan menggelar patroli di beberapa titik rawan gangguan kamtibmas kemarin malam, Minggu (30/10). Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi terjadi aksi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya saat akhir pekan.

“Patroli kali ini anggota kami kerahkan di titik Simpang 4 Sentolang dan Stadion Gelora Samudro. Dua tempat tersebut kerap menjadi titik kumpul,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis usai apel pagi,Senin (31/10/22).

Petugas patroli menyalakan blue light sebagai peringatan agar tidak ada aksi balap liar. Sebab bisa membahayakan para joki sendiri sekaligus meresahkan masyarakat sekitar.

“Antisipasi balap liar terus kita lakukan. Selain patroli saat malam hari, kami juga menggencarkan sosialisasi,”jelas Kapolres Gresik.

Selama ini, aksi kebut -kebutan balap liar di Kabupaten Gresik kerap dilakukan kalangan pemuda dan remaja. Beberapa waktu lalu bahkan sempat menelan korban jiwa.

Polisi sudah berulang kali melakukan penindakan. Namun aksi terdebut kerap kambuh. Utamanya saat akhir pekan.

“Kami akan rutin laksanakan patroli demi terpeliharanya kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik,”pungkas Mochamad Nur Azis.

Polres Gresik pun mengimbau masyarakat dan orang tua agar mengawasi pergaulan anaknya. Jangan sampai ikut – ikutan aksi balap liar yang membahayakan keselamatannya. (**)

Si Humas Polres Magetan Gandeng Awak Media Salurkan Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Alam

MAGETAN– Kepolisian Resor Magetan kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam yang menerjang di beberapa wilayah Jawa Timur.

Kegiatan penyaluran bantuan bekerja sama dengan awak media pokja Polres Magetan bertepatan dengan hari jadi Humas Polri ke 71.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Budi Kuncahyo mengungkapkan jika bantuan berupa selimut dan pakaian layak pakai yang kita komulir dari anggota dan ASN Polres Magetan.

“Selimut dan pakaian layak pakai kita komulir dari anggota Polres Magetan,” ungkap AKP Budi.

Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan bantuan yang disalurkan yang kesekian kalinya ini sebanyak 3 Dus besar berisi pakaian layak pakai.

“Sebelumnya Polres Magetan sudah menyalurkan bantuan berupa sembako, dan kini kembali kami bersama rekan – rekan media menyalurkan bantuan berupa pakaian dan selimut,” jelas AKP Budi Kuncahyo.

Selain kegiatan bantuan sosial, sihumas Polres Magetan juga menggelar berbagai kegiatan olah raga dan puncaknya tasyakuran secara sederhana dalam rangka hari Jadi Humas Polri ke 71.

“Kemarin kita juga menggelar selametan sederhana bersama anggota semoga Humas Polri khususnya Sihumas Polres Magetan senantiasa mendapatkan keberkahan dan kelancaran dalam bertugas,” imbuhnya

Selain menyalurkan bantuan tersebut, pihaknya juga menghimbau kepada waga masyarakat khususnya yang ada di wilayah pegunungan atau perbukitan agar selalu meningkatkan kewaspadaan khususnya pada saat musim hujan seperti saat ini dimana curah hujannya sangat tinggi.

“Kami ajak masyarakat waspada bencana,dan tetap berpedoman pada himbauan petugas terkait kebencanaan jika sewaktu – waktu terjadi bencana,” pungkas Kasi Humas Polres Magetan ini. (Bt19)

Si Humas Polres Magetan Gandeng Awak Media Salurkan Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Alam

MAGETAN– Kepolisian Resor Magetan kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam yang menerjang di beberapa wilayah Jawa Timur.

Kegiatan penyaluran bantuan bekerja sama dengan awak media pokja Polres Magetan bertepatan dengan hari jadi Humas Polri ke 71.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Budi Kuncahyo mengungkapkan jika bantuan berupa selimut dan pakaian layak pakai yang kita komulir dari anggota dan ASN Polres Magetan.

“Selimut dan pakaian layak pakai kita komulir dari anggota Polres Magetan,” ungkap AKP Budi.

Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan bantuan yang disalurkan yang kesekian kalinya ini sebanyak 3 Dus besar berisi pakaian layak pakai.

“Sebelumnya Polres Magetan sudah menyalurkan bantuan berupa sembako, dan kini kembali kami bersama rekan – rekan media menyalurkan bantuan berupa pakaian dan selimut,” jelas AKP Budi Kuncahyo.

Selain kegiatan bantuan sosial, sihumas Polres Magetan juga menggelar berbagai kegiatan olah raga dan puncaknya tasyakuran secara sederhana dalam rangka hari Jadi Humas Polri ke 71.

“Kemarin kita juga menggelar selametan sederhana bersama anggota semoga Humas Polri khususnya Sihumas Polres Magetan senantiasa mendapatkan keberkahan dan kelancaran dalam bertugas,” imbuhnya

Selain menyalurkan bantuan tersebut, pihaknya juga menghimbau kepada waga masyarakat khususnya yang ada di wilayah pegunungan atau perbukitan agar selalu meningkatkan kewaspadaan khususnya pada saat musim hujan seperti saat ini dimana curah hujannya sangat tinggi.

“Kami ajak masyarakat waspada bencana,dan tetap berpedoman pada himbauan petugas terkait kebencanaan jika sewaktu – waktu terjadi bencana,” pungkas Kasi Humas Polres Magetan ini. (Bt19)

Kapolda Jatim Tinjau MMPP dan Satpas Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Toni Harmanto melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo, Senin (31/10/2022). Dalam kesempatan ini, juga meninjau Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) dan Satpas di Polresta Sidoarjo.

“Kami tinjau langsung bagaimana penerapan pelayanan Polri bagi masyarakat di Polresta Sidoarjo. Sangat bagus, dalam berikan layanan masyarakat harus dimudahkan dan tidak berbelit,” ujar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Toni Harmanto.

Ia berharap kepada Kapolresta Sidoarjo dan jajarannya dapat terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kemudian kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo selalu terjaga.

Setelah meninjau sejumlah pelayanan publik dan Satpas Polresta Sidoarjo, Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto didampingi pejabat utama Polda Jatim melakukan penanaman pohon di Mapolresta Sidoarjo. Dilanjutkan dengan pengarahan kepada Kapolresta Sidoarjo, pejabat utama dan kapolsek jajaran.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro usai menerima kunjungan kerja Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto, siap menjalankan segala program dari Kapolri dan Kapolda Jatim, khususnya dalam menjaga kondusifitas kamtibmas dan peningkatan pelayanan publik. (Bt19)

Kapolda Jatim Tinjau MMPP dan Satpas Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Toni Harmanto melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo, Senin (31/10/2022). Dalam kesempatan ini, juga meninjau Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) dan Satpas di Polresta Sidoarjo.

“Kami tinjau langsung bagaimana penerapan pelayanan Polri bagi masyarakat di Polresta Sidoarjo. Sangat bagus, dalam berikan layanan masyarakat harus dimudahkan dan tidak berbelit,” ujar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Toni Harmanto.

Ia berharap kepada Kapolresta Sidoarjo dan jajarannya dapat terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kemudian kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo selalu terjaga.

Setelah meninjau sejumlah pelayanan publik dan Satpas Polresta Sidoarjo, Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto didampingi pejabat utama Polda Jatim melakukan penanaman pohon di Mapolresta Sidoarjo. Dilanjutkan dengan pengarahan kepada Kapolresta Sidoarjo, pejabat utama dan kapolsek jajaran.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro usai menerima kunjungan kerja Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto, siap menjalankan segala program dari Kapolri dan Kapolda Jatim, khususnya dalam menjaga kondusifitas kamtibmas dan peningkatan pelayanan publik. (Bt19)

AKBP Oskar Beri Penghargaan Pocil Polres Batu

Kapolres Batu AKBP Oscar Syamsuddin memberikan penghargaan kepada Siswa-siswi dari anak-anak SDN Nganglik 1 yang tergabung dalam Polisi Cilik (Pocil) Polres Polres Batu meraih 2 prestasi sekaligus dalam Lomba Pocil yang di selenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim di Tunjungan Plaza Surabaya, Kamis (27/10/22) kemarin

Kota Batu – Penghargaan dalam bentuk Piagam tersebut diberikan langsung Kapolres Batu kepada 8 Pelatih dan 25 Anggota Pocil di Lapangan Apel Polres Batu. Senin (31/10/22).

Kapolres Batu mengatakan penghargaan diberikan karena Pocil Polres Batu berhasil Juara Utama ke III dan Juara I Kategori Blocking Area Panggung. Dalam lomba Pocil dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

“Piagam ini merupakan bentuk terimakasih atas dedikasi dan kerja kerasnya selama 3 bulan melaksanakan latihan Pocil sehingga mendapat juara dan mengharumkan Kota Batu,” ujar Kapolres.

Tak hanya itu AKBP Oscar Syamsuddin juga memberikan piagam penghargaan kepada para pelatih yang dengan penuh kesabaran terus melatih para adik adik pocil selama ini.

“Tak lupa Kepada para pelatih, kepala sekolah SDN Nganglik 1 dan seluruh orang tua pocil kami mengucapkan terimakasih atas dukungannya selama pelaksanaan latihan dan lomba serta mendukung anak-anak untuk lebih semangat dalam bertanding,” ujar Kapolres.

Atas prestasi yang telah diraih, Kapolres Batu meminta para pocil untuk tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan. Jadikan prestasi ini sebagai acuan untuk terus mencetak prestasi prestasi lainya,” harapnya.

Terima kasih juga atas dedikasi pelatih Pocil telah membawa nama Polres Batu menjadi juara tingkat Jawa Timur tahun ini,”

Hadir dalam acara tersebut, PJU Polres Batu dan orang tua para pocil. (Batu19)

Turut Berduka, Kapolda Jatim Kunjungi Rumah Keluarga Tragedi Kanjuruhan di Kota Malang

KOTA MALANG– Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto kembali mengunjungi rumah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan untuk silaturahmi sekaligus takziah.

Dengan didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni mengunjungi rumah almarhum Farzah Dwi Kurniawan Jhovando (20) di Jalan Sudimoro Utara, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (26/10/22).

Alm.Farzah yang juga berstatus sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut, turut menjadi korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal usai mendapatkan perawatan selama 21 hari di ruang HCU RS Saiful Anwar Kota Malang, Minggu (23/10) yang lalu.

Selain menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin serta turut berduka kepada keluarga Alm. Farzah, Kapolda Jatim juga akan memfasilitasi kakak almarhum yang memliliki izasah kebidanan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai profesinya.

“Kakak nya almarhum ini adalah profesi bidan, dengan kemampuannya sendiri tadi kebetulan diskusi kami itu apakah memang sudah punya pekerjaan atau belum. Kami akan mencoba untuk memfasilitasi agar bekerja di satu tempat sehingga, nanti akan membantu meringankan hidup keluarga almarhum,”ujar Irjen Pol Toni.

Disinggung terkait proses tindak lanjut tragedy Kanjuruhan Kapolda Jatim juga menegaskan proses masih terus bergulir dalam proses penyidikan.

“Para tersangka sudah kami tahan dan untuk berkas tahap pertama sudah kami serahkan ke Kejaksaan Tinggi. Untuk tersangka baru masih pendalaman kembali dan masih berjalan,”kata Irjen Pol Toni.

Terkait dengan otopsi, mantan Kapolda Sumsel ini menjelaskan, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF ) sendiri sudah mendapatkan informasi dari rumah sakit terhadap dua orang yang pada saat itu akan dilakukan otopsi tetapi kemudian diputuskan menolak kembali.

“Kalau memang ada ketersediaan artinya ini juga akan memperjelas kembali artinya Autopsi ini memperjelas kembali kematian. Kami bersedia untuk mengakomodir itu,”pungkas Irjen Pol Toni.

Sementara itu, dari pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Polda Jatim yang telah melakukan kunjunganya.

Keluarga mengaku sudah bisa menerima dan menyerahkan seluruh proses penyidikan ke pihak yang berwajib. (**)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu