Polres Situbondo Dropping Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kendit

SITUBONDO – Puluhan rumah penduduk di pedukuhan Jatisari dusun Krajan Desa Klatakan Kecamatan Kendit Situbondo terendam banjir.

Curah hujan tinggi yang melanda sebagian besar wilayah kabupaten Situbondo Selasa Malam 28 Februari 2023, mengakibatkan sungai di Kendit meluap.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi melalui Kapolsek Kendit Iptu Suryanto, SH menerangkan hasil pendataan sementara dilokasi ada sekitar 90 Kepala keluarga (KK) di pedukuhan Jatisari mengalami dampak langsung dari peristiwa bencana alam banjir tersebut.

“Rumah dan perabotan milik warga terendam air dan lumpur setinggi kurang lebih 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa,” kata Iptu Suryanto,Rabu (1/3).

Dampak dari kejadian banjir tersebut menyebabkan kerusakan dan kerugian material yang tidak sedikit.

“ Kami langsung ke lokasi dan ada sekitar 90 keluarga yang terdampak banjir sekaliogus memberikan bantuan nasi bungkus dan air mineral karena ini yang dibutuhkan warga saat tidak bisa bekerja normal seperti biasa “ ungkapnya

Iptu Suryanto menambahkan tidak hanya bantuan berupa makanan dan minuman tapi anggota Polsek kendit juga bergotong royong dengan warga membersihkan jalan umum dan rumah warga dari lumpur yang masuk ke rumah tempat tinggal warga.

“Kehadiran personel Polri ditengah masyarakat yang terdampak bencana adalah wujud dari rasa kemanusiaan dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat secara nyata “ tandasnya

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan Didik Budianto mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polres Situbondo Polsek Kendit yang peduli kepada warga yang terkena bencana banjir.

Bantuan makanan dan minuman tersebut sangat dibutuhkan warga dikarenakan akibat banjir semua perabotan rumah terendam air sehingga kesulitan untuk memasak.

“ Kami ucapkan terima kasih, bantuan makanan maupun tenaga yang diberikan Kepolisian sangat berarti bagi warga “ pungkasnya. (*)

Kapolda Jatim Bersama Forkopimda Distribusikan Bantuan ke Pulau Masalembu Gunakan KRI Malahayati TNI AL

Surabaya – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,MH dan Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmasyarah serta Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas bantuan bahan pokok pangan ke Pulau Masalembu,Kabupaten Sumenep Madura.

Dengan menggunakan KRI Malahayati milik TNI AL, 15 Ton beras, 5 Ton Gula, 1000 bungkus minyak @2 liter, 1.700 kaleng sarden, 2.000 pcs mie instan, 300 tabung LPG 3 Kg dikirim dari Surabaya, kemarin Rabu (1/3/2023).

Didampingi Kapolda Jatim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan bahan pokok pangan tersebut dikirim dengan kapal perang milik TNI AL karena hingga saat ini gelombang masih cukup tinggi.

“Gelombang ombak yang cukup tinggi, beberapa proses pengiriman logistik akhirnya tidak bisa dilanjutkan,oleh karena itu, hasil dari assessment harus dengan menggunakan kapal perang,” ujar Khofifah.

Selain ABK KRI Malahayati, turut serta Camat Masalembu dan tim BPBD Provinsi Jawa Timur, yang akan menyertai sampai dipastikan bahwa logistik ini didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih kepada Pangkoarmada ll, bahwa ada KRI Malahayati yang sore ini akan memberangkatkan bantuan logistik ke masyarakat di Masalembu,” tandas Gubernur Jatim.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menuturkan bahwa bantuan ini adalah wujud sinergitas dan komitmen Forkopimda Jawa Timur dalam penanganan bencana alam.

“Mohon doa semuanya dan tentu salam kita kepada masyarakat di Masalembu melalui pak camat, mudah-mudahan mereka terkonfirmasi bahwa bantuan sore ini akan diberangkatkan dan didistribusikan dengan baik,” pungkas Khofifah.

Untuk diketahui, akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah Jawa Timur beberapa pekan ini, mengakibatkan aktivitas pelayaran penumpang dan logistik di Pulau Masalembu lumpuh total.

Krisis panganpun dirasakan oleh warga masyarakat yang tinggal di pulau yang masuk wilayah Kabupaten Sumenep tersebut, karena terisolasi selama dua pekan lebih.

Melihat kondisi tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur mendistribusikan bantuan kebutuhan bahan pokok pangan untuk penduduk di Pulau Masalembu.
(**)

Polres Tuban Amankan 13 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Ringoad, 3 Diantaranya Ditetapkan Tersangka

Tuban – Polres Tuban Polda Jawa timur berhasil mengamankan sebanyak 13 orang pelaku pelaku penganiayaan terhadap SM (17) yang terjadi di jalur lingkar selatan kecamatan Semanding kabupaten Tuban.

Dari 13 orang tersebut 3 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka salah satunya masih dibawah umur yakni berinisial DF (16) kecamatan Semanding, RG (18) serta NF (21) kecamatan Tuban.

Kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 07 Februari 2023 sekira pukul 01.00 wib bertempat ditepi jalan turut jalur Lingkar Selatan turut kecamatan Semanding kabupaten Tuban beberapa kelompok pemuda sedang melakukan aksi balap liar.

Menurut Kapolres Tuban kejadian penganiayaan dipicu ketersinggungan dari salah satu kelompok pemuda yang sedang nongkrong serta balap liar di jalan tersebut sehingga melakukan pengeroyokan.

“Alhamdulillah setelah kurang lebih dua minggu penyelidikan pelaku berhasil kita amankan” ucap Kapolres Tuban dalam konferensi pers, Rabu (01/03).

Masih kata Rahman, para pelaku melakukan penyerangan terhadap korban dengan cara melakukan pemukulan serta pembacokan sehingga mengakibatkan luka pada bagian punggung dan kepala.

“Korban ada beberapa luka di bagian punggung dan di kepala akibat pemukulan dan senjata tajam, kondisi korban saat ini sudah sehat, tidak sampai luka yang fatal” Imbuhnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas diantaranya parang, celurit, pedang, dari pengakuan pelaku, senjata yang mereka gunakan didapatkan dengan cara membeli secara online namun ada juga yang membuat sendiri.

“Dari hasil pendalaman kejadian ini murni penganiayaan” terangnya.

Lebih lanjut AKBP Rahman menghimbau kepada masyarakat khususnya kabupaten Tuban untuk tidak melakukan aksi-aksi yang bisa mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 80 Jo Pasal 76 Undang-undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang Republik Indonesia no 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 (Lima) tahun. (*)

Cegah Premanisme di Kawasan Wisata , Anggota Satbinmas berikan edukasi pada Ops Bina Kusuma Semeru 2023

Batu – Dalam rangka lebih meningkatkan kegiatan Operasi Bina Kusuma Semeru 2023, Satuan Binmas Polres Batu Polda Jatim melaksanakan sosialisasi dan himbuan kepada  masyarakat pelaku wisata Taman Kelinci Desa Pandesari Kec. Pujon Kab.Malang serta Kawasan Coban Rondo Pujon, Kamis (2/3/23) pagi.

Operasi Bina Kusuma Semeru 2023 yang mengedepankan upaya pembinaan dan pencegahan yang dilaksanakan oleh Polri kepada masyarakat, dalam rangka mengurangi penyakit masyarakat yang sering muncul sehingga menimbulkan dampak sosial yang tidak baik di kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi dan himbauan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Sat Binmas Polres Batu Iptu Edi Hendarko bersama anggotanya , dan dalam arahannya, menyampaikan berbagai hal seputar penyalahgunaan narkoba dan premanisme.

“Jangan sekali-kali mendekati Narkoba, atau kalian akan menyesal selamanya dan jika melihat atau mengetahui adanya aksi premanisme di lingkungan, segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor Polisi terdekat ataupun langsung menelpon call center 110,” jelas Edi.

Di tempat terpisah, Kasat Binmas Polres Batu AKP Dwi Jatmiko mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan himbauan yang dilakukan Sat Binmas Polres Batu dalam rangka Operasi Bina Kusuma Semeru 2023 yang dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 17 Februari sampai dengan 13 Maret 2023.

“Sosialisasi dan himbauan dilaksanakan agar masyarakat mengerti serta memahami dan bersama-sama dengan Polri bersedia membantu dalam memberantas narkoba, kenakalan remaja dan premanisme untuk sitkamitbmas Kota Wisata Batu yang kondusif,” pungkasnya.

Totalitas ! Anggota Polres Batu melakukan pengamanan di titik rawan pada malam hari

Batu – Untuk meminimalisir bentuk pelanggaran, kejahatan atau gangguan kamtibmas dan atau tindak pidana/pelanggaran hukum yang menuntut atau perlunya kehadiran anggota Polri untuk melakukan tindakan Kepolisian guna terpeliharanya ketertiban dan menjamin keamanan umum, Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan patrol secara periodik pada jam – jam rawan khususnya di waktu malam hari. Rabu (1/3/23)

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan bahwa ada beberapa kegiatan Kepolisian diawal tahun 2023 ini yang harus ditingkatkan, salah satunya adalah kegiatan patroli.

 “Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Batu, saya berharap agar seluruh anggota melaksanakan kegiatan patroli, baik pada siang maupun malam hari di jam – jam rawan pada beberapa titik yang patut diduga daerah rawan terjadinya pidana,” tegas Kapolres Batu.

 “Selain itu kita saat melaksanakan patroli diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat baik yang akan melaksanakan ibadah maupun ke tempat – tempat keramaian. Jalin sinergitas dengan TNI dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka menjaga Harkamtibmas yang sudah kondusif di wilayah hukum Polres Batu,” tambah Oskar.

Menindaklanjuti atensi Kapolres Batu seluruh anggota Polsek jajaran maupun Satuan Fungsi Samapta dan Sat Lantas melaksanakan kegiatan patroli dan sambang pada jam – jam tertentu secara periodik.

Beberapa sasaran Patroli diantaranya tempat ibadah, sekolahan, tempat pertokoan, Perbankan, tempat wisata, pemukiman penduduk dan titik – titik rawan lainnya seperti jalan arteri perbatasan desa dan Kota.

Diharapkan melalui peningkatan kegiatan Patroli sesuai arahan Pimpinan ini dapat tercipta Harkamtibmas yang baik di Indonesia pada Umumnya dan di Kota Batu Pada khususnya.

Turun ke tingkat bawah, Anggota Polsek Kasembon sosialisasikan Operasi Bina Kusuma Semeru 2023

Batu – Dalam rangka Harkamtibmas dan memberikan rasa aman kepada semua lapisan masyarakat, pada hari Rabu (1/3/23), Petugas Piket Polsek Kasembon Polres Batu Polda Jatim melaksanakan kegiatan sambang kepada masyarakat yang sedang melaksanakan Siskamling/penjagaan terkait pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Semeru 2023.

Melalui kegiatan sambang ini diharapkan para masyarakat mengetahui bahwa saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia sedang melaksanakan Oprasi terpusat dengan sasaran Kenakalan remaja, Peredaran Narkoba serta Premanisme yang dimulai pada tanggal 27 Februari s/d 13 Maret 2023.

Petugas juga berpesan kepada masyarakat untuk mewaspadai selain 3 sasaran Ops Bina Kusuma tersebut juga untuk turut serta membantu Kepolsian dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

“Sampaikan apabila ada informasi berkaitan dengan Kamtibmas kepada Polri dengan menghubungi layanan Kepolisian call center 110 Polres Batu dan bisa telepon ke saya langsung,” kata Bripka Busro.

Kegiatan sambang kamtibmas merupakan salah satu kegiatan atensi Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin yang harus dilaksanakan oleh masing – masing anggota Bhabinkamtibmas dalam rangka menyerap aspirasi dan informasi gangguan Kamtibmas yang ada di wilayah, sehingga nantinya Polres Batu beserta jajaran akan dapat dengan cepat membuat langkah – langkah solusi maupun tindakan Kepolisian yang cepat dan terukur.

Sat Lantas Polres Batu tetap tindak pelanggaran kasat mata seperti Knalpot Brong dan tidak memakai helm

Polres Batu – Usai apel pagi anggota Satuan Lalu Lintas Polres Batu Polda Jatim langsung menempati simpul-simpul jalan yang ada di Kota Batu. Kegiatan ini selain bertujuan untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kamis (2/3/23)

Kegiatan Poros Pagi ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas dan kurang lebih ada 12 (Dua Belas) titik/simpul rawan padat arus yang setiap harinya ditempati oleh Personil Satlantas Polres Batu.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin berharap kepada seluruh anggota Opsnal baik dari Satlantas maupun Sat Samapta serta Polsek Jajaran dapat dengan maksimal dalam melaksanakan poros pagi.

“Pengaturan Lalu Lintas adalah salah satu tugas pokok fungsi yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri khususnya anggota dari Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran, yang mana keberadaannya di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan secara langsung,” terang Oskar.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati menyampaikan bahwa Poros pagi ini kami harapkan selain dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di pagi hari, kami juga berharap dengan adanya keberadaan anggota di lapangan dapat juga menjadi efek jerah bagi pelaku pidana yang akan melancarkan aksinya.

“Setiap anggota mempunyai tanggung jawab di plotingnya masing – masing untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sehingga pengguna jalan khususnya penyeberang jalan kaki, anak – anak Sekolah yang sedang berangkat ke tempat Sekolahnya, pengguna jalan yang sedang berangkat ke tempat kerjanya serta pengguna jalan lainnya dapat aman dan lancar sampai ditujuannya,” Ungkap LYA.

 “Poros pagi juga merupakan salah satu atensi dari Bapak Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin yang wajib dilaksanakan oleh anggota Sat lantas, Sat Samapta dan Polsek Jajaran dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat khususnya bagi pengguna jalan di pagi hari pada jam berangkat Sekolah dan pada jam berangkat kerja,” tambah AKP Lya.

Kegiatan Poros pagi ini juga mendapat respon positif dari masyarakat karena merasa terbantu dengan kehadiran anggota di lapangan. Hal ini dikarenakan anggota yang berjaga pada jam-jam sibuk dimana masyarakat hendak berangkat untuk bekerja dan anak-anak yang hendak pergi kesekolah dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan.

Dalam pelaksanaan poros pagi kali ini , Anggota Sat tetap melakukan tindakan kepada para pengguna kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran kasat mata yaitu tidak menggunakan helm dan penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu pengendara lain.

Kompak, Aremania dan Polisi Sambut Ramadhan Dengan Bersihkan Tempat Ibadah

MALANG – Nuansa toleransi antar umat beragama sangat terasa ketika Aremania, Polisi dan warga bergotong royong membersihkan tempat ibadah dalam rangkaian bakti religi yang digelar serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, Rabu (1/3/2023).

Puluhan personel Kepolisian bergabung dengan TNI, Aremania, Banser, pemuda gereja, ormas, serta tokoh agama, melaksanakan kegiatan bakti religi dengan sasaran pembersihan tempat ibadah Masjid dan Musholla.

Diantaranya Mushola Al Amin Kecamatan Turen, Masjid An Nur Kecamatan Sumbermanjingwetan, dan Masjid Ulil Azmi Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Pantauan di lokasi, nampak para personel secara gotong royong bersih-bersih mulai menyapu sampah yang berserakan, mencabut rumput-rumput liar di halaman tempat ibadah, hingga mengepel lantai serta mengecat tembok Mushola dan Masjid.

Semua saling membantu membersihkan area tempat ibadah tanpa memandang agama satu dengan yang lain.

Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, kegiatan bakti religi dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan yang akan segera tiba.

Selain itu, toleransi antar umat beragama juga mengambil peran menjadi bagian dari upaya untuk merevitalisasi sarana yang bisa mendukung kegiatan sosial di masyarakat khususnya tempat ibadah

“Kegiatan gotong-royong membersihkan tempat ibadah itu juga untuk menjaga kerukunan antar umat beragama,” kata IPTU Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang, Rabu (1/3).

Taufik menambahkan, program bersih-bersih tempat ibadah ini merupakan inisiatif yang tercetus saat pelaksanaan Jumat Curhat Polres Malang beberapa waktu lalu.

Melalui kegiatan ini, lanjut Taufik, pihaknya berharap situasi Kamtibmas di Kabupaten Malang menjadi semakin kondusif, aman dan nyaman.

“Tujuannya agar tempat ibadah kondisinya selalu bersih, sehingga menjadi nyaman bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Pembersihan masjid dan musala dilakukan secara menyeluruh di sisi eksterior maupun interior. Baik itu halaman, teras, dinding-dinding, lantai, karpet, tempat wudu, sampai toilet dan ruang marbot. Program tersebut juga melibatkan marbot masjid setempat dan warga sekitar.

“Bakti religi bersih-bersih tempat ibadah akan terus dilaksanakan bersama elemen masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Malang,” pungkasnya. (u-hmsresma)

Polres Tulungagung Ungkap Narkoba, Dua Pengedar dan Puluhan Ribu Pil Doubel L Diamankan

TULUNGAGUNG – Pengedar okerbaya yang ditangkap Timsus Sat Resnarkoba Polres Tulungagung, belakangan diketahui berinisial WENC, laki laki, umur 26 tahun warga Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. 28/02/2023

Kapolres Tulungagung Polda Jatim AKBP Eko Hartanto SIK, MH Kasihumas Polres Tulungagung IPTU Moh Anshori SH membenarkan bahwa Satresnarkoba Polres Tulungagung telah menangkap inisial WENC, umur 26 tahun karena kedapatan mengedarkan okerbaya jenis pil double L.

Kasus penangkapan terhadap inisial WENC terjadi pada hari Senin tanggal 27 Februari 2023 sekira pukul 08.30 Wib, ditangkap di Ds. Mirigambar Kec. Sumbergempol Kab. Tulungagung.

Dari hasil penangkapan tersebut Polisi menyita sedikitnya Pil double L sebanyak 5 (lima) Botol dengan isi total 4.145 butir, Pil double L sebanyak 49 butir didalam klip plastic, 2 klip plastik berisi Pil Double L dalam keadaan hancur, 1 (satu) buah bekas bungkus Rokok bungkus Pil double L dalam klip plastik Tas kain warna Pink sebagai bungkus Pil Double L Uang Rp. 40.000.- hasil Penjualan Pil double L

Hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka dengan inisial WENC, akhirnya petugas mengembangkan penyelidikanya, untuk mencari tersangka lain, sesuai informasi yang diberikan oleh tersangka, terang Kasihumas

Selanjutnya sekitar pukul 09.30 Wib, tepatnya di Desa Domasan Kecamatan Kalidawir petugas Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil mengamankan tersangka lain dengan inisial MRF, lakilaki, 29 tahun, alamat Kecamatan Kalidawir Kab. Tulungagung.

Dari tangan tersangka dengan inisial MRF, petugas berhasil mengamankan Okerbaya jenis Pil Doubel L Sebanyak 20.253 butir pil Doubel L, 1 (satu) pack plastik klip 2 (dua) buah tas kresek warna hitam 1 (satu) buah HP merk Oppo warna silver 1 (satu) buah HP warna merah yang dibungkus scotlet warnahitam, Uang tunai sebesar Rp. 50.000,- hasil penjualan pil double L

Adapun modus yang dijalankan oleh tersangka inisial WENC maupun inisial MRF adalah menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan okerbaya jenis Pil Daubel L.
Terhadap tersangka demgan inisial MRF, maupun inisial WENC Polisi menjerat dengan pasal Pasal 197 sub Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.dan pelaku saat ini dilakukan penahanan di Rutan Polres Tulungagung.

Kami menghimbau kepada warga masyarakat agar menjahui dan menghindari Narkoba, karena narkoba dapat merusak masa depan penggunanya dan jangan segan untuk melaporkan kepada aparat keamanan. Pnta kasihumas Iptu Moh Anshori. (Ans71 Restu)

Forkopimda Jawa Timur Distribusikan Bahan Pokok ke Pulau Masalembu

Surabaya – Akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah Jawa Timur beberapa pekan ini, mengakibatkan aktivitas pelayaran penumpang dan logistik di Pulau Masalembu lumpuh total.

Krisis panganpun dirasakan oleh warga masyarakat yang tinggal di pulau yang masuk wilayah Kabupaten Sumenep tersebut, karena terisolasi selama dua pekan lebih.

Melihat kondisi tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur mendistribusikan bantuan kebutuhan bahan pokok pangan untuk penduduk di Pulau Masalembu.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,MH dan Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmasyarah serta Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, melepas langsung bantua bahan pokok pangan tersebut.

Dengan menggunakan KRI Malahayati milik TNI AL, 15 Ton beras, 5 Ton Gula, 1000 bungkus minyak @2 liter, 1.700 kaleng sarden, 2.000 pcs mie instan, 300 tabung LPG 3 Kg dikirim dari Surabaya, pada Rabu (1/3/2023).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan bahan pokok pangan tersebut dikirim dengan kapal perang milik TNI AL karena hingga saat ini gelombang masih cukup tinggi.

“Gelombang ombak yang cukup tinggi, beberapa proses pengiriman logistik akhirnya tidak bisa dilanjutkan,oleh karena itu, hasil dari assessment harus dengan menggunakan kapal perang,” ujar Khofifah.

Selain ABK KRI Malahayati, turut serta Camat Masalembu dan tim BPBD Provinsi Jawa Timur, yang akan menyertai sampai dipastikan bahwa logistik ini didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih kepada Pangkoarmada ll, bahwa ada KRI Malahayati yang sore ini akan memberangkatkan bantuan logistik ke masyarakat di Masalembu,” tandas Gubernur Jatim.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menuturkan bahwa bantuan ini adalah wujud sinergitas dan komitmen Forkopimda Jawa Timur dalam penanganan bencana alam.

“Mohon doa semuanya dan tentu salam kita kepada masyarakat di Masalembu melalui pak camat, mudah-mudahan mereka terkonfirmasi bahwa bantuan sore ini akan diberangkatkan dan didistribusikan dengan baik,” pungkas Khofifah. (**)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu