Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Perkuat Kolaborasi Melalui Silaturahmi Bersama Wartawan di Timika

Timika – Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan Papua di Timika sebagai upaya memperkuat sinergitas, komunikasi, dan kolaborasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab, senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Titik Kumpul Cafe & Eatery, Timika, tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., serta dihadiri personel Satgas Humas dan sejumlah insan pers di wilayah Papua.

Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan silaturahmi antara aparat dan media guna memperkuat hubungan kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di Tanah Papua.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan profesional.

Menurutnya, sinergitas antara media dan Satgas Humas sangat penting untuk mencegah berkembangnya hoaks maupun informasi provokatif yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di Papua.

“Kami berharap hubungan baik dan komunikasi yang selama ini terjalin bersama rekan-rekan wartawan dapat terus diperkuat demi menghadirkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Papua,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keterbukaan informasi publik melalui penyampaian informasi yang terverifikasi, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Selain itu, seluruh proses penegakan hukum yang dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz ditegaskan tetap mengacu pada prinsip profesionalitas, proporsionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum di Papua.

“Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan sinergitas harus terus dijaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kolaborasi yang baik antara media dan aparat diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk rekan-rekan media, untuk bersama-sama menjaga situasi Papua tetap aman melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ungkap Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

Idul Adha Polres Batu 1447 H : Wujud Keimanan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial untuk Sesama

Idul Adha Polres Batu 1447 H : Wujud Keimanan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial untuk Sesama

KOTA BATU – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Apel Polres Batu saat pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar bersama warga sekitar Markas Komando (Mako) Polres Batu.

Kegiatan yang berlangsung pada momentum Hari Raya Idul Adha tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, namun juga mempererat silaturahmi antara personel Kepolisian dengan masyarakat.

Mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Keimanan, Taqwa, Rela Berkorban, dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan di Lapangan Apel Polres Batu, Rabu (27/05/2026).

Bertindak sebagai imam Sholat Idul Adha yakni Ust Sun’an Ismail, S.Pd, Ketua Madin Masjid Agung An-Nuur.

Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan tentang makna pengorbanan, ketulusan, serta pentingnya memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di lingkungan Polres Batu tersebut diikuti oleh jajaran personel Polres Batu, keluarga besar Bhayangkari, serta masyarakat sekitar Mako Polres.

Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran harmonisnya hubungan antara Polri dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Polres Batu.

Pada Idul Adha tahun ini, Polres Batu menyembelih sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan panitia kurban dan personel Polres Batu, berlangsung sesuai syariat serta memperhatikan aspek kebersihan dan ketertiban.

Hewan-hewan kurban tersebut merupakan amanah yang kemudian diolah dan dikemas untuk didistribusikan kepada berbagai pihak.

Daging kurban selanjutnya disalurkan kepada pondok pesantren, masyarakat yang membutuhkan, organisasi kemasyarakatan, serta masjid dan musholla di sekitar Polres Batu.

Distribusi ini menjadi bagian dari semangat berbagi yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polri untuk meningkatkan kualitas keimanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Semoga daging kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujar AKBP Dr. Aris Purwanto.

Lebih lanjut, Kapolres Batu menegaskan bahwa tema Idul Adha tahun ini selaras dengan semangat pengabdian Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir memberikan manfaat sosial di tengah masyarakat.

“Tema ‘Idul Adha Meningkatkan Keimanan, Taqwa, Rela Berkorban, dan Kepedulian Sosial Personel Polri’ menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar senantiasa mengedepankan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan semangat melayani masyarakat dengan tulus,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Batu berharap momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan, meningkatkan rasa empati, serta menumbuhkan semangat rela berkorban demi kepentingan masyarakat dan sesama.

Perayaan Idul Adha 1447 H di Polres Batu pun berlangsung penuh makna, memperlihatkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagian dari masyarakat yang terus berupaya menebarkan manfaat, kepedulian, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.(*)

Bhabinkamtibmas Sambangi Ladang Jagung, Wujud Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan Desa

Bhabinkamtibmas Sambangi Ladang Jagung, Wujud Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan Desa

BATU, MALANG – Kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di tengah masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pondokagung Polsek Kasembon yang melaksanakan kegiatan sambang dialogis di area ladang jagung milik Bapak Hariyono di Dusun Pondok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan moril kepada petani yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas berdialog secara langsung dengan pemilik lahan mengenai kondisi tanaman jagung, kendala yang dihadapi selama proses budidaya, hingga perkembangan pertanian di wilayah setempat.

Selain memantau situasi kamtibmas, petugas juga memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga dan desa.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. Melalui sambang dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, serta terus termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya demi mendukung ketahanan pangan bersama,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Pondokagung.

Ladang jagung milik Bapak Hariyono yang berada di Dusun Pondok tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan produktif yang mendukung program ketahanan pangan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman dan memperkuat sinergi antara aparat Kepolisian dengan warga.

Melalui kegiatan sambang dialogis ini, Polsek Kasembon menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petani dan aparat Kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif serta sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kasembon semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(*)

Panen Jagung, Polresta Malang Kota Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani Kedungkandang

Panen Jagung, Polresta Malang Kota Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani Kedungkandang

MALANG KOTA – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui sinergi bersama masyarakat.

Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Panen Jagung Kwartal II di lahan milik warga tani di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (25/05/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan preemtif kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Panen dilakukan bersama unsur terkait, mulai dari jajaran Polsek Kedungkandang, Dinas Pertanian Kota Malang, hingga kelompok tani setempat.

Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Ipda Agus, selaku penanggung jawab program ketahanan pangan di wilayahnya, menjelaskan bahwa lahan yang dikelola memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dengan jenis bibit unggulan Pertiwi 6.

Ipda Agus mengatakan, penanaman jagung ini berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

“Alhamdulillah, hasil panen pada kwartal kedua ini mencapai sekitar 23 kwintal,” ujarnya.

Menurut Ipda Agus, hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan kelompok tani mampu menghasilkan produktivitas yang optimal.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan kepada para petani.

Melalui komunikasi aktif dan koordinasi rutin, Polri hadir untuk memberikan motivasi, pendampingan, serta memastikan distribusi hasil pertanian berjalan lancar.

Di lokasi terpisah, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan bahwa Polresta Malang Kota konsisten mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun kedekatan bersama petani.

“Kami tetap konsisten mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun kedekatan bersama petani,” ujar Kombes Putu Kholis.

Ia menegaskan, kehadiran anggota Binmas di tengah masyarakat juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman, meningkatkan kesejahteraan warga serta menjaga kondusivitas kamtibmas.

Kegiatan panen ini turut melibatkan anggota Binmas Polsek Kedungkandang, perwakilan Dinas Pertanian Kota Malang, serta kelompok tani Kelurahan Lesanpuro yang selama ini menjadi mitra aktif dalam pengelolaan lahan pertanian.

Dengan adanya sinergi dan soliditas antarinstansi serta masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.

Selain itu, stabilitas keamanan di wilayah Kedungkandang juga tetap terjaga seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal program-program berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi menjaga kamtibmas yang berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan,” pungkas Kombes Putu Kholis. (*)

Kapolres Jombang Serahkan Sapi Kurban dari Kapolda Jatim untuk Dua Ponpes

Kapolres Jombang Serahkan Sapi Kurban dari Kapolda Jatim untuk Dua Ponpes

JOMBANG – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menyerahkan dua ekor sapi kurban bantuan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto kepada dua pondok pesantren di Kabupaten Jombang, Selasa (26/5/2026).

Dua pondok pesantren yang menerima bantuan tersebut yakni Pondok Pesantren Tebuireng di Kecamatan Diwek dan Pondok Pesantren Hafidzul Musthofah Al Hasaniyyah di Desa Mejoyo, Kecamatan Gudo.

Di Ponpes Tebuireng, sapi kurban diterima oleh Sekretaris Pondok Pesantren KH Abdul Gofar,sementara di Ponpes Hafidzul Musthofah Al Hasaniyyah, bantuan diterima Ketua Yayasan Hj Nur Zakiyah.

AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dan kalangan pesantren.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat silaturahmi dengan para ulama, santri dan masyarakat,” ujarn AKBP Ardi.

Kapolres Jombang mengatakan, lembaga pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Oleh karenanya Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dan jajarannya, terus berupaya memperkuat sinergitas demi terwujudnya harkamtibmas.

Sementara itu pihak pondok pesantren pun mengapresiasi perhatian dari jajaran kepolisian.

Bantuan hewan kurban tersebut dinilai sebagai bukti nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Seperti diketahui, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah,Polda Jawa Timur menyiapkan lebih kurang 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing diserahkan untuk pondok pesantren, yayasan yatim piatu, masjid dan musholla yang ada di Jawa Timur.

Seluruh hewan kurban tersebut telah didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat dan berbagai lembaga yang membutuhkan. (*)

Iduladha 1447 H Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Iduladha 1447 H Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat

SURABAYA,– Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan ratusan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, Rabu (27/5/2026).

Lebih kurang 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing diserahkan untuk pondok pesantren, yayasan yatim piatu, masjid dan musholla yang ada di Jawa Timur.

Hal itu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Hari Raya Idul Adha.

Ketua Panitia Hari Raya Iduladha 1447 H Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, mengatakan momentum Idul Adha menjadi sarana untuk memperkuat nilai keimanan, semangat pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Pelaksanaan Hari Raya Iduladha ini merupakan upaya pembinaan mental dan rohani dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, rela berkorban serta kepedulian sosial guna mewujudkan Polri Presisi,” kata Kombes Pol Sih Harno.

Ia menjelaskan, antusiasme keluarga besar Polda Jatim dalam pelaksanaan kurban tahun ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah hewan kurban yang diterima panitia.

“Tahun ini panitia Polda Jatim menerima hewan kurban sebanyak 127 ekor sapi dan 22 ekor kambing,” ujar Kombes Harno.

Menurutnya, seluruh hewan kurban tersebut telah didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat dan berbagai lembaga yang membutuhkan.

“Pada tanggal 25 sampai 26 Mei 2026, sebanyak 92 ekor sapi dan 22 ekor kambing telah kami distribusikan ke pondok pesantren, yayasan yatim piatu, asrama Polri, mitra Polri, masjid dan musholla di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” jelasnya.

Selain pendistribusian hewan kurban, Polda Jatim juga melakukan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Mapolda Jatim untuk kemudian dibagikan dalam bentuk daging kepada masyarakat.

“Kami juga melaksanakan penyembelihan 10 ekor sapi di depan Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk daging kurban kepada keluarga besar Polri, pondok pesantren, yayasan yatim piatu, mitra Polri serta masyarakat sekitar,” ujar Kombes Pol Sih Harno.

Ia menegaskan, semangat kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami berharap nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial semakin kuat, sehingga Polri dapat terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Gerak Cepat Polsek Menganti Tangkap Tersangka Begal Driver Ojol di Gresik

Gerak Cepat Polsek Menganti Tangkap Tersangka Begal Driver Ojol di Gresik

GRESIK – Gerak cepat jajaran Unit Reskrim Polsek Menganti membuahkan hasil.

Kurang dari 24 jam setelah aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap seorang driver ojek online terjadi di Menganti Gresik, Polisi menangkap tersangka berikut barang bukti sepeda motor milik korban.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman mengungkapkan, tersangka berinisial RHN (33), warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, ditangkap pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah Semampir, Tanjungperak, Surabaya.

“Tersangka berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Selain itu, barang bukti sepeda motor korban juga berhasil kami amankan,” ujar AKP Arif Rahman, Selasa (26/5/26).

Kasus tersebut bermula saat korban bernama Andy Sebastian Zaini (28), seorang driver ojek online asal Surabaya, menerima order melalui aplikasi pada Rabu (20/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban menjemput tersangka di kawasan Teluk Bayur, Tanjung Perak, Surabaya, dengan tujuan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Namun saat tiba di lokasi yang sepi dan minim penerangan, pelaku mulai menjalankan aksinya.

Dengan alasan mencari rumah temannya, pelaku mengajak korban berkeliling di jalan kaplingan.

Saat korban berhenti, pelaku tiba-tiba turun dari motor lalu memukul bagian belakang kepala korban menggunakan pipa besi kecil sepanjang sekitar setengah meter.

Akibat serangan mendadak itu, korban terjatuh bersama sepeda motornya.

Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri ke area persawahan sambil membawa remote motor miliknya.

Pelaku sempat mengejar korban sambil meminta remote kendaraan dan kembali melakukan pemukulan. Beruntung korban berhasil lolos dan meminta pertolongan warga sekitar.

Saat kembali ke lokasi kejadian, sepeda motor Honda Scoopy tahun 2024 warna hitam bernopol L 6838 CAF milik korban sudah dibawa kabur pelaku.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Menganti langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pencarian rekaman CCTV hingga pelacakan keberadaan hingga berhasil menangkap pelaku.

Selain mengamankan sepeda motor korban, Polisi juga menyita BPKB, STNK serta remote kendaraan sebagai barang bukti.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Menganti juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat berada di lokasi sepi pada malam hari.

“Warga bisa menghubungi hotline dan layanan pengaduan Polres Gresik melalui nomor
Call Center 110 atau Lapor Kapolres (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkasnya. (*)

Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART

Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART

SURABAYA – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan emas dengan modus menyamar sebagai asisten rumah tangga (ART).

Seorang perempuan berinisial E (40), warga Tanggul, Jember, diamankan petugas setelah diduga melakukan pencurian di dua rumah majikan berbeda di wilayah Surabaya.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan di kawasan Banyu Urip, Surabaya pada Jumat (22/5).

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto melalui Kasi Humas AKP Hadi Ismanto menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan berdasarkan laporan para korban.

AKP Hadi menyebut tersangka menjalankan aksinya dengan mencari calon korban melalui media sosial yang memuat informasi kebutuhan tenaga asisten rumah tangga.

“Pelaku memanfaatkan media sosial untuk mencari korban yang sedang membutuhkan ART. Setelah mendapatkan akses masuk ke rumah korban, pelaku diduga mengambil barang berharga milik korban,” ujar AKP Hadi, Selasa (26/5/26).

AKP Hadi mengatakan, salah satu korban awalnya mengunggah informasi pencarian ART di media sosial.

Tidak lama kemudian, korban menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku bersedia bekerja membantu pekerjaan rumah tangga.

Tersangka kemudian datang ke rumah korban dan sempat bekerja seperti biasa.

Namun beberapa jam kemudian, tersangka meminta izin pulang dengan alasan menjemput anak sekolah dan tidak kembali lagi ke rumah korban.

Korban mulai curiga setelah menelusuri identitas pelaku melalui aplikasi Get Contact dan menemukan sejumlah identitas yang diduga berkaitan dengan penipuan.

Korban kemudian memeriksa barang berharganya dan mendapati emas Antam yang disimpan di kamar telah hilang.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp.30 juta dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Genteng.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, Polisi mendapati tersangka juga diduga terlibat dalam kasus serupa di wilayah Kedinding Lor, Surabaya.

“Modus yang digunakan hampir sama, yakni bekerja sebagai ART untuk mendapatkan akses masuk ke dalam rumah korban sebelum mengambil perhiasan emas yang disimpan di kamar,” jelas AKP Hadi.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon seluler milik tersangka serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan saat ini menjalani proses penyidikan di Polrestabes Surabaya. (*)

Polresta Sidoarjo Gelorakan Swasembada Pangan Dampingi Warga Tani Kelola Jagung Hibrida

Polresta Sidoarjo Gelorakan Swasembada Pangan Dampingi Warga Tani Kelola Jagung Hibrida

SIDOARJO – Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur dan jajarannya.

Salah satunya dilakukan oleh Polsek Balongbendo dengan melakukan pendampingan pengelolaan lahan jagung hibrida di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kapolsek Balongbendo,Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan lahan untuk budidaya jagung hibrida tersebut seluas 3.000 meter persegi milik Pondok Pesantren Mambaul Ulum yang dikelola petani setempat.

“Pengelolanya warga setempat dan menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung yang ditanam serentak sejak Januari 2026,” ujar Kompol Sugeng, Selasa (26/5/26).

Kapolsek Balongbendo menegaskan bahwa keterlibatan Polisi cinta petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, kami tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi serta dukungan kepada petani agar pengelolaan lahan dapat berjalan optimal hingga masa panen,” terang Kompol Sugeng.

Ia mengatakan pemanfaatan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif kini diolah menjadi lahan pertanian jagung yang dikelola secara intensif.

“Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat mampu mendorong ketahanan pangan di wilayah,” ujar Kompol Sugeng.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya Polri sebagai penggerak masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan berbasis lokal.

Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan secara maksimal.

Dari hasil kegiatan tersebut, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini siap ditanami dan dirawat hingga masa panen.

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Balongbendo juga dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.

Dengan langkah berkelanjutan ini, Polresta Sidoarjo berharap program swasembada jagung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah. (*)

Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pendem Tinjau Lahan Jagung Warga

Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pendem Tinjau Lahan Jagung Warga

KOTA BATU – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Batu melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pendem Polsek Junrejo, Aipda Ibnu Mubarok, yang melaksanakan peninjauan lahan jagung milik warga di Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung milik warga sekaligus mempererat komunikasi dan sinergi antara Kepolisian dengan para petani.

Di sela kegiatan, Aipda Ibnu Mubarok berdialog dengan pemilik lahan dan warga sekitar terkait kondisi pertanian, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama masa tanam.

Komunikasi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.

Lahan jagung di Dusun Sekarputih tersebut menjadi salah satu potensi pertanian yang diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Selain melakukan pengecekan lahan, Aipda Ibnu Mubarok turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap situasi di sekitar area pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui peninjauan ini kami ingin memastikan para petani tetap semangat mengelola lahan serta merasakan kehadiran Polri sebagai mitra yang siap mendukung dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Aipda Ibnu Mubarok.

Lingkungan yang aman dan kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.

Polri melalui fungsi Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk pertanian dan ketahanan pangan.

Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui lebih dini sehingga solusi dan koordinasi dapat segera dilakukan.(*)

Copyright © 2026 Website Kepolisian Resort Batu