Menyemai Generasi Berkarakter, Mengawal Masa Depan Bangsa: Bhabinkamtibmas Polsek Batu Monitoring Wisuda Santri Al Izzah Internasional Boarding School 2026

KOTA BATU – Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan kelancaran jalannya kegiatan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Batu melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan pada acara Wisuda Santri SMP/SMA Al Izzah Internasional Boarding School Kota Batu Tahun 2026 yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, dan berwawasan global. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, namun juga sebagai wujud sinergitas antara Polri dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.

Acara wisuda yang dihadiri oleh para santri, wali santri, dewan guru, pengurus yayasan, serta berbagai tamu undangan berlangsung dengan tertib dan lancar. Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan saat para santri menerima penghargaan atas perjuangan dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan di lingkungan Al Izzah Internasional Boarding School.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan terhadap situasi sekitar lokasi kegiatan, pengaturan arus kedatangan dan kepulangan tamu undangan, serta berkoordinasi dengan panitia dan petugas keamanan internal sekolah guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Langkah ini dilakukan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Selain itu, kehadiran personel Polri juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Pendidikan yang kuat dan lingkungan yang aman merupakan dua faktor penting dalam menciptakan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Kapolsek Batu melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas terselenggaranya kegiatan wisuda yang berjalan dengan tertib serta kepada seluruh wali santri yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Diharapkan para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, serta kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung setiap kegiatan yang berdampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia. Dengan terjalinnya kolaborasi yang baik antara institusi pendidikan dan kepolisian, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Wisuda Santri SMP/SMA Al Izzah Internasional Boarding School Kota Batu Tahun 2026 pun menjadi momentum berharga yang tidak hanya menandai keberhasilan pendidikan para santri, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia.

Menjaga Asa dari Ladang, Bhabinkamtibmas Kasembon Hadir Menguatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Kasembon – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kasembon melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada para petani yang tengah mengelola lahan jagung manis di wilayah binaannya.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi langsung area pertanian seluas kurang lebih 1.500 meter persegi yang saat ini ditanami jagung manis dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar enam minggu ke depan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas para petani mendapat sambutan positif karena selain menjalin komunikasi yang baik, juga menjadi sarana untuk menyerap berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan para petani mengenai kondisi tanaman, ketersediaan sarana produksi pertanian, hingga kendala yang mungkin dihadapi menjelang masa panen. Melalui komunikasi yang humanis dan penuh keakraban, petani dapat menyampaikan berbagai masukan serta harapan agar hasil pertanian yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam merawat tanaman hingga masa panen tiba. Selain menjaga produktivitas pertanian, para petani juga diajak untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjaga situasi keamanan lingkungan agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung manis tumbuh dalam kondisi yang baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal. Nantinya, hasil panen jagung akan dimanfaatkan secara maksimal, di mana bagian tebon atau batang jagung akan digunakan sebagai pakan ternak sapi, sedangkan hasil jagung yang dipanen akan dijual kepada para tengkulak sebagai sumber pendapatan bagi petani.

Pemanfaatan seluruh bagian tanaman jagung tersebut menjadi contoh nyata bagaimana sektor pertanian mampu memberikan nilai ekonomi berkelanjutan. Tidak hanya menghasilkan komoditas untuk dipasarkan, tetapi juga mendukung kebutuhan pakan ternak yang menjadi salah satu sektor penting dalam menunjang perekonomian masyarakat pedesaan.

Melalui kegiatan sambang ini, Polri terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian. Sinergi antara petani dan kepolisian diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kasembon.

Menyemai Harapan dari Ladang, Bhabinkamtibmas Kasembon Hadir Menguatkan Ketahanan Pangan dan Mendengar Aspirasi Petani

Kasembon – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Kasembon melaksanakan kegiatan sambang ke lahan pertanian jagung manis milik warga. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat pedesaan.

Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyambangi lahan jagung manis seluas kurang lebih 200 meter persegi yang saat ini berada dalam kondisi tumbuh baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar enam minggu ke depan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani tidak hanya untuk melakukan pemantauan perkembangan tanaman, tetapi juga sebagai sarana menjalin komunikasi yang harmonis dan menyerap berbagai aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi para petani di lapangan.

Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban, petani menyampaikan sejumlah kondisi yang mereka hadapi selama proses budidaya, mulai dari faktor cuaca, kebutuhan pupuk, hingga upaya menjaga hasil pertanian agar tetap produktif. Bhabinkamtibmas mendengarkan setiap masukan dengan seksama serta memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar area pertanian. Dengan terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, aktivitas pertanian dapat berjalan lancar sehingga hasil panen yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan keluarga petani maupun masyarakat sekitar.

Kegiatan sambang ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor-sektor produktif yang berperan penting dalam pembangunan dan ketahanan pangan nasional. Melalui pendekatan humanis dan dialogis, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para petani menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang senantiasa hadir memberikan perhatian, dukungan, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan lahan jagung manis tersebut dapat menghasilkan panen yang optimal dan menjadi bagian dari kontribusi masyarakat Kasembon dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menjaga Tumbuh Jagung, Menjaga Harapan Negeri : Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan dari Lahan Petani

Menjaga Tumbuh Jagung, Menjaga Harapan Negeri : Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan dari Lahan Petani

BATU, MALANG – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kehadiran langsung aparat kepolisian di tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Purworejo, Aipda Siswo, yang melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam kunjungannya, Aipda Siswo meninjau lahan jagung manis milik warga seluas kurang lebih 600 meter persegi yang saat ini masih berada pada tahap perawatan.

Kondisi tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan menjadi perhatian bersama, mengingat keberhasilan masa perawatan akan sangat menentukan kualitas dan hasil panen di masa mendatang.

Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai tumbuh subur, Aipda Siswo berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses perawatan.

Mulai dari kebutuhan pemupukan, pengairan, hingga tantangan cuaca menjadi bagian dari pembahasan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan sambang ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk monitoring dan silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat para petani agar tetap optimis dalam mengelola lahan pertaniannya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para petani, merasa didampingi dan diperhatikan. Pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga perlu dukungan dan semangat bersama agar hasilnya tetap optimal,” ujar Aipda Siswo.

Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk aparat keamanan yang hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung aktivitas produktif masyarakat.

Selain memperkuat komunikasi, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan desa.

Dengan terjalinnya kedekatan dan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan diselesaikan secara bersama-sama.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga, termasuk di sektor pertanian,” tambah Aipda Siswo.

Melalui kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Dari lahan-lahan pertanian desa seperti di Purworejo, harapan untuk mewujudkan pangan yang kuat dan berkelanjutan terus tumbuh bersama semangat gotong royong dan kepedulian.(*)

Dari Ladang untuk Negeri, Bhabinkamtibmas Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan

Dari Ladang untuk Negeri, Bhabinkamtibmas Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan

KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giripurno, Aipda Syaifuloh, yang melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung manis dan jagung pipil di Dusun Sumbersari, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di tengah aktifitas petani yang tengah mengelola hasil panen jagung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi sarana menjaga komunikasi dan situasi kamtibmas, namun juga menunjukkan dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Syaifuloh berdialog dengan petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi, kondisi pertanian, hingga tantangan yang dihadapi dalam proses budidaya maupun pascapanen jagung.

Dialog terbuka tersebut menjadi wadah penting untuk membangun kedekatan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tidak berhenti pada komunikasi dan pemberian motivasi, Aipda Syaifuloh juga turut membantu proses penjemuran jagung.

Kegiatan sederhana namun penuh makna itu menjadi simbol kepedulian serta semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat desa.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap aktifitas warga, termasuk petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Aipda Syaifuloh.

Kegiatan sambang ini sekaligus menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Menurut Aipda Syaifuloh, sektor pertanian memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan warga.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik dan kebersamaan seperti ini, kami berharap para petani semakin semangat dalam mengelola pertanian sehingga hasilnya dapat mendukung kesejahteraan keluarga maupun kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan sambang juga memiliki nilai strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedekatan yang terjalin antara Bhabinkamtibmas dan warga diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui langkah-langkah humanis yang dilakukan secara konsisten, Polri terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di Dusun Sumbersari menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi nyata yang mendukung kehidupan sosial dan ekonomi warga.

Sinergi yang terbangun antara Polri dan petani diharapkan terus tumbuh, sehingga semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan dapat menjadi kekuatan bersama demi mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.(*)

Sinergi TNI–Polri Sambangi Petani, Perkuat Kamtibmas dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sinergi TNI–Polri Sambangi Petani, Perkuat Kamtibmas dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

KOTA BATU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui sektor pertanian semata, namun juga melalui sinergi dan pendampingan langsung kepada masyarakat.

Hal inilah yang tampak dalam kegiatan sambang dialogis yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Torongrejo Aipda Dul Didit bersama Babinsa Desa Torongrejo kepada para petani di Dusun Krajan, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga keberlangsungan sektor pangan.

Dalam sambang tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa berinteraksi langsung dengan para petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi, kendala, serta harapan yang mereka hadapi dalam mengelola lahan pertanian.

Mulai dari kondisi tanaman, tantangan cuaca, hingga kebutuhan pendampingan dan keamanan lingkungan menjadi bagian dari dialog yang dibangun secara terbuka.

Kehadiran aparat di tengah aktifitas pertanian tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para petani agar tetap bersemangat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Melalui komunikasi dan kedekatan yang terjalin, kami ingin memastikan para petani merasa diperhatikan dan didukung. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat,” ungkap Bhabinkamtibmas Desa Torongrejo.

Dialog yang berlangsung di area pertanian Dusun Krajan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergitas TNI–Polri dengan masyarakat desa.

Dengan pendekatan humanis dan komunikasi yang terbuka, aparat berharap berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan sambang dialogis ini sekaligus menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pedesaan.

Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas pertanian serta meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Karena itu, kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan semangat dan membangun kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui kegiatan sambang dialogis yang rutin dilaksanakan, diharapkan terbangun hubungan yang semakin harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Sinergi yang kuat antara TNI–Polri dan para petani menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta mendukung terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional secara berkelanjutan.(*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Penipuan QRIS Palsu Tersangka Asal Kaltim Diamankan

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Penipuan QRIS Palsu Tersangka Asal Kaltim Diamankan

SURABAYA – Respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Kenjeran akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku penipuan QRIS palsu.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Kamis (28/5/26).

“Tersangka berinisial AY (25) tercatat warga Kutai Kalimantan Timur yang tinggal di Surabaya,” ujar Iptu Suroto.

Menurut Iptu Suroto, terungkapnya kasus ini setelah Polsek Kenjeran menerima laporan dari seorang korban pemilik toko di Bulak Banteng Wetan, Surabaya.

Perkembangan teknologi bisa berdampak positif, namun juga bisa dijadikan alat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan tersangka AY, 25, warga Kutai, Kalimantan Timur.

“Tersangka AY menipu karyawan toko dengan menggunakan bukti QRIS yang sudah diedit menggunakan aplikasi AI bernama Dola saat transaksi tarik tunai di toko,” kata Iptu Suroto.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali dengan total kerugian yang diderita korban selaku karyawan toko sebesar Rp. 3,390 juta.

Awalnya, tersangka datang pada 11 Februari 2026, berbekal bukti pembayaran QRIS yang sudah diedit tersebut ia berhasil menggondol uang Rp 370 ribu.

Aksi pertamanya berhasil, ia kembali mempersiapkan bukti pembayaran QRIS palsu dan mengganti tanggal transaksi hingga nominal dan melakukan tarik tunai di toko yang sama pada Mei 2026 lalu.

Tersangka melakukan penarikan uang dua kali pada 22 Mei dengan nominal Rp 550 ribu dan Rp 600 ribu. Terakhir kali ini aksinya sudah ditunggu pemilik toko yang kemudian dilaporkan Polisi.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Iptu Suroto.

Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan tersangka melakukan di toko lain.

“Pengakuanya Lima kali di toko yang sama, namun kami masih kembangkan kemungkinan TKP lain,”pungkas Iptu Suroto. (*)

Libur Panjang Iduladha Polres Probolinggo Maksimalkan Pengamanan di Kawasan Wisata

Libur Panjang Iduladha Polres Probolinggo Maksimalkan Pengamanan di Kawasan Wisata

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur panjang hari raya Iduladha 1447 H/2026.

“Pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur di sejumlah lokasi wisata Kabupaten Probolinggo,” ujar AKBP Latif, Kamis (28/5/26).

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi peraturan yang ada.

“Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” kata AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo Petugas juga mengingatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 bebas pulsa yang aktif selama 24 jam.

“Kami akan segera tindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegasnya.

Adapun lokasi wisata yang menjadi atensi pengamanan diantaranya wisata Pantai Bentar, Pantai Bohai, Gunung Bromo dan sejumlah lokasi lainnya. (*)

Polres Batu Rampungkan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

Polres Batu Rampungkan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

KOTA BATU – Kepolisian Resor (Polres) Batu Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji merampungkan program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.

Diketahui jembatan sebelumnya mengalami kerusakan dan tampak rapuh karena faktor usia sehingga dikeluhkan warga karena takut bila sewaktu waktu roboh ketika digunakan.

Selain itu, cat jembatan telah usang, sehingga diperlukan renovasi menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, Polres Batu Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Tulungrejo dan warga setempat bergotong-royong merenovasi jembatan tersebut.

Kini jembatan telah berdiri lebih kokoh, aman dan nyaman digunakan.

Kapolres Batu , AKBP Dr Aris Purwanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Batu bersama pemerintah terhadap kebutuhan akses infrastruktur dan transportasi masyarakat.

“Alhamdulillah, renovasi jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah,” kata AKBP Aris, Jumat (29/5/2026).

Ia mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi dengan panjang 15 meter dan lebar 2 meter yang menjadi jalur penghubung strategis warga Dusun Gerdu Desa Tulungrejo Bumiaji telah diresmikan sejak Sabtu (23/5/26) pekan lalu

“Kami berharap mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil bumi menjadi lebih mudah. Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga penghubung ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar AKBP Aris.

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo Suliono  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Batu atas bantuan renovasi jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Batu yang telah bergotong-royong bersama masyarakat sehingga jembatan yang sebelumnya rusak kini kembali baik dan layak digunakan,” kata Suliono.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Polri tersebut, diharapkan konektivitas antar-wilayah semakin lancar, perekonomian masyarakat meningkat, serta mempererat sinergisitas Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)

Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi

Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi

TUBAN – Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak sapi yang meresahkan warga.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan Tiga orang tersangka, yakni ED (46), SE (38) dan NG (25), ketiganya warga Kabupaten Probolinggo.

Sementara empat diduga pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Aksi pencurian diketahui terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, tanggal 28 dan 29 April 2026, di tiga lokasi kandang sapi berbeda.

Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dalam menjalankan aksinya para pelaku menyasar kandang sapi yang sepi dan jauh dari pemukiman.

“Kasus terungkap setelah tersangka beraksi di wilayah Kecamatan Merakurak dan di wilayah Kecamatan Jenu,” ungkap AKBP Alaiddin.

Dalam aksinya tersebut, para pelaku berhasil mencuri tujuh ekor sapi yakni tiga ekor sapi milik korban MTR di Desa Temandang Kecamatan Merakurak, dua ekor sapi milik korban KS di Desa Beji Kecamatan Jenu, serta dua ekor sapi milik korban AS.

Menurutnya, sebagian besar kandang sapi milik warga berada di lokasi yang minim pengawasan dan jarang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV sehingga menyulitkan proses penyelidikan.

Meski menghadapi berbagai kendala, pihak kepolisian menegaskan tetap berkomitmen membantu masyarakat dalam mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang meresahkan warga.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, diketahui bahwa para pelaku membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk melakukan pemetaan lokasi sebelum beraksi,” tambah AKBP Alaiddin.

Para tersangka terlebih dahulu melakukan survei terhadap kandang-kandang sapi yang dinilai sepi, minim penerangan, jauh dari permukiman warga, dan mudah dijadikan target pencurian.

Polisi juga mengungkap bahwa ED otak pelaku dalam aksi tersebut merupakan seorang residivis spesialis pencurian hewan ternak yang telah beberapa kali keluar masuk penjara dalam kasus serupa.

“Dari pengakuannya sudah empat kali melakukan aksinya di wilayah Probolinggo dan satu kali di Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu